Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

Bisnis_Center · Bisnis_Center

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

  • Members: 5806
  • Category: Small Business
  • Founded: Jul 7, 2005
  • Language: Indonesian
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 26914 - 26943 of 27564   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#26914 From: Dadang Kadarusman <dkadarusman@...>
Date: Mon Jan 14, 2013 12:02 am
Subject: P#45: Sibuk Hingga Ke Ubun-Ubun
dkadarusman
Send Email Send Email
 
P#45: Sibuk
Hingga Ke Ubun-Ubun
 
Hore!
Hari Baru, Teman-teman.
 
Kali ini, sibuk beneran. Bukan
sibuk dari Hong Kong. Sudah berusaha disiplin soal waktu. Sudah berusaha
bekerja seefisien mungkin. Dan, sudah berusaha untuk fokus kepada tugas-tugas
yang mesti diselesaikan tepat waktu. Tapi, memang pekerjaannya sangat banyak.
Jadi, bagaimana pun gigihnya bekerja, tetap saja hari-hari kerja kita selalu
dikejar-kejar oleh tugas demi tugas yang mengalir terus tanpa henti. Kita,
benar-benar sibuk. Tidak dibuat-buat. Tidak berpura-pura. Dan tidak ada waktu
yang disia-siakan. Bagaimana bisa menjaga perasaan tetap positif jika demikian?
 
Dalam salah satu periode karir
prosefesional saya, ada masa dimana saya memegang 3 jabatan berbeda. Bukan
sementara waktu karena – misalnya – orang yang mestinya bertugas sedang cuti
hamil 3 bulan. Bukan karena sedang merekrut professional, dan bukan juga
sekedar sebuah test. Hampir setiap pagi saya tiba di kantor sebelum jam 7.
Tidak berat sih kalo soal itu. Karena saya termasuk ‘orang pagi’. Terbiasa
bangun subuh dan beraktivitas seawal mungkin. Jadi, soal itu tidak jadi
masalah. Tapi kadang saya harus bekerja sampai larut malam. Bahkan, makan siang
pun di pantry kantor. Saya tahu jika orang lain pun sangat sibuk di kantor
kami. Tapi, mungkin orang lain tidak sesibuk itu. Pada awalnya, saya juga
khawatir tidak bisa menjalaninya dengan baik. Namun ternyata, hal itu sangat
mengasyikan. Tahukah Anda darimana saya mendapatkan energy dan semangat
setinggi itu? Begini.
 
Setiap kali pulang atau pergi dari
kantor, saya melintasi sebuah jembatan layang. Jembatan itu melintasi jalan
toll yang berada dibawahnya. Dikedua sisinya, jembatan itu dilengkapi dengan
pembatas terbuat dari lempengan logam yang dianyam. Semacam jaring untuk
menjaga keamanan para pelintasnya. Selain dinding jarring yang kokoh, jembatan
itu dilengkapi dengan semacam trotoar. Meskipun jarang sekali ada orang yang
menyeberang
dengan berjalan kaki disitu. Sekalipun demikian, jembatan itu selalu ramai
dengan sejumlah orang. Saya kira, tidak berlebihan jika saya mengatakan
‘selalu’. Karena, tidak peduli jam berapapun Anda melintas dijalan itu. Anda
akan selalu menemukan sejumlah orang disitu. Termasuk, jika Anda pulang dari
kantor jam satu pagi. Orang itu pun masih berasa disitu. Siapakah gerangan
orang-orang itu?
 
Daripada mencari identitas mereka,
saya lebih tertarik dengan ‘apa yang mereka lakukan’ disitu. Rupanya, mereka
menantikan
‘siapa tahu’ ada pekerjaan ‘melintas’ kesana. Ya. Mereka menantikan
pekerjaan
mendatangi mereka. Kadang-kadang, truk pasir berhenti disana jam sebelas malam.
Lalu mengijinkan dua atau tiga orang naik, untuk kemudian menuju ke tempat
pasir diangkut. Sementara orang-orang yang tidak kebagian pekerjaan itu, mesti
menunggu truk lainnya datang. Itu pun, jika masih ada truk lainnya itu.
Kadang-kadang. Mobil pribadi pun berhenti. Untuk memberikan pekerjaan
membersihkan selokan didepan rumah. Atau pekerjaan apa saja yang bisa mereka
lakukan dengan cangkul dan sekop.
 
“Ini Jakarta lho…” begitulah saya
membatin.
Orang rela standby selama 24 jam
dengan hanya duduk atau berbaring beralaskan kardus untuk menantikan pekerjaan
melintas disana. Meski Jakarta panas, tapi kalau malam hari ya tetap dingin
juga. Belum lagi dengan hembusan angin hasil terpaan mobil-mobil besar yang
melintasi jalan tol dibawahnya. Mereka hanya menutupi tubuhnya dengan kain
sarung. Jangan tanya lagi seperti apa keadaannya jika musim hujan seperti
sekarang ini. Demi menantikan pekerjaan melintas disana, mereka rela melakukan
apa pun yang tidak akan sanggup dilakukan oleh orang kantoran seperti kita.
 
Orang kantoran, eh?
Kursi empuk. Ruang ber-AC. Gaji
bulanan yang sudah pasti. Pekerjaan yang sudah jelas. Namun. Masih mengeluhkan
betapa pekerjaan ini tidak selesai-selesai sih!
 
Saya tidak tahu apakah pekerjaan
Anda sebanyak pekerjaan yang mesti saya selesaikan. Jam 12 malam, kadang saya
masih berada di conference room untuk melakukan video conference dengan boss
atau kolega yang berjarak 12 jam di belahan dunia lain. Atau, jam 11 malam boss
saya kembali ke kantor untuk menanyakan ‘how is the progress?’ karena dia
pun
sedang ditunggu boss besarnya di New York. Hari sabtu tengah malam telepon saya
berbunyi lalu suara diseberang terdengar ‘Dadang, could you give me a favor,
please….?’ Saya tidak tahu apakah kesibukan Anda sampai seperti itu. Atau
mungkin lebih dari itu. 
 
Tapi. Saya menemukan di jembatan
layang itu. Orang-orang yang merindukan pekerjaan sedemikian kangennya sehingga
mereka rela menanti. Truk demi truk dengan penuh harap. Menatap langsung ke
mata setiap pengemudi mobil pribadi; siapa tahu orang kaya yang melintas disitu
punya masalah dengan selokan depan rumahnya yang mampet. Atau, sedang terganggu
kenyamanan hidupnya dengan tumpukan sisa bongkaran rumah yang baru direnovasi.
Apa saja deh. Yang penting ada pekerjaan. Karena setiap pekerjaan, berarti
sesuap nasi.
 
Saya?
Punya begitu banyak pekerjaan.
Mereka. Punya begitu banyak
kerinduan terhadap pekerjaan.
Menangis mereka dalam ketiadaan
pekerjaan setiap hari yang mesti mereka alami.
Kita? Bagaimana pun juga. Hidup
kita dengan tumpukan pekerjaan yang saat ini tengah kita keluhkan itu
jauuuuuuuuuh…. lebih baik dari pada kehidupan orang-orang yang mencari-cari
pekerjaan.
 
Itulah yang membuat energy saya
ketika bekerja itu nyaris tidak pernah ada habis-habisnya. Kepada istri saya
mengatakan;’izinkan saya untuk menguji sampai dimana batas tertinggi kemampuan
saya dalam bekerja.’ Saya meminta izin kepadanya untuk mengeksplorasi, hingga
dibatas mana kita bisa bekerja. Dan sungguh. Saya tidak menemukan batas itu.
Sehingga hanya kesadaran bahwa tubuh kita punya hak sendiri untuk beristirahat.
Sama seperti keluarga kita berhak untuk mendapatkan perhatian kita. Itulah yang
menyebabkan saya pulang ke rumah. Untuk berangkat lagi dikeesokan paginya.
 
Ini bukan tentang saya. Ini adalah
tentang kita. Tentang orang-orang yang sudah memutuskan untuk memilih menjadi
pekerja
professional. Tentang sebuah penemuan bahwa; ketika kita menyadari betapa
berharganya pekerjaan kita, maka kita tidak akan tega mengeluhkannya. Ketika
kita menemukan betapa bernilainya pekerjaan kita, maka semakin banyak dia
semakin bahagia kita. Maka jika Anda masih mengeluh tentang pekerjaan kita,
barangkali; Anda perlu sesekali melintasi jembatan layang itu. Perhatikanlah.
Dan renungkanlah. Sampai Anda temukan bahwa; diantara anugerah tertinggi yang
Anda dapatkan dalam hidup adalah; pekerjaan yang saat ini Anda miliki.
 
Jika dari perenungan itu saya
menemukan tambahan energy yang tinggi untuk terus mengeksplorasi diri. Maka
saya yakin Anda pun akan menemukan hal yang sama. Namun jika Anda belum
menemukannya juga, izinkan saya menyampaikan sebuah resep rahasia lainnya.
Resep itu adalah sebuah kalimat sederhana yang bunyinya begini; “….
Setiap waktu, Dia dalam keadaan sibuk….” Demikianlah Tuhan
menggambarkan dirinya sendiri dalam surah 55 (Ar-Rahman) ayat 29. Tuhan pun
sibuk sekali. Lalu didalam ayat 30 berikutnya, Dia mengatakan “Maka
nikmat Tuhanmu yang manakah yang hendak engkau ingkari?”
 
Sahabatku. Saya paham benar jika
Anda sangat sibuk. Sebab saya pernah berada dalam kesibukan seperti yang
sekarang Anda alami. Orang lain pun. Mungkin ada yang tidak kalah sibuknya,
atau bahkan lebih sibuk daripada kita. Melelahkan memang. Mengesalkan kadang.
Menjengkelkan mungkin. Namun jika kita menyimak orang lain yang tidak punya
pekerjaan itu. Dan jika kita merenungkan firman Tuhan itu. Maka kita akan
menemukan bahwa kesibukan kita, merupakan salah satu nikmat tak ternilai.
Karena dengan kesibukan itu. Kita. Bisa menjalani kesibukan bersama Tuhan.
Bayangkan. Tuhan itu maha sibuk. Maka beruntunglah orang-orang yang sibuk.
Karena orang sibuk yang hatinya dipenuhi cahaya Ilahi, tahu bahwa dia; berkerja
bersama Tuhannya.  Jadi, meskipun sibuk
hingga ke ubun-ubun; hatinya tetap saja bersih. Dan hari-harinya, tetap saja
indah. Insya Allah ya. Cobain deh.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi
Semangat!
DEKA – Dadang
Kadarusman – 14 Januari
2013
Leadership and Personnel Development
Trainer
0812 19899 737 or Ms. Vivi
at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D
 
Catatan
Kaki:
Kita mengeluhkan pekerjaan yang terlalu banyak hanya
ketika kita tidak benar-benar menyadari betapa berharganya pekerjaan ini.
Bagaimana pun juga, jauh lebih baik sibuk sekali daripada tidak memiliki
pekerjaan.
 
Ingin
mendapatkan kiriman artikel “P
(=Personalism)” secara rutin langsung dari Dadang Kadarusman?  Kunjungi dan
bergabung di http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda
nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu.
Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda
tidak berkurang karenanya.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman
www.dadangkadarusman.com
Dare to invite Dadang to speak for your company? 
Call him @ 0812 19899 737 or Ms. Vivi @ 0812 1040 3327

[Non-text portions of this message have been removed]

#26915 From: Ewi Adiyani <ewi_adiyani@...>
Date: Mon Jan 14, 2013 6:41 am
Subject: Workshop; Proven Force Indonesia & Tempo Media Group
ewi_adiyani
Send Email Send Email
 
--

PT. Proven Force Indonesia
P : 021 8911 2221
F : 021 8911 2217
www.provenforceindonesia.com
youtube Training & Outbound PFI atau klik disini
Hp. 0821 6611 4427

[Non-text portions of this message have been removed]

#26916 From: Dadang Kadarusman <dkadarusman@...>
Date: Tue Jan 15, 2013 5:41 am
Subject: L#30: Mengelola Kesibukan Di Kantor
dkadarusman
Send Email Send Email
 
L#30: Mengelola Kesibukan Di Kantor
 
Hore!
Hari
Baru, Teman-teman.
 
Dalam beberapa hari terakhir, kita sudah membahas tentang
kesibukan dari berbagai aspek. Hingga kita memahami bahwa ada kesibukan semu.
Yaitu
kebibukan yang kita klaim. Kita ini sebenarnya tidak sibuk. Tapi kita merasa
sibuk
sekali. Itu yang kita sebut sebagai sibuk dari Hong Kong. Yang kedua adalah
kesibukan yang sebenarnya. Nggak dibuat-buat. Kita benar-benar sibuk hingga ke
ubun-ubun. Sekalipun demikian, sejauh ini kita baru membahas kesibukan itu dari
aspek pribadi. Artinya, bagaimana kita secara pribadi menyikapi kesibukan itu.
Agar efektivitas dan produktivitas pribadi bisa tetap terpelihara.
Pertanyaannya adalah; apakah kesibukan itu bisa diatasi secara kelembagaan,
system
atau melalui kebijakan? Supaya sebanyak apapun pekerjaan, karyawan bisa
menikmati hari-hari kerjanya. Dan terus bersemangat dalam jangka panjang.
Gampangnya begini; sebagai seorang pemimpin, bisakah Anda membantu perusahaan
dan anak buah Anda untuk mengelola kesibukan hingga ke ubun-ubun itu secara
tepat?
 
Jika mengenang kisah itu, saya masih suka senyum-senyum
sendiri. Saya ceritakan ya, tapi disamarkan detailnya. Dikantor kami dulu ada
atasan yang betah sekali bekerja. Efek sampingnya adalah; anak buahnya jadi
sungkan
kalau mau pulang. Padahal, untuk meninggalkan kantor, mereka mesti melintasi
ruang kerja beliau. Ada teman nih, yang sudah nggak tahan. Pengen pulang. Wajar
dong, kan sudah malam. Maka dia pun mengendap-endap menuju pintu keluar. Sudah
bagus sih tekniknya. Tidak ada suara dari sepatunya. Tidak ada hal apapun yang
mencurigakan. Maka, kawan kita pun melanjutkan jinjitnya sambil membungkuk.
Ndilalah. Selagi merayap itu, bossnya kepingin ke toilet. Maka beliau pun
bergegas keluar dari ruangannya. Pas didepan pintu, beliau melihat anak buahnya
sedang merayap dengan tubuh yang ditekuk. Mereka pun sama-sama terperanjatnya.
Yang
satu terkejut karena ketahuan. Yang satu lagi terkejut karena mengira ada mahluk
jadi-jadian. Ini salah satu contoh dampak dari tata kelola yang keliru terhadap
kesibukan. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar mengelola kesibukan
yang terjadi di kantor, saya ajak memulainya dengan memahami dan menerapkan 5
sudut pandang Natural Intelligence (NatIn™), berikut
ini:   
 
1.      Kesibukan itu bukan rutinitas. Salah
satu ciri kesibukan yang sebenarnya adalah; tidak terjadi setiap hari secara
terus menerus. Sengaja saya menggunakan kalimat negatif ini; “tidak terjadi
setiap hari secara terus menerus”. Mengapa? Karena kita sering keliru mengira
bahwa team kerja atau perusahaan yang paling baik adalah team kerja yang setiap
hari bekerja pak pik pek terus. Selalu mulai paling awal. Dan selalu selesai
paling akhir. Dengan mulut manyun dan muka kusyut sepanjang waktu. Padahal, jika
kesibukan itu sudah menjadi sebuah rutinitas, maka ada kemungkinan bahwa hal
itu terjadi karena ada yang salah dalam cara kerja atau proses bisnis mereka.
Jadi,
jika team kerja yang Anda pimpin ‘selalu’ sibuk sehingga hal-hal rutin
berupa
tugas-tugas pokok harian itu sudah menyita waktu dan energy yang sedemikian
banyaknya, sebaiknya jangan berbangga hati dulu. Karena boleh jadi, justru hal
merupakan sebuah sinyal adanya ketidakberesan dalam pola kerja team Anda. Hampir
bisa dipastikan, bahwa kesibukan sampai keubun-ubun yang menjadi rutinitas
bukan kesibukan yang tepat. Karena kesibukan itu, bukan sebuah rutinitas.
 
2.      Temukan alasan logis munculnya kesibukan itu. Penting lho, untuk
menemukan alasan yang logis tentang
munculnya kesibukan yang kita alami. Misalnya, sedang ada proyek yang sudah
mendekati deadline. Atau sedang ada jadwal submission laporan keuangan
kuartalan ke kantor pusat. Atau, system sedang crash sehingga mesti segera
diatasi. Perhatikan kembali ketiga situasi diatas. Semuanya menuntut kita
bekerja sampai larut malam. Bahkan mesti sampai menginap. Namun sangat jelas
alasannya. Karena ada sesuatu yang istimewa a.k.a kejadian luar biasa yang
menuntut kita untuk bekerja dengan kesibukan luar biasa. Perhatikan frase
‘luar
biasa’ yang saya gunakan. Itu menunjukkan bahwa kesibukan hingga ke ubun-ubun
bukanlah untuk hal-hal yang biasa-biasa saja. Bukan untuk tugas harian normal.
Dan
bukan untuk kesibukan yang tidak jelas alasannya. Ketika kita bisa menunjukkan
alasan
logis itu kepada anak buah; maka mereka juga akan mudah untuk memahami, dan
menerima konsekuensinya. Yaitu berupa; dukungan penuh dari mereka untuk bekerja
‘habis-habisan’ dalam situasi yang sudah mereka pahami secara logis itu. Ini
menunjukkan bahwa alasan logis, bisa menggungah aspek nurani anak buah kita.
So, temukan alasan logisnya; maka anak buah Anda akan berkomitmen penuh
mendukungnya.
 
3.      Menjadi pemain utama dalam
gelangggang kesibukan. “Gimana, sudah
selesai?” Pertanyaan itu bisa menjadi sangat menyebalkan, jika datang dari
atasan yang dia sendiri tidak ikut terlibat dalam kesibukan anak buahnya.
Bayangkan deh. Anda dihadapkan pada situasi urgent sekali. Maka Anda punya
alasan logis untuk sibuk banget kan? Tapi atasan Anda cuman ongkang-ongkang
kali doang. Terus dia bertanya seperti tadi. Mending kalau Anda beneran sudah
selesai. Kalau belum, “pengen diapain ya itu orang?”  kira-kira begitulah
serapah dalam hati Anda
bukan? Tapi. Pertanyaan itu juga bisa terdengar merdu, jika keluar dari mulut
seorang atasan yang ikut terlibat langsung dalam kesibukan yang minta ampun
itu. Anda senang mendapat pertanyaan itu, karena beliau ikut merasakan
ketegangan dan kesulitannya bersama Anda. “Belum Pak, dikit lagi nih…” kan
begitu jawabnya kira-kira. Coba kalau beliau bertanya sambil asyik sendiri di
ruang kerjanya? Anda tidak akan punya semangat untuk menyelesaikannya.
Kira-kira sikap seperti itu jugalah yang akan terjadi, jika kita yang menjadi
atasan itu. Anak buah kita, akan respek kepada kita jika kita pun ikut terlibat.
Bukan cuman nonton doang. Merintah-merintah melulu. Padahal kita sendiri
asyik-asyik aja. So, jadilah pemain utama dalam gelanggang kesibukan itu
bersama anak buah Anda.
 
4.      Kesibukan pribadi bukan kesibukan kolektif. “Kan sudah jadi
konsekuensi kalian. Mau jadi pegawai tapi tidak mau sibuk? Kerja di perusahaan
nenek kamu sendiri saja kalau begitu,” begitulah kira-kira tuntutan seorang
atasan kepada anak buahnya. Beliau, memang dikenal sebagai orang yang sangat
rajin bekerja. Datang selalu paling pagi. Pulang selalu paling malam. Jika yang
menjadi beliau itu Anda, maka ketahuilah; bahwa cara kerja Anda itu tidak akan
bisa
diikuti oleh anak buah. Kenapa? Karena mereka, bukanlah Anda. Boleh saja jika
Anda mau kerja extra terus menerus. Tapi, Anda bahkan tidak berhak menuntut hal
yang sama dari anak buah Anda. Banyak lho, atasan yang gila kerja kemudian
menuntut anak buahnya juga berperilaku sama. “Elo belum boleh pulang, kalau
gue
belum pulang!” Walhasil, beliau selalu memandang negatif anak buahnya yang
tidak dikantor selama beliau. Sedangkan anak buahnya merasa diperlakukan
seperti robot. Tidak nyambung deh antara atasan dan bawahan. Jadi jika Anda
berada pada posisi sebagai atasan dan Anda suka sekali kerja extra, maka
penting juga untuk Anda pahami bahwa pola kesibukan pribadi kita, tidak bisa
dipaksakan untuk menjadi pola kesibukan kolektif di lingkungan atau team yang
kita
pimpin.
 
5.      Terlihat baik, belum tentu
baik-baik saja “Nggak masalah kok Dang. Selama ini baik-baik saja.”
Pernahkah Anda mendengar kalimat seperti itu? Kalimat yang datang dari atasan
yang mengira team kerjanya baik-baik saja. Padahal sebenarnya tidak.
Indikasinya apa? Satu, anak buah suka ngomongin di belakang. Dua, anak buahnya
suka menggerutu. Tiga, anak buahnya giat hanya jika beliau ada. Empat, beliau
sendiri mesti cape mengecek bolak balik. Lima – yang lebih parah nih –
tingkat turn
over karyawan di team kerjanya tinggi. Mungkin kinerjanya juga tinggi lho,
memang. Namun, keberhasilan sebuah kepemimpinan tidaklah semata-mata diukur
dengan angka-angka produksi. Melainkan juga dari tingkat kenyamanan dan
kesediaan anak buah kita untuk tinggal bersama kita di team yang kita pimpin.
Banyak lho atasan yang merasa bangga karena team kerjanya selalu menghasilkan
kinerja yang tinggi dari hasil memforsir anak buahnya terus menerus. Makanya,
mereka mengira semuanya baik-baik saja. Padahal, anak buahnya pada sibuk
membeli koran hari sabtu dan minggu. Itu yang sering sekali mereka tidak tahu.
 
Hloh!
Bukankah perusahaan untung jika
karyawannya di buat sibuk sampai ke ubun-ubun secara terus menerus? Benar. Namun
keuntungan yang didapat perusahaan dengan cara seperti itu hanya bersifat
sesaat. Dalam jangka panjang, justru perusahaan yang rugi. Misalnya kerugian
dari perginya talenta-talenta terbaik kita. Soal talenta ini, kita tidak bisa
mengatakan;”gampanglah, cari saja gantinya. Banyak kok yang mau kerja.”
Hati-hati. Yang mau kerja memang banyak. Tapi yang benar-benar punya talenta
terasah? Nggak semudah yang kita kira untuk kembali menggaet mereka. Belum lagi
kalau dihitung biayanya. Waktu yang tersita. Sumber daya lain yang tidak
terdayagunakan secara optimal. Ujung-ujungnya, zero sump up juga. Jadi, siapa
yang paling bertanggungjawab untuk mengatasi hal ini? Setiap orang yang punya
anak
buah. Tidak masalah titelnya apa. Juga tidak jadi soal levelnya seberapa. Jika
punya
anak buah; maka kita punya kewajiban untuk mengelola kesibukan di kantor dengan
sebaik-baiknya.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi
Semangat!
DEKA – Dadang
Kadarusman – 15 January
2013
Leadership and Personnel Development
Trainer
Phone: 0812 19899 737 (PIN
BB: 2A495F1D)   
 
Catatan
Kaki:
Orang kerja memang harus sibuk setiap hari. Tapi,
kesibukan luar biasa hanya bisa dimakulmi ketika perusahaan sedang menghadapi
situasi
yang juga luar biasa.
 
Ingin
mendapatkan kiriman “L (= Leaderism)” secara rutin langsung dari Dadang
Kadarusman?  Kunjungi dan bergabung di
http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda
nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu.
Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda
tidak berkurang karenanya.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman
www.dadangkadarusman.com
Dare to invite Dadang to speak for your company? 
Call him @ 0812 19899 737 or Ms. Vivi @ 0812 1040 3327

[Non-text portions of this message have been removed]

#26917 From: Rudi Rusdiah <rusdiah@...>
Date: Tue Jan 15, 2013 1:22 pm
Subject: Fwd: Rapat Dengar Pendapat Kasus Indosat dengan Komisi I DPR
rusdiah@...
Send Email Send Email
 
Rekan2 dimilis:
Sharing info, foto dan komentar tadi siang Rapat Dengar Pendapatan
dengan Komisi I DPR dan jajaran direksi Indosat, IM2, Kominfo, klik

http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/dpr-komisi-i-dan-kasus-indosat-lanjutan.h\
tml


Pada rapat yg akan datang, Mastel dan Pakar Telematika, Asosiasi,
Kominfo, BRTI, Kejaksaan Agung, BPKP akan diminta untuk menhadiri RDP
berikutnya.

semoga berkenan.
salam, rr - apw/ mastel



[Non-text portions of this message have been removed]

#26918 From: Rudi Rusdiah <rusdiah@...>
Date: Wed Jan 16, 2013 1:23 am
Subject: Fwd: [APWarnet] [mastel-anggota] Rapat Dengar Pendapat Kasus Indosat dengan Komisi I DPR
rusdiah@...
Send Email Send Email
 
pak setyanto dan bu risar ysh:
Betul memang bu Evita menanyakan 3x... pertama status penyelenggara
/bisnis dari Indosat dan IM2, kemudian beliau tanya soal apakah
kerjasama atau profit sharing, karena kata beliau kejagung mungkin
mengarah pada profit sharing.

      Jawaban Indosat menggunakan analogi tanah yg dibangun mall,
kemudian dijawab bahwa analogi tanah tidak relevan karena frekwensi ini
memang resources tapi ini adalah ranah publik yang terbatas dan seperti
diblog oleh pak Gus choi dikatakan seperti media yg tidak ada tapi
ada...jadi ghoib kata beliau.

Seperti ditulis di blog kami... memang ada PKS antara Indosat dan IM2
dan kedua pihak ini semua sudah memenuhi ketentuan perijinan, lisensi
sebagai penyelenggara jaringan utk Indosat dan jasa internet (ISP) untuk
IM2 dan karena sudah bayar BHP jastel serta USO maka semua proses di PKS
ini legal (tentu juga bayar PPN dan pajak lainnya... karena Indosat khan
perusahaan go publik) artinya PKS ini legal.

catatan: blog:
http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/dpr-komisi-i-dan-kasus-indosat-lanjutan.h\
tml

Sebetulnya dalam dunia bisnis maka kerjasama itu tidak dibatasi harus
kerjasama ataupun profit sharing, tergantung yg ditulis di PKS dan
karena semua media, resources (jaringan, frekwensi sudah dibayar upfront
feenya oleh pihak yg memiliki lisensi penyelenggara jaringan) yah PKS
nya legal... bisa saja bentuk profit sharing atau pun kerjasama apa
bedanya dilihat dari kacamata bisnis, yang penting adalah semua
kewajiban pajak, lisensi, perijinan semuanya sudah dibayar dan semua
proses transparan.
      Begitu menurut kami, jadi tidak ada kerugian negara yang
ditimbulkan oleh PKS ini, bahkan:
1. negara terima penerimaan besar dari upfront fee lebih besar dari Rp 1
Triliun.
2. negara menerima BHP jastel dan USO untuk semua transaksi dari IM2.
3. masyarakat mendapatkan layanan internet dari ISP ISP yang
memanfaatkan penggunaan frekwensi ini termasuk Warnet dan juga
masyarakat menikmati penggunaan frekwensi 2.1Ghz untuk berkomunikasi
dengan ponselnya atau jika memiliki sarana GPRS/ HSDPA (2G/3G)  bisa
berinternet ria.... kurang apa lagi yang diharapkan pemerintah ?
Jadi apa dasar mengatakan negara dirugikan Rp 1.3 T atau lebih ?
dan apa pula dasar dari kerugian yg ditulis pada laporan audit BPKP,
jika omset penjualan (Revenue) IM2 tidak lebih dari sekitar Rp 300
miliar dan aset tidak lebih dari Rp 1T...gimana bisa merugikan negara
dan tidak setor Rp 1.3Triliun...  absurb menurut kami dari APW dan ini
merupakan ancaman bagi kerjasama serupa baik ISP dan Warnet serta
masyarakat pengguna frekwensi 2.1Ghz untuk ponselnya dimasa mendatang ?

salam, rr - apw/ maste
---
l*From:* "risargati@..." <risargati@...>
**
Menambahkan penjelasan Fajar, nanti disiapkan QnA dari hasil pertanyaan
tadi utk bahan Mastel, apjii n kominfo.
Utk ilustrasi yg perlu diubah:
- Tanah negara, digunakan utk membangun perumahan rakyat. Rumah2 tsb
dijual kepada rakyat ... Memang tadi contohnya dianggap terlalu borjuis
mungkin. Nahhh. Bu Evita mau bilang apa lagi ya ... Kalo gak setuju
berarti tidak setuju dg prinsip penyediaan rumah murah bagi rakyat .... :)
Sent from my BlackBerry®
---
*From: * Fajar Aji Suryawan <fajaraji@...>

Pak SPS,
Bu Evita memang mempertanyakan hal tersebut karena memang struktur PKS
Indosat - IM2 kalau dibaca sekilas demikian.
Jadi dalam PKS, disepakati bahwa Indosat akan mendapatkan X% dan IM2
akan mendapatkan Y% dari tarif Rp. A per MB. Jadi harga yang
disepakati sebenarnya Fixed. Seluruhnya sudah tertulis dalam PKS.
Struktur seperti ini untuk mempermudah dalam penyesuaian ketika terjadi
perubahan pasar. Para pihak tinggal negosiasi kembali dan mengubah pada
angka Rp. A per MB saja. Oleh sebab itu, seperti yang sudah dibaca dalam
dakwaan, ada beberapa kali amandemen, masing2 isinya hanya soal mengubah
angka Rp. A per MB saja.
Jadi meskipun ada prosentase, tapi pada dasarnya angkanya fixed Pak. Dan
yang dibagi juga bukan profit atau Revenue dari pelanggan karena IM2
sebagai penyelenggara jasa yang dapat menetapkan tarif kepada pelanggan
sesuai dengan hitungan bisnisnya sendiri.
Tapi memang soal struktur PKS ini tidak ada dalam dakwaan. Dakwaan tetap
pada soal menggunakan jaringan vs menggunakan frekuensi. Jadi dalam RDP
nanti, Mastel perlu mempersiapkan penjelasan khususmengenai hal ini Pak.
Meminjam istilah Gus Choi, frekuensi ini barang ghaib, susah
menjelaskan. Kami coba pakai perumpamaan juga tidak disepakati karena
beda. Ya, namanya perumpamaan kan pasti beda :)

On Tuesday, January 15, 2013, setyanto wrote:

     Terimakasih Pak RR laporan pandangan mata yang komprehensif  mudah
     dicerna. Saya mendapat informasi juga adanya  pernyataan dari Bu
     Evita bahwa hubungan Isat dengan IM2 didasarkan pada “profit
     sharing”, apakah hal ini benar ? Apakah dengan pernyataan ini lebih
       memperkuat dakwaan jaksa ? Karena kemarin saat  jaksa membacakan
     dakwaannya,  saya tidak mendengar istilah ini.  Mungkin ada yang
     bisa memberikan pencerahan…
     Sps
     +++
     ------------------------------------------------------------------------
     *From:*APWKomitel@yahoogroups.com
     [mailto:APWKomitel@yahoogroups.com] *On Behalf Of *rrusdiah@...
     **
     Rekan2 dimilis:
     Sharing info, foto dan komentar tadi siang Rapat Dengar Pendapatan
     dengan Komisi I DPR dan jajaran direksi Indosat, IM2, Kominfo, klik:
    
http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/dpr-komisi-i-dan-kasus-indosat-lanjutan.h\
tml

     Pada rapat yg akan datang, Mastel dan Pakar Telematika, Asosiasi,
     Kominfo, BRTI, Kejaksaan Agung, BPKP akan diminta untuk menhadiri
     RDP berikutnya.
     semoga berkenan.
     salam, rr - apw/ mastel



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web
<http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota/join;_ylc=X3oDMTJmY2s4b202BF9TAzk3\
NDc2NTkwBGdycElkAzIyMzg5MTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA0NzI2BHNlYwNmdHIEc2xrA3N0bmdzBHN0\
aW1lAzEzNTgyNjY3ODY->
(Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest
<mailto:mastel-anggota-digest@yahoogroups.com?subject=Email%20Delivery:%20Digest\
>
| Switch to Fully Featured
<mailto:mastel-anggota-fullfeatured@yahoogroups.com?subject=Change%20Delivery%20\
Format:%20Fully%20Featured>

Visit Your Group
<http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota;_ylc=X3oDMTJkcjRjY3NwBF9TAzk3NDc2N\
TkwBGdycElkAzIyMzg5MTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA0NzI2BHNlYwNmdHIEc2xrA2hwZgRzdGltZQMxM\
zU4MjY2Nzg2>
| Yahoo! Groups Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> |
Unsubscribe
<mailto:mastel-anggota-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsubscribe>






[Non-text portions of this message have been removed]

#26919 From: Santiaji Dyatmiko <xasqysan@...>
Date: Wed Jan 16, 2013 7:18 am
Subject: Re: #FrenBC @ Email Dibajak
p4tah
Send Email Send Email
 
WSS,
Maaf pak, sekedar ikut menimpali..
Sebenarnya, kasus yang bapak alami, seperti nya bukan karena email bapak
dibajak, tetapi alamat email bapak yang dibajak. Loh? Apa bedanya?

Begini pak,
saya ijin menjelaskan sedikit,
untuk masuk / login ke alamat email seseorang, dibutuhkan sebuah password,
mirip sebuah pin, yang hanya diketahui oleh si pemilik akun. Nah, tanpa pin
/ password ini, maka orang lain tidak dapat masuk ke dalam email seseorang.
Dan, untuk mendapatkan password email seseorang, ada beberapa cara, seperti
mengirimkan email palsu dari lembaga *resmi, link bokep, memasang key
looger, bahkan hingga memasang sniffer di jaringan internet, dst.. Yang
tujuannya adalah mencuri informasi pribadi seseorang.

Nah, tanpa mengetahui password dari email seseorang, maka hampir bisa
dipastikan, isi dari email tidak bisa dibuka. Akan tetapi, bila alamat
email anda dicuri / dibajak ; misal anda punya email "contoh@...",

hacker atau bahkan orang yg sedikit mengerti tentang pemprograman, hanya
membutuhkan alamat email contoh@... itu tadi, tanpa mengetahui
password, dan kemudian, dapat mengirimkan email ke rekan / teman / bahkan
saudara. Yang isi di dalam email itu, biasanya berisi Link yang bersifat
mencuri informasi pribadi dari komputer anda.

Jadi, sedikit saran,
berhati -hatilah saat anda memasukkan informasi pribadi anda ke dalam
sebuah website / memberikan / memasukkan alamat email anda ke orang lain.

Salam,


2012/12/30 Hery <heryhd@...>

> **
>
>
> Assalamualaikum..
>
> Mohon maaf apabila email ini sudah mengganggu Bapak/ Ibu semua. Tapi
> dengan terpaksa saya harus mengklarifikasinya.
>
> Awalnya,
> saya iseng membuka spam box. Saya menemukan email dari
> "MAILER-DAEMON@..." yang berisi pemberitahuan kegagalan
> pengiriman email saya ke beberapa e-mail yang lain tertanggal 24
> Desember 2012.
> Saya terkejut, karena saya tidak pernah merasa
> mengirim email ke orang2 yang tidak pernah saya kenal atau kepada orang
> yang tidak ada hubungannya dengan urusan "usaha" yang saya kelola.
> Oleh
> karena itu saya berpendapat bahwa email saya, dengan alamat email
> "heryhd@..." sudah ada yang MEMBAJAK untuk urusan yang tidak saya
> ketahui.
> Untuk itu, kepada siapapun yang menerima email dari "heryhd@...",
> mohon untuk DIABAIKAN.
>
> Demikian saya sampaikan dan terimakasih atas perhatiannya.
>
> Wassalamualaikum..
> Hery H
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

#26920 From: Dadang Kadarusman <dkadarusman@...>
Date: Thu Jan 17, 2013 3:58 am
Subject: P#46: Gairah Kerja Ketika Hujan
dkadarusman
Send Email Send Email
 
P#46: Gairah Kerja
Ketika Hujan
 
Hore!
Hari Baru, Teman-teman.
 
Hujan sedang lucu-lucunya sekarang.
Terlebih lagi kalau kita melihat tetes demi tetesnya jatuh menimpa kolam atau
danau yang tenang. Butiran air dari negeri diatas awan itu seperti sedang
melompat-lompat dipermukaan bergelombang. Dingin. Namun romantis. Apalagi jika
telinga
kita juga diizinkan untuk mendengar rintiknya. Seperti nyanyian dari sorga.
Tempat para malaikat bertasbih tanpa henti. Sambil menantikan orang-orang yang
salih kembali pulang ke kampung halaman sejatinya. Tapi, lucunya hujan itu
tidak bisa kita rasakan. Khususnya ketika kita membayangkan, betapa hari itu
harus pergi kekantor dengan susah payah. ‘Oh hujan. Bisakah engkau berhenti
sejenak. Hingga aku sampai di tempat kerjaku…’ begitulah kita membatin. Anda
tidak seperti itu? Saya ragukan itu. Sekalipun Anda berangkat kekantor
menggunakan mobil sendiri. Benar begitu?  
 
Ada sebuah kisah kecil yang saya
senang jika Anda berkenan menyimaknya. Dongeng, jika Anda lebih suka
menyebutnya demikian. Mungkin Anda belum pernah mendengar kisah ini sebelumnya.
Mungkin juga sudah. Tak masalah, bukan? Toh kita bisa menentukannya nanti.
Setelah saya menuntaskan kisahnya.  Ini
tentang seseorang yang tengah melamar pekerjaan. Seperti bagi kebanyakan orang
lainnya,  pekerjaan yang dilamarnya itu
sangat penting sekali baginya. Hari ini, adalah kesempatan yang hanya sekali
baginya untuk meyakinkan calon bossnya bahwa dia adalah kandidat yang paling
tepat untuk posisi kosong itu.
 
Sudah sejak kemarin segalanya
dipersiapkan. Dipilihnya kemeja dan celana panjang terbaiknya. Disemirnya
sepatu yang hanya satu-satunya. Dicukurnya rambutnya. Dipotongnya kuku di jari
jemarinya. Semua. Dinantikannya hari yang bersejarah itu dengan penuh harap.
Bahkan ketika hendak tidur, doa terakhirnya adalah;”Tuhanku, jadikanlah besok
hari paling bersejarah yang akan selalu kukenang dalam permulaan karirku…..”
 
Keesokan paginya, dia mendapati
hujan yang tiada henti sejak semalam. Dia cemas. Namun masih berharap hujan itu
bersedia jeda sesaat. Setidaknya, selama dia dalam perjalanan sehingga bisa
tiba ditempat wawancara tepat waktu, dan tentunya dengan tetap rapi. ‘Oh
hujan.
Bisakah engkau berhenti sejenak. Hingga aku sampai di tempat tujuanku…’
begitu
dia bergumam dalam harap dan cemasnya.
 
Sungguh. Dia sama sekali tidak
mengharapkan keajaiban. Namun, bagaimana mungkin hujan yang disertai badai itu
bisa berhenti begitu saja jika bukan dengan keajaiban? Sayangnya, kejaibain itu
mungkin memang tidak ada. Sehingga tidak soal berapa kali dia berdoa dan
meminta, hujan itu tidak juga kunjung reda. Tak ada payung. Tak punya jas
hujan. Tak ada yang bisa dia lakukan.
 
Akhirnya, dia memutuskan untuk
membuka kembali seluruh pakaiannya yang sudah sedemikian rapi itu. Lalu dia
berganti dengan yang seadanya. Dilipatnya pakai terbaiknya. Lalu dimasukkannya
kedalam sebuah tas ransel. Setelah itu, dia pergi ke belakang rumah. Entah apa
yang dilakukannya. Namun, ketika kembali dia menenteng selembar pelastik
transparan yang telah dikotak katiknya untuk menjadi sebuah jas hujan buatan
tangan. Diselendangkannya ransel berisi pakaian. Dan ditentengnya sepatu
mengkilap
yang telah dimasukkan kedalam kantung keresek. Rupanya, dia tidak mau menyerah
kepada hujan lebat.
 
Banjir. Kata berita di tivi. Dia
tidak terlampau peduli.
Macet. Kata tukang ojek. Dia tidak
menghiraukannya. Tekadnya sudah bulat. Harus datang memenuhi jadwal wawancara
itu. Maka, dia pun menembus lebatnya hujan disertai petir dan angin kencang
itu.
 
Benar saja. Banjir dimana-mana.
Macet. Meski sudah biasa. Tapi kali
itu tidak ada duanya. Tapi semua uangnya sudah diserahkan kepada tukang ojek
asal dia mau mengantarnya hingga ketempat tujuan. Uang yang biasanya cukup
untuk perjalanan pulang pergi plus makan siang kini hanya cukup untuk sekali
jalan. Tapi. Tekadnya tidak lagi bisa dibuat surut ke belakang. Dia memutuskan
untuk terus berjuang.
 
Perjalanan hanya tinggal sedikit
lagi. Tak lama lagi dia tiba ditempat wawancara. Ojek pun berhenti. Dan dia pun
turun. Lalu berlari di trotoar yang tergerus aliran air. Dia. Tidak melihat
jika bibir trotoar itu roboh, sehingga untuk sesaat dia tidak menyadari apapun
kecuali semua pemandangan sudah berubah menjadi gelap. Gemuruh sesaat, lalu
hening
berkepanjangan……………………..
 
“Terpeleset ke kali kecil yang
terendam banjir,” demikianlah tayangan ulang dalam pikirannya ketika
kesadarannya kembali pulih diruang kecil yang tak lain adalah kantor satpam.
 
“Saya mau wawancara Pak,” katanya
kepada Satpam.
Namun, kedua satpam yang bertugas
tidak mempercayainya. Mana ada orang yang mau wawacara hanya mengenakan pakaian
seadanya. Pakai sandal jepit pula. Melamar kuli angkut sih, mungkin. Tapi ini
adalah gedung perkantoran elit. Takkan ada orang yang diizinkan masuk dengan
pakaian seperti itu. Sudah basah kuyup pula.
 
“Pakaian dan sepatu saya hanyut,”
dia berusaha menjelaskan. Namun, penjelasannya malah membuat orang lain mengira
jika kepalanya terbentur batu ketika terpeleset tadi.
 
“Semua pakaian saya copot dan
dimasukkan kedalam ransel,” katanya lagi. Hujan badai saja bisa dia taklukkan.
Masa kedua satpam itu tidak bisa diyakinkannya.
 
“Sudahlah kamu nggak usah
ngelantur,” kata satpam itu. “Minum tuch kopinya biar badan kamu nggak
kedinginan.” Lanjutnya.
 
“Nanti kalau hujannya berhenti kamu
bisa pergi,” timpal satpam satunya lagi. Tidak diragukan jika keduanya sangat
berbaik hati.
 
Lelaki itu menjelaskan kronologisnya.
Dan kedua satpam itu menjelaskan
prosedur dikantornya.
 
Lelaki itu bersikeras untuk
mengikuti wawancara.
Kedua satpam itu memberi ultimatum jika
mereka bisa saja mengusirnya.
 
Lelaki itu merasakan benar kebaikan
kedua satpam itu kepada dirinya selama ini. Tapi dia membutuhkan satu kebaikan
lainnya. Hanya satu lagi. Yaitu, mengizinkan dirinya masuk ke kantor megah itu
untuk mengikuti wawancara pentingnya.
 
Satpam itu mengizinkannya.
Alhamdulillah. Tapi dengan syarat. Ada bukti kalau dia diundang. Dan mengenakan
pakaian yang sepantasnya untuk wawancara dengan orang penting di perusahaan.
Dan karena semua persyaratan itu tidak bisa dipenuhinya. Maka satpam itu, tidak
bisa mengizinkannya masuk. Hanya nilai kemanusiaan yang membuat mereka memberi
tempat untuk berteduh.
 
“Kalau begitu, bisakah saya meminta
kertas dan pulpen?” pinta lelaki itu.
Satpam yang lebih muda memandang kearah
satpam yang lebih senior. Setelah saling bertatapan beberapa saat, satpam
senior itu mengeluarkan bunyi ‘hemh’ pendek. Arti bunyi ‘hemh’ itu baru
ketahuan setelah satpam muda menyerahkan selembar kertas dan sebatang pulpen
pada lelaki itu.
 
Setelah berterimakasih. Lelaki itu
pun mulai menulis. Khusyuk sekali terlihat dirinya menuliskan sesuatu. Setelah
sekitar lima belas menit, dia membaca ulang semua tulisannya. Dibaca ulangnya
sekali lagi. Dan sekali lagi. Lalu, dia pun melipat kertas itu. Dibagian
luarnya dia kembali menulis “Kepada. Yth. Bapak…….. di tempat.”
 
“Tolong sampaikan surat ini kepada
beliau ya Pak…” pintanya kepada Satpam.
Senyum pak satpam segera pudar
ketika dibacanya nama yang tertulis disana. “Kamu kenal sama beliau?”
tanyanya.
 
“Belum,” jawab lelaki itu. “Tapi
seharusnya saya bertemu beliau untuk wawancara…” lanjutnya. Nada suaranya
terdengar berat. Tapi wajahnya memancarkan ketegaran.
 
“T-tapi….” Kata satpam itu.
Wajahnya menyiratkan kesan bimbang. Atau tidak enak. Atau semacamnya.
 
“Saya mengerti Pak,” kata lelaki
itu. “Memang saya tidak layak menemui beliau dalam keadaan seperti ini.”
Lanjutnya.
“Tak masalah. Tolong sampaikan saja surat saya.”
 
Lelaki itu menyalami kedua satpam
itu. Dan mengucapkan terimakasih atas kebaikan mereka menolongnya dari seretan
air deras di kali kecil pinggir jalan itu. Berterimakasih atas secangkir kopi
nikmat
yang membuat tubuhnya kembali hangat. Terimakasih atas kebaikan mereka memberi
tempat untuk berteduh. Dan berterimakasih, jika mereka berkenan menyampaikan
surat itu. Lalu dia pun berpamitan.
 
“Hujan masih lebat Mas,” kata
satpam itu. “Tunggu saja sampai reda….”
“Tidak ada yang tahu kapan hujan
akan berhenti, Pak,” jawab lelaki itu. “Jika saya berdiam diri disini, maka
saya akan kehilangan kesempatan yang mungkin bertebaran ditempat lainnya.”
Katanya.
 
Kedua satpam itu tertegun. Entah karena
merasa tidak enak. Atau karena terhenyak oleh kalimat yang dikatakan oleh
lelaki itu. “Tidak ada yang tahu kapan hujan akan berhenti. Jika saya berdiam
diri disini, maka saya akan kehilangan kesempatan yang mungkin bertebaran
ditempat lainnya.” Atau…mungkin karena kedua-duanya.
 
Dia pun berjalan menembus hujan
lebat itu. Berjalan sendirian. Karena ditengah hujan sederas itu, tidak ada
orang yang suka berada dijalanan. Tubuhnya segera ditelan oleh gelapnya
pandangan
terhalang kabut. Seperti menghilang ditelan oleh gemuruh hujan disertai kilatan
dan gelegar petir yang saling bersahutan.
 
Menurut pendapat Anda. Apakah ini
kisah hayalan? Atau rekaan belaka? Atau campuran keduanya? Jawaban Anda bisa
benar dan bisa saja salah. Tapi bukan itu yang paling penting bagi kita. Anda
tidak
perlu susah payah memikirkan jawabannya. Karena yang lebih penting dari itu
adalah menjawab pertanyaan ini; “Ketika perjalanan ke tempat kerja Anda tengah
diguyur hujan, hati Anda mengatakan apa? Ketika hujan menghalangi perjalanan
Anda ke tempat kerja, Anda melakukan apa? Dan ketika hujan tengah lebat-lebatnya
dihari kerja; Anda mensyukuri apa?”
 
Jawaban untuk ketiga pertanyaan itu
yang lebih penting bagi kita. Dan jika Anda belum menemukan jawaban yang
menyebabkan gairah kerja Anda semakin menggelora ketika hujan melanda; maka
mungkin, Anda perlu merenungkan lagi. Betapa orang lain sedemikian gigihnya
untuk mendapatkan pekerjaan. Sedangkan kita yang sudah memiliki pekerjaan ini,
sedemikian mudahnya dihentikan oleh hujan.
 
Peristiwa itu sudah lama
berlalu. Lelaki itu sudah belajar melupakan kegagalannya. Kegagalan yang bukan
karena dirinya buruk. Melainkan karena alam telah menegaskan kepadanya bahwa
Tuhan, berkuasa untuk melakukan apa saja sesuai kehendakNya. Tapi. Lelaki itu
tidak kecewa karena dia. Sudah melakukan hal terbaik semaksimal yang dia bisa.
Peritiwa lama. Yang masih nikmat untuk dikenang. Dia bangga pada dirinya
sendiri yang pantang menyerah dan gigih dalam berjuang. Makanya, dia masih
berwajah
cerah ketika teleponnya berdering.
 
“Hallo…” sapanya. Dia
mendengarkan suara balasan dari seberang. Setelah itu, dia bersujud. Sepertinya
tidak percaya pada apa yang didengarnya di telepon. Suratnya yang dititipkan
kepada satpam beberapa bulan lalu itu sampai kepada yang dituju. Dan sekarang,
beliau berada diujung telepon. Untuk mengatakan; “Besok, kamu mulai bekerja di
kantor kami…..”
 
Sahabatku, musim hujan adalah
saat yang paling tepat untuk menguji kualitas profesionalime kita. Dan disaat
kebanyakan orang melemah daya juangnya, maka sedikit orang yang gigih akan
tampil seperti sinar mentari yang menembus temaramnya jiwa diliputi mendung dan
curah hujan. Pantaslah jika Rasulullah pernah menasihatkan bahwa “Hujan itu
adalah rahmat.” Khususnya
bagi orang-orang yang bersyukur. Dan tetap gigih menjalankan amanah yang
diembannya. Serta pantang menyerah, dalam memperjuangkan hidupnya.  
 
Kita. tidak akan rela jika kantor mengurangi bayaran
gara-gara hujan. Makanya adil jika kita juga tetap bergairah ketika berangkat
dan bekerja, meskipun cuaca tengah diguyur hujan.  Makanya. Ayo teman. Tetaplah
bergairah. Untuk
bekerja. Meskipun kita sedang menghadapi musim hujan yang sedang lucu-lucunya
ini. Mungkin berat ketika kita menjalani aktivitas kerja dimusim seperti ini.
Mungkin gagal usaha kita kali ini. Tapi, boleh jadi. Apapun yang kita lakukan
selama ini tetap tertulis dalam kitab yang mencatat setiap amal perbuatan. Dari
catatan di kitab itu, ada yang Tuhan kembalikan hasilnya didunia. Dan ada yang
disimpanNya untuk bekal kita diakhirat kelak. Siapa tahu, kan?
 
Salam hormat,
Mari Berbagi
Semangat!
DEKA – Dadang
Kadarusman – 17 Januari
2013
Leadership and Personnel Development
Trainer
0812 19899 737 or Ms. Vivi
at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D
 
Catatan
Kaki:
Hujan hanya menjadi rahmat bagi orang yang tetap
bersyukur. Tetap berikhtiar. Dan tetap memegang teguh tanggungjawabnya. Namun,
rahmat
itu tidak bisa ditangkap oleh orang yang berpikir, dan bertindak sebaliknya.
 
Ingin
mendapatkan kiriman artikel “P
(=Personalism)” secara rutin langsung dari Dadang Kadarusman?  Kunjungi dan
bergabung di http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda
nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu.
Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda
tidak berkurang karenanya.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman
www.dadangkadarusman.com
Dare to invite Dadang to speak for your company? 
Call him @ 0812 19899 737 or Ms. Vivi @ 0812 1040 3327

[Non-text portions of this message have been removed]

#26921 From: Hery <heryhd@...>
Date: Thu Jan 17, 2013 2:22 pm
Subject: Re: #FrenBC @ Email Dibajak
heryhd
Send Email Send Email
 
Terimakasih Pak Santiaji..
Maksud saya seperti itu. Ada benarnya juga bahwa saya memang pernah memasukkan
informasi pribadi saya ke beberapawebsite yang justru saya anggap aman. Untuk
kedepan memang harus lebih hati2 lagi karena banyak sekali orang2 yang tidak
bertanggung jawab.
Sekali lagi, terimaksih atas masukannya yang sangat berharga untuk saya, bahkan
mungkin untuk orang lain..

Salam..

--- On Wed, 1/16/13, Santiaji Dyatmiko <xasqysan@...> wrote:

From: Santiaji Dyatmiko <xasqysan@...>
Subject: Re: #FrenBC @ Email Dibajak
To: Bisnis_Center@yahoogroups.com
Cc: "Jaringan Bisnis" <jaringan-bisnis@yahoogroups.com>
Date: Wednesday, January 16, 2013, 2:18 PM

WSS,
Maaf pak, sekedar ikut menimpali..
Sebenarnya, kasus yang bapak alami, seperti nya bukan karena email bapak
dibajak, tetapi alamat email bapak yang dibajak. Loh? Apa bedanya?

Begini pak,
saya ijin menjelaskan sedikit,
untuk masuk / login ke alamat email seseorang, dibutuhkan sebuah password,
mirip sebuah pin, yang hanya diketahui oleh si pemilik akun. Nah, tanpa pin
/ password ini, maka orang lain tidak dapat masuk ke dalam email seseorang.
Dan, untuk mendapatkan password email seseorang, ada beberapa cara, seperti
mengirimkan email palsu dari lembaga *resmi, link bokep, memasang key
looger, bahkan hingga memasang sniffer di jaringan internet, dst.. Yang
tujuannya adalah mencuri informasi pribadi seseorang.

Nah, tanpa mengetahui password dari email seseorang, maka hampir bisa
dipastikan, isi dari email tidak bisa dibuka. Akan tetapi, bila alamat
email anda dicuri / dibajak ; misal anda punya email "contoh@...",

hacker atau bahkan orang yg sedikit mengerti tentang pemprograman, hanya
membutuhkan alamat email contoh@... itu tadi, tanpa mengetahui
password, dan kemudian, dapat mengirimkan email ke rekan / teman / bahkan
saudara. Yang isi di dalam email itu, biasanya berisi Link yang bersifat
mencuri informasi pribadi dari komputer anda.

Jadi, sedikit saran,
berhati -hatilah saat anda memasukkan informasi pribadi anda ke dalam
sebuah website / memberikan / memasukkan alamat email anda ke orang lain.

Salam,


2012/12/30 Hery <heryhd@...>

> **
>
>
> Assalamualaikum..
>
> Mohon maaf apabila email ini sudah mengganggu Bapak/ Ibu semua. Tapi
> dengan terpaksa saya harus mengklarifikasinya.
>
> Awalnya,
> saya iseng membuka spam box. Saya menemukan email dari
> "MAILER-DAEMON@..." yang berisi pemberitahuan kegagalan
> pengiriman email saya ke beberapa e-mail yang lain tertanggal 24
> Desember 2012.
> Saya terkejut, karena saya tidak pernah merasa
> mengirim email ke orang2 yang tidak pernah saya kenal atau kepada orang
> yang tidak ada hubungannya dengan urusan "usaha" yang saya kelola.
> Oleh
> karena itu saya berpendapat bahwa email saya, dengan alamat email
> "heryhd@..." sudah ada yang MEMBAJAK untuk urusan yang tidak saya
> ketahui.
> Untuk itu, kepada siapapun yang menerima email dari "heryhd@...",
> mohon untuk DIABAIKAN.
>
> Demikian saya sampaikan dan terimakasih atas perhatiannya.
>
> Wassalamualaikum..
> Hery H
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

+++
:-) Do...., Real, Respect, Warm, Interact, Related, Short-Informative
:-( Don't., OneLiner, scam, MLM pyramid spam scheme, illegal-SARA
*_^ Just Friday 4 Selling or promote your Service/ProductYahoo! Groups Links





[Non-text portions of this message have been removed]

#26922 From: "H|a|n" <info.hans@...>
Date: Fri Jan 18, 2013 2:22 am
Subject: GAZEBO-WoodenHouse-JOGLO
info.hans
Send Email Send Email
 
Dear all valuable marketer,

Kami menerima pembuatan Gazebo taman, joglo, pendopo maupun wooden house.
Dengan pilihan bahan berkualitas.
Jati, bengkirai, kayu kelapa/glugu.

Dan pilihan atap yang beragam mulai dari sirap, genteng maupun ijuk.

Model minimalis maupun full ukir.
Anda punya desain sendiri kita bantu mewujudkannya.

Minat? Japri ya..

Tengkyuh....

Sent from my ®

#26923 From: maghfiro_success@...
Date: Mon Jan 7, 2013 1:10 pm
Subject: Re: #FrenBC @ Mendukung, Solidaritas: Babak Baru Korupsi Laptop Rp. 9 Milyar Jember: Kepsek se-Jember Diperintahkan Kembalikan Dana Laptop Dari Uang Pribadi
maghfiro_suc...
Send Email Send Email
 
Guru kan gajinya kecil, kasian kalo sampai di suruh ganti uangnya, bisa2
keluarganya tidak makan. Subhanallaah
Powered by Telkomsel BlackBerry

-----Original Message-----
From: Nanang Heriyanto <nan2nk@...>
Sender: Bisnis_Center@yahoogroups.com
Date: Mon, 7 Jan 2013 21:00:29
To: <bumimanusia@yahoogroups.com>; cafe filsafat<cafe_filsafat@yahoogroups.com>
Reply-To: Bisnis_Center@yahoogroups.com
Subject: #FrenBC @  Mendukung, Solidaritas: Babak Baru Korupsi Laptop Rp. 9
Milyar Jember: Kepsek se-Jember Diperintahkan Kembalikan Dana Laptop Dari Uang
Pribadi

Saya mendukung, Guru janganlah didhlolimi
----------------------------------------------------------------
Djoko <djoko_dp31@...> wrote:
ganyang koruptor!!!
Joko P
081233734112
Serikat Mahasiswa <serikat.mahasiswa@...> send in chatroom:
http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2013/01/medianusantara-solidaritas-babak\
-baru.html
Solidaritas:
  Babak Baru Korupsi Laptop Rp. 9 Milyar Jember: Kepsek se-Jember
Diperintahkan Kembalikan Dana Laptop Dari Uang Pribadi

Untuk melawan kedhloliman, ada baiknya kita beri dukungan moral pada
para guru di Jember dengan cara tlp/ sms pada dinas pendidikan &
kejaksaan jember, agar para guru jangan dikorbankan dlm kasus korupsi
laptop 9M di Jember ini, karena yang bersalah Liauw Inggarwati, kok para
  guru yang disuruh berkorban

1. Kepala Dinas Pendidikan Jember, Bpk. Bambang, HP: 081336150999
2. Kepala Kejaksaan Negeri
  Jember, Bpk Aris Surya, HP: 08129901285
3. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember (yang infonya sangat dekat dengan Liauw
Inggarwati), Bpk. Eko, HP: 087859943147
4.
  Staff dinas pendidikan Jember, Bpk. Junindito, HP: 08124931001
5. Staff dinas pendidikan Jember, Bpk. Sugianto, HP: 081249718160
6. Staff dinas pendidikan Jember, Bpk. Yasin, HP: 081234350245
7. Staff dinas pendidikan
  Jember, Ibu Yoni, HP: 08124912623

Semoga dengan dukungan moril
kita, para pejabat dinas pendidikan & kejaksaan Jember terketuk
hatinya, dan tidak meneruskan niatnya untuk menjadikan para guru sebagai
  korban

Serikat Mahasiswa Jember
_____________________________
http://jurnal-korupsi.blogspot.com/2012/12/babak-baru-korupsi-laptop-rp-9-milyar\
.html
Babak Baru Korupsi Laptop Rp. 9 Milyar Jember: Kepsek se-Jember Diperintahkan
Kembalikan Dana Laptop Dari Uang
  Pribadi

Mengamati berita pertama,dari koran Sindo, dimana seluruh kepala sekolah & guru
di Jember diperintah oleh dinas pendidikan untuk mengganti
dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang diduga dikorupsi Liauw Inggarwati
dkk dalam kasus korupsi laptop Rp. 9
  Milyar di Jember, dan penggantian itu adalah dari uang pribadi para
kepala sekolah & guru, kami mempunyai pandangan sebagai berikut:

1.
Bahwa seharusnya dinas pendidikan memerintahkan Liauw Inggarwati dkk
untuk mengembalikan dana Bos yang dahulu dikorupsinya. Jadi bukannya
memerintahkan kepala sekolah & guru untuk mengganti dana Bos yang dikorupsi
Liauw Inggarwati dkk, dengan uang pribadi kepala sekolah & guru.

2.
Karena dahulu pada tahun
  2009 para kepala sekolah membeli laptop memakai dana BOS dengan harga
2x lipat dibanding harga pasaran, diduga atas perintah dari dinas
pendidikan yang
  bekerjasama dengan Liauw Inggarwati cs. Sebab jika tidak ada perintah
dari dinas pendidikan sebagai lembaga yang harus dipatuhi oleh para
kepala sekolah & guru, tentunya kepala sekolah & guru akan berpikir seribu
kali untuk membelanjakan dana Bos untuk membeli laptop dengan harga 2x
lipat dibanding harga pasaran. karena jelas dana Bos tidak boleh
dipergunakan untuk pembelian laptop untuk kepala sekolah & guru, karena hal ini
jelas melanggar aturan,
apalagi ada indikasi mark-up

3. Perintah dari dinas pendidikan
pada seluruh kepala sekolah ini, bisa menimbulkan dugaan dari masyarakat
  bahwa ada tendensi untuk menyelamatkan Liauw Inggarwati dkk & dinas
  pendidikan, agar tidak terjerat masalah hukum/ korupsi. karena hasil
audit BPKP (Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan) pada tahun 2010 telah
menyatakan bahwa dana BOS tidak boleh
dipergunakan digunakan untuk membeli laptop bagi para kepala sekolah,
apalagi ada indikasi mark-up harga 2x lipat dibanding harga pasaran.

4. Maka
perintah dari dinas pendidikan ini bisa menimbulokan dugaan
  dari masyarakat bahwa hal ini adalah salah satu cara untuk
menyelamatkan Liauw Inggarwati dkk & dinas pendidikan Jember agar
tidak terkena tuduhan korupsi. Tapi dengan cara mengorbankan para kepala
  sekolah dan seluruh guru2 di Jember.

5. Dugaan masyarakat bahwa
ada upaya untuk menyelamatkan Liauw Inggarwati dkk & Dinas
Pendidikan agar tidak terjerat masalah hukum, juga bisa mengarah pada
aparat hukum, dalam hal ini adalah Kejaksaan Negeri Jember dan Kejaksaan
  Tinggi Jawa Timur. Karena Liauw Inggarwati sudah dinyatakan sebagai
tersangka, tapi belum pernah terdengar berita bahwa Liauw Inggarwati
pernah diperiksa. Padahal sudah ada hasil audit BPKP sejak tahun 2010,
yang menyatakan bahwa dana BOS tidak boleh dipergunakan untuk membeli
laptop bagi para kepala sekolah & guru, apalagi ada indikasi
mark-up.

6. Kenapa tidak memeriksa si tersangka, dengan berbagai alasan sebagaimana
berita kedua dan berita ketiga dibawah ini, yakni berita dari Koran Surabaya
Pagi & Koran Tempo.
  Tapi malah terkesan memberi peluang pada dinas pendidikan & Liauw
Inggarwati dkk, dimana dinas pendidikan memerintahkan pada kepala
sekolah & guru untuk mengembalikan dana BOS itu dengan memakai uang
pribadi dari para kepala sekolah & guru.

7. langkah dari
dinas pendidikan yang memerintahkan pada para kepala sekolah & guru
untuk mengganti dana BOS yang diduga dikorupsi oleh Liauw dkk ini,
menunjukkan adanya indikasi adanya upaya untuk mementahkan hasil
  audit BPKP. Sebab jika seluruh kepala sekolah & guru di Jember,
dengan dana dari kantong pribadi akhirnya bisa mensetor sejumlah uang
pada rekening dana BOS yang diduga dikorupsi dalam kasus dugaan korupsi
laptop Rp. 9 Milyar ini, maka para aparat hukum dalam hal ini kejaksaan
negeri Jember & kejaksaan negeri Jatim akan bisa beralasan bahwa
tidak ada kerugian negara, maka kasus ini diduga akan ditutup. Sehingga
terkesan bahwa saat itu di tahun 2009 dalam pembelian laptop dengan
harga 2x lipat dibanding harga pasaran, adalah memakai uang pribadi para
  kepala sekolah & guru. Jadi bisa memunculkan penafsiran baru dengan
  menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran hukum & tidak ada kerugian
negara, maka kasus bisa ditutup & status tersangka pada Liauw
Inggarwati bisa dicabut.

8. Jika terjadi hal yang demikian, maka
akan memperkuat dugaan masyarakat, bahwa ada permainan antara Liauw
Inggarwati, dinas pendidikan & aparat hukum. Karena
  Liauw Inggarwati sudah sejak lama ditetapkan sebagai tersangka, tapi
belum pernah diperiksa sama sekali, dan sudah ada hasil audit BPKP,
kenapa aparat hukum dalam hal ini kejaksaan terkesan lamban menangani
kasus ini. Malah sekarang muncul langkah yang memerintahkan kepala
sekolah & guru untuk mengganti dana BOS yang diduga dikorupsi dari
kantong pribadi untuk mementahkan ahsil audit dari BPKP

9. Saat
ini menurut berita di media massa dibawah ini, sebagian kepala sekolah
& guru sudah mensetor uang pada rekening dana BOS dari uang pribadi.
  JIka nantinya seluruh kepala sekolah & guru dengan uang dari
kantong pribadi mereka bisa mensetor uang sejumlah yang diduga dikorupsi
  dalam kasus dugaan korupsi laptop Rp. 9 milyar itu, apakah otomatis
akan menghilangkan faktor pelanggaran hukum dan unsur kerugian negara?

10.
  Menurut kami, hal itu bisa jadi malah akan menambah keruwetan. Karena
dana BOS yang dicairkan dan diduga
  dikorupsi dalam kasus dugaan korupsi laptop Rp. 9 milyar adalah dana
BOS ditahun 2009. Berarti dana yang seharusnya bisa digunakan untuk
meningkatkan kualitas pendidikan sejak tahun 2009, dianggap tadinya
melayang tak tentu rimbanya, tiba2 di akhir tahun 2012 & awal tahun
2013 dana itu ada lagi, karena para kepala sekolah & guru mensetor
uang. Otomatis dana milyaran rupiah tadi selama 3 tahun lebih uang
negara itu tidak dapat dipakai untuk kegiatan pembangunan karena raib
tak tentu rimbanya. Bukankah ini sudah merupakan adanya indikasi
kerugian uang negara dan menjadikan pembangunan di bidang pendidikan
menjadi mandeg?

11. Dan tahu2 para kepala sekolah & guru dari
  uang pribadi mereka, mensetor uang pada rekening dana BOS. Bukankah ini
  nantinya malah bisa menjerat para kepala sekolah & guru pada
masalah hukum? Karena mereka bisa dituduh bahwa dahulu di tahun 2009
yang mengkorupsi dana BOS adalah para kepala sekolah &
  guru, karena terbukti baru di tahun 2012 & 2013 ini mereka
mengembalikan uang pada rekening dana BOS dari dana pribadi mereka. Dan
mereka harus bertanggungjawab atas menghilangnya dana BOS selama 3 tahun
  itu. Sehingga selama 3 tahun dana itu tidak dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya.

12. Untuk itu kami menghimbau, janganlah
para kepala sekolah & guru dikorbankan, dimana mereka bisa
diibaratkan sudah jatuh tertimpa tangga. karena sudah harus mengganti
dana BOS itu dari kantong pribadi, ini tentunya sangat memberatkan
kehidupan kepala sekolah & guru. malah karena langkah seperti ini
bisa menjerat para kepala sekolah & guru pada masalah hukum. Sekali
lagi kami menghimbau, janganlah hanya karena adanya dugaan untuk
menyelamatkan Liauw Inggarwati cs agar tidak terjerat masalah hukum,
lalu para kepala sekolah & guru lalu dikorbankan habis2an.

Semoga hati Nurani Masih Ada, Salam
Getar - Gerakan Tampar Koruptor
Iwan Karunia
---------------------------------------------
Lampiran Berita Media Massa
Berita Pertama - Koran Sindo
http://daerah.sindonews.com/read/2012/12/19/23/699113/kepsek-se-jember-diperinta\
hkan-kembalikan-dana-laptop
Kepsek se- Jember Diperintahkan Kembalikan Dana Laptop Dari Uang Pribadi

Sindonews.com - Dinas Pendidikan Jember memerintahkan
kepada seluruh kepala sekolah (Kepsek) untuk mengembalikan dana Bantuan
Dana Sosial (BOS) yang digunakan untuk pembelian laptop Tahun 2009 lalu
dengan menggunakan uang pribadi.

Kasus laptop itu sudah disidik
oleh Kejaksaan Negeri Jember karena diduga ada penyimpangan anggaran.
Dinas Pendidikan menyatakan tidak bertanggung jawab apabila ada dampak
hukum ketika dana tersebut tidak segera dikembalikan.

Sekretaris
  Dinas Pendidikan Subadri Habib mengatakan, sudah sejak lama pihaknya
memerintahkan kepala sekolah untuk mengembalikan uang yang dipakai
membeli laptop tahun 2009 lalu ke rekening BOS. Sehingga uang tersebut
akan masuk lagi ke rekening BOS, untuk digunakan oleh sekolah tersebut.

"Sampai
  saat ini hanya dua kepala sekolah tingkat SLTP yang belum
mengembalikan. Sedangkan untuk sekolah dasar masih sangat banyak yang
belum mengembalikan. Dinas mengambil kebijakan seperti ini karena sesuai
  rekomendasi BPKP Tahun 2010 lalu yakni dana bos tidak dibenarkan untuk
membeli laptop," kata Subadri, di Kantor Dinas Pendidikan Jember, Rabu
(18/12/2012).

Menurutnya, dengan kebijakan tersebut, Dinas
Pendidikan akan dapat melepaskan diri dari proses hukum yang sedang
berjalan. Dia menambahkan, himbauan kepada kepala sekolah sudah
disampaikan sejak lama dan bukti transfer pengembalian tersebut
dikumpulkan oleh masing-masing UPTD dan kemudian diserahkan kepada Dinas
  Pendidikan.

Hingga saat ini sudah tercatat sudah lebih dari 200
kepala sekolah yang telah diperiksa Tim Penyidik Kejari dalam kasus
laptop itu. Namun belum ada penambahan tersangka baru selain dua
tersangka yang sudah ditetapkan yakni David Gunawan dari CV Tri Putra
Witjaksana dan Liauw Inggarwati seorang rekanan dari Surabaya.

Tidak
  hanya itu, dalam kasus yang terungkap sejak beberapa tahun lalu, Tim
Penyidik Kejari mengaku masih membutuhkan kurang lebih 600 saksi dari
kalangan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan. Pembelian laptop
  merupakan kebijakan Dinas Pendidikan pusat pada pertengahan 2009 lalu.
Sebanyak 1.282 sekolah Dasar, Sekolah Dasar Luar Biasa, penerima dana
BOS wajib membeli satu unit laptop.

Dari 1.282 sekolah penerima
dana BOS, yang diwajibkan membeli laptop itu terdiri dari 918 SD negeri,
  1 SD Luar Biasa, 95 SD swasta, 85 SMP negeri, serta 183 SMP swasta, dan
  SMP terbuka. Pembelian laptop diduga sarat penyimpangan.

Selain
  merek sudah ditentukan yakni ACER Extensa 4630Z 14 inci, harganya
digelembungkan hingga mencapai Rp10,5 juta per unit. Padahal harga di
pasar saat itu hanya Rp5,5-6 juta per unitnya. Pembeliannya pun harus
dilakukan di toko yang sudah ditunjuk.
             ------------------------------------------------------
Berita Kedua - Koran Surabaya Pagi



http://www.surabayapagi.com/index.php?3b1ca0a43b79bdfd9f9305b81298296293cf281fd2\
43af21f36d2b4eda5e519b




Mafia Pendidikan Resmi jadi Tersangka


JEMBER
- Dua orang rekanan Dinas Pendidikan (Disdik) Jember, David Gunawan dan
Liauw Inggarwati, Kamis (15/3), resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus
pengadaan laptop senilai kurang lebih 9 miliar pada tahun 2009 lalu.

Status
penetapan
  tersangka atas keduanya disampaikan Kajati Jatim Palti Simanjuntak,
usai meresmikan gedung Barang Bukti milik Kejaksaan Negeri Jember dan
Situondo yang simbolis dilakukan di Jember. Kajati menyatakan
untuk kasus kedua nama rekanan tersebut sudah resmi menjadi tersangka
dan tinggal menunggu proses dari pihak Kejari Jember, mengingat berkas
perkarannya masuk ke Kejari Jember.

"Hari ini juga kita sudah tetapkan menjadi tersangka terkait kasus pengadaan
laptop tahun
2009 di Diknas Jember. Untuk lebih pastinya silahkan tanyakan kepada Kajari
Jember", ungkap Kajati Palti Simanjuntak.

Sementara
itu
  Kajari Jember, W Lingitubun saat dikonfirmasi sejumlah wartwan ditempat
  yang sama mengungkapkan, pihaknya telah menetapkan keduanya sebagai
tersangka kasus pengadaan laptop dari dana BOS yang di indikasikan
merugikan Negara hingga 9 miliar.

Dari hasil penyidikan sementara
  diketahui keduanya sebagai rekanan Dinas Pendidikan
Kabupaten Jember. Mereka diindikasi telah memotong langsung dana untuk
pembelian laptop oleh sejumlah sekolah dengan sistem pembayaran langsung
dipotong dari anggaran BOS siswa dan masuk ke rekening keduanya.

Untuk
lebih
  memastikan tuntutan kepada keduanya, pihak kejaksaan telah mengajukan
audit kepada BPK guna memastikan berapa besar kerugian negara. "Kita
telah berkoordinasi dengan lembaga audit negara untuk memastikan besaran
  kerugian negara yang ditimbulkan oleh ulah mereka.
Dalam prosesnya, mereka memotong langsung melalui Bank Jatim untuk
pembelian laptop yang diambilkan dari dana BOS", tegas Kajari.

Untuk
masalah
  penahanan kedua tersangka, Kajari belum bisa memastikan apakah perlu
ditahan apa tidak karena masih menunggu bukti tambahan. zes



_______________________________________________________



Berita Ketiga



Koran Tempo 20 Maret 2012



koran.tempo.co/kanal/2012/03/21/3/nusa



Kejaksaan Jember Lamban Tangani Laptop Sekolah







Jember
  - Kejaksaan negeri Jember dinilai lamban menangani kasus korupsi
pembelian ribuan laptop yang menggunakan dana Biaya Operasional Sekolah
(BOS) yang merugikan keuangan negara Rp. 9 miliar. "Kasus sudah
ditangani sejak 2009 dan hanya menyeret dua orang pemilik perusahaan
rekanan. Pejabat dinas pendidikan nasional masih lenggang kangkung",
kata salah seorang aktivis Forum Masyarakat Anti Korupsi Jember, Heru
Nugroho
  kemarin.







Heru menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja
Kejaksaan Negeri Jember. Menurut dia, jika kejaksaan serius menangani
kasus tersebut, termasuk mantan kepala dinas pendidikan nasional, Achmad
  Sudiyono, harus diseret sebagai tersangka. "Unsur pidananya sangat
kuat, yakni penyalahgunaan wewenang", ujarnya.







Kepala Kejaksaan
Negeri Jember, Wilhemus Lingitubun, membantah tudingan aparatnya lamban.
  Namun dia mengakui dalam kasus tersebut, baru ditetapkan dua tersangka,
  David Gunawan dan Enggarwati, pemilik perusahaan yang terlibat dalam
penjualan laptop. "Yang lain masih dalam proses penyidikan", ucapnya.







Wilhemus
  juga beralasan banyak kasus korupsi yang ditangani sehingga
mengakibatkan lamanya penyelesaian sebuah kasus. "Jumlah kasus korupsi
di Jember paling banyak di Jawa Timur", tuturnya.







Berdasarkan Informasi yang dihimpun Tempo,
  pembelian Laptop merupakan
  kebijakan Dinas Pendidikan Nasional Jember pada pertengahan 2009,
ketika masih dipimpin Achmad Sudiyono. Sebanyak 1282 sekolah penerima
dana BOS wajib membeli satu unit laptop.







Pembelian Laptopsarat
dengan penyimpangan. Selain merk sudah ditentukan, yakni ACER Extensa
4630z, 14 inci, harganya digelembungkan menjadi Rp. 10,5 juta per unit.
padahal harga di pasar saat itu Rp. 5,5 - 6 juta. Pembeliannyapun harus
dilakukan di toko yang sudah ditunjuk. Salah satunya CV Tri Putra
Witjaksana milik David Gunawan. Ini jual beli biasa, harganya juga
wajar, kata David saat itu.

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

#26924 From: "Freddy Pieloor" <fpieloor@...>
Date: Wed Jan 9, 2013 12:42 am
Subject: The Family & Financial Day 09.01.2013 : "Asuransi tanda cinta"
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Sahabat Milis yang penuh kasih,



Selamat pagi,


Semoga Anda dalam keadaan sehat, dan sejahtera senantiasa.


Pagi ini dalam momen The FnF day saya akan share dengan tema:


"Asuransi tanda cinta"


Mungkin Anda sudah tidak asing lagi mendengar pertanyaan:
"Apakah Anda mencintai keluarga Anda?"


Lalu disambut pertanyaan dan pernyataan berikutnya, dan ujung-ujungnya: jualan
produk!


Saya tidak menyalahkan cara berjualan demikian, namun sebaiknya digali lebih
jauh kebutuhan dan keinginan calon nasabah dengan lebih komprehensif dan utuh.


Seandainya ternyata calon nasabah membutuhan solusi "A", jangan diberikan produk
"B".


-----


Lalu, apakah memang asuransi itu tanda kasih?


Saya menyatakan: "YA"!


Asuransi adalah tanda kasih dan bukti tanggung jawab kepala keluarga dan pencari
nafkah kepada pasangan dan anak-anak yang dimilikinya.


Sangat banyak kepala keluarga mampu membeli peralatan elektronik, asesoris
mobil/motor dan nangkring di cafe eksklusif, namun tidak memiliki polis yang
melindungi dan menjamin keberlangsungan kelayakan kehidupan keluarganya.


Jangan mengatakan Anda mencintai keluarga, bila perilaku Anda masih seperti itu!


Cinta Anda palsu!


Polis asuransi yang memurnikan cinta Anda!


Jangan katakan cinta, bila Anda belum punya polis asuransi!


Pastikan pasangan dan anak-anak Anda terjamin kehidupannya!




Salam,
Freddy Pieloor
Konselor Keuangan dan Keluarga


Info:
Besok 10 Januari 2012 di Auditorium LIPI, Jl. Gatot Subroto diadakan:
Deklarasi, peluncuran buku (Asuransi buat apa?) dan diskusi asuransi (peran OJK)
oleh KUPASI (Komunitas Penulis Asuransi Indonesia)



Inspired by www.MONEYnLOVE.com
Managing Money with Love

Info pelatihan & konsultasi:
Telp. 021-9199.6699
Email. Barbara@...

Twitter @FreddyPieloor
FB: Freddy Pieloor
Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com

#26925 From: Budi Rachmat <budi_rachmat@...>
Date: Mon Jan 14, 2013 8:13 am
Subject: OOT: Press Release - Press Conference Pesta Wirausaha 10 Januari 2013
budi_rachmat
Send Email Send Email
 
man, teman sekalian lintas komunitas...,


FYI...,
press release Pesta Wirausaha di bawah.
>>> http://pestawirausaha.com/?p=789 .

untuk informasi lebih detail, silahkan menghubungi saya.


mari ber-sinergy dan semoga bermanfaat buat kita semua.

salam,
BUDI Rachmat


- Salah-1 Founder komunitas TDA
- Ketua Wilayah @TDAJakPus .

Follow me @ http://twitter.com/budi_rachmat .
FP: http://Facebook.com/CashFlowClub.Indonesia .



----- Pesan yang Diteruskan -----
Dari: Budi Rachmat <budi_rachmat@...>
Kepada: "tda-jakpus"
Dikirim: Senin, 14 Januari 2013 14:11
Judul: Bls: Press Release - Press Conference Pesta Wirausaha 10 Januari 2013




Press Release - Press Conference Pesta Wirausaha 10 Januari 2013
Sun Jan13,2013 10:27pm        (PST)        . Posted by:
"Muadzin Jihad"         muadzin@...

Rekan-rekan TDA,

telah sukses dilaksanakan Press Conference Pesta Wirausaha 2013 pada
Kamis, 10 Januari 2013 di Candi Sari Room, Grand Sahid Hotel, Jakarta.

Dihadiri lebih dari 40-an media, baik media cetak; koran, majalah, tabloid;
radio, televisi, dan media online.

Terimakasih kepada Pak Rosihan - Presiden TDA, Pak Roni Yuzirman -
founder TDA, seluruh ketua atau perwakilan TDA Wilayah, serta
rekan-rekan media yang telah hadir kemarin, dan seluruh pihak yang telah
  membantu kesuksesan acara ini.

Semoga gaung Pesta Wirausaha 2013 makin tersebar, makin banyak peserta
yang hadir ke seminarnya dan makin banyak exhibitor yang berpartisipasi
dalam exponya. Tentunya harapan kami, pada akhirnya ini akan
meningkatkan gaung kewirausahaan Indonesia.

Terlampir official press release event tersebut di
http://pestawirausaha.com/?p=789

>>


Salam,
Muadzin
Public Relation #PW2013

www.muadzin. com
www.semerbakcoffee. com
Follow me @muadzin

[Non-text portions of this message have been removed]

#26926 From: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Date: Mon Jan 14, 2013 9:21 am
Subject: Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Sahabat,



Selamat sore,



Klien saya sedang mencari jasa dari DPLK untuk mempersiapkan
dana pensiun bagi para karyawannya.

Bila Sahabat dalam bidang DPLK, mohon bantuannya kirimkan
informasi yang dibutuhkan dan profil perusahaan Sahabat.

Agar tidak mengganggu yang lain, silahkan JAPRI ke
fpieloor@...
fpieloor@...

Sebelumnya terima kasih.


Salam,
Freddy Pieloor

[Non-text portions of this message have been removed]

#26927 From: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Date: Mon Jan 14, 2013 9:07 am
Subject: ASURANSI buat apa?
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Sahabat Milis yang berbahagia,




Selamat siang,


Selaku anggota Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (KUPASI) dan
salah satu penulis buku "ASURANSI buat apa?", saya ingin memberikan
secara GRATIS:

2 BUKU untuk Owner dan Moderator Milis yang saya ikuti sbb.:

1. The Profec
2. The Managers Indonesia
3. Rohani Groups
4. Bisnis Center Group
5. Insurance Community
6. Money n Love

Penulis buku sbb.:
a. Ana Mustamin (Bumi Putera)
b. Arman Juffry (Jardine Llyod Thompson)
c. Freddy Pieloor (Antara)
d. Hasbullah Thabrany (UI)
e. Herris Simanjuntak (Reguard)
f. Hotbonar Sinaga (OJK)
g. Irvan Rahardjo (Bumi Putera)
h. Kapler Marpaung (Jupiter)

i. Kasir Iskandar (KIS Aktuaria)
j.. Munawar Kasan (ASEI)
k. Mucharor Djalil (Media Asuransi)
l. Sugiharto (Pertamina & Bumi Putera)





Mohon alamat lengkap dan nomor telp Bapak/Ibu, yang bisa dihubungi untuk
pengiriman.

Buku tersebut telah tersedia di toko buku, dan bila ada yang ingin memesan
silahkan kontak
KUPASI http://kupasi.org/index.php/hubungi-kami.

Saya nantikan alamat Bapak/Ibu, terima kasih.



Salam,
Freddy Pieloor

[Non-text portions of this message have been removed]

#26928 From: Budi Rachmat <budi_rachmat@...>
Date: Wed Jan 16, 2013 12:32 am
Subject: Pemutihan BI Checking
budi_rachmat
Send Email Send Email
 
info bagus yang mungkin bermanfaat...
... lihat di bawah.

salam,
BUDI Rachmat


- Follow me @ http://twitter.com/budi_rachmat .
- FP: http://FaceBook.com/CashFlowClub.Indonesia .

- Hadiri Pesta Wirausaha, tgl 8,9n10 Februari 2013..>> www.PestaWirausaha.com .


........................................................


Re: Pemutihan BI Checking
Tue Jan15,2013 2:09am        (PST)        . Posted by:
"Iqbal Ir"         iqbal_ir

Selamat malam,

Informasi BI Checking bs didapat dr websitenya BI, mungkin link berikut bs
bermanfaat:
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ Permintaan+ IDI+Historis/
Workflow/
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ Ketidaksesuaian+ IDI/
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ Permintaan+ IDI+Historis/
Formulir/
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ IDI+Historis/

--
Wassalam,
Iqbal Irwansyah
Owner @GriyaVerde

Opening soon: GriyaVerde Cibubur, Cluster exclusive dgn 2 akses pintu tol
Cibubur & Cimanggis.
More info: Pin 21613DE8 atau admin@griyaverde. com
YBP22 Jakarta
http://www.facebook .com/GriyaVerde
Follow us on twitter @GriyaVerde https://twitter. com/GriyaVerde>

[Non-text portions of this message have been removed]

#26929 From: "Freddy Pieloor" <fpieloor@...>
Date: Fri Jan 18, 2013 6:13 am
Subject: BANJIR adalah AKUMULASI
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Sahabat Milis yang sedang miris,



Selamat siang,



Air hampiri kita
Alam menegur kita
Tuhan menyapa kita
Banjir adalah ulah kita


Mengapa banjir?
Kawasan pohon ditebang
Lahan jadi villa
Sungai dan kali dibuangi sampah
Bantaran sungai dan kali dipersempit jadi tempat tinggal


Sungai dan kali menyempit, dangkal dan KOTOR
Drainase dan saluran air di kota tdk dipikirkan oleh pemerintah dari zaman ke
zaman
Bangun mall, apartemen mewah, commercial area dan semua yang berbau DUIT


Alam tidak digubris
Ibu Pertiwi menangis
Pejabat terus mengais
Akhirnya rakyat sendiri meringis


Banjir adalah AKUMULASI tindakan kita!


Akuilah
Terimalah
Tobatlah
Berubahlah


Ya, semua karena kita, saya dan Anda, serta mereka!


-----


Mari akumulasikan tindakan bijak agar AIR menjadi RAMAH dengan kita!


1. Buang sampah pada tempatnya, jangan di jalan, di kali atau sembarang tempat.
Kalau mau buang sampah, buanglah sampah di mobil dan rumah masing2 dan jangan di
jalan atau di kali.


Orang tua jadilah teladan bagi anak-anak dalam menjaga lingkungan, kebersihan
dan keindahan alam.


2. Relokasi penduduk dari bantaran kali dan sungai segera.
Beri batasan 10 - 20 meter dari sisi sungai atau kali dengan taman dan tanaman.
Penduduk diberi rumah susun yang terletak jauh dari bantaran sungai.

Sterilasasi bantaran sungai, kali dan situ dari penduduk!


3. Bersihkan, perdalam, perlebar dan perindah tepian sungai, kali dan situ
menjadi tempat layak lihat dan manusiawi.


4. Pancangkan dan pasang RAMBU dan TANDA-TANDA "DILARANG BUANG SAMPAH" di semua
tempat strategis dan semua stasiun TV, radio serta mass media WAJIB menyiarkan
"LARANGAN BUANG SAMPAH" terus menerus sepanjang tahun setiap hari setiap jam!


5. Letakkan dan taruh tempat-tempat sampah di lokasi strategis di jalan-jalan,
agar rakyat tahu dan paham dimana harus buang sampah.


6. Tangkap dan tegakkan peraturan dan undang-undang yang melanggar. Beri denda
yang seberat-beratnya bagi yang melanggar.

Orang Indonesia saat berada di Singapore MAMPU TERTIB, karena TAKUT DIDENDA.
Orang Singapore tidak tertib di Indonesia, karena tahu tidak ada penegakkan
hukum.


HUKUM Indonesia masih "LOYO" dibandingkan Malaysia dan Singapore, narkoba
hukuman MATI di ke 2 negara tsb.

Buatan siapa sih hukum dan uu di Indonesia?

Kok bisa kalah dari 2 negara tsb?


-----


Saya percaya rakyat mau dan ingin berubah dan menjadi masyarakat yang patuh dan
tertib, asal pejabat dan aparat memberi contoh dan memberitahu terus menerus,
serta SANGSI ADIL bagi semua orang!


Di bawah pimpinan JOKOWI dan AHOK, rakyat Jakarta akan berubah, asal mereka
berdua "PRO RAKYAT" dan bukan pengusaha yang menghabiskan lahan fasilitas umum
dan sosial.


Sekarang saatnya berubah!


Salam,
Freddy Pieloor


Bincang Santai "Uang atau Cinta" 27.01.2013 di Pisa Kafe Menteng
Bersama LITEFM 105,8
Inspired by www.MONEYnLOVE.com
Managing Money with Love

Info pelatihan & konsultasi:
Telp. 021-9199.6699
Email. Barbara@...

Twitter @FreddyPieloor
FB: Freddy Pieloor
Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com

#26930 From: "Freddy Pieloor" <fpieloor@...>
Date: Wed Jan 16, 2013 11:48 am
Subject: The Family & Financial Day: "Apakah Anda masih hidup?"
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Sahabat milis penuh hikmat,



Selamat sore,



Apakah Anda masih "hidup"?


Saat ini banyak orang hidup yang terlihat "mati"?


Untuk dapat memeriksa dan membedakan keberadaan orang hidup yang benar-benar
hidup, dari orang yang hidup tapi mati sangatlah mudah.


3 ukuran atau alat pemeriksa tersebut adalah:

1. Apakah kita memercayai dan meyakini akan sesuatu dalam hidup ini?

2. Apakah kita memiliki sebuah tujuan hidup yang ingin dicapai, dinikmati dan
dijalani?

3. Apakah kita mempunyai orang-orang yang mengasihi kita dan kita kasihi?

-----

Bila kita tdk memiliki ke 3 alat ukur tersebut secara lengkap, maka kita
sesungguhnya tidak hidup hanya belumlah mati.


Silahkan Anda melihat di sekeliling tempat kerja, tetangga dan lingkungan sosial
lainnya; sangat banyak dari relasi, sahabat dan sanak keluarga yang kita kenal
"tidak sunggu-sungguh" menghidupi hidup mereka.


Mereka hanya hidup sekadar makan, dan melalui hari-hari hingga untuk kembali
kepada Sang Pencipta.


Sungguh memprihatinkan; hidup yang hanya bernapas, makan, tidur dan besok mati.


Periksa kembali ke dalam diri masing-masing, apakah masih ada kehidupan sejati
berdiam dalam jasad yang kita bawa seumur-umur!


Ayo bakar dan nyalakan kembali api kehidupan dalam diri, agar terang dan
sinarnya menerangi hidup diri dan lingkungan di sekeliling.


Jadilah api dan terang bagi kehidupan, agar hidup ini menyala, berwarna dan
cerah ceria!


Hidupilah hidup ini dengan sejati!



Salam,
Freddy Pieloor
Konselor Keuangan Keluarga




Inspired by www.MONEYnLOVE.com
Managing Money with Love

Info pelatihan & konsultasi:
Telp. 021-9199.6699
Email. Barbara@...

Twitter @FreddyPieloor
FB: Freddy Pieloor
Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com

#26931 From: Nanang Heriyanto <nan2nk@...>
Date: Sat Jan 19, 2013 12:35 pm
Subject: Ada Apa?: Universitas Airlangga Temukan Vaksin Flu Burung, Pemerintah Tidak Respon
nan2nk
Send Email Send Email
 
Ada apa? wartawan, pemilik koran, dokter, pejabat dll, apakah memang
benar ada kekuatan besar sehingga harus menutup2i sesuatu yang bisa
menyelamatkan umat manusia ini? Apakah kepentingan ekonomi sudah
mengalahkan kepentingan dan rasa kemanusiaan?
-------------------------------------------------------
syam wrote in chatroom:
http://soeloeh-indonesia.blogspot.com/2013/01/universitas-airlangga-temukan-vaks\
in.html
AIRC Unair Temukan Vaksin Flu Burung

Pemerintah Kurang Cepat Merespon




SURABAYA – MMA

Tim penanganan Flu Burung Riset Center atau Asian Influenza
Research Center (AIRC) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, berhasil
menemukan vaksin untuk mengatasi penyebaran flu burung pada manusia. Namun
pemerintah terkesan lamban, sehingga hasil temuan tersebut belum dikembangkan
untuk penanganan warga yang terserang flu burung.

“Sudah selesai kok, tapi belum dikembangkan oleh pemerintah.
Saya tidak tahu alasan pemerintah belum mengembangkannya. Padahal jika vaksin
itu diteruskan (red : dikembangkan), sangat membantu untuk menanggulangi
penyebaran flu burung ke manusia,” tandas Dr C A Nidhom, Ketua AIRC Unair
Surabaya, pada Media Mahasiswa Airlangga (kamis 17/1/2013)



Dijelaskan, secara strategis, vaksin yang ditemukan tersebut
sengaja diperuntukkan untuk manusia dengan alasan ekonomis. Karena jika membuat
vaksin untuk unggas, biayanya akan semakin besar lantaran jumlah unggas di
Indonesia berlipat-lipat dibanding jumlah penduduk. Selain itu penyebaran
unggas juga merata di seluruh daratan di Indonesia.

“Warganya yang divaksin. Sehingga kebal terhadap penyebaran
flu burung dan tidak takut lagi serta bebas pergi ke manapun,” imbuh Dr C A
Nidhom.

   

FLU Burung Varian Baru

   

Terkait penyebaran flu burung yang terjadi sekitar dua
minggu terakhir, dari hasil penelitian AIRC Unair Surabaya, menunjukkan flu
burung tersebut adalah jenis varian baru. Bahkan AIRC Unair menduga, varian flu
burung tersebut sengaja dimasukkan ke Indonesia oleh orang-orang tertentu untuk
kepentingan ekonomi.



“Hasil penelitian tim Unair di Blitar, Lamongan dan sejumlah
daerah lainnya di Jawa Tengah menunjukkan virus yang beredar sekarang adalah
varian baru. Tapi setidaknya jika vaksin hasil temuan tim Unair dikembangkan
oleh pemerintah, paling tidak dapat untuk mengatasi sementara waktu atau bahkan
justru bekerja sempurna,” tegas Dr C A Nidhom.


Lebih detil Dr C A Nidhom menjelaskan tentang keberadaan flu
burung (H5N1), yang di dunia ini terdiri dari 9 varian. Dan sejak munculnya flu
burung pada 2003 lalu, varian yang masuk ke Indonesia adalah varian nomor 2.


Di Indonesia sendiri, dari varian 2 tersebut, terdapat lagi
varian 2.1 yang penyebarannya terjadi pada 2003. Kemudian berlanjut menjadi sub
varian 2.1.1 yang menyerang ayam.

Namun pada 2005, varian 2 subnya bertambah lagi menjadi sub
varian 2.1.2 yang menyerang unggas, babi, kucing dan lainnya. Selanjutnya
berkembang dengan sub varian 2.1.3 yang menyerang semuanya, termasuk manusia.



“Untuk virus yang menyebar saat ini, bukan berasal dari
Indonesia. Varian masuk dalam 2.3.2 dan asalnya dari China Barat dan Timur.
Makanya kami menduga jika varian virus yang menyebar saat ini sengaja
dimasukkan dari luar negeri ke Indonesia dengan alasan ekonomi,” ujar Dr CA
Nidhom.



Menurut Nidhom, varian virus yang dimasukkan orang dari luar
negeri tersebut sebenarnya untuk ayam, tapi bocor dan yang terserang justru
bebek. Sehingga tidak dampak ekonominya tidak terlalu parah.


Selain itu juga disampaikan proses penyebaran flu burung
yang terjadi akhir-akhir ini. Kemungkinan pertama karena terjadinya migrasi
burung secara besar-besaran. Kedua karena kesengajaan import daging dari luar
negeri dan lebih parah lagi, jika virusnya yang memang sengaja dimasukkan.


“Kekhawatiran kami saat ini justru virus yang menyerang
bebek saat ini justru meloncat menyerang ayam. Padahal secara ekonomis,
kebutuhan masyarakat terhadap ayam, jauh lebih besar dari pada bebek,” urai
Nidhom.

Karena khawatir terjadi lompatan virus dari yang menyerang
bebek dan berpindah menyerang ayam tersebut, Tim AIRC Unair Surabaya,
menghimbau masyarakat terutama peternak bebek mengambil langkah yang diperlukan.


Langkah pertama, bebek jangan diberi air dari aliran sungai
atau drainase lainnya. Karena kemungkinan penyebaran terbesar virus flu burung
yang berkembang saat ini berasal dari drainase air tersebut.

Masyarakat dan peternak dihimbau untuk memberikan minum ke
bebek dengan menggunakan air sumur yang disemprot dengan disinfektan. Bahkan
disarankan ari minum untuk bebek yang sudah diberi disinfektan tersebut,
dicampur atau ditambah dengan air rebusan daun sirih.


“Dari penelitian kami di sejumlah daerah, air minum untuk
bebek yang ditambah beberapa tetes rebusan daun sirih, membuat daya tahan tubuh
bebek lebih kuat. Karena daun sirih tersebut dapat membersihkan pencernaan
bebek,” urai Nidhom.

Sedangkan langkah yang kedua, AIRC Unair Surabaya,
menghimbau warga dan peternak untuk tidak angon bebek (menggiring bebek ke
sawah) lebih dahulu. Karena air yang akan diminum bebek berasal dari sungai
maupun drainase lainnya.

Note:
bagi masyarakat yang peduli pada masalah sekitar flu burung bisa menghubungi Dr.
CA Nidhom, HP: 0811372683
NB:
Yang
  mengherankan, beberapa wartawan media massa besar nasional, pernah
mewawancarai yang bersangkutan mengenai adanya kemungkinan kesengajaan
virus flu burung ini sengaja disebarkan dari luar negeri serta bisa
menular  pada manusia secara lebih luas. dan meski sekarang sudah
ditemukan vaksinnya. Tapi setelah itu kabarnya lenyap bagai ditelan bumi
  dan tidak ada berita untuk hal ini. Apakah ada kemungkinan adanya
kekuasaan besar yang bermain, sehingga kesehatan masyarakat RI
dikorbankan?
--------------------------------------------------------------------------------\
-------
Flu Burung Pada Bebek Diduga Targetkan Cemari Air
SURABAYA - MMAFlu
  burung yang menyerang itik atau bebek yang terjadi di Indonesia saat
ini,
  diduga hanya sebagai sasaran antara saja dan justru target yang
sebenarnya adalah air. Mauknya virus flu burung ke air dan menyebar ke
berbagai mahluk hidup inilah yang membuat kalangan peneliti di Asian
Influnza Research Center (AIRC) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya,
khawatir.
"Flu
  burung yang menyerang bebek saat ini jauh lebih mengerikan dari pada
yang menyerang ayam. Karena ayam yang terserang, virusnya mencemari
udara saja dan ditutupi masker sudah hilang. Tapi kalau menyerang bebek,
  sama saja mencemari air," tandas Dr Chaerul A Nidhom, Ketua AIRC Unair
Surabaya, kepada Media Mahasiswa Airlangga, Kamis (17/1/2013).
Menurut
  pakar flu burung ini, dugaan jika target yang diserang
  adalah pencemaran air, karena sifat dari bebek yang hidupnya senang
berenang di air. Apalagi kondisi peternak bebek di Indonesia, masih
mengandalkan model konvensional dengan cara diangon atau diarak
pemiliknya ke sawah dan sungai-sungai.Bebek
  yang diangon atau diarak tersebut, peternak dapat memenuhi pakan dan
bebek dapat berenang secara bebas hingga tidak mengalami stres. Sehingga
  dengan diangon, tingkat produktifitas telur yang dihasilkan bebek,
mengalami peningkatan yang besar.
"Virus
  flu burung kali ini sengaja disebarkan untuk mencemari air, karena
angon bebek adalah satu-satunya yang masih asli gaya ternak masyarakat
Indonesia. Yang menyebarkan virus sudah mengetahuinya dan inilah yang
mulai trend disebut bio-teroris. Inilah yang
  mengkhawatirkan kami para peneliti, karena jika menyerang air apalagi
saat ini berbarengan dengan musim hujan dan banyak bencana banjir,
resikonya sangat mengerikan untuk masyarakat," terang Dr Nidhom yang
mengaku awal-awal kuliahnya dibiayai dari ternak bebek milik ibunya ini.
Selain
  itu secara ekonomis, total populasi bebek di Indonesia yang jumlahnya
15 juta hingga 20 juta ekor, total rupiahnya sebesar Rp 150 miliar.
Besaran nominal yang mencapai Rp 150 miliar tersebut, dalam perhitungan
secara ekonomis, tidak sebesar jika virus menyerang ayam.
Sesuai
  karakter virus yang menyerang hewan, setelah keluar akan ada jarak
dengan hewan yang sama. namun dari analisis serta
  pengambilan contoh di lapangan yang dilakukan tim AIRC Unair Surabaya,
diketahui tingkat kesamaan virus yang menyereng bebek di Blitar dan
Lamongan, jaraknya tidak terpaut jauh dengan virus flu burung yang
menyerang bebek di Vietnam dan China. Tapi anehnya, flu burung yang
menyerang bebek di Hongkong, justru berbeda jauh dengan flu burung yang
menyerang bebek di China.
Dengan
  penyebaran virus flu burung yang menyerang bebek di Indonesia saat ini,
  tim AIRC Unair Surabaya, memperkirakan jumlah bebek yang mati sekitar 1
  juta ekor. Angka perkiraan AIRC ini lebih besar dari pada angka yang
dikeluarkan pemerintah, yakni sebanyak 500.000 ekor bebek yang mati
akibat serangan flu burung."Perkiraan
  kami dua kali lebih besar dari pada pemerintah, karena saat
  ini petugas penanganan flu burung sudah tidak mendapatkan insentif
lagi. Selain itu, banyak peternak yang tidak melaporkan kematian
bebeknya ke pemerintah, sebab peternak tidak mendapatkan pengganti.
Makanya pemerintah harus segera turun tangan untuk mengatasi flu burung
ini agar peternak bebek tetap ada," pungkas Dr Nidhom.

[Non-text portions of this message have been removed]

#26932 From: Dadang Kadarusman <dkadarusman@...>
Date: Mon Jan 21, 2013 1:29 am
Subject: L#31: Ketika Kegiatan Kantor Terkendala Banjir
dkadarusman
Send Email Send Email
 
L#31: Ketika Kegiatan Kantor Terkendala
Banjir
 
Hore!
Hari
Baru, Teman-teman.
 
Dalam keadaan darurat bencana seperti banjir yang tengah
melanda Jakarta ini, banyak kantor yang terpaksa mesti tutup untuk sementara
waktu.
Pabrik-pabrik berhenti berproduksi. Tenaga penjualan tidak bisa kemana-mana.
Padahal,
kewajiban perusahaan kepada karyawan mesti jalan terus. Tidak ada pilihan lain,
kan? Karyawan juga bukannya tidak mau bekerja. Tapi kondisinya memang begitu, ya
mau bagaimana lagi? Justru pada situasi seperti itulah peran kita sebagai
pemimpin
sangat diperlukan. Kondisinya tidak normal, nih. Maka kita pun mesti berpikir
ekstra untuk memastikan karyawan tetap berkontribusi kepada perusahaan. Apakah
ini tidak termasuk pemaksaan? Ya tidaklah. Jika kita tahu caranya. Paham
takarannya. Dan tepat menentukan tindakannya. Emang ada yang seperti itu? Ada.
Maukah
Anda mengetahuinya seperti apa? Baiklah. Lanjutkan saja membaca uraiannya.
 
Tahun 2002 dan 2007 merupakan momen bersejarah dalam karir
professional saya.  Jakarta nyaris
tenggelam ketika itu. Saya sungguh terharu ketika menyaksikan teman-teman di
kantor pada menyingsingkan lengan baju. Mereka mengganti kemeja dengan kaos dan
jas hujan. Lalu bertebaran menuju lokasi-lokasi bencana. Untuk apa? Untuk
melakukan apa saja dalam membantu korban. Kompak dengan management di kantor
kami yang sigap menyediakan berbagai macam keperluan. Lalu dengan antusias kami
menggantikan aktivitas kerja di kantor dengan berbagai kegiatan kepeduliaan
kepada kemanusiaan. Kantor kami memang tutup. Tapi, kami terus bekerja dengan
cara yang berbeda. Tahun 2013 ini, mungkin menjadi bagian dari siklus banjir 5
tahunan
itu. Kantor Anda pun mungkin tidak bisa beroperasi seperti biasanya. Lantas,
apa peran Anda sebagai atasan untuk memastikan agar semua orang yang Anda
pimpin tetap bekerja dalam kondisi seperti itu? Bagi Anda yang tertarik menemani
saya belajar bagaimana memimpin dalam keadaan darurat banjir, saya ajak
memulainya dengan memahami dan menerapkan 5 sudut pandang Natural Intelligence
(NatIn™), berikut
ini:  
 
1.      Memastikan semua anak buah Anda aman. Mementingkan keselamatan diri
sendiri? Itu bukan kualitas
seorang pemimpin sejati. Karena termasuk kedalam tugas kepemimpinan adalah
memastikan bahwa orang-orang yang dipimpinnya terhindar dari dampak buruk
bencana. Sebagai pemimpin, kita mesti belajar untuk menjadikan keselamatan dan
keamanan anak buah sebagai prioritas utama. Tentu, mesti menyelamatkan diri dan
keluarga terlebih dahulu. Karena tanpa itu, kita tidak akan bisa menolong orang
lain. Namun, setelah keluarganya aman; seorang pemimpin tidak berdiam diri dan
mengira semuanya baik-baik saja. Tugas ini mesti dituntaskan hingga sudah
didapatkan kabar tentang setiap orang yang berada dibawah kepemimpinannya.
Kepedulian
atasan kepada keselamatan dan keamanan bawahannya bukan hanya terkait soal
pekerjaan, melainkan juga aspek-aspek kemanusiaan. Meskipun punya jabatan
tinggi, namun kita tetaplah manusia yang mempunyai hati nurani, bukan? So,
pastikan semua anak buah Anda aman.
 
2.      Mengambil langkah-langkah antisipatif. Antisipasti berarti
melakukan sesuatu sebelum terjadi. Ini adalah inti dari prinsip crisis
management, yaitu melakukan tindakan yang diperlukan ‘sebelum’ terjadinya
krisis. Termasuk didalamnya adalah melatih karyawan mengenai tindakan apa saja
yang mesti mereka lakukan jika terjadi bencana. Misalnya, segera melapor kepada
atasan atau petugas-petugas khusus jika ada. Dengan demikian, atasan dan
perusahaan bisa segera mengetahui status atau situasi yang dihadapi karyawan. Di
lokasi-lokasi tertentu bencana sudah bisa diprediksi.
Misalnya, wilayah-wilayah tertentu di Jakarta. Juga bisa mengacu pada siklus
banjir besar 5 tahunan. Boleh dikatakan, sebagian besar lokasi bencana banjir
sudah bisa dipetakan. Dari pemetaan itu, kemudian dilakukan persiapan yang
relevan.
Hal ini memungkinkan untuk dilakukannya langkah-langkah antisipatif. Jika Anda
belum melakukan itu, maka mulailah sejak sekarang. Karena kita, tidak tahu
pasti apa yang akan terjadi besok. Jika perlu, latih anak buah Anda dalam
bentuk simulasi.
 
3.      Menyelamatkan aset-aset kritis. Banjir boleh datang kapan saja.
Namun asset kritis perusahaan
mesti tetap terjaga semaksimal mungkin. Data, merupakan salah satu asset yang
termasuk kedalam kategori itu. Sedangkan mesin-mesin dan alat kerja – meskipun
sifatnya
juga sangat penting – namun proses penyelamatannya bisa jadi tidak
memungkinkan. Kita tidak mungkin mengendong mesin produksi, kan? Namun dokumen
penting dan data-data kritis masih bisa kita selamatkan. Dengan demikian, kita
bisa meneruskan pekerjaan di lokasi lain. Atau paling tidak, data-data itu
terselamatkan dari dampak banjir yang lebih buruk lagi. Dan, kita selalu bisa
menggunakannya ketika diperlukan kapan saja, meskipun banjir belum surut.
Sekalipun
demikian, tetap mesti menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas pertama.
Jika keadaan sudah sedemikian gentingnya, maka keselamatan jiwa harus
didahulukan tentu saja. Karena jiwa, adalah asset kritis pertama. Kemudian data
dan aspek-aspek terkait pekerjaan lainnya. Pastikan Anda menyelamatkannya untuk
perusahaan.
 
4.      Mengajak karyawan untuk peduli kepada sesama. Aktivitas
kantor mungkin berhenti secara total. Namun, hal itu tidak berarti kita tidak
bekerja sama sekali. Hanya saja, jenis pekerjaannya yang berbeda. Dalam keadaan
darurat bencana, kita bisa mengajak karyawan untuk peduli kepada sesama.
Setelah keluarga mereka aman, hendaknya mereka tidak diam saja di rumah.
Setidaknya selama jam kerja dihari kerja; mereka mesti keluar rumah seperti
biasanya. Lalu pergi bukan ke kantor, melainkan ke posko-posko bencana untuk
memberikan bantuan sebisanya. Lebih baik lagi jika kantor membuka posko sendiri
atau membuat kesepakatan untuk bekerjasama dengan posko yang sudah ada. Dengan
demikian, kepedulian itu bisa disalurkan secara terorganisir. “Oke team,”
kita
bisa bilang begitu. “Aktivitas kantor memang terhenti. Namun kita akan terus
bekerja.” Kan gitu. “Di jam kerja, saya meminta Anda semua untuk berbagi
kepedulian dengan para korban bencana. Ayo, berangkat seperti biasa….” Dan
tentunya, kita mesti menjadi pelopornya.
 
5.      Menyediakan sarana untuk menyalurkan
kepedulian. Tugas karyawan adalah bekerja di jam kerja melalui
berbagai kegiatan kepedulian kepada korban bencana. Sedangkan tugas perusahaan
adalah menyediakan sarananya. Keluarkanlah sejumlah dana untuk menjalankan misi
kepedulian itu. Dengan begitu, karyawan tidak perlu mengeluarkan uang mereka.
Cukup waktu dan tenaga saja, karena uang mereka mungkin akan sangat diperlukan
untuk berjaga-jaga bagi keluarganya sendiri. Jika mereka ingin secara sukarela
menyumbangkan hartanya ya baik saja. Tapi, sumbangan utamanya sebaiknya datang
dari kas perusahaan. Jika perusahaan Anda mengenal prinsip CSR, maka dalam
situasi darurat bencana itulah Coprorate Social Responsibilty itu akan sangat
nyata sekali dampaknya. Jika keadaan tidak memungkinkan untuk melakukan
koordinasi, maka Anda bisa membuat kebijakan khusus. Misalnya, memberikan
kewenangan kepada setiap karyawan untuk belanja makanan instan senilai Rp.
100,000.- lalu menyerahkan kepada korban bencana atas nama perusahaan. Kemudian
belanja itu bisa diklaim dan mendapat penggantian dari kantor. Banyak cara bisa
ditempuh, kan?
 
Bencana, kadang tidak bisa dihindarkan. Dan kantor kita
kadang terkendala hingga tidak bisa beroperasi untuk sementara waktu. Namun,
hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Siapa lagi yang
bertanggungjawab untuk memastikan para karyawan tetap menunaikan tugasnya
selain atasan seperti kita? Bayangkan anak buah Anda berkumpul dengan sejumlah
sumbangan yang difasilitasi perusahaan berupa makanan siap saji, selimut, dan
pakaian layak. Kemudian dengan menggunakan kendaraan kantor menyebar ke
berbagai lokasi bencana. Mulai berkumpul jam 08.00 pagi. Lalu pulang dari lokasi
masing-masing jam 17.00 sore. Kantor Anda mungkin tutup. Tapi karya nyata
seluruh elemen di perusahaan tidak pernah berhenti. Seperti itulah hakekat dari
bisnis yang keuntungannya terus mengalir. Yaitu bisnis, yang tidak semata-mata
mementingkan laba belaka. Melainkan bisnis yang sejalan dengan firman Tuhan
dalam surah 9 (At-Taubah) ayat 111:”Sesungguhnya Allah telah membeli dari
orang-orang
yang beriman, diri mereka dan harta mereka dengan memberikan surga bagi
mereka…”.
Dan untuk bisnis yang seperti itu, Tuhan menjaminnya; tidak akan pernah rugi.
Meskipun
kebanjiran – Insya Allah – kantor Anda akan terus menghasilkan. Jika
bersedia memobilisasi
karyawannya untuk peduli.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi
Semangat!
DEKA – Dadang
Kadarusman – 21 January
2013
Leadership and Personnel Development
Trainer
Phone: 0812 19899 737 (PIN
BB: 2A495F1D)   
 
Catatan
Kaki:
CSR yang paling berdampak adalah ketika lingkungan sedang
sangat membutuhkannya. Sedangkan keadaan darurat bencana, merupakan sinyal bagi
perusahaan untuk menjaga momentum kinerja karyawannya melalui kegiatan-kegiatan
yang langsung bersentuhan dengan lingkungannya. Nyambung, kan?
 
Ingin
mendapatkan kiriman “L (= Leaderism)” secara rutin langsung dari Dadang
Kadarusman?  Kunjungi dan bergabung di
http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda
nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu.
Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda
tidak berkurang karenanya.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman
www.dadangkadarusman.com
Dare to invite Dadang to speak for your company? 
Call him @ 0812 19899 737 or Ms. Vivi @ 0812 1040 3327

[Non-text portions of this message have been removed]

#26933 From: "Freddy Pieloor" <fpieloor@...>
Date: Sun Jan 20, 2013 11:05 pm
Subject: BANJIR tidak dijamin asuransi!
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Sahabat Milis yang sedang prihatin,



Selamat pagi,



Saya pagi ini menulis tentang Banjir, yang tidak dijamin polis asuransi.


Dalam polis standar asuransi kendaraan dan kebakaran, banjir tidak dijamin.


Banjir merupakan jaminan yang bisa diminta dengan tambahan premi.


Banjir, gempa bumi dan huru hara serta longsor merupakan jaminan perluasan yang
disediakan perusahaan asuransi, dengan tambahan premi.


Di asuransi jiwa dikenal dengan nama RIDER, di asuransi umum disebut "extension"
(perluasan) atau "clauses".


Jadi bila Anda tidak memiliki perluasan jaminan banjir, maka klaim kerugian
akibat banjir kemarin tidak dijamin polis asuransi Anda.


Perlukah jaminan banjir?
Tidak perlu bila Anda memang tinggal di daerah tinggi, dan kantor Anda bukan
daerah banjir.


-----


Perhatikan!

Saat Anda mengendarai mobil, dan di depan terdapat genangan air (banjir) lantas
Anda menerobos (memaksa) utk melalui banjir itu, sehingga mobil mogok dan mesin
rusak.


Kerusakan akibat menerobos banjir tidak dijamin polis asuransi.


-----


Demikian sedikit ulasan banjir dari sudut asuransi.



Salam,
Freddy Pieloor
Konselor Keuangan & Keluarga


Bindang Santai 27.02.2013
"Uang atau Cinta"
@LITEFM1058



Inspired by www.MONEYnLOVE.com
Managing Money with Love

Info pelatihan & konsultasi:
Telp. 021-9199.6699
Email. Barbara@...

Twitter @FreddyPieloor
FB: Freddy Pieloor
Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com

#26934 From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@...>
Date: Fri Jan 18, 2013 12:57 pm
Subject: Re: #FrenBC @ Pemutihan BI Checking
nuryono_aix
Send Email Send Email
 
Thanks & Best regards,
Akhmad Nuryono

-----Original Message-----
From: Budi Rachmat <budi_rachmat@...>
Sender: Bisnis_Center@yahoogroups.com
Date: Wed, 16 Jan 2013 08:32:12
To: Budi Rachmat<budi_rachmat@...>
Reply-To: Bisnis_Center@yahoogroups.com
Subject: #FrenBC @  Pemutihan BI Checking



info bagus yang mungkin bermanfaat...
... lihat di bawah.

salam,
BUDI Rachmat


- Follow me @ http://twitter.com/budi_rachmat .
- FP: http://FaceBook.com/CashFlowClub.Indonesia .

- Hadiri Pesta Wirausaha, tgl 8,9n10 Februari 2013..>> www.PestaWirausaha.com .


........................................................


Re: Pemutihan BI Checking
Tue Jan15,2013 2:09am        (PST)        . Posted by:
"Iqbal Ir"         iqbal_ir

Selamat malam,

Informasi BI Checking bs didapat dr websitenya BI, mungkin link berikut bs
bermanfaat:
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ Permintaan+ IDI+Historis/
Workflow/
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ Ketidaksesuaian+ IDI/
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ Permintaan+ IDI+Historis/
Formulir/
http://www.bi. go.id/web/ id/Perbankan/ Credit+Bureau/ IDI+Historis/

--
Wassalam,
Iqbal Irwansyah
Owner @GriyaVerde

Opening soon: GriyaVerde Cibubur, Cluster exclusive dgn 2 akses pintu tol
Cibubur & Cimanggis.
More info: Pin 21613DE8 atau admin@griyaverde. com
YBP22 Jakarta
http://www.facebook .com/GriyaVerde
Follow us on twitter @GriyaVerde https://twitter. com/GriyaVerde>

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

#26935 From: "Bhayu M.H." <bhayu_mh@...>
Date: Mon Jan 21, 2013 1:02 am
Subject: Dibutuhkan segera: Provider Kaos dll
bhayu_mh
Send Email Send Email
 
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Rekan saya yang bekerja di ESQ Way 165 (http://www.esqway165.com) membutuhkan
provider yang mampu membuat:

1. Kaos: 70 pcs kaos polo bahan adidas
2. Kaos: 14pcs bahan polo biasa

3. Celana training: 70 pcs celana training bahan adidas
4. Celana training: 14 pcs celana training bahan biasa
5. Topi 70 topi bahan adidas

Desain sudah siap, ukuran beragam. Harus selesai tanggal 23 Januari 2013
  ini karena akan dikirim ke luar kota. Bagi peminat, silahkan hubungi
Sdri. Ani di nomor HP 0812 8642 1165 atau reply e-mail ini ke bhayu_mh
[at] yahoo [dot] com.

Sukses, demi Indonesia Raya!


Bhayu M.H.
Blogger,Fotografer,Ghost
Writer,Konsultan,Pembicara,Penulis,Trainer,Usahawan,Webmaster
Personal Website : http://www.bhayumahendra.com
Personal Portal Site : http://www.bhayu.net
Follow me on Twitter: @BhayuMH

owner mailing-list usahawan-indonesia@yahoogroups.com

Visit http://www.lifeschool.wordpress.com

The 1st Daily Updated Indonesian blog! (free from ad)
& http://www.lifeschool-indonesia.com





Sukses, demi Indonesia Raya!


Bhayu M.H.
Blogger,Fotografer,Ghost
Writer,Konsultan,Pembicara,Penulis,Trainer,Usahawan,Webmaster
Personal Website : http://www.bhayumahendra.com
Personal Portal Site : http://www.bhayu.net
Follow me on Twitter: @BhayuMH

owner mailing-list usahawan-indonesia@yahoogroups.com

Visit http://www.lifeschool.wordpress.com

The 1st Daily Updated Indonesian blog! (free from ad)
& http://www.lifeschool-indonesia.com

[Non-text portions of this message have been removed]

#26936 From: "Freddy Pieloor" <fpieloor@...>
Date: Mon Jan 21, 2013 1:15 am
Subject: Re: HAL: [MONEYnLOVE] BANJIR tidak dijamin asuransi!
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Bu Diana,




Terima kasih atas pertanyaan Ibu.


Jawaban:
1. Tidak dijamin bila menerobos banjir


2. Bila sdh mengetahui bahwa mobil terendam banjir, lebih baik dilaporkan dan
diderek ke bengkel.
Kalau di starter dan mengakibatkan kerusakan lebih parah, besar peluang klaim
lanjutan ditolak (akibat starter)
Sudah tahu bekas banjir, lho kok di- starter?
Piye?


3. Tidak dijamin


Demikian dan semoga cukup jelas.



Salam,
Freddy Pieloor
PialangAsuransi.com




Inspired by www.MONEYnLOVE.com®
Managing Money with Love™

Info pelatihan & konsultasi:
Telp. 021-9199.6699
Email. Barbara@...

Twitter @FreddyPieloor
FB: Freddy Pieloor
Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com

-----Original Message-----
From: "dsandjaja.milis" <dsandjaja.milis@...>
Sender: MONEYnLOVE@yahoogroups.com
Date: Mon, 21 Jan 2013 07:43:31
To: <MONEYnLOVE@yahoogroups.com>; <TheProfec@yahoogroups.com>;
<TheManagers_Indonesia@yahoogroups.com>; <Insurance-Com@yahoogroups.com>;
<Bisnis_Center@yahoogroups.com>
Reply-To: MONEYnLOVE@yahoogroups.com
Cc: <Barbara@...>
Subject: HAL: [MONEYnLOVE] BANJIR tidak dijamin asuransi!

Pagi Pak Fredy,

Mau menanyakan ttg klaim banjir,
1. Kalau sudah menambahkan perluasan banjir dan ditengah jalan kejebak banjir
sehingga terpaksa menerobos, apakah bisa klaim Pak?

2. Kalau mobil diparkir dan terendam, dan distarter tp ga mau hidup apakah masih
bisa klaim juga? Karena menurut info dr teman sebaiknya kalau terendam jgn
distarter takut klaim 
ditolak, sebaiknya di derek saja, apakah betul begitu?

3. Mengenai perluasan huru hara, apakah kalau ada demo atau kerusuhan di satu
tempat dan tidak meluas dan mobil kita menjadi korban misalnya dibakar, dan
tidak punya jaminan perluasan huru hara, bisa klaim tidak Pak?


Terima kasih atas penjelasannya.

Salam,


Diana
Terkirim dari tablet SamsungFreddy Pieloor <fpieloor@...> menulis:

Dear Sahabat Milis yang sedang prihatin,



Selamat pagi,



Saya pagi ini menulis tentang Banjir, yang tidak dijamin polis asuransi.


Dalam polis standar asuransi kendaraan dan kebakaran, banjir tidak dijamin.


Banjir merupakan jaminan yang bisa diminta dengan tambahan premi.


Banjir, gempa bumi dan huru hara serta longsor merupakan jaminan perluasan yang
disediakan perusahaan asuransi, dengan tambahan premi.


Di asuransi jiwa dikenal dengan nama RIDER, di asuransi umum disebut "extension"
(perluasan) atau "clauses".


Jadi bila Anda tidak memiliki perluasan jaminan banjir, maka klaim kerugian
akibat banjir kemarin tidak dijamin polis asuransi Anda.


Perlukah jaminan banjir?
Tidak perlu bila Anda memang tinggal di daerah tinggi, dan kantor Anda bukan
daerah banjir.


-----


Perhatikan!

Saat Anda mengendarai mobil, dan di depan terdapat genangan air (banjir) lantas
Anda menerobos (memaksa) utk melalui banjir itu, sehingga mobil mogok dan mesin
rusak.


Kerusakan akibat menerobos banjir tidak dijamin polis asuransi.


-----


Demikian sedikit ulasan banjir dari sudut asuransi.



Salam,
Freddy Pieloor
Konselor Keuangan & Keluarga


Bindang Santai 27.02.2013
"Uang atau Cinta"
@LITEFM1058



Inspired by www.MONEYnLOVE.com®
Managing Money with Love™

Info pelatihan & konsultasi:
Telp. 021-9199.6699
Email. Barbara@...

Twitter @FreddyPieloor
FB: Freddy Pieloor
Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com

------------------------------------

MONEYnLOVE Financial Planning & Consulting
Managing Money with Love™

Memberikan Pelayanan bagi Keluarga
Dalam mencapai Keharmonisan, Kemandirian & Kesejahteraan
Demi Anak-anak dan Pasangan Suami Istri di masa depan.

Jl. Pintu Air V No. 43,
Pasar Baru - Jakarta 10710
Telp. 021 - 351 9286
Fax. 021 - 380 5007
Email. Barbara@...
www.MONEYnLOVE.com

Untuk menjadi Member
MONEYnLOVE-subscribe@...

Untuk keluar dari Member
MONEYnLOVE-unsubscribe@yahoogroups.com

Terima kasih atas kebersamaan Anda,
Tuhan memberkati Anda dan keluarga.

Yahoo! Groups Links





[Non-text portions of this message have been removed]

#26937 From: Jassin Hidayat <yhidayat@...>
Date: Mon Jan 21, 2013 7:39 am
Subject: ( IKLAN ) : PENDAFTARAN JAMSOSTEK - FOR JABODETABEK ONLY
yhidayat@...
Send Email Send Email
 
Assalamu'alaikum...

CV kami, Martabayu Insan Prima bekerjasama dengan PT. Jamsostek Cabang
Salemba Jakarta melayani pendaftaran Jamsostek untuk kelas usaha kecil
menengah atau perorangan/pekerja lepas dengan iuran yang sangat terjangkau,
mulai dari 155 ribu sudah mengcover istri plus 3 orang anak, layanan mulai
dari pensiun, kecelakaan kerja, hingga kesehatan mulai rawat jalan,
melahirkan, hingga rawat inap. Ayo sejahterakan para karyawan Anda dengan
mengikuti program Jamsotek...jangan sampai ketinggalan !!! Untung ikut
Jamsostek...:-)

Untuk info lebih lanjut, silakan reply email ini atau contact 0813 8370
4252. terimakasih,


Wassalam,

- Y. Hidayat -


--
Independent Consultant
Phone : 021 44570781
HP. 0813 8370 4252


[Non-text portions of this message have been removed]

#26938 From: Rudi Rusdiah <rusdiah@...>
Date: Mon Jan 21, 2013 12:05 pm
Subject: Fwd: Re: [APWarnet] dari sidang II 21 jan 2013 jam 9 [mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi Perjanjian Bisnis IM2-Indosat.
rusdiah@...
Send Email Send Email
 
FYI...bagi rekan milis yang mungkin tidak menghadiri sidang Tipikor I
dan II dan Hearing Komisi I DPR minggu lalu dan rencananya besok serta
sidang III Senin depan.
kronologis sidang I dan II nya klik:
http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/kiamat-internet-dan-sidang-tipikor.html

hearing di Komisi I minggu lalu klik:
http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/dpr-komisi-i-dan-kasus-indosat-lanjutan.h\
tml

besok berlanjut Hearing di Komisi I mendengarkan dari berbagai
stakeholder terkait antara lain
Mastel, APJII dan pihak lainnya yang diundang... semoga juga mengundang
BPKP dan Jampidsus

salam, rr - apw/ mastel





---
ref: http://www.micronics.info http://www.java-cafe.net
http://www.apwkomitel.org
http://www.facebook.com/people/Rudi-Rusdiah/651699209
---
------------------------------------------------------------------------
*From:* "rrusdiah@..." <rrusdiah@...>
*To:* "mastel-anggota@yahoogroups.com" <mastel-anggota@yahoogroups.com>;
"APWKomitel@yahoogroups.com" <apwkomitel@yahoogroups.com>; Rudy Rusdiah
<rusdiah@...>
*Sent:* Monday, January 21, 2013 6:42 PM
*Subject:* [APWarnet] dari sidang II 21 jan 2013 jam 9 [mastel-anggota]
Sidang ke II Kasus Kriminalisasi Perjanjian Bisnis IM2-Indosat.

FYI: Sidang II  Indosat IM2 yg berlangsung tadi pagi Senin 21 Jan 2013
jam 14:00 mendengarkan keterangan pak Indar yg dijadikan terdakwa dan
dari catatan kami tim advokatnya yg minta agar dakwaan jaksa dicabut
karena beberapa alasan (cukup panjang)... antara lain:

1. menurut UU Telekomunikasi apa yg dilakukan oleh Indosat sebagai
penyelenggara jasa adalah sah melalui kontrak PKS yg sah dengan
penyelenggara jaringan. BTS dan peralatan milik Indosat (penyelenggara
jaringan) memancarkan frekwensi 2.1Ghz yg menjadi bagian dari jaringan
yg digunakan oleh IM2 melalui PKS yg sah seperti seorang pengguna
handphone juga menggunakan frekwensi radio (2.1Ghz) yang dipancarkan
melalui BTS jaringan Indosat melalui perjanjian Indosat dengan konsumennya.

2. Kenapa harus menggunakan pasal korupsi, ketika masalahnya lex
specialis dan kita ada UU lengkap serta turunannya yang mengatur dari
perjanjian kerjasama, status para pihak yg kerjasama dan semua masalah
teknisi dari jaringan, frekwensi dan jasanya.

3. Ada juga hal yang terkait dengan kewenangan dalam UU sekitar korupsi
yang berdasarkan keputusan MA hanya dapat  didakwakan kepada pegawai
negeri, sedangkan pak Indar  subjek hukum publiknya adalah pegawai
swasta sipil.. silahkan di elaborasi dari rekaman sidang... karena saya
tidak catat pasal dan penjelasannya mengenai  keputusan MA yg dibacakan
oleh advokat pak Indar.

Jadi menurut tim advokat yg dibacakan panjang lebar, dakwaan jaksa kabur
dan prematur semestinya batal demi hukum (, silahkan di elaborasi lebih
detail oleh teman teman yg juga hadir disidang tadi pagi) ... dan sidang
pun dilanjutkan Senin depan 28 jan 2013 jam 14:00 ...semoga ngak banjir
... karena manusia membuat rencana namun Tuhan yg menentukan ... itu
kata hakim pada sidang yg lalu :-)

salam, rr - apw / mastel



*From:* "risargati@..." <risargati@...>
*To:* mastel-anggota@yahoogroups.com
*Cc:* MIK <Sekretariat-MIK@yahoogroups.com>
*Sent:* Monday, January 21, 2013 1:39 PM
*Subject:* Re: [mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi
Perjanjian Bisnis IM2-Indosat.



Baca Tempo terbitan hari ini hal 78-82 ulasan ttg case IM2

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
------------------------------------------------------------------------
*From: * Eddy Thoyib <eddy.thoyib@...>
*Sender: * mastel-anggota@yahoogroups.com
*Date: *Sun, 20 Jan 2013 16:03:21 +0800 (SGT)
*To: *mastel anggota<mastel-anggota@yahoogroups.com>
*ReplyTo: * mastel-anggota@yahoogroups.com
*Cc: *MIK<Sekretariat-MIK@yahoogroups.com>
*Subject: *[mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi Perjanjian
Bisnis IM2-Indosat.


Bapak dan Ibu Pengurus dan Anggota Mastel ysh,

Sindang ke 2 Kasus Kriminalisasi Perjanjian Bisnis antara IM2 dan
Indosat yang mendudukkan sahabat kita, sudara kita  Pak Indar Atmanto
dan Pak Johny Swandi Syam akan dilanjutkan besok pagi, senin tanggal 21
Januari 2013, jam 10 di Pengadilan Tipikor Kuningan Jakarta.

Kepada  Bapak dan Ibu yang berkenan memberikan dukungan , kami
mengundang Bapak dan Ibu untuk hadir di Tipikor pada pukul 09.00 wib .

Kepada  Bapak dan Ibu yang hadir di Sidang yang pertama yg menerima pita
hitam dari sekretariat, silahkan disematkan kembali besok di bajunya
sebagai tanda keperihatinan kita atas kasus ini.

Untuk memberikan dukungan moril , teman teman dari Indosat dan serikat
pekerja juga akan hadir besok di Tipikor.

Mudah mudahan para penyidik dan penuntut umum Kejaksaaan Agung
mendapatkan hidayah dari Allah SWT dan menyadari bahwa kasus ini tidak
seharusnya digulirkan ke meja hijau.

Salam

Eddy Thoyib











[Non-text portions of this message have been removed]

#26939 From: Rudi Rusdiah <rusdiah@...>
Date: Tue Jan 22, 2013 12:53 am
Subject: Fwd: [APWarnet] Re: [Telematika] Re: dari sidang II 21 jan 2013 jam 9 [mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi Perjanjian Bisnis IM2-Indosat.
rusdiah@...
Send Email Send Email
 
Pak Henk:
Yg sudah biarkan lewat (kasus hukumnya) ...  kata orang Java... let by
gone be gone... (bukan Bygon loh :-)

Hari ini hearing oleh DPR Komisi I saksi ahli dari berbagai institusi
Kominfo, Mastel, APJII, BRTI dll...
Semoga memperkaya informasi kepada Hakim Tipikor mengenai kelaziman
sharing frekwensi oleh ribuan Warnet, ISP, Operator bersama sama
membangun Internet di Indonesia sejak lahirnya UU Telekomunikasi 36
tahun 1999 dan semoga tidak terjadi Kiamat Internet.

untuk info kronologis sidang, klik:
http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/kiamat-internet-dan-sidang-tipikor.html

untuk info hearing yang pertama klik:
http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/dpr-komisi-i-dan-kasus-indosat-lanjutan.h\
tml

semoga bermanfaat.
salam, rr - apw/ mastel

------------------------------------------------------------------------
*From:* "henkmahendra@..." <henkmahendra@...>
*To:* telematika <telematika@yahoogroups.com>
*Cc:* APWARNET <APWKomitel@yahoogroups.com>; egov-indonesia
<egov-indonesia@yahoogroups.com>
*Sent:* Monday, January 21, 2013 8:39 PM
*Subject:* [Telematika] Re: dari sidang II 21 jan 2013 jam 9
[mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi Perjanjian Bisnis
IM2-Indosat.



Pak RR,

Kira2 nanti DJA SH yg sudah berstatus terpidana akan dijadikan "saksi
ahli/saksi kunci" di kasus tipikor ini atas mobilisasi JPU tidak ya? :D

Supaya media domestik dan internasional bisa meliput bagaimana dakwaan
sidang tipikor ini merupakan "copy-paste" agitasi2/intimidasi2 DJA SH? ;)

Reload and aim frontsight sharply ;)

HM

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry smartphone
------------------------------------------------------------------------
*From: * rrusdiah@...
*Sender: * Telematika@yahoogroups.com
*Date: *Mon, 21 Jan 2013 03:42:46 -0800 (PST)
*To: *mastel-anggota@yahoogroups.com<mastel-anggota@yahoogroups.com>;
APWKomitel@yahoogroups.com<apwkomitel@yahoogroups.com>; Rudy
Rusdiah<rusdiah@...>
*ReplyTo: * Telematika@yahoogroups.com
*Subject: *[Telematika] dari sidang II 21 jan 2013 jam 9
[mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi Perjanjian Bisnis
IM2-Indosat.

FYI: Sidang II  Indosat IM2 yg berlangsung tadi pagi Senin 21 Jan 2013
jam 14:00 mendengarkan keterangan pak Indar yg dijadikan terdakwa dan
dari catatan kami tim advokatnya yg minta agar dakwaan jaksa dicabut
karena beberapa alasan (cukup panjang)... antara lain:

1. menurut UU Telekomunikasi apa yg dilakukan oleh Indosat sebagai
penyelenggara jasa adalah sah melalui kontrak PKS yg sah dengan
penyelenggara jaringan. BTS dan peralatan milik Indosat (penyelenggara
jaringan) memancarkan frekwensi 2.1Ghz yg menjadi bagian dari jaringan
yg digunakan oleh IM2 melalui PKS yg sah seperti seorang pengguna
handphone juga menggunakan frekwensi radio (2.1Ghz) yang dipancarkan
melalui BTS jaringan Indosat melalui perjanjian Indosat dengan konsumennya.

2. Kenapa harus menggunakan pasal korupsi, ketika masalahnya lex
specialis dan kita ada UU lengkap serta turunannya yang mengatur dari
perjanjian kerjasama, status para pihak yg kerjasama dan semua masalah
teknisi dari jaringan, frekwensi dan jasanya.

3. Ada juga hal yang terkait dengan kewenangan dalam UU sekitar korupsi
yang berdasarkan keputusan MA hanya dapat  didakwakan kepada pegawai
negeri, sedangkan pak Indar  subjek hukum publiknya adalah pegawai
swasta sipil.. silahkan di elaborasi dari rekaman sidang... karena saya
tidak catat pasal dan penjelasannya mengenai  keputusan MA yg dibacakan
oleh advokat pak Indar.

Jadi menurut tim advokat yg dibacakan panjang lebar, dakwaan jaksa kabur
dan prematur semestinya batal demi hukum (, silahkan di elaborasi lebih
detail oleh teman teman yg juga hadir disidang tadi pagi) ... dan sidang
pun dilanjutkan Senin depan 28 jan 2013 jam 14:00 ...semoga ngak banjir
... karena manusia membuat rencana namun Tuhan yg menentukan ... itu
kata hakim pada sidang yg lalu :-)

salam, rr - apw / mastel



*From:* "risargati@..." <risargati@...>
*To:* mastel-anggota@yahoogroups.com
*Cc:* MIK <Sekretariat-MIK@yahoogroups.com>
*Sent:* Monday, January 21, 2013 1:39 PM
*Subject:* Re: [mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi
Perjanjian Bisnis IM2-Indosat.



Baca Tempo terbitan hari ini hal 78-82 ulasan ttg case IM2

Sent from my BlackBerry
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
------------------------------------------------------------------------
*From: * Eddy Thoyib <eddy.thoyib@...>
*Sender: * mastel-anggota@yahoogroups.com
*Date: *Sun, 20 Jan 2013 16:03:21 +0800 (SGT)
*To: *mastel anggota<mastel-anggota@yahoogroups.com>
*ReplyTo: * mastel-anggota@yahoogroups.com
*Cc: *MIK<Sekretariat-MIK@yahoogroups.com>
*Subject: *[mastel-anggota] Sidang ke II Kasus Kriminalisasi Perjanjian
Bisnis IM2-Indosat.


Bapak dan Ibu Pengurus dan Anggota Mastel ysh,

Sindang ke 2 Kasus Kriminalisasi Perjanjian Bisnis antara IM2 dan
Indosat yang mendudukkan sahabat kita, sudara kita  Pak Indar Atmanto
dan Pak Johny Swandi Syam akan dilanjutkan besok pagi, senin tanggal 21
Januari 2013, jam 10 di Pengadilan Tipikor Kuningan Jakarta.

Kepada  Bapak dan Ibu yang berkenan memberikan dukungan , kami
mengundang Bapak dan Ibu untuk hadir di Tipikor pada pukul 09.00 wib .

Kepada  Bapak dan Ibu yang hadir di Sidang yang pertama yg menerima pita
hitam dari sekretariat, silahkan disematkan kembali besok di bajunya
sebagai tanda keperihatinan kita atas kasus ini.

Untuk memberikan dukungan moril , teman teman dari Indosat dan serikat
pekerja juga akan hadir besok di Tipikor.

Mudah mudahan para penyidik dan penuntut umum Kejaksaaan Agung
mendapatkan hidayah dari Allah SWT dan menyadari bahwa kasus ini tidak
seharusnya digulirkan ke meja hijau.

Salam

Eddy Thoyib













[Non-text portions of this message have been removed]

#26940 From: Dadang Kadarusman <dkadarusman@...>
Date: Tue Jan 22, 2013 7:12 am
Subject: P#47: Cerita Tentang Tukang Traktir
dkadarusman
Send Email Send Email
 
P#47: Cerita
Tentang Tukang Traktir
 
Hore!
Hari Baru, Teman-teman.
 
Siapa sih yang tidak mau berteman
dengan orang yang suka mentraktir? Kayaknya sih, semua orang suka sekali
berteman dengan tukang traktir ya. Kita suka kepada orang yang mentraktir
minuman di café. Kita suka kepada orang yang mengeluarkan dompet untuk makan
siang kita. Tentu kita juga suka sekali kepada orang yang membayari tiket
nonton konser. Pokoknya, kalau pergi sama dia; dijamin seru deh. Itulah
sebabnya, orang yang suka mentraktir orang lain selalu mempunyai banyak teman,
iya kan? Pertanyaannya kemudian adalah; apakah orang yang suka mentraktir kita
itu benar-benar mempunyai uang lebih banyak dari kita yang hobby sekali nebeng
ini?
Coba renungkan sekali lagi; apakah Anda yakin jika orang yang selalu Anda
harapkan untuk mentraktir itu punya uang lebih banyak dari Anda?
 
Harap jangan bertanya siapa
namanya dan dimana lokasinya jika saya menceritakan sebuah kisah kecil berikut
ini. Karena saya tidak akan mau memberitahu namanya atau indikasi-indikasi lain
yang bisa membuat Anda mengenali orang yang saya maksud. Sebut saja teman saya.
Baik sekali orangnya. Setiap kali makan bersama orang lain, dia selalu menjadi
juru bayarnya. Dari dompetnya sendiri. Selalu begitu. Sehingga setiap orang
yang mengenalnya menjulukinya sebagai orang yang paling dermawan sedunia. Tidak
peduli tanggal tua atau musim paceklik. Tidak pusing berapa orang teman yang
ikut bersamanya. Dia selalu yang membayar makan dan minumnya. Pokoknya, orang
ini paling jago kalau urusan mentraktir teman.
 
Suatu ketika, ada hal yang sangat
penting sehingga salah satu sahabatnya mesti datang ke rumahnya. Sengaja tidak
memberitahunya dulu, soalnya; kalau memberitahu dulu, kawan kita itu selalu
mengajaknya ketemuan dimana gitu. Lalu makan dan minum dia yang bayarin seperti
biasanya. Setelah mencari-cari, sahabatnya pun tiba dialamat yang dituju.
Namun, dia setengah tidak percaya. Karena ternyata tempat itu tidak seperti
dalam bayangannya. Setelah yakin jika alamat itu benar, maka dia pun mengetuk
pintu dengan ragu. Dan. Ketika seseorang membuka pintu; keduanya sama-sama
terkejut.
 
Tahukah Anda, apa yang membuat
mereka terkejut?
Jelas sekali jika sang tuan rumah
tidak mengira ada sahabatnya yang datang. Sebuah kedatangan yang tidak
diharapkan sebenarnya. Sedangkan sang tamu terkejut karena tidak percaya jika
sahabatnya yang terkenal dermawan dan royal itu tinggal di rumah seperti itu.
Seperti itu bagaimana? Susah menjelaskannya. Tetapi, rumah itu sama sekali
tidak menggambarkan cara penghuninya yang dengan sangat royal dan sering sekali
mentraktir orang lain.
 
Jangan tanya nama dan lokasinya
juga ya, jika saya menceritakan kisah lainnya. Kawan yang royal dalam
mentraktir juga. Penampilannya selalu seru dan ceria. Sepertinya, dunia ini
hanya diisi dengan tawa saja. Ringan banget deh ketika dia mengeluarkan
beberapa lembar kertas berwarna merah dengan 5 angka nol dari dompetnya. Gesek
kartu jika perlu. Top markotop deh pokoknya.
 
Tidak sengaja juga. Ketemu dengan
seseorang yang entah bagaimana terhubung dengan kawan kita itu. Biasa dong,
ngobrol ngalor ngidul “Oh Pak Blablabla….” Begitu kan. “Iya anaknya satu
sekolahan sama anak saya.” Katanya. “Istrinya juga teman saya waktu di SMP
dulu….”
Obrolan pun berlanjut. Sampai akhirnya keluarlah informasi yang tanpa diminta
namun menunjukkan betapa kehidupan sebenarnya di rumah kawan itu sama sekali
bertolak
belakang dengan gaya hidup dan keroyalannya kepada teman-teman diluaran.
 
Jangan tanya kasus lainnya lagi ya.
Cukup 2 itu saja untuk membuat kita yang mupeng banget untuk selalu dibayarin
orang ini sadar bahwa; boleh jadi, sebenarnya orang yang selalu mentraktir kita
itu lebih membutuhkan dari pada diri kita sendiri. Jika kita sayang kepada
teman, sebaiknya mulai sekarang dikurangi deh ngarep ditraktir melulu itu.
Karena
kita tidak tahu kondisi keuangan yang sebenarnya dari teman kita itu.
 
Sekarang, coba Anda renungkan
kalimat ini. “Habis gimana dong,” katanya. “Kalau gue nggak traktir, nggak
ada
orang yang mau berteman dengan gue……” Renungkan sekali lagi kalimat itu.
Dan
bayangkan, seandainya kita ini adalah orang yang menyebabkan seseorang
memaksakan diri untuk selalu mentraktir kita, hanya karena dia ingin berteman
dengan kita. Betapa buruknya ya, cara kita memilih teman. Dimana nurani kita
jika demikian?
 
Baiklah.
Sekarang. Bagaimana seandainya kita
yang termasuk tukang traktir itu? Kita yang takut tidak punya teman jika tidak
mentraktir. Kita yang khawatir dijauhi oleh orang lain jika tidak mentraktir.
Bagaimana
jika semua itu adalah gambaran tentang diri kita sendiri?
 
Sahabatku. Ketahuilah bahwa
pertemanan yang terbaik adalah yang datang dari ketulusan. Bukan dari tuntutan
atas pemenuhan aspek-aspek material belaka. Maka jika kita hanya mau berteman
dengan orang yang suka mentraktir kita. Atau, jika orang lain hanya mau
berteman dengan kita hanya karena kita selalu mentraktirnya. Maka, pertemanan
kita menjadi sangat rapuh. Boleh juga untuk direnungkan kembali; apakah kita
benar-benar hanya mau berteman jika orang lain mau mentraktir? Kan tidak ya?
Maka, kemungkinan besar orang lain juga mau kok berteman dengan kita sekalipun
kita tidak selalu mentraktir mereka. Iya kan?
 
Jadi, tidak perlu lagi takut
kehilangan teman hanya karena kita tidak lagi royal mentraktir. Memenuhi
kebutuhan
anak-anak kita, istri atau suami kita, dan keluarga terdekat kita merupakan
prioritas nomor satu. Jika kebutuhan dasar keluarga kita sendiri saja masih
sering kalang kabut, maka itu pertanda bahwa kita belum layak masuk kedalam
kelompok tukang traktir.
 
Jadi, tidak boleh traktir-traktiran
nih?
Bukan begitu. Mentraktir sekali-sekali
bolehlah. Tetapi, mesti sesuai dengan takaran dan kewajaran. Mengharap orang
lain terus mentraktir kita, bukan sikap seorang teman sejati. Khawatir orang
lain menjauh karena kita tidak sanggup mentraktir lagi juga bukan ciri pribadi
dewasa.
Sesekali mentraktir. Dan sesekali ditraktir. Nah, itu keren. Tetap sehat juga
untuk dompet masing-masing. Dan juga bisa membuat hubungan pertemanan menjadi
semakin baik.
 
Memangnya nggak boleh mentraktir
terus?
Ada dua kondisi dimana mentraktir
terus bisa dimaklumi. Pertama, ketika seseorang menjadi tuan rumah atau pihak
yang mengundang. Selama kita yang mengundang, ya wajar dong setiap kali orang
datang keundangan itu kita yang traktir. Begitu juga sebaliknya. Kita boleh
berharap orang yang mengundang mentraktir kita. Kecuali, ada kecualinya nih.
Kecuali dia bilang ‘BM ya…’. Alias, Bayar Masing-masing. BYOP kalau
orang-orang
bule bilang. Bring Your Own Plate. Maksudnya, makanan elo ya elo tanggung
sendiri dong. Di kampung saya, BYOP itu diterjemahkan sebagai ‘membawa makanan
dari rumah masing-masing untuk pergi piknik dengan orang lain. Lalu kita
kumpulkan semua makanan itu. Untuk kemudian disantap bersama-sama.
 
Kondisi kedua yang wajar jika
seseorang terus tampil sebagai tukang traktir adalah; jika orang itu memang
sudah jelas-jelas lebih tajir dan lebih mampu dari orang-orang yang selalu
ditraktirnya. Misalnya, jika saya pergi makan malam dengan Om saya, ya beliaulah
yang membayarnya. Jelas dong. Karena beliau uangnya bejibun. Nggak bakal
berkurang hak keluarganya hanya karena mentraktir saya. Dan kalau saya yang
memaksa bayar juga beliau bisa tersinggung. Tapi jika saya makan bersama
keponakan saya. Maka mesti saya yang selalu bayar. Kecuali dia merayakan gaji
pertamanya tentunya.
 
Gampanglah jika kita atau teman
kita berada pada salah satu kondisi diatas itu. Menjadi tuan rumah, atau memang
sudah tajir beneran. Tapi. Jika kita atau teman kita itu tidak memiliki salah
satu dari kedua kriteria itu, maka sebaiknya kita tidak memaksakan diri untuk
selalu memposisikan diri sebagai tukang traktir. Dan kita, tidak boleh terlalu
berharap selalu ditraktir. Gantian aja. Atau BM. Cara seperti itu akan lebih
menjamin pertemanan kita menjadi lebih tulus. Dan tidak ada hak keluarga di
rumah yang – entah disadari atau tidak – sudah teralokasikan kepada sesuatu
yang bukan prioritas terpenting.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi
Semangat!
DEKA – Dadang
Kadarusman – 22 Januari
2013
Leadership and Personnel Development
Trainer
0812 19899 737 or Ms. Vivi
at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D
 
Catatan
Kaki:
Mentraktir itu bagus. Selama dilakukan tanpa keterpaksaan.
Dan tidak mengurangi kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang ada
di rumah.
 
Ingin
mendapatkan kiriman artikel “P
(=Personalism)” secara rutin langsung dari Dadang Kadarusman?  Kunjungi dan
bergabung di http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda
nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu.
Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda
tidak berkurang karenanya.
 
Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman
www.dadangkadarusman.com
Dare to invite Dadang to speak for your company? 
Call him @ 0812 19899 737 or Ms. Vivi @ 0812 1040 3327

[Non-text portions of this message have been removed]

#26941 From: Rudi Rusdiah <rusdiah@...>
Date: Tue Jan 22, 2013 12:29 pm
Subject: Fwd: [RadNET-BULK] [APWarnet] Re: [mastel-anggota] Kasus Berlanjut Terus, Qtel Pasang Kuda-kuda ke Arbitrase Internasional
rusdiah@...
Send Email Send Email
 
-------- Original Message --------
Subject:  [RadNET-BULK] [APWarnet] Re: [mastel-anggota] Kasus Berlanjut
Terus, Qtel Pasang Kuda-kuda ke Arbitrase Internasional
Date:  Tue, 22 Jan 2013 04:22:02 -0800 (PST)
From:  rrusdiah@...
Reply-To:  APWKomitel@yahoogroups.com
To:  mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>,
APWKomitel@yahoogroups.com <apwkomitel@yahoogroups.com>



**Pak Rudy: Komisi I dan Komunitas pada RDPU sepakat bahwa kasus Indosat ini
harus diselesaikan dengan membatalkan dakwaan Jaksa demi hukum untuk
menghindari kecaman dunia dan juga
hancurnya industri telematika di Indonesia, sekilas kumpulan foto dan
komentar dari Rapat Dengar Pendapat
dengan Komisi I DPR tadi pagi, klik:
http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/rdpu-komisi-i-dpr-mastel-apjii-brti-dan.h\
tml
*<http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/rdpu-komisi-i-dpr-mastel-apjii-brti-dan\
.html>
semoga bermanfaat.
coba bandingkan dengan sikap anggota DPR ketika RDPU pertama dengan
Indosat sepertinya Komisi I DPR
lebih sayang sangat prihatin pada industrinya  dan juga lebih terbuka
berbicara dengan komunitas dan asosiasi terkait,
dari pada sekedar perusahaannya yg terkena kasus ini. Komisi I DPR tentu
juga peduli terhadap upaya untuk membatalkan kriminalisasi
rekan kita pak Indar.

http://apwkomitel.blogspot.com/2013/01/dpr-komisi-i-dan-kasus-indosat-lanjutan.h\
tml

salam, rr - mastel / apw



From:* Rudy_Hendarto <rudy_hendarto@...>
*To:* "mastel-anggota@yahoogroups.com" <mastel-anggota@yahoogroups.com>
*Sent:* Tuesday, January 22, 2013 3:27 PM
*Subject:* RE: [mastel-anggota] Kasus Berlanjut Terus, Qtel Pasang
Kuda-kuda ke Arbitrase Internasional

Sudah sepantasnya untuk diambil tindakan tersebut, supaya
institusi-institusi negara ini menghormati hukum, bukan mempermainkannya.
Salam,Rudy
*From:*mastel-anggota@yahoogroups.com
[mailto:mastel-anggota@yahoogroups.com] *On Behalf Of *Ratnawulan Oktovani
*Sent:* 22 Januari 2013 15:21
*To:* mastel-anggota@yahoogroups.com
*Subject:* [mastel-anggota] Kasus Berlanjut Terus, Qtel Pasang Kuda-kuda
ke Arbitrase Internasional
http://m.indotelko.com/kanal.php?it=Kasus-Berlanjut-Terus-Qtel-Pasang-Kuda-kuda-\
ke-Arb&c=3
<http://m.indotelko.com/kanal.php?it=Kasus-Berlanjut-Terus-Qtel-Pasang-Kuda-kuda\
-ke-Arb&c=3>

11:26:52 | 22 Jan 2013
*Kasus Berlanjut Terus, Qtel Pasang Kuda-kuda ke Arbitrase Internasional *

JAKARTA (indotelko) – Qatar Telecom (Qtel) ternyata tidak tinggal diam
dengan nasib dari anak usahanya, Indosat,  yang tengah tersangkut kasus
dugaan penyalahgunaan frekuensi 3G.

Sejumlah aksi telah disiapkan oleh para sheikh dari Qatar agar
investasinya di Indonesia terjamin.

Setelah pemerintah Qatar mengirimkan surat ke Presiden RI pada  Desember
2012 lalu, ternyata pihak Qtel juga menyiapkan langkah lainnya yakni
bersiap ke Arbitrase Internasional, seandainya kasus ini meluas dan
membuat investasinya terancam di Indonesia.

“Pemegang saham mayoritas memang ada kajian membawa masalah ini ke
arbitrase internasional layaknya kasus Karaha bodas, jika meluas
mengancam investasinya. Ini dimungkinkan karena Indonesia masuk dalam
ICSID. Badan ini melindungi investasi asing di luar negeri,” ungkap
Presiden Direktrur dan CEO Indosat Alexander Rusli usai Public Expose di
Jakarta, kemarin.

International Center for the Settlement of Investment Disputes (ICSID)
adalah badan yang dilahirkan bank dunia.  ICSID menyelesaikan sengketa
antar pemerintah sebagai subyek publik dan para investor sebagai subyek
hukum perdata.

Namun, Pria yang akrab disapa Alex ini menyakini, langkah sejauh itu tak
akan terjadi karena manajemen Indosat optimistis bisa keluar dari
masalah hukum yang membelit.

“Kita optimistis memenangkan perkara ini. Di mata pemegang saham ini
juga sebenarnya No Case (Tidak ada kasus) karena Indosat sudah
menjalankan bisnis sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.

Kala disinggung tentang nasib surat dari Pemerintah Qatar ke Presiden
RI, diungkapkannya,  sudah ada respons dari Presiden  Susilo Bambang
Yudhoyono dan melimpahkannya ke  Menkopolhukam.

”Saya tidak tahu apa isi suratnya, tetapi setahu saya sudah ada
koordinasi antara Menkopolhukam, Kejaksaan Agung, dan Menkominfo. Itu
saja informasinya,” katanya.

Terancam
Diakuinya,  jika penyidikan atas Indosat sebagai tersangka dilimpahkan
ke pengadilan dan perseroan dinyatakan bersalah oleh majelis hakim, maka
resiko yang akan dialami adalah kewajiban membayar kerugian negara
sebesar Rp 1,3 triliun.

Belum lagi penutupan seluruh atau sebagian perusahaan untuk waktu paling
lama satu tahun dan pencabutan seluruh atau sebagian hak atau pencabutan
keuntungan tertentu yang telah atau dapat diberikan pemerintah kepada
terpidana.

“Itu ancaman hukumannya. Soal membayar  Rp 1,3 triliun, kemampuan
finansial kita kuat. Tetapi bukan disitu masalahnya. Kita tidak salah
dan optimistis tidak akan ada  uang atau denda yang dibayar,” katanya.

Salah Tafsir
Masih menurut Alex, hal yang terjadi dengan Indosat dan sejumlah
eksekutifnya dalam kasus ini yang telah dijadikan tersangka oleh
Kejaksaan Agung adalah adanya kesalahanpemahaman  tentang kata
“menggunakan frekuensi” oleh tim penyidik dan Jaksa Penuntut Umum
sehingga IM2 didakwa menggunakan frekuensi dan wajib membayar Rp 1,3
triliun.

Dijelaskannya, padahal Menkominfo Tifatul Sembiring selaku regulator di
bidang telekomunikasi telah   menegaskan IM2 tidak menggunakan frekuensi
dan tidak perlu membayar Rp 1,3 triliun.

Apalagi, dalam UU Telekomunikasi No 36/99 telah dinyatakan regulator di
bidang telekomunikasi adalah Menkominfo sebagai penanggung jawab
telekomunikasi di Indonesia yang memiliki kewenangan untuk menetapkan
kebijakan, pengawasan, dan pembinaan.

Selain itu juga ada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang
bertanggungjawab di bidang telekomunikasi diberi wewenang khusus sebagai
penyidik untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang telekomunikasi.

“Atas pertimbangan-pertimmbangan hukum yang ada, kami berpendapat
kerjasama Indosat dan IM2 tidak melawan hukum dan tidak ada
penyelahgunaan wewenang sehingga tudingan korupsi itu tidak memiliki
dasar. Jika yang digunakan persepsi Jaksa Penuntut Umum, maka semua
pengguna ponsel harus membayar Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi
senilai 1,3 triliun rupiah karena menggunakan frekuensi tanpa haknya,”
tegasnya lagi.

Diingatkannya,  jika kondisi yang dialami perseroan dibiarkan, bisa
menimbulkan ketidakpastian hukum yang dapat menganggu layanan dan
menimbulkan kerugian bagi para pelaku bisnis selular secara keseluruhan.

“Kalau keadaan ini dibiarkan berlarut, iklim investasi di Indonesia
menjadi tidak kondusif,” ingatnya.

Untuk diketahui, kasus ini bermula dari laporan Lembaga swadaya
masyarakat Konsumen Telekomunikasi Indonesia (KTI) yang mengadukan
Indosat dan Indosat Mega Media (IM2) ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Perkara ini kemudian diambil alih oleh Kejaksaan Agung dengan
pertimbangan dugaan lokasi terjadinya tindak pidana tidak hanya di Jawa
Barat.

Hasil penyelidikan menyebutkan IM2 diduga tidak pernah mengikuti seleksi
pelelangan pita jaringan seluler bergerak pada frekuensi 2,1 GHz atau
yang dikenal dengan 3G, sehingga IM2 tidak punya hak memanfaatkan
jaringan 3G itu. Perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
menyebut kerugian negara perkara ini mencapai Rp 1,3 triliun.

Saat ini mantan Dirut IM2, IA, telah menjalani dua kali persidangan dan
diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.(id)
Salam,
*R*atnawulan *O*ktovani
*Sekretariat MASTEL*
Jl. Tambak Raya No. 61
Pegangsaan - Menteng
Jakarta Pusat 10320
T: +622131908806 | F: +622131908812 | W: www.mastel.or.id

The message from
sentto-2238911-20399-1358842886-rudy_hendarto=telkomsel.co.id@...\
oo.com with "Subject: [mastel-anggota] Kasus Berlanjut Terus, Qtel Pasang
Kuda-kuda ke Arbitrase Internasional"

has been scanned for viruses and it believed to be safe and clean.


------------------------------------------------------------------------

“This electronic mail and its attachment(s) is intended only for the
recipient(s) to whom it is addressed. It may contain information which
may be confidential and/or protected by legal privilege. If you are not
the intended recipient(s), reading, disclosing, printing, copying,
forwarding this electronic mail and its attachment(s) and/or taking any
action in reliance on the information in this electronic mail and its
attachment(s) are prohibited. Telkomsel shall not be liable in respect
of communication made by its employee which is contrary to the company
policy and/or outside the scope of the employment of the individual
concerned. The employee will be personally liable for any damages or
other liability arising.”

“Surat elektronik ini beserta lampirannya dimaksudkan hanya untuk
penerima kepada siapa surat tersebut ditujukan. Informasi yang terdapat
di dalamnya dapat bersifat rahasia dan/atau dilindungi oleh hukum. Jika
Anda bukan penerima yang dituju, Anda dilarang untuk membaca,
mengungkapkan, mencetak, menyalin, meneruskan surat elektronik ini
beserta lampirannya dan/atau mengambil tindakan apapun berdasarkan
informasi yang terdapat dalam surat elektronik ini beserta lampirannya.
Telkomsel tidak bertanggung jawab atas setiap komunikasi karyawan yang
bertentangan dengan kebijakan perusahaan dan/atau berada di luar lingkup
pekerjaannya. Segala resiko dan akibat yang ditimbulkan merupakan
tanggung jawab personal. “






[Non-text portions of this message have been removed]

#26942 From: Muhammad Adithia Amidjaya <amidjaya73@...>
Date: Mon Jan 21, 2013 3:26 am
Subject: Perkenalan
amidjaya73@...
Send Email Send Email
 
Apa kabar semua, Saya baru saja bergabung dengan milis milis Bisnis_Center ini,
perkenalkan:

Name: Muhammad Adithia Amidjaya
Location: Cinere, Depok
Age: [_].18-23 [_].24-29 [_].30-35 [X].36-41 [_].42-up
Sex: Male
Status: [X].Single [_].Married [_].Complicated
Institution/company: PT Hijau Lestari Persada (Owner); PT. Emerald ActionCOACH
(Business Coach)
Phone/Fax: +6282124276383
Facebook: Adithia Amidjaya
Twitter/Fs/YM. etc: amidjaya73 (Twitter)
Sites/Blog:http://adithia.blogspot.com/
Surfing internet di: [X].Home [X].Office [X].Others

Mengetahui milis ini dari: Yahoo Group List

Salam Bisnis Fokus - BisnisCenter


Best Regards, -adithia-

Don't ask my PIN, because I'm using Android


"5 Rahasia Praktis Tingkatkan Sales dan Profit Andahingga 205%"

Hijaukan Bumi, Lestarikan Alam

Ingin Tahu Apakah Business Coaching itu?


[Non-text portions of this message have been removed]

#26943 From: "Freddy Pieloor" <fpieloor@...>
Date: Tue Jan 22, 2013 11:13 am
Subject: Re: [Insurance-Com] BANJIR tidak dijamin asuransi!
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Pak Hotbonar yang baik,



Selamat sore,


Terima kasih atas penjelasan tambahan Bapak.


Selaku praktisi dan pemerhati asuransi, terlebih anggota Kupasi, kita bersama
layak mengedukasi masyarakat dan mengawal industri ini dapat bertumbuh.


Semoga industri asuransi semakin berkembang dan mampu melayani masyarakat
Indonesia lebih baik.




Salam,
Freddy Pieloor




Inspired by www.MONEYnLOVE.com
Managing Money with Love

Info pelatihan & konsultasi:
Telp. 021-9199.6699
Email. Barbara@...

Twitter @FreddyPieloor
FB: Freddy Pieloor
Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com

-----Original Message-----
From: <Hotbonar@...>
Sender: Insurance-Com@yahoogroups.com
Date: Tue, 22 Jan 2013 11:00:42
To: <Insurance-Com@yahoogroups.com>
Reply-To: Insurance-Com@yahoogroups.com
Cc: <fpieloor@...>; <MONEYnLOVE@yahoogroups.com>;
<TheProfec@yahoogroups.com>; <TheManagers_Indonesia@yahoogroups.com>;
<Bisnis_Center@yahoogroups.com>; <Barbara@...>
Subject: Re: [Insurance-Com] BANJIR tidak dijamin asuransi!

> Polis adalah perjanjian antara Penanggung dengan Tertanggung
> yg disiapkan oleh pihak Penanggung, biasa disebut polis
> standar utk beberapa jenis asuransi umum seperti polis
> asuransi kebakaran, kendaraan bermotor, pengangkutan barang
> (marine cargo-disebut marine karena asal muasalnya
> pengangkutan lewat laut). Kalau memerlukan perluasan cover,
> tertanggung bisa memintanya kepada penanggung yg disebut
> additional clauses, ada yg gratis, ada yg dibebani tambahan
> premi. Banjir dalam polis kebakaran maupun polis asr
> kendaraan bermotor tdk dicover polis standar kecuali bila
> diperluas atas permintaan tertanggung atau ditawarkan oleh
> perush asuransi.
Salam,

Hotbonar Sinaga ChFC, CLU
Sekjen Asosiasi Broker Asuransi 1988-1990
>
> Dear Sahabat Milis yang sedang prihatin,
>
>
>
> Selamat pagi,
>
>
>
> Saya pagi ini menulis tentang Banjir, yang tidak dijamin
> polis asuransi.

>
> Dalam polis standar asuransi kendaraan dan kebakaran, banjir
> tidak dijamin.

>
> Banjir merupakan jaminan yang bisa diminta dengan tambahan
> premi.

>
> Banjir, gempa bumi dan huru hara serta longsor merupakan
> jaminan perluasan yang disediakan perusahaan asuransi,
> dengan tambahan premi.

>
> Di asuransi jiwa dikenal dengan nama RIDER, di asuransi umum
> disebut "extension" (perluasan) atau "clauses".

>
> Jadi bila Anda tidak memiliki perluasan jaminan banjir, maka
> klaim kerugian akibat banjir kemarin tidak dijamin polis
> asuransi Anda.

>
> Perlukah jaminan banjir?
> Tidak perlu bila Anda memang tinggal di daerah tinggi, dan
> kantor Anda bukan daerah banjir.

>
> -----
>
>
> Perhatikan!
>
> Saat Anda mengendarai mobil, dan di depan terdapat genangan
> air (banjir) lantas Anda menerobos (memaksa) utk melalui
> banjir itu, sehingga mobil mogok dan mesin rusak.

>
> Kerusakan akibat menerobos banjir tidak dijamin polis
> asuransi.
>
>
> -----
>
>
> Demikian sedikit ulasan banjir dari sudut asuransi.
>
>
>
> Salam,
> Freddy Pieloor
> Konselor Keuangan & Keluarga
>
>
> Bindang Santai 27.02.2013
> "Uang atau Cinta"
> @LITEFM1058
>
>
>
> Inspired by www.MONEYnLOVE.com
> Managing Money with Love
>
> Info pelatihan & konsultasi:
> Telp. 021-9199.6699
> Email. Barbara@...
>
> Twitter @FreddyPieloor
> FB: Freddy Pieloor
> Milis: MONEYnLOVE-subscribe@yahoogroups.com
>
> ------------------------------------
>
> "MARI BERASURANSI & MERENCANAKAN MASA DEPAN SEJAHTERA
> TEMPATKAN KEPENTINGAN NASABAH DI ATAS KEPENTINGAN PERUSAHAAN
> DAN DIRI"Yahoo! Groups Links
>
>
>


___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id





[Non-text portions of this message have been removed]

Messages 26914 - 26943 of 27564   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help