Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

SSR-Klub · Klub Perencanaan Keuangan Safir Senduk & Rekan

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

  • Members: 9925
  • Category: Free Stuff
  • Founded: Mar 15, 2004
  • Language: Indonesian
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 29416 - 29445 of 56583   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#29416 From: adhi triono <adhitriono@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 8:01 am
Subject: Re: Tanya Unit di Unit Link
adhitriono@...
Send Email Send Email
 
Dear All,

Saya saat ini kebetulan berada di india, dan saya perhatikan product Unit Link disini sangat banyak peminatnya dengan pemain perusahaan asuransi yang sama seperti di Indonesia.
Apakah hal ini mencerminkan tingkat pengetahuan masyarakat Indonesia yang kalah dibanding masyarakat India...atau memang product yang ditawarkan berbeda???
Mohon pencerahan.....

Kembali ke kasus sdr. Haryoto...mungkin yang berkurang adalah nilainya sedangkan unitnya tetap...hal ini mungkin disebabkan bursa saham akhir2 ini sedang ambruk....

Demikian, terima kasih.

adhi triono


--- On Wed, 4/1/09, Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...> wrote:

From: Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...>
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit di Unit Link
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: "Insurance Community of Indonesia" <Insurance-Com@yahoogroups.com>, TheProfec@yahoogroups.com, kkmkkaj@yahoogroups.com, manager-indonesia@yahoogroups.com, "AMA DKI" <ama-dki@yahoogroups.com>
Date: Wednesday, April 1, 2009, 10:56 AM

Dear Rekans,
 
 
Satu lagi dari "Mayora", seorang Nasabah yang tidak
memahami saat memutuskan untuk membeli UNIT LINK.
 
Siapa yang jadi "jagoan" (pemenang)?
Siapa yang jadi "pecundang" (yang kalah)?
Yang pasti saya dan mungkin Rekan lain, merasa prihatin
mengapa hal ini harus terjadi.
 
Seandainya saja....
____________ ___
 
 
Dear Rekan Haryoto,
Silahkan Anda hubungi saya di
fpieloor@cbn. net.id dan berikan nomor telp Anda
via email, nanti saya yang akan menghubungi Anda.
 
Saya berduka dengan apa yang Anda alami, semoga
tidak terjadi pada Rekan lain.
 
____________ ____
 
Kita semua bertanggung jawab untuk saling meng-edukasi
sesama, demi Indonesia lebih baik.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di GRAMEDIA Matraman -
Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 31, 2009 7:36 PM
Subject: [SSR-Klub] Tanya Unit di Unit Link

Dear Rekans Semua.
 
Mohon percerahan atas kasus saya. Saya 3 tahun yang lalu membeli unit link di allianz, kalo nggak salah namanya New Flexi Link.
Pada waktu itu saya membeli karena tertarik ilustrasi agennya yang nota bene agen nya ngomongnya cukup meyakinkan.
Tiap bulan saya terima laporan keuangannya, tapi yang saya liat dari bulan ke bulan, jumlah unit saya semakin berkurang.
Saya sudah hubungi CS nya dan dikatakan, units saya berkurang karena ada biaya asuransi yang memotong.
Saya mohon pencerahan dari rekans semua atas masalah ini.
Mohon masukan dari rekans semua.
 
Terima kasih.
Haryotos 



__________ NOD32 3979 (20090331) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com


#29417 From: "ndo" <goodguysid@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 8:29 am
Subject: OOT: Numpang tanya Lorena Express
goodguysid
Send Email Send Email
 
Maaf OOT, mau numpang tanya adakah rekan-rekan di milis ini yang bekerja di
Lorena Express, terutama di bagian paket/logistics?
terimakasih atas bantuannya

salam sukses
judo

#29418 From: Dimas Yoga <dimasyoga@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 8:50 am
Subject: Tanggapan untuk Pak Stephen (was: Unit link yang ada mau diapain?)
dimas.yoga
Send Email Send Email
 
Dear rekan-rekan milis,

Saya hanya ingin menambahkan sedikit komentar dari Pak Stephen. Terlepas dari PRUsaver-nya banyak atau tidak, yang jelas nanti begitu nilai unitnya sudah naik dan melebihi target yang telah ditetapkan segeralah lakukan cut loss. Hal ini penting untuk dilakukan, karena menyangkut prinsip money management yang ketat yang disertai dengan ilmu psikologi trading yang saya dapat dari milis sebelah.

Mungkin untuk istilah money management sudah banyak pakarnya di milis ini yah, namun untuk psikologi trading saya rasa penting untuk saya sharingkan karena menyangkut emotional habit yang biasanya cemas dan terburu-buru untuk melakukan aksi jual (cut loss) ketika saham sedang turun dan terlena ketika saham sedang naik dengan melakukan aksi beli ataupun let profit run. Oleh karena itu dalam trading biasanya dikenal trailing stop dimana kita yang menentukan sendiri batas toleransi untung ruginya atas dasar kondisi market dan beberapa analis sekuritas untuk kemudian diikuti dengan tindakan beli atau jual.

Itu kalau mentalnya adalah mental trader yang berpikiran jangka pendek. Kalau mentalnya adalah mental investor saya rasa tidak terlalu memperhatikan fluktuasi IHSG.

Saya sependapat dengan tanggapan dari Pak Freddy, dimana Pak Freddy menyarankan agar tidak usah melakukan top up itu benar adanya, karena top up premi biasanya (meskipun tidak selalu) pasti akan membebankan subscription fee kepada nasabah yang besarnya bervariasi antar perusahaan asuransi.

Mungkin itu saja tambahan dari saya, semoga dapat menambah wawasan teman-teman milis. Sekian dan terima kasih.


Salam dan hormat saya,
Dimas












Pada 1 April 2009 10:18, Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...> menulis:

Dear Rekan Santo,
 
 
Apa yang dikatakan Rekan Stephen Budiono, benar adanya,
namun perlu saya tambahkan sedikit kekuranganya yaitu:
 
saat Anda melakukan pembelian baru /top-up (bukan top one),
seketika dana Anda akan dipotong sebesar 5% (LIMA persen),
sebelum di-investasikan.
Jadi dana Anda tinggal 95% yang akan diputar/dikembangkan
oleh Manager Investasi (dikenakan lagi biaya sesuai dengan jenis
investasi yang dipakai --> hal ini juga berlaku di Reksa Dana).
 
Saran saya, jangan lakukan TOP UP, bila Anda sudah memahami
bahwa membeli REKSA DANA sudah sangat mudah, mengapa
harus kehilangan 5% seketika?????
 
 
Setelah itu tahan (pedang) sesuai dengan tujuan keuangan Anda.
 
Demikian tambahan saya, semoga Anda memahami sebelum
Anda memutuskan untuk melakukan suatu pembelian atau
pembatalan, demi tercapainya tujuan keuangan masa depan Anda.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 31, 2009 5:33 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Unit link yang ada mau diapain?

Pak Santo,

Prusavernya besar tidak? kalo porsi pru savernya besar, menurut saya. terusin saja..karena sekarang harga unit justru lagi murah..
Dan buang rider2 yang tidak perlu..jadi biaya2 asuransi berkurang..
setelah pasar modal kembali booming (mungkin sekitar 5+ thn lagi), baru liquidate unit link anda

happy investing,

:)


--- On Wed, 3/25/09, santo susanto <santsuo@...> wrote:
From: santo susanto <santsuo@...>
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Unit link yang ada mau diapain?
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wednesday, March 25, 2009, 12:32 PM

selamat malam,

wah terima kasih untuk penjelasannya pak Dimas.
karena sejujurnya saya juga sdg bingung, mo diterusin ato ndak prulink saya. hehehe, udah jalan 2 tahun je...
salam,




--- On Tue, 3/24/09, Dimas Yoga <dimasyoga@gmail. com> wrote:

From: Dimas Yoga <dimasyoga@gmail. com>
Subject: [SSR-Klub] Re: Unit link yang ada mau diapain?
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: emailhidayat@ yahoo.com
Date: Tuesday, March 24, 2009, 3:10 PM

Dear Pak Hidayat,

Saya bantu klarifikasi lagi yah pak. Tolong di-approve yah moderator untuk pembelajaran bagi rekan-rekan SSR-Klub yang lain.

Pernyataan 1 :
Polis yg pertama biarin aja pak, ga usah disetor... Polis yg pertama ga akan hangus, karena kan ada nilai tunainya..

Jawaban 1 :
Kalau jawabannya seperti itu, saya khawatir pernyataan dari agen bapak akan terkesan menyesatkan, karena apa? Karena agen bilang polis ngga akan hangus, sedangkan dalam produk asuransi khususnya unit link, ketika nasabah berhenti membayar premi (cuti premi), biaya-biaya yang terkandung dalam unit link akan diambil dari nilai investasi bapak. Selama masih ada saldo mungkin memang betul tidak hangus, tetapi jika tidak pernah disetor preminya, mungkin ngga pak suatu saat nanti nilai tunainya habis?

Lalu masalah nilai tunai investasi, saya tekankan bahwa apa yang dipaparkan oleh agen asuransi manapun (termasuk saya) dalam ilustrasi itu adalah TIDAK DIJAMIN. Manajer investasi reksadana saja juga tidak pernah menjamin nilai investasi nasabahnya kok. Oleh karena itu hendaknya bapak perhatikan betul kalimat "kan ada nilai tunainya..." Iya kalau ada saldonya, kalau ikut tergerus penurunan harga saham bagaimana? Repot kan pak?

---
Pernyataan 2 :
Bapak cukup buka polis baru yg dirancang mengcover asuransi jiwanya aja.

Jawaban 2 :
Kalau begitu jawaban dari agen bapak maka bisa bapak counter dengan pernyataan "Kalau begitu saya beli asuransi jiwa berjangka (term life) saja deh..."

Di milis ini memang ada sih beberapa anggotanya yang berprofesi sebagai agen asuransi,  cuma mungkin belum "separah" saya kali yah pak, hehe.. Karena saya terlalu blak-blakan, jujur saya akui closing rate saya jelek sekali pak jika dibandingkan agen unit link yang lain, mungkin karena saya terlalu terbuka kali.

Tapi disisi lain saya mengakui dalam hati saya sendiri kalau produk unit link yang saya ambil memang bermanfaat, minimal untuk saya sendiri selaku nasabah, makanya saya tak pernah bosan mengedukasi nasabah, minimal biar (calon) nasabah saya bertambah pengetahuan finansialnya pak.

Ringkasan saran saya sebenarnya simple saja pak, tetep bersabar dan berpikir positif, berolah raga secara teratur, istirahat yang cukup, makan makanan yang begizi, dekatkan diri pada Illahi dan berdoa semoga semuanya kan baik-baik saja. Karena selain Insurance (pengobatan) tindakan Assurance (pencegahan) juga penting lho pak. Nanti kalau memang kondisi perekonomian sudah mulai membaik, baru cut loss saja pak seperti saran saya tadi, okey khan pak? hehe.

Mungkin itu saja tanggapan dari saya, silakan bagi teman-teman yang lain kalau ada yang ingin menanggapi. Semoga berkenan dan bisa jalan yah pak. Maaf kalau ngga bisa kasih solusi yang lebih practical.


Salam dan hormat saya,
Dimas









Pada 24 Maret 2009 14:37, hidayat <emailhidayat@ yahoo.com> menulis:
Mas Dimas,

Sekali lagi terima kasih jawabnya.
Buat rekan2 lain mohon maaf ya, bolak balik reply topiknya sama.
Saya pernah tanya agent saya, jawabannya seperti ini, tapi saya kurang yakin apakah ini kebijakan perusahaan atau ide agent itu.
Jawabannya :

1. Polis tidak bisa diubah.
2. Kalo bpk punya kebutuhan seperti itu, maka polis yg pertama biarin aja pak, ga usah disetor. Bapak cukup buka polis baru yg dirancang mengcover asuransi jiwanya aja. Trus polis yg pertama ga akan hangus, karena kan ada nilai tunainya.

Awalnya saya sempet terpengaruh, tapi saya pikir lagi, buka polis, berarti biaya lagi, sementara saya sdh punya polis lain dgn UP yg telah saya hitung sesuai dgn nilai ekonomis saya. Trus saran agent itu tidak memberi solusi atas polis saya di pru.
Negative thinkingnya sih agent mau menjual sesuatu yg tdk saya butuhkan, buka baru kan komisi lagi. ( Saya sih iya iya ajah, pura2 bodo)
Makanya saya coba konfirmasi di milis, karena setau saya banyak agent pru.
Untuk mencegah salah paham, saya tidak pernah menyatakan produk pru jelek dan saya tidak pernah menyatakan agent saya menipu saya.
Saya cuma menyatakan saya kurang paham dunia asuransi dan saya kurang teliti dalam membeli.
Mohon maaf ya, kalo thread ini bolak balik dan bikin bosen.

Salam

Hidayat


Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Dimas Yoga
Date: Tue, 24 Mar 2009 14:07:25 +0700
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
Subject: Re: Unit link yang ada mau diapain?
Dear Pak Hidayat,

Saya coba bantu jawab sedikit yah :

Pertanyaan 1 :
Saya sih belum berencana cut loss karena saya melihat peluang harga unit link di pru akan rebound, jadi saya tungguin, tapi yang saya masih bingung apakah saya masih harus bayar premi atau dibiarin aja?

Jawaban 1 :
Agen bapak sudah dihubungi belum pak? Kalau saran agen sih pasti sama yah pak, terusin saja dahulu bayar preminya, nanti kan kalau sudah rebound, unit bapak harganya akan naik secara signifikan pak. Selain itu dengan membayar premi paling tidak bapak mengamankan sisi proteksi unit link bapak, karena unit link akan mendebet secara otomatis biaya akuisisi, biaya asuransi, dan biaya administrasi dari nilai investasi bapak jika bapak tidak membayar premi. Prinsipnya kurang lebih seperti itu.

---
Pertanyaan 2 :
Trus kira2 bisa ga saya ubah setting polisnya misal saya batalkan asuransi kesehatannya tapi saya masih terusin asuransi jiwanya.

Jawaban 2 :
Kalau ini tergantung kebijakan perusahaan masing-masing yah pak, tetapi mungkin saja bisa pak. Coba tanyakan ke agen bapak dan minta form perubahan polis, apakah ridersnya bisa dihilangkan, karena sepengetahuan saya, kalau riders itu masih mungkin dihilangkan, yang tidak mungkin adalah asuransi dasarnya (asuransi jiwa)

Tidak apa-apa pak, saya coba jawab dan bantu sebisanya. Semoga saja pertanyaan dan keluhan bapak dibaca dan dapat ditindaklanjuti oleh teman-teman agen dari PRU yah pak. Hanya saja usahakan coba kontak agen bapak yang dulu, biar bagaimanapun agen juga harus bertanggung jawab pak, karena komisi agen kan juga datangnya dari nasabah, jadi sudah selayaknyalah agen bapak yang berkewajiban melayani bapak terlebih dahulu.

Itu saja sedikit tambahan dari saya. Semoga berkenan dan bisa jalan yah pak. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.


Salam dan hormat saya,
Dimas









Pada 24 Maret 2009 11:38, hidayat <emailhidayat@ yahoo.com> menulis:
Mas Dimas,


Terima kasih atas masukannya. Kebetulan sekali yang saya ambil asuransi kesehatan murni, jadi harus pake kuitansi asli jadi ya begitulah :( ga bisa doble klaim dan mengganti uang pendapatan.
Saya sih belum berencana cut loss karena saya melihat peluang harga unit link di pru akan rebound, jadi saya tungguin, tapi yang saya masih bingung apakah saya masih harus bayar premi atau dibiarin aja?
Trus kira2 bisa ga saya ubah setting polisnya misal saya batalkan asuransi kesehatannya tapi saya masih terusin asuransi jiwanya.
Karena kebetulan bpk agen alianz kayaknya ga tepat kalo saya tanya ke pak dimas.
Mungkin ada rekan2 dari prudential yang bisa bantu jawab? Saya sengaja lontarkan disini karena supaya dapat jawaban yg benar dari rekan2 di prudential.
Selama ini saya dapat jawaban simpang siur karena agen pru lainnya yang saya tanya juga bingung ( mungkin trainingnya kurang jadi kurang menguasai produk)
Demikian uraian dari saya, mohon maaf buat rekan yg lain yg kebetulan baca dan bosen, maaf beribu maaf.

Salam
Hidayat
Powered by Telkomsel BlackBerry®

------------ --------- --------- ------

____________ _________ _________ _________ _______

Dapatkan buku
"KARYAWAN HARUS NABUNG BIAR MAKMUR..!"
(5 Kiat Praktis Menabung & Berinvestasi bagi Karyawan)
oleh: Safir Senduk ; Harga: Rp 39.800
Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Ingin mendapatkan Artikel & Tanya Jawab Rutin
di email Anda tentang Perencanaan Keuangan?
Kirimkan email kosong Anda ke alamat
SSR-InfodanArtikel- subscribe@ yahoogroups. com

Kunjungi www.perencanakeuang an.com
____________ _________ _________ _________ _______Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
   http://groups. yahoo.com/ group/SSR- Klub/

<*> Your email settings:
   Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
   http://groups. yahoo.com/ group/SSR- Klub/join
   (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
   mailto:SSR-Klub-digest@ yahoogroups. com
   mailto:SSR-Klub-fullfeatur ed@yahoogroups. com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
   SSR-Klub-unsubscrib e@yahoogroups. com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
   http://docs. yahoo.com/ info/terms/







__________ NOD32 3979 (20090331) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com


#29419 From: Dimas Yoga <dimasyoga@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 11:02 am
Subject: Tanggapan untuk Ibu Ella (strategi Pak Priambudi)
dimas.yoga
Send Email Send Email
 
Dear Bu Ella dan Pak Priambudi,

Salam hormat dari saya Pak Pri, artikel bapak very insighful bagi saya, meskipun singkat tapi padat dan mengena. Mengenai pertanyaan Ibu Ella, saya pikir bener seperti apa yang dikatakan oleh Pak Pri bahwa perencanan keuangan yang optimal selalu berbeda tiap individu. Berbeda dalam hal ini kalau dimata saya pribadi lebih pada penguasaan product knowledge akan tools investasi ataupun proteksi untuk mencapai tujuan-tujuan yang diharapkannya.

Sekedar sharing saja, kalau untuk berinvestasi langsung di saham, alokasi biaya yang akan ibu keluarkan akan lebih murah dibanding ibu beli reksadana. Ibu hanya perlu membuka rekening d sekuritas dan bilang ke broker ibu kalau ibu mau beli saham TLKM misalnya di harga Rp X dengan jumlah sekian lot. Jika broker menemukan penjual yang sesuai, maka ibu akan dikonfirmasi, transaksi dilakukan, dan ibu bayar deh broker fee-nya. Hal yang sama juga dapat ibu lakukan ketika ibu akan menjual saham.

Besar broker fee berbeda-beda di tiap sekuritas, tapi kisarannya antara 0,2 - 0,3% per transaksi (bandingkan dengan reksadana yang berkisar 1-2% dan unit link yang berkisar 5% untuk setiap subscription fee). Memang saat ini sudah ada reksadana yang memiliki subscription fee 0%, namun Ibu perlu perhatikan juga biaya lain yang menyertainya, seperti management fee dan custodian fee yang biasanya diberikan alokasi lebih besar.

Selain itu, berinvestasi langsung di saham akan memberikan keleluasaan bertransaksi yang lebih bebas dibandingkan jika ibu berinvestasi di reksadana. Jika Ibu berinvestasi di saham, ibu bisa beli saham TLKM dan menjualnya kembali di hari yang sama. Jika ibu yakin ada capital gain, langsung saja profit taking. Tapi kalau ternyata nilai sahamnya jatuh, yah.. resiko ditanggung sendiri. Itu kalau mental ibu adalah trader.

Kalau mental ibu adalah investor, mungkin reksadana agak sedikit diuntungkan yah, karena sudah ada manajer investasi yang sudah berpengalaman di lantai bursa. Jadi percayakan saja dana ibu kepada mereka untuk di-diversifikasikan sedemikian rupa agar tercapai keuntungan yang diharapkan.

Jadi kesimpulannya, jika ibu ingin lebih leluasa mengatur portofolio investasi ibu sendiri, dan sudah merasa memiliki ilmu yang cukup jika dibandingkan dengan para manajer investasi reksadana, mungkin tidak ada salahnya mencoba investasi langsung di saham.

Kalau untuk pemilihan unit link daripada term life, lebih baik Pak Pri saja yang langsung menjelaskan yah, soalnya nanti saya takut dikira berpromosi, hehe.. Maafkan kelancangan saya yah Pak Pri yang mencoba berbagi informasi dengan Ibu Ella. Mungkin itu saja dulu informasi dari saya. Mohon maaf sekali lagi yah Pak Pri jika tidak berkenan.


Salam dan hormat saya,
Dimas








Pada 31 Maret 2009 14:57, Emanuela Chrystiana Dewi <emanuelacd@...> menulis:

Pak priambudi..
Salam kenal saya ella
boleh tau tidak strategi bapak kenapa bapak mengambil unit link dibandingkan dengan term life?
dan kenapa langsung main saham dibandingkan mengambil reksa dana saham?
apakah karena bapak punya waktu cukup banyak untuk memantau terus pergerakan saham setiap harinya sehingga bapak lebih memilih main saham langsung di bursa saham?
Terima kasih
 
Ella

--- On Mon, 3/30/09, priambudi <prietea@...> wrote:
From: priambudi <prietea@...>
Subject: Bls: [SSR-Klub] asuransi...
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Monday, March 30, 2009, 6:40 AM

mas novi
kalo sy pribadi, sy ga akan ambil produk asuransi u investasi...
kalo u niat investasi sy akan ambil instrumen investasi
kalo asuransi itu u proteksi...

yang harus diinget, kondisi teman anda itu mungkin berbeda dengan anda
yg bagus u teman anda belum tentu bagus u anda...

kalo sy pribadi, daripada main di reksadana saham
sy lebih suka main di sahamnya langsung...
u asuransi, daripada main di termlife, sy lebih suka ambil UL...
kenapa? karena sy punya strategi keuangan sendiri,
yg mungkin berbeda dengan strategi keuangan orang lain


mprie


Dari: noviadi_2008 <noviadi_2008@ yahoo.com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Senin, 23 Maret, 2009 10:22:51
Topik: [SSR-Klub] asuransi...

rekan-rekan yg berkecimpung didunia asuransi. saya mau tanya ada temen saya bilang. untuk investasi masa depan lebih baik ambil asuransi jiwa dan kesehatan sendiri kemudian investasi reksadana sendiri. daripada unitlink bener ngga sih...



Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!



#29420 From: Dimas Yoga <dimasyoga@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 11:15 am
Subject: Re: Asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan
dimas.yoga
Send Email Send Email
 
Dear Pak Erwin,

Menanggapi pertanyaan bapak, saya sebenarnya lebih setuju ke pendapatnya Pak Freddy, yaitu dengan menabung pada instrumen investasi murni seperti emas misalnya. Pak Erwin dapat melakukan investasi tersebut dengan membeli sedikit demi sedikit, tiap bulan beli 1 gram misalnya.

Karena apa? Karena harga emas cenderung mengikuti inflasi pak. Memang ada kemungkinan harganya turun, tapi tipis sekali pak, dan resikonya paling hanya resiko tempat penyimpanan yang aman. Likuiditasnya pun relatif lebih mudah daripada properti, logikanya menjual emas 1 gram sebanyak 100 keping tentu akan lebih mudah daripada menjual tanah tanah 1 hektar.

Silakan bapak tentukan instrumen investasi yang sesuai dengan profil resiko bapak. Apakah ingin berivestasi di emas, property, saham, obligasi, dll. Tadi saya hanya usul saja kok pak. Jika bapak agresif, mungkin berinvestasi di saham juga memungkinkan, apalagi statusnya anak juga belum lahir. Yang penting seuaikan dengan tujuannya dan jangan lupa lengkapi dengan proteksi, minimal proteksi yang berupa asuransi jiwa berjangka (term life).

Semoga berkenan dan bisa jalan.


Salam dan hormat saya,
Dimas









Pada 1 April 2009 10:52, Erwin Suryono <esuryono@...> menulis:

 

 

Sori kalo udah ada yang pernah nanya. Saya merencanakan dana tabungan pendidikan untuk calon anak sebesar 200 ribu per bulan, dan rencananya akan saya masukkan ke instrument seperti asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan. Anak belom ada sehingga kesempatan menabung masih banyak. Mana yang lebih baik asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan, bila saya mengharapkan bisa mengcover pendidikan anak saya sampai kuliah, bahkan S2 ? Mohon pertimbangan rekan2.

 

Erwin



#29421 From: | O | L | A | <olaiskandar@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 8:52 am
Subject: Plz info: Jasa Translate French to Indonesia
olaiskandar
Send Email Send Email
 

Dear All,

Ada yang tau company yang penyedia jasa translate buku dari France ke bahasa indo gak???

Materi yang akan di translate adalah proposal, company profile and brosur bidang industry.

Kalo ada yang tau please info daku yah, 
japri olaiskandar@....

Thanks before and after,
Ola






#29422 From: Emanuela Chrystiana Dewi <emanuelacd@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 7:01 am
Subject: Re: Bls: Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?
emanuelacd@...
Send Email Send Email
 
Siang semua..
perkenalkan saya ella..
tadi pagi saya baru mendengar dari hardrock fm..
untuk reksa dana pembelian melalui credit card bisa dengan membeli ke danareksa
caranya dengan melihat :danareksaonline.com
terima kasih

--- On Tue, 3/31/09, Stephen Budiono <Silu3t@...> wrote:
From: Stephen Budiono <Silu3t@...>
Subject: Re: Bls: [SSR-Klub] Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Tuesday, March 31, 2009, 6:47 AM

Hallo semuanya,

terima kasih atas input2nya,

sebetulnya menurut saya pribadi sih gak ada masalah membayar dng credit card, karena saya selalu bayar semua tagihan tepat waktu..
saya lebih comfortable membayar lwt kartu kredit karena saya terima laporan dari pihak kartu kredit dulu sebelum membayar tagihannya.. saya merasa lebih comfortable begini daripada auto debet langsung rekening saya..ini soal presonal preference aja

jadi bukannya saya mau pake hutang untuk investasi ya :)..

tolong yg masih punya info mengenai pertanyaan saya yg pertama (reksa dana dengan autodebet bulanan pembayaran dng credit card) boleh di share ya..thanks




#29423 From: Dimas Yoga <dimasyoga@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 10:36 am
Subject: Tanggapan untuk Ibu Ella (masalah reksadana)
dimas.yoga
Send Email Send Email
 
Dear Bu Ella,

Sama sekali tidak membingungkan kok bu. Saya coba bantu jawab semampu saya yah, maaf kalau kurang dalem pembahasannya, berhubung masih berstatus investor newbie nich, hehe..

Kalau yang bermasalah adalah manajer investasinya, mungkin masih agak sedikit lebih aman yah bu, karena dana kita selain tersimpan dalam portofolio obligasi dan saham kan juga masih tersimpan di bank kustodian.

Kalau yang bermasalah adalah bank tempat kita membeli reksadana yang berfungsi sebagai agen penjual, juga tetep tidak masalah, kerena alasannya adalah seperti yang diatas itu tadi.

Kalau yang bermasalah adalah bank kustodiannya, misalnya dinyatakan bangkrut seperti Lehman Brothers contohnya, maka ada 3 kemungkinan bu.

Kemungkinan pertama, bank tersebut akan diambil alih oleh LPS, seandainya bank tersebut adalah anggota LPS. Pembayaran hutang akan diambil alih dan di-reschedule oleh LPS

Kemungkinan kedua, kalau bank tersebut bukan anggota LPS, maka bank tersebut kemungkinan besar akan menjual asetnya untuk menutup seluruh hutangnya.

Kemungkinan ketiga, ini yang paling parah, kalau asetnya tidak mampu menutup semua hutangnya, waahh... saya mohon maaf bu saya tidk berani menjawab.. moncoba membayangkan pun saya tidak berani, apalagi mencoba menjawab..

Mungkin ada rekan-rekan milis yang lebih berpengalaman dan lebih berkompeten dalam menjawab pertanyaan ibu. Mohon maaf kalau penjelasan sayaa ada yang salah dan sekali lagi saya mohon maaf yah bu kalau jawabannya menggantung.


Salam dan hormat saya,
Dimas






Pada 31 Maret 2009 12:28, Emanuela Chrystiana Dewi <emanuelacd@...> menulis:

Siang rekan dimas
Saya ella, saya mau menanyakan tentang reksa dana..
biasanya kan yang bermasalah adalah perusahaan reksa dana tersebut, jika seperti itu uang kita akan hilang kan?
Tetapi jika bank tempat kita membeli reksa dana tersebut yang bermasalah (seperti bangkrut), apakah reksa dana yang kita miliki juga akan hilang?
Maaf kalau kata2 saya membingungkan..
Ella

--- On Mon, 3/30/09, Dimas Yoga <dimasyoga@...> wrote:
From: Dimas Yoga <dimasyoga@...>
Subject: [SSR-Klub] Tanggapan untuk rekan Nur Firdaus
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: vierdhaust@...
Date: Monday, March 30, 2009, 7:26 AM

Dear rekan Nur Firdaus,

Sebelumnya saya ingin mohon maaf, karena saya bingung harus memanggil Ibu atau Bapak, jadi sementara ini saya panggil rekan Nur Firdaus saja yah.

Mengenai pertanyaan rekan Nur Firdaus tentang penanaman investasi online melalui rekening BCA, mungkin yang rekan maksud itu reksadana yah? Kalau sepengetahuan saya, BCA juga menjadi salah satu agen penjual reksadana kok, hanya saja saya tidak hapal semua nama produk reksadana yang dijual disana itu apa saja.

Mungkin untuk keterangan yang lebih jelas dapat ibu tanyakan langsung ke customer service BCA. Hanya saja perlu saya ingatkan agar hati-hati dalam bertanya kepada customer service, karena jika tidak disebutkan REKSADANA, rekan Nur Firdaus bisa "digiring" customer service untuk membeli produk BANCASSURANCE.

REKSADANA dengan BANCASSURANCE adalah dua produk yang berbeda. Reksadana adalah instrumen investasi murni yang dikeluarkan oleh suatu lembaga / manajer investasi, sedangkan Bancassurance adalah bentuk pemasaran beragam produk asuransi yang dipadukan dengan unsur investasi dengan bank sebagai sarana distribusi. BCA disini hanyalah berperan sebagai AGEN penjual dan BUKAN bertindak sebagai lembaga yang mengeluarkan produk tersebut. Sejauh ini perusahan asuransi yang bekerja sama dengan BCA sepengetahuan saya adalah AIG dengan produknya yang bernama PROVISA dan MEDIASAVE.

Saya tidak akan membahas baik buruknya produk disini, namun yang ingin saya tekankan adalah untuk menjawab pertanyaan rekan Nur Firdaus. Penjelasan saya diatas hanyalah fundamen untuk lebih memahami product knowledge dan sharing pengetahuan dengan rekan Nur Firdaus. Sebenarnya (kalau menurut saya) mungkin rekan Nur Firdaus ingin bertanya tentang mekanisme setoran reksadana secara rutin dengan KLIKBCA ya?

Manager investasi yang bisa melayani online seluruh indonesia sepengetahuan saya adalah Danareksa (http://www.danareks aonline.com/ Uploads/4/ Manual%20IMD% 20RDO.pdf) dan Manulife (http://www.reksadan a-manulife. com/Bahasa/ Cara_Berinvestas i/Cara_Berinvest asi_All.htm) Kebetulan kedua manajer investasi tersebut bisa menerima pembayaran reksadana melalui transfer rekening BCA yang tentu saja bisa diakses melalui KLIKBCA.

Silakan rekan cermati langkah demi langkah mekanisme investasinya. Khusus untuk Danareksa, setelah rekan ikut berinvestasi dalam program IMD (Investasiku Masa Depanku), rekan tidak perlu setiap kali top up lalu harus repot mengirimkan bukti setor uang ke Danareksa, karena program dalam program tersebut berlaku sistem autodebet, pokoknya nanti tinggal dipantau saja di situsnya Danareksa (https://www. danareksaonline. com/RDOTRN/). Investasi ini cocok bagi orang yang tidak mau repot mengurus segala macam administrasi. Sedangkan untuk Manulife, berdasarkan pengalaman saya pribadi, meskipun  sudah pakai sistem autodebet, tetapi rekan perlu mengirimkan bukti transfer top up reksadana ke manajer investasi, baik itu melalui fax ataupun email.

Sebenarnya ada satu lagi manajer investasi yang setoran rekeningnya bisa melalui BCA yaitu Bahana Investment Management. Hanya saja tidak semua produk reksadana Bahana dapat disetor melalui BCA, seingat saya hanya produk Bahana Dana Prima (reksadana saham), Bahana Dana Infrastruktur (reksadana campuran dengan komposisi portofolio lebih banyak di saham), dan Bahana Dana Selaras (reksadana campuran dengan komposisi portofolio lebih banyak di obligasi). Silakan menghubungi Ibu Selly dari pihak Bahana untuk keterangan lebih lanjut (sely@bahana. co.id)

Minimum investasinya cukup murah meriah, Manulife hanya mensyaratkan Rp 100.000 dan Danareksa dengan Program IMD mensyaratkan Rp 200.000. Bahana Dana Infrastruktur dan Bahana Dana Selaras dapat dimulai dengan investasi Rp 100.000, sedangkan Bahana Dana Prima agak lebih besar sedikt, yaitu minimal subscriptionnya adalah Rp 500.000.

Detail biaya-biaya yang terkandung dalam reksadana dapat dilihat di dalam prospektus masing-masing produk yah, karena beda manajer investasi, beda produk, biayanya juga berbeda. Jangan hanya melihat subscription fee yang 0%, perhatikan juga redemption fee, switching fee, management fee, selling agent fee, dan custodian fee, lalu hitung rata-ratanya.

Jangan lupa untuk mengukur faktor resiko, dimana semakin tinggi tingkat imbal hasil yang ditawarkan, faktor resikonya juga semakin besar. Kinerja reksadana di masa lalu dapat dijadikan tolok ukur sebelum membeli, meskipun tidak menjamin kinerjanya di masa depan. Keputusan investasi hendaknya juga didasarkan atas keputusan sendiri, dan tidak sekedar mengikuti saran dan anjuran agen penjual reksadana, karena nanti kalau terjadi resiko, rekan Nur Firdaus yang harus menanggung sendiri akibatnya. Horizon investasi juga perlu diperhatikan, yaitu kapan kira-kira dana tersebut akan dipergunakan kembali.

Yang terakhir, tetaplah mendiversifikasikan dana rekan Nur Firdaus. Ibarat pepatah lama, jangan menaruh telur dalam satu keranjang, yang artinya jangan semua dana bapak dialokasikan untuk investasi paper asset, tetapi barengi juga dengan riil asset seperti emas dan tanah. Dus, lengkapi dengan proteksi, minimal asuransi jiwa berkala (term life)

Mungkin itu dulu penjelasan dari saya pak, mohon maaf jika terlalu panjang. Saya harap cukup mencerahkan, Silakan untuk disharingkan kembali jika ada kata-kata saya yang kurang jelas. Sekali lagi terima kasih atas perhatiannya.


Salam dan hormat saya,
Dimas





---
aku ingin bertanya masalah PENANAMAN INVESTASI yang online melalui rakaning BCA, apakah itu benar ? karena aku tertarik juga dengan itu. Dan kalau benar bagaimana cara gabungnya ?

Tolong jelaskan karena aklu masih bingung.

Terima Kasih banyak !

Nur Firdaus




#29424 From: eric laksamana <ericlaksamana@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 8:00 am
Subject: Re: Re: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
ericlaksamana
Send Email Send Email
 
Mari uji pemahanam. Diliput media tidak?

On 4/1/09, Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...> wrote:
> Dear Pak Mulyatno,
>
>
> Saya tidak dapat mengatakan bahwa ini adalah
> pembodohan atau apapun namanya, tetapi yang
> banyak terjadi adalah "Nasabah tidak tahu apa
> yang mereka beli".
>
> Saya tidak ingin membahas (berdebat) terlalu panjang
> dengan Bapak lewat tulisan, saya lebih senang masalah
> ini dapat kita diskusikan secara terbuka, dan HAPSI
> dapat melakukan dan menjadikan ini sebagai event awal
> kebangkitan HAPSI.
> (Menurut saya, pemahaman Bapak kurang tepat atau
> lebih jelasnya keliru (maaf) )
>
> Saya bersedia diskusi dan berargumen secara langsung,
> karena kalau lewat tulisan, capek dech.
>
> Oke, mudah2an semua pihak yang KONTRA dan PRO,
> mari "asa persepsi" dan "uji pemahaman" bersama demi
> Indonesia lebih baik.
>
>
> Salam,
> Freddy Pieloor
> Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
>
> Ada "UNIT LINK", di
> GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
>
>
>   ----- Original Message -----
>   From: IBD-Mulyatno
>   To: Fin3day@yahoogroups.com ; brokerasuransi@yahoogroups.com ;
> kkmkkaj@yahoogroups.com ; Insurance Community of Indonesia ; AMA DKI ;
> manager-indonesia@yahoogroups.com ; SSR-Klub@yahoogroups.com ;
> TheProfec@yahoogroups.com
>   Cc: ....IBD.MMULYATNO-IBD
>   Sent: Wednesday, April 01, 2009 11:01 AM
>   Subject: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang:
> "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
>
>
>
>   Wah wah wah Pak Freddy, gawat juga ya, apa iya sampai seburuk ini?; apakah
> tidak ada possibility market recovery?.
>   Dari laporan ini dan juga korepondensi dalam milis ini, kesannya koq ada
> "pembodohan" (sengaja atau kelalaian?) oleh Penjual terhadap Pembeli ya?.
>   Kalau "pembodohan" ini benar adanya, apakah tidak ada kemungkinan "mass
> action" terhadap Penjual?. Mudah2an Pak Freddy bisa bantu pikirkan.
>
>   Namun lepas dari itu, saya ingin membagi pengalaman saya kepada teman2
> milis mengenai Unit Link ini, namun mohon dengan sangat agar pengalaman saya
> ini tidak diperdebatkan karena pengalaman ini sangat subjective sifatnya.
>   Menurut hemat saya berdasarkan pengalaman, Unit Link ini koq masih oke-oke
> saja.
>   Memang benar sasaran/tujuan membeli produk Unit Link ini bukan untuk
> asuransi melainkan investasi, dan bahwa asuransi yang ada dalam unit link
> ini hanya merupakan produk "ikutan" dari investasi yang kita tanamkan.
> Produk ikutan inilah yang menurut saya merupakan salah satu "kehebatan" unit
> link, selain dari yield (bukan bunga/riba) yang kita mungkin peroleh.
>   Bahwa produk Unit Link ini banyak dijual oleh Perusahaan Asuransi Jiwa
> tidak-lah merubah sasaran/tujuan Unit Link ini yaitu Investasi dengan
> asuransi sebagai benefit "ikutan"-nya, sehingga "mind set" kita-lah yang
> harus kita rubah, dan bukan menyalahkan Produk Unit Link ini (kecuali
> apabila ada "pembodohan" Penjual terhadap Pembeli).
>   Nah, kalau mind set kita sudah dirubah barulah kita bisa beli Unit Link
> secara hati2 sebagaimana produk investasi lainnya, karena dari pengalaman
> saya Produk Unti Link ini cukup baik kalau dikelola secara baik.
>   Sejak beberapa tahun yang lalu saya dan anggota keluarga saya mempunyai
> investasi Unit Link dibeberapa perusahaan (sampai saat ini), dan yield yang
> kami peroleh selama ini sangat besar (-/+ sampai 60%/tahun) dan asurani yang
> mengikuti produk ini alhamdulillah sampai saat ini masih aman (Insya Allah
> akan tetap aman).
>   Memang benar terjadi fluktuasi harga, dimana kita (dan manager investasi
> kita) harus jeli memindai fluktuasi harga ini, dan melepas/membeli kembali
> pada saat yang tepat sekaligus memastikan bahwa asuransi yang mengikuti
> investasi ini tetap terjaga aman.
>   Memang benar selama semester 2 tahun 2008 lalu telah terjadi penurunan
> harga yang sangat tajam, namun kalau dibandingkan dengan "realized" yield
> yang telah saya peroleh selama ini, penurunan harga tersebut masih oke, dan
> memang bukan saatnya dalam keadaan ini melepas Unit Link tersebut (kecuali
> apabila ingin "cut loss", namun ini harus dilakukan secara hati2, jangan
> panik).
>   Saya memutuskan untuk tidak "cut loss" karena "realized" yield yangf saya
> sudah peroleh masih jauh lebih besar dan saya percaya akan adanya market
> recovery dalam waktu dekat ini, dan ini terbukti mulai terjadi dalam
> beberapa bulan terakhir ini walaupun masih jauh dari posisi "par".
>   Jadi menurut hemat saya, produk Unit Link ini tidak perlu ditakuti karena
> produk ini sama dengan produk investasi lainnya, hanya saja "be prudent and
> cautious like all reasonable human being, and more specific: don't be
> greedy".
>   Ingat bahwa kita harus meng-optimalkan rejeki yang kita peroleh dari TUHAN
> YME di jalan yang diridhoi-Nya, karena dengan bertambahnya rezeki, kita akan
> akan bertambah mampu melaksanakan kewajiban2 sosial kita di masyarakat
> terutama membantu kaum dhuafa sebagaimana diperintahkan oleh-Nya.
>   Dan juga ingat, bahwa didalam harta yang kita miliki terdapat bagian orang
> lain yang berhak.
>
>   Demikianlah sekilas pengalaman saya, dan sekali lagi saya mohon agar
> pengalaman saya ini tidak diperdebatkan.
>   Salam,
>   M.Mulyatno.
>
>
>
>
>     ----- Original Message -----
>     From: Freddy Pieloor (ANTARA)
>     To: TheProfec@yahoogroups.com ; SSR-Klub@yahoogroups.com ;
> manager-indonesia@yahoogroups.com ; AMA DKI ; Insurance Community of
> Indonesia ; kkmkkaj@yahoogroups.com ; brokerasuransi@yahoogroups.com ;
> Fin3day@yahoogroups.com
>     Sent: Wednesday, April 01, 2009 7:39 AM
>     Subject: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang:
> "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
>
>
>
>     Dear Rekans,
>
>
>
>     Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,
>
>
>     Kita bertemu pagi hari ini dalam momen FIN3 DAY,
>     1 April 2009, dan saya ingin sekilas menyampaikan
>     laporan singkat hasil pertemuan "sharing" "Investasi
>     di Masa Krisis" yang diadakan oleh PROFEC tgl.
>     31.03.2009 di FLORA CAFE, Nissan MT Haryono.
>
>
>     Laporan Singkat: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009
>
>     1.
>     Ternyata Pembeli UNIT LINK, tidak PAHAM BENAR
>     saat memutuskan membelinya, sekarang mereka
>     MENYESAL & MENANGIS.
>
>     Pembeli seakan "terkelabui" (karena penjelasan yang
>     tidak transparan, dan dibuat abu-abu atau kelabu),
>     mereka baru tahu bahwa
>     UNIT LINK adalah asuransi ditambah REKSA DANA.
>     (Informasi ini yang "TIDAK KELUAR" / "disimpan" oleh
>     para penjual), yang berbiaya sangat tinggi dan menggerusi
>     dana investasi yang ingin dikembangkan (ternyata sia2).
>
>     2.
>     Penjual sendiri (yang hadir) tidak memiliki Unit Link,
>     dan memahami bahwa produk ini tidak baik bagi dirinya.
>
>     Penjual sudah menyadari kekeliruan konsep ini,
>     & berjanji akan kembali ke "Jalan Yang Benar".
>     (Tidak berkehendak menjadi sukses & kaya,
>     sementara nasabah yang membeli merasakan
>     kekecewaan dan mengalami kerugian yang
>     pada akhirnya mengetahui tujuan keuangan
>     mereka menjadi berantakan)
>
>
>     Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki.
>
>
>     Saya senang untuk berbagi demi Indonesia
>     yang lebih baik.
>
>
>     Salam,
>     Freddy Pieloor
>     Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
>
>
>     Ada "UNIT LINK", di GRAMEDIA Matraman -
>     Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30 (FREE)
>     Nara Sumber:
>     EKO ENDARTO, RFA (Perencana Keuangan)
>
>
>
>
>
>   __________ NOD32 3979 (20090331) Information __________
>
>   This message was checked by NOD32 antivirus system.
>   http://www.eset.com
>

#29425 From: priambudi <prietea@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 4:04 pm
Subject: Bls: Bls: ide peluang usaha
prietea
Send Email Send Email
 
mas adib,
yg paling enak sih bikin 'toko online'
yg mo donlod siapa saja silakan donlod...
kalo mo baca tanpa bayar, bisa.. tapi cuma 1-2 artikel,
kalo mo baca selengkapnya harus masukkan password..
u dapet password harus bayar dulu ...

itu hanya salah satu cara...
bisa juga kalo mo donlod harus bayar..
atau pake sistem keanggotaan...
dsb

kalo tokonya dah siap,
tinggal bagian marketing..
pasang banner di iklan gratis,
kirim email perkenalan ke milis2...
undang orang u mampir ke toko kita..
dsb dsb...


mprie


Dari: adib Rah <adib_rah@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Rabu, 1 April, 2009 08:02:05
Topik: Bls: [SSR-Klub] ide peluang usaha

Dear Mas Mpri,
 
Mo tanya, gimana caranya ato langkah2nya untuk menawarkan produk/informasi seperti itu?
 
terima kasih and salam, dib

--- Pada Sen, 30/3/09, priambudi <prietea@yahoo. com> menulis:

Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Topik: Bls: [SSR-Klub] ide peluang usaha
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Senin, 30 Maret, 2009, 10:29 AM

mas aris punya scanner?
scan, buat ebook, kumpulkan pertopik, tawarkan via internet

mprie


Dari: Aris.Pratama <bintang.biru07@ gmail.com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Rabu, 25 Maret, 2009 13:52:41
Topik: [SSR-Klub] ide peluang usaha


saya memiliki majalah edisi lama (jumlahnya puluhan bahkan mencapai ratusan) untuk majalah Marketing, SWA, Pengusaha, Pebisnis, dsb..
apakah majalah tersebut bisa dijadikan sebuah suatu peluang usaha? karena menurut saya isinya sangat bermanfaat, dengan kondisi majalah yang masih sangat baru. (sayang kalo diloakkan dengan harga murah Rp.1000/kg)
rekan2 BC ada yang punya ide?
thx
Aris-mahasiswa
--
Regards,

Aris Pratama
Faculty of Economics
Majoring Finance Management
University of Indonesia

http://mahasiswatas ik.blogspot. com


Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)



Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

#29426 From: setyo indrawati <hanengpuri@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 3:20 pm
Subject: Re: Tanya Emas
hanengpuri
Send Email Send Email
 
Selamat pagi...


Salam kenal sebelumnya....
mengenai simpanan emas di www.quest.net

--- On Mon, 3/30/09, Indrarti <indrarti@...> wrote:
From: Indrarti <indrarti@...>
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Emas
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Monday, March 30, 2009, 8:08 PM

 
 
 
----- Original Message -----
From: Dimas Yoga
Sent: Wednesday, March 25, 2009 4:45 PM
Subject: [SSR-Klub] Tanya Emas

Dear rekan,

Mau tanya, apakah rekan-rekan ada yang pernah tahu / ikut program SEHAT (Simpanan Emas Hari Tua) yang dikeluarkan oleh PT. Antam? Kalau ada, mohon di-share informasinya yah. Terima kasih.


Salam dan hormat saya,
Dimas



#29427 From: santo susanto <santsuo@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 3:15 pm
Subject: Re: Bls: ide peluang usaha
santsuo
Send Email Send Email
 
kenapa ndak dijual sbg majalah bekas aja mas?
kl dscan lalu dijual sbg emagz/ebook apa itu nanti ndak melanggar hak cipta?
coba buka http://majalahbekaz.multiply.com/
mungkin bs menginspirasi anda.

salam,

Susanto
(0274) 9350088
08882714706


--- On Wed, 4/1/09, adib Rah <adib_rah@...> wrote:

From: adib Rah <adib_rah@...>
Subject: Bls: [SSR-Klub] ide peluang usaha
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wednesday, April 1, 2009, 8:02 AM

Dear Mas Mpri,
 
Mo tanya, gimana caranya ato langkah2nya untuk menawarkan produk/informasi seperti itu?
 
terima kasih and salam, dib

--- Pada Sen, 30/3/09, priambudi <prietea@yahoo. com> menulis:

Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Topik: Bls: [SSR-Klub] ide peluang usaha
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Senin, 30 Maret, 2009, 10:29 AM

mas aris punya scanner?
scan, buat ebook, kumpulkan pertopik, tawarkan via internet

mprie


Dari: Aris.Pratama <bintang.biru07@ gmail.com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Rabu, 25 Maret, 2009 13:52:41
Topik: [SSR-Klub] ide peluang usaha


saya memiliki majalah edisi lama (jumlahnya puluhan bahkan mencapai ratusan) untuk majalah Marketing, SWA, Pengusaha, Pebisnis, dsb..
apakah majalah tersebut bisa dijadikan sebuah suatu peluang usaha? karena menurut saya isinya sangat bermanfaat, dengan kondisi majalah yang masih sangat baru. (sayang kalo diloakkan dengan harga murah Rp.1000/kg)
rekan2 BC ada yang punya ide?
thx
Aris-mahasiswa
--
Regards,

Aris Pratama
Faculty of Economics
Majoring Finance Management
University of Indonesia

http://mahasiswatas ik.blogspot. com


Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)



#29428 From: setyo indrawati <hanengpuri@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 3:39 pm
Subject: Re: (unknown)
hanengpuri
Send Email Send Email
 
Selamat pagi... Nur Firdaus


Anda ingin Investasi?.  Good.
Pilih investasi yang sudah diakui dunia.  Saya menyarankan Anda pelajari www.quest.net
Makasih.

--- On Sun, 3/29/09, Peter Suciawan <suciawanpeter@...> wrote:
From: Peter Suciawan <suciawanpeter@...>
Subject: Re: [SSR-Klub] (unknown)
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: "Nur Firdaus" <vierdhaus@...>
Date: Sunday, March 29, 2009, 11:07 PM

kalo yg dimaksud anda adalah yg pake setor ke empat rekening,jangan deh.Itu bisnis kurang benar(menurut sya).dah banyak korbannya.


From: Nur Firdaus <vierdhaust@yahoo. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Wednesday, 25 March, 2009 19:50:33
Subject: [SSR-Klub] (unknown)

aku ingin bertanya masalah PENANAMAN INVESTASI yang online melalui rakaning BCA, apakah itu benar ? karena aku tertarik juga dengan itu. Dan kalau benar bagaimana cara gabungnya ?
 
Tolong jelaskan karena aklu masih bingung.

Terima Kasih banyak !





#29429 From: Dimas Yoga <dimasyoga@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 11:20 am
Subject: Re: Perbedaan Term Life, Whole Life, dan Personal Accident
dimas.yoga
Send Email Send Email
 
Dear Bu Gita,

Terima kasih untuk tambahannya, saya anggap itu sebagai masukan untuk lebih mempelajari product knowledge di perusahaan tempat saya bekerja. Sekali lagi terima kasih yah bu.


Salam dan hormat saya,
Dimas




Pada 1 April 2009 02:21, gita rani <mygitarany@...> menulis:

Dear All,

Saya mau mengomentari pendapatnya Pak Dimas tentang perbedaan whole life dan term life nih, menurut Pak Dimas begini :
  • Whole life adalah asuransi jiwa seumur hidup. Premi harus dibayar seumur hidup sampai meninggal. Jika tidak bayar premi, polis lapse, dan uang premi untuk proteksi yang telah dibayarkan, meskipun telah dibayar berpuluh-puluh tahun akan hangus. Manfaat uang pertanggungan hanya akan diperoleh jika pemegang polis meninggal, kecuali pemegang polis membeli riders yang akan mengeluarkan uang pertanggungan jika terkena penyakit kritis ataupun cacat tetap total
  • Term life adalah asuransi jiwa berjangka. Prinsip asuransinya adalah sama dengan whole life, hanya saja berbeda mekanisme pembayarannya. Term life memiliki kontrak asuransi tahunan, 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan selama 30 tahun. Hanya saja bedanya yang mungkin agak sedikit "tricky" adalah ada beberapa perusahaan asuransi seperti Takaful, melalui produknya yaitu Takaful Falah, yang memberikan "pengembalian premi" kepada pemegang polis jika tidak terjadi resiko. 

Sepanjang pengetahuan saya sebagai agent-nya Manulife (maklum saya belum mempelajari program whole life dan term life dari perusahaan lain), perbedaan asuransi whole life dan term life itu gini :
  • Whole life adalah asuransi jiwa seumur hidup, dikatakan seumur hidup karena dia memiliki manfaat proteksi keuangan hingga usia tertanggung usia 99. Besarnya premi tetap selama masa pembayaran, tetapi masa pembayaran ini justru tidak seumur hidup, justru terbatas sampai masa pembayaran premi yang dipilih, kalau di Manulife masa pembayaran preminya 3,5,10,15, sampai 20 tahun, tergantung dari kebutuhan dan keinginan nasabahnya, setelah masa itu tertanggung akan diproteksi sampai usia 99 tahun tanpa pembayaran premi lagi. Program whole life ini membentuk nilai tunai alias tabungan kita, jadi jika sewaktu-waktu kita memerlukan uang, nilai tunai ini bisa dipinjam dan perlindungannya tetap berjalan. Nah, jika nasabah tidak bisa bayar premi maka akan disediakan berbagai macam pilihan, apakah akan diteruskan dengan nilai tunainya dimanfaatkan untuk pembayaran premi, apakah akan diberhentikan dan diambil nilai tunainya, atau apakah nasabah ingin proteksi tetap berjalan tetapi pembayaran premi dihentikan. Nah, alternatif berhenti bayar premi inilah yang justru bermanfaat untuk tetap memberikan perlindungan keuangan pada keluarga walaupun nasabah sudah tidak bisa melanjutkan membayar premi. Kemudian, jika diusia sebelum 99 tahun ternyata nasabah sudah tidak memerlukan asuransi jiwa lagi, nilai tunainya bisa diambil, dan jika nasabah masih hidup hingga usia 99 tahun, maka 100% UP akan dibayarkan pada nasabah tersebut.
  • Term life adalah  asuransi jiwa berjangka, asuransi ini adalah asuransi murni seperti asuransi kendaraan, semua premi yang dibayarkan oleh nasabah akan dialokasikan untuk biaya proteksi dan  biaya administrasi jadi jelas tingkat preminya lebih rendah daripada program lain. Perlindungan diberikan selama nasabah membayar premi, dan preminya meningkat sesuai usia
Mengenai pendapat term life lebih baik dari pada whole life atau sebaliknya sebenarnya secara konsep asuransi jiwa sebagai perlindungan keuangan keluarga, memang program term life lebih benar, karena program ini memiliki premi yang jauh lebih rendah untuk nilai pertanggungan yang sama dengan program whole life, kemudian keuntungan lainnya program ini memberikan kita kesempatan yang lebih bebas untuk menyesuaikan tingkat uang pertanggungan yang dibutuhkan oleh keluarga dari waktu ke waktu, dan pembayaran premi dapat dihentikan ketika keluarga sudah tidak membutuhkannya lagi. Jadi, untuk sebagian orang program ini jauh lebih menguntungkan, memiliki nilai proteksi yang besar dengan premi rendah, jadi sisa premi yang dibutuhkan jika kita ikut program whole life bisa digunakan untuk berinvestasi, atau untuk membeli proteksi lain yang justru kita butuhkan ketika kita masih hidup tapi dilanda ketidakmampuan ,misalnya asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, atau asuransi jika kita mengalami penyakit kritis, sehingga paket asuransi jiwa kita menjadi lengkap.

Saya pernah menghitung perbedaan total premi yang harus saya bayarkan untuk program whole life dan term life dengan perkiraan waktu saya perlukan, secara nilai uang hasilnya memang lumayan jauh. Tetapi, ada hal lain yang ternyata diantisipasi program whole life, yaitu jika ternyata pekerjaan/usaha saya sedang tidak lancar sehingga saya tidak lagi bisa melanjutkan membayar premi maka dengan opsi berhenti bayar premi keluarga saya dapat tetap terlindungi, walaupun dengan UP yang diturunkan.

Jadi sebenarnya jika ditanya mana yang lebih benar whole life atau term life, maka hal itu akan dikembalikan kepada analisis keuangan nasabahnya, apakah keuangan dia selama ini kuat dan tidak pernah terguncang walaupun usaha/pekerjaannya sedang dilanda krisis, atau justru sebaliknya.    

Begitu pendapat saya, mohon koreksinya jika didalam tulisan, saya  melakukan kesalahan. Terima kasih atas perhatian bapak dan ibu.


Regards,
Hesty Gitarany


Dari: Hobby Chen <hobby.chen@...>
Kepada: Dimas Yoga <dimasyoga@...>; SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: wisnuhakiki@...; vani_eta@...
Terkirim: Selasa, 31 Maret, 2009 07:59:50
Topik: [SSR-Klub] RE: Perbedaan Term Life, Whole Life, dan Personal Accident

Terima kasih Pak Dimas atas penjelasannya.

 

Mengenai whole life, saya jadi ingat satu film tentang agen asuransi yang menjual whole life ini. Ceritanya di amrik setelah perang dunia II. Ada prajurit pulang ke kampungnya dan akhirnya berjualan asuransi jenis ini. Sebagian besar nasabah dari perusahaannya adalah orang2 susah, yang ikut asuransi ini agar ketika meninggal, mereka punya uang untuk pemakaman yang layak.

 

Suatu saat, salah satu nasabah ex prajurit ini, seorang ibu tua yang sudah sakit2an, bayarnya sering nunggak, tapi selalu tersenyum dan ramah kepada ex prajurit ini. Karena sakit2an nya, maka ibu ini makin susah bayarnya, uangnya juga lebih banyak habis untuk obat.

 

Bagi perusahaan asuransi, nasabah2 jenis ini adalah nasabah yang paling disukai, karena begitu nasabah tidak mampu membayar, seberapa banyak atau lama menjadi nasabah, maka hak asuransi nya akan hangus, dan tidak ada se sen pun yang dikembalikan ke customer.

 

Namanya juga film, akhirnya perang batin lah ex prajurit ini, karena dia menganggap sangat tidak adil asuransi ini terhadap nasabahnya. Dan supaya makin dramatis, akhirnya ibu ini benar2 tidak bisa lagi membayar polis nya sehingga hangus. Dan akhirnya meninggal dengan tanpa meninggalkan apa pun.

 

Anyway, Pak Dimas kerja di Allianz bukan ya?

 

Hobby Chen

 

 


From: Dimas Yoga [mailto:dimasyoga@ gmail.com]
Sent: Monday, March 30, 2009 6:59 PM
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: hobby.chen@indesso. com; wisnuhakiki@ gmail.com; vani_eta@yahoo. co.id
Subject: Perbedaan Term Life, Whole Life, dan Personal Accident

 

Dear Rekan Hobby, Wisnu, dan Marieta,

Saya coba jawab pertanyaannya satu persatu yah:

Pertanyaan Hobby :
Bedanya apa ya, whole life dan term life?

Jawab :

  • Whole life adalah asuransi jiwa seumur hidup. Premi harus dibayar seumur hidup sampai meninggal. Jika tidak bayar premi, polis lapse, dan uang premi untuk proteksi yang telah dibayarkan, meskipun telah dibayar berpuluh-puluh tahun akan hangus. Manfaat uang pertanggungan hanya akan diperoleh jika pemegang polis meninggal, kecuali pemegang polis membeli riders yang akan mengeluarkan uang pertanggungan jika terkena penyakit kritis ataupun cacat tetap total
  • Term life adalah asuransi jiwa berjangka. Prinsip asuransinya adalah sama dengan whole life, hanya saja berbeda mekanisme pembayarannya. Term life memiliki kontrak asuransi tahunan, 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan selama 30 tahun. Hanya saja bedanya yang mungkin agak sedikit "tricky" adalah ada beberapa perusahaan asuransi seperti Takaful, melalui produknya yaitu Takaful Falah, yang memberikan "pengembalian premi" kepada pemegang polis jika tidak terjadi resiko. 


---
Pertanyaan Wishnu :
Bukannya whole life juga masuk asuransi murni? Kenapa ya Ligwina dan Suze Orman paling sebel ama produk ini...?? Apa yang salah?

Jawab :
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan produk asuransinya pak, hanya saja mungkin karakter orang yang mengambil produk asuransi tersebut tidak cocok dengan tujuan asuransinya. Whole life mungkin bisa saya katakan adalah asuransi yang bertujuan mempersiapkan "uang warisan" kepada ahli waris. Sedangkan Term life memang benar-benar bertujuan untuk proteksi diri, dengan harapan ada manfaat yang bisa dinikmati oleh si pemegang polis, tanpa harus menunggu sampai si pemegang polis meninggal.

Coba pak, kalau Takaful saja mau memberi semacam cash back jika masa kontrak asuransi selesai namun tidak terjadi resiko, masa bapak masih berpikir untuk mengambil asuransi yang whole life? Hehe.. Tapi sekali lagi itu masih menurut pandangan saya pribadi yah pak, jangan digeneralisir. Untuk lebih jelasnya mungkin bisa tanya ke mbak Ligwina yah, "Kenapa sih mbak, kok sebel sama Whole life...?" Hehe...


---
Pertanyaan Marieta :
Aku msh bingung nih.. Apa bedanya term life dengan personal accident. tolong dijelasin yah?

Jawab :
Kalau term life mungkin tadi sudah saya jelaskan yah, semoga saja cukup jelas. Kalau ditanya perbedaannya sebenarnya yang membedakan adalah tujuan penggunaan asuransinya mbak. Kenapa demikian? Karena kalau TERM LIFE lebih menitik beratkan pada asuransi jiwa dengan uang pertanggungan MENINGGAL akibat sakit atau kecelakaan, sedangkan PERSONAL ACCIDENT lebih menitikberatkan pada perlindungan terhadap KEHILANGAN ORGAN / BAGIAN TUBUH atau KEHILANGAN FUNGSI BAGIAN TUBUH akibat kecelakaan.. Manfaat meninggal hanya diberikan sebagai tambahan bonus dari perusahaan asuransi sebesar sekian %, tergantung kebijakan dari masing-masing perusahaan asuransi.


---
Mungkin itu saja dulu yang dapat saya jelaskan. Mudah-mudahan dapat dimengerti yah teman-teman. Maaf kalau dalam penyampaian ada salah-salah kata. Jika ada yang kurang jelas, silakan untuk menghubungi saya kembali. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.


Salam dan hormat saya,
Dimas



Berselancar lebih cepat.
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)


#29430 From: priambudi <prietea@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 4:06 pm
Subject: Bls: Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?
prietea
Send Email Send Email
 
itu kondisi yg sama2 sy lihat pa freddy...
cuma mungkin sy lebih berfokus pada 
membuat yg ga bisa menghitung jadi bisa menghitung

kalo p freddy mungkin lebih senang 
mencegah yg ga bisa menghitung agar tidak melakukan..

yaa beda pandangan saja 
yg mengakibatkan beda tindakan..


mprie



Dari: Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Rabu, 1 April, 2009 10:36:11
Topik: Re: [SSR-Klub] Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?



Dear Rekan Priambudi,
 
 
Terima kasih atas email Anda.
 
Selama ini yang saya amati, lebih banyak masyarakat kita
kurang mampu menghitung dengan akurat, selisih bunga
pinjaman (yang sudah pasti) dan bunga hasil investasi
(yang belum pasti)
 
Sepanjang mereka mampu dan berhasil mengalahkan bunga
pinjaman, ya silahkan saja.
 
Yang perlu dilakukan adalah lebih hati-hati dan lebih cermat.
Salah menghitung bisa terjebak.
 
 
Demikian dan salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
----- Original Message -----
From: priambudi
Sent: Monday, March 30, 2009 6:02 PM
Subject: Bls: [SSR-Klub] Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?

wah ga bisa bgitu juga pa freddy...
justru orang yg pandai akan berinvestasi dengan hutang..
bukan dengan uangnya sendiri...

kenapa?
itungannya bgini...
yg namanya investasi, diukur dari % keuntungan.. .
yg namanya % keuntungan kan ngitungnya = laba/modal

sy pake contoh sehari2 yg sy lakukan...
sy punya bisnis MLM yg sudah bertahun2 sy jalani..
sy beli paket 200rb, sy jual 250rb... keuntungan sy 25%.... bgitu?

tapi kali ini sy beli pake CC, dapet charge 3%...
sy beli seharga 206rb, sy jual harga 250rb... keuntungan sy jadi 21,3%?
bukan .. keuntungan sy jadi .. 44.000/nol.. ..
karena modalnya bukan pake uang sy...

jadi keuntungan sy berapa kalo pake CC?
yaa kalo 44.000/nol sih kalo diitung limit jadi tak terhingga...
tapi anggeplah sy perlu ongkos u njalani... 5000 rupiah deh...
jadi keuntungan sy 44.000/5000 =   880%

itu masih belum apa2..
masih bisa dileverage lagi keuntungannya. ..

makanya, kalo pendapat sy pribadi sih...
setiap orang hanya bisa memilih strategi keuangan sesuai kemampuannya. ..
jangan ikut2an orang lain yg kemampuannya lebih tinggi dari kita sendiri,
dia sih selamet, kita ni yg kurang kemampuan yg celaka...


mprie




Dari: Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@indosat. net.id>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: TheProfec@yahoogrou ps.com; AMA DKI <ama-dki@yahoogroups .com>; manager-indonesia@ yahoogroups. com; kkmkkaj@yahoogroups .com; Insurance Community of Indonesia <Insurance-Com@ yahoogroups. com>; brokerasuransi@ yahoogroups. com
Terkirim: Rabu, 25 Maret, 2009 13:57:07
Topik: Re: [SSR-Klub] Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?

Dear Rekan,
 
 
Selama siang,
 
 
Terima kasih Rekan Dea Haryono, apa yang Anda sampaikan
sangat tepat.
 
Investasi dilakukan setelah proses pengumpulan dana (menabung)
dilakukan.
 
Investasi memakai "uang yang nganggur".
 
Investasi memakai utang, hanya diperkenankan bagi "investasi" yang
hampir pasti meningkat harganya, seperti RUMAH & TANAH.
 
Investasi dengan "berhutang" adalah sebuah jebakan dan perangkap,
yang mematikan, dan hal ini bukti atau cermin dari pribadi yang tidak
mampu mengendalikan dirinya sendiri.
 
Sekali Anda tidak mampu membayar lunas tagihan Kartu Kredit Anda,
saat itu masa depan dan ketenangan hidup Anda terancam.
Boro-boro menata masa depan, membereskan tagihan hari ini saja sudah
kelimpungan, apa lagi sampai disantroni oleh "Debt Collector".
 
Hindari berinvestasi memakai "kartu kredit", berinvestasi- lah memakai
dana cash Anda yang sudah berada ditangan Anda, dan jangan memakai
uang orang lain.
 
Anda mau terjebak dan terjerumus hutang yang berbunga sangat tinggi?
Anda mau disantroni oleh DEBT COLLECTOR?
Silahkan Anda pakai terus Kartu Kredit Anda untuk "investasi" yang
bukan Investasi sesungguhnya! !!
 
Semoga bermanfaat.
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 24, 2009 8:59 PM
Subject: RE: [SSR-Klub] Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?

Pertanyaan?

Kenapa musti debet pake CC sih?

Mau invest kok pake kartu utang <hehehe, no hard feeling ya Pak>

Kalau saya terus terang masih lebih suka transfer sendiri via BCA. Kebetulan saya investasi di produk RD-nya manulife.

Kalo gak salah bisa autodebet via rekening juga dech… <ini belum nyoba>

Kalau report-nya setelah top up biasanya kirim pake kurir.

Terus setiap hari sebelum jam 12 siang, saya selalu dikirimi NAB harian-nya oleh agent saya by e-mail.

Dea Haryono

www.dbc-network. net

www.keuangankeluarg a.com


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto: SSR-Klub@yahoogroup s.com ] On Behalf Of Stephen Budiono
Sent: 21 Maret 2009 17:04
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: [SSR-Klub] Tanya: reksa dana yang autodebet bulanan dng credit card ada gak?


Hallo semua,

mohon info dong,
kalau asuransi (terutama unit link) yang bayar bulanan lewat autodebet credit card kan banyak.
Kalau reksa dana bagaimana? ada yg punya info?



__________ NOD32 3956 (20090323) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com


Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!



__________ NOD32 3976 (20090330) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com


Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!

#29431 From: priambudi <prietea@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 4:14 pm
Subject: Bls: Bls: Bls: Mohon info tentang asuransi rumah
prietea
Send Email Send Email
 
mohon maap ni pa djoko,
kalo yogya sy ga punya daftarnya...
tapi mungkin pa djoko bisa lihat di yellow pages...

biasanya ada perusahaan asuransi umum yg sudah berskala nasional pak
sperti sinarmas, asuransi bintang, jasindo, dsb...


mprie


Dari: Djoko TN <djokotn@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Selasa, 31 Maret, 2009 18:25:21
Topik: Re: Bls: Bls: [SSR-Klub] Mohon info tentang asuransi rumah

Saya di jokja pak.

Sent from my BlackBerry®
powered by INDOSAT HSDPA


From: priambudi
Date: Mon, 30 Mar 2009 18:32:31 +0800 (SGT)
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
Subject: Bls: Bls: [SSR-Klub] Mohon info tentang asuransi rumah

pak djoko di kota apa pak?


mprie


Dari: Djoko TN <djokotn@gmail. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Rabu, 25 Maret, 2009 09:43:26
Topik: Bls: [SSR-Klub] Mohon info tentang asuransi rumah

Dear Pak Pri,

Terima kasih sekali untuk infonya pak... Boleh minta sarannya pak...perusahaan asuransi mana saja yang bisa saya pilih ?
Thanx banget pak...

------Original Message----- -
From: priambudi
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com;
Subject: Bls: [SSR-Klub] Mohon info tentang asuransi rumah

null
Sent from my BlackBerry®
powered by INDOSAT HSDPA

------------ --------- --------- ------

____________ _________ _________ _________ _______

Dapatkan buku
"KARYAWAN HARUS NABUNG BIAR MAKMUR..!"
(5 Kiat Praktis Menabung & Berinvestasi bagi Karyawan)
oleh: Safir Senduk ; Harga: Rp 39.800
Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Ingin mendapatkan Artikel & Tanya Jawab Rutin
di email Anda tentang Perencanaan Keuangan?
Kirimkan email kosong Anda ke alamat
SSR-InfodanArtikel- subscribe@ yahoogroups. com

Kunjungi www.perencanakeuang an.com
____________ _________ _________ _________ _______Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups. yahoo.com/ group/SSR- Klub/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups. yahoo.com/ group/SSR- Klub/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:SSR-Klub-digest@ yahoogroups. com
    mailto:SSR-Klub-fullfeatur ed@yahoogroups. com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    SSR-Klub-unsubscrib e@yahoogroups. com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs. yahoo.com/ info/terms/



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!


Berselancar lebih cepat.
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

#29432 From: eric laksamana <ericlaksamana@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 5:00 pm
Subject: Re: ide peluang usaha
ericlaksamana
Send Email Send Email
 
Ajak2 dong.

On 3/31/09, mmualimin@... <mmualimin@...> wrote:
> Saya juga ada tuh tabloid Kontan banyak, pak aris kalo ada peluang saya
> ikutan.
>
> Terima kasih,
>
> Mualimin
>
> Sent from my BerriBerry®
> Sony Ericsson™ M600i
> powered by Sinyal Kuat GATOT KACA
>

#29433 From: priambudi <prietea@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 6:20 pm
Subject: Bls: Bls: asuransi...
prietea
Send Email Send Email
 
salam kenal bu ella

untuk asuransi sy lebih suka UL daripada term life,
sebetulnya secara aktuarianya hitungan preminya mirip,
sama2 makin lama biaya pertanggungannya makin naik....

berbeda dgn wholelife, dwiguna dan UL yg ada nilai tunainya,
termlife ga ada nilai tunainya, sy ga sreg kalo pake termlife u nabung

kenapa ga pake wholelife ato dwiguna?
karena wholelife dan dwiguna bayar preminya disamakan, 
ga semakin tua semakin naik...

bukannya lebih enak kalo bayar preminya diratakan bgitu?
kalo u nabung justru ga enak...
kalo UL kan bayarnya sama setiap waktu, 
hanya saja bayar proteksinya semakin lama semakin besar
berarti awal2 waktu kita muda, persentase proteksinya kecil, tabungannya besar..
makin tua makin terbalik presentasenya...

artinya setoran sy di awal, yg paling besar itu akan mendapat pertumbuhan paling lama
setoran di akhir, yg paling kecil itu, akan mendapat pertumbuhan paling sebentar

seperti di perhitungan depresiasi...
depresiasi yg flat pasti kalah future valuenya 
dibanding depresiasi yg besar di awal makin lama makin mengecil....


yang kedua, masalah investasi di pasar keuangan....
kalo maen di pasar keuangan, sy ga suka sistem "taro dan tunggu besar"...
sy pengen pertumbuhan yg optimal...
berarti investasi sy setelah ditanam harus disirami, diberi pupuk, dsb
gimana caranya? ikuti trend, bermain sesuai siklus ekonomi...

siklus ekonomi ada kalanya naik, ada kalanya turun
di setiap kondisi ada investasi yg trend...
artinya sy harus siap u switching....

di UL kan switchingnya gampang...
tinggal angkat telpon doang... gratis lagi 2x switching dalam setahun hehe
"kalo bisa gratis, ngapain bayar"


untuk masalah reksadana dan saham...
main di pasar saham ga perlu melototin grafik....
sy lebih suka main lewat broker daripada main sendiri...
pake broker dan sekuritas yg analisisnya jago...
tinggal bilang belikan saham X di harga A, dan jual kalo harganya B ya..
di reksadana? ga bisa bgitu...
Tau darimana saham X bakal naik dari A ke B? dari analisis si broker...
dia kan kasih inputan tiap pagi.... kalo perlu malah dari malem sebelomnya...


reksadana saham kan artinya kumpulan berbagai saham perusahaan...
sayangnya kalo sy beli reksadana saham, sy ga bisa milih saham apa aja yg 
dimasukkan dalam unit reksadana sy... itu hak prerogatifnya manajer investasi

kalo sy maen sendiri di pasar saham, sy bisa milih mo beli saham apa hari ini...
ato hari ini sy mo jual saham yg mana, ato sy mo masuk bidang bisnis apa...
semuanya terserah sy.... mo ga beli apa2pun boleh, masih dapet bunga pula ...


kalo reksadana sahamnya untung ato rugi, sy cuma dapet unitnya, ga dapet perusahaannya
tapi kalo maen di pasar saham langsung, harga saham sy naik ato turun pun sy masih dapet perusahaannya selama sahamnya sy miliki...
kan saham merupakan bukti kepemilikan perusahaan....
selama sy punya sahamnya, mo berapapun harganya, berarti sy pemilik perusahaannya


selain itu karena reksadana adalah kumpulan saham,
seringnya tidak semua harga saham dalam kumpulannya naik bersamaan,
biasanya yg naik hanya sebagian saja... 
malah ada kalanya beberapa naik, beberapa lagi turun di saat bersamaan...
akibatnya kenaikan unitnya ga besar....

tapi kalo kita main sendiri di pasar saham...
kita bisa pilih saham2 yg naik aja... ga pilih saham yg turun...
tau darimana saham yg naik ato turun?
dari analisis ahli... ahlinya di mana? broker sekurtas....
apa semua broker dan sekuritas bisa memberi advise yg tokcer???
terus terang saja.. TIDAK..... :)

jadi tugas pertama sy sebelum terjun ke pasar saham adalah 
mengenali orang... yg mana orang yg nasihatnya layak didengar,
yg mana yg nasihatnya bisa langsung diabaikan... heheheee...


Sederhananya...
Kalo di reksadana, kendali sy ga banyak, setelah beli terpaksa terima nasib..
tapi kalo langsung main di pasar saham, kendali sy lebih banyak,
setelah masuk masih bisa usaha dulu sebelum keluar...

Trus kenapa ambil UL kalo ga suka reksadana?
karena di UL sy dapet kendali tambahan.. switching gratis...

gambarannya gini... misalkan sy penumpang bis malam...
tapi di kursi sy ada rem darurat yg bisa sy tarik kalo2 bakal terjadi kecelakaan...
kira2 dibanding bis malam biasa yg ga ada rem daruratnya, sy merasa lebih aman ga?

"seberapa besar resikonya itu tidaklah penting,
yg penting seberapa besar resiko yg bisa kita kendalikan"


mprie  




Dari: Emanuela Chrystiana Dewi <emanuelacd@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Selasa, 31 Maret, 2009 14:57:54
Topik: Re: Bls: [SSR-Klub] asuransi...

Pak priambudi..
Salam kenal saya ella
boleh tau tidak strategi bapak kenapa bapak mengambil unit link dibandingkan dengan term life?
dan kenapa langsung main saham dibandingkan mengambil reksa dana saham?
apakah karena bapak punya waktu cukup banyak untuk memantau terus pergerakan saham setiap harinya sehingga bapak lebih memilih main saham langsung di bursa saham?
Terima kasih
 
Ella

--- On Mon, 3/30/09, priambudi <prietea@yahoo. com> wrote:
From: priambudi <prietea@yahoo. com>
Subject: Bls: [SSR-Klub] asuransi...
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Monday, March 30, 2009, 6:40 AM

mas novi
kalo sy pribadi, sy ga akan ambil produk asuransi u investasi...
kalo u niat investasi sy akan ambil instrumen investasi
kalo asuransi itu u proteksi...

yang harus diinget, kondisi teman anda itu mungkin berbeda dengan anda
yg bagus u teman anda belum tentu bagus u anda...

kalo sy pribadi, daripada main di reksadana saham
sy lebih suka main di sahamnya langsung...
u asuransi, daripada main di termlife, sy lebih suka ambil UL...
kenapa? karena sy punya strategi keuangan sendiri,
yg mungkin berbeda dengan strategi keuangan orang lain


mprie


Dari: noviadi_2008 <noviadi_2008@ yahoo.com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Senin, 23 Maret, 2009 10:22:51
Topik: [SSR-Klub] asuransi...

rekan-rekan yg berkecimpung didunia asuransi. saya mau tanya ada temen saya bilang. untuk investasi masa depan lebih baik ambil asuransi jiwa dan kesehatan sendiri kemudian investasi reksadana sendiri. daripada unitlink bener ngga sih...



Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!



Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda?
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!

#29434 From: "Freddy Pieloor \(ANTARA\)" <antara01@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 11:15 pm
Subject: Re: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
freddypieloor
Send Email Send Email
 
Dear Pak Salusra,
 
 
Terima kasih atas email Bapak.
 
Saya sedikit meluruskan email saya sebelumnya:
- Pendapat Pak Mulyatno, tidak keliru menurut Beliau, namun sebaliknya
    menurut pendapat saya.
 
Pendapat Pak Salusra sangat benar, semua berpulang kepada
pengetahuan, orientasi & kebutuhan tertanggung/investor.
 
Kalau orientasi dan kebutuhan tertanggung/investor, saya kembalikan
kepada masing2 pribadi, tetapi pengetahuan mereka adalah sebuah
masalah yang harus "distandarisasi" karena menyangkut hal yang
baku yaitu: "Product Knowledge".
 
"Product Knowledge ini" yang selama ini sangat kurang disampaikan
secara terbuka oleh para "supplier", dan alangkah sangat baik bila
di antara kita (Himpunan Ahli Pialang Asuransi Indonesia) dapat
membuat sebuah "STANDARD BARU" tentang pemahaman produk ini.
 
Sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan membuka dan membedah
isi dari produk ini, kita bongkar "JEROAN" yang ada, dan hal ini
tentunya sebuah hal yang harus mampu dilakukan oleh seorang
Profesional HAPSI.
 
Pak Salusra, yang kita tunjuk jadi MODERATOR-nya, gimana?
Setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.
 
 
Demikian dan salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, April 01, 2009 2:23 PM
Subject: RE: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.

Dearest Bapak/Ibu,

Saya senang sekali mendapat banyak pencerahan dari milis kita tentang dunia kita & akhir2 ini terutama dari Pak Freddy & Pak Mulyatno. Luar biasa!

 

Tentang pengamatan saya sendiri atas produk unit link yang didiskusikan, saya mengamati memang benar baik yang dianalisis Pak Freddy maupun Pak Mulyatno. Artinya tidak ada pertentangan kesimpulan dari Bapak berdua & seluruhnya terkembali dari pengetahuan, orientasi & kebutuhan dari tertanggung/investor masing-masing.

 

Mudah2an pendapat saya ini tidak keliru & memang ada nilai tambahnya serta meningkatkan persaudaraan dalam share pengalaman/pengamatan kita di dunia kita yg kita cintai ini.

 

Salam,

Salusra Satria

 


From: brokerasuransi@yahoogroups.com [mailto:brokerasuransi@yahoogroups.com] On Behalf Of IBD-Mulyatno
Sent: Wednesday, April 01, 2009 11:40 AM
To: Freddy Pieloor (ANTARA); brokerasuransi@yahoogroups.com; Fin3day@yahoogroups.com; kkmkkaj@yahoogroups.com; Insurance Community of Indonesia; AMA DKI; manager-indonesia@yahoogroups.com; SSR-Klub@yahoogroups.com; TheProfec@yahoogroups.com
Cc: ....IBD.MMULYATNO-IBD
Subject: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
Importance: High

 

Dear Pak Freddy,

Terima kasih Pak, mohon maaf kalau berdasarkan pendapat Bapak pemahaman saya kurang tepat atau lebih jelasnya keliru, dan untuk itu saya tidak berniat untuk berargumentasi atau mendiskusikannya (seperti yang Bapak ungkapkan "capek dech").

Saya hanya bicara berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri secara pribadi (yang bisa sangat subjective dan relative sifatnya), dimana sebagai hasil dari pemahaman saya yang kurang tepat atau lebih jelasnya keliru sebagaimana pendapat Pak Freddy, saya telah (dan mudah2an terus) memperoleh yield yang cukup baik dari investasi unit link ini.

Saya hanya merasa bahwa pengalaman saya ini perlu di "share" dengan teman2 millis termasuk Pak Freddy tentunya, dan apabila nantinya ternyata investasi ini merugikan (mudah2an tidak), saya akan kembali bercerita kepada Pak Freddy dan teman2 milis lainnya.

 

Baiklah Pak Freddy, we close the subject with no harm done and no hard feeling Pak, salam saya untuk Pak Freddy sebagai sahabat saya.

Salam,

M.Mulyatno.

 

 

 

 

----- Original Message -----

Sent: Wednesday, April 01, 2009 11:10 AM

Subject: Re: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.

 

Dear Pak Mulyatno,

 

 

Saya tidak dapat mengatakan bahwa ini adalah

pembodohan atau apapun namanya, tetapi yang

banyak terjadi adalah "Nasabah tidak tahu apa

yang mereka beli".

 

Saya tidak ingin membahas (berdebat) terlalu panjang

dengan Bapak lewat tulisan, saya lebih senang masalah

ini dapat kita diskusikan secara terbuka, dan HAPSI

dapat melakukan dan menjadikan ini sebagai event awal

kebangkitan HAPSI.

(Menurut saya, pemahaman Bapak kurang tepat atau

lebih jelasnya keliru (maaf) )

 

Saya bersedia diskusi dan berargumen secara langsung,

karena kalau lewat tulisan, capek dech.

 

Oke, mudah2an semua pihak yang KONTRA dan PRO,

mari "asa persepsi" dan "uji pemahaman" bersama demi

Indonesia lebih baik.

 

 

Salam,

Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)

 

Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30

 

 

----- Original Message -----

From: IBD-Mulyatno

Sent: Wednesday, April 01, 2009 11:01 AM

Subject: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.

 

Wah wah wah Pak Freddy, gawat juga ya, apa iya sampai seburuk ini?; apakah tidak ada possibility market recovery?.

Dari laporan ini dan juga korepondensi dalam milis ini, kesannya koq ada "pembodohan" (sengaja atau kelalaian?) oleh Penjual terhadap Pembeli ya?.

Kalau "pembodohan" ini benar adanya, apakah tidak ada kemungkinan "mass action" terhadap Penjual?. Mudah2an Pak Freddy bisa bantu pikirkan.

 

Namun lepas dari itu, saya ingin membagi pengalaman saya kepada teman2 milis mengenai Unit Link ini, namun mohon dengan sangat agar pengalaman saya ini tidak diperdebatkan karena pengalaman ini sangat subjective sifatnya.

Menurut hemat saya berdasarkan pengalaman, Unit Link ini koq masih oke-oke saja.

Memang benar sasaran/tujuan membeli produk Unit Link ini bukan untuk asuransi melainkan investasi, dan bahwa asuransi yang ada dalam unit link ini hanya merupakan produk "ikutan" dari investasi yang kita tanamkan. Produk ikutan inilah yang menurut saya merupakan salah satu "kehebatan" unit link, selain dari yield (bukan bunga/riba) yang kita mungkin peroleh.

Bahwa produk Unit Link ini banyak dijual oleh Perusahaan Asuransi Jiwa tidak-lah merubah sasaran/tujuan Unit Link ini yaitu Investasi dengan asuransi sebagai benefit "ikutan"-nya, sehingga "mind set" kita-lah yang harus kita rubah, dan bukan menyalahkan Produk Unit Link ini (kecuali apabila ada "pembodohan" Penjual terhadap Pembeli).

Nah, kalau mind set kita sudah dirubah barulah kita bisa beli Unit Link secara hati2 sebagaimana produk investasi lainnya, karena dari pengalaman saya Produk Unti Link ini cukup baik kalau dikelola secara baik. 

Sejak beberapa tahun yang lalu saya dan anggota keluarga saya mempunyai investasi Unit Link dibeberapa perusahaan (sampai saat ini), dan yield yang kami peroleh selama ini sangat besar (-/+ sampai 60%/tahun) dan asurani yang mengikuti produk ini alhamdulillah sampai saat ini masih aman (Insya Allah akan tetap aman).

Memang benar terjadi fluktuasi harga, dimana kita (dan manager investasi kita) harus jeli memindai fluktuasi harga ini, dan melepas/membeli kembali pada saat yang tepat sekaligus memastikan bahwa asuransi yang mengikuti investasi ini tetap terjaga aman.

Memang benar selama semester 2 tahun 2008 lalu telah terjadi penurunan harga yang sangat tajam, namun kalau dibandingkan dengan "realized" yield yang telah saya peroleh selama ini, penurunan harga tersebut masih oke, dan memang bukan saatnya dalam keadaan ini melepas Unit Link tersebut (kecuali apabila ingin "cut loss", namun ini harus dilakukan secara hati2, jangan panik).

Saya memutuskan untuk tidak "cut loss" karena "realized" yield yangf saya sudah peroleh masih jauh lebih besar dan saya percaya akan adanya market recovery dalam waktu dekat ini, dan ini terbukti mulai terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini walaupun masih jauh dari posisi "par".

Jadi menurut hemat saya, produk Unit Link ini tidak perlu ditakuti karena produk ini sama dengan produk investasi lainnya, hanya saja "be prudent and cautious like all reasonable human being, and more specific: don't be greedy".

Ingat bahwa kita harus meng-optimalkan rejeki yang kita peroleh dari TUHAN YME di jalan yang diridhoi-Nya, karena dengan bertambahnya rezeki, kita akan akan bertambah mampu melaksanakan kewajiban2 sosial kita di masyarakat terutama membantu kaum dhuafa sebagaimana diperintahkan oleh-Nya.

Dan juga ingat, bahwa didalam harta yang kita miliki terdapat bagian orang lain yang berhak.

 

Demikianlah sekilas pengalaman saya, dan sekali lagi saya mohon agar pengalaman saya ini tidak diperdebatkan.

Salam,

M.Mulyatno.

 

 

 

 

----- Original Message -----

Sent: Wednesday, April 01, 2009 7:39 AM

Subject: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.

 

Dear Rekans,

 

 

 

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,

 

 

Kita bertemu pagi hari ini dalam momen FIN3 DAY,

1 April 2009, dan saya ingin sekilas menyampaikan

laporan singkat hasil pertemuan "sharing" "Investasi

di Masa Krisis" yang diadakan oleh PROFEC tgl.

31.03.2009 di FLORA CAFE, Nissan MT Haryono.

 

 

Laporan Singkat: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009

 

1.

Ternyata Pembeli UNIT LINK, tidak PAHAM BENAR

saat memutuskan membelinya, sekarang mereka

MENYESAL & MENANGIS.

 

Pembeli seakan "terkelabui" (karena penjelasan yang

tidak transparan, dan dibuat abu-abu atau kelabu),

mereka baru tahu bahwa

UNIT LINK adalah asuransi ditambah REKSA DANA.

(Informasi ini yang "TIDAK KELUAR" / "disimpan" oleh

para penjual), yang berbiaya sangat tinggi dan menggerusi

dana investasi yang ingin dikembangkan (ternyata sia2).

 

2.

Penjual sendiri (yang hadir) tidak memiliki Unit Link,

dan memahami bahwa produk ini tidak baik bagi dirinya.

 

Penjual sudah menyadari kekeliruan konsep ini,

& berjanji akan kembali ke "Jalan Yang Benar".

(Tidak berkehendak menjadi sukses & kaya,

sementara nasabah yang membeli merasakan

kekecewaan dan mengalami kerugian yang

pada akhirnya mengetahui tujuan keuangan

mereka menjadi berantakan)

 

 

Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki.

 

 

Saya senang untuk berbagi demi Indonesia

yang lebih baik.

 

 

Salam,

Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)

 

 

Ada "UNIT LINK", di GRAMEDIA Matraman -

Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30 (FREE)

Nara Sumber:

EKO ENDARTO, RFA (Perencana Keuangan)



__________ NOD32 3979 (20090331) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com


#29435 From: "taryono" <taryono@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 12:53 am
Subject: Re: hati-hati pada dokter?
labcal_lg
Send Email Send Email
 
Semangat Pagi ,
Membaca sharing Anda rasanya menyedihkan sekali kondisi pelayanan kesehatan di negeri ini kalau ini benar ya...lalu pertanyaan nya apakah tdk ada aturan atau standard prosedur pelayanan dr rumah sakit atau pengawasan dr dinas terkait misalnya sertifikasi management pelayanan yg sesuai dengan ISO atau apalah ( kalau melihat tingkat kepentingannya tidak mungkin RS atau dinas kesehatan tidak memiliki standard regulasi , karena menyangkut nyawa pasien) , saya lebih percaya kalau hal ini terkait dengan implementasi standard management yg tidak konsisten misalnya ada regulasi mengenai peningkatan kompetenesi berkelanjutan bagi staff2 atau perawat-perawat atau dokter sekalipun mungkin juga perlu di atur baik internal maupun di assosiasinya atau dinas kesehatan tapi ini mungkin tidak dilakukan secara serius , kalau audit dari dinas kesehatan saya rasa ini sudah ada sejak lama ya....cm mekanisme auditnya seperti apa kita orang awam kurang paham ya....apakah seperti audit management ISO diperusahaan2 , di beberapa rumah sakit sy baca ada informasi sudah menerapkan sistem management ISO...ga tahu apa rumah sakit ini juga sdh sertifikasi ISO ?
 
salam
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, April 01, 2009 12:32 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] hati-hati pada dokter?

sekedar sharing, hal tersebut juga pernah dialami oleh mertua saya yang dirawat di salah satu rumah sakit internasional yg ada di tangerang. Ibu Mertua saya masuk rumah sakit dengan diagnosa vertigo berat dan harus rawat inap.  Hari kedua rawat inap, ibu akan disuntik, untung kakak saya mengecek ke apotik sebelum beliau disuntik untuk menanyakan suntikan apa dan harganya berapa? alangkah terkejutnya ternyata suntikan tersebut diberikan untuk penderita kanker otak dimana harganya _+ 1,3 jt/suntikan dan harus disuntik 2x. Kakak saya minta dicek apakah benar suntikan tersebut diberikan ke ibunya yg di diagnosa vertigo dan ternyata suntikan tersebut diberikan untuk pasien disebelah kamar ibu saya.  Bayangkan apabila tidak dilakukan pengecekan, maka akan terjadi malpraktek dan biaya rumah sakit yang membengkak dengan asal kasih pengobatan tanpa cek dan ricek dari pihak rumah sakit.

Mohon diperhatikan pula masa berlakunya botol infus, kadang2 suka diberikan ke pasien untuk yg jangka waktunya 2 bulan sebelum masa kadaluarsanya, lebih baik masa berlakunya yang 1 atau lebih dari 1 tahun.
 
salam,
yanti

2009/3/31 hadratul asliyah <lya_1986@yahoo.com>

yah... tak bisa dipungkiri, sistem kesehatan di negara kita memang "agak" kacau.
sebaiknya memang butuh second opinion dari dokter yang lain.

--- Pada Sel, 24/3/09, erliana halim <erliana_h4lim@yahoo.com> menulis:

Dari: erliana halim <erliana_h4lim@yahoo.com>
Topik: Re: [SSR-Klub] hati-hati pada dokter?
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Selasa, 24 Maret, 2009, 1:45 PM

Dear friends,
 
Cuman ingin komentar....
 
Bukan merendahkan dan tidak percaya dokter indonesia, tetapi saya juga mengalami berkali kali salah diagnosis dari dokter yg membuat ke 2 org tua saya senewen krn di dianosis penyakit macam macam. TErnyata saya hanya sakit DBD. Waktu selesai melahirkan, karna perubahan hormon say apendarahan dan di suruh kuret jg, di paksa malah, untung saya masih bisa berkelit, alhasil ke dokter lain tidak ada masalah apa apa.
 
Selama ini say apergi ke RS Swasta terbaik di daerah jakarta lo, bukan RS yg STD atau apapun, Fasilitas canggih tetapi dokter yg membacanya kok cuman melihat rupiah saja ya.
 
Seanainya di antara rekan sering ke negri tetangga untuk cek up akan lbh byk confession soal human error dokter di negara ini lagi. Apakah nyawa kita cuman semurah ini kah ?
 
Dan perlu di ketahui, biaya cek up di negri tetangga jauh lebih murah dr pd say acek up di RS inernational daerah tangerang saat ini, begitu jg dengan dokter anaknya. Jadi secara pembayaran biaya, kita telah membaya jauh lebih mahal dengan hasil yg gak bisa dikomentari lg.
 
Bagaimana ? MEnyedihkan ya...
 
Sincerely,
Erlin

--- On Mon, 3/23/09, halteks pengetikan <haltekspengetikan@ gmail.com> wrote:

From: halteks pengetikan <haltekspengetikan@ gmail.com>
Subject: Re: [SSR-Klub] hati-hati pada dokter?
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Monday, March 23, 2009, 5:00 AM

saya jadi sedih mendengar kisah ini, kapan ya indonesia bisa maju kalau kebanyakan orang orang di dalamnya bermental seperti yang di sebutkan mas billy, moga ini jadi pelajaran buat kita bersama dan juga para dokter di indonesia.

thanks
tabik

hendra

Pada tanggal 10/03/09, Abu Nadzir <rizdan04@yahoo. com> menulis:





--- Pada Sab, 7/3/09, K_M_G@yahoogroups. com <K_M_G@yahoogroups. com> menulis:

Dari: K_M_G@yahoogroups. com <K_M_G@yahoogroups. com>
Topik: [K_M_G] Digest Number 704
Kepada: K_M_G@yahoogroups. com
Tanggal: Sabtu, 7 Maret, 2009, 3:29 PM

Messages In This Digest (1 Message)

1.
Fw: [sehat] hati-hati pada dokter? From: nurrahman adiwijayanto

Message

1.

Fw: [sehat] hati-hati pada dokter?

Posted by: "nurrahman adiwijayanto" dingajack@yahoo. com   dingajack

Fri Mar 6, 2009 8:11 am (PST)



----- Forwarded Message ----
From: ade sudarina <ad3rina@yahoo. com>
To: dedinho_dayu@ yahoo..co. id; devita_cbti@ yahoo.com; emrizal@papandayanh otel.co.id; fitria_irma@ yahoo.com; hendra_pengyou@ yahoo.com; joe_roelly@yahoo. com; koord_file@araksa. com; sovie.liestiyani@ sgu.ac.id; thio_pru@yahoo. com; ading <dingajack@yahoo. com>; Ainul Yaqin <ainulayaqino@ yahoo.com>; andilala <andi_ike@yahoo. com>; andy sinarwan <andysinarwan_ i@...>; Army Gulardi <agulardi@yahoo. com>; aryo wicaksono <ryoson20@yahoo. com>; Augus Harlee <augus_harlee@ yahoo.com>; David Horito <davidhorito@ yahoo.com. sg>; Desy Trianawati <desy.trianawati@ bayerhealthcare. com>; Devi Olivia <bundapipie@yahoo. com>; Devi parlina Siregar <deviparlina@ gmail.com>; Dita Dwikasanti <dita.dwikasanti@ ap.sony.com>; Eni Ari Utami <eautami@gmail. com>; Eni Ari Utami <eniari05@yahoo. com>; Evi Hidayati <e_hidayati@yahoo. com>; Evy Mardiana <evy.mardiana@ commbank. co.id>; fathur rahman <tutupin@yahoo. com>; fitria blue <babyblue_769@ yahoo.com>; hendra Pru <dra8hen@yahoo. com>; Hera
Hendarti <herahendarti@ yahoo.com>; Karmita Gayatri <mita_sumual@ yahoo.com>; M. Reza <reza7475@yahoo. com>; Maria Leonita <deydun@yahoo. com>; marini sukmawati <rini_2503@yahoo. com>; Marla Indahsari <marlagunawan@ yahoo.com>; mohammad wisnu <mwisnu2006@yahoo. co.id>; niki rubiyanti <nikirubi@yahoo. co.id>; Novi Herliana <uvi_mypi@yahoo. com>; Peni Rezki <prezki@gmail. com>; popi wulansari <gema_ent@yahoo. com>; reno <reno_dunk@yahoo. co.id>; ria susanti <ryasan22@yahoo. com>; ria syarifah <ria@ichikoh. co.id>; sanjaya putra <sanputra_jaya@ yahoo.co. id>; sarcon <dsarconid@yahoo. com>; Sony Lancer <sonylancer@hotmail. com>; Sophia Arisanty <sophia@i4te. com>; sovie liestiyani <sovie5577@yahoo. com>; Taty Adiyanty <taty.adiyanty@ sgu.ac.id>; Teni Septiani <tevin2400@yahoo. co.id>; Tino N. Edwin <tino.ne@inbox. com>; Unggul Santosa <semestajagadraya@ yahoo.com>; wahyu widayati <wahyu.widayati@ yahoo.co. id>; Yandi Prayudhi <y_prayudhi@yahoo. com>; Yulita <yutri88@yahoo. com>;
yurikha hapsari <yhapsari@gmail. com>
Sent: Friday, March 6, 2009 9:25:22 PM
Subject: Fw: [sehat] hati-hati pada dokter?

----- Forwarded Message ----
From: "ESetyowati@kraftasi a.com" <ESetyowati@kraftasi a.com>
Sent: Friday, March 6, 2009 3:12:42 PM
Subject: FW: [sehat] hati-hati pada dokter?

FYI

------Original Message----- -
From: Billy N.
Sender: sehat@yahoogroups. com
To: e- Sehat
ReplyTo: sehat@yahoogroups. com
Subject: [sehat] hati-hati pada dokter?
Sent: Mar 7, 2009 10:48

halo rekan-rekan. . .. Ini tulisan yang mungkin 'aneh', saya sebagai
seorang dokter justru meminta rekan-rekan untuk berhati-hati pada
dokter.
Ini mengikuti tulisan Pak Irwan Julianto di Kompas 4 Maret 2009 lalu,
yaitu mengenai 'caveat venditor' (produsen/penyedia jasa
berhati-hatilah) .
Ceritanya begini, beberapa hari ini saya mengurusi abang saya yang sakit
demam berdarah (DBD).
Saya buatkan surat pengantar untuk dirawat inap di salah satu RS swasta
yang terkenal cukup baik pelayanannya.
Sejak masuk UGD saya temani sampai masuk ke kamar perawatan & tiap hari
saya tunggui, jadi sangat saya tau perkembangan kondisinya.
Abang saya paksa dirawat inap karena trombositnya 82 ribu, agak
mengkuatirkan, padahal dia menolak karena merasa diri sudah sehat,
nggak demam, nggak mual, hanya merasa badannya agak lemas.

Mulai di UGD sudah 'mencurigakan' , karena saya nggak menyatakan bahwa
saya dokter pada petugas di RS,
jadi saya bisa dengar berbagai keterangan/penjelas an & pertanyaan dari
dokter & perawat yang menurut saya 'menggelikan' .
Pasien pun diperiksa ulang darahnya, ini masih bisa saya terima, hasil
trombositnya tetap sama, 82 ribu.
Ketika Abang akan di-EKG, dia sudah mulai 'ribut' karena Desember lalu
baru tes EKG dengan treadmill dengan hasil sangat baik.
Lalu saya tenangkan bahwa itu prosedur di RS. Yang buat saya heran
adalah Abang harus disuntik obat Ranitidin (obat untuk penyakit
lambung),
padahal dia nggak sakit lambung, & nggak mengeluh perih sama sekali.
Obat ini disuntikkan ketika saya ke mengantarkan sampel darah ke lab..
Oleh dokter jaga diberi resep untuk dibeli, diresepkan untuk 3 hari
padahal besok paginya dokter penyakit dalam akan berkunjung
& biasanya obatnya pasti ganti lagi. Belum lagi resepnya pun isinya
nggak tepat untuk DBD. Jadi resep nggak saya beli.
Dokter penyakit dalamnya setelah saya tanya ke teman yang praktik di RS
tersebut dipilihkan yang dia rekomendasikan, katanya 'bagus & pintar',
ditambah lagi dia dokter tetap di RS tersebut, jadi pagi-sore selalu ada
di RS. Malamnya via telepon dokter penyakit dalam beri instruksi periksa
lab macam-macam,
setelah saya lihat banyak yang 'nggak nyambung', jadi saya minta Abang
untuk hanya setujui sebagian yang masih rasional.

Besoknya, saya datang agak siang, dokter penyakit dalam sudah visite &
nggak komentar apapun soal pemeriksaan lab yang ditolak.
Saya diminta perawat untuk menebus resep ke apotek. Saya lihat resepnya,
saya langsung bingung, di resep tertulis obat Ondansetron suntik,
obat mual/muntah untuk orang yang sakit kanker & menjalani kemoterapi.
Padahal Abang nggak mual apalagi muntah sama sekali.
Tertulis juga Ranitidin suntik, yang nggak perlu karena Abang nggak
sakit lambung. Bahkan parasetamol bermerek pun diresepkan lagi padahal
Abang sudah ngomong kalau dia sudah punya banyak. Saya sampai cek di
internet apa ada protokol baru penanganan DBD yang saya lewatkan
atau kegunaan baru dari Ondansetron, ternyata nggak. Akhirnya saya hanya
beli suplemen vitamin aja dari resep. Pas saya serahkan obatnya ke
perawat,
dia tanya 'obat suntiknya mana?', saya jawab bahwa pasien nggak setuju
diberi obat-obat itu. Perawatnya malah seperti menantang,
akhirnya dengan terpaksa saya beritau bahwa saya dokter & saya yang
merujuk pasien ke RS, Abang menolak obat-obat itu setelah tanya pada
saya.

Malah saya dipanggil ke nurse station & diminta tandatangani surat
refusal consent (penolakan pengobatan) oleh kepala perawat.
Saya beritau saja bahwa pasien 100% sadar, jadi harus pasien yang
tandatangani, itu pun setelah dijelaskan oleh dokternya langsung.
Sementara dokter saat visite nggak jelaskan apapun mengenai obat-obat
yang dia berikan. Saya tinggalkan kepala perawat tersebut yang
'bengong'.
Saat saya tunggu Abang, pasien di sebelah ranjangnya ternyata sakit DBD
juga. Ternyata dia sudah diresepkan 5 botol antibiotik infus yang mahal
& sudah 2 dipakai,
padahal kondisi fisik & hasil lab nggak mendukung dia ada infeksi
bakteri. Pasien tersebut ditangani oleh dokter penyakit dalam yang lain.

Saat dokter penyakit dalam pasien tersebut visite, dia hanya ngomong
'sakit ya?', 'masih panas?', 'ya sudah lanjutkan saja dulu terapinya',
visite nggak sampai 3 menit saya hitung.

Besoknya dokter penyakit dalam yang tangani Abang visite kembali & nggak
komentar apapun soal penolakan membeli obat yang dia resepkan.
Dia hanya ngomong bahwa kalau trombositnya sudah naik maka boleh pulang.
Saya jadi membayangkan nggak heran Ponari dkk laris, karena dokter pun
ternyata pengobatannya nggak rasional. Kasihan banyak pasien yang
terpaksa diracun oleh obat-obat yang nggak diperlukan & dibuat 'miskin'
untuk membeli
obat-obat yang mahal tersebut. Ini belum termasuk dokter ahli yang sudah
'dibayar' cukup mahal ternyata nggak banyak menjelaskan pada pasien
sementara kadang kala keluarga sengaja berkumpul & menunggu berjam-jam
hanya untuk menunggu dokter visite.
Abang sampai ngomong bahwa apa semua pasien harus ditunggui oleh
saudaranya yang dokter supaya nggak dapat pengobatan sembarangan?
Abang juga merasa bersyukur nggak jadi diberi berbagai macam obat yang
nggak dia perlukan & jadi racun di tubuhnya.

Sebulan lalu pun saya pernah menunggui saudara saya yang lain yang
dirawat inap di salah satu RS swasta yang katanya terbaik
di salah satu kota kecil Jateng akibat sakit tifoid. Kejadian serupa
terjadi pula, sangat banyak obat yang nggak rasional diresepkan oleh
dokter penyakit dalamnya.

Kalau ini nggak segera dibereskan, saya nggak bisa menyalahkan
masyarakat kalau mereka lebih memilih pengobatan alternatif atau berobat
ke LN.
Semoga bisa berguna sebagai pelajaran berharga untuk rekan-rekan semua
agar berhati-hati & kritis pada pengobatan dokter.

rgds Billy

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups
Join a group for
cat owners like you
Yahoo! Groups
and discover other
people who can help.
All-Bran
Join the club and
feel the benefits.
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
To unsubscribe from this group, send an email to:
K_M_G -unsubscribe@ egroups.com



Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!





Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!


#29436 From: Sony Yulianto <sonyulianto@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 1:41 am
Subject: Bls: [PROFEC] Re: Tanya Unit di Unit Link
sonyulianto
Send Email Send Email
 
Saya heran, koq ada ya orang yang sepertinya senanggg sekali kalau ada orang yg beli produk yang salah. Dengan kata lain senang di atas penderitaan orang lain, karena dengan demikian 'jualannya bisa laku"

Ada 2 cara untuk sukses :
1. membantu orang lain untuk sukses
2. menjatuhkan orang lain ( persaingan tidak sehat, dengan mendiskreditkan pihak lain )

Bagi anda yang mempunyai masalah dengan unitlink, saran saya:
- silahkan berkonsultasi dengan siapapun yg mempunyai pandangan obyektif
- selalu dapatkan 2nd opinion
- anda yang paling mengerti, putuskan sendiri dari hasil konsultasi anda.

Salam,

--- Pada Sel, 31/3/09, Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...> menulis:

Dari: Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...>
Topik: [PROFEC] Re: [SSR-Klub] Tanya Unit di Unit Link
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: "Insurance Community of Indonesia" <Insurance-Com@yahoogroups.com>, TheProfec@yahoogroups.com, kkmkkaj@yahoogroups.com, manager-indonesia@yahoogroups.com, "AMA DKI" <ama-dki@yahoogroups.com>
Tanggal: Selasa, 31 Maret, 2009, 8:56 PM

Dear Rekans,
 
 
Satu lagi dari "Mayora", seorang Nasabah yang tidak
memahami saat memutuskan untuk membeli UNIT LINK.
 
Siapa yang jadi "jagoan" (pemenang)?
Siapa yang jadi "pecundang" (yang kalah)?
Yang pasti saya dan mungkin Rekan lain, merasa prihatin
mengapa hal ini harus terjadi.
 
Seandainya saja.....
____________ ___
 
 
Dear Rekan Haryoto,
Silahkan Anda hubungi saya di
fpieloor@cbn. net.id dan berikan nomor telp Anda
via email, nanti saya yang akan menghubungi Anda.
 
Saya berduka dengan apa yang Anda alami, semoga
tidak terjadi pada Rekan lain.
 
____________ ____
 
Kita semua bertanggung jawab untuk saling meng-edukasi
sesama, demi Indonesia lebih baik.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di GRAMEDIA Matraman -
Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 31, 2009 7:36 PM
Subject: [SSR-Klub] Tanya Unit di Unit Link

Dear Rekans Semua.
 
Mohon percerahan atas kasus saya. Saya 3 tahun yang lalu membeli unit link di allianz, kalo nggak salah namanya New Flexi Link.
Pada waktu itu saya membeli karena tertarik ilustrasi agennya yang nota bene agen nya ngomongnya cukup meyakinkan.
Tiap bulan saya terima laporan keuangannya, tapi yang saya liat dari bulan ke bulan, jumlah unit saya semakin berkurang.
Saya sudah hubungi CS nya dan dikatakan, units saya berkurang karena ada biaya asuransi yang memotong.
Saya mohon pencerahan dari rekans semua atas masalah ini.
Mohon masukan dari rekans semua.
 
Terima kasih.
Haryotos 



__________ NOD32 3979 (20090331) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com


Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda?
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!

#29437 From: "Erwin Suryono" <esuryono@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 2:23 am
Subject: asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan ?
erwin_sur
Send Email Send Email
 

Sori kalo udah ada yang pernah nanya. Saya merencanakan dana tabungan pendidikan untuk calon anak sebesar 200 ribu per bulan, dan rencananya akan saya masukkan ke instrument seperti asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan. Anak belom ada sehingga kesempatan menabung masih banyak. Mana yang lebih baik asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan, bila saya mengharapkan bisa mengcover pendidikan anak saya sampai kuliah, bahkan S2 ? Mohon pertimbangan rekan2.

 

Regards

Erwin

 


#29438 From: "Freddy Pieloor \(ANTARA\)" <antara01@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 2:21 am
Subject: Re: [PROFEC] Re: Tanya Unit di Unit Link
freddypieloor
Send Email Send Email
 
Dear Rekans,
 
 
Inilah kesulitan berdiskusi dalam bahasa tulisan, karena apa yang
tertulis kadang dipahami berbeda.
 
Saya menerima penangkapan dan pemahaman yang berbeda dari
masing2 diri, dan perlu saya tegaskan disini:
"Saya sangat prihatin dan sedih atas kemalangan siapapun, terlebih
bila mereka salah membeli produk asuransi (UNIT LINK), dan
untuk itu diskusi topik ini, harus terus digelar. Agar hal serupa dapat
dihindari"
(Karena kemarin2 ada yang menyarankan topik ini ditutup, dan
saya mengingatkan "Satu Lagi dari Mayora" yang perlu mendapat
pencerahan)
 
Kita berada disini, seharusnya dapat mencegah dan membantu,
dan bukan bersenang diri atas kemalangan orang lain.
 
Demikian penjelasan saya, dan mohon maaf bila ada perbedaan
persepsi dan pendapat di antara kita.
 
Diskusi terbuka secara "Live" tentunya bisa dilaksanakan,
dan saya bersedia membantu.
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 02, 2009 8:41 AM
Subject: Bls: [PROFEC] Re: [SSR-Klub] Tanya Unit di Unit Link

Saya heran, koq ada ya orang yang sepertinya senanggg sekali kalau ada orang yg beli produk yang salah. Dengan kata lain senang di atas penderitaan orang lain, karena dengan demikian 'jualannya bisa laku"

Ada 2 cara untuk sukses :
1. membantu orang lain untuk sukses
2. menjatuhkan orang lain ( persaingan tidak sehat, dengan mendiskreditkan pihak lain )

Bagi anda yang mempunyai masalah dengan unitlink, saran saya:
- silahkan berkonsultasi dengan siapapun yg mempunyai pandangan obyektif
- selalu dapatkan 2nd opinion
- anda yang paling mengerti, putuskan sendiri dari hasil konsultasi anda.

Salam,

--- Pada Sel, 31/3/09, Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@indosat.net.id> menulis:

Dari: Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@indosat.net.id>
Topik: [PROFEC] Re: [SSR-Klub] Tanya Unit di Unit Link
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: "Insurance Community of Indonesia" <Insurance-Com@yahoogroups.com>, TheProfec@yahoogroups.com, kkmkkaj@yahoogroups.com, manager-indonesia@yahoogroups.com, "AMA DKI" <ama-dki@yahoogroups.com>
Tanggal: Selasa, 31 Maret, 2009, 8:56 PM

Dear Rekans,
 
 
Satu lagi dari "Mayora", seorang Nasabah yang tidak
memahami saat memutuskan untuk membeli UNIT LINK.
 
Siapa yang jadi "jagoan" (pemenang)?
Siapa yang jadi "pecundang" (yang kalah)?
Yang pasti saya dan mungkin Rekan lain, merasa prihatin
mengapa hal ini harus terjadi.
 
Seandainya saja.....
____________ ___
 
 
Dear Rekan Haryoto,
Silahkan Anda hubungi saya di
fpieloor@cbn. net.id dan berikan nomor telp Anda
via email, nanti saya yang akan menghubungi Anda.
 
Saya berduka dengan apa yang Anda alami, semoga
tidak terjadi pada Rekan lain.
 
____________ ____
 
Kita semua bertanggung jawab untuk saling meng-edukasi
sesama, demi Indonesia lebih baik.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di GRAMEDIA Matraman -
Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 31, 2009 7:36 PM
Subject: [SSR-Klub] Tanya Unit di Unit Link

Dear Rekans Semua.
 
Mohon percerahan atas kasus saya. Saya 3 tahun yang lalu membeli unit link di allianz, kalo nggak salah namanya New Flexi Link.
Pada waktu itu saya membeli karena tertarik ilustrasi agennya yang nota bene agen nya ngomongnya cukup meyakinkan.
Tiap bulan saya terima laporan keuangannya, tapi yang saya liat dari bulan ke bulan, jumlah unit saya semakin berkurang.
Saya sudah hubungi CS nya dan dikatakan, units saya berkurang karena ada biaya asuransi yang memotong.
Saya mohon pencerahan dari rekans semua atas masalah ini.
Mohon masukan dari rekans semua.
 
Terima kasih.
Haryotos 



__________ NOD32 3979 (20090331) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com


Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda?
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!



__________ NOD32 3982 (20090402) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com

#29439 From: "Nislina Wahyu Okvita" <ecoutezalina2@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 2:11 am
Subject: Re: Bls: ide peluang usaha
ecoutezalina2
Send Email Send Email
 
Bikin aja di indonetwork marketing. visit http:indonetwork.net

Lina - Surabaya
YM: ecoutezalina2

--- In SSR-Klub@yahoogroups.com, adib Rah <adib_rah@...> wrote:
>
> Dear Mas Mpri,
>  
> Mo tanya, gimana caranya ato langkah2nya untuk menawarkan produk/informasi
seperti itu?
>  
> terima kasih and salam, dib
>
> --- Pada Sen, 30/3/09, priambudi <prietea@...> menulis:
>
>
> Dari: priambudi <prietea@...>
> Topik: Bls: [SSR-Klub] ide peluang usaha
> Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
> Tanggal: Senin, 30 Maret, 2009, 10:29 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
> mas aris punya scanner?
> scan, buat ebook, kumpulkan pertopik, tawarkan via internet
>
> mprie
>
>
>
>
>
> Dari: Aris.Pratama <bintang.biru07@ gmail.com>
> Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
> Terkirim: Rabu, 25 Maret, 2009 13:52:41
> Topik: [SSR-Klub] ide peluang usaha
>
>
>
>
> saya memiliki majalah edisi lama (jumlahnya puluhan bahkan mencapai ratusan)
untuk majalah Marketing, SWA, Pengusaha, Pebisnis, dsb..
> apakah majalah tersebut bisa dijadikan sebuah suatu peluang usaha? karena
menurut saya isinya sangat bermanfaat, dengan kondisi majalah yang masih sangat
baru. (sayang kalo diloakkan dengan harga murah Rp.1000/kg)
> rekan2 BC ada yang punya ide?
> thx
> Aris-mahasiswa
> --
> Regards,
>
> Aris Pratama
> Faculty of Economics
> Majoring Finance Management
> University of Indonesia
>
> http://mahasiswatas ik.blogspot. com
>
>
>
> Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
> Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>      
___________________________________________________________________________
> Dapatkan nama yang Anda sukai!
> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
>

#29440 From: "Freddy Pieloor \(ANTARA\)" <antara01@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 2:25 am
Subject: Re: [PROFEC] Seputar Unit Link 8 April 2009 - Gramedia Matraman (14.30 - 16.30)
freddypieloor
Send Email Send Email
 
Dear Rekan Julius,
 
 
Masih ada kesempatan pada tgl. 8 April 2009,
untuk kita diskusi dan saling membukakan mata
pikiran, agar mendapatkan hal yang "murni" tanpa
ada kepentingan (interest).
 
Toko buku GRAMEDIA Matraman, Jakarta
jam 14.30 - 16.30, dan akan hadir
Perencana Keuangan : Bapak Eko Endarto, RFA.
 
Bawa polis UNIT LINK & semua ilustrasi yang
Anda miliki, kita akan "belajar" bersama di sana.
 
Mudah2an Anda bisa hadir.
 
Sampai jumpa.
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 02, 2009 9:10 AM
Subject: Re: [PROFEC] Seputar Unit Link

Thank U atas masukannya ya pak Dimas,
 
 
Tapi saya jadi bingung nih, kalo Unit Link mempunyai jawaban atas permasalahan tersebut,
kenapa Pak Freddy tidak merekomendasikan untuk ambil Unit Link.
Lebih bagus ambil yang terpisah antara asuransi dan investasi reksadana.
Saya lagi menunggu jawaban pak Freddy, kalo ada sisi positif pasti ada negatifnya juga khan.
Tinggal timbang2 saja mana yang lebih berat.
Sayang kemarin sy berhalangan hadir di Kafe Flora, jadi ga bisa mengikuti acara tersebut.
 


From: Dimas Yoga <dimasyoga@gmail.com>
To: TheProfec@yahoogroups.com
Cc: julius_mandala@yahoo.com
Sent: Tuesday, March 31, 2009 12:05:36
Subject: [PROFEC] Tanggapan untuk Pak Julius

Dear Pak Julius,

Selamat siang, perkenalkan nama saya Dimas. Saya coba bantu jawab yah pak :

Pertanyaan 1 :
Apa yang terjadi jika karena suatu hal kita lupa memperpanjang polis asuransi kesehatan tradisional kita??

Jawab 1 :
Segera hubungi agen bapak untuk memperpanjang polis asuransi kesehatan bapak. Setalh perpanjang, buat reminder di HP ataupun notes di kalender, kapan masa proteksi tersebut selesai. Atau kalau bapak mau cara yang lebih simple, bilang saja ke agen bapak untuk mengingatkan perpanjangan polis sebelum masa kontrak berakhir. Biasanya agen akan selalu ingat pak, karena kaitannya dengan komisi dari polis bapak.

---
Pertanyaan 2 :

Apakah bisa dipulihkan proteksinya seperti sedia kala?? atau perlu pemeriksaan kesehatan ulang???

Jawab 2 :
Tenang saja pak, selama usia bapak masih dibawah 55 tahun, saya yakin masih ada beberapa perusahaan asuransi yang masih mau mengcover bapak sekeluarga. Mengenai perlunya pemeriksaan kesehatan ulang, itu tergantung dari kejujuran bapak sendiri dan underwriting asuransi yang bersangkutan. Biasanya kalau tidak pernah menderita sakit kritis atau belum pernah dirawat di rumah sakit, tim underwriting juga tidak akan meminta kok.

---

Pertanyaan 3 :
Bagaimana jika saat itu kita sudah pernah klaim suatu penyakit tertentu misalnya sakit jantung, sakit darah tinggi atau diabetes???

Jawab 3 :
Berarti kemungkinan besar bapak akan diminta oleh tim underwriting asuransi untuk medical check-up, meskipun tidak selalu, tergantung dari tingkat parah atau tidaknya penyakit bapak berdasarkan bukti medis.

---

Pertanyaan 4 :
Apakah dengan pemulihan polis kita tetap mendapatkan proteksi kesehatan yang lengkap seperti keadaan awal kita masuk asuransi ketika masih sehat??

Jawab 4 :
Ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi jika bapak ingin memperpanjang polis.

  • Kemungkinan pertama, permohonan asuransi bapak diterima sesuai dengan plafon premi dan usia bapak.
  • Kemungkinan kedua, seandainya bapak sedang / telah terdiagnosa salah satu penyakit yang mungkin sudah stadium lanjut, perusahaan asuransi biasanya akan meminta tambahan premi. Jika bapak menolak untuk membayar tambahan premi tersebut maka perusahaan asuransi biasanya akan mengecualikan penyakit bapak tersebut (penyakit yang sudah ada sebelumnya) dari daftar penyakit yang dapat diklaim oleh nasabah. Kategori parah tidaknya penyakit bapak beserta besarnya tambahan premi yang harus bapak bayar tergantung dari kebijakan dan hasil underwriting masing-masing perusahaan asuransi. 
  • Kemungkinan ketiga, adalah jika perusahaan asuransi merasa riwayat penyakit bapak sudah terlalu parah dan bapak juga menolak untuk membayar premi tambahan maka, perusahaan asuransi akan menolak polis bapak sama sekali, meskipun usia bapak misalnya masih tergolong muda. Benefit proteksi akan  disesuaikan dengan besar premi yang bapak bayar.

---

Pernyataan  :
Jika saya melakukan investasi reksa dana yang terpisah dengan asuransi saya, berarti saya harus membayar biaya asuransi seumur hidup.

Tanggapan :
Betul sekali pak, prinsipnya semua perusahaan asuransi adalah sama, bapak bayar premi, polis jalan, bapak dapat proteksi. Tetapi jika bapat tidak bayar premi, polis lapse (batal) dan bapak tidak dapat proteksi.

---

Pertanyaan 5 :
Adakah perusahaan reksadana yang bisa membayarkan biaya asuransi tradisional saya tersebut jika saya lupa membayar?

Jawab 5 :
Sepengetahuan saya belum ada manager investasi reksadana yang rutin membayar asuransi nasabahnya, karena titik berat manajer investasi reksadana adalah imbal hasil investasinya, terlepas dari nasabah tersebut mau sakit atau meninggal, manajer investasi tidak ambil pusing.

---

Pertanyaan 6 :
Dan jika terkena penyakit kritis yang menyebabkan tidak bisa bekerja, apa ada perush reksadana yang bersedia membayarkan biaya asuransi tersebut supaya Proteksi tetap berjalan??

Jawab 6 :
Sepengetahuan saya belum ada pak. Jangankan manajer investasi yang produknya memiliki resiko (reksadana), Bank saja tempat kita menyimpan uang yang relatif aman juga mana mau ambil pusing kalau nasabahnya sakit kritis. Dengan hilangnya sumber pendapatan yang menyebabkan kita tidak bisa bekerja, maka secara otomatis biaya perawatan sakit kritis bapak akan diambil dari penjualan aset-aset bapak yang sudah susah payah bapak kumpulkan dari hasil bekerja dan berinvestasi, itu seandainya bapak tidak ikut asuransi

--
Pertanyaan 7 :
Produk seperti apa yang sebaiknya saya ambil??

Jawab 7 :
Kalau misalnya bapak tertarik, bapak bisa mempelajari produk unit link, karena dalam unit link terdapat fasilitas payor sebagai pengganti penghasilan bapak jika bapak sakit kritis atau cacat tetap total yang menyebabkan bapak tidak bisa bekerja. Disini perusahaan asuransi akan me-nabung-kan setoran premi bapak secara rutin setiap bulan, sehingga proteksi bapak tetap berjalan dan bapak juga akan sedikit mendapatkan bonus nilai tunai dari hasil pengembangbiakan dana seandainya bapak membutuhkan dana tersebut untuk fisioterapi misalnya.

Kenapa saya bilang bonus, karena nilai investasi dalam unit link tidak dijamin, tergantung dari portofolio investasi yang bapak ambil. Pengembangbiakan dana investasi tersebut juga akan terkesan lambat untuk 5 tahun pertama karena yang namanya mengembangbiakan dana di perusahaan asuransi pastilah berbeda jika kita mengembangbiakan dana di perusahaan investasi. Dana bapak akan dipotong oleh biaya akuisisi yang akan diambil langsung dari premi bapak. Besar biaya akuisisi ini berbeda-beda di tiap perusahaan asuransi dan tergantung juga dari alokasi bapak (sekian % untuk investasi dan sekian % untuk proteksi)

Mungkin itu saja dulu informasi yang bisa saya sampaikan. Jika Pak Julius ingin mengetahui lebih jauh tentang produk unit link, saya bersedia untuk menjelaskan lebih lanjut, karena memang profesi saya adalah sebagai agen asuransi dari Allianz. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan dan atas perhatian Pak Julius saya ucapkan terima kasih.


Salam dan hormat saya,
Dimas (0856 857 9530)







---
Selamat pagi pak Freddy

Sebagai manusia yang hidup di kota besar seperti Jakarta kadang sangat sibuk dengan pekerjaan atau aktivitas yang tinggi,
Sehingga tidak luput dari kesalahan / lupa.

Apa yang terjadi jika karena suatu hal kita lupa memperpanjang polis asuransi kesehatan tradisional kita??
Apakah bisa dipulihkan proteksinya seperti sedia kala?? atau perlu pemeriksaan kesehatan ulang???
bagaimana jika saat itu kita sudah pernah klaim suatu penyakit tertentu misalnya sakit jantung, sakit darah tinggi atau diabetes???
Apakah dengan pemulihan polis kita tetap mendapatkan proteksi kesehatan yang lengkap seperti keadaan awal kita masuk asuransi ketika masih sehat??

Saya tertarik berinvestasi di reksadana
Jika  saya melakukan investasi reksa dana yang terpisah dengan asuransi saya, berarti sy hrs membayar biaya asuransi seumur hidup. Adakah perusahaan reksadana yang bisa membayarkan biaya asuransi tradisional saya tersebut jika saya lupa membayar?
Dan jika terkena penyakit kritis yang menyebabkan tidak bisa bekerja, apa ada perush reksadana yang bersedia membayarkan biaya asuransi tersebut supaya Proteksi tetap berjalan??

Produk seperti apa yang sebaiknya saya ambil??

Saya tunggu saran dan masukannya ya pak Freddy

Terima Kasih

Julius



New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!



__________ NOD32 3982 (20090402) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com

#29441 From: Syaiful MIKDAR <syaiful.mikdar@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 3:43 am
Subject: Re: Plz info: Jasa Translate French to Indonesia
syaiful.mikdar@...
Send Email Send Email
 
 
 
Ada Pak,Langsung dengan orang Francisnya ,kebetulan dia sedang berada di Indonesia.Jika Bapak setuju silahkan email saya.Tks
 
Regards,
 
Syaiful Mikdar

2009/4/1 | O | L | A | <olaiskandar@...>


Dear All,

Ada yang tau company yang penyedia jasa translate buku dari France ke bahasa indo gak???

Materi yang akan di translate adalah proposal, company profile and brosur bidang industry.

Kalo ada yang tau please info daku yah, 
japri olaiskandar@....

Thanks before and after,
Ola







#29442 From: marieta sylvani <vani_eta@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 2:24 am
Subject: Penyakit kritis di asuransi
vani_eta
Send Email Send Email
 
 
Tolong berbagi pengetahuan ttg asuransi.
 
Di unit link ada tanggungan untuk penyakit kritis. Apakah itu di terima tiap bulan bila kita kena penyakit kritis atau hanya sekali? atau adakah batasannya ?
 
Bila mengambil asuransi kesehatan murni apakah bisa di tambahkan untuk tanggungan penyakit kritis ini ? bila kita tidak menambahkan tanggungan penyakit kritis ini (hanya asuransi kesehatan murni) dan terjadi penyakit kritis, apakah perusahaan asuransi tidak akan menyetop asuransi kita karena pastinya kita akan sering klaim untuk asuransi kesehatannya.
 
Bila kita telah mengambil asuransi jiwa term life yang kontraknya hanya setahun (yg menurut para pakar asuransi menyarankan hal ini ) dan dapat di perpanjang dan tiba2 pada tahun berikutnya kita kena penyakit kritis apakah pihak asunransi mau memperpanjang asuransi jiwa kita?
 
terima kasih,
 
 


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)

#29443 From: priambudi <prietea@...>
Date: Wed Apr 1, 2009 3:23 pm
Subject: Bls: Re: [Insurance-Com] Re: [PROFEC] Diskusi terbuka untuk UMUM: "JANGAN BELI UNIT LINK, ..."
prietea
Send Email Send Email
 
maksud rekan jeanette itu 
kalo dibatalkan dan ternyata ada pengembalian dana belom tentu UL..
semua asuransi yg punya nilai tunai bisa melakukannya..
whole life dan dwiguna punya nilai tunai juga...

itu rasanya di training dasar AAJI ada deh...


mprie


Dari: Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@...>
Kepada: Insurance-Com@yahoogroups.com; TheProfec@yahoogroups.com
Cc: kkmkkaj@yahoogroups.com; SSR-Klub@yahoogroups.com; AMA DKI <ama-dki@yahoogroups.com>; manager-indonesia@yahoogroups.com; brokerasuransi@yahoogroups.com
Terkirim: Rabu, 1 April, 2009 11:11:57
Topik: [SSR-Klub] Re: [Insurance-Com] Re: [PROFEC] Diskusi terbuka untuk UMUM: "JANGAN BELI UNIT LINK, ..."



Dear Rekan Jeanette,
 
 
Terima kasih atas email Anda.
 
Saya tidak dapat memahami isi email Anda,
dan saya sangat senang bila bisa bertemu dengan
Anda.
 
Supaya diskusi kita jauh lebih hidup dan comprehensive.
 
Semoga kita dapat bertemu.
 
Salam,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, April 01, 2009 10:26 AM
Subject: RE: [Insurance-Com] Re: [PROFEC] Diskusi terbuka untuk UMUM: "JANGAN BELI UNIT LINK, ..."

Pak Freddy, just for your inout program  saya traditional, whole life, tapi juga memiliki nilai tunai lho….

Jadi pemahaman product2 penting, supaya jangan men-generalisasi.

Binatang berkaki empat dan warnanya hitam, belum tentu tikus, belum tentu panther , belum tentu kucing….

Saran saya, para pihak yang ingin tau lebih jelas, dan belum memahami silahkan bertanya…..

Dan percayakan kepada para agen  asuransi yang menurut anda bisa dipercaya, adalah suatu hal yang tidak salah, seperti kita mempercayakan pemeriksaan kesehatan kita kepada dokter, dan dokterpun berkolaborasi dengan laboratorium, karena leveraging dan pendistributian kepada ahlinya , yang kita namakan professionalisme.

Bila anda, mau berinvestasi di saham, cari ahlinya.

Bila anda mau berinvestasi dan investasinya  terproteksi ( diasuransi ) , tentu harus di institusi Asuransi.

From: Insurance-Com@ yahoogroups. com [mailto:Insurance- Com@yahoogroups. com] On Behalf Of Freddy Pieloor (ANTARA)
Sent: Wednesday, April 01, 2009 8:01 AM
To: TheProfec@yahoogrou ps.com
Cc: kkmkkaj@yahoogroups .com; SSR-Klub@yahoogroup s.com; Insurance Community of Indonesia; AMA DKI; manager-indonesia@ yahoogroups. com; brokerasuransi@ yahoogroups. com
Subject: [Insurance-Com] Re: [PROFEC] Diskusi terbuka untuk UMUM: "JANGAN BELI UNIT LINK, ..."
Importance: High

?

Dear Rekan Dewi,

Terima kasih atas email Anda.

1. Bila Anda beli Reksa Dana secara utuh (murni) dan

    kemudian Anda membeli proteksi asuransi secara

    terpisah, maka ini bukan UNIT LINK.

    Kadang2 Bank atau perusahaan asuransi saling be-

    kerja sama "mengerjakan" penjualan UNIT LINK

    dengan berbagai nama.

    Anda harus melihat dan mempelajari dengan benar

    produk yang ingin Anda beli,

    bila tidak paham JANGAN BELI.

    Coba Anda pelajari kembali dokumen produk yang

    Anda beli.

2. Bila Anda membatalkan sebuah polis dengan jaminan

    apapun dan Anda dijanjikan ada "pengembalian" atau

    "return" maka ini kemungkinan besar UNIT LINK.

Untuk itu saya menyarankan kepada seluruh rekan2,

JANGAN BELI PRODUK APAPUN,

bila Anda tidak paham benar.

Bila Anda membeli? Berarti Anda membeli apa??????

Bila Anda ingin lebih jelas, saya undang Anda

datang pada tgl. 8 April 2009 jam 14.30 - 16.30

di Gramedia Matraman, dan bawa serta seluruh

polis/dokumen Anda, dan saya akan tunjukkan

segal informasi yang telah Anda lewatkan.

Lebih baik menyesal sekarang, daripada menyesal nanti.

Lebih baik rugi sedikit, daripada rugi besar.

Demikian dan salam,

Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)

Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30

----- Original Message -----

From: Dewi Berlian

Sent: Wednesday, April 01, 2009 7:26 AM

Subject: Re: [PROFEC] Diskusi terbuka untuk UMUM: "JANGAN BELI UNIT LINK, ..."

Pagi Pak Freddy, pagi semua.....
1. Kalau saya beli produk reksadana di sebuah bank secara periodik, setiap bulan dalam jumlah rupiah yang tetap. Tidak peduli harga sedang naik atau jatuh. Lalu saya tanpa membayar premi tambahan mendapat proteksi dari asuransi jiwa.
Apakah ini termasuk unit link?
2. Saya mempunyai polis asuransi yang dibayar sekaligus sejumlah tertentu, lalu ada cover asuransi untuk rawat inap dan beberapa penyakit berat, juga asuransi kematian. Tapi memang jika mau berhenti jumlah yang didapat keciiiil banget. Tapi kalau sampai polis berakhir ya lumayan. Ini unit link bukan?
Terima kasih penjelasannya.

Dewi
http://mama- ibuindonesia. blogspot. com
http://www.berlianb angsa.com


From: Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@indosat. net.id>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: kkmkkaj@yahoogroups .com; TheProfec@yahoogrou ps.com; manager-indonesia@ yahoogroups. com
Sent: Friday, March 20, 2009 8:30:41
Subject: [PROFEC] Diskusi terbuka untuk UMUM: "JANGAN BELI UNIT LINK, ..."

Dear Rekan Eric dan Rekan2 lain,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Saya ingin kita semua dapat tetap menjalin komunikasi "panas"

dengan hati dan pikiran yang tenang.

Saya sebagai member milis ini, tidak hanya menulis dan berkomen-

tar serta melepaskan sebuah statement, tetapi saya bisa dan mau

bertemu untuk berdiskusi secara langsung dengan member milis ini.

Saya membuka diri untuk dikritik, dikecam atau dikonfrontir, sebagai

bentuk perbincangan dan diskusi yang hidup dan bertanggung- jawab.

Satu hal yang saya selalu kedepankan selama ini, jauh sebelum saya

menulis buku, yaitu:

"Meletakkan kepentingan umum (nasabah) di atas kepentingan saya

atau sekelompok orang lain"

Memang untuk selalu konsisten dan berseberangan dengan pihak

yang berbeda pendapat, tidaklah populis dan terus terang tidak

mengenakkan (tidak nyaman), tetapi itu pilihan hati saya, untuk

tetap "bersuara" demi kebaikan lebih banyak orang.

Saya mengundang Rekan2 milis ini, yang sepaham ataupun yang

berseberangan dengan saya, untuk diskusi lebih dalam, pada:

------------ ---

Talk Show Bedah Buku "JANGAN BELI UNIT LINK,..."

Toko Buku GRAMEDIA, Matraman Jakarta

Tanggal 8 April 2009, jam 14.30 - 16.30

Nara sumber: EKO ENDARTO, RFA (Perencana Keuangan)

(Tidak dipungut bayaran, dan Discount khusus untuk buku JBUL).

Bawa serta Polis UNIT LINK Anda (secara lengkap),

untuk konsultasi gratis.

Dapatkan saran, apakah sebaiknya diteruskan atau dibatalkan,

polis UNIT LINK Anda.

------------ -

Jadi bagi Rekan2 yang selama ini, menulis dan melemparkan komentar,

baik yang sejalan maupun berseberangan, mari kita "asa persepsi"

dan "uji pemahaman", demi masa depan yang lebih baik.

Saya menantikan dengan tangan dan pikiran terbuka, dari Rekan2

yang ingin mengecam dan meng-kritik saya secara langsung, agar

kepala dan hati dapat menjadi lebih terang dan tenang.

Salam damai bagi kita semua, dan mari jadikan Indonesia lebih baik.

Salam,

Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)

Ada "UNIT LINK", di
SONORA - 92.00 FM - Minggu 22 Maret 2009 pukul 11.00 - 12.00
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30

----- Original Message -----

Sent: Wednesday, March 18, 2009 10:03 AM

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: [PROFEC] UNIT LINK di mata Ida Kuraeny Bestio ("The Queen of Indonesia Insurance Agent")

Saya adalah pembaca buku pak Freddy Pelopor,

Saya masih butuh ulasan2 penting, terutama pengalaman teman2 yang telah membeli unit link dan teman2 yang dengan membeli terpisah. Apakah diantara teman2 ada yang bisa sharing pengalamannya dengan unit link? terutama yang sudah bayar diatas 3 tahun. Apakah ada teman2 yang bisa sharing pengalamannya dengan terpisah? terutama masalah komitmen untuk membeli reksadana secara rutin.

Pak Freddy Pelopor.... Maju terus pantang mundur, anda pelopor masyarakat Indonesia untuk lebih mengerti perbedaan asuransi dan investasi.

2009/3/17 Rahardi, Mohamad Rian <Mohamad-Rian. Rahardi@standard chartered. com>

Dear Pak Freddy,

Ø      2. Semoga perkiraan Rekan benar adanya, bahwa pembaca
> buku saya? Atau yang ikut milis ini sudah mengetahui dan
> memahami dengan baik. Tapi saya 'kok agak sangsi.

Wah kalo bapak sendiri sangsi atas pemahaman pembaca dari artikel2 unit link baik yg dimilis maupun dibuku bapak yang bapak tulis bagaimana dengan kami selaku pembaca?

Berarti ulasan bapak ttg unt link tidak mudah dimengerti dong? Bukankah seharusnya bapak yakin apa yang tulis itu di milis maupun dibuku dapat mencerahkan pembacanya mengenai UL? Kalo bapak menyangsikan atas pemahaman kami selaku pembaca berarti kami jbisa juga menyangsikan atas artikel2 UL yang bapak tulis dong…..hehehehe… .

Saya memang lebih senang berdiskusi lewat tulisan daripada temu muka karena kalo bertemu muka yang terjadi adalah diskusi satu arah bukan dua arah karena saya memang tidak mempunyai pengetahuan mengenai asuransi jadi apa yang mau saya debat?

Mohon maaf jika ada kata2 yg menyinggung

Best Regards,

M. Rian Rahardi

P  Please consider the environment before printing this email 



On 3/13/09, Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@indosat. net.id> wrote:
> Dear Rekan Rian,
>
>
> Terima kasih atas email Rekan.
>
> Saya menanggapi sebagai berikut:
>
> 1. Topik Financial Planning masih banyak, benar kata Rekan.
>
> 2. Semoga perkiraan Rekan benar adanya, bahwa pembaca
> buku saya? Atau yang ikut milis ini sudah mengetahui dan
> memahami dengan baik. Tapi saya 'kok agak sangsi.
>
> 3. Membahas masalah lain, saya serahkan kepada Rekan
> atau Rekan lainnya. Saya yakin di sini masih banyak yang
> lebih ahli dari saya untuk berbagai masalah lain, namun
> mereka malu dan belum punya waktu untuk menulis dan
> berbagi..
>
> 4. 2 tahun ini, sudah cukup lama ya?
> Tapi apakah waktu yang menjadi patokan, dan bagaimana
> dengan Rekan yang baru bergabung dan ternyata ada informasi
> baru?
> Apakah 2 tahun atau 3 tahun, merupakan masa berlakunya
> sebuah topik?
> Saya persilahkan Moderator atau Rekan2 lain memberikan
> komentar.
>
> Saya pikir, bila sebuah masalah atau topik sudah tidak berguna
> lagi bagi member, memang sebaiknya di-STOP.
>
> 5. Membahas buku lain?
> "Benahi Cara Hidup" dan "Bangun Kekayaan Sejak Belia",
> merupakan buku "ilmu kehidupan" yang saya yakin masyarakat
> Indonesia pada dasarnya sudah paham, tapi kadang lupa
> sehingga perlu diingatkan kembali oleh kita semua.
>
> Namun kalau "ilmu asuransi", saya merasa bertanggung jawab
> sebagai insan perasuransian, untuk "terus dan terus" menguman-
> dangkan demi kebaikan dan kepentingan Nasabah dan Calon
> Nasabah, bukan hanya sekadar berbagi.
>
> Saya senang berdiskusi dengan Anda, namun sayang kita dibatasi
> oleh ruang dan waktu, sehingga hanya sebatas tulisan.
>
> Semoga hari Anda menyenangkan, dan "Have A Nice Weekend!"
>
>
> Salam,
> Freddy Pieloor
> Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
>
> "Benahi Cara Hidup"
> http://books. google.co. id/books/ elexmedia? id=pUZzuRPGqtAC
> "Bangun Kekayaat Sejak Belia"
> http://elexmedia. multiply. com/reviews/ item/683
> "Jangan Beli Unit Link, ...!"
> http://www.goodread s.com/shelf/ show/finansial
> http://www.gramedia online.com/ product_detail. cfm?bid=228444
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Rahardi, Mohamad Rian
> To: TheProfec@yahoogrou ps.com ; SSR-Klub@yahoogroup s.com
> Sent: Friday, March 13, 2009 10:30 AM
> Subject: RE: [PROFEC] UNIT LINK di mata Ida Kuraeny Bestio ("The Queen of
> Indonesia Insurance Agent")
>
>
>
> Dear Pak Freddy,
>
> Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya ingin bertanya apakah tidak ada
> pokok bahasan lain mengenai financial planning selain UNIT LINK? Karena saya
> kira para pembaca sudah cukup dengan membeli buku bapak "Jangan beli unit
> link, bila.." akan mengetahui apa dan bagaimana itu unit link, jadi tidak
> usah dibahas ulang lagi atau mengkait-kaitkan lagi artikel dengan unit
> link.saya mengerti kalau ini sebagai pembelajaran, tapi apakah hanya unit
> link saja yg bisa dibahas kan masih masih banyak produk financial lain yang
> lebih menarik dibahas, apalagi bapak seorang CFP tentu pengetahuan financial
> planningnya lebih luas dan lebih ahli
>
> Bukan apa2 saya sudah jengah melihat judul postingan unit link yang hampir
> mendominasi isi milis ini selama hampir 2 taun ini.
>
> Mungkin bisa dibahas mengenai salah satu materi lain (tapi jangan unit
> link lagi) yang ada dibuku bapak sebelumnya seperti "Benahi Cara Hidup",
> "Bangun Kekayaan Sejak Belia" dan How To become richer"..
>
> Mohon maaf jika ada kata2 yang menyinggung.
>
>
> Best Regards,
> M. Rian Rahardi
>
>
> Standard Chartered Bank
> Bank Indonesia Reporting Officer
> Country Finance Departement
> Menara Standard Chartered, 7th floor
> Jl. Prof. DR. Satrio No. 164
> Jakarta 12950, Indonesia
>
> P Please consider the environment before printing this email
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
>
> From: TheProfec@yahoogrou ps.com [mailto:TheProfec@yahoogrou ps.com] On
> Behalf Of Freddy Pieloor (ANTARA)
> Sent: Friday, March 13, 2009 7:47 AM
> To: SSR-Klub@yahoogroup s.com; TheProfec@yahoogrou ps.com; AMA DKI;
> manager-indonesia@ yahoogroups. com; cosmoners@yahoogrou ps.com; Insurance
> Community of Indonesia; brokerasuransi@ yahoogroups. com;
> kkmkkaj@yahoogroups .com
> Subject: [PROFEC] UNIT LINK di mata Ida Kuraeny Bestio ("The Queen of
> Indonesia Insurance Agent")
> Importance: High
>
> Dear Rekan-rekan,
>
>
> Salam sejahtera bagi kita semua,
>
>
> Apakah Anda telah mengenal Ibu Ida Kuraeny Bestio?
> Mungkin bagi Anda yang ber-profesi sebagai Agen Asuransi Jiwa
> pernah mendengar.
>
> Beliau dianugrahi sebagai "The Queen of Indonesia Insurance Agent",
> karena prestasi Beliau dalam memasarkan produk asuransi jiwa.
>
> Apa pendapat Beliau tentang UNIT LINK?
>
> Saya menemukan tulisan Beliau dalam sebuah majalah bernama
> "FILE INVESTASI" nomor 2 tahun I, September 2008 yang me-
> nyampaikan bahwa:
>
> "Unit Link tersedia hanya bagi orang-orang yang
> belum mengetahui keberadaan reksa dana sebagai
> instrumen investasi.
> Dari sisi praktis memang benar, selebihnya tidak ada
> keuntungan yang signifikan dari unit link"
>
> "Membeli polis asuransi dan reksa dana secara terpisah
> jauh lebih menguntungkan" lanjut Ida.
>
> (Padahal sekarang beli Reksa Dana gampang banget)
>
> Sebagai seorang "Queen" yang telah berprestasi dalam industri
> asuransi jiwa, tentunya Beliau sudah sangat memahami produk
> yang ada di pasaran.
>
> Saat ini Beliau telah berlaku "independent" , sehingga Beliau akan
> menyampaikan "apa adanya" tentang sebuah produk.
>
> Anda tidak perlu percaya tulisan saya, namun saya ingin bertanya
> kepada Anda:
>
> "Anda lebih percaya seorang "Queen of Agent"
> atau yang laen?"
> (Kayak iklan Indovision "Bukan Yang Lain")
>
> "Anda lebih percaya seorang yang Independent
> atau sebaliknya?"
>
> Kutipan pernyataan Beliau telah memperkaya dan memperkuat
> buku "JANGAN BELI UNIT LINK, ...." dan telah di masukkan
> dalam cetakan ke 3 - Pebruari 2009.
>
> Semoga Anda sudah dapat meyakini apa yang telah berkembang
> dan menjadi sebuah perdebatan selama ini di milis2 Indonesia.
>
> Semoga Anda dapat merencanakan dan menata masa depan
> lebih baik, dengan memilih produk2 asuransi murni dan investasi murni
> yang sesuai bagi kebutuhan dan budget Anda.
>
> Ingat Anda yang memiliki uang, Andalah yang memutuskannya.
>
>
> Salam,
> Freddy Pieloor, CFP®
> Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
>
>
> "Benahi Cara Hidup"
> http://books. google.co. id/books/ elexmedia? id=pUZzuRPGqtAC
> "Bangun Kekayaat Sejak Belia"
> http://elexmedia. multiply. com/reviews/ item/683
> "Jangan Beli Unit Link, ...!"
> http://www.goodread s.com/shelf/ show/finansial
> http://www.gramedia online.com/ product_detail. cfm?bid=228444
>
>
>
>
> This email and any attachments are confidential and may also be privileged.
> If you are not the addressee, do not disclose, copy, circulate or in any
> other way use or rely on the information contained in this email or any
> attachments. If received in error, notify the sender immediately and delete
> this email and any attachments from your system. Emails cannot be
> guaranteed to be secure or error free as the message and any attachments
> could be intercepted, corrupted, lost, delayed, incomplete or amended.
> Standard Chartered PLC and its subsidiaries do not accept liability for
> damage caused by this email or any attachments and may monitor email
> traffic.
>
>
>
> Standard Chartered PLC is incorporated in England with limited liability
> under company number 966425 and has its registered office at 1 Aldermanbury
> Square, London, EC2V 7SB.
>
>
>
> Standard Chartered Bank ("SCB") is incorporated in England with limited
> liability by Royal Charter 1853, under reference ZC18. The Principal Office
> of SCB is situated in England at 1 Aldermanbury Square, London EC2V 7SB. In
> the United Kingdom, SCB is authorised and regulated by the Financial
> Services Authority under FSA register number 114276.
>
>
>
> If you are receiving this email from SCB outside the UK, please click
> http://www.standard chartered. com/global/ email_disclaimer .html to refer to
> the information on other jurisdictions.
>
>
>
>
> __________ NOD32 3932 (20090312) Information __________
>
> This message was checked by NOD32 antivirus system.
> http://www.eset. com
>

This email and any attachments are confidential and may also be privileged.  If you are not the addressee, do not disclose, copy, circulate or in any other way use or rely on the information contained in this email or any attachments.  If received in error, notify the sender immediately and delete this email and any attachments from your system.  Emails cannot be guaranteed to be secure or error free as the message and any attachments could be intercepted, corrupted, lost, delayed, incomplete or amended.  Standard Chartered PLC and its subsidiaries do not accept liability for damage caused by this email or any attachments and may monitor email traffic.

 

Standard Chartered PLC is incorporated in England with limited liability under company number 966425 and has its registered office
 at 1 Aldermanbury Square, London, EC2V 7SB.

 

Standard Chartered Bank ("SCB") is incorporated in England with limited liability by Royal Charter 1853, under reference ZC18.  The Principal Office of SCB is situated in England at 1 Aldermanbury Square, London EC2V 7SB. In the United Kingdom, SCB is authorised and regulated by the Financial Services Authority under FSA register number 114276.

 

If you are receiving this email from SCB outside the UK, please click http://www.standard chartered. com/global/ email_disclaimer .html to refer to the information on other jurisdictions.



__________ NOD32 3944 (20090317) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com


New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!



__________ NOD32 3979 (20090331) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset. com

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 8.0.238 / Virus Database: 270.11.31/2029 - Release Date: 03/29/09 16:56:00



Berbagi foto Flickr dengan teman di dalam Messenger.
Jelajahi Yahoo! Messenger yang serba baru sekarang!

#29444 From: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Thu Apr 2, 2009 5:04 am
Subject: Acara Radio, 4/2/2009, 3:00 pm
SSR-Klub@yahoogroups.com
Send Email Send Email
 
Reminder from:   SSR-Klub Yahoo! Group
 
Title:   Acara Radio
 
Date:   Thursday April 2, 2009
Time:   3:00 pm - 4:00 pm
Repeats:   This event repeats every week.
Location:   Jakarta
Notes:   Kantong Belanja
Bersama: Ahmad Gozali
Woman Radio 94,3 FM
Jakarta
 
Copyright © 2009  Yahoo! Inc. All Rights Reserved | Terms of Service | Privacy Policy

#29445 From: "Freddy Pieloor \(ANTARA\)" <antara01@...>
Date: Thu Apr 2, 2009 4:20 am
Subject: Re: Re: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
freddypieloor
Send Email Send Email
 
Dear Rekan Eric,
 
 
ELEX akan mendokumentasikan event ini (VCD) dan
kemudian, disempurnakan untuk menjadi bagian dari
buku tersebut edisi revisi.
 
Sehingga yang hadir tentunya akan diliput dan kemudian
beredar secara nasional.
 
Demikian dan terima kasih,
Freddy Pieloor
Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
 
Ada "UNIT LINK", di
GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, April 01, 2009 3:00 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.

Mari uji pemahanam. Diliput media tidak?

On 4/1/09, Freddy Pieloor (ANTARA) <antara01@indosat.net.id> wrote:
> Dear Pak Mulyatno,
>
>
> Saya tidak dapat mengatakan bahwa ini adalah
> pembodohan atau apapun namanya, tetapi yang
> banyak terjadi adalah "Nasabah tidak tahu apa
> yang mereka beli".
>
> Saya tidak ingin membahas (berdebat) terlalu panjang
> dengan Bapak lewat tulisan, saya lebih senang masalah
> ini dapat kita diskusikan secara terbuka, dan HAPSI
> dapat melakukan dan menjadikan ini sebagai event awal
> kebangkitan HAPSI.
> (Menurut saya, pemahaman Bapak kurang tepat atau
> lebih jelasnya keliru (maaf) )
>
> Saya bersedia diskusi dan berargumen secara langsung,
> karena kalau lewat tulisan, capek dech.
>
> Oke, mudah2an semua pihak yang KONTRA dan PRO,
> mari "asa persepsi" dan "uji pemahaman" bersama demi
> Indonesia lebih baik.
>
>
> Salam,
> Freddy Pieloor
> Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
>
> Ada "UNIT LINK", di
> GRAMEDIA Matraman - Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30
>
>
> ----- Original Message -----
> From: IBD-Mulyatno
> To: Fin3day@yahoogroups.com ; brokerasuransi@yahoogroups.com ;
> kkmkkaj@yahoogroups.com ; Insurance Community of Indonesia ; AMA DKI ;
> manager-indonesia@yahoogroups.com ; SSR-Klub@yahoogroups.com ;
> TheProfec@yahoogroups.com
> Cc: ....IBD.MMULYATNO-IBD
> Sent: Wednesday, April 01, 2009 11:01 AM
> Subject: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang:
> "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
>
>
>
> Wah wah wah Pak Freddy, gawat juga ya, apa iya sampai seburuk ini?; apakah
> tidak ada possibility market recovery?.
> Dari laporan ini dan juga korepondensi dalam milis ini, kesannya koq ada
> "pembodohan" (sengaja atau kelalaian?) oleh Penjual terhadap Pembeli ya?.
> Kalau "pembodohan" ini benar adanya, apakah tidak ada kemungkinan "mass
> action" terhadap Penjual?. Mudah2an Pak Freddy bisa bantu pikirkan.
>
> Namun lepas dari itu, saya ingin membagi pengalaman saya kepada teman2
> milis mengenai Unit Link ini, namun mohon dengan sangat agar pengalaman saya
> ini tidak diperdebatkan karena pengalaman ini sangat subjective sifatnya.
> Menurut hemat saya berdasarkan pengalaman, Unit Link ini koq masih oke-oke
> saja.
> Memang benar sasaran/tujuan membeli produk Unit Link ini bukan untuk
> asuransi melainkan investasi, dan bahwa asuransi yang ada dalam unit link
> ini hanya merupakan produk "ikutan" dari investasi yang kita tanamkan.
> Produk ikutan inilah yang menurut saya merupakan salah satu "kehebatan" unit
> link, selain dari yield (bukan bunga/riba) yang kita mungkin peroleh.
> Bahwa produk Unit Link ini banyak dijual oleh Perusahaan Asuransi Jiwa
> tidak-lah merubah sasaran/tujuan Unit Link ini yaitu Investasi dengan
> asuransi sebagai benefit "ikutan"-nya, sehingga "mind set" kita-lah yang
> harus kita rubah, dan bukan menyalahkan Produk Unit Link ini (kecuali
> apabila ada "pembodohan" Penjual terhadap Pembeli).
> Nah, kalau mind set kita sudah dirubah barulah kita bisa beli Unit Link
> secara hati2 sebagaimana produk investasi lainnya, karena dari pengalaman
> saya Produk Unti Link ini cukup baik kalau dikelola secara baik.
> Sejak beberapa tahun yang lalu saya dan anggota keluarga saya mempunyai
> investasi Unit Link dibeberapa perusahaan (sampai saat ini), dan yield yang
> kami peroleh selama ini sangat besar (-/+ sampai 60%/tahun) dan asurani yang
> mengikuti produk ini alhamdulillah sampai saat ini masih aman (Insya Allah
> akan tetap aman).
> Memang benar terjadi fluktuasi harga, dimana kita (dan manager investasi
> kita) harus jeli memindai fluktuasi harga ini, dan melepas/membeli kembali
> pada saat yang tepat sekaligus memastikan bahwa asuransi yang mengikuti
> investasi ini tetap terjaga aman.
> Memang benar selama semester 2 tahun 2008 lalu telah terjadi penurunan
> harga yang sangat tajam, namun kalau dibandingkan dengan "realized" yield
> yang telah saya peroleh selama ini, penurunan harga tersebut masih oke, dan
> memang bukan saatnya dalam keadaan ini melepas Unit Link tersebut (kecuali
> apabila ingin "cut loss", namun ini harus dilakukan secara hati2, jangan
> panik).
> Saya memutuskan untuk tidak "cut loss" karena "realized" yield yangf saya
> sudah peroleh masih jauh lebih besar dan saya percaya akan adanya market
> recovery dalam waktu dekat ini, dan ini terbukti mulai terjadi dalam
> beberapa bulan terakhir ini walaupun masih jauh dari posisi "par".
> Jadi menurut hemat saya, produk Unit Link ini tidak perlu ditakuti karena
> produk ini sama dengan produk investasi lainnya, hanya saja "be prudent and
> cautious like all reasonable human being, and more specific: don't be
> greedy".
> Ingat bahwa kita harus meng-optimalkan rejeki yang kita peroleh dari TUHAN
> YME di jalan yang diridhoi-Nya, karena dengan bertambahnya rezeki, kita akan
> akan bertambah mampu melaksanakan kewajiban2 sosial kita di masyarakat
> terutama membantu kaum dhuafa sebagaimana diperintahkan oleh-Nya.
> Dan juga ingat, bahwa didalam harta yang kita miliki terdapat bagian orang
> lain yang berhak.
>
> Demikianlah sekilas pengalaman saya, dan sekali lagi saya mohon agar
> pengalaman saya ini tidak diperdebatkan.
> Salam,
> M.Mulyatno.
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: Freddy Pieloor (ANTARA)
> To: TheProfec@yahoogroups.com ; SSR-Klub@yahoogroups.com ;
> manager-indonesia@yahoogroups.com ; AMA DKI ; Insurance Community of
> Indonesia ; kkmkkaj@yahoogroups.com ; brokerasuransi@yahoogroups.com ;
> Fin3day@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, April 01, 2009 7:39 AM
> Subject: [brokerasuransi] FINE DAY: 01.04.2009, Sekilas tentang:
> "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009 PROFEC.
>
>
>
> Dear Rekans,
>
>
>
> Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,
>
>
> Kita bertemu pagi hari ini dalam momen FIN3 DAY,
> 1 April 2009, dan saya ingin sekilas menyampaikan
> laporan singkat hasil pertemuan "sharing" "Investasi
> di Masa Krisis" yang diadakan oleh PROFEC tgl.
> 31.03.2009 di FLORA CAFE, Nissan MT Haryono.
>
>
> Laporan Singkat: "Investasi di Masa Krisis" 31.03.2009
>
> 1.
> Ternyata Pembeli UNIT LINK, tidak PAHAM BENAR
> saat memutuskan membelinya, sekarang mereka
> MENYESAL & MENANGIS.
>
> Pembeli seakan "terkelabui" (karena penjelasan yang
> tidak transparan, dan dibuat abu-abu atau kelabu),
> mereka baru tahu bahwa
> UNIT LINK adalah asuransi ditambah REKSA DANA.
> (Informasi ini yang "TIDAK KELUAR" / "disimpan" oleh
> para penjual), yang berbiaya sangat tinggi dan menggerusi
> dana investasi yang ingin dikembangkan (ternyata sia2).
>
> 2.
> Penjual sendiri (yang hadir) tidak memiliki Unit Link,
> dan memahami bahwa produk ini tidak baik bagi dirinya.
>
> Penjual sudah menyadari kekeliruan konsep ini,
> & berjanji akan kembali ke "Jalan Yang Benar".
> (Tidak berkehendak menjadi sukses & kaya,
> sementara nasabah yang membeli merasakan
> kekecewaan dan mengalami kerugian yang
> pada akhirnya mengetahui tujuan keuangan
> mereka menjadi berantakan)
>
>
> Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki.
>
>
> Saya senang untuk berbagi demi Indonesia
> yang lebih baik.
>
>
> Salam,
> Freddy Pieloor
> Konsultan Keuangan Keluarga & Asuransi (K3A)
>
>
> Ada "UNIT LINK", di GRAMEDIA Matraman -
> Rabu 8 April 2009 pukul 14.30 - 16.30 (FREE)
> Nara Sumber:
> EKO ENDARTO, RFA (Perencana Keuangan)
>
>
>
>
>
> __________ NOD32 3979 (20090331) Information __________
>
> This message was checked by NOD32 antivirus system.
> http://www.eset.com
>



__________ NOD32 3982 (20090402) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com

Messages 29416 - 29445 of 56583   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help