Skip to search.

Breaking News Visit Yahoo! News for the latest.

×Close this window

SSR-Klub · Klub Perencanaan Keuangan Safir Senduk & Rekan

The Yahoo! Groups Product Blog

Check it out!

Group Information

  • Members: 9918
  • Category: Free Stuff
  • Founded: Mar 15, 2004
  • Language: Indonesian
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Messages

Advanced
Messages Help
Messages 34322 - 34351 of 56384   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#34322 From: Wishnu <wishnu8289@...>
Date: Wed Jun 30, 2010 11:47 am
Subject: UnitLink seri 8:Dah Terlanjur Beli Gimana?
wishnu8289
Send Email Send Email
 
http://bit.ly/bdb00D

Yihaaaaaaaaaaaaaaa kembali di posting UnitLink seri 88…..Berani jamin  dan
taruhan (ngak Syariah nih..) dari semua tulisan gw tentang UnitLink  seri 1-7
jujur pasti kalian sangat menunggu-nunggu tulisan yang ini  kan?yakin banget…
hayo  Ngakuuuuuuuu dah salah beli.. salah semua.. duit  ngak balik, investasi
berantakan… trus what next? what should I do?  Apakah diteruskan atau
dibatalkan? apakah kalau diteruskan saya rugi?  bagaimana kedepannya? bisa ngak
saya untung lagi? atau bisa ngak uang  saya kembali???? dan seribu seratus
pertanyaan lain yang saya yakiiinnn  banget kalian mau tau jawabannya… kan kan
kan???
Anyway busway… jujur terus terang lagi… porsi ini adalah porsi yang  paling
sulit untuk dijelaskan, karena di Indonesia ada puluhan  perusahaan asuransi
dengan produk asuransi yang berbeda-beda (itu baru  unitlink) nya aja, blom
asuransi jenis tradisional lainnya.  Oleh sebab  itu akan sangat sulit untuk
memberikan jawaban yang bisa di generalisir  dan dipergunakan oleh khalayak umum
(cieee bahasanya) karena  masing-masing kasus berbeda. Saya akan coba memberikan
hal-hal yang  paling mendasar dulu ya.  Selebihnya… ya terserah anda-anda
sekalian..  (ngak mecahin masalah ya?) *kabuuuuurrr*…
Perubahan Kesehatan
Hati-hati dalam membatalkan polis yang sudah dibeli apabila dalam  kurun waktu
perlindungan yang sudah anda salah beli ini mungkin saja telah terdapat
perubahan / penurunan kesehatan.   Apalagi kalau asuransi Unitlink yang udah
salah dibeli tadi ditambahin  rider untuk critical illness atau hospital
benefit.   Hati-hati apabila terjadi perubahan kesehatan karena anda mungkin
belum  tentu bisa mendapatkan coverage atau perlindungan untuk penyakit yang
sudah anda derita.  Kalaupun bisa mendapatkan biasanya akan dikenakan  biaya
extra premi.  INGAT, polis yang sudah anda salah beli itu dibeli ketika usia
anda “lebih” mudaan, sehingga bisa saja preminya  lebih murah dari sekarang.
Mudah-mudahan anda bisa dilindungi di  polis yang baru sebelum membatalkan polis
yang lama. Lakukan perhitungan  yang benar dan bandingkan dengan polis baru,
kalau masih lebih murah…  sikaaaat.
Asuransi Pengganti
Kalau anda tidak punya asuransi namanya un-insured dan  posisi tersebut
berbahaya.  Sejelek-jelek asuransi salah beli yah tetep  jelek yang salah beli
hahahah… maksudnya paling ngak masih punya polis  asuransi lah.  Meskipun
kalau
anda sakit atau meninggal cuma dapet uang  50jt atau 100jt atau 150jt atau
250jt…cukup ngak tuh?  Jangan  ngebayangin biaya-biaya serta premi yang akan
hilang yang sudah anda  bayarkan… siap-siap nangis darah deh..
Hitung Jumlah Pengembalian Dana & Biayanya
Ada teori yang menyatakan bahwa akan makan waktu minimum 3 tahun  sebelum uang
kita balik modal.  Ada juga yang menyatakan 5 tahun sebelum  balik modal.
Jawabannya tidak ada yang pasti.  Mengapa?  Kaena ada  beberapa sebab, yaitu
setiap perusahaan asuransi mempunyai skema biaya  yang berbeda.  Yang pasti
selalu sama adalah bahwa diawal-awal tahun  anda akan terkena biaya yang sangat
besar (note: untuk front load  policy).  Ada perusahaan yang mengenakan biaya
ditahun pertama 90% dari  premi yang dibayarkan, ada yg 80% ada juga yang 75%.
Belum lagi biaya  di tahun ke 2 yang biasanya besaranya bisa sampai dengan
setengah dari  biaya ditahun pertama.  Anda bisa melakukan perhitungan
diperlukan  berapa %% return atau hasil investasi untuk bisa mengembalikan ke
posisi  awal pembayaran premi anda (Break-event point).  Belum juga
memperhitungkan hasil investasi kalau anda tempatkan uang anda di produk  lain
(contoh deposito deeehh… ) nah lho…Ini juga belum memperhitungkan  biaya
pengembalian dana yang katanya kena “Penalty” hahahha udah jatuh  kejedot
ubin
ditimpa pakek tangga yang diatasnya ada pot bunga.   Appeeesss..
Ngomong-ngomong hasil investasi tadi, berarti anda juga harus cek  lagi apakah
selama anda beli polis ini hasil investasinya sudah maksimal  atau belum.  Kalo
ketika kita tarik hasil investasinya atau pasar  sedang jeblok maka hasil
investasi anda akan minus alias rugi.   Pengalaman teman-teman yang sudah kita
bantu tarik ada yang rugi dari  “cuma” 25% sampai rugi 90%… huaaaaaahhh
duit
semua itu..
Belum Tentu Harus Ditutup
OK saya ngerti banget anda semua sudah “ketipu” sama agen anda dan  mengakui
salah beli produk unitlink ini.  OK saya mengerti banget kalau  anda mau
marah….(please marahnya ke agennya yaaaa jangan ke saya…..  don’t kill the
messenger…saya hanya menyampaikan pesan dan fakta yang  pahit hihihi).  OK
saya
mengerti banget kalau anda lemas dan lesu bahwa  apa yang selama ini dijanjikan
cuma “lips service” bahasa bibir yang  manis.  OK saya mengerti anda mau
tereak-tereak.  OK saya mengerti anda  sudah rugi banyaaaaakkkk bangeeet….
rugi
uang, dan yang paling penting  dan tidak bisa tergantikan adalah rugi waktu
(boooss kalau udah salah  beli 3 tahun waktu anda yang sudah lewat 3 tahun ngak
bisa kembali  lhooo)… nah sekarang gimana cara beresinnyaaa…
Jawabannya belum tentu langsung menutup polis anda…. akan tetapi yang  sudah
pasti menghentikan pembayaran premi anda untuk mencegah kerugian  yang lebih
lanjut lagi.  Nah… karena setiap orang yang sudah salah beli  ini punya banyak
sekali kemungkinan-kemungkinan tergantung dari:
1.  Jenis Produk Asuransinya
2. Perusahaan Asuransinya
3. Loading fee nya (front atau back load)
4. Besaran fee nya
5. Riders alias asuransi tambahan yang dimiliki
6. Usia masuk pada saat beli (kesalahan dilakukan)
7. Usia sekarang
8. Kondisi kesehatan
9. Jenis produk investasinya
10. Hasil investasinya
11. Benefit lain
Kebayangkan ada 10 pangkat 10 kombinasi yang bisa terjadi dengan  polis yang
anda miliki sekarang yang kalau dibahas satu persatu tidak  akan pernah cukup di
blog ini.  Itulah kenapa sebabnya saya tidak pernah  bisa memberikan jawaban
secara detil dan pasti bagaimana cara menutup  polis (kalau perlu di tutup) atau
memperlakukan polis tersebut sebelum  saya lihat dan pegang polis anda ditangan
saya (beserta bukti hasil  investasinya ya).  Mungkin saja (saya bilang MUNGKIN
yaaaaa… jangan  salahin kalau kalian salah nutup/action) menutup polis yang
belum  berumur 3 tahun suatu tindakan yang tepat, akan tetapi melihat banyaknya
kombinasi yang lain kita tidak bisa secara gegabah untuk melakukan itu  tanpa
persiapan-persiapan yang tepat.
So… balik lagi baca dari atas… dan berhati-hati sebelum mengambil  tindakan.
Good Luck, sampai ketemu di topik berikutnya, plus sampai  ketemu di #KopDarAFC
membahas tentang UnitLink ini…

#34323 From: julfitridwihandayani@...
Date: Thu Jul 1, 2010 1:34 am
Subject: Re: Re: Reksadana
julfitridwihandayani@...
Send Email Send Email
 
Dear mas deny, nama program reksadananya itu apa ya? Apa masuk ke jenis reksadana saham?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: js.denny@...
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 13:20:23 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Dear rekan Rizky,
Sy buka reksadana di bank Mandiri di kantor cabangnya (yg terbesar memang di kota sy). Pertama pembelian biasa ke customer servicenya tapi setelah ingin program instalment (lsg debet dr rekening rutin tiap bulan) diarahkan memang ke bagian yg urus investasi (termasuk reksadana).

Sebenarnya sy tanya juga ke bagian investasi apakah bs diurus di CS, jawabnya sih harusnya bisa, mungkin memang wkt itu program instalment nya msh baru jd spy lbh jelas lsg ke yg lbh paham betul.

Sdh jalan lbh 3 bulan dan memang otomatis terdebet lsg dimana tglnya sy sesuaikan 1 hari stlh tgl gajian sehingga lsg terpotong otomatis. Tks

Salam,
Denny JS

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Enos Tampang <enos_tampang@yahoo.com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 01:40:36 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Setahu saya sepertinya belum semua cabang bank Mandiri bisa, sebaiknya bapak langsung ke cabang Bank Mandiri terbesar di kota anda untuk menanyakan hal ini pasti mereka akan memberitahukan cabang-cabang mana saja yang terdekat dengan tempat tinggal bapak yang dapat melayani pembelian produk reksadana. Atau bapak beli secara online, salah satu investasi management yang melayani pembelian online adalah Danareksa.
 
Salam,
Enos Tampang
http://enos-tampang.tokobagus.com
http://enost.wordpress.com



From: didiesiregar <didiesiregar@yahoo.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Tue, June 29, 2010 11:27:57 AM
Subject: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Kalau saya tidak salah sih di semua cabang bisa, tinggal minta form pendaftaran dan list produk reksadana untuk dipilih.
kalo masalah produknya di bagian CS biasanya ga ngerti, kita disuruh baca2 sendiri portfolionya.

Kalo di C'wealth sih kita akan dikasi kontak org (semacam konsultan) yg bisa ditanya2/konsultasi mengenai produk2 reksa.

dina
www.serbaserbiku.com

--- In SSR-Klub@yahoogroups.com, "lovanto" <lovanto@...> wrote:
>
> Dear rekan denny,
> Apa di semua cabang mandiri kita bisa beli reksadana? Atau cabang2 tertentu saja ya?
> Kalau mau tanya2, CS bank mandiri ngerti produk ini ga ya?
>
> Thx,
> Rizki
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>



#34324 From: "taryono" <taryono.taryono@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 1:35 am
Subject: Re: memilih asuransi
taryono.taryono@...
Send Email Send Email
 

Dear Bu Lily & Rekan2 SSR,
Mohon dikasih ulasan mengenai case sy , sy membeli UL Pru-PAA may 2006  sampai saat ini tidak sy tutup, terus terang sy kurang paham mengenai jenis2 asuransi pada saat membeli, dan tdk ada penjelasan yg cukup gamblang mengenai biaya2 asuransinya selama 5 th pertama. Pada dasarnya dgn kemampuan bulanan yg sy sebut di bawah sy mau proteksi yg maksimal dengan biaya yg tdk terlalu mahal dan masih bisa berkembang scr maksimal hasil investasinya.
Case adl sbb:
Usia masuk 35 th , bukan perokok (tapi karena hasil Medical Check dr perusahaaan sy bekerja, dulu sy ngomong ke dokter merokok kadang2 saja) sehingga ilustrasinya pakai yg perokok. jumlah premi bulanan Rp 400rb up 80 jt ,  komposisi portfolionya Invst  50 % masuk ke Equity Fund dan 50% masuk Rupiah managed fund , dan laporan transaksi terakhir sbb:
 
Prulink- Rupiah Equity Fund
Saldo awal 720.15065 unit
-alokasipremi   123,958.47  /unit  8650.51  = 14.32961 unit
-Alokasi Pru saver  51,458.17 /unit 8650.51 =5.94857 unit
-Biaya Asuransi/tabaru&administrasi 48,343.94  =8650.51 =5.58857
Saldo akhir 734.84026
 
Prulink Rupiah Managed Fund
Saldo awal 1,018.46849unit
-alokasipremi   123,958.48  /unit  5342.57= 23.20203 unit
-Alokasi Pru saver  51,458.18 /unit 5342.57=5.94857 unit
-Biaya Asuransi/tabaru&administrasi 42,393.06=5342.57=7.93496 unit
Saldo akhir  1,043.36729 unit
 
Nilai Total Unit  Rp 11,878,917.22
 
Bagaimana sebaiknya UL sy ini supaya hasil proteksi dan investasinya optimal , apakah konsekwensinya kalau kita cuti premi ? sy tipe high risk taker
 
mohon pencerahanya
 
Salam
Taryo
 
NB: sy masih punya 2 lagi UL dr AIA -hasanna berkah ,tapi ini terkait dgn paket produk bisnis Networking sy UP : 50jt dan 100jt masing2 premi 350rb/bln slm 5th , dr sini sy lebih banyak berharap dr hasil bisnis jaringanya yg tersusun otomatis dr pr peserta, proteksi adalah bonus tambahanya bgi sy.  Asuransi Jiwa dari Beringin life  UP 30jt(bila kecelakaan) 15jt(sebab selain kecelakaan) manfaat tambahan dari tabungan yg sy ikuti selama 5 th (baru mulai) dan asuransi kesehatan dr kantor
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Monday, June 28, 2010 11:03 PM
Subject: Bls: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Kalo telanjur beli Unitlink - dan sudah lewat 2 tahun, mending lakukan cuti premi (premium holiday) lalu coba dihitung2 dulu sebenarnya berapa UP jiwa dan manfaat asuransi kesehatan yg diperlukan dan dibandingkan dulu UL yg sudah telanjur dibeli biaya asuransi+admin+biaya2 lainnya bila dilakukan perubahan polis dengan bila beli term insurance... belum tentu term insurance selalu lbh murah... tp blm tentu jg lbh mahal.

Saya pikir UL Allianz malah bila sudah cuti premi asuransi dasarnya bisa lbh murah lagi daripada punya PRUlink PAA... krn sy pernah ditawari sy lihat2 lagi proposalnya biaya asuransi dasarnya malah lbh rendah drpd Prulink.... Sayangnya sy ngga ada UL Allianz yg udah 2th jalan dan walau mrk bagus di manfaat sakit kritisnya tp sy blm merasa perlu membeli manfaat sakit kritis... Sedangkan sy compare dng Manulife Proactive - PAA Pru utk Pria non smoker usia 35th - pekerjaan kelas 1 dng UP jiwa 750juta bisa lebih oke bila upgrade/perubahan polis di PAA Pru saja (sdh cuti dan ambil asuransi dasar doang)... tapi utk Wanita non smoker usia 33th - pekerjaan kelas 2 dng UP jiwa 2 M lebih oke di Manulife Proactive drpd di PAA Pru.

Jadi utk produk asuransi (ataupun investasi), sangat tergantung "case by case", ngga bisa langsung di"judge" dari sisi produknya apakah itu unitlink ataukah term insurance lebih murah atau lebih bagus... apakah layak dipertahankan atau sebaiknya ditutup aja, bila sebelumnya tdk dicompare bener2 ke banyak produk dan company. Lagian "pindah" produk jg seringkali harus memperhatikan masa tunggu dan pengecualian... jadi ya tetap harus beli produk lain dulu sblm tutup yang lama utk amannya. Plus manfaat dan produk2 asuransi itu jg berkembang, ada yg lebih bagus, lebih murah, perusahaan baru, dll... Yang penting coba usahakan dulu agar pisah dengan investasi bila memungkinkan (mending masuk reksadana aja langsung misalnya - toh UL itu basicly = term insurance+reksadana)  dan mau "sedikit" repot. Terutama ... mau repot merubah "mindset" ... :)

Rgrds,
Lily







Dari: Wishnu <wishnu8289@yahoo.com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 21:03:29
Judul: Re: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

kalo sudah telanjur beli gimana?




#34325 From: Supriyanti Indrawan <supriyanti.indrawan@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 2:15 am
Subject: Re: ingin konversi hutang, bantuin doonk
dd7111
Send Email Send Email
 
mbak, bunga 0,95% itu saya rasa sudah yang paling murah saat ini, kalau boleh tau pinjaman nya berbentuka apa? jaminan rumah atau tanah?

2010/7/1 septian sukma <septian_sukma@...>

dear all,
saya saat ini punya hutang di salah satu bank dengan bunga fix 0,95% perbulan selama 7 tahun, pinjaman itu saya gunakan untuk membeli rumah dan keperluan lain, saya berencana ingin mengkonversi hutang ini dengan hutang dengan bunga yang lebih rendah, adakah yang bisa saya lakukan? terimakasih bantuannya



#34326 From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 2:54 am
Subject: Re: Wta : Repo saham
lily_el_tj
Send Email Send Email
 
Repo saham Elty itu... kira2 anggep gampang nya gini, ada yg mau "ngutang" duit
kita dengan saham ELTY jadi jaminan dengan bunga cuman 1% per bulan... (12%
setahun). Padahal itu saham second liner, dr grup bakrie yg terkenal
volatilitasnya tinggi - termasuk kategori high risk.  Apa bijak ngutangin 
dengan jaminan saham Elty - apalagi sampai milyaran di tengah kondisi bursa
global yg msh blm sehat saat ini? Sedangkan bila kita KPR (ngutang duit di bank)
dengan jaminankan rumah kita
aja yang nilainya dah dipotong 20-30% utk uang muka dan rata2 nilai properti itu
stabil, masih dikasih bunga
segituan juga (10-12%) sama bank. Terus, siapa/institusi mana yg menawarkan repo
tsb? apa bisa dipercaya? dan jangka waktu berapa lama mereka janji repurchase
nya dan di harga berapa ?

Ini jelas derivatif IHSG yg berisiko tinggi bila ditawarkan kpd investor
induvidu dng dana milyaran per orang - apalagi yg bersangkutan tdk mengerti ttg
repo saham sebelumnya. Biasanya penawaran repo bkn utk individu, yg ditawarkan
ke individu ini bisa saja... repo saham2 yg nggak laku ditawarkan ke institusi2
yg memiliki analis profesional dan memahami resiko nya - sehingga akhirnya coba
ditawarkan ke individual yg (mungkin) kurang mengerti... Be careful aja deh,
konsul2 dulu ke yg ahli sblm investasi segede itu

Rgrds
Lily

--- Pada Rab, 30/6/10, Rudy Saleh <rhio22@...> menulis:

Dari: Rudy Saleh <rhio22@...>
Judul: Re: [SSR-Klub] Wta : Repo saham
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 7:38 AM







 









       Repo artinya repurchase agreement, artinya beli, dengan janji dari pihak
penjual, bahwa dalam waktu tertentu, pihak penjual akan membeli lagi dari Anda.
Misal:Investor beli obligasi Indosat pada bulan Januari, dari Danareksa. Pada
bulan Maret, sang penjual, Danareksa, akan membeli lagi obligasi indosat dari
investor.

Coba cek dulu dari sumber-sumber lain, karena transaksi repo biasanya ditawarkan
pada investor institusi, seperti dana pensiun, fund manager dsb, dan bukan
investor individu.
Good Luck


2010/6/30 donny wira P <okemilis@gmail. com>
















 









       RR, apa sih itu repo saham?

Saya di tawari oleh broker saham, utk repo saha ELTY 5 M dgn bunga 12% utk 3bln,
jd perbulannya 1%.

Gmn menurut Rekan-rekan?



Salam,

Donny wira p

Powered by boldberry

#34327 From: Gege Wargono <recruitment.acelife@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 3:37 am
Subject: Soal Premi Term-Life yang Hangus ?
recruitment.acelife@...
Send Email Send Email
 
Betul pak, tapi syaratnya jika total dana tabarru yang terkumpul pada tahun tersebut masih ada sisa. Misalnya, sisa dana tabarru 1 Milyar, dikurangi dulu dengan hutang klaim tahun sebelumnya, kemudian di bagi 2, 30% untuk cadangan. 70% untuk bagi hasil. dari bagi hasil, dibagi 2 lagi. 20% untuk prudential dan 80% untuk nasabah.
Jika total klaim masih lebih besar dari dana tabarru, ya ga ada bagi hasil, malah mungkin biaya asuransinya akan naik di tahun berikutnya.
Terima kasih
Gege

#34328 From: Evi Nuryanti <evi.nuryanti@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 3:51 am
Subject: Bls: Re: Neraca Keuangan Keluarga
evi.nuryanti
Send Email Send Email
 
Dearest .................P'  Bintoro,
Setahu saya sih di masukkan, tapi lebih jelas nya coba buka di tujuanloapa.com. Tq

Evi



Dari: Pindo Bintoro <pindo_b@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Rab, 30 Juni, 2010 20:34:28
Judul: [SSR-Klub] Re: Neraca Keuangan Keluarga

 

Mau tanya nih, mungkin bapak2/ ibu2 bisa memberi saya pencerahan. Dalam menyusun Neraca Keuangan Keluarga apakah Kewajiban membayar premi asuransi tahunan ikut dimasukkan dalam Kewajiban utang atau ikut dimasukkan dalam kolom Hutang. Terima kasih sebelumnya atas pencerahan bapak2/ ibu2.



#34329 From: cnbc.platinum@...
Date: Thu Jul 1, 2010 4:17 am
Subject: Re: Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
nataliesur
Send Email Send Email
 
Secara TEORI memang betul memisahkan unitlink LEBIH UNTUNG, namun.....

99% yang mengetahui TEORI ini tidak tau dengan jelas PRODUK APA yg akan dibeli terutama asuransinya.

Sehingga.

Alih alih memisahkan, akhirnya malah membeli UnitLink ditambah Reksadana.

Sent from BlackBerry® on 3


From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 19:14:47 +0800 (SGT)
To: <soeni_liem@...>; <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Maaf bu Soeni...
saya agak ngga enak krn share realita ttg UL dan term Proactive ini ke milis... tp saya juga mau share, kalo dng UL Pru untuk wanita - kelihatannya msh lbh murah di Proactive Manulife kok... jadi yg wanita ada UL Pru yg dah cuti premi mgkn coba compare dng Proactive deh. Sayang minim premi nya 2jt setahun - utk usia saya artinya ngga akan bisa UP jiwa 1M ke bawah ya... agak ketinggian sih jadinya krn kebutuhannya aja max 1M krn cuman upgrade aja saat ini tujuannya...

Anyway... saya tunggu juga lho bila ada koreksi... ini kan forum umum utk kita belajar bersama - blm tentu jg saya pasti bener dan sy lihat di polis yg dikirm scan nya itu kok ngga ada COInya dan keterangan ada guaranteed COI ya di Proactive? apa mgkn yg guaranteed COI  itu Proactive plus? 

Thx and rgrds
Lily

--- Pada Rab, 30/6/10, Christianto Gouw <christgouw@yahoo.com> menulis:

Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo.com>
Judul: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 4:03 AM

Pak Zevry,
bagus deh mau sharing jg di milis... cuman ada sedikit koreksi - itu fairnya UL Allianz dicompare dengan Proactive Manulife - bukan yg proactive plus... krn Proactive plus dengan MPP yg panjang (sd 20th) pasti lebih mahal drpd Proactive doang.

Saya itung2 mungkin gini deh... utk UL allianz Bapak itu - perkiraan gini aja deh :  jatah biaya asuransi UP jiwa 150 juta semahal2nya paling 40 % dari total biaya asuransi Bpk. Itu stlh jg menilai proporsi biaya asuransi dari proposal UL Allianz ke suami saya... 40% X Rp 52.970,0 = Rp 21.188,- per bulan... untuk UP jiwa 150 juta - sehingga bila jadi UP 400juta harus dikalikan 2,67 jadi = Rp 56.572/bln x 12 = Rp 678.863,- per tahun... Plus ditambah 26.500x12 = Rp 318.000 per tahun, maka totalnya  Rp 996.863,- per thn. Bila plus selisih nilai jual beli top up sekalian (3% kalo di Allianz) maka 996.863 x 100/97 = Rp 1.027.693 setahun...

Sedangkan Proactive utk usia Bpk dng UP 400juta pun mestinya tidak semurah itu ... kalo Proactive Plusnya aja 2juta an setahun utk MPP 20th maka perkiraan saya utk Proactive nya dng UP 400juta ya  sekitar 1,5 juta an setahun (itupun ngga bisa sekecil itu Pak... krn harus minim 2jt setahun di Proactive manulife, jadi harus ambil UP gedean lagi). Jadi intinya tetap lebih murah UP jiwa di UL Allianz Bapak itu daripada ambil Proactive apalagi... Proactive plus.

 Not just sekedar anti UL aja... yg penting itung2an nya ... dan itung2an itu sangat tergantung case by case.

Tapi memang,"untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadana lebih menguntungkan."  Statement itu saya bilang cuma 60-70% benar - angka 30-40% nya itu "margin error" dan special case/event, krn sangat tergantung casenya juga dan manfaat2 serta sikon2 lainnya. Unitlink saya di acelife misalnya lebih murah dari COInya term insurance malahan :) krn belinya pas promo company... itu salah satu contoh nyata - bisa aja beli UL dari awalpun lbh untuk daripada ikut term life.

Intinya... itung2 aja dulu krn "Numbers dont lie ..." Which means... specific numbers ... for specific people with specific case :)

Semoga membantu, dan mohon koreksi bila ada kesahalan dan tanggapan dr rekan2 lain.

Rgrds
Lily


--- Pada Rab, 30/6/10, Zevry Yudha <zevry.yudha@yahoo.com.sg> menulis:

Dari: Zevry Yudha <zevry.yudha@yahoo.com.sg>
Judul: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 2:34 AM

 

Dear Milister,

 

Saya coba sharing UL saya yang sudah jalan 3 tahun dgn term lifenya manulife. [Sudah 2bulan ini saya cuti premi]

Premi UL saya Rp. 300.000/bulan.

UP Jiwa : Rp. 150.000.000

Sakit kritis : Rp. 100.000.000

Cacat Tetap : Rp. 100.000.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 100.000.000

Biaya asuransi : Rp. 52.970/bulan

Biaya adm : Rp. 26.500/bulan

 

Saya minta coba buatkan ilustrasi proactive dr Manulife,

Kemudian saya dibuatkan ilustrasi proactive plus 20, tapi berhubung premi terkecil manulife adalah Rp. 2jt jadi UP yg saya dapat yaitu:

UP Jiwa : Rp. 400.000.000

Meninggal karena Kecelakaan Rp. 400.000.000

Sakit Kritis : Rp. 200.000.000

Waiver of premium : pembebasan premi karena ketidakmampuan total.

Premi yang harus saya bayar utk 20thn pertama yaitu:

Jiwa : Rp. 2.044.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 800.000

Living protection : Rp. 1.376.000

Waiver of Premium : Rp. 228.000

Total : Rp. 4.448.000

 

Saya agak kesulitan untuk mengcompare mana yg lebih efisien.

Kemudian saya coba aja dibikin perbandingan [ga fair tapi lumayanlah]

Jika UP Manulife Rp. 150.000.000 [sama dgn UP UL saya], maka premi saya dimanulife menjadi

[Rp.150.000. 000/Rp.400. 000.000] X Rp. 4.448.000 = Rp. 1.668.000

Jika saya cuti premi tapi saya tidak mau lapse Ulnya, saya cukup bayar Rp. 52.970 + Rp. 26.500 = Rp. 79.470/bulan atau Rp. 953.640/tahun.

 

Budget saya yang untuk UL sebesar Rp. 3.600.000/thn hanya terpakai Rp. 953.640/thn sedangkan sisanya sebesar Rp. 2.646.360 bisa saya investasikan direksadana.

Sedangkan jika saya tutup polis UL dan ikut term life, maka yg bisa saya investasikan di RD hanya Rp. 3.600.000 – Rp. 1.668.000 = Rp. 1.932.000

 

Demikian hitungan sederhana dari saya, mungkin para ahli bisa mengkoreksi atau menambahkan jika hitungan ini salah.

 

Setelah ditambah berdiskusi via YM dengan Ibu Lily , saya jadi mantap untuk cuti premi, untung belum tutup polis ya bu hehe

 

Saran untuk rekan semua, jika sudah terlanjur punya UL, lebih baik hitung dulu. Jgn sampai tutup polis tanpa hitung2 atau yg lebih parah tutup polis tapi blm ikut asuransi yang baru baik itu termlife ataupun wholelife. Jika dalam masa mencari asuransi baru ada kejadian menimpa anda, siapa yang akan menanggung?? ?

 

Tapi untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadan lebih menguntungkan.

 

Salam,

Zevry

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR- Klub@yahoogroups .com] On Behalf Of priambudi
Sent: 29 Juni 2010 8:19
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

 

sayangnya sy ga punya data premi proactive dan proactive plus selain yg bu soeni tulis di email

jadi kalo mo itung pake proactive, atau proactive plus yg 5 atau 20 tahun sy ga bisa :(

 

cara bu lily cuti premi setelah 2 tahun itu memang paling 'galak' hasilnya

cuma sy pengennya ngebandingin secara biasa aja

 

kalo sy setujunya dengan memisahkan pengaman dengan investasi

artinya apa? sy ga akan 'nabung' di instrumen investasi

kalo bu lily baca di file sy itu, rekening yg 10% pendapatan itu,

ga akan pernah sy bolehin masuk ke instrumen investasi

tapi kalo masuk ke bank, asuransi, atau sarana lindung nilai ... boleh

 

banyak orang yg uangnya dikumpulin semua dalam satu anggaran

terus dibagi-bagi ke berbagai keperluan

kalo prinsip pengelolaan keuangan sy ga bgitu...

ada 5 anggaran... u kebutuhan, u bayar utang, u keinginan, u pengaman, u investasi

 

kalo kebutuhannya terlalu besar, ga boleh dia ambil dari anggaran laen...

masukin ke RAPBN taon depan aja...

kalo masih ga bisa dan ternyata mendesak, terpaksa anggaran keinginan yg ngalah

 

kalo rekening pengaman sy cuma segitu-gitunya. ..

contoh pilihan sy... 

nabung sampe bisa terkumpul 750jt

ambil termlife ... 90 jt dicicil selama 20 tahun u proteksi 750jt

ambil UL 71jt dicicil 7 tahun u proteksi 750 jt

ngumpulin lindung nilai sampe terkumpul 750jt

dsb... tapi ga boleh masuk instrumen investasi...

 

jadinya kalo nanti ternyata investasi sy jeblog ga karu2an...

sy masih bisa bilang "yaah namanya juga uang belajar, mana ada sih belajar murah"

setelah itu masih bisa makan2 di luar pake anggaran keinginan sy...

dan pengaman sy masih berfungsi dgn baik,

kebutuhan sy pun masih terpenuhi seluruhnya

 

jadi u saran2 "sisanya diinvestasikan" itu ga bisa u orang2 sperti sy

karena dana pengaman sisa berapa pun ga akan pernah diinvestasikan

 

 

dan kalo u investasi, prinsipnya harus di atas yg agresip,

mana mau kita dengan cuma 8% ... ^_^

resiko?? kami punya pengaman... hilang pun ga masalah....

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 

 


Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 12:56:45
Judul: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Rencana melapsed kan UL di usia 55th itu briliant idea as long as ada investasi yg menyertainya. Nah, investasi nya itu terserah kan mau di UL ybs atau di reksadana atau instrumen lain di luar UL ybs. Kalo saran saya sih investasinya ya sebaiknya tdk di ULnya itu.

Itu itungan fair nya kalo dibandingkan dng UL mesti dng yang Manulife Proactive pak - krn itu yg meningkat per thn spt UL ...
kalo rencana 7 th bayar di UL kan total bayarnya:
7 x 12 x 850.000 = 71.400.000.. . artinya sebulan 850rb atau Rp 10,2jt setahun...
Jadi anggep aja setahun memang dana yg kita cadangkan utk asuransi plus investasinya segitu...

Nah, itung2an singkat kalo dipisah dengan di termlife (misal Proactive plus dr Manulife) itu misal Rp 2.790.000 setahun - artinya kan ada "kelebihan" dana jatah kalo kita di UL yg bisa diinvestasikan sebesar Rp 7.410.000,- selama 7 th itu. Nah - kita itung aja yg Rp 7.410.000,- itu compounding 8% setahun... anggep nabung bulanan aja di reksadana pasar uang/obligasi jadi nabung kelebihan dana nya bulanan aja sebesar Rp 7.410.000 dibagi 12 bulan - jadi Rp 617.500 per bulan. Suku bunga per bulan perkiraan kan 0.643% dng perhitungan compounding segitu bisa mencapai 8% setahun bila tdk ada penarikan sama sekali. Sehingga "kelebihan" dana itu nanti pada akhir th ke -7 sudah menjadi Rp 68.508.600.

Coba cek aja di UL misalnya th ke -7 apakah dengan bunga 8% per tahun sudah bisa mencapai angka di atas... itupun mestinya angka 68jt sekian itu akan lbh gede lagi bila pake data yg termlife ala Proactive. Tapi ini pun tdk berarti sy anti UL... cuman sy nggak invest di UL. Lagian yg udah punya UL apalagi terlanjur jalan 2th ke atas ditutup itu walo pindah ke term jg lebih rugi. Kenapa?

Contoh dng Proactive Manulife aja deh... dibanding polis UL Pru PAA saya yang sudah cuti premi. Anyway di UL rata2 sudah boleh cuti premi stlh 2th. Kalo dah cuti premi kan artinya kita hanya bayar biaya asuransi dan administrasi. Anggap aja ambil asuransi dasarnya aja di Pru dicover bila meninggal dunia hingga usia 98th efektif dan cacat tetap total sd usia 60th. Kalo di UL Pru - pria 35th non smoker dan kelas 1 dng UP 750jt,  bila hanya ambil asuransi dasarnya saja dan sudah cuti premi maka total biayanya :

Pria 35th, biaya asuransi Rp 166.250 per bulan anggep disetahunkan kali 12 = Rp 1.995.000.
Karena Top Up di UL Pru awalnya dipotong biaya 5% di depan dan maka harus setor = 1.995.000 x 100/95 = Rp 2.100.000 + Rp 100.000 = Rp 2,2 jt per tahun plus biaya admin Rp 27.500/bln x 12 = 330rb. Total = Rp 2.530.000 per tahun
Ingat - manfaat UP dasar Pru tidak hanya sekedar asuransi jiwa tapi jg plus cacat total tetap dengan sebab apapun - yg keluar nya 20% begitu terbukti dan 80% di thn berikutnya

Padahal premi cacat tetap total krn akibat kecelakaan aja di asuransi term aja COInya rata2 bisa 30-50% UP jiwa - sedangkan di UP dasar Pru yg sudah cuti premi itu kan ditanggung cacat tetap total bukan cuman akibat kecelakaan aja, jadi misalnya krn sakit pun shg harus amputasi mestinya juga ditanggung. Jadi perkiraan fair COInya di Manulife adalah anggep aja semurah2nya adalah 30% dari UP dasar 750jt di Proactive utk pria 35th yg Rp 2.025.000 + 30%nya  aja mestinya adalah sekitar Rp 2.632.500,- per utk usia tsb. Masih lebih murah bila saya upgrade aja unitlink PAA saya kan ... makanya usulan nutup polis Pru  yg udah 2th ke atas itu sy pikir agak kurang tepat... memangnya term insurance mana yg lbh murah dr manfaat PAA saya itu dong saat ini?

Makanya saya minta data dr bu Soeni - Manulife dan jg dari Sunlife-mgkn rekan Firsty bisa bantu? Utk dr Manulife...  bagaimana kalo UP dasar di Proactive Manulife tsb ditambahkan dng rider fasilitas cacat tetap total (kalo bisa yg dengan sebab apapun bkn krn kecelakaan aja) sehingga bisa saya dibandingkan lebih fair dng polis Pru PAA saya yg sudah cuti premi bila diupgrade, mengingat polis sy tersebut sudah lewat 2th dan agen saya saat ini msh muda, sudah hampir ngga mgkn pindah dari Pru... krn hslnya aja sudah dia atas 200jt/bln, sdh MDRT life time, istri dan keluarganya  juga semua agen Pru skrg ini. Jadi msh cukup  yakin dia dan keluarganya (mgkn jg anaknya kelak...) akan urusin klaim saya seumur hidup nantinya bila sy toh klaim usia 90th misalnya.

Jadi tetap saya nggak anti Unitlink... krn sy bisa kok bikin UL saya lbh murah drpd term insurance. Kalo Pru link PAA sebenarnya scr asuransi dasar bisa dibilang adalah salah satu yg terbaik - yg kalah manfaat rider2nya aja dng yg lain. Itu kan satu contoh saja cara maksimalkan polis UL di Pru yang non syariah, ada lagi cara beda kalo di Pru yg syariah, di Acelife pun saya bisa bikin UL saya lebih murah drpd term insurance manapun - itu krn sy bikin sendiri semua proposalnya dan maksimalkan ... tapi investasinya ya jelas ngga bakal sy mau di UL dong... kan ada yg jauh lbh bagus baik reksadana maupun berbagai investasi lain.

Smg cukup jelas dan dimengerti ...  bila ada yg salah mohon dikoreksi... Dlm hal ini sy cuma setuju dng konsep memisahkan produk asuransi dng investasi - tp saya sama sekali ngga bilang kalo produk UL lebih jelek drpd term insurance misalnya bila investasinya sudah dipisahkan dan dimaksimalkan  shg sy bisa punya yg "the best" per manfaat (menurut saya) yang ada di pasaran saat ini baik dr sisi manfaat, biaya maupun perusahaan nya.

Thanks and regards
Lily


 


Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sab, 26 Juni, 2010 05:00:37
Judul: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu soeni, maaf ni... sy ni bingung...

dari dulu waktu belajar itung2an aktuaria u asuransi,

sy lihat term life itu mahal...

justru UL itu murah

 

sy coba bandingkan dengan yg bu soeni kirimkan di email yg laen

Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) :

* MPP 10th -> th1-10 Rp.2.790.000, th11-20 Rp.6.285.000. .. dst

 

sy anggep bgini... sy usia 35 th, merokok

sy mau perlindungan jiwa dari usia 35 sd 54 th ... UP 750juta

anggapan sy, di usia pensiun 55 tahun, sy dah ngumpulin aset liquid lebih dari 750jt

jadi sy ga perlu lg UPnya

pilihan sy UL atau term life

 

kalo sy pake Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) 10 tahun

brarti usia 35 sd 44 sy bayar 10 x 2.790.000 = 27.900.000

usia 45 sd 54 sy bayar                 10 x 6.285.000 = 62.850.000

totalnya                                                                                               90.750.000

 

kalo pake UL, sy bayar premi 850.000 perbulan selama 7 tahun

brarti yg sy bayar 7 x 12 x 850.000 = 71.400.000

 

tapi sy ga mau ngumpulin duit di investasinya, 

jadi sy buat UL sy lapse saat usia sy 55 tahun,

caranya dengan mengambil investasinya, sekalian ngurangin bayar premi

sy pake perhitungan investasinya berkembang 8% pertahun,

masih cukup masuk akal menurut sy, kupon obligasi aja lebih tinggi pertumbuhannya

di tahun ke 5 sy ambil 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000 

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

totalnya 12.500.000 yg sy ambil

 

jadi total premi yg sy bayar selama 7 tahun ga jadi 71.400.000

tapi jadinya  71.400.000 - 12.500.000 = 58.900.000

 

 

menurut sy, kalo saat ini kita mampu, mending ambil UL aja,

kita ga tau kalo di tahun ke 15, pas anak kita mulai kuliah, mungkin keuangan lg seret

dan 6 jt itu hanya cukup u bayar kuliah 1 semester doang,

boro-boro bayar premi, mikirin uang kuliah semester depan aja bingung dari mana... 

 

tapi kalo saat ini ga punya uang, ambil aja UP yg kecil dulu

150jt dulu... toh bayar preminya cuma 175rebu sebulan, ambil cicilan yg panjang... 12 th misalnya

wah kekecilan atuh UP segitu mah... gapapa... namanya juga memulai

taon depan waktu dapet bonus buru2 diubah, naikkan preminya biar UPnya bisa naik misalnya jadi 250jt

kalo dapet bonus lg, naikkan lagi, UPnya jadi 400 misalnya

begitu terus sampe dapet UP yang diinginkan.. . 750jt misalnya...

 

 

kenapa sy pilih UL?

ceritanya gini, dulu, waktu utak-utik aktuaria u perhitungan asuransi,

sy punya data, brapa sih cost of insurance (COI) asuransi jiwa u seseorang pada usia tertentu

bentuknya dalam % ... hitungannya agak panjang, sy beri contoh beberapa usia aja

misalnya usia 35th... COInya sekitar 0,135%

jadi kalo usia 35th pengen UP 1 M... COInya 1.350.000 

usia 36, naik jadi 0,145%  ...   begitu seterusnya   

 

COI ini harga pabrik lah... belom dikasih kemasan... nantinya di perusahaan asuransi akan dikemas

makanya harganya naik... nilai premi lebih besar daripada COInya

kalo di termlife... usia 35 tuh 2-3% ... tergantung perusahaan asuransinya

logikanya gini... kalo preminya ga jauh dari COI... brarti murah... gampang kan ?

Nah, COI u usia 35th sd 54th... kalo dijumlahkan semua .. nilanya  sekitar 68-70jt

 

makanya waktu dapet UL cuma perlu bayar 71,5 jt ... sy langsung tertarik

apalagi... UL punya nilai investasi yg bisa sy utak-utik sendiri... 

 

 

tapi bukan brarti sy ga pake termlife ya... sy pake termlife u kondisi tertentu

dan bukan brarti sy selalu pake UL... sy pake UL u kondisi tertentu juga

 

menurut sy ga ada produk yg paling baik,

yg ada orang yg bisa memanfaatkan produk dengan optimal

tinggal kita bisa ga mengoptimalkan produknya

 

 

memang, ilustrasi di atas mengesampingkan nilai uang terhadap waktu,

ada orang yg bilang, mending 90jt tapi bayarnya nyicil, kan sisanya bisa ditumbuhkan dulu di investasi

yaa kalo mampu menumbuhkan, kalo hasilnya malah berkurang bagaimana?

 

Lagian kalo pake nilai uang terhadap waktu nanti ujung2nya tergantung pada kemampuan investasi seseorang,

ada yg mampunya menumbuhkan 3% pertahun, ada yg mampunya 5% pertahun... ada yg tinggi, ada yg rendah

ada lagi yg bukannya tumbuh malah ludes....

biarlah itungan detilnya dijahit u setiap pribadi, sy hanya menggambarkan secara globalnya...

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 


Dari: "soeni_liem@ yahoo.com" <soeni_liem@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jum, 25 Juni, 2010 11:44:10
Judul: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agus tus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>________________________________
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 

 

 

Tidak ada virus ditemukan dalam pesan masuk.
Diperiksa oleh AVG - www.avg.com
Versi: 9.0.830 / Basis Data Virus: 271.1.1/2971 - Tanggal Rilis: 06/30/10 01:35:00




#34330 From: "Zevry Yudha" <zevry.yudha@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 2:15 am
Subject: RE: Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
zevry.yudha
Send Email Send Email
 

Thanks Bu Lily utk koreksinya. Jd ketauan nih UL sy dr Allianz hehe

Ibu benar, harusnya dicompare dgn proactive yg premi tiap tahun berubah supaya fair. Tp berhubung sy hanya ada PAP 20 ya saya pakai itu saja.

 

Sbg informasi buat Pak Peter, biaya asuransi [COI] tiap tahun naik.

Thn pertama : Saya lupa, polis ada dirumah, klo ga salah sktr Rp. 5X.XXX

Thn kedua : Rp. 52.480 [kebetulan ingat]

Thn ketiga : Rp. 52.970 [ingat juga]

Thn keempat [br jalan per juni ini] : Rp. 54.300 [sy br telpon Allianz utk menanyakan biaya ass thn keempat].

Kemudian tadi sy coba cek jg jumlah unit saya,

Setelah saya hitung ternyata bisa untuk bayar biaya asuransi dan adm saya selama 4thn [lumayan selama 4thn dana buat premi bisa masukkin ke Aisigain hehe]

Dan informasi dr CS yg suaranya lembut, jika jumlah unit kita sudah mendekati angka tertentu maka kita akan diinformasikan supaya polis tidak lapse.

Jadi setelah ada informasi, kita bisa top up investasi [top upnya dr hasil profit aisigain, tul ga Bu Lily?] kita utk membayar biaya ass dan admnya.

 

Salam,

Zevry

 


From: SSR-Klub@yahoogroups.com [mailto:SSR-Klub@yahoogroups.com] On Behalf Of Christianto Gouw
Sent: 30 Juni 2010 18:04
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

 

Pak Zevry,
bagus deh mau sharing jg di milis... cuman ada sedikit koreksi - itu fairnya UL Allianz dicompare dengan Proactive Manulife - bukan yg proactive plus... krn Proactive plus dengan MPP yg panjang (sd 20th) pasti lebih mahal drpd Proactive doang.

Saya itung2 mungkin gini deh... utk UL allianz Bapak itu - perkiraan gini aja deh :  jatah biaya asuransi UP jiwa 150 juta semahal2nya paling 40 % dari total biaya asuransi Bpk. Itu stlh jg menilai proporsi biaya asuransi dari proposal UL Allianz ke suami saya... 40% X Rp 52.970,0 = Rp 21.188,- per bulan... untuk UP jiwa 150 juta - sehingga bila jadi UP 400juta harus dikalikan 2,67 jadi = Rp 56.572/bln x 12 = Rp 678.863,- per tahun... Plus ditambah 26.500x12 = Rp 318.000 per tahun, maka totalnya  Rp 996.863,- per thn. Bila plus selisih nilai jual beli top up sekalian (3% kalo di Allianz) maka 996.863 x 100/97 = Rp 1.027.693 setahun...

Sedangkan Proactive utk usia Bpk dng UP 400juta pun mestinya tidak semurah itu ... kalo Proactive Plusnya aja 2juta an setahun utk MPP 20th maka perkiraan saya utk Proactive nya dng UP 400juta ya  sekitar 1,5 juta an setahun (itupun ngga bisa sekecil itu Pak... krn harus minim 2jt setahun di Proactive manulife, jadi harus ambil UP gedean lagi). Jadi intinya tetap lebih murah UP jiwa di UL Allianz Bapak itu daripada ambil Proactive apalagi... Proactive plus.

 Not just sekedar anti UL aja... yg penting itung2an nya ... dan itung2an itu sangat tergantung case by case.

Tapi memang,
"untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadana lebih menguntungkan."  Statement itu saya bilang cuma 60-70% benar - angka 30-40% nya itu "margin error" dan special case/event, krn sangat tergantung casenya juga dan manfaat2 serta sikon2 lainnya. Unitlink saya di acelife misalnya lebih murah dari COInya term insurance malahan :) krn belinya pas promo company... itu salah satu contoh nyata - bisa aja beli UL dari awalpun lbh untuk daripada ikut term life.

Intinya... itung2 aja dulu krn "Numbers dont lie ..." Which means... specific numbers ... for specific people with specific case :)

Semoga membantu, dan mohon koreksi bila ada kesahalan dan tanggapan dr rekan2 lain.

Rgrds
Lily


--- Pada Rab, 30/6/10, Zevry Yudha <zevry.yudha@yahoo.com.sg> menulis:


Dari: Zevry Yudha <zevry.yudha@yahoo.com.sg>
Judul: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 2:34 AM

 

Dear Milister,

 

Saya coba sharing UL saya yang sudah jalan 3 tahun dgn term lifenya manulife. [Sudah 2bulan ini saya cuti premi]

Premi UL saya Rp. 300.000/bulan.

UP Jiwa : Rp. 150.000.000

Sakit kritis : Rp. 100.000.000

Cacat Tetap : Rp. 100.000.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 100.000.000

Biaya asuransi : Rp. 52.970/bulan

Biaya adm : Rp. 26.500/bulan

 

Saya minta coba buatkan ilustrasi proactive dr Manulife,

Kemudian saya dibuatkan ilustrasi proactive plus 20, tapi berhubung premi terkecil manulife adalah Rp. 2jt jadi UP yg saya dapat yaitu:

UP Jiwa : Rp. 400.000.000

Meninggal karena Kecelakaan Rp. 400.000.000

Sakit Kritis : Rp. 200.000.000

Waiver of premium : pembebasan premi karena ketidakmampuan total.

Premi yang harus saya bayar utk 20thn pertama yaitu:

Jiwa : Rp. 2.044.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 800.000

Living protection : Rp. 1.376.000

Waiver of Premium : Rp. 228.000

Total : Rp. 4.448.000

 

Saya agak kesulitan untuk mengcompare mana yg lebih efisien.

Kemudian saya coba aja dibikin perbandingan [ga fair tapi lumayanlah]

Jika UP Manulife Rp. 150.000.000 [sama dgn UP UL saya], maka premi saya dimanulife menjadi

[Rp.150.000. 000/Rp.400. 000.000] X Rp. 4.448.000 = Rp. 1.668.000

Jika saya cuti premi tapi saya tidak mau lapse Ulnya, saya cukup bayar Rp. 52.970 + Rp. 26.500 = Rp. 79.470/bulan atau Rp. 953.640/tahun.

 

Budget saya yang untuk UL sebesar Rp. 3.600.000/thn hanya terpakai Rp. 953.640/thn sedangkan sisanya sebesar Rp. 2.646.360 bisa saya investasikan direksadana.

Sedangkan jika saya tutup polis UL dan ikut term life, maka yg bisa saya investasikan di RD hanya Rp. 3.600.000 – Rp. 1.668.000 = Rp. 1.932.000

 

Demikian hitungan sederhana dari saya, mungkin para ahli bisa mengkoreksi atau menambahkan jika hitungan ini salah.

 

Setelah ditambah berdiskusi via YM dengan Ibu Lily , saya jadi mantap untuk cuti premi, untung belum tutup polis ya bu hehe

 

Saran untuk rekan semua, jika sudah terlanjur punya UL, lebih baik hitung dulu. Jgn sampai tutup polis tanpa hitung2 atau yg lebih parah tutup polis tapi blm ikut asuransi yang baru baik itu termlife ataupun wholelife. Jika dalam masa mencari asuransi baru ada kejadian menimpa anda, siapa yang akan menanggung?? ?

 

Tapi untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadan lebih menguntungkan.

 

Salam,

Zevry

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR- Klub@yahoogroups .com] On Behalf Of priambudi
Sent: 29 Juni 2010 8:19
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

 

sayangnya sy ga punya data premi proactive dan proactive plus selain yg bu soeni tulis di email

jadi kalo mo itung pake proactive, atau proactive plus yg 5 atau 20 tahun sy ga bisa :(

 

cara bu lily cuti premi setelah 2 tahun itu memang paling 'galak' hasilnya

cuma sy pengennya ngebandingin secara biasa aja

 

kalo sy setujunya dengan memisahkan pengaman dengan investasi

artinya apa? sy ga akan 'nabung' di instrumen investasi

kalo bu lily baca di file sy itu, rekening yg 10% pendapatan itu,

ga akan pernah sy bolehin masuk ke instrumen investasi

tapi kalo masuk ke bank, asuransi, atau sarana lindung nilai ... boleh

 

banyak orang yg uangnya dikumpulin semua dalam satu anggaran

terus dibagi-bagi ke berbagai keperluan

kalo prinsip pengelolaan keuangan sy ga bgitu...

ada 5 anggaran... u kebutuhan, u bayar utang, u keinginan, u pengaman, u investasi

 

kalo kebutuhannya terlalu besar, ga boleh dia ambil dari anggaran laen...

masukin ke RAPBN taon depan aja...

kalo masih ga bisa dan ternyata mendesak, terpaksa anggaran keinginan yg ngalah

 

kalo rekening pengaman sy cuma segitu-gitunya. ..

contoh pilihan sy... 

nabung sampe bisa terkumpul 750jt

ambil termlife ... 90 jt dicicil selama 20 tahun u proteksi 750jt

ambil UL 71jt dicicil 7 tahun u proteksi 750 jt

ngumpulin lindung nilai sampe terkumpul 750jt

dsb... tapi ga boleh masuk instrumen investasi...

 

jadinya kalo nanti ternyata investasi sy jeblog ga karu2an...

sy masih bisa bilang "yaah namanya juga uang belajar, mana ada sih belajar murah"

setelah itu masih bisa makan2 di luar pake anggaran keinginan sy...

dan pengaman sy masih berfungsi dgn baik,

kebutuhan sy pun masih terpenuhi seluruhnya

 

jadi u saran2 "sisanya diinvestasikan" itu ga bisa u orang2 sperti sy

karena dana pengaman sisa berapa pun ga akan pernah diinvestasikan

 

 

dan kalo u investasi, prinsipnya harus di atas yg agresip,

mana mau kita dengan cuma 8% ... ^_^

resiko?? kami punya pengaman... hilang pun ga masalah....

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 

 


Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 12:56:45
Judul: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Rencana melapsed kan UL di usia 55th itu briliant idea as long as ada investasi yg menyertainya. Nah, investasi nya itu terserah kan mau di UL ybs atau di reksadana atau instrumen lain di luar UL ybs. Kalo saran saya sih investasinya ya sebaiknya tdk di ULnya itu.

Itu itungan fair nya kalo dibandingkan dng UL mesti dng yang Manulife Proactive pak - krn itu yg meningkat per thn spt UL ...
kalo rencana 7 th bayar di UL kan total bayarnya:
7 x 12 x 850.000 = 71.400.000.. . artinya sebulan 850rb atau Rp 10,2jt setahun...
Jadi anggep aja setahun memang dana yg kita cadangkan utk asuransi plus investasinya segitu...

Nah, itung2an singkat kalo dipisah dengan di termlife (misal Proactive plus dr Manulife) itu misal Rp 2.790.000 setahun - artinya kan ada "kelebihan" dana jatah kalo kita di UL yg bisa diinvestasikan sebesar Rp 7.410.000,- selama 7 th itu. Nah - kita itung aja yg Rp 7.410.000,- itu compounding 8% setahun... anggep nabung bulanan aja di reksadana pasar uang/obligasi jadi nabung kelebihan dana nya bulanan aja sebesar Rp 7.410.000 dibagi 12 bulan - jadi Rp 617.500 per bulan. Suku bunga per bulan perkiraan kan 0.643% dng perhitungan compounding segitu bisa mencapai 8% setahun bila tdk ada penarikan sama sekali. Sehingga "kelebihan" dana itu nanti pada akhir th ke -7 sudah menjadi Rp 68.508.600.

Coba cek aja di UL misalnya th ke -7 apakah dengan bunga 8% per tahun sudah bisa mencapai angka di atas... itupun mestinya angka 68jt sekian itu akan lbh gede lagi bila pake data yg termlife ala Proactive. Tapi ini pun tdk berarti sy anti UL... cuman sy nggak invest di UL. Lagian yg udah punya UL apalagi terlanjur jalan 2th ke atas ditutup itu walo pindah ke term jg lebih rugi. Kenapa?

Contoh dng Proactive Manulife aja deh... dibanding polis UL Pru PAA saya yang sudah cuti premi. Anyway di UL rata2 sudah boleh cuti premi stlh 2th. Kalo dah cuti premi kan artinya kita hanya bayar biaya asuransi dan administrasi. Anggap aja ambil asuransi dasarnya aja di Pru dicover bila meninggal dunia hingga usia 98th efektif dan cacat tetap total sd usia 60th. Kalo di UL Pru - pria 35th non smoker dan kelas 1 dng UP 750jt,  bila hanya ambil asuransi dasarnya saja dan sudah cuti premi maka total biayanya :

Pria 35th, biaya asuransi Rp 166.250 per bulan anggep disetahunkan kali 12 = Rp 1.995.000.
Karena Top Up di UL Pru awalnya dipotong biaya 5% di depan dan maka harus setor = 1.995.000 x 100/95 = Rp 2.100.000 + Rp 100.000 = Rp 2,2 jt per tahun plus biaya admin Rp 27.500/bln x 12 = 330rb. Total = Rp 2.530.000 per tahun
Ingat - manfaat UP dasar Pru tidak hanya sekedar asuransi jiwa tapi jg plus cacat total tetap dengan sebab apapun - yg keluar nya 20% begitu terbukti dan 80% di thn berikutnya

Padahal premi cacat tetap total krn akibat kecelakaan aja di asuransi term aja COInya rata2 bisa 30-50% UP jiwa - sedangkan di UP dasar Pru yg sudah cuti premi itu kan ditanggung cacat tetap total bukan cuman akibat kecelakaan aja, jadi misalnya krn sakit pun shg harus amputasi mestinya juga ditanggung. Jadi perkiraan fair COInya di Manulife adalah anggep aja semurah2nya adalah 30% dari UP dasar 750jt di Proactive utk pria 35th yg Rp 2.025.000 + 30%nya  aja mestinya adalah sekitar Rp 2.632.500,- per utk usia tsb. Masih lebih murah bila saya upgrade aja unitlink PAA saya kan ... makanya usulan nutup polis Pru  yg udah 2th ke atas itu sy pikir agak kurang tepat... memangnya term insurance mana yg lbh murah dr manfaat PAA saya itu dong saat ini?

Makanya saya minta data dr bu Soeni - Manulife dan jg dari Sunlife-mgkn rekan Firsty bisa bantu? Utk dr Manulife...  bagaimana kalo UP dasar di Proactive Manulife tsb ditambahkan dng rider fasilitas cacat tetap total (kalo bisa yg dengan sebab apapun bkn krn kecelakaan aja) sehingga bisa saya dibandingkan lebih fair dng polis Pru PAA saya yg sudah cuti premi bila diupgrade, mengingat polis sy tersebut sudah lewat 2th dan agen saya saat ini msh muda, sudah hampir ngga mgkn pindah dari Pru... krn hslnya aja sudah dia atas 200jt/bln, sdh MDRT life time, istri dan keluarganya  juga semua agen Pru skrg ini. Jadi msh cukup  yakin dia dan keluarganya (mgkn jg anaknya kelak...) akan urusin klaim saya seumur hidup nantinya bila sy toh klaim usia 90th misalnya.

Jadi tetap saya nggak anti Unitlink... krn sy bisa kok bikin UL saya lbh murah drpd term insurance. Kalo Pru link PAA sebenarnya scr asuransi dasar bisa dibilang adalah salah satu yg terbaik - yg kalah manfaat rider2nya aja dng yg lain. Itu kan satu contoh saja cara maksimalkan polis UL di Pru yang non syariah, ada lagi cara beda kalo di Pru yg syariah, di Acelife pun saya bisa bikin UL saya lebih murah drpd term insurance manapun - itu krn sy bikin sendiri semua proposalnya dan maksimalkan ... tapi investasinya ya jelas ngga bakal sy mau di UL dong... kan ada yg jauh lbh bagus baik reksadana maupun berbagai investasi lain.

Smg cukup jelas dan dimengerti ...  bila ada yg salah mohon dikoreksi... Dlm hal ini sy cuma setuju dng konsep memisahkan produk asuransi dng investasi - tp saya sama sekali ngga bilang kalo produk UL lebih jelek drpd term insurance misalnya bila investasinya sudah dipisahkan dan dimaksimalkan  shg sy bisa punya yg "the best" per manfaat (menurut saya) yang ada di pasaran saat ini baik dr sisi manfaat, biaya maupun perusahaan nya.

Thanks and regards
Lily

 


Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sab, 26 Juni, 2010 05:00:37
Judul: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu soeni, maaf ni... sy ni bingung...

dari dulu waktu belajar itung2an aktuaria u asuransi,

sy lihat term life itu mahal...

justru UL itu murah

 

sy coba bandingkan dengan yg bu soeni kirimkan di email yg laen

Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) :

* MPP 10th -> th1-10 Rp.2.790.000, th11-20 Rp.6.285.000. .. dst

 

sy anggep bgini... sy usia 35 th, merokok

sy mau perlindungan jiwa dari usia 35 sd 54 th ... UP 750juta

anggapan sy, di usia pensiun 55 tahun, sy dah ngumpulin aset liquid lebih dari 750jt

jadi sy ga perlu lg UPnya

pilihan sy UL atau term life

 

kalo sy pake Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) 10 tahun

brarti usia 35 sd 44 sy bayar 10 x 2.790.000 = 27.900.000

usia 45 sd 54 sy bayar                 10 x 6.285.000 = 62.850.000

totalnya                                                                                               90.750.000

 

kalo pake UL, sy bayar premi 850.000 perbulan selama 7 tahun

brarti yg sy bayar 7 x 12 x 850.000 = 71.400.000

 

tapi sy ga mau ngumpulin duit di investasinya, 

jadi sy buat UL sy lapse saat usia sy 55 tahun,

caranya dengan mengambil investasinya, sekalian ngurangin bayar premi

sy pake perhitungan investasinya berkembang 8% pertahun,

masih cukup masuk akal menurut sy, kupon obligasi aja lebih tinggi pertumbuhannya

di tahun ke 5 sy ambil 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000 

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

totalnya 12.500.000 yg sy ambil

 

jadi total premi yg sy bayar selama 7 tahun ga jadi 71.400.000

tapi jadinya  71.400.000 - 12.500.000 = 58.900.000

 

 

menurut sy, kalo saat ini kita mampu, mending ambil UL aja,

kita ga tau kalo di tahun ke 15, pas anak kita mulai kuliah, mungkin keuangan lg seret

dan 6 jt itu hanya cukup u bayar kuliah 1 semester doang,

boro-boro bayar premi, mikirin uang kuliah semester depan aja bingung dari mana... 

 

tapi kalo saat ini ga punya uang, ambil aja UP yg kecil dulu

150jt dulu... toh bayar preminya cuma 175rebu sebulan, ambil cicilan yg panjang... 12 th misalnya

wah kekecilan atuh UP segitu mah... gapapa... namanya juga memulai

taon depan waktu dapet bonus buru2 diubah, naikkan preminya biar UPnya bisa naik misalnya jadi 250jt

kalo dapet bonus lg, naikkan lagi, UPnya jadi 400 misalnya

begitu terus sampe dapet UP yang diinginkan.. . 750jt misalnya...

 

 

kenapa sy pilih UL?

ceritanya gini, dulu, waktu utak-utik aktuaria u perhitungan asuransi,

sy punya data, brapa sih cost of insurance (COI) asuransi jiwa u seseorang pada usia tertentu

bentuknya dalam % ... hitungannya agak panjang, sy beri contoh beberapa usia aja

misalnya usia 35th... COInya sekitar 0,135%

jadi kalo usia 35th pengen UP 1 M... COInya 1.350.000 

usia 36, naik jadi 0,145%  ...   begitu seterusnya   

 

COI ini harga pabrik lah... belom dikasih kemasan... nantinya di perusahaan asuransi akan dikemas

makanya harganya naik... nilai premi lebih besar daripada COInya

kalo di termlife... usia 35 tuh 2-3% ... tergantung perusahaan asuransinya

logikanya gini... kalo preminya ga jauh dari COI... brarti murah... gampang kan ?

Nah, COI u usia 35th sd 54th... kalo dijumlahkan semua .. nilanya  sekitar 68-70jt

 

makanya waktu dapet UL cuma perlu bayar 71,5 jt ... sy langsung tertarik

apalagi... UL punya nilai investasi yg bisa sy utak-utik sendiri... 

 

 

tapi bukan brarti sy ga pake termlife ya... sy pake termlife u kondisi tertentu

dan bukan brarti sy selalu pake UL... sy pake UL u kondisi tertentu juga

 

menurut sy ga ada produk yg paling baik,

yg ada orang yg bisa memanfaatkan produk dengan optimal

tinggal kita bisa ga mengoptimalkan produknya

 

 

memang, ilustrasi di atas mengesampingkan nilai uang terhadap waktu,

ada orang yg bilang, mending 90jt tapi bayarnya nyicil, kan sisanya bisa ditumbuhkan dulu di investasi

yaa kalo mampu menumbuhkan, kalo hasilnya malah berkurang bagaimana?

 

Lagian kalo pake nilai uang terhadap waktu nanti ujung2nya tergantung pada kemampuan investasi seseorang,

ada yg mampunya menumbuhkan 3% pertahun, ada yg mampunya 5% pertahun... ada yg tinggi, ada yg rendah

ada lagi yg bukannya tumbuh malah ludes....

biarlah itungan detilnya dijahit u setiap pribadi, sy hanya menggambarkan secara globalnya...

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 


Dari: "soeni_liem@ yahoo.com" <soeni_liem@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jum, 25 Juni, 2010 11:44:10
Judul: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agus tus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>____________ _________ _________ __
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 

 

 

Tidak ada virus ditemukan dalam pesan masuk.
Diperiksa oleh AVG - www.avg.com
Versi: 9.0.830 / Basis Data Virus: 271.1.1/2971 - Tanggal Rilis: 06/30/10 01:35:00

 

Tidak ada virus ditemukan dalam pesan masuk.
Diperiksa oleh AVG - www.avg.com
Versi: 9.0.830 / Basis Data Virus: 271.1.1/2971 - Tanggal Rilis: 07/01/10 01:38:00


#34331 From: priambudi <prietea@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 4:24 am
Subject: Bls: Bls: Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
prietea
Send Email Send Email
 
memisahkan unitlink maksudnya gimana pak?
orang biasanya memisahkan asuransi dgn investasi


kip de spirit haih

prie


Dari: "cnbc.platinum@..." <cnbc.platinum@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Rab, 30 Juni, 2010 18:14:55
Judul: Re: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Singkat saja:
Q: Jika anda penganut ide memisahkan UnitLink, maka tolong sebutkan nama produk asuransi apa yg sesuai.

Jangan tulis terlalu panjang.

Sent from BlackBerry® on 3


From: priambudi <prietea@yahoo. com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Tue, 29 Jun 2010 09:18:38 +0800 (SGT)
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

sayangnya sy ga punya data premi proactive dan proactive plus selain yg bu soeni tulis di email
jadi kalo mo itung pake proactive, atau proactive plus yg 5 atau 20 tahun sy ga bisa :(

cara bu lily cuti premi setelah 2 tahun itu memang paling 'galak' hasilnya
cuma sy pengennya ngebandingin secara biasa aja

kalo sy setujunya dengan memisahkan pengaman dengan investasi
artinya apa? sy ga akan 'nabung' di instrumen investasi
kalo bu lily baca di file sy itu, rekening yg 10% pendapatan itu,
ga akan pernah sy bolehin masuk ke instrumen investasi
tapi kalo masuk ke bank, asuransi, atau sarana lindung nilai ... boleh

banyak orang yg uangnya dikumpulin semua dalam satu anggaran
terus dibagi-bagi ke berbagai keperluan
kalo prinsip pengelolaan keuangan sy ga bgitu...
ada 5 anggaran... u kebutuhan, u bayar utang, u keinginan, u pengaman, u investasi

kalo kebutuhannya terlalu besar, ga boleh dia ambil dari anggaran laen...
masukin ke RAPBN taon depan aja...
kalo masih ga bisa dan ternyata mendesak, terpaksa anggaran keinginan yg ngalah

kalo rekening pengaman sy cuma segitu-gitunya. ..
contoh pilihan sy... 
nabung sampe bisa terkumpul 750jt
ambil termlife ... 90 jt dicicil selama 20 tahun u proteksi 750jt
ambil UL 71jt dicicil 7 tahun u proteksi 750 jt
ngumpulin lindung nilai sampe terkumpul 750jt
dsb... tapi ga boleh masuk instrumen investasi...

jadinya kalo nanti ternyata investasi sy jeblog ga karu2an...
sy masih bisa bilang "yaah namanya juga uang belajar, mana ada sih belajar murah"
setelah itu masih bisa makan2 di luar pake anggaran keinginan sy...
dan pengaman sy masih berfungsi dgn baik,
kebutuhan sy pun masih terpenuhi seluruhnya

jadi u saran2 "sisanya diinvestasikan" itu ga bisa u orang2 sperti sy
karena dana pengaman sisa berapa pun ga akan pernah diinvestasikan


dan kalo u investasi, prinsipnya harus di atas yg agresip,
mana mau kita dengan cuma 8% ... ^_^
resiko?? kami punya pengaman... hilang pun ga masalah....


kip de spirit haih

prie




Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 12:56:45
Judul: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Rencana melapsed kan UL di usia 55th itu briliant idea as long as ada investasi yg menyertainya. Nah, investasi nya itu terserah kan mau di UL ybs atau di reksadana atau instrumen lain di luar UL ybs. Kalo saran saya sih investasinya ya sebaiknya tdk di ULnya itu.

Itu itungan fair nya kalo dibandingkan dng UL mesti dng yang Manulife Proactive pak - krn itu yg meningkat per thn spt UL ...
kalo rencana 7 th bayar di UL kan total bayarnya:
7 x 12 x 850.000 = 71.400.000.. . artinya sebulan 850rb atau Rp 10,2jt setahun...
Jadi anggep aja setahun memang dana yg kita cadangkan utk asuransi plus investasinya segitu...

Nah, itung2an singkat kalo dipisah dengan di termlife (misal Proactive plus dr Manulife) itu misal Rp 2.790.000 setahun - artinya kan ada "kelebihan" dana jatah kalo kita di UL yg bisa diinvestasikan sebesar Rp 7.410.000,- selama 7 th itu. Nah - kita itung aja yg Rp 7.410.000,- itu compounding 8% setahun... anggep nabung bulanan aja di reksadana pasar uang/obligasi jadi nabung kelebihan dana nya bulanan aja sebesar Rp 7.410.000 dibagi 12 bulan - jadi Rp 617.500 per bulan. Suku bunga per bulan perkiraan kan 0.643% dng perhitungan compounding segitu bisa mencapai 8% setahun bila tdk ada penarikan sama sekali. Sehingga "kelebihan" dana itu nanti pada akhir th ke -7 sudah menjadi Rp 68.508.600.

Coba cek aja di UL misalnya th ke -7 apakah dengan bunga 8% per tahun sudah bisa mencapai angka di atas... itupun mestinya angka 68jt sekian itu akan lbh gede lagi bila pake data yg termlife ala Proactive. Tapi ini pun tdk berarti sy anti UL... cuman sy nggak invest di UL. Lagian yg udah punya UL apalagi terlanjur jalan 2th ke atas ditutup itu walo pindah ke term jg lebih rugi. Kenapa?

Contoh dng Proactive Manulife aja deh... dibanding polis UL Pru PAA saya yang sudah cuti premi. Anyway di UL rata2 sudah boleh cuti premi stlh 2th. Kalo dah cuti premi kan artinya kita hanya bayar biaya asuransi dan administrasi. Anggap aja ambil asuransi dasarnya aja di Pru dicover bila meninggal dunia hingga usia 98th efektif dan cacat tetap total sd usia 60th. Kalo di UL Pru - pria 35th non smoker dan kelas 1 dng UP 750jt,  bila hanya ambil asuransi dasarnya saja dan sudah cuti premi maka total biayanya :

Pria 35th, biaya asuransi Rp 166.250 per bulan anggep disetahunkan kali 12 = Rp 1.995.000.
Karena Top Up di UL Pru awalnya dipotong biaya 5% di depan dan maka harus setor = 1.995.000 x 100/95 = Rp 2.100.000 + Rp 100.000 = Rp 2,2 jt per tahun plus biaya admin Rp 27.500/bln x 12 = 330rb. Total = Rp 2.530.000 per tahun
Ingat - manfaat UP dasar Pru tidak hanya sekedar asuransi jiwa tapi jg plus cacat total tetap dengan sebab apapun - yg keluar nya 20% begitu terbukti dan 80% di thn berikutnya

Padahal premi cacat tetap total krn akibat kecelakaan aja di asuransi term aja COInya rata2 bisa 30-50% UP jiwa - sedangkan di UP dasar Pru yg sudah cuti premi itu kan ditanggung cacat tetap total bukan cuman akibat kecelakaan aja, jadi misalnya krn sakit pun shg harus amputasi mestinya juga ditanggung. Jadi perkiraan fair COInya di Manulife adalah anggep aja semurah2nya adalah 30% dari UP dasar 750jt di Proactive utk pria 35th yg Rp 2.025.000 + 30%nya  aja mestinya adalah sekitar Rp 2.632.500,- per utk usia tsb. Masih lebih murah bila saya upgrade aja unitlink PAA saya kan ... makanya usulan nutup polis Pru  yg udah 2th ke atas itu sy pikir agak kurang tepat... memangnya term insurance mana yg lbh murah dr manfaat PAA saya itu dong saat ini?

Makanya saya minta data dr bu Soeni - Manulife dan jg dari Sunlife-mgkn rekan Firsty bisa bantu? Utk dr Manulife...  bagaimana kalo UP dasar di Proactive Manulife tsb ditambahkan dng rider fasilitas cacat tetap total (kalo bisa yg dengan sebab apapun bkn krn kecelakaan aja) sehingga bisa saya dibandingkan lebih fair dng polis Pru PAA saya yg sudah cuti premi bila diupgrade, mengingat polis sy tersebut sudah lewat 2th dan agen saya saat ini msh muda, sudah hampir ngga mgkn pindah dari Pru... krn hslnya aja sudah dia atas 200jt/bln, sdh MDRT life time, istri dan keluarganya  juga semua agen Pru skrg ini. Jadi msh cukup  yakin dia dan keluarganya (mgkn jg anaknya kelak...) akan urusin klaim saya seumur hidup nantinya bila sy toh klaim usia 90th misalnya.

Jadi tetap saya nggak anti Unitlink... krn sy bisa kok bikin UL saya lbh murah drpd term insurance. Kalo Pru link PAA sebenarnya scr asuransi dasar bisa dibilang adalah salah satu yg terbaik - yg kalah manfaat rider2nya aja dng yg lain. Itu kan satu contoh saja cara maksimalkan polis UL di Pru yang non syariah, ada lagi cara beda kalo di Pru yg syariah, di Acelife pun saya bisa bikin UL saya lebih murah drpd term insurance manapun - itu krn sy bikin sendiri semua proposalnya dan maksimalkan ... tapi investasinya ya jelas ngga bakal sy mau di UL dong... kan ada yg jauh lbh bagus baik reksadana maupun berbagai investasi lain.

Smg cukup jelas dan dimengerti ...  bila ada yg salah mohon dikoreksi... Dlm hal ini sy cuma setuju dng konsep memisahkan produk asuransi dng investasi - tp saya sama sekali ngga bilang kalo produk UL lebih jelek drpd term insurance misalnya bila investasinya sudah dipisahkan dan dimaksimalkan  shg sy bisa punya yg "the best" per manfaat (menurut saya) yang ada di pasaran saat ini baik dr sisi manfaat, biaya maupun perusahaan nya.

Thanks and regards
Lily





Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sab, 26 Juni, 2010 05:00:37
Judul: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu soeni, maaf ni... sy ni bingung...
dari dulu waktu belajar itung2an aktuaria u asuransi,
sy lihat term life itu mahal...
justru UL itu murah

sy coba bandingkan dengan yg bu soeni kirimkan di email yg laen
Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) :
* MPP 10th -> th1-10 Rp.2.790.000, th11-20 Rp.6.285.000. .. dst

sy anggep bgini... sy usia 35 th, merokok
sy mau perlindungan jiwa dari usia 35 sd 54 th ... UP 750juta
anggapan sy, di usia pensiun 55 tahun, sy dah ngumpulin aset liquid lebih dari 750jt
jadi sy ga perlu lg UPnya
pilihan sy UL atau term life

kalo sy pake Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) 10 tahun
brarti usia 35 sd 44 sy bayar 10 x 2.790.000 = 27.900.000
usia 45 sd 54 sy bayar     10 x 6.285.000 = 62.850.000
totalnya 90.750.000

kalo pake UL, sy bayar premi 850.000 perbulan selama 7 tahun
brarti yg sy bayar 7 x 12 x 850.000 = 71.400.000

tapi sy ga mau ngumpulin duit di investasinya, 
jadi sy buat UL sy lapse saat usia sy 55 tahun,
caranya dengan mengambil investasinya, sekalian ngurangin bayar premi
sy pake perhitungan investasinya berkembang 8% pertahun,
masih cukup masuk akal menurut sy, kupon obligasi aja lebih tinggi pertumbuhannya
di tahun ke 5 sy ambil 2.500.000
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000 
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000
totalnya 12.500.000 yg sy ambil

jadi total premi yg sy bayar selama 7 tahun ga jadi 71.400.000
tapi jadinya  71.400.000 - 12.500.000 = 58.900.000


menurut sy, kalo saat ini kita mampu, mending ambil UL aja,
kita ga tau kalo di tahun ke 15, pas anak kita mulai kuliah, mungkin keuangan lg seret
dan 6 jt itu hanya cukup u bayar kuliah 1 semester doang,
boro-boro bayar premi, mikirin uang kuliah semester depan aja bingung dari mana... 

tapi kalo saat ini ga punya uang, ambil aja UP yg kecil dulu
150jt dulu... toh bayar preminya cuma 175rebu sebulan, ambil cicilan yg panjang... 12 th misalnya
wah kekecilan atuh UP segitu mah... gapapa... namanya juga memulai
taon depan waktu dapet bonus buru2 diubah, naikkan preminya biar UPnya bisa naik misalnya jadi 250jt
kalo dapet bonus lg, naikkan lagi, UPnya jadi 400 misalnya
begitu terus sampe dapet UP yang diinginkan.. . 750jt misalnya...


kenapa sy pilih UL?
ceritanya gini, dulu, waktu utak-utik aktuaria u perhitungan asuransi,
sy punya data, brapa sih cost of insurance (COI) asuransi jiwa u seseorang pada usia tertentu
bentuknya dalam % ... hitungannya agak panjang, sy beri contoh beberapa usia aja
misalnya usia 35th... COInya sekitar 0,135%
jadi kalo usia 35th pengen UP 1 M... COInya 1.350.000 
usia 36, naik jadi 0,145%  ...   begitu seterusnya   

COI ini harga pabrik lah... belom dikasih kemasan... nantinya di perusahaan asuransi akan dikemas
makanya harganya naik... nilai premi lebih besar daripada COInya
kalo di termlife... usia 35 tuh 2-3% ... tergantung perusahaan asuransinya
logikanya gini... kalo preminya ga jauh dari COI... brarti murah... gampang kan?
Nah, COI u usia 35th sd 54th... kalo dijumlahkan semua .. nilanya  sekitar 68-70jt

makanya waktu dapet UL cuma perlu bayar 71,5 jt ... sy langsung tertarik
apalagi... UL punya nilai investasi yg bisa sy utak-utik sendiri... 


tapi bukan brarti sy ga pake termlife ya... sy pake termlife u kondisi tertentu
dan bukan brarti sy selalu pake UL... sy pake UL u kondisi tertentu juga

menurut sy ga ada produk yg paling baik,
yg ada orang yg bisa memanfaatkan produk dengan optimal
tinggal kita bisa ga mengoptimalkan produknya


memang, ilustrasi di atas mengesampingkan nilai uang terhadap waktu,
ada orang yg bilang, mending 90jt tapi bayarnya nyicil, kan sisanya bisa ditumbuhkan dulu di investasi
yaa kalo mampu menumbuhkan, kalo hasilnya malah berkurang bagaimana?

Lagian kalo pake nilai uang terhadap waktu nanti ujung2nya tergantung pada kemampuan investasi seseorang,
ada yg mampunya menumbuhkan 3% pertahun, ada yg mampunya 5% pertahun... ada yg tinggi, ada yg rendah
ada lagi yg bukannya tumbuh malah ludes....
biarlah itungan detilnya dijahit u setiap pribadi, sy hanya menggambarkan secara globalnya...


kip de spirit haih

prie



Dari: "soeni_liem@ yahoo.com" <soeni_liem@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jum, 25 Juni, 2010 11:44:10
Judul: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000
To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agustus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>____________ _________ _________ __
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta. Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>






#34332 From: priambudi <prietea@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 4:27 am
Subject: Bls: Bls: Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
prietea
Send Email Send Email
 
bu lily 
sy coba kebut bikin file ttg pemisahan ini ya,
mudah2an awal minggu depan sudah bisa di uplod
karena sy selama ini berkumpulnya dengan praktisi,
jadi mungkin pola pikirnya agak beda dengan akademisi


kip de spirit haih

prie


Dari: Christianto Gouw <christgouw@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Rab, 30 Juni, 2010 19:05:24
Judul: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Hm, ini baru namanya... comprehensive financial planning yg independent karena dibuat scr independen dng style sendiri - bukan hasil pemikiran atau desain dari org lain. Sip deh

Rgrds
Lily

--- Pada Sen, 28/6/10, priambudi <prietea@yahoo. com> menulis:

Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Judul: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Senin, 28 Juni, 2010, 6:18 PM

 

sayangnya sy ga punya data premi proactive dan proactive plus selain yg bu soeni tulis di email
jadi kalo mo itung pake proactive, atau proactive plus yg 5 atau 20 tahun sy ga bisa :(

cara bu lily cuti premi setelah 2 tahun itu memang paling 'galak' hasilnya
cuma sy pengennya ngebandingin secara biasa aja

kalo sy setujunya dengan memisahkan pengaman dengan investasi
artinya apa? sy ga akan 'nabung' di instrumen investasi
kalo bu lily baca di file sy itu, rekening yg 10% pendapatan itu,
ga akan pernah sy bolehin masuk ke instrumen investasi
tapi kalo masuk ke bank, asuransi, atau sarana lindung nilai ... boleh

banyak orang yg uangnya dikumpulin semua dalam satu anggaran
terus dibagi-bagi ke berbagai keperluan
kalo prinsip pengelolaan keuangan sy ga bgitu...
ada 5 anggaran... u kebutuhan, u bayar utang, u keinginan, u pengaman, u investasi

kalo kebutuhannya terlalu besar, ga boleh dia ambil dari anggaran laen...
masukin ke RAPBN taon depan aja...
kalo masih ga bisa dan ternyata mendesak, terpaksa anggaran keinginan yg ngalah

kalo rekening pengaman sy cuma segitu-gitunya. ..
contoh pilihan sy... 
nabung sampe bisa terkumpul 750jt
ambil termlife ... 90 jt dicicil selama 20 tahun u proteksi 750jt
ambil UL 71jt dicicil 7 tahun u proteksi 750 jt
ngumpulin lindung nilai sampe terkumpul 750jt
dsb... tapi ga boleh masuk instrumen investasi...

jadinya kalo nanti ternyata investasi sy jeblog ga karu2an...
sy masih bisa bilang "yaah namanya juga uang belajar, mana ada sih belajar murah"
setelah itu masih bisa makan2 di luar pake anggaran keinginan sy...
dan pengaman sy masih berfungsi dgn baik,
kebutuhan sy pun masih terpenuhi seluruhnya

jadi u saran2 "sisanya diinvestasikan" itu ga bisa u orang2 sperti sy
karena dana pengaman sisa berapa pun ga akan pernah diinvestasikan


dan kalo u investasi, prinsipnya harus di atas yg agresip,
mana mau kita dengan cuma 8% ... ^_^
resiko?? kami punya pengaman... hilang pun ga masalah....


kip de spirit haih

prie




Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 12:56:45
Judul: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Rencana melapsed kan UL di usia 55th itu briliant idea as long as ada investasi yg menyertainya. Nah, investasi nya itu terserah kan mau di UL ybs atau di reksadana atau instrumen lain di luar UL ybs. Kalo saran saya sih investasinya ya sebaiknya tdk di ULnya itu.

Itu itungan fair nya kalo dibandingkan dng UL mesti dng yang Manulife Proactive pak - krn itu yg meningkat per thn spt UL ...
kalo rencana 7 th bayar di UL kan total bayarnya:
7 x 12 x 850.000 = 71.400.000.. . artinya sebulan 850rb atau Rp 10,2jt setahun...
Jadi anggep aja setahun memang dana yg kita cadangkan utk asuransi plus investasinya segitu...

Nah, itung2an singkat kalo dipisah dengan di termlife (misal Proactive plus dr Manulife) itu misal Rp 2.790.000 setahun - artinya kan ada "kelebihan" dana jatah kalo kita di UL yg bisa diinvestasikan sebesar Rp 7.410.000,- selama 7 th itu. Nah - kita itung aja yg Rp 7.410.000,- itu compounding 8% setahun... anggep nabung bulanan aja di reksadana pasar uang/obligasi jadi nabung kelebihan dana nya bulanan aja sebesar Rp 7.410.000 dibagi 12 bulan - jadi Rp 617.500 per bulan. Suku bunga per bulan perkiraan kan 0.643% dng perhitungan compounding segitu bisa mencapai 8% setahun bila tdk ada penarikan sama sekali. Sehingga "kelebihan" dana itu nanti pada akhir th ke -7 sudah menjadi Rp 68.508.600.

Coba cek aja di UL misalnya th ke -7 apakah dengan bunga 8% per tahun sudah bisa mencapai angka di atas... itupun mestinya angka 68jt sekian itu akan lbh gede lagi bila pake data yg termlife ala Proactive. Tapi ini pun tdk berarti sy anti UL... cuman sy nggak invest di UL. Lagian yg udah punya UL apalagi terlanjur jalan 2th ke atas ditutup itu walo pindah ke term jg lebih rugi. Kenapa?

Contoh dng Proactive Manulife aja deh... dibanding polis UL Pru PAA saya yang sudah cuti premi. Anyway di UL rata2 sudah boleh cuti premi stlh 2th. Kalo dah cuti premi kan artinya kita hanya bayar biaya asuransi dan administrasi. Anggap aja ambil asuransi dasarnya aja di Pru dicover bila meninggal dunia hingga usia 98th efektif dan cacat tetap total sd usia 60th. Kalo di UL Pru - pria 35th non smoker dan kelas 1 dng UP 750jt,  bila hanya ambil asuransi dasarnya saja dan sudah cuti premi maka total biayanya :

Pria 35th, biaya asuransi Rp 166.250 per bulan anggep disetahunkan kali 12 = Rp 1.995.000.
Karena Top Up di UL Pru awalnya dipotong biaya 5% di depan dan maka harus setor = 1.995.000 x 100/95 = Rp 2.100.000 + Rp 100.000 = Rp 2,2 jt per tahun plus biaya admin Rp 27.500/bln x 12 = 330rb. Total = Rp 2.530.000 per tahun
Ingat - manfaat UP dasar Pru tidak hanya sekedar asuransi jiwa tapi jg plus cacat total tetap dengan sebab apapun - yg keluar nya 20% begitu terbukti dan 80% di thn berikutnya

Padahal premi cacat tetap total krn akibat kecelakaan aja di asuransi term aja COInya rata2 bisa 30-50% UP jiwa - sedangkan di UP dasar Pru yg sudah cuti premi itu kan ditanggung cacat tetap total bukan cuman akibat kecelakaan aja, jadi misalnya krn sakit pun shg harus amputasi mestinya juga ditanggung. Jadi perkiraan fair COInya di Manulife adalah anggep aja semurah2nya adalah 30% dari UP dasar 750jt di Proactive utk pria 35th yg Rp 2.025.000 + 30%nya  aja mestinya adalah sekitar Rp 2.632.500,- per utk usia tsb. Masih lebih murah bila saya upgrade aja unitlink PAA saya kan ... makanya usulan nutup polis Pru  yg udah 2th ke atas itu sy pikir agak kurang tepat... memangnya term insurance mana yg lbh murah dr manfaat PAA saya itu dong saat ini?

Makanya saya minta data dr bu Soeni - Manulife dan jg dari Sunlife-mgkn rekan Firsty bisa bantu? Utk dr Manulife...  bagaimana kalo UP dasar di Proactive Manulife tsb ditambahkan dng rider fasilitas cacat tetap total (kalo bisa yg dengan sebab apapun bkn krn kecelakaan aja) sehingga bisa saya dibandingkan lebih fair dng polis Pru PAA saya yg sudah cuti premi bila diupgrade, mengingat polis sy tersebut sudah lewat 2th dan agen saya saat ini msh muda, sudah hampir ngga mgkn pindah dari Pru... krn hslnya aja sudah dia atas 200jt/bln, sdh MDRT life time, istri dan keluarganya  juga semua agen Pru skrg ini. Jadi msh cukup  yakin dia dan keluarganya (mgkn jg anaknya kelak...) akan urusin klaim saya seumur hidup nantinya bila sy toh klaim usia 90th misalnya.

Jadi tetap saya nggak anti Unitlink... krn sy bisa kok bikin UL saya lbh murah drpd term insurance. Kalo Pru link PAA sebenarnya scr asuransi dasar bisa dibilang adalah salah satu yg terbaik - yg kalah manfaat rider2nya aja dng yg lain. Itu kan satu contoh saja cara maksimalkan polis UL di Pru yang non syariah, ada lagi cara beda kalo di Pru yg syariah, di Acelife pun saya bisa bikin UL saya lebih murah drpd term insurance manapun - itu krn sy bikin sendiri semua proposalnya dan maksimalkan ... tapi investasinya ya jelas ngga bakal sy mau di UL dong... kan ada yg jauh lbh bagus baik reksadana maupun berbagai investasi lain.

Smg cukup jelas dan dimengerti ...  bila ada yg salah mohon dikoreksi... Dlm hal ini sy cuma setuju dng konsep memisahkan produk asuransi dng investasi - tp saya sama sekali ngga bilang kalo produk UL lebih jelek drpd term insurance misalnya bila investasinya sudah dipisahkan dan dimaksimalkan  shg sy bisa punya yg "the best" per manfaat (menurut saya) yang ada di pasaran saat ini baik dr sisi manfaat, biaya maupun perusahaan nya.

Thanks and regards
Lily





Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sab, 26 Juni, 2010 05:00:37
Judul: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu soeni, maaf ni... sy ni bingung...
dari dulu waktu belajar itung2an aktuaria u asuransi,
sy lihat term life itu mahal...
justru UL itu murah

sy coba bandingkan dengan yg bu soeni kirimkan di email yg laen
Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) :
* MPP 10th -> th1-10 Rp.2.790.000, th11-20 Rp.6.285.000. .. dst

sy anggep bgini... sy usia 35 th, merokok
sy mau perlindungan jiwa dari usia 35 sd 54 th ... UP 750juta
anggapan sy, di usia pensiun 55 tahun, sy dah ngumpulin aset liquid lebih dari 750jt
jadi sy ga perlu lg UPnya
pilihan sy UL atau term life

kalo sy pake Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) 10 tahun
brarti usia 35 sd 44 sy bayar 10 x 2.790.000 = 27.900.000
usia 45 sd 54 sy bayar     10 x 6.285.000 = 62.850.000
totalnya 90.750.000

kalo pake UL, sy bayar premi 850.000 perbulan selama 7 tahun
brarti yg sy bayar 7 x 12 x 850.000 = 71.400.000

tapi sy ga mau ngumpulin duit di investasinya, 
jadi sy buat UL sy lapse saat usia sy 55 tahun,
caranya dengan mengambil investasinya, sekalian ngurangin bayar premi
sy pake perhitungan investasinya berkembang 8% pertahun,
masih cukup masuk akal menurut sy, kupon obligasi aja lebih tinggi pertumbuhannya
di tahun ke 5 sy ambil 2.500.000
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000 
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000
6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000
totalnya 12.500.000 yg sy ambil

jadi total premi yg sy bayar selama 7 tahun ga jadi 71.400.000
tapi jadinya  71.400.000 - 12.500.000 = 58.900.000


menurut sy, kalo saat ini kita mampu, mending ambil UL aja,
kita ga tau kalo di tahun ke 15, pas anak kita mulai kuliah, mungkin keuangan lg seret
dan 6 jt itu hanya cukup u bayar kuliah 1 semester doang,
boro-boro bayar premi, mikirin uang kuliah semester depan aja bingung dari mana... 

tapi kalo saat ini ga punya uang, ambil aja UP yg kecil dulu
150jt dulu... toh bayar preminya cuma 175rebu sebulan, ambil cicilan yg panjang... 12 th misalnya
wah kekecilan atuh UP segitu mah... gapapa... namanya juga memulai
taon depan waktu dapet bonus buru2 diubah, naikkan preminya biar UPnya bisa naik misalnya jadi 250jt
kalo dapet bonus lg, naikkan lagi, UPnya jadi 400 misalnya
begitu terus sampe dapet UP yang diinginkan.. . 750jt misalnya...


kenapa sy pilih UL?
ceritanya gini, dulu, waktu utak-utik aktuaria u perhitungan asuransi,
sy punya data, brapa sih cost of insurance (COI) asuransi jiwa u seseorang pada usia tertentu
bentuknya dalam % ... hitungannya agak panjang, sy beri contoh beberapa usia aja
misalnya usia 35th... COInya sekitar 0,135%
jadi kalo usia 35th pengen UP 1 M... COInya 1.350.000 
usia 36, naik jadi 0,145%  ...   begitu seterusnya   

COI ini harga pabrik lah... belom dikasih kemasan... nantinya di perusahaan asuransi akan dikemas
makanya harganya naik... nilai premi lebih besar daripada COInya
kalo di termlife... usia 35 tuh 2-3% ... tergantung perusahaan asuransinya
logikanya gini... kalo preminya ga jauh dari COI... brarti murah... gampang kan?
Nah, COI u usia 35th sd 54th... kalo dijumlahkan semua .. nilanya  sekitar 68-70jt

makanya waktu dapet UL cuma perlu bayar 71,5 jt ... sy langsung tertarik
apalagi... UL punya nilai investasi yg bisa sy utak-utik sendiri... 


tapi bukan brarti sy ga pake termlife ya... sy pake termlife u kondisi tertentu
dan bukan brarti sy selalu pake UL... sy pake UL u kondisi tertentu juga

menurut sy ga ada produk yg paling baik,
yg ada orang yg bisa memanfaatkan produk dengan optimal
tinggal kita bisa ga mengoptimalkan produknya


memang, ilustrasi di atas mengesampingkan nilai uang terhadap waktu,
ada orang yg bilang, mending 90jt tapi bayarnya nyicil, kan sisanya bisa ditumbuhkan dulu di investasi
yaa kalo mampu menumbuhkan, kalo hasilnya malah berkurang bagaimana?

Lagian kalo pake nilai uang terhadap waktu nanti ujung2nya tergantung pada kemampuan investasi seseorang,
ada yg mampunya menumbuhkan 3% pertahun, ada yg mampunya 5% pertahun... ada yg tinggi, ada yg rendah
ada lagi yg bukannya tumbuh malah ludes....
biarlah itungan detilnya dijahit u setiap pribadi, sy hanya menggambarkan secara globalnya...


kip de spirit haih

prie



Dari: "soeni_liem@ yahoo.com" <soeni_liem@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jum, 25 Juni, 2010 11:44:10
Judul: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000
To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agustus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>____________ _________ _________ __
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta. Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>







#34333 From: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 7:50 am
Subject: UnitLink seri 8: "Dah Terlanjur Beli Gimana?" dari Aidil Akbar
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Rekans,
 
Tulisan Sahabat dan Guru saya: Bang Aidil Akbar - Perencana Keuangan Kondang.
 
Selamat menikmati gaya tulisan Beliau yang blak-blakan.
 
Semoga bermanfaat.
 
Salam,
Freddy Pieloor

----- Forwarded Message ----
From: Wishnu <wishnu8289@...>
To: pengaduanasuransi@yahoogroups.com; insurance-com@yahoogroups.com; ssr-klub@yahoogroups.com; fpieloor@...
Cc: moneynlove@yahoogroups.com; pengaduanasuransi@yahoogroups.com
Sent: Wed, June 30, 2010 6:47:54 PM
Subject: UnitLink seri 8:Dah Terlanjur Beli Gimana?

http://bit.ly/bdb00D


Yihaaaaaaaaaaaaaaa kembali di posting UnitLink seri 88…..
Berani jamin  dan taruhan (ngak Syariah nih..) dari semua tulisan gw tentang
UnitLink  seri 1-7 jujur pasti kalian sangat menunggu-nunggu tulisan yang ini  kan?
 
Yakin banget… hayo  Ngakuuuuuuuu dah salah beli.. salah semua.. duit  ngak balik,
investasi berantakan… trus what next? what should I do?  Apakah diteruskan atau
dibatalkan? apakah kalau diteruskan saya rugi?  bagaimana kedepannya? bisa ngak
saya untung lagi? atau bisa ngak uang  saya kembali???? dan seribu seratus
pertanyaan lain yang saya yakiiinnn  banget kalian mau tau jawabannya… kan kan
kan???

Anyway busway… jujur terus terang lagi… porsi ini adalah porsi yang  paling
sulit untuk dijelaskan, karena di Indonesia ada puluhan  perusahaan asuransi
dengan produk asuransi yang berbeda-beda (itu baru  unitlink) nya aja,
blom asuransi jenis tradisional lainnya. 
 
Oleh sebab  itu akan sangat sulit untuk memberikan jawaban yang bisa di generalisir 
dan dipergunakan oleh khalayak umum (cieee bahasanya) karena  masing-masing kasus berbeda.
 
Saya akan coba memberikan hal-hal yang  paling mendasar dulu ya. 
Selebihnya… ya terserah anda-anda sekalian..  (ngak mecahin masalah ya?) *kabuuuuurrr*…
Perubahan Kesehatan,
Hati-hati dalam membatalkan polis yang sudah dibeli apabila dalam  kurun waktu
perlindungan yang sudah anda salah beli ini mungkin saja telah terdapat
perubahan / penurunan kesehatan. 
Apalagi kalau asuransi Unitlink yang udah salah dibeli tadi ditambahin  rider untuk critical illness
atau hospital benefit. 
 
Hati-hati apabila terjadi perubahan kesehatan karena anda
mungkin belum  tentu bisa mendapatkan coverage atau perlindungan untuk penyakit yang 
sudah anda derita. (Tambahan FP: Kalau Anda sudah penyakitan, jangan pindah)
 
Kalaupun bisa mendapatkan biasanya akan dikenakan  biaya extra premi. 
INGAT, polis yang sudah anda salah beli itu dibeli ketika usia anda “lebih” mudaan,
sehingga bisa saja preminya  lebih murah dari sekarang.   
Mudah-mudahan anda bisa dilindungi di  polis yang baru sebelum membatalkan polis
yang lama.
Lakukan perhitungan  yang benar dan bandingkan dengan polis baru,
kalau masih lebih murah…  sikaaaat. Asuransi Pengganti

Kalau anda tidak punya asuransi namanya un-insured dan  posisi tersebut
berbahaya. 
Sejelek-jelek asuransi salah beli, yah tetep  jelek yang salah beli hahahah…
maksudnya paling ngak masih punya polis  asuransi lah. 
 
Meskipun kalau anda sakit atau meninggal cuma dapet uang  50jt atau 100jt atau 150jt atau
250jt…cukup ngak tuh? 
 
Jangan  ngebayangin biaya-biaya serta premi yang akan hilang yang sudah anda  bayarkan…
siap-siap nangis darah deh..
Hitung Jumlah Pengembalian Dana & Biayanya
Ada teori yang menyatakan bahwa akan makan waktu minimum 3 tahun  sebelum uang
kita balik modal. 
 
Ada juga yang menyatakan 5 tahun sebelum  balik modal. 
Jawabannya tidak ada yang pasti.  Mengapa? 
Karena ada  beberapa sebab, yaitu setiap perusahaan asuransi mempunyai skema biaya  yang berbeda. 
Yang pasti selalu sama adalah bahwa diawal-awal tahun 
anda akan terkena biaya yang sangat besar (note: untuk front load  policy). 
 
Ada perusahaan yang mengenakan biaya ditahun pertama 90% dari  premi yang dibayarkan,
ada yg 80% ada juga yang 75%. 
Belum lagi biaya  di tahun ke 2 yang biasanya besaranya bisa sampai dengan
setengah dari  biaya ditahun pertama. 
 
Anda bisa melakukan perhitungan diperlukan  berapa %% return atau
hasil investasi untuk bisa mengembalikan ke posisi  awal pembayaran premi anda (Break-event point). 
 
Belum juga memperhitungkan hasil investasi kalau anda tempatkan uang anda di produk  lain
(contoh deposito deeehh… ) nah lho…Ini juga belum memperhitungkan  biaya
pengembalian dana yang katanya kena “Penalty” hahahha udah jatuh kejedot ubin
ditimpa pakek tangga yang diatasnya ada pot bunga.  Appeeesss..

Ngomong-ngomong hasil investasi tadi, berarti anda juga harus cek  lagi apakah
selama anda beli polis ini hasil investasinya sudah maksimal  atau belum. 
Kalo ketika kita tarik hasil investasinya atau pasar sedang jeblok maka hasil
investasi anda akan minus alias rugi. 
 
Pengalaman teman-teman yang sudah kita bantu tarik ada yang rugi dari  “cuma” 25%
sampai rugi 90%… huaaaaaahhh duit semua itu..
Belum Tentu Harus Ditutup
OK saya ngerti banget anda semua sudah “ketipu” sama agen anda dan  mengakui
salah beli produk unitlink ini. 
OK saya mengerti banget kalau  anda mau marah….(please marahnya ke agennya yaaaa
jangan ke saya…..  don’t kill the messenger…
saya hanya menyampaikan pesan dan fakta yang  pahit hihihi). 
 
OK saya mengerti banget kalau anda lemas dan lesu bahwa 
apa yang selama ini dijanjikan cuma “lips service” bahasa bibir yang  manis. 
OK saya mengerti anda mau tereak-tereak. 
OK saya mengerti anda  sudah rugi banyaaaaakkkk bangeeet….
rugi uang, dan yang paling penting  dan tidak bisa tergantikan adalah rugi waktu
(boooss kalau udah salah  beli 3 tahun waktu anda yang sudah lewat 3 tahun ngak
bisa kembali  lhooo)… nah sekarang gimana cara beresinnyaaa…
Jawabannya belum tentu langsung menutup polis anda….
akan tetapi yang  sudah pasti menghentikan pembayaran premi anda
untuk mencegah kerugian yang lebih lanjut lagi. 
Nah… karena setiap orang yang sudah salah beli  ini punya banyak
sekali kemungkinan-kemungkinan tergantung dari:
1.  Jenis Produk Asuransinya
2. Perusahaan Asuransinya
3. Loading fee nya (front atau back load)
4. Besaran fee nya
5. Riders alias asuransi tambahan yang dimiliki
6. Usia masuk pada saat beli (kesalahan dilakukan)
7. Usia sekarang
8. Kondisi kesehatan
9. Jenis produk investasinya
10. Hasil investasinya
11. Benefit lain
Kebayangkan ada 10 pangkat 10 kombinasi yang bisa terjadi dengan  polis yang
anda miliki sekarang yang kalau dibahas satu persatu tidak  akan pernah cukup di
blog ini. 
 
Itulah kenapa sebabnya saya tidak pernah  bisa memberikan jawaban secara detil dan
pasti bagaimana cara menutup  polis (kalau perlu di tutup) atau
memperlakukan polis tersebut sebelum  saya lihat dan pegang polis anda ditangan
saya (beserta bukti hasil  investasinya ya). 
 
Mungkin saja (saya bilang MUNGKIN yaaaaa… jangan salahin kalau kalian salah nutup/action)
menutup polis yang belum  berumur 3 tahun suatu tindakan yang tepat,
akan tetapi melihat banyaknya kombinasi yang lain kita tidak bisa secara gegabah
untuk melakukan itu  tanpa persiapan-persiapan yang tepat.
So… balik lagi baca dari atas… dan berhati-hati sebelum mengambil  tindakan.
Good Luck, sampai ketemu di topik berikutnya, plus sampai  ketemu di #KopDarAFC
membahas tentang UnitLink ini…






#34334 From: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 7:56 am
Subject: Re: Tanya Unit Link : 30 Juni 2010 jam 18.30 di Pacific Place, Urban Kitchen
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Rekan Rizki,
 
 
Coba Anda hub agennya untuk minta proposal penutupan baru dengan UP yang sama,
(bilang Anda mau buka polis baru) pasti dia akan menanggapi dengan serius.
 
Semalam saya sudah menjelaskan kepada Peserta yang datang, yang sudah 2 dan 4
tahun jalan, saya sarankan BATAL, namun keputusan akhir tetap di tangan masing2.
 
Demikian dan terima kasih.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor


From: lovanto <lovanto@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: "pengaduanasuransi@yahoogroups.com" <pengaduanasuransi@yahoogroups.com>; Manager-Indonesia@yahoogroups.com; bisnis-smart Moderator <bisnis-smart-owner@yahoogroups.com>; "moneynlove@yahoogroups.com" <moneynlove@yahoogroups.com>
Sent: Wed, June 30, 2010 6:58:39 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit Link : 30 Juni 2010 jam 18.30 di Pacific Place, Urban Kitchen

 

Dear pak freddy,
Tks banyak utk infonya. Stlh saya lihat di polis saya, ilustrasi yg dulu disampaikan tdk dilampirkan pada polis. Saya sdh coba kontak agennya tapi menurut dia sdh tdk bisa dibuatkan ilustrasi seperti dulu lagi karena skr perhitungannya sdh berbeda..

Tapi intinya kalau BEP msh lama mending dibreak aja ya pak? Yg dimaksud lama itu brp thn pak? Kalau 4 thn termasuk lama tdk?

Thx a lot,
Rizki

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Sat, 26 Jun 2010 19:17:58 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: pengaduanasuransi@ yahoogroups. com<pengaduanasuransi@ yahoogroups. com>; <Manager-Indonesia@ yahoogroups. com>; bisnis-smart Moderator<bisnis-smart- owner@yahoogroup s.com>; moneynlove@yahoogro ups.com<moneynlove@yahoogro ups.com>
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit Link : 30 Juni 2010 jam 18.30 di Pacific Place, Urban Kitchen

 

Dear Rekan Rizki,


Terima kasih atas email Anda.

Untuk menghitung BEP:
1. Hitung berapa total dana yang telah Anda bayarkan,
    a. untuk premi proteksi (asuransi) dan
    b. untuk premi/cicilan investasi
2. Lihat ilustrasi yang disampaikan oleh perusahaan asuransi
3. Perhatikan pada tahun ke berapa total investasi/uang Anda
    akan mencapai (sama besarnya dengan):
    a. total premi/cicilan investasi yang telah Anda bayarkan (1 b)
    b. total premi asuransi dan premi/cicilan investasi yang telah
        Anda bayarkan (jumlah 1 a + 1 b)

Perlu Anda pahami uang premi asuransi adalah untuk premi proteksi
dan ini akan dipakai perusahaan asuransi untuk membayar perlindungan
Anda, sehingga selayaknya uang perlindungan ini tidak kembali (atau
hangus). Bila tidak mau hangus maka Tertanggung harus mengalami sakit
atau sakit kritis atau mati, maka dana perlindungan ini akan "cair".

Demikian dan semoga bermanfaat, terima kasih.


Salam,
Freddy Pieloor










From: lovanto <lovanto@yahoo. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: "pengaduanasuransi@ yahoogroups. com" <pengaduanasuransi@ yahoogroups. com>; Manager-Indonesia@ yahoogroups. com; bisnis-smart Moderator <bisnis-smart- owner@yahoogroup s.com>; "moneynlove@ yahoogroups. com" <moneynlove@yahoogro ups.com>
Sent: Thu, June 17, 2010 9:50:54 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit Link

 

Dear pak freddy,
Saya kurang ngerti, cara menghitung BEP itu bgmn ya? Mohon penjelasannya. .

Tks,
Rizki

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 9 Jun 2010 22:47:20 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: pengaduanasuransi@ yahoogroups. com<pengaduanasuransi@ yahoogroups. com>; <Manager-Indonesia@ yahoogroups. com>; bisnis-smart Moderator<bisnis-smart- owner@yahoogroup s.com>; moneynlove@yahoogro ups.com<moneynlove@yahoogro ups.com>
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit Link

 

Dear Rekan Neney,


Terima kasih atas email Anda.

Kalau sudah terlanjur beli UNIT LINK, ada 2 kemungkinan:

1. Bila sudah cukup lama memiliki UL ini dan telah mencapai BEP,
    saya sarankan Keep saja, namun jangan melakukan TOP UP.
2. Bila sudah masuk lebih dari 3 tahun dan masih mengalami LOSS,
    dan masih cukup jauh mencapai BEP, bisa dibatalkan atau .....
3. Namun bila baru masuk di bawah 3 tahun, keputusannya 1 yaitu
    CANCELL

Sebelum Anda membatalkan UL Anda, sebaiknya beli atau cover dulu
diri Anda dengan Asuransi Murni. Setelah itu silahkan Batalkan dengan
HATI YANG tenang dan lapang.

Ikhlaskan kerugian yang ada, jangan menyesal atau menyalahkan orang lain,
karena semua Anda yang putuskan saat itu.

YA, saya akan membahas hal ini pada pertemuan tanggal 30 Juni 2010.

Sampai jumpa.


Salam,
Freddy Pieloor
www.MONEYnLOVE. com






From: NeNey <r_manggi@yahoo. co.id>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Sat, June 5, 2010 7:53:06 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit Link

 

HMmmm... Kalau yg sdh terlanjur beli Unit link bgmn sbaiknya pak??
Apa ini akan di bahas di pertemuan bulan juni ini??

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 3 Jun 2010 23:36:30 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Cc: Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@ yahoogroups. com>; moneynlove@yahoogro ups.com<moneynlove@yahoogro ups.com>
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit Link

 

Dear Rekan Valia,


Terima kasih atas email Anda.

Saya selalu merekomendasikan kepada Rekan2 dan Klien saya untuk tidak menyentuh
produk Unit Link, melainkan belilah Asuransi secara terpisah dari Investasi.

Sehingga maaf, saya tidak akan melakukan perbandingan Unit Link 1 dengan Unit Link 2.


Salam,
Freddy Pieloor



From: valia sarasvati <vsarasvati@gmail. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Thu, June 3, 2010 4:31:38 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Tanya Unit Link

 

Pak Freddy,
Ada baiknya anda juga mengkoparasikan link yang produk asuransi konvensional dan syariah sehingga peserta betul2 tahu mana yang cocok untuk mereka
sejauh pengetahuan saya, postingan anda yang informatif itu lebih banyak mengupas praktek asuransi konvensional
saya kebetulan memegang polis kedua jenis asuransi tersebut, sehingga pelan2 saya tau mana yang cocok dan mana yang banyak jebakannya (beberapa teman bahkan membahas dari prinsip etik kristiani & islam tentang kehalalan produk asuransi, karena ada beberapa produk yang dari aspek legalnya sangat merugikan konsumen)

salam
Val


2010/6/2 Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>
 

Dear Rekans,
 
 
Selamat pagi dan salam sejahtera,
 
 
Terima kasih atas Sharing Pengalaman Rekan Arya Wijaya.
 
Bagi Rekan yang ingin mengetahui lebih detil tentang produk UNIT LINK ini,
saya akan mengadakan Temu Bagi (pengalaman dan pengetahuan) dengan
Rekan2, baik agen asuransi maupun Nasabah dan bahkan Calon Nasabah
(yang telah menerima penawaran dan ilustrasi):
 
tempat di    : Pacific Place - Urban Kitchen
tanggal       : 30 Juni 2010
jam            : 18.00 - 19.30
biaya          : FREE (makan dan minum bayar masing2)
agenda       : MENGUPAS TUNTAS & MENGUAK ABIS Unit Link
peserta       : UMUM
 
So, bagi Rekan yang telah memiliki POLIS dan telah menerima penawaran
Unit Link, silahkan bawa serta seluruh berkas dokumen Anda.
 
Bagi Agen Pemula yang ingin mengetahui dan mendalami produk ini,
agar dapat memberikan yang terbaik bagi Nasabah Anda, silahkan hadir.
 
Demikian dan sampai bertemu.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
Penulis Buku "JANGAN BELI UNIT LINK, bila .........."





#34335 From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 9:03 am
Subject: LAPORAN SINGKAT dari KOPDAR: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta
lily_el_tj
Send Email Send Email
 

Pak Freddy,
mohon tanggapannya dengan hitung2an antara kalau cuti premi UL bagi yg sudah telanjur memiliki produk UL 2th ke atas dengan bila ditutup dan pindah ke term/pure insurance. Soalnya kalo udah 2th ke atas dan tutup polis UL terus terang Pak - agen2 UL yang justru keenakan, krn kan enak udah dibayar di depan gede itu biaya akuisisi (komisis agen) kan utk servis nasabah seumur hidup eh si nasabah ternyata baru ikut 2-5 th sudah ditutup polisnya - lah agennya enak kan malahan ngga ada beban urusin nasabah itu lagi seterusnya?

Saya ada bandingkan dng Proactive Manulife utk bbrp UL seperti Allianz misalnya - biaya2nya malah lebih rendah bahkan stlh dipotong2 biaya admin dan biaya top up dll. Jadi ini khusus utk mereka yg sudah telanjur punya UL- dibuat bayar2 aja tiap tahun tanpa investasi -  utk biaya asuransi, admin dll yg perlu. Jadi tidak untuk investasi sama sekali dan ktia hitung biaya bersih bila sudah dipotong biaya top up yg 5%, biaya admin,biaya awal dll - utk kasus2 tertentu bisa jadi msh murah di UL yg sudah cuti premi dan dibayar per tahun biaya asuransi dan adminnya aja jadi ngga akan ada itu kena biaya pajak berganda segala toh. Kalo UL Pru bila pria usia 35-40th ke atas dan wanita usia 40-45th ke atas saya lihat sudah lbh murah di UL Pru daripada Proactive Manulife... ini langsung aja sebut nama produknya krn utk sarana kita belajar bersama kan.

Ini pure hitung2an dan logika bukan masalah dari hati nurani segala, justru kalo kita nggak hitung per case duluan - bisa jadi merugikan mereka yg telanjur punya UL dan memutuskan tutup polis tanpa hitung2 dulu bila cuti dan dibayar ala term insurance gitu. Terutama saya lihat UL Allianz biaya asuransinya sudah sangat murah dibanding term/pure insurance lain loh. Kalo Pru malah masih agak mahal - jadi di usia tertentu aja (makin tua) baru dia jadi lebih murah drpd term insurance Proactive itu. Saya sementara ambil contoh Proactive Manulife krn dapetnya data dari situ dan kata bu Soeni dia sudah compare dng bbrp perush asuransi lain mereka lbh murah.

Atau mungkin ada yg bisa kasih term/pure insurance (sementara kita compare UP jiwa nya aja) yang lebih murah drpd Proactive Manulife?

Thx and regards
Lily


--- Pada Kam, 1/7/10, Freddy Pieloor <fpieloor@...> menulis:

Dari: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Judul: [Insurance-Com] LAPORAN SINGKAT dari KOPDAR: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com, "Insurance Community of Indonesia" <Insurance-Com@yahoogroups.com>, "moneynlove@yahoogroups.com" <moneynlove@yahoogroups.com>, AMA-DKI@yahoogroups.com, Manager-Indonesia@yahoogroups.com, "pengaduanasuransi@yahoogroups.com" <pengaduanasuransi@yahoogroups.com>, "Steven Pieloor" <stevenpieloor@...>
Tanggal: Kamis, 1 Juli, 2010, 1:17 AM

 

Dear Rekans,
 
 
 
Selamat siang dan salam sejahtera,
 
 
Terima kasih atas partisipasi Anda saat pertemuan semalam di Pacific Place,
dan terima kasih yang besar saya sampaikan kepada Sahabat dan Guru saya
Pak Aidil Akbar - Independent Financial Planner dari AFC yang telah bersedia
hadir di antara kita ditengah kesibukan Beliau yang luar biasa.
 
Wah, terima kasih kepada agen-agen asuransi jiwa yang telah hadir dan urun
rembuk, khususnya dari MANULIFE, SUN LIFE dan AVRIST (ex AIG/AIA),
saya sangat menghargai keputusan dan pandangan mengikuti "nurani" untuk
memberikan yang terbaik kepada Nasabah.
 
Ada beberapa poin yang ingin saya share:
1. Membeli Unit Link, berarti tingkat risiko atas investasi dan asuransi menjadi
    lebih besar, karena lewat 1 pintu.
2. Kita tidak bisa memecat/mengganti Manajer Investasi bila TIDAK PUAS
3. Biaya sangat membebani Nasabah, terutama di 5 tahun pertama, selanjutnya
    setiap Top Up langsung kena biaya 5% (produk "P")
4. Ada bagian premi yang tidak ter-alokasi yang sangat besar (Un applied premium)
5. Critical illness tidak perlu diambil, yang perlu dilakukan memperbesar UP kematian
(banyak hal lainnya, seperti yang tertulis dalam buku: "JANGAN BELI UNIT LINK, ...")
 
Selanjutnya saran saya kepada yang sudah berjalan 2 tahun milik Bu "R" dan 4 tahun
milik Pak "B", silahkan dibatalkan karena untuk mencapai BEP akan memerlukan
waktu yang lebih lama daripada yang tertulis di ilustrasi.
 
Ilustrasi menurut Pak Aidil Akbar, adalah "ilusi", dan bukan merupakan projection
atau estimation.
 
Lalu mengenai "CUTI PREMI", saya sarankan CUTI POLIS saja secara langsung
selamanya (tapi jangan lupa beli polis asuransi murni dulu sbg gantinya).
CUTI PREMI sama saja menunda dan bukan solusi.
 
Demikian sekilas sharing yang berlangsung kurang lebih 1 jam 35 menit.
 
Mudah2an saya bisa mengadakan KOPI DARAT lagid di waktu mendatang,
di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan.
Bagi yang bermukim di kota2 tsb, bisa membantu untuk meng-koordinir Teman2,
agar sharing ini bisa bermanfaat lebih luas di kota tersebut.
 
Semoga bermanfaat.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
 
 

 


From: Niken Suwandari <niken76@gmail. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Wed, June 30, 2010 3:45:35 PM
Subject: RE: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Ya ..saya juga ngarep.com

 

Mudah mudahan ada volunteer yg nanti bersedia posting summary  dari kopdar tsb di milis ini

Akan sangat bermanfaat sekali bagi yg tidak bisa menghadiri kopdar tsb…

Terlebih yg diluar Jakarta bahkan di luar pulau jawa seperti saya….

 

 

Rgds,

Niken ::

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto: SSR-Klub@yahoogroup s.com ] On Behalf Of d_puspasary@ yahoo.com
Sent: Wednesday, June 30, 2010 3:27 PM
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Waduh... Pasti bisa dapat bnyk ilmu ya kl bisa kesana, sayangnya saya d bandung .. Mudah2an teman2 millis yg hadir kesana bs berbaik hati utk share kesimpulan obrolan disana ya...

°·
·♥τнäиκчöü♥··°

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 19:06:13 -0700 (PDT)

To: < SSR-Klub@yahoogroup s.com >

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Cc: Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@ yahoogroups. com>; moneynlove@yahoogro ups.com<moneynlove@yahoogro ups.com>; pengaduanasuransi@ yahoogroups. com<pengaduanasuransi@ yahoogroups. com>

Subject: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Dear Rekans,

 

 

 

Selamat pagi dan salam sejahtera,

 

Cukup hangat pembicaraan topik Memilih Asuransi? dan Unit Link?

selama 1 bulan terakhir ini, dan untuk dapat memberikan wawasan

dan berbagi kepada Member Milis, maka dengan ini saya mengun-

dang Rekan2 praktisi, pemerhati, pelaku, Nasabah dan Calon Nasabah

untuk tukar pikiran dan pengalaman, agar dapat memilih yang terbaik

bagi diri dan keluarga.

 

Pertemuan Informal dan santai ini akan diadakan:

 

tanggal : 30 Juni 2010

jam : 18.00 - 19.30

tempat : Urban Kitchen, Pacific Place

 

Saya akan mengundang juga Pemilik milis ini Bapak Safir Senduk or

Bapak Ahmad Gozali, Ibu Ligwina P. Hananto dan Pak Aidil Akbar,

mudah-mudahan mereka bisa hadir.

 

So, jangan lewatkan pertemuan ini.

 

Enggak Elo nggak rame...

 

Sampai bertemu.

 

 

Salam asuransi,

Freddy Pieloor

 

 


 

 


From: Rudi Ho <yekcong@gmail. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Mon, June 28, 2010 8:24:33 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear bu Murni,
Bagaimana premi per tahun utk usia 40 thn, pertanggungan Rp 500 juta ?

Salam
Rudi


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 05:33:20 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Asuransi Term life merup asuransi murni. Tidak ada unsur investasi atau tabungan.

Salam,
Natalia Soeni
PT.AJ Manulife Indonesia - Jkt


From: khadijah.nurul@ yahoo.com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 04:03:46 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Ini murni asuransi atau ada investasinya juga?
Saya lg cari yg sekaligus investasi, mohon dibantu ya..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Sat, 26 Jun 2010 01:15:09 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Saya bisa dapat dimana ya asuransi seperti ini.
Maaf benar2 buta.
Atau kalau ά
ϑά pemasarannya disini saya au deh di japri
♥· τнäиκ чöü ♥·

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:44:10 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agustus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>____________ _________ _________ __
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 




#34336 From: "lovanto" <lovanto@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 4:35 pm
Subject: Re: Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta
lovanto@...
Send Email Send Email
 
Mdh2an nanti ada pertemuan seperti ini di bdg.. Saya juga di bdg ingin ikut discuss seperti ini..

Thx,
Rizki

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: d_puspasary@...
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 08:26:58 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Waduh... Pasti bisa dapat bnyk ilmu ya kl bisa kesana, sayangnya saya d bandung.. Mudah2an teman2 millis yg hadir kesana bs berbaik hati utk share kesimpulan obrolan disana ya...

°·♡·♥τнäиκчöü♥·♡·°

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo.com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Mon, 28 Jun 2010 19:06:13 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Cc: Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@yahoogroups.com>; moneynlove@yahoogroups.com<moneynlove@yahoogroups.com>; pengaduanasuransi@yahoogroups.com<pengaduanasuransi@yahoogroups.com>
Subject: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Dear Rekans,
 
 
 
Selamat pagi dan salam sejahtera,
 
Cukup hangat pembicaraan topik Memilih Asuransi? dan Unit Link?
selama 1 bulan terakhir ini, dan untuk dapat memberikan wawasan
dan berbagi kepada Member Milis, maka dengan ini saya mengun-
dang Rekan2 praktisi, pemerhati, pelaku, Nasabah dan Calon Nasabah
untuk tukar pikiran dan pengalaman, agar dapat memilih yang terbaik
bagi diri dan keluarga.
 
Pertemuan Informal dan santai ini akan diadakan:
 
tanggal : 30 Juni 2010
jam : 18.00 - 19.30
tempat : Urban Kitchen, Pacific Place
 
Saya akan mengundang juga Pemilik milis ini Bapak Safir Senduk or
Bapak Ahmad Gozali, Ibu Ligwina P. Hananto dan Pak Aidil Akbar,
mudah-mudahan mereka bisa hadir.
 
So, jangan lewatkan pertemuan ini.
 
Enggak Elo nggak rame...
 
Sampai bertemu.
 
 
Salam asuransi,
Freddy Pieloor
 
 

 


From: Rudi Ho <yekcong@gmail.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Mon, June 28, 2010 8:24:33 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear bu Murni,
Bagaimana premi per tahun utk usia 40 thn, pertanggungan Rp 500 juta ?

Salam
Rudi


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Mon, 28 Jun 2010 05:33:20 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Asuransi Term life merup asuransi murni. Tidak ada unsur investasi atau tabungan.

Salam,
Natalia Soeni
PT.AJ Manulife Indonesia - Jkt


From: khadijah.nurul@ yahoo.com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Mon, 28 Jun 2010 04:03:46 +0000
To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Ini murni asuransi atau ada investasinya juga?
Saya lg cari yg sekaligus investasi, mohon dibantu ya..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Sat, 26 Jun 2010 01:15:09 +0000
To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Saya bisa dapat dimana ya asuransi seperti ini.
Maaf benar2 buta.
Atau kalau άϑά pemasarannya disini saya au deh di japri
♥·♡ τнäиκ чöü ♥·♡

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Fri, 25 Jun 2010 04:44:10 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000
To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agustus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>________________________________
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta. Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>



#34337 From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 1:47 pm
Subject: Bls: Bls: Re: memilih asuransi
lily_el_tj
Send Email Send Email
 
Bu
Cuti premi yg sy maksud  itu bukannya gak bayar lagi tp cara utk menghilangkan biaya akuisisi stlh 2th, jadi pastinya akan memperpanjang usia polis bukannya bikin lapsed  ... ntar dibayar COI dan adminnya aja yg notabene bisa jadi cuman 10-15% total premi - jadi bukannya cuti berarti nggak bayar lagi seterusnya.Dan bukan di situ aja esensinya - krn yg penting adl jangan lama2 invest di UL nya jadi duitnya di-invest di reksadana atau yg lainnya aja (liat2 case jg sih) - itu yg di unitlink dibayar tahunan aja utk biaya asuransi (COI) dan adminnya jadi bayar ala term insurance ditaruh yg pasar uang (cash fund) shg ga berisiko utk penurunan kinerja. Kalo cuman utk bayar2 asuransi doang dan bkn utk invest ya nggak mungkin kena pajak berganda segala kan..... gitu aja kok repot?

Apa mending saya tulis buku : "Jangan sembarangan Tutup Unitlink Anda, bila tidak paham benar???"  tapi di bawahnya jg ditulis...cuman "Jangan beli juga bila tdk paham benar" dan Kalau tidak paham2, tapi nanya2 terus aja... artinya.."kamu ketahuan, punya tapi nggak pernah baca polisnya" :))) Nah bener nggak sih ??? Bercanda nih...tapi serius jg... krn dng cara yg benar, maka bisa jadi UL Anda yg sdh cuti premi itu, akan lbh murah drpd term insurance and I can prove it with real case, real polis and real itung2an... Coba dipikir, untung apa saya memangnya kalo Anda cuti premi dan teruskan UL di agen masing2 ??? Yg penting bisa dibuktikan to lbh efisien drpd term insurance dr sisi biaya... Nggak ada untungnya ... sy jg nggak ada buka jasa financial planning segala tuh.

Semua ini demi Anda sendiri, so ... mulai belajar dong ngitung dan baca polisnya...Itu yg utama!

Regards
Lily



--- Pada Sel, 29/6/10, Hera <lilis_hera@...> menulis:

Dari: Hera <lilis_hera@...>
Judul: Bls: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Selasa, 29 Juni, 2010, 1:58 AM

 

Bu, mau tanya kalo cuti premi itu berarti memotong hasil investasinya untuk bayar premi/coi nya gitu kah?

Saya lihat di ilustrasi p*u yg sedang dan menengah itu ada tanda *** yg kalo ga bayar premi normal maka akan lapse.

Trus kalo kita melakukan cuti premi, apa ga justru mempercepat lapse bu? soalnya kan di ilustrasi itu tanpa ada penarikan apapun saja di tahun sekian bisa lapse.

Mohon pencerahan ya bu...

Salam
Lilis

--- In SSR-Klub@yahoogroups.com, Christianto Gouw <christgouw@...> wrote:
>
> Kalo telanjur beli Unitlink - dan sudah lewat 2 tahun, mending lakukan cuti premi (premium holiday) lalu coba dihitung2 dulu sebenarnya berapa UP jiwa dan manfaat asuransi kesehatan yg diperlukan dan dibandingkan dulu UL yg sudah telanjur dibeli biaya asuransi+admin+biaya2 lainnya bila dilakukan perubahan polis dengan bila beli term insurance... belum tentu term insurance selalu lbh murah... tp blm tentu jg lbh mahal.
>
> Saya pikir UL Allianz malah bila sudah cuti premi asuransi dasarnya bisa lbh murah lagi daripada punya PRUlink PAA... krn sy pernah ditawari sy lihat2 lagi proposalnya biaya asuransi dasarnya malah lbh rendah drpd Prulink.... Sayangnya sy ngga ada UL Allianz yg udah 2th jalan dan walau mrk bagus di manfaat sakit kritisnya tp sy blm merasa perlu membeli manfaat sakit kritis... Sedangkan sy compare dng Manulife Proactive - PAA Pru utk Pria non smoker usia 35th - pekerjaan kelas 1 dng UP jiwa 750juta bisa lebih oke bila upgrade/perubahan polis di PAA Pru saja (sdh cuti dan ambil asuransi dasar doang)... tapi utk Wanita non smoker usia 33th - pekerjaan kelas 2 dng UP jiwa 2 M lebih oke di Manulife Proactive drpd di PAA Pru.
>
> Jadi utk produk asuransi (ataupun investasi), sangat tergantung "case by case", ngga bisa langsung di"judge" dari sisi produknya apakah itu unitlink ataukah term insurance lebih murah atau lebih bagus... apakah layak dipertahankan atau sebaiknya ditutup aja, bila sebelumnya tdk dicompare bener2 ke banyak produk dan company. Lagian "pindah" produk jg seringkali harus memperhatikan masa tunggu dan pengecualian... jadi ya tetap harus beli produk lain dulu sblm tutup yang lama utk amannya. Plus manfaat dan produk2 asuransi itu jg berkembang, ada yg lebih bagus, lebih murah, perusahaan baru, dll... Yang penting coba usahakan dulu agar pisah dengan investasi bila memungkinkan (mending masuk reksadana aja langsung misalnya - toh UL itu basicly = term insurance+reksadana) dan mau "sedikit" repot. Terutama ... mau repot merubah "mindset" ... :)
>
> Rgrds,
> Lily
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ________________________________
> Dari: Wishnu <wishnu8289@...>
> Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
> Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 21:03:29
> Judul: Re: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi
>
>
> kalo sudah telanjur beli gimana?
>



#34338 From: Enos Tampang <enos_tampang@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 11:24 pm
Subject: Re: ingin konversi hutang, bantuin doonk
enos_tampang
Send Email Send Email
 
Hanya usulan,
Coba negosiasikan dengan bank anda, apakah rumah yang anda beli bisa dianggsur secara KPR, atau minta KPR untuk renovasi rumah yang anda beli.Semoga nilai appraisal rumah anda dapat menutup semua utang anda dan bisa mendapatkan bunga yang kecil dengan tenor pembayaran kredit yang lebih lama >=10thn sehingga cicilan perbulan bisa lebih kecil. (semoga anggota milis lain mungkin memiliki solusi lain).

Semoga membantu.
 
Salam,
Enos Tampang
http://enos-tampang.tokobagus.com
http://enost.wordpress.com



From: septian sukma <septian_sukma@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Thu, July 1, 2010 4:33:45 AM
Subject: [SSR-Klub] ingin konversi hutang, bantuin doonk

 

dear all,
saya saat ini punya hutang di salah satu bank dengan bunga fix 0,95% perbulan selama 7 tahun, pinjaman itu saya gunakan untuk membeli rumah dan keperluan lain, saya berencana ingin mengkonversi hutang ini dengan hutang dengan bunga yang lebih rendah, adakah yang bisa saya lakukan? terimakasih bantuannya



#34339 From: halteks pengetikan <haltekspengetikan@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 5:18 pm
Subject: Re: usaha sampingan
haltekspengetikan@...
Send Email Send Email
 
salam sejahtera
hai ricky nama saya hendra, saran saya kalau bro mau bangun usaha betul betul di rencanakan dengan matang, apapun usahanya ngak masalah yang penting bro suka dengan usaha tersebut dan bro memang mahir dengan usaha tersebut, orang lain kadang susah di percaya mesky sahabat sendiri

Pada 29 Juni 2010 10:26, Ricky Friyananda <friyananda@...> menulis:

Salam Kenal, nama saya ricky,

saya seorang karyawan, ingin memulai sebuah usaha sampingan, dengan modal awal yang tidak terlalu besar, menurut rekan2 di SSR grup ini manakah yang lebih bagus usaha makanan dengan system franchise seperti crepes, martabak, dll atau usaha berjualan helm? Dan utk usaha helm, kebetulan ortu saya mempunyai toko yang depannya persis parkiran motor.. tetapi saya buta sama sekali untuk usaha helm ini.. seperti dimana membeli helmnya.. kemudian utk usaha makanan untuk biaya sewa tempat seperti di depan alfamart itu biasanya berapa yah?

Terimakasih..

Best Regards,

[R] [F]

P Please consider the environment. Do you really need to print this e-mail



__________ Information from ESET Smart Security, version of virus signature database 4628 (20091122) __________

The message was checked by ESET Smart Security.

http://www.eset.com


#34340 From: httmashar@...
Date: Fri Jul 2, 2010 12:32 am
Subject: Re: Re: Reksadana
httmashar
Send Email Send Email
 
Saya juga tertarik untuk coba reksadana di mandiri dengan cara lsg debet dr rekening rutin tiap bulan.mo tanya biaya, ada biaya untuk auto debet gak n biaya pembelian produk reksadana berapa?

Tanx

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone


From: js.denny@...
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 13:20:23 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Dear rekan Rizky,
Sy buka reksadana di bank Mandiri di kantor cabangnya (yg terbesar memang di kota sy). Pertama pembelian biasa ke customer servicenya tapi setelah ingin program instalment (lsg debet dr rekening rutin tiap bulan) diarahkan memang ke bagian yg urus investasi (termasuk reksadana).

Sebenarnya sy tanya juga ke bagian investasi apakah bs diurus di CS, jawabnya sih harusnya bisa, mungkin memang wkt itu program instalment nya msh baru jd spy lbh jelas lsg ke yg lbh paham betul.

Sdh jalan lbh 3 bulan dan memang otomatis terdebet lsg dimana tglnya sy sesuaikan 1 hari stlh tgl gajian sehingga lsg terpotong otomatis. Tks

Salam,
Denny JS

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Enos Tampang <enos_tampang@yahoo.com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 01:40:36 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Setahu saya sepertinya belum semua cabang bank Mandiri bisa, sebaiknya bapak langsung ke cabang Bank Mandiri terbesar di kota anda untuk menanyakan hal ini pasti mereka akan memberitahukan cabang-cabang mana saja yang terdekat dengan tempat tinggal bapak yang dapat melayani pembelian produk reksadana. Atau bapak beli secara online, salah satu investasi management yang melayani pembelian online adalah Danareksa.
 
Salam,
Enos Tampang
http://enos-tampang.tokobagus.com
http://enost.wordpress.com



From: didiesiregar <didiesiregar@yahoo.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Tue, June 29, 2010 11:27:57 AM
Subject: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Kalau saya tidak salah sih di semua cabang bisa, tinggal minta form pendaftaran dan list produk reksadana untuk dipilih.
kalo masalah produknya di bagian CS biasanya ga ngerti, kita disuruh baca2 sendiri portfolionya.

Kalo di C'wealth sih kita akan dikasi kontak org (semacam konsultan) yg bisa ditanya2/konsultasi mengenai produk2 reksa.

dina
www.serbaserbiku.com

--- In SSR-Klub@yahoogroups.com, "lovanto" <lovanto@...> wrote:
>
> Dear rekan denny,
> Apa di semua cabang mandiri kita bisa beli reksadana? Atau cabang2 tertentu saja ya?
> Kalau mau tanya2, CS bank mandiri ngerti produk ini ga ya?
>
> Thx,
> Rizki
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>



#34341 From: "yudi 'abay" <yuditinulu@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 9:04 am
Subject: Re: ingin konversi hutang, bantuin doonk
yuditinulu@...
Send Email Send Email
 
Hi there,
Buat byr Hutang.bpk per blnnya sdh ada alokasi tetapnya kan?kl iya sy kira ngga ada mslh krn mencari bunga yg lebih rendah tentu akan menimbulkan biaya baru lg,sdgkan perbedaannya nga terlalu jauh.

Rgrds

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: septian sukma <septian_sukma@...>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 12:33:45 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: [SSR-Klub] ingin konversi hutang, bantuin doonk

 

dear all,
saya saat ini punya hutang di salah satu bank dengan bunga fix 0,95% perbulan selama 7 tahun, pinjaman itu saya gunakan untuk membeli rumah dan keperluan lain, saya berencana ingin mengkonversi hutang ini dengan hutang dengan bunga yang lebih rendah, adakah yang bisa saya lakukan? terimakasih bantuannya


#34342 From: "lovanto" <lovanto@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 4:29 pm
Subject: Re: Re: Reksadana
lovanto@...
Send Email Send Email
 
Thx for the info pak..

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: js.denny@...
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 13:20:23 +0000
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Dear rekan Rizky,
Sy buka reksadana di bank Mandiri di kantor cabangnya (yg terbesar memang di kota sy). Pertama pembelian biasa ke customer servicenya tapi setelah ingin program instalment (lsg debet dr rekening rutin tiap bulan) diarahkan memang ke bagian yg urus investasi (termasuk reksadana).

Sebenarnya sy tanya juga ke bagian investasi apakah bs diurus di CS, jawabnya sih harusnya bisa, mungkin memang wkt itu program instalment nya msh baru jd spy lbh jelas lsg ke yg lbh paham betul.

Sdh jalan lbh 3 bulan dan memang otomatis terdebet lsg dimana tglnya sy sesuaikan 1 hari stlh tgl gajian sehingga lsg terpotong otomatis. Tks

Salam,
Denny JS

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Enos Tampang <enos_tampang@yahoo.com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 01:40:36 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Setahu saya sepertinya belum semua cabang bank Mandiri bisa, sebaiknya bapak langsung ke cabang Bank Mandiri terbesar di kota anda untuk menanyakan hal ini pasti mereka akan memberitahukan cabang-cabang mana saja yang terdekat dengan tempat tinggal bapak yang dapat melayani pembelian produk reksadana. Atau bapak beli secara online, salah satu investasi management yang melayani pembelian online adalah Danareksa.
 
Salam,
Enos Tampang
http://enos-tampang.tokobagus.com
http://enost.wordpress.com



From: didiesiregar <didiesiregar@yahoo.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Tue, June 29, 2010 11:27:57 AM
Subject: [SSR-Klub] Re: Reksadana

 

Kalau saya tidak salah sih di semua cabang bisa, tinggal minta form pendaftaran dan list produk reksadana untuk dipilih.
kalo masalah produknya di bagian CS biasanya ga ngerti, kita disuruh baca2 sendiri portfolionya.

Kalo di C'wealth sih kita akan dikasi kontak org (semacam konsultan) yg bisa ditanya2/konsultasi mengenai produk2 reksa.

dina
www.serbaserbiku.com

--- In SSR-Klub@yahoogroups.com, "lovanto" <lovanto@...> wrote:
>
> Dear rekan denny,
> Apa di semua cabang mandiri kita bisa beli reksadana? Atau cabang2 tertentu saja ya?
> Kalau mau tanya2, CS bank mandiri ngerti produk ini ga ya?
>
> Thx,
> Rizki
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>



#34343 From: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Date: Thu Jul 1, 2010 8:17 am
Subject: LAPORAN SINGKAT dari KOPDAR: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta
fpieloor
Send Email Send Email
 
Dear Rekans,
 
 
 
Selamat siang dan salam sejahtera,
 
 
Terima kasih atas partisipasi Anda saat pertemuan semalam di Pacific Place,
dan terima kasih yang besar saya sampaikan kepada Sahabat dan Guru saya
Pak Aidil Akbar - Independent Financial Planner dari AFC yang telah bersedia
hadir di antara kita ditengah kesibukan Beliau yang luar biasa.
 
Wah, terima kasih kepada agen-agen asuransi jiwa yang telah hadir dan urun
rembuk, khususnya dari MANULIFE, SUN LIFE dan AVRIST (ex AIG/AIA),
saya sangat menghargai keputusan dan pandangan mengikuti "nurani" untuk
memberikan yang terbaik kepada Nasabah.
 
Ada beberapa poin yang ingin saya share:
1. Membeli Unit Link, berarti tingkat risiko atas investasi dan asuransi menjadi
    lebih besar, karena lewat 1 pintu.
2. Kita tidak bisa memecat/mengganti Manajer Investasi bila TIDAK PUAS
3. Biaya sangat membebani Nasabah, terutama di 5 tahun pertama, selanjutnya
    setiap Top Up langsung kena biaya 5% (produk "P")
4. Ada bagian premi yang tidak ter-alokasi yang sangat besar (Un applied premium)
5. Critical illness tidak perlu diambil, yang perlu dilakukan memperbesar UP kematian
(banyak hal lainnya, seperti yang tertulis dalam buku: "JANGAN BELI UNIT LINK, ...")
 
Selanjutnya saran saya kepada yang sudah berjalan 2 tahun milik Bu "R" dan 4 tahun
milik Pak "B", silahkan dibatalkan karena untuk mencapai BEP akan memerlukan
waktu yang lebih lama daripada yang tertulis di ilustrasi.
 
Ilustrasi menurut Pak Aidil Akbar, adalah "ilusi", dan bukan merupakan projection
atau estimation.
 
Lalu mengenai "CUTI PREMI", saya sarankan CUTI POLIS saja secara langsung
selamanya (tapi jangan lupa beli polis asuransi murni dulu sbg gantinya).
CUTI PREMI sama saja menunda dan bukan solusi.
 
Demikian sekilas sharing yang berlangsung kurang lebih 1 jam 35 menit.
 
Mudah2an saya bisa mengadakan KOPI DARAT lagid di waktu mendatang,
di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan.
Bagi yang bermukim di kota2 tsb, bisa membantu untuk meng-koordinir Teman2,
agar sharing ini bisa bermanfaat lebih luas di kota tersebut.
 
Semoga bermanfaat.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
 
 

 


From: Niken Suwandari <niken76@...>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Wed, June 30, 2010 3:45:35 PM
Subject: RE: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Ya ..saya juga ngarep.com

 

Mudah mudahan ada volunteer yg nanti bersedia posting summary  dari kopdar tsb di milis ini

Akan sangat bermanfaat sekali bagi yg tidak bisa menghadiri kopdar tsb…

Terlebih yg diluar Jakarta bahkan di luar pulau jawa seperti saya….

 

 

Rgds,

Niken ::

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto: SSR-Klub@yahoogroup s.com ] On Behalf Of d_puspasary@ yahoo.com
Sent: Wednesday, June 30, 2010 3:27 PM
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Waduh... Pasti bisa dapat bnyk ilmu ya kl bisa kesana, sayangnya saya d bandung .. Mudah2an teman2 millis yg hadir kesana bs berbaik hati utk share kesimpulan obrolan disana ya...

°·
·♥τнäиκчöü♥··°

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 19:06:13 -0700 (PDT)

To: < SSR-Klub@yahoogroup s.com >

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Cc: Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@ yahoogroups. com>; moneynlove@yahoogro ups.com<moneynlove@yahoogro ups.com>; pengaduanasuransi@ yahoogroups. com<pengaduanasuransi@ yahoogroups. com>

Subject: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Dear Rekans,

 

 

 

Selamat pagi dan salam sejahtera,

 

Cukup hangat pembicaraan topik Memilih Asuransi? dan Unit Link?

selama 1 bulan terakhir ini, dan untuk dapat memberikan wawasan

dan berbagi kepada Member Milis, maka dengan ini saya mengun-

dang Rekan2 praktisi, pemerhati, pelaku, Nasabah dan Calon Nasabah

untuk tukar pikiran dan pengalaman, agar dapat memilih yang terbaik

bagi diri dan keluarga.

 

Pertemuan Informal dan santai ini akan diadakan:

 

tanggal : 30 Juni 2010

jam : 18.00 - 19.30

tempat : Urban Kitchen, Pacific Place

 

Saya akan mengundang juga Pemilik milis ini Bapak Safir Senduk or

Bapak Ahmad Gozali, Ibu Ligwina P. Hananto dan Pak Aidil Akbar,

mudah-mudahan mereka bisa hadir.

 

So, jangan lewatkan pertemuan ini.

 

Enggak Elo nggak rame...

 

Sampai bertemu.

 

 

Salam asuransi,

Freddy Pieloor

 

 


 

 


From: Rudi Ho <yekcong@gmail. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Mon, June 28, 2010 8:24:33 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear bu Murni,
Bagaimana premi per tahun utk usia 40 thn, pertanggungan Rp 500 juta ?

Salam
Rudi


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 05:33:20 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Asuransi Term life merup asuransi murni. Tidak ada unsur investasi atau tabungan.

Salam,
Natalia Soeni
PT.AJ Manulife Indonesia - Jkt


From: khadijah.nurul@ yahoo.com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 04:03:46 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Ini murni asuransi atau ada investasinya juga?
Saya lg cari yg sekaligus investasi, mohon dibantu ya..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Sat, 26 Jun 2010 01:15:09 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Saya bisa dapat dimana ya asuransi seperti ini.
Maaf benar2 buta.
Atau kalau ά
ϑά pemasarannya disini saya au deh di japri
♥· τнäиκ чöü ♥·

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:44:10 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agustus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>____________ _________ _________ __
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 



#34344 From: mega2_thayeb@...
Date: Fri Jul 2, 2010 2:10 am
Subject: Re: Bls: Bls: Re: memilih asuransi
mega2_thayeb@...
Send Email Send Email
 
He3 bu lili masalahnya prosesor dah lemot nih jadi susah banget buat ngerti:).

Gimana bu kalau asuransi yg udah cuti itu akan saya lanjutkan tapi disamping asuransi jiwanya asuransi kesehatannya tetap dilanjutin juga, jadi hanya investasinya aja ųάηģ dihentikan, pernah dihitung2 nggak bu (maaf ;) minta pendapat lagi)

Rgds
Mega

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Thu, 1 Jul 2010 21:47:09 +0800 (SGT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Bls: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu
Cuti premi yg sy maksud  itu bukannya gak bayar lagi tp cara utk menghilangkan biaya akuisisi stlh 2th, jadi pastinya akan memperpanjang usia polis bukannya bikin lapsed  ... ntar dibayar COI dan adminnya aja yg notabene bisa jadi cuman 10-15% total premi - jadi bukannya cuti berarti nggak bayar lagi seterusnya.Dan bukan di situ aja esensinya - krn yg penting adl jangan lama2 invest di UL nya jadi duitnya di-invest di reksadana atau yg lainnya aja (liat2 case jg sih) - itu yg di unitlink dibayar tahunan aja utk biaya asuransi (COI) dan adminnya jadi bayar ala term insurance ditaruh yg pasar uang (cash fund) shg ga berisiko utk penurunan kinerja. Kalo cuman utk bayar2 asuransi doang dan bkn utk invest ya nggak mungkin kena pajak berganda segala kan..... gitu aja kok repot?

Apa mending saya tulis buku : "Jangan sembarangan Tutup Unitlink Anda, bila tidak paham benar???"  tapi di bawahnya jg ditulis...cuman "Jangan beli juga bila tdk paham benar" dan Kalau tidak paham2, tapi nanya2 terus aja... artinya.."kamu ketahuan, punya tapi nggak pernah baca polisnya" :))) Nah bener nggak sih ??? Bercanda nih...tapi serius jg... krn dng cara yg benar, maka bisa jadi UL Anda yg sdh cuti premi itu, akan lbh murah drpd term insurance and I can prove it with real case, real polis and real itung2an... Coba dipikir, untung apa saya memangnya kalo Anda cuti premi dan teruskan UL di agen masing2 ??? Yg penting bisa dibuktikan to lbh efisien drpd term insurance dr sisi biaya... Nggak ada untungnya ... sy jg nggak ada buka jasa financial planning segala tuh.

Semua ini demi Anda sendiri, so ... mulai belajar dong ngitung dan baca polisnya...Itu yg utama!

Regards
Lily



--- Pada Sel, 29/6/10, Hera <lilis_hera@yahoo.com> menulis:

Dari: Hera <lilis_hera@yahoo.com>
Judul: Bls: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Selasa, 29 Juni, 2010, 1:58 AM

 

Bu, mau tanya kalo cuti premi itu berarti memotong hasil investasinya untuk bayar premi/coi nya gitu kah?

Saya lihat di ilustrasi p*u yg sedang dan menengah itu ada tanda *** yg kalo ga bayar premi normal maka akan lapse.

Trus kalo kita melakukan cuti premi, apa ga justru mempercepat lapse bu? soalnya kan di ilustrasi itu tanpa ada penarikan apapun saja di tahun sekian bisa lapse.

Mohon pencerahan ya bu...

Salam
Lilis

--- In SSR-Klub@yahoogroups.com, Christianto Gouw <christgouw@...> wrote:
>
> Kalo telanjur beli Unitlink - dan sudah lewat 2 tahun, mending lakukan cuti premi (premium holiday) lalu coba dihitung2 dulu sebenarnya berapa UP jiwa dan manfaat asuransi kesehatan yg diperlukan dan dibandingkan dulu UL yg sudah telanjur dibeli biaya asuransi+admin+biaya2 lainnya bila dilakukan perubahan polis dengan bila beli term insurance... belum tentu term insurance selalu lbh murah... tp blm tentu jg lbh mahal.
>
> Saya pikir UL Allianz malah bila sudah cuti premi asuransi dasarnya bisa lbh murah lagi daripada punya PRUlink PAA... krn sy pernah ditawari sy lihat2 lagi proposalnya biaya asuransi dasarnya malah lbh rendah drpd Prulink.... Sayangnya sy ngga ada UL Allianz yg udah 2th jalan dan walau mrk bagus di manfaat sakit kritisnya tp sy blm merasa perlu membeli manfaat sakit kritis... Sedangkan sy compare dng Manulife Proactive - PAA Pru utk Pria non smoker usia 35th - pekerjaan kelas 1 dng UP jiwa 750juta bisa lebih oke bila upgrade/perubahan polis di PAA Pru saja (sdh cuti dan ambil asuransi dasar doang)... tapi utk Wanita non smoker usia 33th - pekerjaan kelas 2 dng UP jiwa 2 M lebih oke di Manulife Proactive drpd di PAA Pru.
>
> Jadi utk produk asuransi (ataupun investasi), sangat tergantung "case by case", ngga bisa langsung di"judge" dari sisi produknya apakah itu unitlink ataukah term insurance lebih murah atau lebih bagus... apakah layak dipertahankan atau sebaiknya ditutup aja, bila sebelumnya tdk dicompare bener2 ke banyak produk dan company. Lagian "pindah" produk jg seringkali harus memperhatikan masa tunggu dan pengecualian... jadi ya tetap harus beli produk lain dulu sblm tutup yang lama utk amannya. Plus manfaat dan produk2 asuransi itu jg berkembang, ada yg lebih bagus, lebih murah, perusahaan baru, dll... Yang penting coba usahakan dulu agar pisah dengan investasi bila memungkinkan (mending masuk reksadana aja langsung misalnya - toh UL itu basicly = term insurance+reksadana) dan mau "sedikit" repot. Terutama ... mau repot merubah "mindset" ... :)
>
> Rgrds,
> Lily
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ________________________________
> Dari: Wishnu <wishnu8289@...>
> Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
> Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 21:03:29
> Judul: Re: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi
>
>
> kalo sudah telanjur beli gimana?
>



#34345 From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Date: Fri Jul 2, 2010 2:20 am
Subject: Re: Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
lily_el_tj
Send Email Send Email
 
Pak,
Justru kalau 90% sudah tahu mesti beli apa, ya... terus ngapain repot2 dibahas di milis?  Ini cuman saran  aja bagi yg sudah telanjur punya UL (Pru dan Allianz) dan sudah jalan minimal 2tahun-drpd langsung tutup polis ULnya, diitung2 dulu aja krn bisa aja  lbh murah drpd term/pure insurance (dlm hal ini Proactive Manulife saja sbg pembandingnya)  - liat case by case. Sdgkan utk yg mau beli dari awal asuransinya (blm punya UL) ya pasti lain lagi ceritanya ...

Kalau maksudnya mesti share itu harus detil teori plus PRAKTEKnya sekalian: mesti beli produk asuransi / investasi yg mana atau gimana dng dibandingkan dengan SEMUA produk asuransi yg ada di pasaran Indonesia case by case, shg keluar hasilnya mana yg termurah, terbaik, tercocok dng sikon pribadi... ya jgn minta dr kita yg cuman bagi tips / sharing gratisan aja di milis. Silakan langsung ke financial planner profesional aja yg independen. Kalo macem saya ini kan cuman kasih tips gratisan aja dari real case saya sendiri... shg blm tentu cocok jg dng sikon org lain.


Rgrds
Lily

--- Pada Rab, 30/6/10, cnbc.platinum@... <cnbc.platinum@...> menulis:

Dari: cnbc.platinum@... <cnbc.platinum@...>
Judul: Re: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 9:17 PM

 

Secara TEORI memang betul memisahkan unitlink LEBIH UNTUNG, namun.....

99% yang mengetahui TEORI ini tidak tau dengan jelas PRODUK APA yg akan dibeli terutama asuransinya.

Sehingga.

Alih alih memisahkan, akhirnya malah membeli UnitLink ditambah Reksadana.

Sent from BlackBerry® on 3


From: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 19:14:47 +0800 (SGT)
To: <soeni_liem@yahoo. com>; <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Maaf bu Soeni...
saya agak ngga enak krn share realita ttg UL dan term Proactive ini ke milis... tp saya juga mau share, kalo dng UL Pru untuk wanita - kelihatannya msh lbh murah di Proactive Manulife kok... jadi yg wanita ada UL Pru yg dah cuti premi mgkn coba compare dng Proactive deh. Sayang minim premi nya 2jt setahun - utk usia saya artinya ngga akan bisa UP jiwa 1M ke bawah ya... agak ketinggian sih jadinya krn kebutuhannya aja max 1M krn cuman upgrade aja saat ini tujuannya...

Anyway... saya tunggu juga lho bila ada koreksi... ini kan forum umum utk kita belajar bersama - blm tentu jg saya pasti bener dan sy lihat di polis yg dikirm scan nya itu kok ngga ada COInya dan keterangan ada guaranteed COI ya di Proactive? apa mgkn yg guaranteed COI  itu Proactive plus? 

Thx and rgrds
Lily

--- Pada Rab, 30/6/10, Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com> menulis:

Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Judul: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 4:03 AM

Pak Zevry,
bagus deh mau sharing jg di milis... cuman ada sedikit koreksi - itu fairnya UL Allianz dicompare dengan Proactive Manulife - bukan yg proactive plus... krn Proactive plus dengan MPP yg panjang (sd 20th) pasti lebih mahal drpd Proactive doang.

Saya itung2 mungkin gini deh... utk UL allianz Bapak itu - perkiraan gini aja deh :  jatah biaya asuransi UP jiwa 150 juta semahal2nya paling 40 % dari total biaya asuransi Bpk. Itu stlh jg menilai proporsi biaya asuransi dari proposal UL Allianz ke suami saya... 40% X Rp 52.970,0 = Rp 21.188,- per bulan... untuk UP jiwa 150 juta - sehingga bila jadi UP 400juta harus dikalikan 2,67 jadi = Rp 56.572/bln x 12 = Rp 678.863,- per tahun... Plus ditambah 26.500x12 = Rp 318.000 per tahun, maka totalnya  Rp 996.863,- per thn. Bila plus selisih nilai jual beli top up sekalian (3% kalo di Allianz) maka 996.863 x 100/97 = Rp 1.027.693 setahun...

Sedangkan Proactive utk usia Bpk dng UP 400juta pun mestinya tidak semurah itu ... kalo Proactive Plusnya aja 2juta an setahun utk MPP 20th maka perkiraan saya utk Proactive nya dng UP 400juta ya  sekitar 1,5 juta an setahun (itupun ngga bisa sekecil itu Pak... krn harus minim 2jt setahun di Proactive manulife, jadi harus ambil UP gedean lagi). Jadi intinya tetap lebih murah UP jiwa di UL Allianz Bapak itu daripada ambil Proactive apalagi... Proactive plus.

 Not just sekedar anti UL aja... yg penting itung2an nya ... dan itung2an itu sangat tergantung case by case.

Tapi memang,"untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadana lebih menguntungkan."  Statement itu saya bilang cuma 60-70% benar - angka 30-40% nya itu "margin error" dan special case/event, krn sangat tergantung casenya juga dan manfaat2 serta sikon2 lainnya. Unitlink saya di acelife misalnya lebih murah dari COInya term insurance malahan :) krn belinya pas promo company... itu salah satu contoh nyata - bisa aja beli UL dari awalpun lbh untuk daripada ikut term life.

Intinya... itung2 aja dulu krn "Numbers dont lie ..." Which means... specific numbers ... for specific people with specific case :)

Semoga membantu, dan mohon koreksi bila ada kesahalan dan tanggapan dr rekan2 lain.

Rgrds
Lily


--- Pada Rab, 30/6/10, Zevry Yudha <zevry.yudha@ yahoo.com. sg> menulis:

Dari: Zevry Yudha <zevry.yudha@ yahoo.com. sg>
Judul: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 2:34 AM

 

Dear Milister,

 

Saya coba sharing UL saya yang sudah jalan 3 tahun dgn term lifenya manulife. [Sudah 2bulan ini saya cuti premi]

Premi UL saya Rp. 300.000/bulan.

UP Jiwa : Rp. 150.000.000

Sakit kritis : Rp. 100.000.000

Cacat Tetap : Rp. 100.000.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 100.000.000

Biaya asuransi : Rp. 52.970/bulan

Biaya adm : Rp. 26.500/bulan

 

Saya minta coba buatkan ilustrasi proactive dr Manulife,

Kemudian saya dibuatkan ilustrasi proactive plus 20, tapi berhubung premi terkecil manulife adalah Rp. 2jt jadi UP yg saya dapat yaitu:

UP Jiwa : Rp. 400.000.000

Meninggal karena Kecelakaan Rp. 400.000.000

Sakit Kritis : Rp. 200.000.000

Waiver of premium : pembebasan premi karena ketidakmampuan total.

Premi yang harus saya bayar utk 20thn pertama yaitu:

Jiwa : Rp. 2.044.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 800.000

Living protection : Rp. 1.376.000

Waiver of Premium : Rp. 228.000

Total : Rp. 4.448.000

 

Saya agak kesulitan untuk mengcompare mana yg lebih efisien.

Kemudian saya coba aja dibikin perbandingan [ga fair tapi lumayanlah]

Jika UP Manulife Rp. 150.000.000 [sama dgn UP UL saya], maka premi saya dimanulife menjadi

[Rp.150.000. 000/Rp.400. 000.000] X Rp. 4.448.000 = Rp. 1.668.000

Jika saya cuti premi tapi saya tidak mau lapse Ulnya, saya cukup bayar Rp. 52.970 + Rp. 26.500 = Rp. 79.470/bulan atau Rp. 953.640/tahun.

 

Budget saya yang untuk UL sebesar Rp. 3.600.000/thn hanya terpakai Rp. 953.640/thn sedangkan sisanya sebesar Rp. 2.646.360 bisa saya investasikan direksadana.

Sedangkan jika saya tutup polis UL dan ikut term life, maka yg bisa saya investasikan di RD hanya Rp. 3.600.000 – Rp. 1.668.000 = Rp. 1.932.000

 

Demikian hitungan sederhana dari saya, mungkin para ahli bisa mengkoreksi atau menambahkan jika hitungan ini salah.

 

Setelah ditambah berdiskusi via YM dengan Ibu Lily , saya jadi mantap untuk cuti premi, untung belum tutup polis ya bu hehe

 

Saran untuk rekan semua, jika sudah terlanjur punya UL, lebih baik hitung dulu. Jgn sampai tutup polis tanpa hitung2 atau yg lebih parah tutup polis tapi blm ikut asuransi yang baru baik itu termlife ataupun wholelife. Jika dalam masa mencari asuransi baru ada kejadian menimpa anda, siapa yang akan menanggung?? ?

 

Tapi untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadan lebih menguntungkan.

 

Salam,

Zevry

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR- Klub@yahoogroups .com] On Behalf Of priambudi
Sent: 29 Juni 2010 8:19
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

 

sayangnya sy ga punya data premi proactive dan proactive plus selain yg bu soeni tulis di email

jadi kalo mo itung pake proactive, atau proactive plus yg 5 atau 20 tahun sy ga bisa :(

 

cara bu lily cuti premi setelah 2 tahun itu memang paling 'galak' hasilnya

cuma sy pengennya ngebandingin secara biasa aja

 

kalo sy setujunya dengan memisahkan pengaman dengan investasi

artinya apa? sy ga akan 'nabung' di instrumen investasi

kalo bu lily baca di file sy itu, rekening yg 10% pendapatan itu,

ga akan pernah sy bolehin masuk ke instrumen investasi

tapi kalo masuk ke bank, asuransi, atau sarana lindung nilai ... boleh

 

banyak orang yg uangnya dikumpulin semua dalam satu anggaran

terus dibagi-bagi ke berbagai keperluan

kalo prinsip pengelolaan keuangan sy ga bgitu...

ada 5 anggaran... u kebutuhan, u bayar utang, u keinginan, u pengaman, u investasi

 

kalo kebutuhannya terlalu besar, ga boleh dia ambil dari anggaran laen...

masukin ke RAPBN taon depan aja...

kalo masih ga bisa dan ternyata mendesak, terpaksa anggaran keinginan yg ngalah

 

kalo rekening pengaman sy cuma segitu-gitunya. ..

contoh pilihan sy... 

nabung sampe bisa terkumpul 750jt

ambil termlife ... 90 jt dicicil selama 20 tahun u proteksi 750jt

ambil UL 71jt dicicil 7 tahun u proteksi 750 jt

ngumpulin lindung nilai sampe terkumpul 750jt

dsb... tapi ga boleh masuk instrumen investasi...

 

jadinya kalo nanti ternyata investasi sy jeblog ga karu2an...

sy masih bisa bilang "yaah namanya juga uang belajar, mana ada sih belajar murah"

setelah itu masih bisa makan2 di luar pake anggaran keinginan sy...

dan pengaman sy masih berfungsi dgn baik,

kebutuhan sy pun masih terpenuhi seluruhnya

 

jadi u saran2 "sisanya diinvestasikan" itu ga bisa u orang2 sperti sy

karena dana pengaman sisa berapa pun ga akan pernah diinvestasikan

 

 

dan kalo u investasi, prinsipnya harus di atas yg agresip,

mana mau kita dengan cuma 8% ... ^_^

resiko?? kami punya pengaman... hilang pun ga masalah....

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 

 


Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 12:56:45
Judul: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Rencana melapsed kan UL di usia 55th itu briliant idea as long as ada investasi yg menyertainya. Nah, investasi nya itu terserah kan mau di UL ybs atau di reksadana atau instrumen lain di luar UL ybs. Kalo saran saya sih investasinya ya sebaiknya tdk di ULnya itu.

Itu itungan fair nya kalo dibandingkan dng UL mesti dng yang Manulife Proactive pak - krn itu yg meningkat per thn spt UL ...
kalo rencana 7 th bayar di UL kan total bayarnya:
7 x 12 x 850.000 = 71.400.000.. . artinya sebulan 850rb atau Rp 10,2jt setahun...
Jadi anggep aja setahun memang dana yg kita cadangkan utk asuransi plus investasinya segitu...

Nah, itung2an singkat kalo dipisah dengan di termlife (misal Proactive plus dr Manulife) itu misal Rp 2.790.000 setahun - artinya kan ada "kelebihan" dana jatah kalo kita di UL yg bisa diinvestasikan sebesar Rp 7.410.000,- selama 7 th itu. Nah - kita itung aja yg Rp 7.410.000,- itu compounding 8% setahun... anggep nabung bulanan aja di reksadana pasar uang/obligasi jadi nabung kelebihan dana nya bulanan aja sebesar Rp 7.410.000 dibagi 12 bulan - jadi Rp 617.500 per bulan. Suku bunga per bulan perkiraan kan 0.643% dng perhitungan compounding segitu bisa mencapai 8% setahun bila tdk ada penarikan sama sekali. Sehingga "kelebihan" dana itu nanti pada akhir th ke -7 sudah menjadi Rp 68.508.600.

Coba cek aja di UL misalnya th ke -7 apakah dengan bunga 8% per tahun sudah bisa mencapai angka di atas... itupun mestinya angka 68jt sekian itu akan lbh gede lagi bila pake data yg termlife ala Proactive. Tapi ini pun tdk berarti sy anti UL... cuman sy nggak invest di UL. Lagian yg udah punya UL apalagi terlanjur jalan 2th ke atas ditutup itu walo pindah ke term jg lebih rugi. Kenapa?

Contoh dng Proactive Manulife aja deh... dibanding polis UL Pru PAA saya yang sudah cuti premi. Anyway di UL rata2 sudah boleh cuti premi stlh 2th. Kalo dah cuti premi kan artinya kita hanya bayar biaya asuransi dan administrasi. Anggap aja ambil asuransi dasarnya aja di Pru dicover bila meninggal dunia hingga usia 98th efektif dan cacat tetap total sd usia 60th. Kalo di UL Pru - pria 35th non smoker dan kelas 1 dng UP 750jt,  bila hanya ambil asuransi dasarnya saja dan sudah cuti premi maka total biayanya :

Pria 35th, biaya asuransi Rp 166.250 per bulan anggep disetahunkan kali 12 = Rp 1.995.000.
Karena Top Up di UL Pru awalnya dipotong biaya 5% di depan dan maka harus setor = 1.995.000 x 100/95 = Rp 2.100.000 + Rp 100.000 = Rp 2,2 jt per tahun plus biaya admin Rp 27.500/bln x 12 = 330rb. Total = Rp 2.530.000 per tahun
Ingat - manfaat UP dasar Pru tidak hanya sekedar asuransi jiwa tapi jg plus cacat total tetap dengan sebab apapun - yg keluar nya 20% begitu terbukti dan 80% di thn berikutnya

Padahal premi cacat tetap total krn akibat kecelakaan aja di asuransi term aja COInya rata2 bisa 30-50% UP jiwa - sedangkan di UP dasar Pru yg sudah cuti premi itu kan ditanggung cacat tetap total bukan cuman akibat kecelakaan aja, jadi misalnya krn sakit pun shg harus amputasi mestinya juga ditanggung. Jadi perkiraan fair COInya di Manulife adalah anggep aja semurah2nya adalah 30% dari UP dasar 750jt di Proactive utk pria 35th yg Rp 2.025.000 + 30%nya  aja mestinya adalah sekitar Rp 2.632.500,- per utk usia tsb. Masih lebih murah bila saya upgrade aja unitlink PAA saya kan ... makanya usulan nutup polis Pru  yg udah 2th ke atas itu sy pikir agak kurang tepat... memangnya term insurance mana yg lbh murah dr manfaat PAA saya itu dong saat ini?

Makanya saya minta data dr bu Soeni - Manulife dan jg dari Sunlife-mgkn rekan Firsty bisa bantu? Utk dr Manulife...  bagaimana kalo UP dasar di Proactive Manulife tsb ditambahkan dng rider fasilitas cacat tetap total (kalo bisa yg dengan sebab apapun bkn krn kecelakaan aja) sehingga bisa saya dibandingkan lebih fair dng polis Pru PAA saya yg sudah cuti premi bila diupgrade, mengingat polis sy tersebut sudah lewat 2th dan agen saya saat ini msh muda, sudah hampir ngga mgkn pindah dari Pru... krn hslnya aja sudah dia atas 200jt/bln, sdh MDRT life time, istri dan keluarganya  juga semua agen Pru skrg ini. Jadi msh cukup  yakin dia dan keluarganya (mgkn jg anaknya kelak...) akan urusin klaim saya seumur hidup nantinya bila sy toh klaim usia 90th misalnya.

Jadi tetap saya nggak anti Unitlink... krn sy bisa kok bikin UL saya lbh murah drpd term insurance. Kalo Pru link PAA sebenarnya scr asuransi dasar bisa dibilang adalah salah satu yg terbaik - yg kalah manfaat rider2nya aja dng yg lain. Itu kan satu contoh saja cara maksimalkan polis UL di Pru yang non syariah, ada lagi cara beda kalo di Pru yg syariah, di Acelife pun saya bisa bikin UL saya lebih murah drpd term insurance manapun - itu krn sy bikin sendiri semua proposalnya dan maksimalkan ... tapi investasinya ya jelas ngga bakal sy mau di UL dong... kan ada yg jauh lbh bagus baik reksadana maupun berbagai investasi lain.

Smg cukup jelas dan dimengerti ...  bila ada yg salah mohon dikoreksi... Dlm hal ini sy cuma setuju dng konsep memisahkan produk asuransi dng investasi - tp saya sama sekali ngga bilang kalo produk UL lebih jelek drpd term insurance misalnya bila investasinya sudah dipisahkan dan dimaksimalkan  shg sy bisa punya yg "the best" per manfaat (menurut saya) yang ada di pasaran saat ini baik dr sisi manfaat, biaya maupun perusahaan nya.

Thanks and regards
Lily


 


Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sab, 26 Juni, 2010 05:00:37
Judul: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu soeni, maaf ni... sy ni bingung...

dari dulu waktu belajar itung2an aktuaria u asuransi,

sy lihat term life itu mahal...

justru UL itu murah

 

sy coba bandingkan dengan yg bu soeni kirimkan di email yg laen

Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) :

* MPP 10th -> th1-10 Rp.2.790.000, th11-20 Rp.6.285.000. .. dst

 

sy anggep bgini... sy usia 35 th, merokok

sy mau perlindungan jiwa dari usia 35 sd 54 th ... UP 750juta

anggapan sy, di usia pensiun 55 tahun, sy dah ngumpulin aset liquid lebih dari 750jt

jadi sy ga perlu lg UPnya

pilihan sy UL atau term life

 

kalo sy pake Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) 10 tahun

brarti usia 35 sd 44 sy bayar 10 x 2.790.000 = 27.900.000

usia 45 sd 54 sy bayar                 10 x 6.285.000 = 62.850.000

totalnya                                                                                               90.750.000

 

kalo pake UL, sy bayar premi 850.000 perbulan selama 7 tahun

brarti yg sy bayar 7 x 12 x 850.000 = 71.400.000

 

tapi sy ga mau ngumpulin duit di investasinya, 

jadi sy buat UL sy lapse saat usia sy 55 tahun,

caranya dengan mengambil investasinya, sekalian ngurangin bayar premi

sy pake perhitungan investasinya berkembang 8% pertahun,

masih cukup masuk akal menurut sy, kupon obligasi aja lebih tinggi pertumbuhannya

di tahun ke 5 sy ambil 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000 

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

totalnya 12.500.000 yg sy ambil

 

jadi total premi yg sy bayar selama 7 tahun ga jadi 71.400.000

tapi jadinya  71.400.000 - 12.500.000 = 58.900.000

 

 

menurut sy, kalo saat ini kita mampu, mending ambil UL aja,

kita ga tau kalo di tahun ke 15, pas anak kita mulai kuliah, mungkin keuangan lg seret

dan 6 jt itu hanya cukup u bayar kuliah 1 semester doang,

boro-boro bayar premi, mikirin uang kuliah semester depan aja bingung dari mana... 

 

tapi kalo saat ini ga punya uang, ambil aja UP yg kecil dulu

150jt dulu... toh bayar preminya cuma 175rebu sebulan, ambil cicilan yg panjang... 12 th misalnya

wah kekecilan atuh UP segitu mah... gapapa... namanya juga memulai

taon depan waktu dapet bonus buru2 diubah, naikkan preminya biar UPnya bisa naik misalnya jadi 250jt

kalo dapet bonus lg, naikkan lagi, UPnya jadi 400 misalnya

begitu terus sampe dapet UP yang diinginkan.. . 750jt misalnya...

 

 

kenapa sy pilih UL?

ceritanya gini, dulu, waktu utak-utik aktuaria u perhitungan asuransi,

sy punya data, brapa sih cost of insurance (COI) asuransi jiwa u seseorang pada usia tertentu

bentuknya dalam % ... hitungannya agak panjang, sy beri contoh beberapa usia aja

misalnya usia 35th... COInya sekitar 0,135%

jadi kalo usia 35th pengen UP 1 M... COInya 1.350.000 

usia 36, naik jadi 0,145%  ...   begitu seterusnya   

 

COI ini harga pabrik lah... belom dikasih kemasan... nantinya di perusahaan asuransi akan dikemas

makanya harganya naik... nilai premi lebih besar daripada COInya

kalo di termlife... usia 35 tuh 2-3% ... tergantung perusahaan asuransinya

logikanya gini... kalo preminya ga jauh dari COI... brarti murah... gampang kan ?

Nah, COI u usia 35th sd 54th... kalo dijumlahkan semua .. nilanya  sekitar 68-70jt

 

makanya waktu dapet UL cuma perlu bayar 71,5 jt ... sy langsung tertarik

apalagi... UL punya nilai investasi yg bisa sy utak-utik sendiri... 

 

 

tapi bukan brarti sy ga pake termlife ya... sy pake termlife u kondisi tertentu

dan bukan brarti sy selalu pake UL... sy pake UL u kondisi tertentu juga

 

menurut sy ga ada produk yg paling baik,

yg ada orang yg bisa memanfaatkan produk dengan optimal

tinggal kita bisa ga mengoptimalkan produknya

 

 

memang, ilustrasi di atas mengesampingkan nilai uang terhadap waktu,

ada orang yg bilang, mending 90jt tapi bayarnya nyicil, kan sisanya bisa ditumbuhkan dulu di investasi

yaa kalo mampu menumbuhkan, kalo hasilnya malah berkurang bagaimana?

 

Lagian kalo pake nilai uang terhadap waktu nanti ujung2nya tergantung pada kemampuan investasi seseorang,

ada yg mampunya menumbuhkan 3% pertahun, ada yg mampunya 5% pertahun... ada yg tinggi, ada yg rendah

ada lagi yg bukannya tumbuh malah ludes....

biarlah itungan detilnya dijahit u setiap pribadi, sy hanya menggambarkan secara globalnya...

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 


Dari: "soeni_liem@ yahoo.com" <soeni_liem@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jum, 25 Juni, 2010 11:44:10
Judul: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agus tus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>____________ _________ _________ __
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 

 

 

Tidak ada virus ditemukan dalam pesan masuk.
Diperiksa oleh AVG - www.avg.com
Versi: 9.0.830 / Basis Data Virus: 271.1.1/2971 - Tanggal Rilis: 06/30/10 01:35:00





#34346 From: Agnesmarlita <agnesmarlita@...>
Date: Fri Jul 2, 2010 2:21 am
Subject: UNDANGAN WORKSHOP TERAPI KEUANGAN
retrochics
Send Email Send Email
 

WORKSHOP TERAPI KEUANGAN

Memprogram Pikiran Bawah Sadar untuk Kesejahteraan Anda dan Keluarga

Kenapa orang kaya jadi makin kaya dan sejahtera? Bukan karena penghasilannya semata.. Tetapi karena mereka memiliki kebiasaan dan pola pikir yang berbeda dibandingkan dengan kebiasaan orang-orang kebanyakan untuk menjadi kaya dan sejahtera. Workshop ini adalah workshop terapi diri, karena ternyata pekerjaan menjadi sejahtera adalah pekerjaan dari dalam diri. Kita tidak akan membahas tentang bagaimana cara kita mengelola keuangan, tetapi kita akan melakukan:

- Reprogramming pikiran bawah sadar untuk mencapai kemakmuran
- Meningkatkan saldo anda dimulai dari pikiran
- Menghilangkan persepsi negatif yang menghalangi untuk mencapai kemakmuran
- Membangun kebiasaan yang diperlukan untuk mencapai yang anda inginkan dalam kehidupan
- Menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk berkaitan dengan keuangan

Melalui workshop ini anda akan diajak untuk menata ulang hubungan anda dengan uang dan penghasilan anda, mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang baik dalam membangung kekayaan, mengatasi pengeluaran emosional, menguasai ketakutan dan ketamakan dan menaikkan "temperatur kekayaan" sehingga perjalanan membangun kekayaan dan kesejahteraan menjadi perjalanan yang nyaman dan menyenangkan untuk anda.

Waktu : Sabtu, 3 Juli 2010, pukul 13.00 16.30 WIB

Tempat : Plaza Oktroi, Kemang, Jl. Kemang Raya No. 1 (seberang McDonald Kemang)

Fasilitas : Sertifikat, snack, modul

Fasilitator : Mohammad Andoko MM CFP CHt, Budi Raharjo CFP CHt

Investasi :

Rp 400.000,- /orang


Untuk pendaftaran dan info silakan hubungi Agnes (083896039384)


#34347 From: mega2_thayeb@...
Date: Fri Jul 2, 2010 2:23 am
Subject: Re: LAPORAN SINGKAT dari KOPDAR: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta
mega2_thayeb@...
Send Email Send Email
 
Ųάηģ 2 tahun milik saya ibu R pak, he3...

Saya sebenarnya lebih mau asuransi kesehatannya pak, tapi kalau beli asuransi kesehatan harus barengan dengan asuransi jiwa.
Saya sudah tanya2 kalau memulai asuransi jiwa dan kesehatan ųάηģ baru ternyata preminya lebih mahal dr asuransi saya pertama ųάηģ άϑά linknya itu.
Bagaimana pendapat bapak? Kalau beradasarkan pandangan saya ųάηģ awam mending lanjutin aja d asuransi link saya itu wong saya bayarnya lebih murah...

Salam
Mega

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Thu, 1 Jul 2010 01:17:41 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>; Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@yahoogroups.com>; moneynlove@yahoogroups.com<moneynlove@yahoogroups.com>; <AMA-DKI@yahoogroups.com>; <Manager-Indonesia@yahoogroups.com>; pengaduanasuransi@yahoogroups.com<pengaduanasuransi@yahoogroups.com>; Steven Pieloor<stevenpieloor@...>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: [SSR-Klub] LAPORAN SINGKAT dari KOPDAR: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Dear Rekans,
 
 
 
Selamat siang dan salam sejahtera,
 
 
Terima kasih atas partisipasi Anda saat pertemuan semalam di Pacific Place,
dan terima kasih yang besar saya sampaikan kepada Sahabat dan Guru saya
Pak Aidil Akbar - Independent Financial Planner dari AFC yang telah bersedia
hadir di antara kita ditengah kesibukan Beliau yang luar biasa.
 
Wah, terima kasih kepada agen-agen asuransi jiwa yang telah hadir dan urun
rembuk, khususnya dari MANULIFE, SUN LIFE dan AVRIST (ex AIG/AIA),
saya sangat menghargai keputusan dan pandangan mengikuti "nurani" untuk
memberikan yang terbaik kepada Nasabah.
 
Ada beberapa poin yang ingin saya share:
1. Membeli Unit Link, berarti tingkat risiko atas investasi dan asuransi menjadi
    lebih besar, karena lewat 1 pintu.
2. Kita tidak bisa memecat/mengganti Manajer Investasi bila TIDAK PUAS
3. Biaya sangat membebani Nasabah, terutama di 5 tahun pertama, selanjutnya
    setiap Top Up langsung kena biaya 5% (produk "P")
4. Ada bagian premi yang tidak ter-alokasi yang sangat besar (Un applied premium)
5. Critical illness tidak perlu diambil, yang perlu dilakukan memperbesar UP kematian
(banyak hal lainnya, seperti yang tertulis dalam buku: "JANGAN BELI UNIT LINK, ...")
 
Selanjutnya saran saya kepada yang sudah berjalan 2 tahun milik Bu "R" dan 4 tahun
milik Pak "B", silahkan dibatalkan karena untuk mencapai BEP akan memerlukan
waktu yang lebih lama daripada yang tertulis di ilustrasi.
 
Ilustrasi menurut Pak Aidil Akbar, adalah "ilusi", dan bukan merupakan projection
atau estimation.
 
Lalu mengenai "CUTI PREMI", saya sarankan CUTI POLIS saja secara langsung
selamanya (tapi jangan lupa beli polis asuransi murni dulu sbg gantinya).
CUTI PREMI sama saja menunda dan bukan solusi.
 
Demikian sekilas sharing yang berlangsung kurang lebih 1 jam 35 menit.
 
Mudah2an saya bisa mengadakan KOPI DARAT lagid di waktu mendatang,
di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan.
Bagi yang bermukim di kota2 tsb, bisa membantu untuk meng-koordinir Teman2,
agar sharing ini bisa bermanfaat lebih luas di kota tersebut.
 
Semoga bermanfaat.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
 
 

 


From: Niken Suwandari <niken76@gmail.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Wed, June 30, 2010 3:45:35 PM
Subject: RE: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Ya ..saya juga ngarep.com

 

Mudah mudahan ada volunteer yg nanti bersedia posting summary  dari kopdar tsb di milis ini

Akan sangat bermanfaat sekali bagi yg tidak bisa menghadiri kopdar tsb…

Terlebih yg diluar Jakarta bahkan di luar pulau jawa seperti saya….

 

 

Rgds,

Niken ::

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto: SSR-Klub@yahoogroup s.com ] On Behalf Of d_puspasary@ yahoo.com
Sent: Wednesday, June 30, 2010 3:27 PM
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Waduh... Pasti bisa dapat bnyk ilmu ya kl bisa kesana, sayangnya saya d bandung .. Mudah2an teman2 millis yg hadir kesana bs berbaik hati utk share kesimpulan obrolan disana ya...

°·
·♥τнäиκчöü♥··°

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 19:06:13 -0700 (PDT)

To: < SSR-Klub@yahoogroup s.com >

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Cc: Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@ yahoogroups. com>; moneynlove@yahoogro ups.com<moneynlove@yahoogro ups.com>; pengaduanasuransi@ yahoogroups. com<pengaduanasuransi@ yahoogroups. com>

Subject: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Dear Rekans,

 

 

 

Selamat pagi dan salam sejahtera,

 

Cukup hangat pembicaraan topik Memilih Asuransi? dan Unit Link?

selama 1 bulan terakhir ini, dan untuk dapat memberikan wawasan

dan berbagi kepada Member Milis, maka dengan ini saya mengun-

dang Rekan2 praktisi, pemerhati, pelaku, Nasabah dan Calon Nasabah

untuk tukar pikiran dan pengalaman, agar dapat memilih yang terbaik

bagi diri dan keluarga.

 

Pertemuan Informal dan santai ini akan diadakan:

 

tanggal : 30 Juni 2010

jam : 18.00 - 19.30

tempat : Urban Kitchen, Pacific Place

 

Saya akan mengundang juga Pemilik milis ini Bapak Safir Senduk or

Bapak Ahmad Gozali, Ibu Ligwina P. Hananto dan Pak Aidil Akbar,

mudah-mudahan mereka bisa hadir.

 

So, jangan lewatkan pertemuan ini.

 

Enggak Elo nggak rame...

 

Sampai bertemu.

 

 

Salam asuransi,

Freddy Pieloor

 

 


 

 


From: Rudi Ho <yekcong@gmail. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Mon, June 28, 2010 8:24:33 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear bu Murni,
Bagaimana premi per tahun utk usia 40 thn, pertanggungan Rp 500 juta ?

Salam
Rudi


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 05:33:20 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Asuransi Term life merup asuransi murni. Tidak ada unsur investasi atau tabungan.

Salam,
Natalia Soeni
PT.AJ Manulife Indonesia - Jkt


From: khadijah.nurul@ yahoo.com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 04:03:46 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Ini murni asuransi atau ada investasinya juga?
Saya lg cari yg sekaligus investasi, mohon dibantu ya..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Sat, 26 Jun 2010 01:15:09 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Saya bisa dapat dimana ya asuransi seperti ini.
Maaf benar2 buta.
Atau kalau ά
ϑά pemasarannya disini saya au deh di japri
♥· τнäиκ чöü ♥·

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:44:10 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agustus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>________________________________
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 



#34348 From: Alberth Gusleh <alberthgusleh@...>
Date: Fri Jul 2, 2010 1:51 am
Subject: Bls: tanya beli emas batangan di luar jkt
alberthgusleh
Send Email Send Email
 
 dear ibu niken
saya sedikit menyabung  dari investasi emas untuk jangka panajng dan itu mungkin butuh tempat yang khusus , bagaimna kalo di alihkan dengan investasi saham online trading yang bisa di jadikan usaha sampingan sekaligus investasi jangka panjang ,dan di investasi ini tidak mebutuhkan tampat atau karyawan .ini di kelola secara pribadi tanpa broker ,
terima kasih

regards
 
bagus

Dari: sbastian ms <mohamad.sbastian@...>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Terkirim: Rab, 30 Juni, 2010 22:54:29
Judul: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

Kalau emang untuk investasi jangka panjang, saya rasa gak perlu berkebun emas deh....
Pikirkan saja bagaimana stabilnya nilai tukar uang dalam bentuk emas (dinar misalnya)... .banyak yg memberi contoh, 14 abad yang lalu harga seekor kambing sama dengan 4.25 gr emas (dalam hal ini = 1 dinar). Hari ini pun harga kambing yang sudah layak untuk dikonsumsi harganya berkisar 1.5jtaan (lagi2 sekitr 4.25 gr emas).

Bagi umar muslim, memegang koin dinar banyak untungnya juga. Jika kita memegang dinar, biaya naik haji dalam dinar cenderung turun tiap tahunnya...berikut saya kutip dari bapak Muhaimin Iqbal salah seorang penggiat dinar di blognya yg dia tulis akhir tahun lalu.

"berdasarkan statistik 10 tahun terakhir, biaya haji dalam Dinar ternyata terus menerus mengalami penurunan.Bila ONH biasa tahun 2000 sekitar 70 Dinar, maka tahun ini hanya sekitar 21 Dinar saja atau mengalami penurunan rata-rata 12% per tahun."





2010/6/10 Niken Suwandari <niken76@gmail. com>
 

Salam kenal kembali …

 

Pada dasarnya investasi emas ini jangka panjang…..

Saya baru memulai belum ada setahun….

Dan saya tidak menerapkan seperti yg tertulis di ebook nya 100%...

 

Dan harus memperrhitungkan biaya sewanya….yg tentu saja dipengaruhi oleh jumlah gramnya yg kita gadai…

Pada prinsipnya  jangan sampai saya/ kita  gak bisa tidur nyenyak gara gara memikirkan biaya sewa emasnya…

Kecuali kita punya banyak passive income buat bayar sewanya…..nah itu lain ceritanya..

Karena terus terang saya sendiri juga menyisihkan dari penghasilan saya untuk investasi ini…

Intinya berinvestasi dg bijak dan sesuai kemampuan………biar diri kita juga bisa tenang menjalani rutinitas kita sehari harinya

 

Karena kl kita gadai di bank otomatis data kita masuk di list BI…sebagai orang yg berhutang….*CMIIW

Karena pada prinsipnya kalau kita gadai ya kita utang ke bank…

 

Untuk lebih jelasnya mungkin Pak Anton bisa join di group FB  tentang investasi emas…disana banyak dibahas dan juga ada yg jual secara on line…

Setidaknya pertanyaan umum yg sering muncul ada/pernah di bahas…..

Coba saja search dg key words : Mahir Berinvestasi Emas group 2

Karena di group 1 sudah penuh membernya….

 

Oya barusan ibu Lily posting untuk launching Webnya…..mengenai investasi emas ini…

Kita bisa pelajari dan sharing di milis ini

 

Demikian infonya maaf kl kurang berkenan

 

Rgds,

Niken ::

“Happy Investing”


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR-Klub@yahoogroup s.com] On Behalf Of Annur Nuran
Sent: Thursday, June 10, 2010 8:38 AM

Subject: RE: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

salam kenal mbak niken, saya anton mau tanya beberapa hal tentang berkebun emas, pada prinsipnya saya tertarik hanya saja saya masih hitung dan hati2 saja supaya tidak jadi latah karena banyak yang tergiur dengan teori di ebook kebun emas.
Dari pengalaman mbak sendiri bagaimana? Apa benar menguntungkan? Dan bagaimana proses pembelian emas itu sendiri, dimana dan bagimana prosesnya?mohon sharing ilmunya, thanks


--- Pada Rab, 9/6/10, Niken Suwandari <niken76@gmail. com> menulis:


Dari: Niken Suwandari <niken76@gmail. com>
Judul: RE: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Rabu, 9 Juni, 2010, 2:19 AM

 

Mbak Nuha…..

sharing dunk mengenai kebun emas tsb….

Karena mbak Nuha ini sudah cukup lama berkebun emas….dan profilenya muncul di list testimoni  member kebun emas di e-booknya….CMIIW….

Hasil dari analisa setahun ini kira kira seperti apa mbak….

Seperti kita tau kl investasi emas ini jangka panjang…….tapi setidaknya dg waktu setahun kita bisa hitung hitungan

 

Saya juga sedang memulainya….tapi pelan pelan saya tebus…karena setelah saya pikir kembali berdasarkan pengalaman bbrp bulan ini….biasanya bank memberlakukan biaya sewa yg lebih rendah dari bank lain untuk bbrp bulan saja (promosi)….pas mo extend…biaya sewa dah naik lagi…..(menyesuaikan harga emas itu sendiri)

 

Ditunggu sharingnya…..dan terimakasih

 

Rgds,

Niken ::

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto: SSR-Klub@yahoogroup s.com ] On Behalf Of Annur Nuran
Sent: Tuesday, June 08, 2010 5:36 PM
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

bagaimana hasilnya?apa sesuai dengan teori yang di gembar gemborkan selama ini tentang berkebun emas?

--- Pada Sab, 5/6/10, nuha_uswati@ yahoo.com <nuha_uswati@ yahoo.com> menulis:


Dari: nuha_uswati@ yahoo.com <nuha_uswati@ yahoo.com>
Judul: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Sabtu, 5 Juni, 2010, 8:29 AM

 

Wah,menarik pmbahasannya. .
Akan saya prtimbangkan :))
Saya sdh setahun brkebun emas..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: Annur Nuran <annurnuran@rocketma il.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Sat, 5 Jun 2010 10:38:28 +0800 (SGT)

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

hati-hati! hanya itu pesan saya bagi siapa saja rekan2 yang mau atau lagi berkebun emas, coba hitung baik-baik untung ruginya. Apa benar-benar menguntungkan atau sekedar harapan aja yang gak pasti.
Saya fikir orang-orang di bank itu lebih ngerti daripada kita orang-orang awam yang mudah sekali tergiur dengan janji-janji keuntungan dari berkebun emas.
Sadarkah kita bahwa saat kita menggadaikan emas berarti kita telah berhutang?
Bank tentu tidak mau rugi bukan? Mereka akan menaikan biaya penitipan emas saat emas naik dan biaya penitipan sekarang tentu sudah di perhitungkan sebelumnya akan menguntungkan mereka saat orang beramai-ramai menggadaikan emas mereka ke bank.
Sementara kita hanya menanti dan menanti dari tahun ketahun mengharap harga emas naik sementara setiap tahunnya kita harus membayar biaya penitipan emas kita? Coba perhitungkan kembali berapa biaya yang harus kita keluarkan dan kenaikan harga emas serta keuntungan berapa yang akan kita dapatkan, apakah seimbang dengan penantian kita sepanjang tahun? thanks....

--- Pada Rab, 26/5/10, david kesuma <david.kesuma@ jabotabekns. co.id> menulis:


Dari: david kesuma <david.kesuma@ jabotabekns. co.id>
Judul: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Rabu, 26 Mei, 2010, 6:58 AM

 



Wah pada demam berkebun emas.

Waspada, bagi yang belum tahu cara berkebun emas

salah-salah bukan untung diraih malah menanggung rugi.

Bank dapat untung terus nih dari jasa penitipan emas.

Yang sudah dapat keuntungan nyata berkebun emas

mohon disharing dong pengalaman dan trik-triknya.

 

Salam Sejahtera,

 

David Kesuma

 

 

 

----- Original Message -----

From: hadiyan82@yahoo. com

To: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Sent: Wednesday, May 26, 2010 12:14 PM

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

Biaya gadai di BTN syariah untuk emas 24 karat sebesar Rp. 1.650/gr/10 hari

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: nuha_uswati@ yahoo.com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 26 May 2010 05:29:15 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

Bu yeni,
Betul,maksudnya begitu
Pertama beli dulu
Nanti digadaikan.. beli lagi.gadai lagi..dst..
Biaya bulanannya beda2 tiap bank
Bank jabar syariah 3750/gr/bln, dibayar 2 bulan dimuka,nilai taksir sekitar 85 persen
Bri syariah sekitar 4500/gr/bln, dibayar di 4 bulan trakhir,nilai taksir diatas 90persen
Smg brmanfaat

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: "~ Y E N I ~" <yeni.k@indosat. blackberry. com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 26 May 2010 05:21:10 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 



Hai,,sy yeni baru bergabung disini, sy ingin coba investasi dr yg kecil dolo nilainyan sy ingin tau ttg hal ini :

---------oooo- ------

Dgn cara di gadaikan

Dpt uang gadai,belikan emas lg,gadaikan lg...dst..

Ada cost bulanan yg hrs dikeluarkan

Sekitar Rp.4000/gram/ bulan

Saya nyoba berkebun di bank BRI Syariah...


------ooooo- ------

Maksudnya kita punya emas digadaikan trus hasil uang gadai kita beli emas lagi trus digadaikan kali,,,,

Apa begetoh,,,?
Trus utk bayar bunganya kita harus sisihkan trus setelah byk gmn cara ambil emas kita dipenggadaian, ,?

Maaf sy ingin sekali mengerti hal yg ini krn sy punya sedikit emas,,,walaupun tdk bentuk batangan.

Terimakasih.

~ | Y | E | N | I | ~



͵ ͺ ; ΄ ΅ ∞ ° • ͵ ͺ ; ΄ ΅ sEnD fRoM My ♥Ly CuRvEBerry® Powered By Isat sinyal [no] QuAt [terlalu] ͵ ͺ ; ΄ ΅ ∞ ° • ͵ ͺ ; ΄ ΅


From: "david kesuma" <david.kesuma@ jabotabekns. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Tue, 25 May 2010 13:39:25 +0700

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

Wah tambah mahal saja biaya penitipan LM di Bank.

Pantesan banyak bank mau jadi sponsor even kebun emas.

Banyak dapat untung dari jasa penitipan LM.

Ingatlah Investasi itu buat perkiraan keuntungan dimasa depan

Salah kelola dan salah dalam mengambil keputusan bisa

mengalami kerugian investasi.

Namanya investasi kalo untung diterima kalo rugi juga diterima yah.

Hitung-hitung buat ongkos sekolah Investasi.

Kalo sekolah formal yang pasti keluar duit duluan.

 

Salam Sejahtera,

 

David Kesuma

 

 

 

----- Original Message -----

From: nuha_uswati@ yahoo.com

To: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Sent: Monday, May 24, 2010 6:07 PM

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

Bisa liat di www.kebunemas. com
Ini cara nyimpan emas batangan
Dgn cara di gadaikan
Dpt uang gadai,belikan emas lg,gadaikan lg...dst..
Ada cost bulanan yg hrs dikeluarkan
Sekitar Rp.4000/gram/ bulan
Saya nyoba berkebun di bank BRI Syariah...

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 24 May 2010 07:18:55 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

Maksud berkebun emas ini bagaimana ya?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: nuha_uswati@ yahoo.com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 24 May 2010 05:09:45 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

Di toko toko emas di kota bapak pasti ada
Mereka kan bahan nya dr batangan juga
Coba ke toko emas yg besar pak
Pastikan ada sertifikat antam nya
Di kota saya,bank BRI syariah nya kerjasama sama toko emas
Jadi bisa beli dan langsung di gadaikan disitu (berkebun emas)

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Sun, 23 May 2010 15:38:56 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

Dari postingan teman2 kemarin kayaknya di pengadaian bisa pak.

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ yahoo.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 21 May 2010 18:59:50 -0700 (PDT)

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] tanya beli emas batangan di luar jkt

 

 

rekan2 milis yang terhormat,

dimanakah bisa mendapatkan emas batangan di luar jkt?

salma,
arya

 


 

 

 




1 of 1 Photo(s)


#34349 From: mega2_thayeb@...
Date: Fri Jul 2, 2010 2:35 am
Subject: Re: Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
mega2_thayeb@...
Send Email Send Email
 
Benar bu setuju. Ikut milis karena pingin dapat saran. :)

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Fri, 2 Jul 2010 10:20:35 +0800 (SGT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Pak,
Justru kalau 90% sudah tahu mesti beli apa, ya... terus ngapain repot2 dibahas di milis?  Ini cuman saran  aja bagi yg sudah telanjur punya UL (Pru dan Allianz) dan sudah jalan minimal 2tahun-drpd langsung tutup polis ULnya, diitung2 dulu aja krn bisa aja  lbh murah drpd term/pure insurance (dlm hal ini Proactive Manulife saja sbg pembandingnya)  - liat case by case. Sdgkan utk yg mau beli dari awal asuransinya (blm punya UL) ya pasti lain lagi ceritanya ...

Kalau maksudnya mesti share itu harus detil teori plus PRAKTEKnya sekalian: mesti beli produk asuransi / investasi yg mana atau gimana dng dibandingkan dengan SEMUA produk asuransi yg ada di pasaran Indonesia case by case, shg keluar hasilnya mana yg termurah, terbaik, tercocok dng sikon pribadi... ya jgn minta dr kita yg cuman bagi tips / sharing gratisan aja di milis. Silakan langsung ke financial planner profesional aja yg independen. Kalo macem saya ini kan cuman kasih tips gratisan aja dari real case saya sendiri... shg blm tentu cocok jg dng sikon org lain.


Rgrds
Lily

--- Pada Rab, 30/6/10, cnbc.platinum@gmail.com <cnbc.platinum@gmail.com> menulis:

Dari: cnbc.platinum@gmail.com <cnbc.platinum@gmail.com>
Judul: Re: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 9:17 PM

 

Secara TEORI memang betul memisahkan unitlink LEBIH UNTUNG, namun.....

99% yang mengetahui TEORI ini tidak tau dengan jelas PRODUK APA yg akan dibeli terutama asuransinya.

Sehingga.

Alih alih memisahkan, akhirnya malah membeli UnitLink ditambah Reksadana.

Sent from BlackBerry® on 3


From: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Wed, 30 Jun 2010 19:14:47 +0800 (SGT)
To: <soeni_liem@yahoo. com>; <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Maaf bu Soeni...
saya agak ngga enak krn share realita ttg UL dan term Proactive ini ke milis... tp saya juga mau share, kalo dng UL Pru untuk wanita - kelihatannya msh lbh murah di Proactive Manulife kok... jadi yg wanita ada UL Pru yg dah cuti premi mgkn coba compare dng Proactive deh. Sayang minim premi nya 2jt setahun - utk usia saya artinya ngga akan bisa UP jiwa 1M ke bawah ya... agak ketinggian sih jadinya krn kebutuhannya aja max 1M krn cuman upgrade aja saat ini tujuannya...

Anyway... saya tunggu juga lho bila ada koreksi... ini kan forum umum utk kita belajar bersama - blm tentu jg saya pasti bener dan sy lihat di polis yg dikirm scan nya itu kok ngga ada COInya dan keterangan ada guaranteed COI ya di Proactive? apa mgkn yg guaranteed COI  itu Proactive plus? 

Thx and rgrds
Lily

--- Pada Rab, 30/6/10, Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com> menulis:

Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Judul: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 4:03 AM

Pak Zevry,
bagus deh mau sharing jg di milis... cuman ada sedikit koreksi - itu fairnya UL Allianz dicompare dengan Proactive Manulife - bukan yg proactive plus... krn Proactive plus dengan MPP yg panjang (sd 20th) pasti lebih mahal drpd Proactive doang.

Saya itung2 mungkin gini deh... utk UL allianz Bapak itu - perkiraan gini aja deh :  jatah biaya asuransi UP jiwa 150 juta semahal2nya paling 40 % dari total biaya asuransi Bpk. Itu stlh jg menilai proporsi biaya asuransi dari proposal UL Allianz ke suami saya... 40% X Rp 52.970,0 = Rp 21.188,- per bulan... untuk UP jiwa 150 juta - sehingga bila jadi UP 400juta harus dikalikan 2,67 jadi = Rp 56.572/bln x 12 = Rp 678.863,- per tahun... Plus ditambah 26.500x12 = Rp 318.000 per tahun, maka totalnya  Rp 996.863,- per thn. Bila plus selisih nilai jual beli top up sekalian (3% kalo di Allianz) maka 996.863 x 100/97 = Rp 1.027.693 setahun...

Sedangkan Proactive utk usia Bpk dng UP 400juta pun mestinya tidak semurah itu ... kalo Proactive Plusnya aja 2juta an setahun utk MPP 20th maka perkiraan saya utk Proactive nya dng UP 400juta ya  sekitar 1,5 juta an setahun (itupun ngga bisa sekecil itu Pak... krn harus minim 2jt setahun di Proactive manulife, jadi harus ambil UP gedean lagi). Jadi intinya tetap lebih murah UP jiwa di UL Allianz Bapak itu daripada ambil Proactive apalagi... Proactive plus.

 Not just sekedar anti UL aja... yg penting itung2an nya ... dan itung2an itu sangat tergantung case by case.

Tapi memang,"untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadana lebih menguntungkan."  Statement itu saya bilang cuma 60-70% benar - angka 30-40% nya itu "margin error" dan special case/event, krn sangat tergantung casenya juga dan manfaat2 serta sikon2 lainnya. Unitlink saya di acelife misalnya lebih murah dari COInya term insurance malahan :) krn belinya pas promo company... itu salah satu contoh nyata - bisa aja beli UL dari awalpun lbh untuk daripada ikut term life.

Intinya... itung2 aja dulu krn "Numbers dont lie ..." Which means... specific numbers ... for specific people with specific case :)

Semoga membantu, dan mohon koreksi bila ada kesahalan dan tanggapan dr rekan2 lain.

Rgrds
Lily


--- Pada Rab, 30/6/10, Zevry Yudha <zevry.yudha@ yahoo.com. sg> menulis:

Dari: Zevry Yudha <zevry.yudha@ yahoo.com. sg>
Judul: RE: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Rabu, 30 Juni, 2010, 2:34 AM

 

Dear Milister,

 

Saya coba sharing UL saya yang sudah jalan 3 tahun dgn term lifenya manulife. [Sudah 2bulan ini saya cuti premi]

Premi UL saya Rp. 300.000/bulan.

UP Jiwa : Rp. 150.000.000

Sakit kritis : Rp. 100.000.000

Cacat Tetap : Rp. 100.000.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 100.000.000

Biaya asuransi : Rp. 52.970/bulan

Biaya adm : Rp. 26.500/bulan

 

Saya minta coba buatkan ilustrasi proactive dr Manulife,

Kemudian saya dibuatkan ilustrasi proactive plus 20, tapi berhubung premi terkecil manulife adalah Rp. 2jt jadi UP yg saya dapat yaitu:

UP Jiwa : Rp. 400.000.000

Meninggal karena Kecelakaan Rp. 400.000.000

Sakit Kritis : Rp. 200.000.000

Waiver of premium : pembebasan premi karena ketidakmampuan total.

Premi yang harus saya bayar utk 20thn pertama yaitu:

Jiwa : Rp. 2.044.000

Meninggal karena kecelakaan : Rp. 800.000

Living protection : Rp. 1.376.000

Waiver of Premium : Rp. 228.000

Total : Rp. 4.448.000

 

Saya agak kesulitan untuk mengcompare mana yg lebih efisien.

Kemudian saya coba aja dibikin perbandingan [ga fair tapi lumayanlah]

Jika UP Manulife Rp. 150.000.000 [sama dgn UP UL saya], maka premi saya dimanulife menjadi

[Rp.150.000. 000/Rp.400. 000.000] X Rp. 4.448.000 = Rp. 1.668.000

Jika saya cuti premi tapi saya tidak mau lapse Ulnya, saya cukup bayar Rp. 52.970 + Rp. 26.500 = Rp. 79.470/bulan atau Rp. 953.640/tahun.

 

Budget saya yang untuk UL sebesar Rp. 3.600.000/thn hanya terpakai Rp. 953.640/thn sedangkan sisanya sebesar Rp. 2.646.360 bisa saya investasikan direksadana.

Sedangkan jika saya tutup polis UL dan ikut term life, maka yg bisa saya investasikan di RD hanya Rp. 3.600.000 – Rp. 1.668.000 = Rp. 1.932.000

 

Demikian hitungan sederhana dari saya, mungkin para ahli bisa mengkoreksi atau menambahkan jika hitungan ini salah.

 

Setelah ditambah berdiskusi via YM dengan Ibu Lily , saya jadi mantap untuk cuti premi, untung belum tutup polis ya bu hehe

 

Saran untuk rekan semua, jika sudah terlanjur punya UL, lebih baik hitung dulu. Jgn sampai tutup polis tanpa hitung2 atau yg lebih parah tutup polis tapi blm ikut asuransi yang baru baik itu termlife ataupun wholelife. Jika dalam masa mencari asuransi baru ada kejadian menimpa anda, siapa yang akan menanggung?? ?

 

Tapi untuk yang belum ikut asuransi sama sekali, ikut term life + reksadan lebih menguntungkan.

 

Salam,

Zevry

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR- Klub@yahoogroups .com] On Behalf Of priambudi
Sent: 29 Juni 2010 8:19
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Bls: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

 

sayangnya sy ga punya data premi proactive dan proactive plus selain yg bu soeni tulis di email

jadi kalo mo itung pake proactive, atau proactive plus yg 5 atau 20 tahun sy ga bisa :(

 

cara bu lily cuti premi setelah 2 tahun itu memang paling 'galak' hasilnya

cuma sy pengennya ngebandingin secara biasa aja

 

kalo sy setujunya dengan memisahkan pengaman dengan investasi

artinya apa? sy ga akan 'nabung' di instrumen investasi

kalo bu lily baca di file sy itu, rekening yg 10% pendapatan itu,

ga akan pernah sy bolehin masuk ke instrumen investasi

tapi kalo masuk ke bank, asuransi, atau sarana lindung nilai ... boleh

 

banyak orang yg uangnya dikumpulin semua dalam satu anggaran

terus dibagi-bagi ke berbagai keperluan

kalo prinsip pengelolaan keuangan sy ga bgitu...

ada 5 anggaran... u kebutuhan, u bayar utang, u keinginan, u pengaman, u investasi

 

kalo kebutuhannya terlalu besar, ga boleh dia ambil dari anggaran laen...

masukin ke RAPBN taon depan aja...

kalo masih ga bisa dan ternyata mendesak, terpaksa anggaran keinginan yg ngalah

 

kalo rekening pengaman sy cuma segitu-gitunya. ..

contoh pilihan sy... 

nabung sampe bisa terkumpul 750jt

ambil termlife ... 90 jt dicicil selama 20 tahun u proteksi 750jt

ambil UL 71jt dicicil 7 tahun u proteksi 750 jt

ngumpulin lindung nilai sampe terkumpul 750jt

dsb... tapi ga boleh masuk instrumen investasi...

 

jadinya kalo nanti ternyata investasi sy jeblog ga karu2an...

sy masih bisa bilang "yaah namanya juga uang belajar, mana ada sih belajar murah"

setelah itu masih bisa makan2 di luar pake anggaran keinginan sy...

dan pengaman sy masih berfungsi dgn baik,

kebutuhan sy pun masih terpenuhi seluruhnya

 

jadi u saran2 "sisanya diinvestasikan" itu ga bisa u orang2 sperti sy

karena dana pengaman sisa berapa pun ga akan pernah diinvestasikan

 

 

dan kalo u investasi, prinsipnya harus di atas yg agresip,

mana mau kita dengan cuma 8% ... ^_^

resiko?? kami punya pengaman... hilang pun ga masalah....

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 

 


Dari: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 12:56:45
Judul: [SSR-Klub] Memilih asuransi (compare asuransi dasar unitlink Pru vs Manulife Proactive) sorry... nyebutin nama company jadinya

 

Rencana melapsed kan UL di usia 55th itu briliant idea as long as ada investasi yg menyertainya. Nah, investasi nya itu terserah kan mau di UL ybs atau di reksadana atau instrumen lain di luar UL ybs. Kalo saran saya sih investasinya ya sebaiknya tdk di ULnya itu.

Itu itungan fair nya kalo dibandingkan dng UL mesti dng yang Manulife Proactive pak - krn itu yg meningkat per thn spt UL ...
kalo rencana 7 th bayar di UL kan total bayarnya:
7 x 12 x 850.000 = 71.400.000.. . artinya sebulan 850rb atau Rp 10,2jt setahun...
Jadi anggep aja setahun memang dana yg kita cadangkan utk asuransi plus investasinya segitu...

Nah, itung2an singkat kalo dipisah dengan di termlife (misal Proactive plus dr Manulife) itu misal Rp 2.790.000 setahun - artinya kan ada "kelebihan" dana jatah kalo kita di UL yg bisa diinvestasikan sebesar Rp 7.410.000,- selama 7 th itu. Nah - kita itung aja yg Rp 7.410.000,- itu compounding 8% setahun... anggep nabung bulanan aja di reksadana pasar uang/obligasi jadi nabung kelebihan dana nya bulanan aja sebesar Rp 7.410.000 dibagi 12 bulan - jadi Rp 617.500 per bulan. Suku bunga per bulan perkiraan kan 0.643% dng perhitungan compounding segitu bisa mencapai 8% setahun bila tdk ada penarikan sama sekali. Sehingga "kelebihan" dana itu nanti pada akhir th ke -7 sudah menjadi Rp 68.508.600.

Coba cek aja di UL misalnya th ke -7 apakah dengan bunga 8% per tahun sudah bisa mencapai angka di atas... itupun mestinya angka 68jt sekian itu akan lbh gede lagi bila pake data yg termlife ala Proactive. Tapi ini pun tdk berarti sy anti UL... cuman sy nggak invest di UL. Lagian yg udah punya UL apalagi terlanjur jalan 2th ke atas ditutup itu walo pindah ke term jg lebih rugi. Kenapa?

Contoh dng Proactive Manulife aja deh... dibanding polis UL Pru PAA saya yang sudah cuti premi. Anyway di UL rata2 sudah boleh cuti premi stlh 2th. Kalo dah cuti premi kan artinya kita hanya bayar biaya asuransi dan administrasi. Anggap aja ambil asuransi dasarnya aja di Pru dicover bila meninggal dunia hingga usia 98th efektif dan cacat tetap total sd usia 60th. Kalo di UL Pru - pria 35th non smoker dan kelas 1 dng UP 750jt,  bila hanya ambil asuransi dasarnya saja dan sudah cuti premi maka total biayanya :

Pria 35th, biaya asuransi Rp 166.250 per bulan anggep disetahunkan kali 12 = Rp 1.995.000.
Karena Top Up di UL Pru awalnya dipotong biaya 5% di depan dan maka harus setor = 1.995.000 x 100/95 = Rp 2.100.000 + Rp 100.000 = Rp 2,2 jt per tahun plus biaya admin Rp 27.500/bln x 12 = 330rb. Total = Rp 2.530.000 per tahun
Ingat - manfaat UP dasar Pru tidak hanya sekedar asuransi jiwa tapi jg plus cacat total tetap dengan sebab apapun - yg keluar nya 20% begitu terbukti dan 80% di thn berikutnya

Padahal premi cacat tetap total krn akibat kecelakaan aja di asuransi term aja COInya rata2 bisa 30-50% UP jiwa - sedangkan di UP dasar Pru yg sudah cuti premi itu kan ditanggung cacat tetap total bukan cuman akibat kecelakaan aja, jadi misalnya krn sakit pun shg harus amputasi mestinya juga ditanggung. Jadi perkiraan fair COInya di Manulife adalah anggep aja semurah2nya adalah 30% dari UP dasar 750jt di Proactive utk pria 35th yg Rp 2.025.000 + 30%nya  aja mestinya adalah sekitar Rp 2.632.500,- per utk usia tsb. Masih lebih murah bila saya upgrade aja unitlink PAA saya kan ... makanya usulan nutup polis Pru  yg udah 2th ke atas itu sy pikir agak kurang tepat... memangnya term insurance mana yg lbh murah dr manfaat PAA saya itu dong saat ini?

Makanya saya minta data dr bu Soeni - Manulife dan jg dari Sunlife-mgkn rekan Firsty bisa bantu? Utk dr Manulife...  bagaimana kalo UP dasar di Proactive Manulife tsb ditambahkan dng rider fasilitas cacat tetap total (kalo bisa yg dengan sebab apapun bkn krn kecelakaan aja) sehingga bisa saya dibandingkan lebih fair dng polis Pru PAA saya yg sudah cuti premi bila diupgrade, mengingat polis sy tersebut sudah lewat 2th dan agen saya saat ini msh muda, sudah hampir ngga mgkn pindah dari Pru... krn hslnya aja sudah dia atas 200jt/bln, sdh MDRT life time, istri dan keluarganya  juga semua agen Pru skrg ini. Jadi msh cukup  yakin dia dan keluarganya (mgkn jg anaknya kelak...) akan urusin klaim saya seumur hidup nantinya bila sy toh klaim usia 90th misalnya.

Jadi tetap saya nggak anti Unitlink... krn sy bisa kok bikin UL saya lbh murah drpd term insurance. Kalo Pru link PAA sebenarnya scr asuransi dasar bisa dibilang adalah salah satu yg terbaik - yg kalah manfaat rider2nya aja dng yg lain. Itu kan satu contoh saja cara maksimalkan polis UL di Pru yang non syariah, ada lagi cara beda kalo di Pru yg syariah, di Acelife pun saya bisa bikin UL saya lebih murah drpd term insurance manapun - itu krn sy bikin sendiri semua proposalnya dan maksimalkan ... tapi investasinya ya jelas ngga bakal sy mau di UL dong... kan ada yg jauh lbh bagus baik reksadana maupun berbagai investasi lain.

Smg cukup jelas dan dimengerti ...  bila ada yg salah mohon dikoreksi... Dlm hal ini sy cuma setuju dng konsep memisahkan produk asuransi dng investasi - tp saya sama sekali ngga bilang kalo produk UL lebih jelek drpd term insurance misalnya bila investasinya sudah dipisahkan dan dimaksimalkan  shg sy bisa punya yg "the best" per manfaat (menurut saya) yang ada di pasaran saat ini baik dr sisi manfaat, biaya maupun perusahaan nya.

Thanks and regards
Lily


 


Dari: priambudi <prietea@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Sab, 26 Juni, 2010 05:00:37
Judul: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu soeni, maaf ni... sy ni bingung...

dari dulu waktu belajar itung2an aktuaria u asuransi,

sy lihat term life itu mahal...

justru UL itu murah

 

sy coba bandingkan dengan yg bu soeni kirimkan di email yg laen

Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) :

* MPP 10th -> th1-10 Rp.2.790.000, th11-20 Rp.6.285.000. .. dst

 

sy anggep bgini... sy usia 35 th, merokok

sy mau perlindungan jiwa dari usia 35 sd 54 th ... UP 750juta

anggapan sy, di usia pensiun 55 tahun, sy dah ngumpulin aset liquid lebih dari 750jt

jadi sy ga perlu lg UPnya

pilihan sy UL atau term life

 

kalo sy pake Proactive Plus, dengan masa pembayaran (MPP) 10 tahun

brarti usia 35 sd 44 sy bayar 10 x 2.790.000 = 27.900.000

usia 45 sd 54 sy bayar                 10 x 6.285.000 = 62.850.000

totalnya                                                                                               90.750.000

 

kalo pake UL, sy bayar premi 850.000 perbulan selama 7 tahun

brarti yg sy bayar 7 x 12 x 850.000 = 71.400.000

 

tapi sy ga mau ngumpulin duit di investasinya, 

jadi sy buat UL sy lapse saat usia sy 55 tahun,

caranya dengan mengambil investasinya, sekalian ngurangin bayar premi

sy pake perhitungan investasinya berkembang 8% pertahun,

masih cukup masuk akal menurut sy, kupon obligasi aja lebih tinggi pertumbuhannya

di tahun ke 5 sy ambil 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000 

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

6 bulan kemudian sy ambil lg 2.500.000

totalnya 12.500.000 yg sy ambil

 

jadi total premi yg sy bayar selama 7 tahun ga jadi 71.400.000

tapi jadinya  71.400.000 - 12.500.000 = 58.900.000

 

 

menurut sy, kalo saat ini kita mampu, mending ambil UL aja,

kita ga tau kalo di tahun ke 15, pas anak kita mulai kuliah, mungkin keuangan lg seret

dan 6 jt itu hanya cukup u bayar kuliah 1 semester doang,

boro-boro bayar premi, mikirin uang kuliah semester depan aja bingung dari mana... 

 

tapi kalo saat ini ga punya uang, ambil aja UP yg kecil dulu

150jt dulu... toh bayar preminya cuma 175rebu sebulan, ambil cicilan yg panjang... 12 th misalnya

wah kekecilan atuh UP segitu mah... gapapa... namanya juga memulai

taon depan waktu dapet bonus buru2 diubah, naikkan preminya biar UPnya bisa naik misalnya jadi 250jt

kalo dapet bonus lg, naikkan lagi, UPnya jadi 400 misalnya

begitu terus sampe dapet UP yang diinginkan.. . 750jt misalnya...

 

 

kenapa sy pilih UL?

ceritanya gini, dulu, waktu utak-utik aktuaria u perhitungan asuransi,

sy punya data, brapa sih cost of insurance (COI) asuransi jiwa u seseorang pada usia tertentu

bentuknya dalam % ... hitungannya agak panjang, sy beri contoh beberapa usia aja

misalnya usia 35th... COInya sekitar 0,135%

jadi kalo usia 35th pengen UP 1 M... COInya 1.350.000 

usia 36, naik jadi 0,145%  ...   begitu seterusnya   

 

COI ini harga pabrik lah... belom dikasih kemasan... nantinya di perusahaan asuransi akan dikemas

makanya harganya naik... nilai premi lebih besar daripada COInya

kalo di termlife... usia 35 tuh 2-3% ... tergantung perusahaan asuransinya

logikanya gini... kalo preminya ga jauh dari COI... brarti murah... gampang kan ?

Nah, COI u usia 35th sd 54th... kalo dijumlahkan semua .. nilanya  sekitar 68-70jt

 

makanya waktu dapet UL cuma perlu bayar 71,5 jt ... sy langsung tertarik

apalagi... UL punya nilai investasi yg bisa sy utak-utik sendiri... 

 

 

tapi bukan brarti sy ga pake termlife ya... sy pake termlife u kondisi tertentu

dan bukan brarti sy selalu pake UL... sy pake UL u kondisi tertentu juga

 

menurut sy ga ada produk yg paling baik,

yg ada orang yg bisa memanfaatkan produk dengan optimal

tinggal kita bisa ga mengoptimalkan produknya

 

 

memang, ilustrasi di atas mengesampingkan nilai uang terhadap waktu,

ada orang yg bilang, mending 90jt tapi bayarnya nyicil, kan sisanya bisa ditumbuhkan dulu di investasi

yaa kalo mampu menumbuhkan, kalo hasilnya malah berkurang bagaimana?

 

Lagian kalo pake nilai uang terhadap waktu nanti ujung2nya tergantung pada kemampuan investasi seseorang,

ada yg mampunya menumbuhkan 3% pertahun, ada yg mampunya 5% pertahun... ada yg tinggi, ada yg rendah

ada lagi yg bukannya tumbuh malah ludes....

biarlah itungan detilnya dijahit u setiap pribadi, sy hanya menggambarkan secara globalnya...

 

 

kip de spirit haih

 

prie

 

 


Dari: "soeni_liem@ yahoo.com" <soeni_liem@yahoo. com>
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Terkirim: Jum, 25 Juni, 2010 11:44:10
Judul: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agus tus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>________________________________
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 

 

 

Tidak ada virus ditemukan dalam pesan masuk.
Diperiksa oleh AVG - www.avg.com
Versi: 9.0.830 / Basis Data Virus: 271.1.1/2971 - Tanggal Rilis: 06/30/10 01:35:00





#34350 From: Christianto Gouw <christgouw@...>
Date: Fri Jul 2, 2010 2:31 am
Subject: Re: Bls: Bls: Re: memilih asuransi
lily_el_tj
Send Email Send Email
 
Sebenarnya gitu jg masih oke scr biaya - tapi sy punya pertimbangan pribadi dng PHS/ass kesehatannya Pru ... krn ibu tahu sendiri kan sy msh agen Pru - jadi sy tahu ada bbrp cerita masalah2 klaim   utk kasus pembedahan yg bbrp kali sy tahu diturun kelaskan oleh provider - agen2 banyak yg diomeli customer yg nge klaim - Pru skrg sdh memutuskan kontrak dng SOS dan pindah provider ke GAH saat ini. Tp kan customer2 lama termasuk polis ibu pun pasti msh di SOS-Pru itu... nah itulah knapa sy ngga ambil di Pru lagi utk teruskan as kesehatan PHS yg msh dng SOS. Tapi kalo mau beli baru lagi dng yg GAH - manfaatnya jelas msh lbh bagus di acelife krn udah dibayar sesuai tagihan dan jangka panjang lbh murah lagi... jadi sy ambil full asuransi dasar aja jadinya di Pru. Yg asuransi rawat inap utk santunan hariannya pun (pru med) kalah dng hospital cashnya acelife krn di pru cuman cover 100hr per thn di ace 365 hari setahun dng biaya asuransi hampir sama.

Ini agak confidential ya Bu - tolong jgn diekspos ke publik. Ntar sy pas kayak Prita itu... di sue company. Who knows?
Tq

Rgrds
Lily

--- Pada Kam, 1/7/10, mega2_thayeb@... <mega2_thayeb@...> menulis:

Dari: mega2_thayeb@... <mega2_thayeb@...>
Judul: Re: Bls: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi
Kepada: "Safir senduk" <SSR-Klub@yahoogroups.com>
Tanggal: Kamis, 1 Juli, 2010, 7:10 PM

 

He3 bu lili masalahnya prosesor dah lemot nih jadi susah banget buat ngerti:).

Gimana bu kalau asuransi yg udah cuti itu akan saya lanjutkan tapi disamping asuransi jiwanya asuransi kesehatannya tetap dilanjutin juga, jadi hanya investasinya aja ųάηģ dihentikan, pernah dihitung2 nggak bu (maaf ;) minta pendapat lagi)

Rgds
Mega

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Date: Thu, 1 Jul 2010 21:47:09 +0800 (SGT)
To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Bls: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Bu
Cuti premi yg sy maksud  itu bukannya gak bayar lagi tp cara utk menghilangkan biaya akuisisi stlh 2th, jadi pastinya akan memperpanjang usia polis bukannya bikin lapsed  ... ntar dibayar COI dan adminnya aja yg notabene bisa jadi cuman 10-15% total premi - jadi bukannya cuti berarti nggak bayar lagi seterusnya.Dan bukan di situ aja esensinya - krn yg penting adl jangan lama2 invest di UL nya jadi duitnya di-invest di reksadana atau yg lainnya aja (liat2 case jg sih) - itu yg di unitlink dibayar tahunan aja utk biaya asuransi (COI) dan adminnya jadi bayar ala term insurance ditaruh yg pasar uang (cash fund) shg ga berisiko utk penurunan kinerja. Kalo cuman utk bayar2 asuransi doang dan bkn utk invest ya nggak mungkin kena pajak berganda segala kan..... gitu aja kok repot?

Apa mending saya tulis buku : "Jangan sembarangan Tutup Unitlink Anda, bila tidak paham benar???"  tapi di bawahnya jg ditulis...cuman "Jangan beli juga bila tdk paham benar" dan Kalau tidak paham2, tapi nanya2 terus aja... artinya.."kamu ketahuan, punya tapi nggak pernah baca polisnya" :))) Nah bener nggak sih ??? Bercanda nih...tapi serius jg... krn dng cara yg benar, maka bisa jadi UL Anda yg sdh cuti premi itu, akan lbh murah drpd term insurance and I can prove it with real case, real polis and real itung2an... Coba dipikir, untung apa saya memangnya kalo Anda cuti premi dan teruskan UL di agen masing2 ??? Yg penting bisa dibuktikan to lbh efisien drpd term insurance dr sisi biaya... Nggak ada untungnya ... sy jg nggak ada buka jasa financial planning segala tuh.

Semua ini demi Anda sendiri, so ... mulai belajar dong ngitung dan baca polisnya...Itu yg utama!

Regards
Lily



--- Pada Sel, 29/6/10, Hera <lilis_hera@yahoo. com> menulis:

Dari: Hera <lilis_hera@yahoo. com>
Judul: Bls: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi
Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Tanggal: Selasa, 29 Juni, 2010, 1:58 AM

 

Bu, mau tanya kalo cuti premi itu berarti memotong hasil investasinya untuk bayar premi/coi nya gitu kah?

Saya lihat di ilustrasi p*u yg sedang dan menengah itu ada tanda *** yg kalo ga bayar premi normal maka akan lapse.

Trus kalo kita melakukan cuti premi, apa ga justru mempercepat lapse bu? soalnya kan di ilustrasi itu tanpa ada penarikan apapun saja di tahun sekian bisa lapse.

Mohon pencerahan ya bu...

Salam
Lilis

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, Christianto Gouw <christgouw@. ..> wrote:
>
> Kalo telanjur beli Unitlink - dan sudah lewat 2 tahun, mending lakukan cuti premi (premium holiday) lalu coba dihitung2 dulu sebenarnya berapa UP jiwa dan manfaat asuransi kesehatan yg diperlukan dan dibandingkan dulu UL yg sudah telanjur dibeli biaya asuransi+admin+ biaya2 lainnya bila dilakukan perubahan polis dengan bila beli term insurance... belum tentu term insurance selalu lbh murah... tp blm tentu jg lbh mahal.
>
> Saya pikir UL Allianz malah bila sudah cuti premi asuransi dasarnya bisa lbh murah lagi daripada punya PRUlink PAA... krn sy pernah ditawari sy lihat2 lagi proposalnya biaya asuransi dasarnya malah lbh rendah drpd Prulink.... Sayangnya sy ngga ada UL Allianz yg udah 2th jalan dan walau mrk bagus di manfaat sakit kritisnya tp sy blm merasa perlu membeli manfaat sakit kritis... Sedangkan sy compare dng Manulife Proactive - PAA Pru utk Pria non smoker usia 35th - pekerjaan kelas 1 dng UP jiwa 750juta bisa lebih oke bila upgrade/perubahan polis di PAA Pru saja (sdh cuti dan ambil asuransi dasar doang)... tapi utk Wanita non smoker usia 33th - pekerjaan kelas 2 dng UP jiwa 2 M lebih oke di Manulife Proactive drpd di PAA Pru.
>
> Jadi utk produk asuransi (ataupun investasi), sangat tergantung "case by case", ngga bisa langsung di"judge" dari sisi produknya apakah itu unitlink ataukah term insurance lebih murah atau lebih bagus... apakah layak dipertahankan atau sebaiknya ditutup aja, bila sebelumnya tdk dicompare bener2 ke banyak produk dan company. Lagian "pindah" produk jg seringkali harus memperhatikan masa tunggu dan pengecualian. .. jadi ya tetap harus beli produk lain dulu sblm tutup yang lama utk amannya. Plus manfaat dan produk2 asuransi itu jg berkembang, ada yg lebih bagus, lebih murah, perusahaan baru, dll... Yang penting coba usahakan dulu agar pisah dengan investasi bila memungkinkan (mending masuk reksadana aja langsung misalnya - toh UL itu basicly = term insurance+reksadana ) dan mau "sedikit" repot. Terutama ... mau repot merubah "mindset" ... :)
>
> Rgrds,
> Lily
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ____________ _________ _________ __
> Dari: Wishnu <wishnu8289@. ..>
> Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
> Terkirim: Sen, 28 Juni, 2010 21:03:29
> Judul: Re: Bls: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi
>
>
> kalo sudah telanjur beli gimana?
>




#34351 From: "lovanto" <lovanto@...>
Date: Fri Jul 2, 2010 3:18 am
Subject: Re: LAPORAN SINGKAT dari KOPDAR: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta
lovanto@...
Send Email Send Email
 
Pak, kok bandung ga disebut? :)

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: Freddy Pieloor <fpieloor@...>
Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
Date: Thu, 1 Jul 2010 01:17:41 -0700 (PDT)
To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>; Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@yahoogroups.com>; moneynlove@yahoogroups.com<moneynlove@yahoogroups.com>; <AMA-DKI@yahoogroups.com>; <Manager-Indonesia@yahoogroups.com>; pengaduanasuransi@yahoogroups.com<pengaduanasuransi@yahoogroups.com>; Steven Pieloor<stevenpieloor@...>
ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
Subject: [SSR-Klub] LAPORAN SINGKAT dari KOPDAR: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Dear Rekans,
 
 
 
Selamat siang dan salam sejahtera,
 
 
Terima kasih atas partisipasi Anda saat pertemuan semalam di Pacific Place,
dan terima kasih yang besar saya sampaikan kepada Sahabat dan Guru saya
Pak Aidil Akbar - Independent Financial Planner dari AFC yang telah bersedia
hadir di antara kita ditengah kesibukan Beliau yang luar biasa.
 
Wah, terima kasih kepada agen-agen asuransi jiwa yang telah hadir dan urun
rembuk, khususnya dari MANULIFE, SUN LIFE dan AVRIST (ex AIG/AIA),
saya sangat menghargai keputusan dan pandangan mengikuti "nurani" untuk
memberikan yang terbaik kepada Nasabah.
 
Ada beberapa poin yang ingin saya share:
1. Membeli Unit Link, berarti tingkat risiko atas investasi dan asuransi menjadi
    lebih besar, karena lewat 1 pintu.
2. Kita tidak bisa memecat/mengganti Manajer Investasi bila TIDAK PUAS
3. Biaya sangat membebani Nasabah, terutama di 5 tahun pertama, selanjutnya
    setiap Top Up langsung kena biaya 5% (produk "P")
4. Ada bagian premi yang tidak ter-alokasi yang sangat besar (Un applied premium)
5. Critical illness tidak perlu diambil, yang perlu dilakukan memperbesar UP kematian
(banyak hal lainnya, seperti yang tertulis dalam buku: "JANGAN BELI UNIT LINK, ...")
 
Selanjutnya saran saya kepada yang sudah berjalan 2 tahun milik Bu "R" dan 4 tahun
milik Pak "B", silahkan dibatalkan karena untuk mencapai BEP akan memerlukan
waktu yang lebih lama daripada yang tertulis di ilustrasi.
 
Ilustrasi menurut Pak Aidil Akbar, adalah "ilusi", dan bukan merupakan projection
atau estimation.
 
Lalu mengenai "CUTI PREMI", saya sarankan CUTI POLIS saja secara langsung
selamanya (tapi jangan lupa beli polis asuransi murni dulu sbg gantinya).
CUTI PREMI sama saja menunda dan bukan solusi.
 
Demikian sekilas sharing yang berlangsung kurang lebih 1 jam 35 menit.
 
Mudah2an saya bisa mengadakan KOPI DARAT lagid di waktu mendatang,
di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan.
Bagi yang bermukim di kota2 tsb, bisa membantu untuk meng-koordinir Teman2,
agar sharing ini bisa bermanfaat lebih luas di kota tersebut.
 
Semoga bermanfaat.
 
 
Salam,
Freddy Pieloor
 
 

 


From: Niken Suwandari <niken76@gmail.com>
To: SSR-Klub@yahoogroups.com
Sent: Wed, June 30, 2010 3:45:35 PM
Subject: RE: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

Ya ..saya juga ngarep.com

 

Mudah mudahan ada volunteer yg nanti bersedia posting summary  dari kopdar tsb di milis ini

Akan sangat bermanfaat sekali bagi yg tidak bisa menghadiri kopdar tsb…

Terlebih yg diluar Jakarta bahkan di luar pulau jawa seperti saya….

 

 

Rgds,

Niken ::

 


From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto: SSR-Klub@yahoogroup s.com ] On Behalf Of d_puspasary@ yahoo.com
Sent: Wednesday, June 30, 2010 3:27 PM
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? & Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Waduh... Pasti bisa dapat bnyk ilmu ya kl bisa kesana, sayangnya saya d bandung .. Mudah2an teman2 millis yg hadir kesana bs berbaik hati utk share kesimpulan obrolan disana ya...

°·
·♥τнäиκчöü♥··°

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: Freddy Pieloor <fpieloor@yahoo. com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 19:06:13 -0700 (PDT)

To: < SSR-Klub@yahoogroup s.com >

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Cc: Insurance Community of Indonesia<Insurance-Com@ yahoogroups. com>; moneynlove@yahoogro ups.com<moneynlove@yahoogro ups.com>; pengaduanasuransi@ yahoogroups. com<pengaduanasuransi@ yahoogroups. com>

Subject: [SSR-Klub] Re: Memilih Asuransi? Unit Link? 30 Juni 2010 jam 18.00 - 19.30, Pacific Place Jakarta

 

 

Dear Rekans,

 

 

 

Selamat pagi dan salam sejahtera,

 

Cukup hangat pembicaraan topik Memilih Asuransi? dan Unit Link?

selama 1 bulan terakhir ini, dan untuk dapat memberikan wawasan

dan berbagi kepada Member Milis, maka dengan ini saya mengun-

dang Rekan2 praktisi, pemerhati, pelaku, Nasabah dan Calon Nasabah

untuk tukar pikiran dan pengalaman, agar dapat memilih yang terbaik

bagi diri dan keluarga.

 

Pertemuan Informal dan santai ini akan diadakan:

 

tanggal : 30 Juni 2010

jam : 18.00 - 19.30

tempat : Urban Kitchen, Pacific Place

 

Saya akan mengundang juga Pemilik milis ini Bapak Safir Senduk or

Bapak Ahmad Gozali, Ibu Ligwina P. Hananto dan Pak Aidil Akbar,

mudah-mudahan mereka bisa hadir.

 

So, jangan lewatkan pertemuan ini.

 

Enggak Elo nggak rame...

 

Sampai bertemu.

 

 

Salam asuransi,

Freddy Pieloor

 

 


 

 


From: Rudi Ho <yekcong@gmail. com>
To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
Sent: Mon, June 28, 2010 8:24:33 PM
Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

Dear bu Murni,
Bagaimana premi per tahun utk usia 40 thn, pertanggungan Rp 500 juta ?

Salam
Rudi


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 05:33:20 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Asuransi Term life merup asuransi murni. Tidak ada unsur investasi atau tabungan.

Salam,
Natalia Soeni
PT.AJ Manulife Indonesia - Jkt


From: khadijah.nurul@ yahoo.com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Mon, 28 Jun 2010 04:03:46 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Ini murni asuransi atau ada investasinya juga?
Saya lg cari yg sekaligus investasi, mohon dibantu ya..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Sat, 26 Jun 2010 01:15:09 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Saya bisa dapat dimana ya asuransi seperti ini.
Maaf benar2 buta.
Atau kalau ά
ϑά pemasarannya disini saya au deh di japri
♥· τнäиκ чöü ♥·

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:44:10 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Iya, PER TAHUN.

Dgn melihat UP yg besar (sesuai dgn kebutuhan) dan premi yg terjangkau tsb, kita jd bisa memahami kenapa Pak Freddy financial profesional lainnya menganjurkan produk term life untuk proteksi asuransi jiwanya.

Salam,
Natalia Soeni


From: mega2_thayeb@ yahoo.co. id

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Fri, 25 Jun 2010 04:05:25 +0000

To: Safir senduk<SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Maksudnya 2jutaa itu pertahun bukan perbulan? Wah menarik banget, ųάηģ bener nih?

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 06:13:55 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Akhmad,

Dibayar setiap tahun, dengan nilai premi yg sama selama 20th.
Contoh : untuk UP 500jt cukup bayar premi Rp. 2.430.000 per tahun, selama 20th.

Salam,
Natalia Soeni


From: "Akhmad Nuryono" <yono_aix@yahoo. co.id>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Thu, 24 Jun 2010 05:44:16 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Mbak,

Premi itu dibyar per tahun atau per 20thn?

Thanks best regards,
akhmad_nuryono


From: soeni_liem@yahoo. com

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 10:57:30 +0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: Re: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 

Dear Henny,

Premi termlife 20th untuk suami 35th (ultah kan Agustus), tdk merokok sbb :

UP 500jt : Rp. 2.430.000
UP 750jt : Rp. 3.645.000

Premi tsb adalah murni, belum tmsk asuransi tambahan. Ass tambahan misalnya :
- manfaat rumah sakit (perorangan atau paket keluarga)
- pembebasan premi krn ketidakmampuan total
- kecelakaan atau cacat tetap
- penyakit kritis

Salam,
Natalia Soeni, CFP®
PT. AJ Manulife - Jakarta
08151830929


From: "mei_cien_84" <liem.mei.cien@ gmail.com>

Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Date: Wed, 23 Jun 2010 06:35:47 -0000

To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>

ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com

Subject: [SSR-Klub] Re: memilih asuransi

 

 



Dear All,
Saya bermaksud membeli premi asuransi jiwa term life untuk suami saya.
- Pria usia 36 tahun (per agustus 2010 ini)
- Tidak merokok
- Bekerja sebagai programmer (dalam ruangan)

Apakah ada rekan2 agen asuransi yg bisa bantu, kira2 berapakah premi untuk asuransi term life untuk UP 500 - 750 juta untuk term 20 atau 25 tahun?

Thanks
Henny

--- In SSR-Klub@yahoogroup s.com, soeni liem <soeni_liem@. ..> wrote:
>
> Dear Arya,
>
> Salut deh buat kamu yg sudah mau mensurvey beberapa perusahaan Asuransi, dan akhirnya mendapatkan penawaran dgn range UP 59jt s/d 1,8 M. Nah... perbedaan range yg terlalu jauh ini, bikin saya heran dan penasaran.
> - Apakah produk yg ditawarkan semuanya asuransi murni ?
> (karakter asuransi murni al : tidak mempunyai nilai tunai/nilai tabungan, manfaatnya selama masa pembayaran premi (misalnya Arya minta untuk masa pembayaran 10th, berarti hanya diproteksi selama 10th. Jika ingin diperpanjang, harus membayar premi kembali pd tahun berikutnya dgn nilai premi yg mungkin akan berubah)
>
> Pengertian asuransi murni ini kadangkala "rancu" dengan asuransi tradisional, jd mungkin agent2 asuransi jiwa salah mengartikannya. Kadang2 agent mengkategorikan produk wholelife sbg asuransi murni.
> Karakteristik produk wholelife adalah, al : mempunyai nilai tunai / tabungan, masa pembayaran premi dalam waktu tertentu, perlindungannya sampai seumur hidup (+/-99th).
> Contoh : Arya hanya bayar premi 10th, tetapi manfaat perlindungan sampai seumur hidup (+/- 99th) dan pada akhir masa kontrak (jika masih hidup) akan mendapatkan nilai UP.
>
> Sebagai gambaran, jumlah UP yg dapat diperoleh dari Manulife untuk Arya (usia 28, asumsi tidak merokok, premi Rp.5jt/th, masa pembayaran 10th) :
> - Produk term life murni : UP Rp.2,4 M
> - Produk wholelife : UP Rp.370jt
> (rider belum diperhitungkan, karena rider merupakan optional)
>
> Hal2 yg perlu diperhatikan :
> - pada saat isi formulir permintaan asuransi jiwa, harus mencantumkan data2 / informasi yg benar. Agar proses klaim mudah dan lancar.
> - tentukan UP yg perlu diproteksi, sesuai dgn tujuan keuangan Arya. Jadi bukan berdasarkan premi yg sanggup dibayar.
> - pilih rider yang dianggap penting.
>
> Semoga informasi ini bermanfaat.
>
> Salam,
> Natalia Soeni
> Manulife Financial - Jakarta
>
>
>  
>
>________________________________
> From: arya wijaya <aryawijaya_jogja@ ...>
> To: SSR-KLUB@yahoogroup s.com
> Sent: Sun, June 13, 2010 9:34:33 PM
> Subject: [SSR-Klub] memilih asuransi
>
>  
> Semangat pagi semua,
>  
> Seusai  membaca buku karya Pak Freddy Pieloor  yang sangat mencerahkan itu, ditambah lagi dengan diskusi, saya lantas menutup polis asuransi unitlink yang telah berjalan 18 bulan. Kisahnya sudah saya posting sebelumnya. Kemudian  saya memisahkan instrument investasi terpisah dengan proteksi (asuransi jiwa).
> Untuk berinvestasi saya memilih instrument logam mulia dan reksadana. Nah, untuk urusan proteksi ini saya tengah dalam proses penjajakan. Saya mensurvey dan mendatangi beberapa kantor perusahaan asuransi yang ada di Yogyakarta . Di antaranya adalah Manulife, Sunlife, Panin Life, Prudential, Commonwealth Life, Allianz, Bumi Putera, AXA, dan Avrist.
> Saya mengajukan kasus yang sama (usia saya 28 tahun, premi tahunan 5 jt, masa pembayaran premi  10 tahun). Namun, UP yang ditawarkan ternyata sangat bervariasi. UP terendah ditawarkan Bumi Putera yaitu sebesar 59jt. UP tertinggi ditawarkan AXA sebesar 1,8 M. Sedangkan yang lain antara 350jt-600jt.
> Barangkali ada dia antara member milis ini yang bisa berbagi pengalaman memilih asuransi jiwa (murni)?
> Bagaimana dengan kemudahan mengurus klaim?
> Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?
>  
> Salam,
> AW
>

 



Messages 34322 - 34351 of 56384   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help