Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

SSR-Klub · Klub Perencanaan Keuangan Safir Senduk & Rekan

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

  • Members: 9921
  • Category: Free Stuff
  • Founded: Mar 15, 2004
  • Language: Indonesian
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 25931 - 25960 of 56408   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#25931 From: Darul Salam <darul.salam@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 5:34 am
Subject: Bls: Info utk Pak Dipta: Fakta hasil investasi
darul.salam
Send Email Send Email
 

Pak Dipta,

Saya tidak ahli dalam memililh Manajer Investasi. Tapi saya akan sharing bagaimana akhirnya saya "mampir" di MI yg sekarang. Dan masih mungkin juga saya meneruskan perjalanan ke MI lainnya :)

Saya dulu pertama ikut RD di perusahaan pemerintah: Danareksa. Ada rasa aman bila ikut perusahaan punya pemerintah. Setidaknya bila ada apa-apa, pemerintah akan ikut turun tangan. Saat itu saya hanya mencoba-coba krn belum cukup faham ttg reksadana.

Setelah berlangsung bbrp lama, pengetahuan ttg risiko di RD bertambah. Saya merasa respon perusahaan itu kurang memuaskan (waktu itu) terhadap pertanyaan2 saya. Ditambah kemudian return-nya tidak masuk sepuluh besar, akhirnya saya kemudian pindah ke Manu****. Dan seterusnya saya pindah lagi ke MI yang sekarang dgn alasan utama adalah return.

Return masing-masing MI tentu saja berbeda-beda. Bpk bisa lihat di www.bisnis.com. Tapi ini bukan satu-satunya faktor yang jadi pertimbangan. Kita bisa melihat dana kelolaan MI, krn dana kelolaan yg tinggi bisa menunjukkan kepercayaan investor. Saya juga biasa lihat-lihat 10 saham terbanyak yg dipilih oleh MI (di website bapepam), dsb.. 

Untuk detailnya cara memilih MI, saya rasa Bpk akan banyak temukan di internet atau majalah investasi. Bisa juga lihat di www.infovesta.com.

semoga ada gunanya :)

/salam



----- Pesan Asli ----
Dari: Dipta Manusubhaga <dipta.manusubhaga@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Sabtu, 30 Agustus, 2008 10:08:13
Topik: Re: [SSR-Klub] Info utk Pak Dipta: Fakta hasil investasi

Pagi pak Darul,

 

Saya ada tambahan pertanyaan, semoga pak darul berkenan memberi informasi tambahan.

 

Untuk track record (kinerja) masing - masing produk investasi kita bisa lihat faktanya di website atau koran bisnis.

Saham A kita bisa lacak track recordnya

Reksadana B bisa juga

harga emas bisa juga

dst

 

Sekarang mengenai perusahaan investasinya. saya rasa misalnya 10 perusahaan investasi sama-sama masuk ke pasar saham misalnya tentu akan menghasilkan return yang berbeda kan? tergantung kinerja dari masing-masing manajer investasi. (keputusan sang manajer investasi tentu berbeda, ada yang jual,ada yang malah beli, ada yang hold dulu)

 

Apa saja faktor yang bisa menjadi bahan pertimbangan kita untuk memutuskan perusahaan investasi mana yang akan kita tanamkan uang kita? 

Shareholder?

lama berdiri?

track record kinerja perusahaan investasi itu sendiri?

 

mohon masukannya

 

Terima kasih banyak

 

Dipta Manusubhaga

 

 



----- Original Message ----
From: Darul Salam <darul.salam@ yahoo.co. id>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Friday, August 29, 2008 10:12:23 AM
Subject: [SSR-Klub] Info utk Pak Dipta: Fakta hasil investasi

Return reksadana atau bagian investasi UL adalah fakta. Jadi yg Pak Su'ud sampaikan bukanlah hanya "katanya". Fakta data return ini bisa diakses siapa saja. Bapepam website menyediakan NAB harian dari mulai thn 2004. Kalau lebih lama dari itu mungkin kita harus tanya ke masing-masing Manajer Investasi.

Saya sudah ikut RD sejak 3,5 htn lalu dan merasakan return RD saham yang sedang aduhai-aduhainya. Tapi tahun ini, sejak Jan-08, memang "tahun cobaan". Keuntungan (bukan modal) yg saya dapat di thn 2007 sudah digerogoti ~25%.

Di bawah ini hanya contoh data, krn RD Trim Kapital yg saya ikuti bukan yg terbaik dalam hal return. Dari data bapepam, saya membuat rekapnya jadi return bulanan dgn cara mengambil NAB tiap akhir bulan. Kecuali utk data terakhir pake NAB 28-Aug (kemarin). Saya copy langsung dari MS Excel, mudah-mudahan nanti tabelnya ga jadi amburadul.

Bulan NAB Return (%)
Dec-03 855.63
Jan-04 884.30 3.35
Feb-04 918.39 3.86
Mar-04 904.32 (1.53)
Apr-04 962.29 6.41
May-04 922.13 (4.17)
Jun-04 927.55 0.59
Jul-04 998.76 7.68
Aug-04 997.99 (0.08)
Sep-04 1,044.15 4.63
Oct-04 1,099.89 5.34
Nov-04 1,275.17 15.94
Dec-04 1,333.51 4.58
Jan-05 1,405.46 5.40
Feb-05 1,468.04 4.45
Mar-05 1,462.35 (0.39)
Apr-05 1,426.72 (2.44)
May-05 1,535.93 7.65
Jun-05 1,633.59 6.36
Jul-05 1,746.12 6.89
Aug-05 1,568.02 (10.20)
Sep-05 1,620.20 3.33
Oct-05 1,629.56 0.58
Nov-05 1,720.33 5.57
Dec-05 1,823.29 5.98
Jan-06 1,996.20 9.48
Feb-06 2,046.54 2.52
Mar-06 2,213.65 8.17
Apr-06 2,534.77 14.51
May-06 2,372.00 (6.42)
Jun-06 2,354.68 (0.73)
Jul-06 2,445.98 3.88
Aug-06 2,599.93 6.29
Sep-06 2,745.51 5.60
Oct-06 2,854.99 3.99
Nov-06 3,060.87 7.21
Dec-06 3,176.17 3.77
Jan-07 3,058.30 (3.71)
Feb-07 2,951.93 (3.48)
Mar-07 3,123.92 5.83
Apr-07 3,433.43 9.91
May-07 3,682.54 7.26
Jun-07 3,875.15 5.23
Jul-07 4,326.52 11.65
Aug-07 3,923.54 (9.31)
Sep-07 4,307.01 9.77
Oct-07 4,957.10 15.09
Nov-07 5,254.45 6.00
Dec-07 5,333.92 1.51
Jan-08 4,985.88 (6.52)
Feb-08 5,128.76 2.87
Mar-08 4,320.46 (15.76)
Apr-08 4,045.83 (6.36)
May-08 4,520.29 11.73
Jun-08 4,330.53 (4.20)
Jul-08 4,183.97 (3.38)
Aug-08 3,855.40 (7.85)
Return Jan-04 s.d. Aug-08

     

    350.59

%
Average Jan-04 s.d Aug 08         38.07 %
Sumber data:
www.bapepamlk. depkeu.go. id
http://finance. yahoo.com
Data s.d.  28-Aug-08
 
# Dengan return seperti di atas, kalau kita hanya sekali invest 1 jt di akhir Dec-03 (pada saat NAB 855,63), maka pada hari kemarin uang kita sudah jadi 4,5jt.
# Kalau kita invest rutin 200rb setiap awal bulan sejak Jan-04 (berarti total simpan 11,2jt), maka dana kita pada hari kemarin jadi  23,297jt.
Ini bukan sim-salabim. Ini investasi yg bawa risk and return. Dan kita kena risiko itu di thn ini :)
/salam

----- Pesan Asli ----
Dari: Dipta Manusubhaga <dipta.manusubhaga@ yahoo.com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jumat, 29 Agustus, 2008 09:07:24
Topik: Re: [SSR-Klub] Premi UL 30jt/bln..

Pagi Pak Su'ud,
 
Saya tertarik dengan pernyataan bapak mengenai fakta (berdasarkan account dari nasabah) th ke 5 saja sdh balik modal.
 
Apa bisa bapak beri fakta angkanya? bapak dari prudential ya? contoh track record account riil.
 
Apa ada rekan - rekan dari unitlink perusahaan lain? AIG? bisa beri fakta angkanya juga?
 
Rekan - rekan dari reksadana bisa beri fakta angkanya juga?
kalau bisa track record account nyata dari beberapa perusahaan investasi. Saya yakin yang ikut milis ini pasti banyak juga dari perusahaan investasi atau banyak yang sudah menjadi nasabah.
 
Rekan-rekan dari produk investasi lain? saham, ORI, property, emas, indeks, valas, dll?
 
Nama nasabah tidak perlu dicantumkan untuk menjaga kerahasiaan. tapi kalau ada nasabah mau sharing testimoni pribadinya silahkan juga.
 
Soalnya selama ini yang rame di milis ini baru debat illustrasi/simulasi .
Berandai-andai.
kalau ikut unitlink 10 th kemudian sebesar ini.
kalau ikut term life & reksadana bisa sebesar ini.
Kalau ikut saham bisa sebesar ini.
Kalau ikut emas tidak termakan inflasi jadi sebesar ini.
kalau ikut valas bisa untung segini.
 
saya sebagai orang awam jadi bingung? masak sih? apakah betul sesuai dengan simulasi? faktanya lebih tinggi atau lebih rendah dari simulasi? rasanya tergantung kinerja dari perusahaan investasi masing-masing ya?
 
Semua masih menawarkan gambaran saja. belum ada yang memberi data riil. misalnya track record selama 5 th ke belakang.
 
Terima kasih atas kejujuran anda dalam memberikan contoh riil. kalau bisa secara terbuka ada yang positif ada yang negatif. Namanya juga produk investasi mengandung resiko masak bagus terus. pasti ada yang untung ada yang pernah kurang beruntung
 
Perbandingan ini sebagai dasar pertimbangan saya untuk mengambil produk investasi. jangan dibuat jadi "panas" lagi ya.
 
Saya pegang prinsip ekonomi : High risk high return. Tinggal tentukan berapa besar resiko yang mampu saya terima saat ini dan nilai kelayakan hasil return investasi yang ada. 
 
btw di semarang ada rekomendasi cabang perusahaan investasi yang cukup bagus? mohon informasinya.
Minggu ini saya didatangi team marketing dari 2 perusahaan investasi (1 nasional, 1 lokal). manajer investasinya ngikut juga tapi saya kok masih kurang sreg ya? penjelasannya masih kurang mantap/kurang PD.
 
Terima kasih
 
Dipta Manusubhaga
Semarang

 

----- Original Message ----
From: Su'ud Achmad <anomtea@yahoo. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Thursday, August 28, 2008 2:38:32 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Premi UL 30jt/bln..

Jangan under estimate dengan income orang pak. Nasabah teman saya ada yang preminya 50 jt per bulan, bahkan ada yang mencapai 200jt per bulan. Tentu dari situ anda bisa kira2 penghasilan mereka berapa?
Lagipula ilustrasi ini saya buat berdasarkan request dari anggota milis lainnya.

Seperti yang saya katakan di akhir tulisan saya yang lalu, semua ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, UP sakit kritis yang 1M itu juga berdasarkan request. Kalo mau lebih bisa saja. Syaratnya cuma kesehatan harus benar2 prima(OOT). Karena pasti kesehatan calon nasabah ini akan di-cek secara detail.

Kalo ikut termlife hanya sampai 20 th, sesuai ilustrasi yang saya buat (30th, tidak merokok), nasabah ini hanya di-cover s/d usia 50 th. Bagaimana kalau kena sakit kritisnya di usia 51 th? Sementara di ilustrasi saya, penyakit kritis di-cover s/d usia 85th. Tentu saja akan lebih mahal.

Bulan ke-4 kena sakit kritis, dapet UP 1M, dapet 30jt/bln, fasilitas rawat inap tetap berlanjut (untuk sakit selain sakit kritis), itu juga tidak jelek kan pak? Sebagai catatan, uang 30jt/bln itu juga bukan hanya sekedar disimpan tapi di-investasikan kembali.

Tahun ke-8 mau dapat 3,6 M atau 3,9 M itu juga bisa disesuaikan. Karena saya menghitungnya tidak secara detail. Saya membuatnya hanya beberapa menit. Faktanya (berdasarkan account dari nasabah), tahun ke-5 saja sudah balik modal. Gak perlu nunggu sampai 8th atau 10th.

Kalo terjadi bencana finansial, ada dua pilihan: premi diturunkan, atau tutup polis. Prulink tidak ada biaya penalty. Kalo menghitung untung rugi dari sejumlah uang yang sudah dibayarkan, saya rasa itu tergantung dari individu masing2. Kalo boleh dan mudah-mudahan tidak salah, saya akan mengibaratkannya seperti ini:

Katakanlah kalau kita beserta seluruh anggota keluarga meninggalkan rumah selama seminggu. Lalu kita menitipkannya pada seorang hansip dengan perjanjian membayar 1 juta. Lalu setelah seminggu ternyata rumah kita aman dari kebobolan, apakah kita merasa rugi telah membayar uang sebesar 1 juta tersebut? Bisa saja kita menyewa satpam atau bahkan polisi yang mungkin bayarannya lebih dari 1 juta.

Lalu kalau ternyata ada suatu sistem yang memberikan solusi bahwa si hansip tetap dapat bayaran 1 juta dan uang 1 juta kita kembali, apakah itu tidak lebih baik?
Bisa saja kita mengambil jalan lain yang lebih murah misalnya menitipkan ke ketua RT dengan membayar hanya 250 ribu dan meninggalkan salah satu anggota keluarga. Lalu uang yang 750 ribu kita gunakan sebagai modal dagang selama seminggu atau entah diapakan sehingga bisa menghasilkan lebih dari 1 juta, bisa saja kan? Kembali lagi semuanya tergantung kebutuhan.

Saya ikut nimbrung di sini karena melihat ada hal-hal yang tidak relevan dalam membandingkan satu solusi dengan solusi yang lainnya. Contohnya seperti yang ditulis di url ini: http://priyadi. net/archives/ 2007/10/18/ hitung-hitung- asuransi- unit-link- vs-terpisah/

Seharusnya perhitungan matematis seperti ini akan lebih baik jika ada perbandingan berdasarkan fakta (account sebenarnya). Ibaratnya kalau dalam penulisan karya ilmiah atau penulisan skripsi , tulisan ini baru sekedar dasar teorinya saja. Masih harus dibuktikan lagi dengan sampel. Dari situ barulah bisa ditarik kesimpulan. Jangan membuat kesimpulan hanya berdasarkan dari dasar teori saja.

Semoga bermanfaat

--- On Thu, 8/28/08, Darul Salam <darul.salam@ yahoo.co. id> wrote:
From: Darul Salam <darul.salam@ yahoo.co. id>
Subject: [SSR-Klub] Premi UL 30jt/bln..
To: ssr-klub@yahoogroup s.com
Date: Thursday, August 28, 2008, 7:28 AM

Sengaja ni judulnya saya ganti jadi premi 30jt/bln..

Saya coba ikut kasih pendapat dengan huruf biru. Pendapat Pak Su'ud pake huruf hitam.

 

Total premi = 30jt/bl x 12 x 10 th = 3,6 M. Ibarat beli rumah,
bisa dicicil dg bunga 0% atau kontan.

Kalau kita ikut anjuran asuransi sebaiknya tidak lebih dari 10% income keluarga, berarti UL sekelas ini hanya utk keluarga dgn income 300jt/bulan atau 3,6M/thn. Berapa banyak anggota milis ini yang punya income segitu, hehehe...


Fasilitas yg didapat adalah sbb:
Sakit kritis dapat 1 M + nilai tunai (kalo ada). Walaupun SEMBUH,
dapet uang 30 jt/bln sampai usia 85th.
Meninggal krn kecelakaan usia < 60 th dapat 14,5 M + nilai tunai  (kalo ada)

Saya akan berangan-angan. Dengan uang 360jt/thn, mending saya ikut termlife yg 20 thn saja, UP 15M, sakit kritis 7,5M. Premi sekitar 110jt/thn (termasuk waiver of premium). Jadi ada sisa ni 250jt/thn selama 10 thn utk diinvestkan sendiri. Setelah 10thn, premi yg 10 thn lagi akan saya bayar dari investasi saya.

Kalau sakit kritis, dapat 7,5M. Sembuh atau tdk, uang 7,5M dibelikan ORI/deposito gak akan habis kalau cuma diambil 30jt/bln. Gak pakai sampai batas usia 85thn. Sampai mati pun 7,5M-nya tetap utuh utk yg ditinggalkan.

Meninggal sblm usia 99 th dapat 7,5 M + nilai tunai (kalo ada)
Meninggal dalam masa kontrak termlife dapat UP 15M. Dalam waktu >20thn itu investasi saya akan menghasilkan lebih dari 7,5M bahkan dgn return yg setara ORI.


Udah gitu dapat juga:
Rawat inap 1,5 juta / hari
ICU 3 juta / hari
Tindakan operasi kurang lebih dpt 42 jt s/d 208,5 jt (tergantung
tipe)
Perawatan kanker 162 juta / tahun
Cuci darah 45 juta / tahun
dsb (kalo mau detail hubungi agen terdekat)

Kalau saya kena sakit kritis, dgn dapat UP 7,5M semua biaya ini enteng saja rasanya. Dengan ORI yg bisa kasih bersih 8% aja, kita udah dpt 600jt/thn.
 
Kalo kena sakit kritisnya pada bulan ke-4, berarti baru bayar 30jt
x 3bln = 90jt (10 M cuma berkurang jadi 9,91 M) 
(Tanya Pak Su'ud, di atas dibilang UP sakit kritis 1M?), tapi fasilitas yang
didapat tetap sama seperti diatas (FULL). Walaupun SEMBUH, tetep
dapet 30jt/bln s/d usia 85 th. For free

Kalo kena sakit kritis setelah 4 bulan asuransi, berarti saya udah keluar uang premi termlife 110jt. Dapat UP 7,5M. Bila kita pegang 7,5M, uang 30jt/bulan enteng saja didapat tanpa mengurangi pokoknya .
 
Kalo gak kejadian apa2 s/d tahun ke-8 nilai tunai udah setara dg
3,6 M. Bisa kurang, bisa lebih.

Kalau gak ada kejadian apa2 s.d thn ke 8, dana investasi saya yg 250jt/thn akan jadi 3,9M juga. Ini pake asumsi return 15%.

 

Yang payah, kalau misal ternyata di akhir tahun kedua kena bencana financial (seperti yang Pak Peter pernah tulis). Jadi orgnya sehat walafiat, tapi ekonomi dan incomenya hancur. Kontrak terputus krn gak mampu bayar premi lagi.

Di UL misal thn pertama kena biaya-biaya 70% shg dana tunai tinggal 108jt. Thn kedua kena biaya sebesar 60% shg dana tunai tersisa 144jt. Total 2 thn setor premi 720jt. Uang yg bisa ditarik 252 (mungkin lebih kecil lagi krn biaya finalty lainnya yg belum dihitung).

Kalau dengan skenario termlife: Total setor premi termlife= 220jt. Sedangkan investasi yg sudah 2 thn tetap utuh 500jt ada di tangan sendiri.

Jadi dgn musibah financial ini, ikut UL kehilangan 468jt, dengan termlife kehilangan 220jt. Note: kedua skenario pake asumsi return 0%.

CMIIW...
Semua ini masih bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Semoga bermanfaat

 

 

----- Pesan Asli ----
Dari: Su'ud Achmad <anomtea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Rabu, 27 Agustus, 2008 00:02:58
Topik: Re: Klarifikasi. ..Re: [SSR-Klub] PRUlink from Prudential



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!




Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis. Download Yahoo! Toolbar sekarang .



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!

#25932 From: Darul Salam <darul.salam@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 5:35 am
Subject: Bls: Info utk Pak Dipta: Fakta hasil investasi
darul.salam
Send Email Send Email
 

Pak Dipta,

Saya tidak ahli dalam memililh Manajer Investasi. Tapi saya akan sharing bagaimana akhirnya saya "mampir" di MI yg sekarang. Dan masih mungkin juga saya meneruskan perjalanan ke MI lainnya :)

Saya dulu pertama ikut RD di perusahaan pemerintah: Danareksa. Ada rasa aman bila ikut perusahaan punya pemerintah. Setidaknya bila ada apa-apa, pemerintah akan ikut turun tangan. Saat itu saya hanya mencoba-coba krn belum cukup faham ttg reksadana.

Setelah berlangsung bbrp lama, pengetahuan ttg risiko di RD bertambah. Saya merasa respon perusahaan itu kurang memuaskan (waktu itu) terhadap pertanyaan2 saya. Ditambah kemudian return-nya tidak masuk sepuluh besar, akhirnya saya kemudian pindah ke Manu****. Dan seterusnya saya pindah lagi ke MI yang sekarang dgn alasan utama adalah return.

Return masing-masing MI tentu saja berbeda-beda. Bpk bisa lihat di www.bisnis.com. Tapi ini bukan satu-satunya faktor yang jadi pertimbangan. Kita bisa melihat dana kelolaan MI, krn dana kelolaan yg tinggi bisa menunjukkan kepercayaan investor. Saya juga biasa lihat-lihat 10 saham terbanyak yg dipilih oleh MI (di website bapepam), dsb.. 

Untuk detailnya cara memilih MI, saya rasa Bpk akan banyak temukan di internet atau majalah investasi. Bisa juga lihat di www.infovesta.com.

semoga ada gunanya :)

/salam



----- Pesan Asli ----
Dari: Dipta Manusubhaga <dipta.manusubhaga@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Sabtu, 30 Agustus, 2008 10:08:13
Topik: Re: [SSR-Klub] Info utk Pak Dipta: Fakta hasil investasi

Pagi pak Darul,

 

Saya ada tambahan pertanyaan, semoga pak darul berkenan memberi informasi tambahan.

 

Untuk track record (kinerja) masing - masing produk investasi kita bisa lihat faktanya di website atau koran bisnis.

Saham A kita bisa lacak track recordnya

Reksadana B bisa juga

harga emas bisa juga

dst

 

Sekarang mengenai perusahaan investasinya. saya rasa misalnya 10 perusahaan investasi sama-sama masuk ke pasar saham misalnya tentu akan menghasilkan return yang berbeda kan? tergantung kinerja dari masing-masing manajer investasi. (keputusan sang manajer investasi tentu berbeda, ada yang jual,ada yang malah beli, ada yang hold dulu)

 

Apa saja faktor yang bisa menjadi bahan pertimbangan kita untuk memutuskan perusahaan investasi mana yang akan kita tanamkan uang kita? 

Shareholder?

lama berdiri?

track record kinerja perusahaan investasi itu sendiri?

 

mohon masukannya

 

Terima kasih banyak

 

Dipta Manusubhaga

 

 



----- Original Message ----
From: Darul Salam <darul.salam@ yahoo.co. id>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Friday, August 29, 2008 10:12:23 AM
Subject: [SSR-Klub] Info utk Pak Dipta: Fakta hasil investasi

Return reksadana atau bagian investasi UL adalah fakta. Jadi yg Pak Su'ud sampaikan bukanlah hanya "katanya". Fakta data return ini bisa diakses siapa saja. Bapepam website menyediakan NAB harian dari mulai thn 2004. Kalau lebih lama dari itu mungkin kita harus tanya ke masing-masing Manajer Investasi.

Saya sudah ikut RD sejak 3,5 htn lalu dan merasakan return RD saham yang sedang aduhai-aduhainya. Tapi tahun ini, sejak Jan-08, memang "tahun cobaan". Keuntungan (bukan modal) yg saya dapat di thn 2007 sudah digerogoti ~25%.

Di bawah ini hanya contoh data, krn RD Trim Kapital yg saya ikuti bukan yg terbaik dalam hal return. Dari data bapepam, saya membuat rekapnya jadi return bulanan dgn cara mengambil NAB tiap akhir bulan. Kecuali utk data terakhir pake NAB 28-Aug (kemarin). Saya copy langsung dari MS Excel, mudah-mudahan nanti tabelnya ga jadi amburadul.

Bulan NAB Return (%)
Dec-03 855.63
Jan-04 884.30 3.35
Feb-04 918.39 3.86
Mar-04 904.32 (1.53)
Apr-04 962.29 6.41
May-04 922.13 (4.17)
Jun-04 927.55 0.59
Jul-04 998.76 7.68
Aug-04 997.99 (0.08)
Sep-04 1,044.15 4.63
Oct-04 1,099.89 5.34
Nov-04 1,275.17 15.94
Dec-04 1,333.51 4.58
Jan-05 1,405.46 5.40
Feb-05 1,468.04 4.45
Mar-05 1,462.35 (0.39)
Apr-05 1,426.72 (2.44)
May-05 1,535.93 7.65
Jun-05 1,633.59 6.36
Jul-05 1,746.12 6.89
Aug-05 1,568.02 (10.20)
Sep-05 1,620.20 3.33
Oct-05 1,629.56 0.58
Nov-05 1,720.33 5.57
Dec-05 1,823.29 5.98
Jan-06 1,996.20 9.48
Feb-06 2,046.54 2.52
Mar-06 2,213.65 8.17
Apr-06 2,534.77 14.51
May-06 2,372.00 (6.42)
Jun-06 2,354.68 (0.73)
Jul-06 2,445.98 3.88
Aug-06 2,599.93 6.29
Sep-06 2,745.51 5.60
Oct-06 2,854.99 3.99
Nov-06 3,060.87 7.21
Dec-06 3,176.17 3.77
Jan-07 3,058.30 (3.71)
Feb-07 2,951.93 (3.48)
Mar-07 3,123.92 5.83
Apr-07 3,433.43 9.91
May-07 3,682.54 7.26
Jun-07 3,875.15 5.23
Jul-07 4,326.52 11.65
Aug-07 3,923.54 (9.31)
Sep-07 4,307.01 9.77
Oct-07 4,957.10 15.09
Nov-07 5,254.45 6.00
Dec-07 5,333.92 1.51
Jan-08 4,985.88 (6.52)
Feb-08 5,128.76 2.87
Mar-08 4,320.46 (15.76)
Apr-08 4,045.83 (6.36)
May-08 4,520.29 11.73
Jun-08 4,330.53 (4.20)
Jul-08 4,183.97 (3.38)
Aug-08 3,855.40 (7.85)
Return Jan-04 s.d. Aug-08

     

    350.59

%
Average Jan-04 s.d Aug 08         38.07 %
Sumber data:
www.bapepamlk. depkeu.go. id
http://finance. yahoo.com
Data s.d.  28-Aug-08
 
# Dengan return seperti di atas, kalau kita hanya sekali invest 1 jt di akhir Dec-03 (pada saat NAB 855,63), maka pada hari kemarin uang kita sudah jadi 4,5jt.
# Kalau kita invest rutin 200rb setiap awal bulan sejak Jan-04 (berarti total simpan 11,2jt), maka dana kita pada hari kemarin jadi  23,297jt.
Ini bukan sim-salabim. Ini investasi yg bawa risk and return. Dan kita kena risiko itu di thn ini :)
/salam

----- Pesan Asli ----
Dari: Dipta Manusubhaga <dipta.manusubhaga@ yahoo.com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jumat, 29 Agustus, 2008 09:07:24
Topik: Re: [SSR-Klub] Premi UL 30jt/bln..

Pagi Pak Su'ud,
 
Saya tertarik dengan pernyataan bapak mengenai fakta (berdasarkan account dari nasabah) th ke 5 saja sdh balik modal.
 
Apa bisa bapak beri fakta angkanya? bapak dari prudential ya? contoh track record account riil.
 
Apa ada rekan - rekan dari unitlink perusahaan lain? AIG? bisa beri fakta angkanya juga?
 
Rekan - rekan dari reksadana bisa beri fakta angkanya juga?
kalau bisa track record account nyata dari beberapa perusahaan investasi. Saya yakin yang ikut milis ini pasti banyak juga dari perusahaan investasi atau banyak yang sudah menjadi nasabah.
 
Rekan-rekan dari produk investasi lain? saham, ORI, property, emas, indeks, valas, dll?
 
Nama nasabah tidak perlu dicantumkan untuk menjaga kerahasiaan. tapi kalau ada nasabah mau sharing testimoni pribadinya silahkan juga.
 
Soalnya selama ini yang rame di milis ini baru debat illustrasi/simulasi .
Berandai-andai.
kalau ikut unitlink 10 th kemudian sebesar ini.
kalau ikut term life & reksadana bisa sebesar ini.
Kalau ikut saham bisa sebesar ini.
Kalau ikut emas tidak termakan inflasi jadi sebesar ini.
kalau ikut valas bisa untung segini.
 
saya sebagai orang awam jadi bingung? masak sih? apakah betul sesuai dengan simulasi? faktanya lebih tinggi atau lebih rendah dari simulasi? rasanya tergantung kinerja dari perusahaan investasi masing-masing ya?
 
Semua masih menawarkan gambaran saja. belum ada yang memberi data riil. misalnya track record selama 5 th ke belakang.
 
Terima kasih atas kejujuran anda dalam memberikan contoh riil. kalau bisa secara terbuka ada yang positif ada yang negatif. Namanya juga produk investasi mengandung resiko masak bagus terus. pasti ada yang untung ada yang pernah kurang beruntung
 
Perbandingan ini sebagai dasar pertimbangan saya untuk mengambil produk investasi. jangan dibuat jadi "panas" lagi ya.
 
Saya pegang prinsip ekonomi : High risk high return. Tinggal tentukan berapa besar resiko yang mampu saya terima saat ini dan nilai kelayakan hasil return investasi yang ada. 
 
btw di semarang ada rekomendasi cabang perusahaan investasi yang cukup bagus? mohon informasinya.
Minggu ini saya didatangi team marketing dari 2 perusahaan investasi (1 nasional, 1 lokal). manajer investasinya ngikut juga tapi saya kok masih kurang sreg ya? penjelasannya masih kurang mantap/kurang PD.
 
Terima kasih
 
Dipta Manusubhaga
Semarang

 

----- Original Message ----
From: Su'ud Achmad <anomtea@yahoo. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Thursday, August 28, 2008 2:38:32 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Premi UL 30jt/bln..

Jangan under estimate dengan income orang pak. Nasabah teman saya ada yang preminya 50 jt per bulan, bahkan ada yang mencapai 200jt per bulan. Tentu dari situ anda bisa kira2 penghasilan mereka berapa?
Lagipula ilustrasi ini saya buat berdasarkan request dari anggota milis lainnya.

Seperti yang saya katakan di akhir tulisan saya yang lalu, semua ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, UP sakit kritis yang 1M itu juga berdasarkan request. Kalo mau lebih bisa saja. Syaratnya cuma kesehatan harus benar2 prima(OOT). Karena pasti kesehatan calon nasabah ini akan di-cek secara detail.

Kalo ikut termlife hanya sampai 20 th, sesuai ilustrasi yang saya buat (30th, tidak merokok), nasabah ini hanya di-cover s/d usia 50 th. Bagaimana kalau kena sakit kritisnya di usia 51 th? Sementara di ilustrasi saya, penyakit kritis di-cover s/d usia 85th. Tentu saja akan lebih mahal.

Bulan ke-4 kena sakit kritis, dapet UP 1M, dapet 30jt/bln, fasilitas rawat inap tetap berlanjut (untuk sakit selain sakit kritis), itu juga tidak jelek kan pak? Sebagai catatan, uang 30jt/bln itu juga bukan hanya sekedar disimpan tapi di-investasikan kembali.

Tahun ke-8 mau dapat 3,6 M atau 3,9 M itu juga bisa disesuaikan. Karena saya menghitungnya tidak secara detail. Saya membuatnya hanya beberapa menit. Faktanya (berdasarkan account dari nasabah), tahun ke-5 saja sudah balik modal. Gak perlu nunggu sampai 8th atau 10th.

Kalo terjadi bencana finansial, ada dua pilihan: premi diturunkan, atau tutup polis. Prulink tidak ada biaya penalty. Kalo menghitung untung rugi dari sejumlah uang yang sudah dibayarkan, saya rasa itu tergantung dari individu masing2. Kalo boleh dan mudah-mudahan tidak salah, saya akan mengibaratkannya seperti ini:

Katakanlah kalau kita beserta seluruh anggota keluarga meninggalkan rumah selama seminggu. Lalu kita menitipkannya pada seorang hansip dengan perjanjian membayar 1 juta. Lalu setelah seminggu ternyata rumah kita aman dari kebobolan, apakah kita merasa rugi telah membayar uang sebesar 1 juta tersebut? Bisa saja kita menyewa satpam atau bahkan polisi yang mungkin bayarannya lebih dari 1 juta.

Lalu kalau ternyata ada suatu sistem yang memberikan solusi bahwa si hansip tetap dapat bayaran 1 juta dan uang 1 juta kita kembali, apakah itu tidak lebih baik?
Bisa saja kita mengambil jalan lain yang lebih murah misalnya menitipkan ke ketua RT dengan membayar hanya 250 ribu dan meninggalkan salah satu anggota keluarga. Lalu uang yang 750 ribu kita gunakan sebagai modal dagang selama seminggu atau entah diapakan sehingga bisa menghasilkan lebih dari 1 juta, bisa saja kan? Kembali lagi semuanya tergantung kebutuhan.

Saya ikut nimbrung di sini karena melihat ada hal-hal yang tidak relevan dalam membandingkan satu solusi dengan solusi yang lainnya. Contohnya seperti yang ditulis di url ini: http://priyadi. net/archives/ 2007/10/18/ hitung-hitung- asuransi- unit-link- vs-terpisah/

Seharusnya perhitungan matematis seperti ini akan lebih baik jika ada perbandingan berdasarkan fakta (account sebenarnya). Ibaratnya kalau dalam penulisan karya ilmiah atau penulisan skripsi , tulisan ini baru sekedar dasar teorinya saja. Masih harus dibuktikan lagi dengan sampel. Dari situ barulah bisa ditarik kesimpulan. Jangan membuat kesimpulan hanya berdasarkan dari dasar teori saja.

Semoga bermanfaat

--- On Thu, 8/28/08, Darul Salam <darul.salam@ yahoo.co. id> wrote:
From: Darul Salam <darul.salam@ yahoo.co. id>
Subject: [SSR-Klub] Premi UL 30jt/bln..
To: ssr-klub@yahoogroup s.com
Date: Thursday, August 28, 2008, 7:28 AM

Sengaja ni judulnya saya ganti jadi premi 30jt/bln..

Saya coba ikut kasih pendapat dengan huruf biru. Pendapat Pak Su'ud pake huruf hitam.

 

Total premi = 30jt/bl x 12 x 10 th = 3,6 M. Ibarat beli rumah,
bisa dicicil dg bunga 0% atau kontan.

Kalau kita ikut anjuran asuransi sebaiknya tidak lebih dari 10% income keluarga, berarti UL sekelas ini hanya utk keluarga dgn income 300jt/bulan atau 3,6M/thn. Berapa banyak anggota milis ini yang punya income segitu, hehehe...


Fasilitas yg didapat adalah sbb:
Sakit kritis dapat 1 M + nilai tunai (kalo ada). Walaupun SEMBUH,
dapet uang 30 jt/bln sampai usia 85th.
Meninggal krn kecelakaan usia < 60 th dapat 14,5 M + nilai tunai  (kalo ada)

Saya akan berangan-angan. Dengan uang 360jt/thn, mending saya ikut termlife yg 20 thn saja, UP 15M, sakit kritis 7,5M. Premi sekitar 110jt/thn (termasuk waiver of premium). Jadi ada sisa ni 250jt/thn selama 10 thn utk diinvestkan sendiri. Setelah 10thn, premi yg 10 thn lagi akan saya bayar dari investasi saya.

Kalau sakit kritis, dapat 7,5M. Sembuh atau tdk, uang 7,5M dibelikan ORI/deposito gak akan habis kalau cuma diambil 30jt/bln. Gak pakai sampai batas usia 85thn. Sampai mati pun 7,5M-nya tetap utuh utk yg ditinggalkan.

Meninggal sblm usia 99 th dapat 7,5 M + nilai tunai (kalo ada)
Meninggal dalam masa kontrak termlife dapat UP 15M. Dalam waktu >20thn itu investasi saya akan menghasilkan lebih dari 7,5M bahkan dgn return yg setara ORI.


Udah gitu dapat juga:
Rawat inap 1,5 juta / hari
ICU 3 juta / hari
Tindakan operasi kurang lebih dpt 42 jt s/d 208,5 jt (tergantung
tipe)
Perawatan kanker 162 juta / tahun
Cuci darah 45 juta / tahun
dsb (kalo mau detail hubungi agen terdekat)

Kalau saya kena sakit kritis, dgn dapat UP 7,5M semua biaya ini enteng saja rasanya. Dengan ORI yg bisa kasih bersih 8% aja, kita udah dpt 600jt/thn.
 
Kalo kena sakit kritisnya pada bulan ke-4, berarti baru bayar 30jt
x 3bln = 90jt (10 M cuma berkurang jadi 9,91 M) 
(Tanya Pak Su'ud, di atas dibilang UP sakit kritis 1M?), tapi fasilitas yang
didapat tetap sama seperti diatas (FULL). Walaupun SEMBUH, tetep
dapet 30jt/bln s/d usia 85 th. For free

Kalo kena sakit kritis setelah 4 bulan asuransi, berarti saya udah keluar uang premi termlife 110jt. Dapat UP 7,5M. Bila kita pegang 7,5M, uang 30jt/bulan enteng saja didapat tanpa mengurangi pokoknya .
 
Kalo gak kejadian apa2 s/d tahun ke-8 nilai tunai udah setara dg
3,6 M. Bisa kurang, bisa lebih.

Kalau gak ada kejadian apa2 s.d thn ke 8, dana investasi saya yg 250jt/thn akan jadi 3,9M juga. Ini pake asumsi return 15%.

 

Yang payah, kalau misal ternyata di akhir tahun kedua kena bencana financial (seperti yang Pak Peter pernah tulis). Jadi orgnya sehat walafiat, tapi ekonomi dan incomenya hancur. Kontrak terputus krn gak mampu bayar premi lagi.

Di UL misal thn pertama kena biaya-biaya 70% shg dana tunai tinggal 108jt. Thn kedua kena biaya sebesar 60% shg dana tunai tersisa 144jt. Total 2 thn setor premi 720jt. Uang yg bisa ditarik 252 (mungkin lebih kecil lagi krn biaya finalty lainnya yg belum dihitung).

Kalau dengan skenario termlife: Total setor premi termlife= 220jt. Sedangkan investasi yg sudah 2 thn tetap utuh 500jt ada di tangan sendiri.

Jadi dgn musibah financial ini, ikut UL kehilangan 468jt, dengan termlife kehilangan 220jt. Note: kedua skenario pake asumsi return 0%.

CMIIW...
Semua ini masih bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Semoga bermanfaat

 

 

----- Pesan Asli ----
Dari: Su'ud Achmad <anomtea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Rabu, 27 Agustus, 2008 00:02:58
Topik: Re: Klarifikasi. ..Re: [SSR-Klub] PRUlink from Prudential



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!




Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis. Download Yahoo! Toolbar sekarang .



Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!

#25933 From: priambudi <prietea@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 6:18 am
Subject: Bls: Bls: Bls: Ilustrasi...
prietea
Send Email Send Email
 
iyaa .. itu jg maksud sy pak....
satu MI punya banyak sekali RD...
dan dia biasanya membuatkan RD khusus u perusahaan asuransi...
kalo kita personal, ga akan bisa dapetin RD khusus ini...

maksudnya RD khusus gimana?
karena pelanggannya besar, mreka buatkan tim sendiri u ngurus
assetnya perusahaan asuransi ini...
komposisi paper assetnya disesuaikan dgn 'keinginan' dan 'kebutuhan' pelanggan
dengan sistem pemilihan yg lebih ketat....

dapet bocoran aja dari orang fortis....


mprie

----- Pesan Asli ----
Dari: Darul Salam <darul.salam@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Senin, 1 September, 2008 10:53:45
Topik: Bls: Bls: [SSR-Klub] Ilustrasi...

Hehehe.. 

Oh tentu saja ini bukan ttg mencari penjaga rumah dan cari info upah jaga rumah.. serta bukan pak hansipnya yg akan jadi pagar makan tanaman. Itu hal lain memang..

 

Pak hansipnya bisa saja kita ganti misal UnitLink AX*-MAND***. Kita tahu UL ini menginvestkan uangnya di reksadana dari MI anak perusahaan bank MAND***.

Dengan jumlah uang yg sama:

Bpk A memilih ikut UL AX*-MAND***. Dan untuk porsi invest-nya, dia memilih jenis yg agressif (invest di RD saham).

Bpk B memilih asuransi murni dari AX* dengan proteksi yang sebanding dgn Bpk A. Tapi krn memilih asuransi yg murni, Bpk A akan membayar premi lebih kecil. Sisa dananya dia investkan di RD saham yg juga dari MI bank MAND***.

Hasil akhir akan seperti pak hansip itu.

 

Atau kita bisa ganti dengan:

Bpk A ikut UL dari MANU****. UL ini memakai reksadana dari perusahaan yg sama.

Bpk B memilih ikut asuransi murni di MANU****, dan kemudian ikut sendiri reksadana juga di MANU****.

 

Atau dengan cara agak berbeda:

Bpk A ikut UL PRU****. Reksadananya di SCHRO***.

Karena PRU**** (mungkin) tdk jual asuransi murni, Bpk B ikut asuransi murni di perusahan lain yg sama bonafidnya dgn proteksi yg sama dgn Bpk A. Kemudian sisa uang diinvestkan juga di SCHRO***.

 

dst...

 

Kalau dengan satu dan lain alasan, ada yg pilih seperti Bpk A. It's their choice :)

/salam

 


 


----- Pesan Asli ----
Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Senin, 1 September, 2008 05:44:06
Topik: Bls: [SSR-Klub] Ilustrasi...

humm...
ada beberapa yg bisa jadi kelemahan dalam ilustrasi ini
dalam kenyataan dunia industri, bisnis dan investasi,
yg sy rasakan paling susah adalah 'cari jalur'...

cari upah jaga rumah mungkin relatif mudah...
cuma cari orang yg ga 'pagar makan tanaman', itu yg susah...

cari orang yg tau tempat investasi yg bagus... yaa agak susah laah...
cari tempat investasi yg bagus... nah, kalo itu....  susah....

kadang, untuk pencarian itu, 'biaya sekolah'nya lebih mahal dari yg kita bayangkan... .
kalau sy.... lebih baik sy pakai ilustrasi A....
hansip itu 'harga'nya lebih mahal daripada sekedar uang 2,5 jt....

kalo sy pakai ilustrasi B... dia hanya jadi sekedar hansip..
kalo sy pakai ilustrasi A... dia jadi bagian dari tim sy....
krn u pencapaian yg tinggi, diperlukan tim yg besar...


mprie


----- Pesan Asli ----
Dari: Darul Salam <darul.salam@ yahoo.co. id>
Kepada: ssr-klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Kamis, 28 Agustus, 2008 20:17:56
Topik: [SSR-Klub] Ilustrasi...

Terinspirasi oleh ilustrasi Pak Su’ud, saya membuat ilustrasi serupa tapi tak sama:

 

Bpk A

Bpk A menitipkan rumah ke pak hansip. Sebetulnya pasaran upah jaga rumah adalah di kisaran 1jt. Tapi pak hansip menawarkan begini, "Bayar saja saya 2,5jt. Nanti ada uang yg saya kembalikan ke Bpk". Rupanya Pak Hansip ini tahu investasi, dia menambahkan, "Bpk mau sebagian uang Bpk saya tanamkan di saham, obligasi, atau deposito? Tapi masing-masing ada potensi dan risikonya lho pak! Kalau Bpk pilih saham, mudah-mudahan nanti saya kembalikan 5 jt ke Bpk! Tapi kalau bpk pilih obligasi, bpk boleh ambil lagi 2,5jt seperti yg bpk kasih ke saya (setelah bbrp waktu-red)."

Bpk A ini mungkin tidak tahu pasaran upah jaga rumah, dan juga tdk mau ambil pusing dgn urusan seperti ini. Jadi ia menerima tawaran dan tertarik memilih saham utk investasinya. Dan memang ternyata akhirnya kemudian dia menerima 5 jt. Bpk A senang, uangnya jadi 5 jt dan rumahnya tetap terjaga.

Backstage: Pak hansip ambil upahnya 1,2jt utk jaga rumah, kemudian 0,3jt utk biaya lain-lain (termasuk fee utk perantara, dsb). Yang sisa 1 jt diinvestkan di saham dan dapat return 400% sehingga dari 1jt jadi 5jt; yang kemudian diserahkan ke Bpk A.

 

Bpk B

Bpk B tahu pasaran upah jaga rumah krn dia sedikit usaha cari info dulu. Walaupun dia juga punya uang 2,5jt, tapi memutuskan bayar pak hansip itu 1jt sesuai pasaran. Sisa 1,5jt diinvestkan dgn pergi sendiri ke tempat yg sama dgn pak hansip menginvestkan dana Bpk A. Krn tempat investnya sama dgn pak hansip, Bpk B pun mendapatkan return 400%. Tapi krn invest1,5jt, hasil akhir yg Bpk A terima adalah 7,5jt.

Hasil akhir utk Bpk B: Dapat dana 7,5 jt dan rumah tetap terjaga.

 

Kedua Bpk ini bisa sama senangnya. Bpk A merasa cukup senang krn mendapat dana 5jt dan rumah tetap terjaga. Bpk B juga senang krn selain rumahnya terjaga seperti Bpk A, usaha mencari info pasaran upah jaga dan pergi sendiri ke tempat invest membuahkan hasil yg lebih besar daripada Bpk A.

 

Skrg kita mau pilih seperti Bpk A atau Bpk B. Keduanya sama: menjaga rumahnya. Keduanya sama: mengharap dan mendapat return. Sedangkan bedanya kita bisa lihat sendiri..

 

/salam



Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!


Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!


Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers


Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.

#25934 From: peter <peter.hermawan@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 9:29 am
Subject: Re: Bls: [Tanya] RD apa Deposito
petermei3905
Send Email Send Email
 
Wah sip juga pak. Istri saya kerja dibank. Kalau mau LPS ya ngikut
counter rate dari BI. Kalau mau diatas itu gak LPS. Atau memang anda
punya bank (BPR itu bank kan?) dengan aturan khusus 11% dijamin LPS?

*tuing*

On 9/1/08, priambudi <prietea@...> wrote:
> hummm...
> angkanya ngepas tuh dgn limit jaminan di BPR..
> bisa sampe 11% lho....
> tenaang, bukan bank gelap,
> soalnya rekening di BPR dijamin LPS sd 100 jt dgn bunga 11,5%
>
>
> harian jg bisaaa...
>
> (gilee dah ky marketing BPR aja nii....hehehee)
>
>
> mprie
>
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: rommy ferdian <rommy_f@...>
> Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
> Terkirim: Rabu, 27 Agustus, 2008 13:15:02
> Topik: [SSR-Klub] [Tanya] RD apa Deposito
>
>
> Mo nanya nih,
>
> Seandainya saya punya uang 100 Jt saat ini , lebih
> bagus mana saya beli RD apa sy deposito aja soalnya uang itu rencananya sy
> mo
> pake 6 bulan lagi.Sy minta tolong di nilai dari jumlah yg di dapat saat 6
> bulan
> lagi uang itu sy ambil.
>
>
> rgds,
>
> rommy f
>
> http://kedaiwangi. co.cc
>
>
>
>
> ___________________________________________________________________________
> Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
> http://id.toolbar.yahoo.com/

--
Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com

peter

#25935 From: "Firdauf Achmad Dhewata" <petirburung@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 9:32 am
Subject: Bls: Klarifikasi...Re: PRUlink from Prudential
petirburung
Send Email Send Email
 
Saya setuju,

betul kata peter, banyak yg nulis panjang lebar kiri kanan tapi ga
ada yg menyentuh angka

cukup mengecewakan mengapa banyak yg tertarik dgn analogi2 dan punya
cukup waktu luang untuk mengamati perilaku lawan bicaranya bahkan
memvonis orang2 yang berargumen tentang unit link ... daripada
membuka diri dan mencoba membahas argumen yg diungkapkan secara
faktual alias perhitungan-perhitungan angkanya.

Thanks,

Firdauf


> ----- Original Message ----
> From: Darul Salam <darul.salam@...>
> To: SSR-Klub@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, August 27, 2008 4:58:28 PM
> Subject: Bls: Klarifikasi...Re: [SSR-Klub] PRUlink from Prudential
>
>
> Weleh-weleh,
> Saya baca tulisan Mas David, awalnya sih OK dengan mengutarakan
alasan ikut dan kepuasan pada UL.
> Tapi ujungnya.. hmm..
> Saya ikut kasih opini dengan tulisan biru..
> /salam
>
>
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: David Jaya <jaya.david@yahoo. com>
> Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
> Terkirim: Rabu, 27 Agustus, 2008 11:12:40
> Topik: Re: Klarifikasi. ..Re: [SSR-Klub] PRUlink from Prudential
>
>
> Selamat siang,
>
> Saya anggota baru di milis ini, saya join di milis ini karena
tertarik dengan perdebatan seru mengenai unitlink (saya tahu dari
teman sekantor yang lebih dulu ikut milis ini).
>
> Ijinkan saya memberi contoh dari produk lain non investasi :
>
> 1. Kita semua pasti punya barang elektronik di rumah dong. Apa
yang mendasarkan anda dalam memutuskan membeli produk tsb? Saya
ambil contoh : TV LCD (FYI setahu saya pabrik LCD di dunia ini baru
2 yaitu "S" brand Jepang & "S" brand korea), Tetapi kita tahu
sendiri bahwa untuk merk TV LCD di Indonesia ini sangat banyak
dengan harga yang bervariasi. Biasanya ada beberapa yang menjadi
dasar keputusan membeli produk elektronik :
> 1. Harga
> 2. Kualitas
> 3. Merk --> sebagai gengsi
> 4. jaringan service
>
> Apakah dengan produk LCD yang sama (ingat pabrik LCD di dunia ini
baru 2), konsumen yang beli LCD harga mahal merk terkenal (jaringan
service yang baik) adalah orang bodoh?
>
> 2. Bandingkan lagi dengan coffe shop yang sekarang banyak muncul
di mall - mall. Apakah konsumen mereka tidak tahu bahwa kalau beli 1
sacchet kopi di warung depan rumah + air panas  (menghasilkan rasa
yang tidak jauh beda) bisa didapatkan dengan harga lebih murah???
beli di warung paling 2000 rupiah...kalau ngopi di mall bisa 25.000
segelas? Kenapa coffe shop di mall bisa tetap ramai? banyak faktor :
> 1. Kelihatan keren....ngopi dilihat oleh orang yang lalu lalang di
mall
> 2. rekan bisnis maunya meeting di coffe shop.....suasananya lebih
santai....
> 3. Nggak sempat beli kopi di warung.....
> 4. Cari inspirasi untuk nulis buku.....he. .h.e.padahal di rumah
juga bisa gratis....
>
> Lalu kenapa dengan unitlink?
> setiap produk investasi mempunyai benefit & risknya masing2.
Yes... unit link punya kelemahan tapi unit link juga punya kelebihan
demikian juga kalo asuransi & investasi terpisah...
> Setuju! Walaupun misal merk TV LCD Sany sama kualitasnya dengan
Sony, tetap akan selalu ada org yang mau beli Sony krn gengsi.
Walaupun rasa kopi bisa sama, ada org yang lebih memilih coffe shop
krn memang mampu utk itu. Kita tidak bisa bilang org ini bodoh,
kecuali kalau dia keukeuh mengatakan alasnanya bahwa Sony
kualitasnya lebih bagus.
> Jadi wajar saja tetap beli UL walaupun sudah tahu itu tdk efisien.
Alasannya bisa krn sulit disiplin utk investasi atau ingin "sekali
pukul dapat asuransi plus investasi".
> Jujur saya nasabah (maaf, saya bukan agent) unitlink dari salah
satu perusahaan asuransi terbaik (versi majalah investor & SWA
periode 2002 - 2007). Sampai detik ini saya masih puas dengan
unitlink saya :
> 1. Waktu saya sakit, agen sangat membantu dalam proses klaimnya.
proses klaim juga mudah (tentu saja krn perusahaannya juga bonafit)
> 2. Hasil investasi saya returnnya bagus, asumsi dari agent waktu
saya ditawari produk nya adalah asumsi return 15%. Hasilnya :
> 2003 : 65,93%
> 2004 : 58,01%
> 2005 : 14,41%
> 2006 : 57.80%
> 2007 : 49,40%
> much better than 15%....btw saya ikut equity fund. Angka di atas
bukan rekayasa tetapi fakta...
> Bagaimana kalau kita hitung terpisah dgn asumsi return yg sama?
Mas David bisa sebutkan uang yg telah disetorkan dan skrg jadi brp,
kemudian benefit asuransi yang didapat. Baru nanti kita hitung
secara BTAID. Nanti kita asumsikan kita ikut asuransi murni plus
ikut RD dgn MI yang sama di UL Mas David.
> Saya juga sudah dapat info bahwa term life & investasi terpisah
hasilnya mungkin bisa lebih baik (saya bilang mungkin karena kinerja
perusahaan investasi berbeda). Tetapi saya tetap putuskan (keputusan
pribadi berdasarkan karakter pribadi saya) untuk ambil unitlink :
> 1. Perusahaan asuransinya bonafid jadi klaim pasti aman.
> 2. Return investasinya cukup besar bagi saya (meskipun ada yang
bilang feenya besar biarin yang penting hasilnya  masih cukup besar
untuk saya, puas...puas. ...puas.. .he..eh.)
> 3. kalau saya ikut perusahaan investasi yang ada (apalagi yang
belum jelas, namanya aja baru tahu dari milis ini). Apakah return
benar2 tinggi? tergantung kinerja dari manajer investasinya kan?
kalau manajernya bodoh bgmn? uang saya hangus dong.(high risk
istilah kerennya) Perusahaan investasinya gak jelas ntar malah kabur
bawa uang nasabah? kan sudah banyak kejadian.... (pernah dengar
WBG?) kalau unitlink yang saya ikuti sekarang ini track recordnya
sudah jelas, return per th sudah jelas, merupakan fakta & transparan
(bisa dilihat di koran, internet, setiap bulan juga dikirimin
reportnya) Perusahaannya sudah ratusan tahun. nggak mungkin
kabur...Bagi saya resikonya lebih rendah....
> Dengan memilih asuransi dan investasi terpisah pun, 3 point di
atas bisa dicapai. Jadi kita ikut bisa ikut asuransi murni di
perusahaan asuransi yg bonafid dan ikut RD di manajer investasi yang
juga bonafid.
> Untuk poin 3, saya rasa tidak berhubungan dengan argumen antara
BTAID dan UL. Ini adalah ttg memilih manajer investasi yg bonafid
dan menghindari penipuan semacam WBG.
> 4. Disiplin diri, saat ini saya sedang belajar untuk
mengalokasikan income saya ke instrumen investasi tapi tetap saja
butuh waktu sehingga kalau dengan unit link saya "dipaksa"
berinvestasi. Kalau saya berinvestasi terpisah bisa banyak godaan
lain...he..he. .malah nggak jadi berinvestasi. ..(ini karakter saya
lho...mungkin bukan karakter anda)
> It's your life :)
> 5. Jujur saya nggak sempat ngambil asuransi terpisah lalu ngurusin
investasi... sorry baru di kuadran B, jadi baru bangun asset...lebih
banyak tantangannya nih...jadi ngapain buang waktu repot2? waktu
sangat berharga.... (bagi saya untuk urusin bisnis B saya dan waktu
untuk keluarga saya)
> Sebetulnya sama saja. Kita bayar premi di UL rutin tanpa pusing
ngurusin investasi. Sama juga bila anda pilih terpisah, anda ikut
asuransi murni bayar premi rutin, kemudian anda setor rutin juga ke
RD. Tapi kalau masalahnya sulit disiplin setor investasi, ya itu
lain memang :)
> 6. Agent dapat jalan2 LN? dapat bonus? ya iyalah wajar dia cukup
repot kok ngurusin klaim gw...lagian itu juga kerja keras dia,
pantas dihargai dong daripada yang sekarang ngetrend politikus
korupsi tapi bangganya setengah mati.....jadi agen asuransi
halal......setuju?
> Setuju. Gak ada yg salah dgn agen yang dapat bonus dsb. Itu
pekerjaan mereka yang halal. Yang kita harapkan adalah agen betul-
betul memberikan informasi kelebihan dan kekurangan UL sehingga
nasabahnya mengerti betul apa yang mereka beli dan juga
konsekuensinya.
> Dari beberapa pencerah dari milis ini mungkin rekan - rekan bisa
nilai sendiri apakah ada maksud terselubung atau tidak? saya yakin
yang ikut milis ini pinter2 kok...
>
> Beberapa tipe pencerah :
>
> Ada yang dulu (sekarang masih tidak ya?) jualan term
life....sekarang kalah dengan unitlink jadi sewot
> Sulit menanggapi komentar/tuduhan seperti ini. Tidak disebutkan
siapa yg dituduh, tdk jelas juga buktinya. Sebutkan saja org yang
dimaksud, supaya ia bisa membela diri. Kalau tdk berani menyebutkan,
ya sebaiknya gak lempar komentar begini.
> Ada yang mau cari bahan untuk buku barunya?
he.he...peace. ...Emang ada pengarang di milis ini? gw kok tidak
pernah lihat bukunya dipajang di tempat strategis di toko buku? di
pojokan dicari juga nggak ada....eh ternyata harus tanya CSnya
masukkan kode dulu baru dicarikan di gudang.....sampai buku
dibagikan gratis....beda dengan tung desem...buku hari pertama
meledak best seller orang harus inden dengan harga yang tidak murah
juga....
> Cynical Comment...
> Ada yang ternyata manajer investasi yang dengan "sukarela" (yakin
tidak jualan?) menjadi koordinator. Yang mau dibikinkan investment
planningnya harus bayar dong....
> Silahkan sebutkan orangnya supaya ybs bisa membela diri..
> Ada pencerah yang bikin rame suasana kemudian sok bijak menengahi?
HAH...emang orang di milis ini dikira orang goblok nggak bisa baca
email sebelumnya?
> Silahkan sebutkan orangnya, dan juga sebutkan bagian yang "sok
bijak menengahi"-nya. .
> Saya sangat salut dengan orang sebesar Bp. Safir Senduk & rekan.
Mereka tidak pernah menjelek-jelekkan produk atau siapapun.... kita
bisa lihat daribuahnya : bukunya jadi best seller, ditaruh di tempat
strategis. banyak orang yang tahu...(siapa yang tidak kenal safir
senduk), jadi pembicara seminar, talkshow di radio, televisi, dll.
> Tung desem waringin dengan salam dahsyatnya, dengan street
merketingnya juga tidak pernah menjelek2kan produk apapun.....buku
best seller booo....
> Saya pengagum mereka, tapi tidak menjadikan saya sinis terhadap
siapapun..
> kalo yang mengaku pencerah mah...tahu deh...dimana?
> mau bukti ? sebut saja nama "pencerah" milis ini ke teman kantor
yang tidak ikut milis ini....paling mereka bengong.....
he..h.e.siapa tuh?
>  Komentar sinis lagi. Silahkan tunjuk orang supaya ybs bisa
membela diri..
> Orang bisa dinilai dari buah perbuatannya bukan buih
omongannya.......he..h. e.
> Setuju! Kita juga bisa dapat mereka-reka seperti bagaimana org
yang mengeluarkan komentar yg sinis thdp org lain..
> Saya salut dengan Bu Ligwina Hananto (tujuan lo apa....artikelnya
bagus-bagus, jadi semangat dalam financial planning pribadi saya.
Artikel ibu sampai detik ini jadi panutan financial saya ) :
> cuman ada satu hal yang perlu saya tanggapi :
> Unit link diumpamakan sebagai HP canggih (ada kamera, ada music
player). kalau kita punya kamera digital hasilnya pasti lebih bagus
dari HP kita, kalau kita punya ipod suaranya pasti lebih mantap dari
HP kita....iya bu...tapi saya kalo bawa 3 produk (HP, kamera, ipod)
repot bu........lagian kamera & ipod nggak bisa buat nelpon
nih...he..he. .
> Sebuah perbandingan yg kurang pas.
> kalau UL bisa investasi dan asuransi.. BTAID juga bisa keduanya.
UL ataupun BTAID sama-sama tidak perlu saku utk membawanya. Kira-
kira apa yang bisa dilakukan UL yang tidak bisa dilakukan BTAID?
> Ini mungkin yang bisa UL lakukan yang BTAID tidak bisa: Hanya
perlu dengarkan agen, tidak perlu berpikir efisien atau tidaknya yg
kita mau beli, dan tidak perlu mendisipinkan diri krn selalu akan
ada yg menagih.
>  Tetap salut pada Bu ligwina hananto...
> Manusia diciptakan sebagai makhluk tertinggi ciptaan TUHAN dengan
adanya akal budi. Manusia diberi hak pilih dalam hidupnya...TUHAN
saja tidak pernah memaksakan kehendaknya. ...manusia bebas memilih...
> Setuju sekali! Manusia bebas memilih. Untuk memilih perlu
pengetahuan. Dan kita tdk perlu sinis terhadap orang memberikan
argumen yg berbeda pilihan dgn kita. Bantah argumennya, bukan
berkoment sinis terhadap orangnya.
> Hidup adalah pilihan
> Terima kasih atas segala info yang ada di milis ini....tetapi
keputusan hidup seseorang ada pada dirinya sendiri
> Setuju juga!
> Hidup adalah pilihan
> Dan saya memilih dikenal dari buah perbuatan saya bukan buih
perkataan saya.....
> Betul sekali. Saya akan selalu mengenang komentar anda.
> Mohon maaf, email saya panjang dan agak "kasar". Habis sebel
sih...milis sebagus ini milik Bp Safir senduk diisi oleh "sampah".
Mod's ayo dong ditengahi... ..saya yakin banyak anggota yang sudah
bosan lho...
> Mohon maaf juga. Sulit menulis yang tidak bernada sinis terhadap
komentar yang bernada sinis.
>
> btw mod's thanks atas dimuatnya email saya ini...
>
> Mengutip Mr. Budi Rachmad (My favorite trainer di milis TDW) :
>
> I am tell not sell....
>
>
>
> Salam damai
>
>
> David - Jakarta
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ----- Original Message ----
> From: "Yuda Octasia, Dedy" <Dedy.YudaOctasia@ mattel.com>
> To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
> Cc: Peter Hermawan <peter.hermawan@ gmail.com>
> Sent: Wednesday, August 27, 2008 9:51:39 AM
> Subject: RE: Klarifikasi. ..Re: [SSR-Klub] PRUlink from Prudential
>
>
> ehm..ikutan diskusi ya..
> Saya sebagai seorang nasabah asuransi jiwa term life membenarkan
apa yang ditulis Pak Peter :)
> Renewbility Guarantee ada di polis asuransi term life saya
>
> Ya mungkin di setiap perusahaan asuransi beda2 ya..
> Dan disitulah kejelian dan kecermatan kita memilih sangat
diperlukan
>
> ________________________________
>  From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR-
Klub@yahoogroups .com] On Behalf Of peter
> Sent: Wednesday, August 27, 2008 9:31 AM
> To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
> Subject: Re: Klarifikasi. ..Re: [SSR-Klub] PRUlink from Prudential
>
>
> Saya gak panjang lebar. Asuransi TermLife ada yang Renewbility
> Guarantee. Sebelum posting liat subject2 terdahulu. Jd gak ngawur.
>
> Mau Uang Pertanggungan berapapun proses klaim sama. Jika asuransi
anda
> mengatakan sulit, kasihan bener yg punya UP gede ditempat anda.
>
> On 8/26/08, Su'ud Achmad <anomtea@yahoo. com> wrote:
> > Terima kasih pak firdauf. Saya sangat setuju dengan bapak. Tapi
mungkin ada
> > beberapa hal yang perlu diklarifikasi sebagai berikut:
> >
> > Saya membandingkan dengan cicilan rumah itu hanya untuk
mempermudah saja.
> >
> > Kalau dalam keadaan sehat walafiat, kita bisa berpikir jernih
untuk mengatur
> > segala keperluan keuangan kita. Tapi dalam kondisi sakit kritis,
kemungkinan
> > hal itu agak menyulitkan.
> >
> > Untuk mencairkan klaim senilai 1M apalagi 10M, sepertinya
tidaklah mudah.
> > Lagipula, dengan 500-600 ribu, berapa lama sakit kritis ini akan
di-cover?
> > Saya tidak yakin mencapai usia 85th. Paling-paling s/d usia 55-
60th. Kalau
> > kena sakit kritisnya usia 61th bagaimana?
> >
> > Setahu saya, termlife itu kontraknya akan habis dalam jangka
waktu tertentu.
> > Pada saat memperbaharui kontrak, belum tentu kondisi kesehatan
kita sama
> > dengan saat pertama kali kita membuatnya. Malah ada kemungkinan
beberapa
> > jenis penyakit dikecualikan, atau malah pengajuan polis ditolak
sama sekali.
> >
> > Pun begitu dengan asuransi kesehatan. Setiap tahun di-review atau
> > diperbaharui. Soalnya saya pernah punya pengalaman buruk dengan
salah satu
> > perusahaan asuransi tentang hal ini.
> >
> > Unit-link itu sifatnya paket. Semua masalah diatasi dengan hanya
1 kali
> > proses klaim. Baik itu UP sakit kritis, rumah sakit, sampai
dengan tabungan
> > 30 jt/bln. Ditambah lagi, prosesnya hanya dibantu oleh satu
orang agen. Jadi
> > bapak tidak perlu berurusan dengan beberapa agen yang berbeda.
Dalam keadaan
> > sakit kritis, hal seperti ini cukup merepotkan lho pak. Belum
lagi bapak
> > harus berurusan dengan manajer investasi untuk investasi bapak
di reksadana,
> > deposito, atau emas. Bagaimana bapak dapat melanjutkan investasi
> > berkesinambungan dalam kondisi seperti itu?
> >
> > Yang saya maksud dengan 'KALO ADA' itu adalah seperti yang saya
ilustrasikan
> > sebelumnya. Menabung baru 3 bulan tahu-tahu terjadi musibah.
Pada kondisi
> > ini mungkin nilai tunainya masih sedikit. Jadi saya anggap saja
belum ada.
> >
> > Untuk menanggapi pernyataan bapak tentang "kans perusahaan
asuransi membayar
> > 30jt/bln s/d usia 85 tahun...", saya akan ceritakan saja 'kisah
nyata' yang
> > terjadi pada salah satu dari orang terkaya di indonesia yang
kebetulan jadi
> > nasabah prudential. Ceritanya adalah seperti ini:
> >
> > Saat itu beliau sedang mengikuti acara bermain golf di
singapura. Saat
> > melakukan medical check-up, dari 10 org yang di-test 1 orang
yang tidak
> > lolos. Kebetulan beliau lah yang kurang beruntung. Beliau
ditahan di rumah
> > sakit untuk diambil tindakan operasi jantung.
> >
> > Karena dana yang dia punya sedang dialokasikan ke proyek dari
pemerintah
> > yang mencapai nilai triliunan rupiah, dia mencoba meminjam uang
ke kakaknya.
> > Tapi kebetulan ditolak dengan alasan "kalo tidak selamat, siapa
yang
> > mengganti uangnya?" Untungnya beliau ingat bahwa beliau punya
polis
> > prudential. Dalam jangka waktu satu minggu, semua persoalan
diselesaikan
> > dengan dibantu oleh agen beliau. Semua proses dilakukan di
jakarta.
> > sementara beliau tinggal menunggu di rumah sakit di singapura.
> >
> > Sampai sekarang, beliau menikmati uang 50jt/bln. Walaupun itu
masih jauh
> > dari biaya hidupnya per bulan, paling tidak lumayan lah untuk
jajan anak
> > cucunya.
> >
> > Untuk masalah 'future value", kalau diambilnya di usia 99th
memang tidak
> > seberapa nilainya. Kalo diambilnya saat usia 70th sepertinya
tidak sekecil
> > itu. Apalagi ilustrasi itu dibuat dengan asumsi keuntungan hanya
15% per
> > tahun. Pada kenyataannya YTD mencapai 30%-an.
> >
> > Terima kasih. Mudah-mudahan bermanfaat
> >
> >
> > --- On Tue, 8/26/08, Firdauf Achmad Dhewata <petirburung@
yahoo.com> wrote:
> > From: Firdauf Achmad Dhewata <petirburung@ yahoo.com>
> > Subject: Klarifikasi. ..Re: [SSR-Klub] PRUlink from Prudential
> > To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
> > Date: Tuesday, August 26, 2008, 11:16 AM
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Pak Su'ud,
> >
> >
> >
> > Mungkin dalam memberi perbandingan jgn disamakan dgn membeli
rumah
> >
> > apalagi cicil 0% karena saya yakin pemberi pinjaman KPR ataupun
> >
> > perusahaan asuransi bukan Yayasan Amal atau organisasi non
profit.
> >
> >
> >
> > Coba kita lihat dari sudut pandang lain :
> >
> > Asuransi Termlife penyakit kritis 1M itu preminya cuman sekitar
500-
> >
> > 600 rb sebulan.
> >
> >
> >
> > Bayangkan jika saya membayar premi penyakit kritis sebesar 5 jt
> >
> > perbulan, saya mungkin bisa dapat UP 10 Milyar.
> >
> >
> >
> > Jika saya kena penyakit kritis dan UP 10 Milyar itu keluar,
nilai 30
> >
> > jt perbulan sampai usia berapapun bukan masalah buat saya.
> >
> > Dan dgn uang 10 Milyar itu saya tidak perlu pusing dgn batasan
nilai
> >
> > cuci darah, operasi kanker, bypass jantung dan lain2 yg bisa
dicover
> >
> > perusahaan asuransi.
> >
> >
> >
> > karena dgn 10 Milyar cash in hand, sudah jauh mencukupi untuk
segala
> >
> > macam medical treatment yg dibutuhkan.
> >
> >
> >
> > (dan lagi anomali sekali jika kita terkena penyakit kritis lalu
bisa
> >
> > bertahan s/d usia 85 thn, which mean secara logika kans
perusahaan
> >
> > asuransi untuk membayar 30jt perbulan s/d usia 85 thn itu ..
sangat
> >
> > keciil sekali)
> >
> >
> >
> > pertangungan rumah sakit itupun bisa saya dapatkan dgn premi
tidak
> >
> > lebih dari 1 jt/bulan.
> >
> >
> >
> > Saya masih punya sisa 24 jt perbulan cash yg bisa secara rutin
saya
> >
> > masukkan ke dalam instriment investasi (reksadana/deposito /emas
dsb)
> >
> > dan dapat saya cairkan KAPAN SAJA. (dan ini katergorinya
bukan "KALO
> >
> > ADA" tapi "PASTI ADA")
> >
> >
> >
> > dan mohon diperhatikan uang 7,5 M di usia 99 thn itu present
value-
> >
> > nya cuman 37 jt pada saat ini. (asumsi inflasi 7%)
> >
> > beda tipis dgn premi yg harus dibayar bulanan (30 jt)
> >
> >
> >
> > Thanks,
> >
> >
> >
> > Firdauf
> >
> > -bukan financial planner, bukan agen asuransi manapun, cuman
seorang
> >
> > pegawai.
> >
> >
> >
> > --- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, Su'ud Achmad <anomtea@ > wrote:
> >
> >>
> >
> >> Total premi = 30jt/bl x 12 x 10 th = 3,6 M. Ibarat beli rumah,
> >
> > bisa dicicil dg bunga 0% atau kontan.
> >
> >> Fasilitas yg didapat adalah sbb:
> >
> >> Sakit kritis dapat 1 M + nilai tunai (kalo ada). Walaupun
SEMBUH,
> >
> > dapet uang 30 jt/bln sampai usia 85th.
> >
> >> Meninggal krn kecelakaan usia < 60 th dapat 14,5 M + nilai tunai
> >
> > (kalo ada)
> >
> >>
> >
> >> Meninggal sblm usia 99 th dapat 7,5 M + nilai tunai (kalo ada)
> >
> >>
> >
> >> Udah gitu dapat juga:
> >
> >> Rawat inap 1,5 juta / hari
> >
> >> ICU 3 juta / hari
> >
> >> Tindakan operasi kurang lebih dpt 42 jt s/d 208,5 jt (tergantung
> >
> > tipe)
> >
> >> Perawatan kanker 162 juta / tahun
> >
> >> Cuci darah 45 juta / tahun
> >
> >> dsb (kalo mau detail hubungi agen terdekat)
> >
> >>
> >
> >> Kalo kena sakit kritisnya pada bulan ke-4, berarti baru bayar
30jt
> >
> > x 3bln = 90jt (10 M cuma berkurang jadi 9,91 M), tapi fasilitas
yang
> >
> > didapat tetap sama seperti diatas (FULL). Walaupun SEMBUH, tetep
> >
> > dapet 30jt/bln s/d usia 85 th. For free
> >
> >>
> >
> >> Kalo gak kejadian apa2 s/d tahun ke-8 nilai tunai udah setara dg
> >
> > 3,6 M. Bisa kurang, bisa lebih.
> >
> >>
> >
> >> Semua ini masih bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
> >
> >> Semoga bermanfaat

#25936 From: "sukeng lukito" <sukenglb@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 8:13 am
Subject: cara memilih reksadana
sukenglb@...
Send Email Send Email
 
Dear rekan-rekan sekalian,
saya mau nanya nich,
Bagaimana cara memilih reksadana?
Apa dasar - dasar pemilihan reksadana?
Mumpung harga relatif rendah
 
Terima kasih
 
Salam,
Sukeng

#25937 From: "denfri82" <denfri82@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 2:03 pm
Subject: Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
denfri82
Send Email Send Email
 
Tolong dong temen2 bantuin
saya, khususnya pak darul,
pak iwan, pak peter dan
temen2 yg lain, biar saya yg
pegawai biasa ini bisa
mencapai penghidupan yg lbh
baik. Saya bingung, ada ga
reksadana dimana nasabah
bisa invest secara berkala
setiap bulannya dlm jumlah
tertentu. Saya cuma pengen
rd yg resikonya kecil tp
hasilnya lbh besar daripada
tabungan berencana. Sekali
lagi saya sangat
mengharapkan bantuan
rekan2 sekalian.
Makasih



--- In SSR-
Klub@yahoogroups.com,
"denfri82" <denfri82@...> wrote:
>
> Assalamualaikum.
> Perkenalkan saya denfri dari
> surabaya. Saya berencana
> menyisihkan sebagian gaji
utk
> ditabung, rencananya sih
> 500rb/bln selama 5 tahun.
Tapi
> bingung mau dimasukin
> tabungan berencana atau
> reksadana. Kalau reksadana
> enaknya rd apa, saham/
> tproteksi/yg lain. Pengennya
> sih rd yg langsung dr bank,
tp
> yg tbaik dari bank apa ya?
> Sory byk nanya, maklum
> newbie nih.
>
> Regard,
> Denfri
>

#25938 From: "Tunjung Utomo" <tjtheleader@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 2:43 pm
Subject: Re: Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
maximum_tunjung
Send Email Send Email
 
lupakan tabungan dan deposito untuk investasi.Tabungan dan deposito cuma untuk penyimpanan


2008/9/1 denfri82 <denfri82@...>

Tolong dong temen2 bantuin
saya, khususnya pak darul,
pak iwan, pak peter dan
temen2 yg lain, biar saya yg
pegawai biasa ini bisa
mencapai penghidupan yg lbh
baik. Saya bingung, ada ga
reksadana dimana nasabah
bisa invest secara berkala
setiap bulannya dlm jumlah
tertentu. Saya cuma pengen
rd yg resikonya kecil tp
hasilnya lbh besar daripada
tabungan berencana. Sekali
lagi saya sangat
mengharapkan bantuan
rekan2 sekalian.
Makasih

--- In SSR-
Klub@yahoogroups.com,

"denfri82" <denfri82@...> wrote:
>
> Assalamualaikum.
> Perkenalkan saya denfri dari
> surabaya. Saya berencana
> menyisihkan sebagian gaji
utk
> ditabung, rencananya sih
> 500rb/bln selama 5 tahun.
Tapi
> bingung mau dimasukin
> tabungan berencana atau
> reksadana. Kalau reksadana
> enaknya rd apa, saham/
> tproteksi/yg lain. Pengennya
> sih rd yg langsung dr bank,
tp
> yg tbaik dari bank apa ya?
> Sory byk nanya, maklum
> newbie nih.
>
> Regard,
> Denfri
>




--
Web : www.rumahkerudungaliyah.multiply.com
www.ejoglo.multiply.com

Personal : www.suduthati-tunjung.blogspot.com

#25939 From: erliana halim <erliana_h4lim@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 2:45 pm
Subject: Re: Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
erliana_h4lim@...
Send Email Send Email
 
 Dear PAk denfri

Pak , maafkan saya jika jawaban saya kurang berkenan.

KAlau saya akan msk ke RD saham manulife saja, atau saham lain, bpk liat dulu kriteris mereka, saya dah lama gak pantau.

Krn manulife pembeliannya gampang , cuman lewat atm bca, gak perlu antri, habisin wkt dan ongkos, bagi saya itu perlu di perhitungkan, krn return nya blm menggigit kan pak. Tapi perlahan tp pasti akan berasa menggigit kok returnnya.

Cuman itu doang pak yg saya tau, dan semoga bermanfaat.

Sincerely,
erlin

--- On Mon, 9/1/08, denfri82 <denfri82@...> wrote:
From: denfri82 <denfri82@...>
Subject: [SSR-Klub] Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Monday, September 1, 2008, 10:03 AM

Tolong dong temen2 bantuin
saya, khususnya pak darul,
pak iwan, pak peter dan
temen2 yg lain, biar saya yg
pegawai biasa ini bisa
mencapai penghidupan yg lbh
baik. Saya bingung, ada ga
reksadana dimana nasabah
bisa invest secara berkala
setiap bulannya dlm jumlah
tertentu. Saya cuma pengen
rd yg resikonya kecil tp
hasilnya lbh besar daripada
tabungan berencana. Sekali
lagi saya sangat
mengharapkan bantuan
rekan2 sekalian.
Makasih

--- In SSR-
Klub@yahoogroups. com,
"denfri82" <denfri82@.. .> wrote:
>
> Assalamualaikum.
> Perkenalkan saya denfri dari
> surabaya. Saya berencana
> menyisihkan sebagian gaji
utk
> ditabung, rencananya sih
> 500rb/bln selama 5 tahun.
Tapi
> bingung mau dimasukin
> tabungan berencana atau
> reksadana. Kalau reksadana
> enaknya rd apa, saham/
> tproteksi/yg lain. Pengennya
> sih rd yg langsung dr bank,
tp
> yg tbaik dari bank apa ya?
> Sory byk nanya, maklum
> newbie nih.
>
> Regard,
> Denfri
>



#25940 From: Budi Rachmat <budi_rachmat@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 3:16 pm
Subject: Re: [IEU-2002] bila anda seorang investor, investasi apa yg saat ini anda tuju?
budi_rachmat
Send Email Send Email
 
pak Abduh...,

yang saya maksud dengan "modal dengkul".... adalah...

pak Ryad punya "standby load" / PRK (Pinjaman Rekening Koran)...,
saya juga punya....

klo dana tsb digunakan berinvestasi, misalnya sebagai 10% kewajiban (= 70juta
DP, liat di bawah),.... maka saya dan pak Ryad bisa punya Alfamart dan/atau
properti tanpa mengeluarkan uang milik sendiri....

ini yang saya maksud "MODAL DENGKUL".....!!!

yang sebenarnya adalah bentuk lain dari LEVERAGE....!!!

klo ambil properti dengan KPR (berhutang), lalu ambil Alfamart (berhutang)
juga.... jadi double liability....???

bergantung....
klo hasil usaha dari Alfamart lebih besar untuk menutup kedua kewajiban tsb,
maka ini adalah ASSET, hasilnya adalah INCOME...

Jadi apakah akan menjadi LIABILITI atau ASSET...., bergantung dari menjadi
EXPENSE atau INCOME....

harus buat lap KEU ala KIYOSAKI dulu biar menjadi JELAS....!!!

semoga bermanfaat.

salam,
budi_rachmat@...
http://www.richdad.com/Forum/forum.aspx?g=posts&m=1342943#1342943


--- On Mon, 9/1/08, IEU2002@yahoogroups.com <IEU2002@yahoogroups.com> wrote:

Re: bila anda seorang investor, investasi apa yg saat ini anda tuju?
Posted by: "M. Abduh" mabduh2@...
Sun Aug 31, 2008 10:40 am (PDT)
Maaf pak Budi saya nimbrung... :)
Pak Budi mengatakan kita bisa punya alfamart dengan modal 'dengkul'. Yang masih
jadi tanda tanya saya adalah:

-Apakah yg dimaksud dengan 'dengkul' itu karena kita cuma mengeluarkan 70 jta
saja? :)

-Kalau kita belum punya properti utk lokasi alfamart, kmd kita mengajukah KPR ke
BRI. Propertinya dijadikan jaminan kolateral. Berarti kita punya dua liability
ya pak: KPR dan kredit investasi alfamart?

Makasih pak. Rupanya saya mulai tertarik nih dg kiat2nya pak Budi yg aplikatif.
:)

Usul pak: menurut saya berbagai kasus yang dibedah sebaiknya dibukukan saja pak
karena kasusnya membumi dan solusinya sangat aplikatif. Saya yakin best seller
karena pembaca sekarang sangat senang dg yg sifatnya aplikatif.

Abduh
http://www.abduh. co.nr
http://www.rumahbat ik.com: 'Always Limited Edition'
0815 8940 350

----- Original message -----
From: Budi Rachmat <budi_rachmat@ yahoo.com>
To: Budi Rachmat <budi_rachmat@ yahoo.com>
Cc: saturyad <saturyad@yahoo. com>
Sent: Sun, 31 Aug 2008, 19:59:27 WIT
Subject: [IEU-2002] Re: bila anda seorang investor, investasi apa yg saat ini
anda tuju?
pak Ryad...,

senang mendengar keberhasilan anda.....!!!
senang mendengar sepak terjang anda....!!!
senang mendengar ACTION anda........ ...!!!

di sharing dong...., saya juga ingin belajar dari anda....

"your wish is my command", kata si Jin Alladin.

Minggu lalu saya diundang untuk menyaksikan penanda-tanganan kerjasama PT Sumber
Alfaria Trijaya (pemilik Alfamart) dengan Bank BRI.

===== deleted ====

#25941 From: Budi Rachmat <budi_rachmat@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 9:17 pm
Subject: Re: [Rich_& Fabulous_Forum] Apakah Investasi Link cocok buat saya
budi_rachmat
Send Email Send Email
 
pak Anthony...,

apakah suatu investasi cocok atau tidak....,
bergantung pada apa tujuan kita berinvestasi....

tujuan saya berinvestasi, yang utama, adalah menaikan/meningkatkan INCOME...
>>> invest pada ASSET, hasil-nya INCOME / pendapatan rutin...

SEKARANG, apa hasil dari investasi pada unit link....???

hasilnya, adalah cicilan/kewajiban atau uang keluar atau EXPENSES....
>>> invest pada LIABILITI, hasil-nya EXPENSES / pengeluaran rutin...

TUJUAN saya berinvestasi adalah....;
>>> menjadi Financial Freedom....
yaitu kondisi dimana Passive INCOME saya besarnya 3x lipat lebih besar daripada
Expenses.

>>> SEDANG-kan, investasi pada unit link, menurut saya,
tujuannya adalah SECURITY atau "keamanan"...

silahkan baca tulisan saya....

Subject: ASURANSI; investasi atau Expenses..... was: Cara/upaya saya menuju KAYA
RAYA (Ultra Rich)

http://www.richdad.com/Forum/forum.aspx?g=posts&m=1342943


PANDANGAN saya...,

klo kita udah punya INCOME lebih (3x lebih besar daripada Expense)...
ya ngak pa2, kita berinvestasi di LIABILITI....
tapi sebelum itu, sebaiknya, tingkatkan INCOME-nya dulu (untuk mencapai
Financial Freedom)....

klo kita punya lap KEU ala KIYOSAKI....
maka setiap investasi kelihatan jelas apa hasil-nya....
Income yang naik, atau Expense yang naik...
invest pada Asset, atau invest pada Liabiliti....

tinggal kita putuskan mau diambil atau tidak....

semoga bermanfaat.

salam,
budi_rachmat@...
http://www.richdad.com/Forum/forum.aspx?g=posts&m=1342943

--- On Tue, 9/2/08, Rich_Forum@yahoogroups.com <Rich_Forum@yahoogroups.com>
wrote:

Apakah Investasi Link cocok buat saya
Posted by: "Anthony Bachtiar" iris@...   this_tony
Mon Sep 1, 2008 7:23 am (PDT)
Pak Budi

Saya sering membaca tulisan pak Budi tentang investasi di retail
seperti alfamart, lalu ada juga investasi di property dan sebagainya.
Satu hal yang juga ingin saya ketahui adalah invesatasi model Link
atau unit Link.
Karena sekarang hampir setiap Bank, lembaga keuangan dan asuransi
menjual selain perlindungan atau proteksi mereka juga mencampurkan
ivestasi tumpangan.
Selain itu kelebihan uang dijadikan Top Up yang setiap saat bisa
ditambah terus.

Apakah untuk investasi tersebut cocok dilakukan untuk jangka pendek
atau panjang, dan apakah cocok buat investasi dengan struktur
permodalan kecil atau besar.
Saya tunggu pendapat bapak.

Terimakasih.
Anthony

#25942 From: Darul Salam <darul.salam@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 1:11 am
Subject: Bls: Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
darul.salam
Send Email Send Email
 

Pak Denfri,

Setiap nasabah di reksadana memang bisa invest berkala dalam jumlah tertentu. "Jumlah tertentu" ini ada minimalnya. Yang saya tahu: Danareksa 500rb, Manulife 200rb, Trimegah 200rb.. (CMIIW). Pada pokoknya, dalam reksadana anda bisa mengambil atau menambah kapan saja dan berapa saja selama dalam jumlah minimal yang telah ditentukan seperti di atas. Tinggal diri kita yang haus dispilin secara berkala "menabung" di reksadana.

Saya belum tahu MI yang menyediakan layanan otomatis memotong dana dari tabungan kita. Namun ini bisa kita lakukan sendiri. Di BCA ada layanan transfer otomatis setiap tgl tertentu dalam jumlah tertentu. Mungkin di bank lain juga ada. Kalau kita lakukan sendiri dgn transfer otomatis ini, kita masih perlu memberikan konfirmasi ke MI bahwa kita telah mentransfer.

Pak Denfri ingin reksadana yang risiko-nya kecil tapi return lebih besar dari tabungan berencana?

Saya tidak tahu berapa return tabungan berencana Pak Denfry. Namun info ini mungkin sedikit membantu:

  • Reksadana Pasar Uang: memberikan potensi return sedikit di atas deposito (~7% per thn) dgn risiko modal berkurang sangat kecil.
  • Reksadana Pendapatan Tetap: memberikan potensi return ~10-12% perthn. Risiko modal berkurang krn keadaan ekonomi ada, namun penurunan tidak akan setajam saham.
  • Reksadana Saham: memberikan potensi return >15% per thn dalam jangka panjang (invest >3-5thn). Selalu ada risiko penurunan tajam dalam jangka pendek. Sebagai ilustrasi, return RD saham yang saya ikuti: thn 2004 (56%), 2005 (37%), 2006 (74%), 2007 (68%), 2008 (minus 27%). Dengan rata-rata 38% per thn.
  • Reksadana Campuran: risiko dan potensi return di antara RD saham dan Pendapatan Tetap.

Di bawah ini ilustrasi potensi return investasi 500rb/bulan selama 5 thn (total tabungan:30jt). Bila kita invest setiap awal bulan, maka di akhir bulan ke-60: 

  • Uang anda akan jadi 35,8jt di RD pasar uang dengan asumsi return 7%.
  • Uang anda akan jadi 38,6jt di RD pendapatan tetap dgn asumsi return 10%.
  • Uang anda akan jadi 43,7jt di RD saham dengan asumsi return 15%.

Untuk RD saham, kita bisa mengacu ke kenaikan IHSG. Lima thn terakhir kenaikan ihsg rata-rata sekitar >30%, sedangkan bila dilihat sejak 10thn lalu sekitar 20%.

Sekarang anda tinggal tentukan kemampuan anda menanggung risiko. Mau pilih RDPU, RDPT, RDS, atau RDC...

Setelah anda tentukan jenis RD, anda kemudian bisa pilih MI. Pemilihan MI juga harus hati-hati, pilihlah yang punya record baik, misal: Danareksa, Schroder, Manulife, Trimegah, Fortis, dsb..

/salam

 

 

 

 

 



----- Pesan Asli -- --
Dari: denfri82 <denfri82@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Senin, 1 September, 2008 21:03:12
Topik: [SSR-Klub] Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?

Tolong dong temen2 bantuin
saya, khususnya pak darul,
pak iwan, pak peter dan
temen2 yg lain, biar saya yg
pegawai biasa ini bisa
mencapai penghidupan yg lbh
baik. Saya bingung, ada ga
reksadana dimana nasabah
bisa invest secara berkala
setiap bulannya dlm jumlah
tertentu. Saya cuma pengen
rd yg resikonya kecil tp
hasilnya lbh besar daripada
tabungan berencana. Sekali
lagi saya sangat
mengharapkan bantuan
rekan2 sekalian.
Makasih

--- In SSR-
Klub@yahoogroups. com,
"denfri82" <denfri82@.. .> wrote:
>
> Assalamualaikum.
> Perkenalkan saya denfri dari
> surabaya. Saya berencana
> menyisihkan sebagian gaji
utk
> ditabung, rencananya sih
> 500rb/bln selama 5 tahun.
Tapi
> bingung mau dimasukin
> tabungan berencana atau
> reksadana. Kalau reksadana
> enaknya rd apa, saham/
> tproteksi/yg lain. Pengennya
> sih rd yg langsung dr bank,
tp
> yg tbaik dari bank apa ya?
> Sory byk nanya, maklum
> newbie nih.
>
> Regard,
> Denfri
>



Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

#25943 From: "denfri82" <denfri82@...>
Date: Mon Sep 1, 2008 9:49 pm
Subject: Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
denfri82
Send Email Send Email
 
Makasih atas tanggapan
temen2. Btw bu erliana, rd
saham apa ga terlalu beresiko
mengingat kondisi
perekonomian dunia yg sedang
lesu saat ini ?


--- In SSR-
Klub@yahoogroups.com, erliana
halim <erliana_h4lim@...> wrote:
>
>  Dear PAk denfri
>
> Pak , maafkan saya jika
jawaban saya kurang
berkenan.
>
> KAlau saya akan msk ke RD
saham manulife saja, atau
saham lain, bpk liat dulu
kriteris mereka, saya dah
lama gak pantau.
>
> Krn manulife pembeliannya
gampang , cuman lewat atm
bca, gak perlu antri, habisin
wkt dan ongkos, bagi saya itu
perlu di perhitungkan, krn
return nya blm menggigit kan
pak. Tapi perlahan tp pasti
akan berasa menggigit kok
returnnya.
>
> Cuman itu doang pak yg
saya tau, dan semoga
bermanfaat.
>
> Sincerely,
> erlin
>
> --- On Mon, 9/1/08, denfri82
<denfri82@...> wrote:
> From: denfri82 <denfri82@...>
> Subject: [SSR-Klub] Re: 500rb/
bln, dimasukin tab. berencana
atau reksadana?
> To: SSR-
Klub@yahoogroups.com
> Date: Monday, September 1,
2008, 10:03 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>             Tolong dong
temen2 bantuin
>
> saya, khususnya pak darul,
>
> pak iwan, pak peter dan
>
> temen2 yg lain, biar saya yg
>
> pegawai biasa ini bisa
>
> mencapai penghidupan yg lbh
>
> baik. Saya bingung, ada ga
>
> reksadana dimana nasabah
>
> bisa invest secara berkala
>
> setiap bulannya dlm jumlah
>
> tertentu. Saya cuma pengen
>
> rd yg resikonya kecil tp
>
> hasilnya lbh besar daripada
>
> tabungan berencana. Sekali
>
> lagi saya sangat
>
> mengharapkan bantuan
>
> rekan2 sekalian.
>
> Makasih
>
>
>
> --- In SSR-
>
> Klub@yahoogroups. com,
>
> "denfri82" <denfri82@ .>
wrote:
>
> >
>
> > Assalamualaikum.
>
> > Perkenalkan saya denfri
dari
>
> > surabaya. Saya berencana
>
> > menyisihkan sebagian gaji
>
> utk
>
> > ditabung, rencananya sih
>
> > 500rb/bln selama 5 tahun.
>
> Tapi
>
> > bingung mau dimasukin
>
> > tabungan berencana atau
>
> > reksadana. Kalau
reksadana
>
> > enaknya rd apa, saham/
>
> > tproteksi/yg lain.
Pengennya
>
> > sih rd yg langsung dr
bank,
>
> tp
>
> > yg tbaik dari bank apa ya?
>
> > Sory byk nanya, maklum
>
> > newbie nih.
>
> >
>
> > Regard,
>
> > Denfri
>
> >
>

#25944 From: "Firdauf Achmad Dhewata" <petirburung@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 2:34 am
Subject: Re: [IEU-2002] bila anda seorang investor, investasi apa yg saat ini anda tuju?
petirburung
Send Email Send Email
 
--- In SSR-Klub@yahoogroups.com, Budi Rachmat <budi_rachmat@...> wrote:
>
>
> pak Abduh...,
>
> yang saya maksud dengan "modal dengkul".... adalah...
>
> pak Ryad punya "standby load" / PRK (Pinjaman Rekening Koran)...,
> saya juga punya....
>
> klo dana tsb digunakan berinvestasi, misalnya sebagai 10% kewajiban
(= 70juta DP, liat di bawah),.... maka saya dan pak Ryad bisa punya
Alfamart dan/atau properti tanpa mengeluarkan uang milik sendiri....

yg alfamart atau properti saya setuju, yg alfamart dan properti saya
kurang setuju

seperti yg sudah saya tanyakan di email lain sebelumnya. kita tidak
akan bisa kredit melebihi plafon 90% nilai appraisal properti yg
dijaminkan.

kecuali ... kita sudah punya property lain dan itu yg dijaminkan ..
artinya ya bukan modal 70 jt dowang donk..

Thanks,

Firdauf

#25945 From: Peter Hermawan <peter.hermawan@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 3:17 am
Subject: Kopi Susu dan Nokia N73
petermei3905
Send Email Send Email
 
Geli juga ketika saya baca email mengenai membandingkan Unitlink
dengan Kopi Susu. Saya pertama kali dengar kopi susu ini dari Pak
Safir Senduk dan Nokia N73 dari ibu Ligwina. Lalu dari forum sebelah
dapat analogi naik Mercy dan naik Bemo dan lebih geli lagi dari milis
ini membandingkan dengan orang membeli LCD dan StarBucks.

Boleh saya beda ?

Membandingkan sebuah produk tidak serta merta membandingkan secara
harafiah. Orang membeli kopi susu karena suka kopi dan suka susu.
Orang membeli henpon N Series kerena ingin mp3 player, kamera dan
henponnya. Secara harafiah benar.

Orang ngopi di starbucks karena gengsinya, orang membeli LCD Sony
karena brandnya. Salah ? Enggak ! Bener kok !!!

Orang beli asuransi karena trend dan gaul ? Wowowowo ...... Hold a sec !

Kita lihat karakter produk kopisusu, henpon, lcd dan stacbucks yuk.

Kopisusu, anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Jika
tidak suka, beli aja kopisusu merek lain. Habis perkara.

Beli henpon N73, anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya.
Anda dapat mendengarkan mp3, poto sanasini, terima telpon dan trendy
disaat yang bersamaan. Kalau bosen ? Ganti hape ajah !

LCD Sony ? anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Gambar
lebih jelas, suara lebih mantap dan yang pasti adalah gengsi yang
lebih karena punya LCD Sony daripada LCD Samsung. Dan yang pasti,
lebih gaya jika ada orang datang bertamu kerumah. "Gila bung, LCD
Sony, berapa duit tuh ?" Mungkin itu yang ingin anda dengar dari
kata2 teman anda.

Starbucks ? anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Kopi
dengan harga diatas 30rb. Hanya golongan tertentu (kaya dan kepingin
keliatan kaya) yang bisa beli. Suasana nyaman, cozy, eksklusif atau
apapun lah. Cocok untuk eksekutif muda cangkruk, atau mahasiswa
bermobil menghabiskan waktunya. (Kalo naek motor juga gak keliatan
kok, parkirnya kan jaoh)

Asuransi (dan seluruh turunannya) ? anda beli, anda dapat LANGSUNG
rasakan manfaatnya ?
Benar, tapi tidak seluruhnya benar. YANG BENER ?!?

Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda tidak mempunyai lagi
penghasilan akibat cacat tetap. Taraf hidup keluarga anda akan
terjaga dengan adanya UP dari Asuransi.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda sakit keras. Dengan
asuransi kesehatan, keluarga anda tidak mengeluarkan biaya khusus
untuk perawatan anda. Sehingga dana sekolah bagi anak2 anda tetap terjaga.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda meninggal. Karena
dengan hilangnya pemasukan dari anda sebagai kepala keluarga, diganti
oleh uang pertanggungan yang sangat bermanfaat bagi keluarga anda.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika mobil anda tertabrak.
Sehingga dana reparasi mobil tidak mengambil dana darurat dan sekolah anak anda
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika rumah anda terbakar.
Sehingga anda dapat membangun kembali lagi rumah anda tanpa mengambil
dana darurat dan sekolah anak anda.
dan seterusnya dan sebagainya, mungkin rekan2 agen asuransi bisa
meneruskan permisalan2 ini :-)

dan manfaat2 ini tidak seperti membeli hp, minum kopi susu, dsbnya.
Anda harus membaca lagi polis2, mempelajari dengan cermat bagaimana
produk2 asuransi itu akan melindungi anda dan keluarga anda.

Sudah dapat membedakan ?

Saya berikan gambaran lagi.

Ketika anda membeli asuransi sekarang, tanpa mengetahui bagaimana
produk asuransi itu bekerja. Dan ketika 5 tahun lagi, anda tahu bahwa
apa yang anda harapkan berbeda dengan produk yang anda beli, yang
akan terjadi adalah seperti ini :
- Anda dapat membeli asuransi lagi, DENGAN PREMI YANG LEBIH MAHAL.
Kenapa ? Faktor Usia.
- Anda tidak dapat membeli asuransi lagi. Kenapa ? Riwayat kesehatan
yang buruk.
Kalau sudah begini, siapakah yang rugi ? Anda ? Bukan !!!
Keluarga anda yang rugi !!

Selisih dana yang seharusnya bisa digunakan untuk yang lain, akhirnya
digunakan untuk membeli asuransi yang lebih mahal. Atau bahkan anda
tidak mendapat proteksi yang diinginkan karena riwayat kesehatan.

Itulah mengapa penting bagi kita semua mengerti bagaimana sebuah
produk keuangan, khususnya asuransi, bekerja untuk melindungi anda
dan keluarga. Pikirkan, apakah ini yang memang terbaik bagi anda.
Jangan membeli asuransi karena saudara, teman ataupun trend. Jika
trend, maka industri asuransi tidak akan bertahan lebih dari
100tahun. Asuransi adalah kebutuhan.

Jadi anda beli asuransi karena apa? Trend ? Gengsi ? Hehehehe ....
Kalo gw mampu bayar lebih mahal kenapa kudu beli yang lebih murah :-D
? Yeah Rite !

Moral of the story.
Mari kita pahami benar apa yang akan kita beli. Bagaimana karakter
sebuah produk, bagaimana dia bekerja. Dan lebih pahami lagi jika
produk yang akan anda beli akan berguna bagi anda hampir seumur hidup
anda. But tetep .... it's your money, it's your choice ...

happy reading :-D

peter

"I believe whatever doesn't kill you simply makes you... stranger." - The Joker

#25946 From: andrey assa <assa_andrey@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 5:08 am
Subject: Re: cara memilih reksadana
assa_andrey
Send Email Send Email
 
Selamat siang rekan-rekan,
Menindaklanjuti pertanyaan pak sukeng,saya juga
ingin mengajukan beberapa pertanyaan dasar mengenai reksadana sekiranya dapat
dijawab rekan2 yang paham betul reksadana..
1.Apakah reksadana dapat dibayarkan secara berkala setiap bulan?
2.syarat-syarat pembelian reksadana?
3.bagaimana mengenai jatuh tempo reksadana tsb?
4.Apakah reksadana dikenakan juga pajak?
5.Berapa minimum pembelianreksadana tsb?
terima kasih sebelumnya,maaf saya belum mengetahui secara jelas ttg manfaat reksadana.
Salam,
Andrey

----- Original Message ----
From: sukeng lukito <sukenglb@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Monday, September 1, 2008 1:13:57 AM
Subject: [SSR-Klub] cara memilih reksadana

Dear rekan-rekan sekalian,
saya mau nanya nich,
Bagaimana cara memilih reksadana?
Apa dasar - dasar pemilihan reksadana?
Mumpung harga relatif rendah
 
Terima kasih
 
Salam,
Sukeng


#25947 From: Johannes PM <johannespm@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 5:27 am
Subject: Re: Kopi Susu dan Nokia N73
johannespm
Send Email Send Email
 
Moral ceritanya betul pak dan pastinya: " it's your money it's your choice "
dan karena spec produk unit link sesuai dengan profil investor (lihat email saya terdahulu dengan subject: "Anda seorang trader atau investor?"), maka bisa saja orang yang profilnya investor, memilih produk ini .
 
Yang terpenting adalah apakah 'perahu' (program/produk investasi)  yang anda pilih dapat menghantar anda ke 'pelabuhan' (tujuan finansial) anda.
 
Salam hangat
Joe

----- Original Message ----
From: Peter Hermawan <peter.hermawan@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, September 2, 2008 10:17:57 AM
Subject: [SSR-Klub] Kopi Susu dan Nokia N73

Geli juga ketika saya baca email mengenai membandingkan Unitlink
dengan Kopi Susu. Saya pertama kali dengar kopi susu ini dari Pak
Safir Senduk dan Nokia N73 dari ibu Ligwina. Lalu dari forum sebelah
dapat analogi naik Mercy dan naik Bemo dan lebih geli lagi dari milis
ini membandingkan dengan orang membeli LCD dan StarBucks.

Boleh saya beda ?

Membandingkan sebuah produk tidak serta merta membandingkan secara
harafiah. Orang membeli kopi susu karena suka kopi dan suka susu.
Orang membeli henpon N Series kerena ingin mp3 player, kamera dan
henponnya. Secara harafiah benar.

Orang ngopi di starbucks karena gengsinya, orang membeli LCD Sony
karena brandnya. Salah ? Enggak ! Bener kok !!!

Orang beli asuransi karena trend dan gaul ? Wowowowo ...... Hold a sec !

Kita lihat karakter produk kopisusu, henpon, lcd dan stacbucks yuk.

Kopisusu, anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Jika
tidak suka, beli aja kopisusu merek lain. Habis perkara.

Beli henpon N73, anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya.
Anda dapat mendengarkan mp3, poto sanasini, terima telpon dan trendy
disaat yang bersamaan. Kalau bosen ? Ganti hape ajah !

LCD Sony ? anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Gambar
lebih jelas, suara lebih mantap dan yang pasti adalah gengsi yang
lebih karena punya LCD Sony daripada LCD Samsung. Dan yang pasti,
lebih gaya jika ada orang datang bertamu kerumah. "Gila bung, LCD
Sony, berapa duit tuh ?" Mungkin itu yang ingin anda dengar dari
kata2 teman anda.

Starbucks ? anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Kopi
dengan harga diatas 30rb. Hanya golongan tertentu (kaya dan kepingin
keliatan kaya) yang bisa beli. Suasana nyaman, cozy, eksklusif atau
apapun lah. Cocok untuk eksekutif muda cangkruk, atau mahasiswa
bermobil menghabiskan waktunya. (Kalo naek motor juga gak keliatan
kok, parkirnya kan jaoh)

Asuransi (dan seluruh turunannya) ? anda beli, anda dapat LANGSUNG
rasakan manfaatnya ?
Benar, tapi tidak seluruhnya benar. YANG BENER ?!?

Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda tidak mempunyai lagi
penghasilan akibat cacat tetap. Taraf hidup keluarga anda akan
terjaga dengan adanya UP dari Asuransi.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda sakit keras. Dengan
asuransi kesehatan, keluarga anda tidak mengeluarkan biaya khusus
untuk perawatan anda. Sehingga dana sekolah bagi anak2 anda tetap terjaga.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda meninggal. Karena
dengan hilangnya pemasukan dari anda sebagai kepala keluarga, diganti
oleh uang pertanggungan yang sangat bermanfaat bagi keluarga anda.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika mobil anda tertabrak.
Sehingga dana reparasi mobil tidak mengambil dana darurat dan sekolah anak anda
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika rumah anda terbakar.
Sehingga anda dapat membangun kembali lagi rumah anda tanpa mengambil
dana darurat dan sekolah anak anda.
dan seterusnya dan sebagainya, mungkin rekan2 agen asuransi bisa
meneruskan permisalan2 ini :-)

dan manfaat2 ini tidak seperti membeli hp, minum kopi susu, dsbnya.
Anda harus membaca lagi polis2, mempelajari dengan cermat bagaimana
produk2 asuransi itu akan melindungi anda dan keluarga anda.

Sudah dapat membedakan ?

Saya berikan gambaran lagi.

Ketika anda membeli asuransi sekarang, tanpa mengetahui bagaimana
produk asuransi itu bekerja. Dan ketika 5 tahun lagi, anda tahu bahwa
apa yang anda harapkan berbeda dengan produk yang anda beli, yang
akan terjadi adalah seperti ini :
- Anda dapat membeli asuransi lagi, DENGAN PREMI YANG LEBIH MAHAL.
Kenapa ? Faktor Usia.
- Anda tidak dapat membeli asuransi lagi. Kenapa ? Riwayat kesehatan
yang buruk.
Kalau sudah begini, siapakah yang rugi ? Anda ? Bukan !!!
Keluarga anda yang rugi !!

Selisih dana yang seharusnya bisa digunakan untuk yang lain, akhirnya
digunakan untuk membeli asuransi yang lebih mahal. Atau bahkan anda
tidak mendapat proteksi yang diinginkan karena riwayat kesehatan.

Itulah mengapa penting bagi kita semua mengerti bagaimana sebuah
produk keuangan, khususnya asuransi, bekerja untuk melindungi anda
dan keluarga. Pikirkan, apakah ini yang memang terbaik bagi anda.
Jangan membeli asuransi karena saudara, teman ataupun trend. Jika
trend, maka industri asuransi tidak akan bertahan lebih dari
100tahun. Asuransi adalah kebutuhan.

Jadi anda beli asuransi karena apa? Trend ? Gengsi ? Hehehehe ....
Kalo gw mampu bayar lebih mahal kenapa kudu beli yang lebih murah :-D
? Yeah Rite !

Moral of the story.
Mari kita pahami benar apa yang akan kita beli. Bagaimana karakter
sebuah produk, bagaimana dia bekerja. Dan lebih pahami lagi jika
produk yang akan anda beli akan berguna bagi anda hampir seumur hidup
anda. But tetep .... it's your money, it's your choice ...

happy reading :-D

peter

"I believe whatever doesn't kill you simply makes you... stranger." - The Joker



#25948 From: Johannes PM <johannespm@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 6:00 am
Subject: Fw: MAMI Kembali Beroperasi (Apa sempat dibekukan? Kenapa ya ?)
johannespm
Send Email Send Email
 


----- Forwarded Message ----
From: Johannes PM <johannespm@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, August 20, 2008 3:56:23 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] MAMI Kembali Beroperasi (Apa sempat dibekukan? Kenapa ya ?)

Apa sempat dibekukan?
Melanggar aturan BAPEPAM kah?
Kenapa ya?
 

----- Original Message ----
From: peter <peter.hermawan@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, August 20, 2008 9:24:14 AM
Subject: [SSR-Klub] MAMI Kembali Beroperasi

MAMI telah beroperasi pertanggal 19 Agustus 2008 sesuai keputusan Bapepam.

Best Regards,

--
Sent from Gmail for mobile | mobile.google. com

peter




#25949 From: "tartar" <taryono@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 6:19 am
Subject: RE: Kopi Susu dan Nokia N73
labcal_lg
Send Email Send Email
 

Ulasan yg kritis….ilustrasi2 dgn perumpamaan adalah salah satu strategi bahasa iklan , dengan memilih gambaran2 yg mudah diingat, dicerna, dipahami...dengan sekali dengar lama tersimpan di memory yg mendengar…ya...namanya gambaran tidak akan sama dengan bentuk aslinya,  siapa nyangka kalo LCD Sony ternyata yg bikin pabrik Samsung ,  atau DVD Sony ternyata yg bikin pabrik LG ,kalo seperti ini ga jaminan LCD sony lebih oke dr LCD samsung....dengan kata lain perumpamaan tidak ada kesamaan dengan yg diumpamakan ...jadi kalo mau melihat seperti apa produk X  ya telusuri langsung ,lihat specnya, bentuknya seperti apa, manfaatnya apa saja....

 

salam

 


From: SSR-Klub@yahoogroups.com [mailto:SSR-Klub@yahoogroups.com] On Behalf Of Peter Hermawan
Sent: Tuesday, September 02, 2008 10:18 AM
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: [SSR-Klub] Kopi Susu dan Nokia N73

 

Geli juga ketika saya baca email mengenai membandingkan Unitlink
dengan Kopi Susu. Saya pertama kali dengar kopi susu ini dari Pak
Safir Senduk dan Nokia N73 dari ibu Ligwina. Lalu dari forum sebelah
dapat analogi naik Mercy dan naik Bemo dan lebih geli lagi dari milis
ini membandingkan dengan orang membeli LCD dan StarBucks.

Boleh saya beda ?

Membandingkan sebuah produk tidak serta merta membandingkan secara
harafiah. Orang membeli kopi susu karena suka kopi dan suka susu.
Orang membeli henpon N Series kerena ingin mp3 player, kamera dan
henponnya. Secara harafiah benar.

Orang ngopi di starbucks karena gengsinya, orang membeli LCD Sony
karena brandnya. Salah ? Enggak ! Bener kok !!!

Orang beli asuransi karena trend dan gaul ? Wowowowo ...... Hold a sec !

Kita lihat karakter produk kopisusu, henpon, lcd dan stacbucks yuk.

Kopisusu, anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Jika
tidak suka, beli aja kopisusu merek lain. Habis perkara.

Beli henpon N73, anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya.
Anda dapat mendengarkan mp3, poto sanasini, terima telpon dan trendy
disaat yang bersamaan. Kalau bosen ? Ganti hape ajah !

LCD Sony ? anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Gambar
lebih jelas, suara lebih mantap dan yang pasti adalah gengsi yang
lebih karena punya LCD Sony daripada LCD Samsung. Dan yang pasti,
lebih gaya jika ada orang datang bertamu kerumah. "Gila bung, LCD
Sony, berapa duit tuh ?" Mungkin itu yang ingin anda dengar dari
kata2 teman anda.

Starbucks ? anda beli, anda dapat LANGSUNG rasakan manfaatnya. Kopi
dengan harga diatas 30rb. Hanya golongan tertentu (kaya dan kepingin
keliatan kaya) yang bisa beli. Suasana nyaman, cozy, eksklusif atau
apapun lah. Cocok untuk eksekutif muda cangkruk, atau mahasiswa
bermobil menghabiskan waktunya. (Kalo naek motor juga gak keliatan
kok, parkirnya kan jaoh)

Asuransi (dan seluruh turunannya) ? anda beli, anda dapat LANGSUNG
rasakan manfaatnya ?
Benar, tapi tidak seluruhnya benar. YANG BENER ?!?

Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda tidak mempunyai lagi
penghasilan akibat cacat tetap. Taraf hidup keluarga anda akan
terjaga dengan adanya UP dari Asuransi.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda sakit keras. Dengan
asuransi kesehatan, keluarga anda tidak mengeluarkan biaya khusus
untuk perawatan anda. Sehingga dana sekolah bagi anak2 anda tetap terjaga.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika anda meninggal. Karena
dengan hilangnya pemasukan dari anda sebagai kepala keluarga, diganti
oleh uang pertanggungan yang sangat bermanfaat bagi keluarga anda.
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika mobil anda tertabrak.
Sehingga dana reparasi mobil tidak mengambil dana darurat dan sekolah anak anda
Asuransi berguna BAGI KELUARGA ANDA, ketika rumah anda terbakar.
Sehingga anda dapat membangun kembali lagi rumah anda tanpa mengambil
dana darurat dan sekolah anak anda.
dan seterusnya dan sebagainya, mungkin rekan2 agen asuransi bisa
meneruskan permisalan2 ini :-)

dan manfaat2 ini tidak seperti membeli hp, minum kopi susu, dsbnya.
Anda harus membaca lagi polis2, mempelajari dengan cermat bagaimana
produk2 asuransi itu akan melindungi anda dan keluarga anda.

Sudah dapat membedakan ?

Saya berikan gambaran lagi.

Ketika anda membeli asuransi sekarang, tanpa mengetahui bagaimana
produk asuransi itu bekerja. Dan ketika 5 tahun lagi, anda tahu bahwa
apa yang anda harapkan berbeda dengan produk yang anda beli, yang
akan terjadi adalah seperti ini :
- Anda dapat membeli asuransi lagi, DENGAN PREMI YANG LEBIH MAHAL.
Kenapa ? Faktor Usia.
- Anda tidak dapat membeli asuransi lagi. Kenapa ? Riwayat kesehatan
yang buruk.
Kalau sudah begini, siapakah yang rugi ? Anda ? Bukan !!!
Keluarga anda yang rugi !!

Selisih dana yang seharusnya bisa digunakan untuk yang lain, akhirnya
digunakan untuk membeli asuransi yang lebih mahal. Atau bahkan anda
tidak mendapat proteksi yang diinginkan karena riwayat kesehatan.

Itulah mengapa penting bagi kita semua mengerti bagaimana sebuah
produk keuangan, khususnya asuransi, bekerja untuk melindungi anda
dan keluarga. Pikirkan, apakah ini yang memang terbaik bagi anda.
Jangan membeli asuransi karena saudara, teman ataupun trend. Jika
trend, maka industri asuransi tidak akan bertahan lebih dari
100tahun. Asuransi adalah kebutuhan.

Jadi anda beli asuransi karena apa? Trend ? Gengsi ? Hehehehe ....
Kalo gw mampu bayar lebih mahal kenapa kudu beli yang lebih murah :-D
? Yeah Rite !

Moral of the story.
Mari kita pahami benar apa yang akan kita beli. Bagaimana karakter
sebuah produk, bagaimana dia bekerja. Dan lebih pahami lagi jika
produk yang akan anda beli akan berguna bagi anda hampir seumur hidup
anda. But tetep .... it's your money, it's your choice ...

happy reading :-D

peter

"I believe whatever doesn't kill you simply makes you... stranger." - The Joker


#25950 From: budi herlambang <bd_herlambang@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 6:46 am
Subject: Re: Bls: Dimana hati nurani Pemerintah Indonesia?
bd_herlambang@...
Send Email Send Email
 
satu lagi rekan2 merah putih. ...pelabuhan sudah jadi sejadi-jadinya dibuat paket jualan.  liat RUU Pelayaran. kami berat melawan (sebagian??) pemerintah dan DPR yg udah jual jiwa mreka. ...itu paket IMF juga. mau kemana lagi negeri ini. percuma?? tentara dan polisi jagain didarat wong pelabuhannya (gate kedaulatan negara) dah jadi paket buat dijual. ...huh...
........jalan berbeda, perjuangan tetap satu! Merdeka...eh..agustusannya dah lewat ya.. ga pa pa lah.
MB

----- Original Message ----
From: priambudi <prietea@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Monday, September 1, 2008 5:55:58 AM
Subject: Bls: [SSR-Klub] Dimana hati nurani Pemerintah Indonesia?

kalo menurut sy.... ini sebenernya karena 'jajahan'... .
waktu IMF kasih pinjaman, salah satu termnya adalah kesempatan perusahaan asing
u menanam modal di bidang2 strategis... .

yaa sejak pengakuan kedaulatan jg, kita udah disuruh nyicil uang ke belanda...
pake istilah IGGI... dibubarin p harto trus diganti CGI....
kenapa ada 'utang luar negeri untuk menutup defisit APBN' ?
yaa strategi aja biar ga dijajah lebih banyak...
istilahnya, "oke kita kasih bagian u menikmati keuntungan, tapi ga banyak yaa..."

makanya, orang indonesia cpt2 lah pandai mengelola 'sumber daya' yaa
biar bisa ngelola negara sendiri....

haaah... ngenes....


mprie


----- Pesan Asli ----
Dari: tartar <taryono@lge. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Kamis, 28 Agustus, 2008 15:22:59
Topik: RE: [SSR-Klub] Dimana hati nurani Pemerintah Indonesia?

Ga ….apa2 ya ngomongin topik lain selain investasi dan perencanaan keuangan,  kalo tdk salah presiden itu mempunyai penasihat2 ekonomi ya...apa penasihat2nya yg goblok.....atau barangkali kemakan sama suap .....tapi seandainya presidennya adalah seorang yang cerdas atau paling tidak melek ekonomi ,melek financial /tahu sistem perekonomian  , dia pasti akan tahu time line 20 th adalah waktu cukup lama dan tentunya banyak sekali faktor ketidakpastian yg akan muncul dan hal ini seharusnya menjadi pemikirannya dengan menghitung secara future value kenapa di buat flat , ...huhh....sebel. ...kesal. ....makanya nanti kalo milih pemimpin yg punya Otak dan punya ImTaq lah  ....masih ada ga ya kira2...jadi inget sebuah hadist/firman ....Tunggulah kehancuran sebuah negeri yg dipimpin oleh orang yg bodoh and goblok....sebuah ayat/hadist yg cukup relevan memang.

Yuk rekan2….kita selipkan dalam do’a-do’a kita setiap hari agar saat ini dan besok kita mendapatkan pemimpin2 yg lebih cerdas , amanah , fathonah dan dapat dipercaya... .tenggelamkanlah pemimpin2 yg bodoh,penipu&korupt dari kancah calon pemimpin Indonesia berikutnya..

 

Salam   

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR- Klub@yahoogroups .com] On Behalf Of ade
Sent: Thursday, August 28, 2008 11:02 AM
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: RE: [SSR-Klub] Dimana hati nurani Pemerintah Indonesia ?

 

Boleh kan kasih komentar.. kan UUD juga..

Semalam sempat menyimak kasus ini dibahas di acara Apa Kabar Indonesia Malam
di TV One..denagn Bpk. Kurtubi seorang Pemerhati Masalah ENergi dan Andi
Malaranggeng sebagi jubir pemerintah dan Soony Keraf sebagi Wakit ketua
Komisi VI (apa IV ya..lupa)..yang juga seorang politisi dari PDIP..
Lucu banget kedengn jawaban dari Sonny Keraf..tampaknya ia cukup kerepotan
juga dicecar pertanyaan sehingga jawabannya muter-muter aja..

Dari hasil bahasan itu sepertinya yang jadi masalah adalah ada satu klausul
yang menyatakan bahwa harga US$3.3 itu dipatokl flat selama 20 tahun dari
proses pengapalan gas..inilah yg tdk bisa diterima oelh pemerintah
sekarang..

Emang sih kalau dipikir-pikir gila banget ya bikin kontrak nilainya triyunan
rupiah, tapi tanpa memprediksi kenaikan harga minyak..udah gitu dibuat flat
lagi..gilaaa. ..

Saya juga kalau jadi pembeli ogah kalau harganya dinaikin..lha wong
untungnya gede banget...
Kata orang-orang Cinanya..emang elunya aja yang tolol...hehehe. ..udeh terima
nasib aja..hitam diatas putih coyy..

Salam,
Ade

Indosat diobral murah..
Gas Alam diobral murah...
Kalau berkuasa lagi.apalagi ya yang diobral??

-----Original Message-----
From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR-Klub@yahoogroup s.com] On Behalf
Of iwan budhiarta
Sent: Wednesday, August 27, 2008 2:41 PM
To: ssr-klub@yahoogroup s.com
Subject: [SSR-Klub] Dimana hati nurani Pemerintah Indonesia ?

Harga gas naik terus karena jual ke Cina terlalu murah, dimanakah keadilan
di negara ini????

Jakarta - Pernyataan Wapres Jusuf Kalla bahwa kontrak LNG Tangguh pada masa
Presiden Megawati karena lobi-lobi dansa membuat kupingnya panas. Megawati
pun tak terima pada tudingan JK tersebut.

Mega menegaskan kontrak LNG Tangguh merupakan kebijakan pemerintah yang di
dalamnya ada JK dan SBY sebagai menterinya.

"Bilang sama Pak Kalla, beliau juga ada di situ sama SBY," kata Mega
menanggapi tudingan Kalla usai pembukaan pelatihan kader perempuan PDIP di
kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2008).

Mega tak berkomentar saat para wartawan mencecar apakah siap jika kasus
penjualan LNG Tangguh diinvestigasi karena diduga penjualan itu merugikan
negara karena dijual terlalu murah.



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!


#25951 From: "Nani Heriyani" <lantas-bdj@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 6:44 am
Subject: Re: MAMI Kembali Beroperasi (Apa sempat dibekukan? Kenapa ya ?)
aliyawardhana
Send Email Send Email
 
Ngga usah kuatir pa, cuma administrasi biasa.
Dari yg saya baca dikoran, Direkturnya Manulife ada yg pindah ke Philipina. Nah, penggantinya harus dilaporkan ke BAPEPAM. Manulife udah masukin nama penggantinya, tapi persetujuan dari BAPEPAM agak lambat. Jadi sementara tunggu ijin keluar terhadap Direktur yg baru, pembelian tidak diperbolehkan, klo nasabah mau jual RD nya boleh.
 
Sepertinya selama masa pembekuan itu tidak ada gejolak nasabah Manulife, artinya tidak ada reedem besar-besaran.
 
Browsing aja pa, cari berita yg lengkapnya. Klo ngga salah sdh aja juga yg jawab dimilis ini
 
Salam.Nani
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, September 02, 2008 2:00 PM
Subject: Fw: [SSR-Klub] MAMI Kembali Beroperasi (Apa sempat dibekukan? Kenapa ya ?)



----- Forwarded Message ----
From: Johannes PM <johannespm@yahoo.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, August 20, 2008 3:56:23 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] MAMI Kembali Beroperasi (Apa sempat dibekukan? Kenapa ya ?)

Apa sempat dibekukan?
Melanggar aturan BAPEPAM kah?
Kenapa ya?
 

----- Original Message ----
From: peter <peter.hermawan@gmail.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, August 20, 2008 9:24:14 AM
Subject: [SSR-Klub] MAMI Kembali Beroperasi

MAMI telah beroperasi pertanggal 19 Agustus 2008 sesuai keputusan Bapepam.

Best Regards,

--
Sent from Gmail for mobile | mobile.google. com

peter




#25952 From: "denfri82" <denfri82@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 6:50 am
Subject: Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
denfri82
Send Email Send Email
 
Terima kasih banyak buat pak
darul atas info dan
pencerahannya. Untuk tab.
berencana, rencananya mau
saya taruh di bank syariah
mandiri. Perkiraan bagi hasil/
bunga sekitar 4,8% /tahun
tanpa potongan biaya
administrasi lagi + asuransi dg
premi gratis. Tapi dari info pak
darul, saya jadi tertarik
mengambil reksadana
pendapatan tetap. Tapi
apakah ada pajak dan biaya
administrasi yg dikenakan utk
nasabah reksadana? Mohon
pencerahan sekali lagi dari pak
darul dan teman2 milis semua.
Makasih


--- In SSR-
Klub@yahoogroups.com, Darul
Salam <darul.salam@...> wrote:
>
> Pak Denfri,
> Setiap nasabah di reksadana
memang bisa invest berkala
dalam jumlah tertentu. "Jumlah
tertentu" ini ada minimalnya.
Yang saya tahu: Danareksa
500rb, Manulife 200rb,
Trimegah 200rb.. (CMIIW). Pada
pokoknya, dalam reksadana
anda bisa mengambil atau
menambah kapan saja dan
berapa saja selama dalam
jumlah minimal yang telah
ditentukan seperti di atas.
Tinggal diri kita yang haus
dispilin secara berkala
"menabung" di reksadana.
> Saya belum tahu MI yang
menyediakan
layanan otomatis memotong
dana dari tabungan kita.
Namun ini bisa kita lakukan
sendiri. Di BCA ada layanan
transfer otomatis setiap tgl
tertentu dalam jumlah
tertentu. Mungkin di bank lain
juga ada. Kalau kita lakukan
sendiri dgn transfer otomatis
ini, kita masih perlu
memberikan konfirmasi ke MI
bahwa kita telah mentransfer.
> Pak Denfri ingin reksadana
yang risiko-nya kecil tapi
return lebih besar dari
tabungan berencana?
> Saya tidak tahu berapa
return tabungan berencana
Pak Denfry. Namun info ini
mungkin sedikit membantu:
>  * Reksadana Pasar
Uang: memberikan potensi
return sedikit di atas deposito
(~7% per thn) dgn risiko
modal berkurang sangat kecil.
>  * Reksadana
Pendapatan Tetap:
memberikan potensi return
~10-12% perthn. Risiko modal
berkurang krn keadaan
ekonomi ada, namun
penurunan tidak akan setajam
saham.
>  * Reksadana Saham:
memberikan potensi return
>15% per thn dalam jangka
panjang (invest >3-5thn).
Selalu ada risiko penurunan
tajam dalam jangka pendek.
Sebagai ilustrasi, return RD
saham yang saya ikuti: thn
2004 (56%), 2005 (37%), 2006
(74%), 2007 (68%), 2008
(minus 27%). Dengan rata-rata
38% per thn.
>  * Reksadana
Campuran: risiko dan potensi
return di antara RD saham
dan Pendapatan Tetap.
> Di bawah ini ilustrasi potensi
return investasi 500rb/bulan
selama 5 thn (total
tabungan:30jt). Bila kita invest
setiap awal bulan, maka di
akhir bulan ke-60: 
>  * Uang anda akan
jadi 35,8jt di RD pasar uang
dengan asumsi return 7%.
>  * Uang anda akan
jadi 38,6jt di
RD pendapatan tetap
dgn asumsi return 10%.
>  * Uang anda akan
jadi 43,7jt di RD saham
dengan asumsi return 15%.
> Untuk RD saham, kita bisa
mengacu ke kenaikan IHSG.
Lima thn terakhir kenaikan
ihsg rata-rata sekitar >30%,
sedangkan bila dilihat sejak
10thn lalu sekitar 20%.
> Sekarang anda tinggal
tentukan kemampuan anda
menanggung risiko. Mau pilih
RDPU, RDPT, RDS, atau RDC...
> Setelah anda tentukan jenis
RD, anda kemudian bisa pilih MI.
Pemilihan MI juga harus hati-
hati, pilihlah yang punya
record baik, misal: Danareksa,
Schroder, Manulife, Trimegah,
Fortis, dsb..
> /salam
>  
>  
>  
>  
>  
>
>
>
> ----- Pesan Asli -- --
> Dari: denfri82 <denfri82@...>
> Kepada: SSR-
Klub@yahoogroups.com
> Terkirim: Senin, 1
September, 2008 21:03:12
> Topik: [SSR-Klub] Re: 500rb/
bln, dimasukin tab. berencana
atau reksadana?
>
>
> Tolong dong temen2 bantuin
> saya, khususnya pak darul,
> pak iwan, pak peter dan
> temen2 yg lain, biar saya yg
> pegawai biasa ini bisa
> mencapai penghidupan yg lbh
> baik. Saya bingung, ada ga
> reksadana dimana nasabah
> bisa invest secara berkala
> setiap bulannya dlm jumlah
> tertentu. Saya cuma pengen
> rd yg resikonya kecil tp
> hasilnya lbh besar daripada
> tabungan berencana. Sekali
> lagi saya sangat
> mengharapkan bantuan
> rekan2 sekalian.
> Makasih
>
> --- In SSR-
> Klub@yahoogroups. com,
> "denfri82" <denfri82@ .>
wrote:
> >
> > Assalamualaikum.
> > Perkenalkan saya denfri
dari
> > surabaya. Saya berencana
> > menyisihkan sebagian gaji
> utk
> > ditabung, rencananya sih
> > 500rb/bln selama 5 tahun.
> Tapi
> > bingung mau dimasukin
> > tabungan berencana atau
> > reksadana. Kalau
reksadana
> > enaknya rd apa, saham/
> > tproteksi/yg lain.
Pengennya
> > sih rd yg langsung dr
bank,
> tp
> > yg tbaik dari bank apa ya?
> > Sory byk nanya, maklum
> > newbie nih.
> >
> > Regard,
> > Denfri
> >
>
>
>
>
>
___________________________________________________________________________
> Nama baru untuk Anda!
> Dapatkan nama yang selalu
Anda inginkan di domain baru
@ymail dan @rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang
lain!
> http://
mail.promotions.yahoo.com/
newdomains/id/
>

#25953 From: "Nani Heriyani" <lantas-bdj@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 6:53 am
Subject: Re: cara memilih reksadana
aliyawardhana
Send Email Send Email
 
Mas Andrey,
 
Silahkan berkunjung ke www.portalreksadana.com  untuk info lebih lengkap.
 
Secara singkat :
1. RD bebas dibeli kapan saja
2. Syarat resmi : foto copy ktp, isi formulir
    Syarat tidak resmi : sdh mempelajari prospektus RD yg ingin dibeli
3. Tidak ada jatuh tempo, bebas jual kapan saja
4. Tidak, NAB dari RD sdh nilai bersih
5. Mulai 100rb
 
 
Salam.Nani
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, September 02, 2008 1:08 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] cara memilih reksadana

Selamat siang rekan-rekan,
Menindaklanjuti pertanyaan pak sukeng,saya juga
ingin mengajukan beberapa pertanyaan dasar mengenai reksadana sekiranya dapat
dijawab rekan2 yang paham betul reksadana..
1.Apakah reksadana dapat dibayarkan secara berkala setiap bulan?
2.syarat-syarat pembelian reksadana?
3.bagaimana mengenai jatuh tempo reksadana tsb?
4.Apakah reksadana dikenakan juga pajak?
5.Berapa minimum pembelianreksadana tsb?
terima kasih sebelumnya,maaf saya belum mengetahui secara jelas ttg manfaat reksadana.
Salam,
Andrey

----- Original Message ----
From: sukeng lukito <sukenglb@gmail.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Monday, September 1, 2008 1:13:57 AM
Subject: [SSR-Klub] cara memilih reksadana

Dear rekan-rekan sekalian,
saya mau nanya nich,
Bagaimana cara memilih reksadana?
Apa dasar - dasar pemilihan reksadana?
Mumpung harga relatif rendah
 
Terima kasih
 
Salam,
Sukeng


#25954 From: iwan budhiarta <les_abyss@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 7:04 am
Subject: Kemelut LNG Tangguh
les_abyss
Send Email Send Email
 

Pemerintah China menilai kontrak gas alam cair atau LNG (liquified natural gas) dari Lapangan Tangguh, Papua ke Fujian sudah dalam koridor yang saling menguntungkan. Hal tersebut disampaikan Dubes China yang baru untuk Indonesia, Zhang Qiyue.

"Saat itu, kontrak berdasarkan prinsip yang saling menguntungkan. Kami ingin prinsip tersebut tetap berlanjut dalam kerja sama mendatang," kata Qiyue usai bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Senin (1/9).

 

Menurut Qiyue, semua pihak mesti melihat kembali kontrak yang telah ditandatangani tahun 2002 dan juga sejarah kontraknya. Hal tersebut terkait keinginan Indonesia untuk melakukan negosiasi ulang mengenai penetapan harga jualnya.

 

"Saat itu telah diputuskan secara G to G (government to governement)," katanya.

Untuk melakukan negosiasi ulang tersebut, Pemerintah Indonesia telah membentuk tim yang diketuai Menko Perekonomian Sri Mulyani. Negosiasi diterima Pemerintah China setelah Wapres Jusuf Kalla melakukan kunjungan ke China dan menyampaikan hal tersebut secara langsung. Wapres Jusuf Kalla mengatakan, jika tidak dilakukan negosiasi ulang, Indonesia dirugikan 75 miliar dollar AS selama 25 tahun kontrak. Sebab, harga jual yang ditetapkan saat itu flat sebesar 3,3 dollar AS/mmbtu, jauh di bawah harga pasar saat ini sekitar 20 dollar AS/mmBtu.

 

Nah, bagaimana ini bisa terjadi? Apakah para pemimpin negara kita yang dahulu terlibat dalam penandatanganan perjanjian kontrak ini tidak menyadari bahwa mereka dahulu juga yang mengawasi dan memberikan persetujuan? Jika sekarang mereka "cuci tangan", apakah masih layak dipertimbangkan? Sepertinya, sumberdaya alam Indonesia tercinta ini masih akan digadaikan murah-meriah oleh para pemimpinnya sendiri, yang berkhianat terhadap Amanat Rakyat Republik Indonesia.

 

 

Salam prihatin,

Iwan Budhiarta, BBA, MSc, MTech, RFP, CWM

BTCapital - Private Wealth Manager


New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!

#25955 From: iwan budhiarta <les_abyss@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 7:08 am
Subject: Hidden Cost in Investing
les_abyss
Send Email Send Email
 

Firms are often very discreet about the cost of their services and various offerings. Accordingly, one of the more problematic elements of the entire investment process is a lack of cost transparency, and at worst, costs that are really concealed. An unfortunate reality of many investments is that the fees are either not clear or not fully evident. Read on to find out why fees are kept hidden and how you can find and avoid them.

Invisible Costs
Most mutual funds are pretty expensive to run. There are managerial fees, so-called soft dollars (paid to service providers), compliance fees and marketing expenses. Ultimately, these are all paid for by the investors. This means that as much as 3-6% of what investors could hypothetically be earning on their investments is going out the window. Investing in annuities, variable annuities, hedge funds, commodity funds or private equity can skyrocket those expenses two- or threefold. Unfortunately, in many instances, these costs are not visible to investors entering these investments. It is also important to understand generally how the mechanics of cost work. For instance, small-cap stocks cost a lot more than large caps to trade. This does not mean that you should seek out a fund that only trades large caps, but these are things that investors should be told and really need to know before they invest.

Another thing that can lead to increased costs is that some funds and brokers are also guilty of some degree of churning, even if it is not so extreme as to constitute mismanagement. Active management is one thing, but funds may drive up costs with transactions that do little or nothing to help the investors.

There is substantial literature on the hidden cost of mutual funds, such that it is really essential to know what you are paying and whether there are better and cheaper alternatives out there. The industry sells performance and does not talk much about cost. The reality is that the two go hand in hand; good investment performance is eroded by high costs. Of course performance is important, but what you earn from your investments is performance minus cost. It is unrealistic and dangerous to view the process any other way. (For related reading, see Break Free Of Fees With Mutual Fund Breakpoints.)

Misallocation the Enemy of Most Investors
Both empirical research and extensive anecdotal evidence reveal that many investors are misallocated. For example, in 2008, the German newspaper Die Welt conducted a survey together with the V-Bank and found a remarkable array of unnecessarily risky, undiversified portfolios. These are not tailored to specific client needs and preferences, despite the industry hype. This scenario also leads to complex and expensive portfolios full of bits and pieces that do not provide the investor with the appropriate exposure to the right assets.

Many banks and brokers like to sell hedge funds and certificates. While both these investments have a legitimate financial place in many portfolios, the fact remains that they are particularly lacking in transparency. Low transparency can often be associated with high costs.

It is also very easy for investors just not to worry about cost if the investments seem to be doing OK. One can argue that as long as the bottom line is nicely in the black, all appears to be well. But that is not always true. For example if a cost-laden portfolio is earning you 6% a year, a more efficient one might earn you 9% or more. Even a 1% difference in an annual rate of return can make all the difference between an early or comfortable retirement and a constant struggle into old age. (For more insight, see A Guide To Portfolio Construction.)

If You Can't Beat Them, Make It Cheaper
The investment literature shows that on average, managers who try to beat the market indexes generally do not succeed over time. This means that investment success really depends on reducing cost. After all, even those select few brokers and fund managers who really do beat the market will do so only by a couple of percent over time. Over the long run (durations of 15 to 25 years) few, if any, outperform their respective benchmarks. You are more likely to achieve benchmark-beating returns if you lower investment costs by that same couple of percentage points.

If you add up redemption fees, brokerage fees, back-end load fees, management fees, inactivity fees, 12b-1 fees, transfer fees, minimum equity requirement fees, commissions, the cost of limit orders, and sundry overheads like consultancy costs, bookkeeping and accounting and even more, it is not difficult to see that they can constitute a major problem. The simple fact is that costs determine whether your entire investment process is viable. (For more, read Benchmark Your Returns With Indexes.)

Balance and Fairness
This does not necessarily mean that all investment fees/costs are unjustified, but you must be getting your money's worth. Ask yourself: Could you invest elsewhere and do better? Funds that are specialized, such as infrastructure or resources, and are managed sensibly and actively may be worth an additional cost; if a fund is simply trying to beat a standard index, it is probably not worth shelling out for. This is part of the reason why index funds are so heavily promoted by experts, and neglected with equal enthusiasm by financial professionals who make a living on commissions. (For more insight, see Index Investing: Index Funds.)

In short, good advice and useful skills are worth paying for and some funds certainly justify the cost.

Run a Low-Cost Operation
One way of lowering the costs of running a portfolio is to avoid mutual funds altogether and only purchase individual stocks and bonds. Your objective would be to have an efficient portfolio with low and totally transparent costs. There are indeed firms and brokers out there whose stated aim is to keep costs down and make sure that investors know exactly what they are getting and paying. Some also try to do no more than match the market on the way up and beat it on the way down. This can be done through very careful asset allocation and portfolio management. There may not be all that many firms operating in this manner, but they do exist and are well worth taking the trouble to find.

Conclusion
Complicated, excessively busy portfolios eat into returns and can cost a fortune in lost profits over the long run. The first step to getting it right is to understand exactly what it costs to run your investments and then to make them as simple and transparent as possible. Given the difficulty or even impossibility of beating the markets themselves, keeping costs down is one of the major means of winning the game. Sadly, given the nature of the industry, it is not an easy game to play and it's even harder to win.

Regards,
Iwan Budhiarta, BBA, MTech, MSc, RFP, CWM
BTCapital - Private Wealth Manager



Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!

#25956 From: iwan budhiarta <les_abyss@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 7:17 am
Subject: Mindset Para Pengambil Keputusan yang Harus Pro Rakyat
les_abyss
Send Email Send Email
 
Ketika Bung Karno (BK) masih jadi Presiden, BK memiliki pemikir yang handal,
visioner dan sangat pro rakyat. Beliau adalah Ir. Djuanda, Perdana Menteri
(Menteri Pertama), "adik kelas" BK ketika kuliah di ITB, Bandung. Dalam buku
"From the Third to First" karangan Lee Kuan Yew (Menteri Senior Singapura),
diungkapkan bahwa Soekarno beruntung memiliki pendamping yang sangat cerdas,
intelektual dan sangat menguasai substansi yakni ada pada sosok Ir. Djuanda. 
Salah satu karya monumental Ir. Djuanda adalah Konsep Wawasan Nusantara, yang
akhirnya diakui dunia.

Karya lain Perdana Menteri Ir. Djuanda adalah mengimplementasikan pemikiran Bung
Karno dalam cara pandang bagaimana Indonesia seharusnya memanfaatkan sumberdaya
alam (SDA)  secara bermartabat, adil dan digunakan seoptimal mungkin untuk
kepentingan kesejahteraan rakyat. Indonesia sebagai pemilik (the owner)
sedangkan para "investor" asing terutama Amerika Serikat adalah sebagai
kontraktor. Konsep ini menjadi jungkir balik ketika Soeharto menggulingkan BK.
Semua kontrak karya SDA sangat pro multi national corporation. Dan ketika
reformasi terjadi dan Soeharto tumbang, mindset mereka bukannya tumbang malah
terus dilanjutkan oleh para antek MNC yang umumnya lulusan world class
university Amerika Serikat yang duduk di pemerintahan.

Sedihnya, mereka yang menggadaikan SDA Indonesia secara sangat murah dan diobral
sangat tidak layak selain Soeharto adalah justru anak kandungnya sendiri
Presiden RI ke 5; Megawati Soekarnoputeri. Saya menduga, selain Megawati kurang
memahami substansi mungkin juga ada pengaruh kuat dari "Mr. President" Taufik
Kiemas, yang nota bene Anggota DPR Fraksi PDIP justru memimpin delegasi
Indonesia berunding dengan Cina misalnya, untuk kasus Gas Tangguh yang sangat
sangat merugikan rakyat Indonesia.

Kini "Saatnya Indonesia Berubah". Semua antek MNC yang sangat tidak pro rakyat
harus digusur dari kawasan elite pengambil keputusan.

Ini adalah pendapat pribadi semata.

Salam Nasionalis!
Iwan Budhiarta
BTCapital - Trully Indonesian Private Wealth Manager
Dari Indonesia - Oleh Indonesia - Untuk Indonesia


       New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

#25957 From: iwan budhiarta <les_abyss@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 7:40 am
Subject: Re: Re: bila anda seorang investor, investasi apa yg saat ini anda tuju?
les_abyss
Send Email Send Email
 
Dear Pak Dauf,

Penjelasan anda sangat jelas, transparan, dan 'manusiawi' sekali. Teruskan menyumbangkan ilmu anda, Pak.

Salam,
Iwan Budhiarta
Alumni SMA 5 SBY

--- On Mon, 1/9/08, Firdauf Achmad Dhewata <petirburung@...> wrote:
From: Firdauf Achmad Dhewata <petirburung@...>
Subject: [SSR-Klub] Re: bila anda seorang investor, investasi apa yg saat ini anda tuju?
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Monday, 1 September, 2008, 11:49 AM

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, Budi Rachmat <budi_rachmat@ ...>
wrote:
>
>
> Besoknya saya explore oportuniti ini....
> saya hubungi dan ketemu dengan Kepala Cabang Bank BRI cabang
Kramat.
>
> INFO yang saya peroleh, sbb;
>
> - Bank BRI bersedia/siap mendanai investasi waralaba Alfamart
sampai dengan 90% dari kebutuhan dana....
> artinya, klo investasi Alfamart sebesar 700juta, anda hanya perlu
70juta sisanya akan dibiayai oleh Bank BRI (Kredit Investasi).. ..
untuk kredit ini diperlukan jaminan koleteral...
>
> - klo anda membeli properti (KPR) melalui Bank BRI dan properti
tsb digunakan untuk waralaba Alfamart.... maka properti tsb
(kemungkinan besar) bisa dijadikan jaminan koleteral...
>
>OLEH SEBAB itu mari kita explore oportuniti ini....
>
>klo berhasil...
>... kita bisa punya Alfamart dengan modal "dengkul"...
>... kita bisa punya Alfamart tanpa mengeluarkan uang kita sendiri...

Poin yg kedua itu harus diklarifikasi dulu, sebab jika kita kredit
KPR hal itu berarti kita meminjam dana bank untuk akuisisi property
dgn nominal plafon max 90% yg berarti kalo ambil plafon penuh 90% ya
tidak ada sisa lagi untuk dijaminkan sebagai modal kerja.

Kecuali .. kita beli property 1M & kita cuman KPR 200 jt, sehingga
sisa plafon kredit yg 700 jt bisa kita buat sebagai kredit usaha.

Namun ini berarti kita harus modal 800 jt untuk menutup sisa
pembelian property tsb.

perlu diperhatikan bahwa untuk 1 akte sertifikat kita hanya boleh
punya 1 APHT which mean jika kita punya 2 kredit KPR & Multiguna dgn
jaminan 1 sertifikat biasanya bank memberikan bunga berdasarkan
multiguna-nya yg lebih tinggi dari KPR (biasanya 15%). Dan karena
pada saat penjaminan, property tsb masih belum kepemilikan kita,
maka skema hutang bayar bunga saja tidak akan diperbolehkan.

cicilan bunga 15% untuk utang 900 jt selama 10 thn adalah 14.5 jt
perbulan sementara utk 15 thn 12.5 jt.
penghasilan minimum saat pengajuan kpr ya kisaran 30-45 jt/bln

Dengan modal, cicilan & syarat penghasilan sedemikian besar ya
tidak tepat untuk disebut "modal dengkul".

Thanks,

Firdauf



New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!

#25958 From: iwan budhiarta <les_abyss@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 7:34 am
Subject: Market Review & Corporate Action
les_abyss
Send Email Send Email
 
Emas jatuh ke $816.95 pada hari Senin seiring timbulnya harapan bahwa badai
Gustav akan memberikan dampak yang lebih ringan di pesisir pantai Louisiana yang
kemudian mengangkat dolar dan menurunkan harga minyak. Platinum juga tumbang
hingga 4% seiring memburuknya penjualan kendaraan dan perlambatan ekonomi AS
yang terus menekan logam ini.

Sekarang Gustav telah sedikit mereda, kategori badainya turun ke tingkat 2,
sehingga menguatkan dolar dan menjatuhkan harga minyak, dimana keduanya
berdampak negatif terhadap emas.

Harga minyak melemah $3 ke $111.15 seiring meredanya badai Gustav sebelum
menerpa daratan Amerika. Badai ini telah memaksa ditutupnya sembilan fasilitas
pengilangan minyak si Teluk Mexico. Indeks dolar AS naik ke level tinggi
tahunan. Emas sulit untuk kembali ke level $850 dan sepertinya akan kembali
menguji daerah $800.

Moving Average (MA) 3,5,14 di grafik 4 jam menunjukkan sinyal bearish bagi
pergerakan emas. Memburuknya ekonomi Jepang-Inggris-Swiss-Australia akan mencoba
untuk menurunkan harga emas. Tapi meningkatnya inflasi di zona euro, dan
memburuknya sektor manufaktur AS akan mencoba untuk memulihkan pergerakannya.
Jika emas jatuh melewati 806.60, harga akan mencoba untuk bertahan di 800.20.
Jika emas dapat melewati 826.70, harga akan mencoba ke level 835.30.

Euro terus melemah pada hari Jumat terhadap dolar dari puncaknya 1.4763 hingga
terendah 1.4616, yang merupakan daerah resistan dan support. Jika tren penurunan
ini terus berlanjut, maka support berikutnya di 1.4540, dan 1.4475. Sedangkan
resistan di 1.4825, penembusan level tersebut akan memicu pergerakan ke target
berikutnya 1.4900.

Nikkei melemah 1.8% pada hari Senin, penurunan terbesarnya dalam dua minggu,
dimana Honda Motor Co dan eksportir lainnya khawatir dengan perkembangan ekonomi
dan kuatnya yen. Kyocera Corp dan teknologi jatuh atas kekhawatiran perusahaan
di seluruh dunia memotong pengeluaran teknologinya, sementara penurunan bursa
Asia lainnya terus menekan bursa. Tapi, beberapa saham masih dapat bertahan,
seperti Nintendo yang menguat setelah melaporkan kenaikan laba tahunan sebesar
23%, sedangkan Citizen Holdings Co Ltd naik setelah mengungkapkan rencananya
untuk membeli kembali sebagian sahamnya yang beredar.

Indeks Hong Kong mewarnai awal bulan ini dengan pelemahan 1.7% atas terus
berkembangnya kekhawatiran akan turunnya pendapatan perusahaan. Saham pembuat
komputer Cina Lenovo Group jatuh 6.4% ditutup di level rendahnya dalam 5 bulan
setelah Dell memperingatkan bahwa hampir seluruh perusahaan di dunia mengurangi
pengeluaran teknologinya. Saham teknologi di Asia tertekan setelah Dell
mengkonfirmasikan kekhawatirannya akan perlambaran permintaan. Ada banyak
kekhawatiran menjelang dirilisnya data AS seperti angka pengangguran dan
antisipasi pengumuman dari pemerintah Cina yang dapat mengangkat pasar.

Pengumuman data inflasi kemarin untuk bulan Agustus pada tingkatan 0,51%, lebih
rendah dari konsensus analis 0,74%, ternyata mampu menyangga penurunan IHSG
lebih dalam kemarin. IHSG bergerak pada kisaran 2.139 dan 2.169, dan ditutup
hampir flat pada 2.164,62, penurunan 1,32 poin atau 0,06%. Diantara saham
pencetak penurunan terbesar adalah BUMI (-200), TLKM (-150), TRUB (-40),
BMRI(-25), dan BDMN (-100) dan diantara saham pencetak kenaikan terbesar adalah
BBCA (+75), UNTR (+400), BBRI (+100), PGAS (+50), dan UNVR (+150).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi indeks harga konsumen (IHK) Agustus
2008 sebesar 0,51% MoM, dengan inflasi YoY dan inflasi YTD masing-masing 11,85%
dan 9,4%. Sebagai perbandingan, pada Juli 2008, IHK terangkat 1,37% MoM (11,9%
YoY), sedangkan inflasi MoM Agustus 2007 (dengan tahun dasar 2002) adalah 0,75%
(6,51% YoY). Angka resmi inflasi bulanan itu juga di bawah rata-rata estimasi
ekonom menurut survei Bloomberg, yaitu 0,74% (11,8% YoY).

Konsumen pada bulan lalu diuntungkan oleh beberapa kejadian tidak biasa, antara
lain inflasi sektor pendidikan yang relatif rendah serta deflasi di sektor
sandang dan transportasi. Inflasi MoM di kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah
raga tercatat 1,36% pada Agustus lalu. Angka ini lebih rendah dari 1,74% pada
Juli 2008, padahal inflasi MoM di sektor ini biasa memuncak setiap bulan
September. Angka 1,36% itu juga menjadi yang terendah jika dibanding dengan
inflasi MoM sektor pendidikan di bulan Agustus sejak 1997.

Sementara, penurunan harga emas membantu IHK di kelompok sandang terdeflasi
0,53% MoM pada bulan kemarin, deflasi tertinggi sejak September 2001 menurut
data Bank Indonesia. Deflasi, walaupun hanya 0,01% MoM, juga terjadi di kelompok
transpor, komunikasi, dan jasa keuangan. Tekanan inflasi dari sisi biaya tampak
melemah, namun indikator sisi permintaan masih menggeliat dan berpotensi menekan
IHK ke atas.

Pengetatan kebijakan moneter sejak Mei 2008 telah menekan laju pertumbuhan uang
beredar. Pertumbuhan YoY indikator uang beredar dalam arti sempit, M1 (uang
kartal di luar bank dan simpanan giro rupiah), tercatat melemah dari 24,17% pada
Mei 2008 menjadi 21,88% dan 15,47% pada dua bulan berikutnya. Meski telah
melambat, eskalasi permintaan dana tunai yang biasa terjadi menjelang Idul Fitri
berpotensi mempercepat pertumbuhan uang dan memperkuat tekanan inflasi.
Sementara itu, pertumbuhan kredit perbankan yang masih sangat kuat juga berisiko
menaikkan tingkat harga.

Data resmi terkini yang dipublikasikan bank sentral menunjukkan pertumbuhan YoY
kredit outstanding sebesar  33,58% pada Juni lalu, yang tertinggi sejak Oktober
1998. Pada medio Agustus kemarin, seorang petinggi Bank Indonesia (BI) bahkan
sempat menyebut angka pertumbuhan 35%. Melihat berbagai hal ini, kami menduga
bahwa bank sentral akan menaikkan BI rate sebanyak 25 bps ke 9,25% pada Kamis
mendatang (4/9). Toh urgensi untuk menahan atau memangkas suku bunga telah
berkurang karena pertumbuhan ekonomi yang masih baik (6,4% YoY pada 2Q08).

BERITA KORPORASI
DEWA berencana mengalokasikan dana minimal US$ 50 juta yang akan digunakan untuk
pengadaan alat berat pada FY08 ini dimana sumber dana yang akan digunakan
perseroan berasal dari dana hasil IPO tahun lalu

EXCL akan memutuskan pemenang tender penjualan 7.000 menara telekomunikasi yang
dimilikinya pada 4Q08 ini. Dari penjualan menara ini, EXCL menargetkan dapat
memperoleh dana sekitar US$ 700 juta hingga US$ 1
miliar. EXCL menargetkan saham yang beredar di publik bertambah menjadi 15-20%
dari saat ini 0,2%.  Peningkatan free float saham ini akan ditempuh melalui
penawaran umum kedua (secondary public offerings / SPO) pada kuartal IV-2008.
EXCL akan memanfaatkan dana hasil SPO saham yang lebih dari Rp4,6 triliun itu
untuk belanja modal 2008-2009.

Anak usaha TLKM, Telkomsel meluncurkan produk kartu perdana baru, Kartu As
Frees. Kartu ini mempunyai tarif yang sama dengan tarif kartu As reguler. Hal
yang membedakan dari kartu ini adalah perdananya terbagi dua
berdasarkan jenis kelamin, yaitu As Frees Female dan As Frees Male. Keduanya
mempunyai konten yang sama, hanya kebutuhan informasi dari perempuan berbeda
dengan kebutuhan informasi dari laki-laki.

ELTY optimis target penjualan tahun ini, sebesar Rp1,1 triliun, terlampaui.
Optimisme itu didukung lonjakan penjualan semester I-2008 dan perkembangan
bisnis perseroan samapi Agustus 2008. Semester I-2008, ELTY
mencatat pertumbuhan laba bersih sekitar 50,3%, pertumbuhan laba kotor 85,7%,
dan penjualan 47,7%.

Penawaran umum perdana saham PT Krakatau Steel sudah disetujui oleh DPR. Izin
IPO tersebut diterbitkan paling cepat pertengahan bulan ini.

Salam investasi,
Iwan Budhiarta, BBA, RFP, CWM
BTCapital - Private Wealth Manager


       New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

#25959 From: "MR.BOBBY RACHMAN" <bob_lawyer03@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 8:23 am
Subject: Re: Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
bob_lawyer03
Send Email Send Email
 

Salam hangat,

Bagi rekan-rekan yang pengen belajar seluk beluk reksadana, ada buku menarik yang ditulis oleh seorang praktisi, akademisi pengamat investasi dan juga Direktur sebuah perusahaan sekuritas, diterbitkan oleh KOMPAS Gramedia. Buku ini ditulis dengan bahasa yang mudah kita pahami...

Judulnya : REKSA DANA INVESTASIKU
Penulis   : Adler Haymans Manrung
Harga    : Rp. 60.000-an...


Bobby Rahman Manalu (Mr)

FREDRIK J. PINAKUNARY LAW OFFICES

Mayapada Tower 11th Floor, Jl. Jend. Sudirman
Kav.28, Jakarta  12920-Indonesia

Email     : bobbymanalu@...
                 bob_lawyer03@...

Phone   : 62-21-528-97370 Fax 62-21-528-97371


--- On Mon, 9/1/08, denfri82 <denfri82@...> wrote:
From: denfri82 <denfri82@...>
Subject: [SSR-Klub] Re: 500rb/bln, dimasukin tab. berencana atau reksadana?
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Monday, September 1, 2008, 11:50 PM

Terima kasih banyak buat pak
darul atas info dan
pencerahannya. Untuk tab.
berencana, rencananya mau
saya taruh di bank syariah
mandiri. Perkiraan bagi hasil/
bunga sekitar 4,8% /tahun
tanpa potongan biaya
administrasi lagi + asuransi dg
premi gratis. Tapi dari info pak
darul, saya jadi tertarik
mengambil reksadana
pendapatan tetap. Tapi
apakah ada pajak dan biaya
administrasi yg dikenakan utk
nasabah reksadana? Mohon
pencerahan sekali lagi dari pak
darul dan teman2 milis semua.
Makasih

--- In SSR-
Klub@yahoogroups. com, Darul
Salam <darul.salam@ ...> wrote:
>
> Pak Denfri,
> Setiap nasabah di reksadana
memang bisa invest berkala
dalam jumlah tertentu. "Jumlah
tertentu" ini ada minimalnya.
Yang saya tahu: Danareksa
500rb, Manulife 200rb,
Trimegah 200rb.. (CMIIW). Pada
pokoknya, dalam reksadana
anda bisa mengambil atau
menambah kapan saja dan
berapa saja selama dalam
jumlah minimal yang telah
ditentukan seperti di atas.
Tinggal diri kita yang haus
dispilin secara berkala
"menabung" di reksadana.
> Saya belum tahu MI yang
menyediakan
layanan otomatis memotong
dana dari tabungan kita.
Namun ini bisa kita lakukan
sendiri. Di BCA ada layanan
transfer otomatis setiap tgl
tertentu dalam jumlah
tertentu. Mungkin di bank lain
juga ada. Kalau kita lakukan
sendiri dgn transfer otomatis
ini, kita masih perlu
memberikan konfirmasi ke MI
bahwa kita telah mentransfer.
> Pak Denfri ingin reksadana
yang risiko-nya kecil tapi
return lebih besar dari
tabungan berencana?
> Saya tidak tahu berapa
return tabungan berencana
Pak Denfry. Namun info ini
mungkin sedikit membantu:
> * Reksadana Pasar
Uang: memberikan potensi
return sedikit di atas deposito
(~7% per thn) dgn risiko
modal berkurang sangat kecil.
> * Reksadana
Pendapatan Tetap:
memberikan potensi return
~10-12% perthn. Risiko modal
berkurang krn keadaan
ekonomi ada, namun
penurunan tidak akan setajam
saham.
> * Reksadana Saham:
memberikan potensi return
>15% per thn dalam jangka
panjang (invest >3-5thn).
Selalu ada risiko penurunan
tajam dalam jangka pendek.
Sebagai ilustrasi, return RD
saham yang saya ikuti: thn
2004 (56%), 2005 (37%), 2006
(74%), 2007 (68%), 2008
(minus 27%). Dengan rata-rata
38% per thn.
> * Reksadana
Campuran: risiko dan potensi
return di antara RD saham
dan Pendapatan Tetap.
> Di bawah ini ilustrasi potensi
return investasi 500rb/bulan
selama 5 thn (total
tabungan:30jt) . Bila kita invest
setiap awal bulan, maka di
akhir bulan ke-60: 
> * Uang anda akan
jadi 35,8jt di RD pasar uang
dengan asumsi return 7%.
> * Uang anda akan
jadi 38,6jt di
RD pendapatan  tetap
dgn asumsi return 10%.
> * Uang anda akan
jadi 43,7jt di RD saham
dengan asumsi return 15%.
> Untuk RD saham, kita bisa
mengacu ke kenaikan IHSG.
Lima thn terakhir kenaikan
ihsg rata-rata sekitar >30%,
sedangkan bila dilihat sejak
10thn lalu sekitar 20%.
> Sekarang anda tinggal
tentukan kemampuan anda
menanggung risiko. Mau pilih
RDPU, RDPT, RDS, atau RDC...
> Setelah anda tentukan jenis
RD, anda kemudian bisa pilih MI.
Pemilihan MI juga harus hati-
hati, pilihlah yang punya
record baik, misal: Danareksa,
Schroder, Manulife, Trimegah,
Fortis, dsb..
> /salam
>  
>  
>  
>  
>  
>
>
>
> ----- Pesan Asli -- --
> Dari: denfri82 <denfri82@.. .>
> Kepada: SSR-
Klub@yahoogroups. com
> Terkirim: Senin, 1
September, 2008 21:03:12
> Topik: [SSR-Klub] Re: 500rb/
bln, dimasukin tab. berencana
atau reksadana?
>
>
> Tolong dong temen2 bantuin
> saya, khususnya pak darul,
> pak iwan, pak peter dan
> temen2 yg lain, biar saya yg
> pegawai biasa ini bisa
> mencapai penghidupan yg lbh
> baik. Saya bingung, ada ga
> reksadana dimana nasabah
> bisa invest secara berkala
> setiap bulannya dlm jumlah
> tertentu. Saya cuma pengen
> rd yg resikonya kecil tp
> hasilnya lbh besar daripada
> tabungan berencana. Sekali
> lagi saya sangat
> mengharapkan bantuan
> rekan2 sekalian.
> Makasih
>
> --- In SSR-
> Klub@yahoogroups. com,
> "denfri82" <denfri82@ .>
wrote:
> >
> > Assalamualaikum.
> > Perkenalkan saya denfri
dari
> > surabaya. Saya berencana
> > menyisihkan sebagian gaji
> utk
> > ditabung, rencananya sih
> > 500rb/bln selama 5 tahun.
> Tapi
> > bingung mau dimasukin
> > tabungan berencana atau
> > reksadana. Kalau
reksadana
> > enaknya rd apa, saham/
> > tproteksi/yg lain.
Pengennya
> > sih rd yg langsung dr
bank,
> tp
> > yg tbaik dari bank apa ya?
> > Sory byk nanya, maklum
> > newbie nih.
> >
> > Regard,
> > Denfri
> >
>
>
>
>
>
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Nama baru untuk Anda!
> Dapatkan nama yang selalu
Anda inginkan di domain baru
@ymail dan @rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang
lain!
> http://
mail.promotions. yahoo.com/
newdomains/id/
>



#25960 From: gogo febrianto <g_febrianto@...>
Date: Tue Sep 2, 2008 8:31 am
Subject: Reksadana Danareksa
g_febrianto
Send Email Send Email
 
Dear Rekan-rekan,

Mohon pencerahannya,

Saya seorang awam yg ingin mencoba belajar berinvestasi melalui produk Reksadana Danareksa. Informasi yg saya peroleh dari marketing di sentra investasi danareksa semarang menyebutkan :
1. Pembukaan rekening di danareksa min 50 jt
2. Fee pembelian 0.3%
3. Fee penjualan 0.4 %
4. Pembelian produk min Rp. 1jt
Ini berlaku untuk semua produk reksadana PT Danareksa.

Mohon saran dari rekan-rekan, apakah hal ini berlaku utk seluruh wilayah layanan danareksa atau hanya berlaku di Semarang saja?

Thx & Rgds
Igo


Messages 25931 - 25960 of 56408   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help