Search the web
Sign In
New User? Sign Up
gudang-ilmu · Gudang Ilmu Belajar Bisnis Online
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Show off your group to the world. Share a photo of your group with us.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
KEKUATAN PIKIRAN   Message List  
Reply | Forward Message #649 of 1300 |
Re: KEKUATAN PIKIRAN

salut bosss atas ilmunya sukses buat kita semua. hebat buat gudang
ilmu.



--- In gudang-ilmu@yahoogroups.com, prap ton <aldenprap@...> wrote:
>
>
>
> Kekuatan
> Pikiran
>
>
>
>
>
> Alkisah suatu hari Raden Rangga, seorang pangeran Mataram
> Putra Panembahan Senopati Ing Ngalogo, sedang bermain-main di
suatu pinggiran
> hutan. Raden Rangga dikenal sebagai seorang pangeran yang sangat
sakti.
> Mainannya bukanlah mainan seperti yang dilakukan kebanyakan anak
muda. Sebuah batu
> besar ia main-mainkan dengan cara ditepuk-tapuk dan ditusuk-tusuk
secara empuk
> dengan ujung jarinya layaknya adonan kue. Sungguh luar biasa bagi
orang yang
> melihatnya. Dia melakukan itu bukan dengan menguatkan ujung
jarinya sehingga
> kuat seperti besi, tetapi batu yang dia mainkan yang menjadi lunak
seperti
> adonan kue.
>
>
>
>
>
> Ketika sedang asyik bermain tersebut, tiba-tiba datanglah
> Ki Juru Martani, yang masih terhitung kakeknya, menegur Raden
Rangga," Hai,
> jangan main-main dengan batu itu. Batu itu keras, nanti tanganmu
sakit!"
>
>
>
>
>
> Aneh, begitu mendengar kata-kata Ki Juru Martani tersebut
> tiba-tiba batu mainan Raden Rangga menjadi keras dan Raden Rangga
pun menjerit
> kesakitan begitu jari-jari tangannya menusuk batu itu. Raden
Rangga pun merasa
> gusar kepada Ki Juru Martani.
>
>
>
>
>
> **
>
>
>
>
>
> Sewaktu muda Sunan Kalijaga pernah menjadi perampok ala
> Robin Hood dengan nama Begal Lokajaya. Dia melihat banyak
kehidupan yang
> timpang antara rakyat jelata yang miskin dengan para pejabat
kerajaan, baik
> Kerajaan Demak yang baru berdiri maupun Kerajaan Majapahit yang
hampir runtuh.
> Oleh karena itu sasaran rampoknya adalah para bangsawan rakus, dan
hasil
> rampokannya dibagikan kepada rakyat miskin.
>
>
>
>
>
> Suatu ketika Lokajaya mencegat seorang musafir yang
> sedang lewat. Dalam penglihatan Lokajaya musafir tersebut membawa
sebilah
> tongkat emas. Dirampoklah dia untuk diminta tongkat emasnya.
>
>
>
>
>
> Sang musafir yang kemudian dikenal sebagai Sunan Bonang
> dengan tenang berkata," Anak muda, kalau kau menginginkan emas,
lihatlah buah
> kolang-kaling dipohon itu." Sambil menunjuk ke arah pohon kolang-
kaling dengan
> tongkatnya beliau berkata lagi," kolang-kaling itu emas semua.
Ambillah!"
>
>
>
>
>
> Lokajaya pun takjub demi melihat bertandan-tandan
> kolang-kaling berubah menjadi emas berkilauan. Dia pun bergegas
untuk memanjat dan
> memetik kolang-kaling emas itu.
>
>
>
>
>
> **
>
>
>
>
>
> Dua kisah di atas adalah cerita rakyat dari mulut ke
> mulut di kalangan masyarakat Jawa. Sebagian menganggap itu hal
tidak masuk akal
> dan hanya mitos, namun sebagian yang lain percaya itu betul-betul
terjadi dan
> menjadi bagian dari sejarah masa lalu negeri ini.
>
>
> Sekarang saya ceritakan kisah nyata yang saya alami
> sendiri di abad modern ini.
>
>
>
>
>
> Pada sekitar akhir 2003 saya diajak seorang teman untuk
> mengikuti training semacam Reiki, sebuah training yang tujuannya
untuk membangkitkan
> kekuatan pikiran dan alam bawah sadar kita. Awalnya saya tidak
begitu berminat,
> namun karena nggak enak dengan teman yang ngajak itu, dan gratis
lagi, saya pun
> ikut juga.
>
>
>
>
>
> Dalam training sehari tersebut sama sekali tidak ada
> ajaran dan kegiatan magic ataupun latihan pernapasan tenaga dalam.
Kami hanya
> diajarkan untuk bisa konsentrasi dan fokus pada apa yang kita
inginkan.
>
>
>
>
>
> Satu hal yang membuat saya takjub adalah pada saat demo
> untuk menunjukkan sebarapa hebat kekuatan pikiran kita
sesungguhnya. Kami
> masing-masing peserta diberi kesempatan untuk mematahkan sebatang
besi cor yang
> biasa digunakan untuk pagar halaman dengan memukul menggunakan
segulung kertas
> koran. Setelah diberi instruksi dan arahan agar konsentrasi dan
pikiran fokus
> untuk bisa mematahkan besi tersebut, masing-masing dari kami
mencoba satu per
> satu. Hebatnya, hampir tiap peserta berhasil mematahkan besi
tersebut dengan
> mudah. Termasuk saya sendiri, meskipun yang pertama gagal, namun
pada
> pengulangan yang ke dua berhasil mematahkan batang besi sebesar
linggis itu
> dengan mudah.
>
>
>
>
>
> Sungguh saya merasa takjub dan aneh sekali. Dan
> sebenarnya ada banyak lagi demo lain yang jika dinalar dengan akal
sehat
> manusia biasa tidak masuk akal. Atau mungkin akal kita yang
sebenarnya nggak
> masuk?
>
>
>
>
>
> Dijelaskan bahwa sebenarnya alam bawah sadar kita, dimana
> ketika itu yang bekerja dalam otak kita adalah gelombang alfa,
sebenarnya
> mengandung kekuatan yang sangat dasyat. Bisa melakukan apa saja.
Dan untuk
> membangkitkan kekuatan bawah sadar itu kita haruslah fokus dan
yakin pada
> tujuan kita.
>
>
>
>
>
> Meskipun heran dan takjub, namun seiring dengan
> berjalannya waktu saya pun melupakan kejadian itu.
>
>
>
>
>
> **
>
>
>
>
>
> Beberapa waktu yang lalu saya di sms seorang teman yang
> menceritakan sebuah buku berjudul The Secret. Karena dia terus
menerus sms
> dengan gaya promosi yang luar biasa, akhirnya saya pun membeli dan
membaca buku
> tersebut.
>
>
>
>
>
> Luar biasa. Dari buku tersebut saya pun mulai mendapatkan
> gambaran bagaimana sebenarnya proses kejadian ajaib yang saya
alami ketika mematahkan
> besi dengan segulungan kertas koran dulu. Juga kejadian-kejadian
aneh pada
> Raden Rangga dan
>
>
> Lokajaya yang sempat dianggap tidak masuk akal.
>
>
>
>
>
> Dari buku tersebut saya mengerti bahwa semua itu adalah
> hasil dari kekuatan pikiran. Ketika pikiran kita betul-betul fokus
dan kita
> yakin, maka apa yang kita pikirkan itu akan menjadi kenyataan.
Apapun itu.
> Karena ketika kita fokus dan yakin, kekuatan semesta akan bergerak
mendukung.
>
>
>
>
>
> Raden Rangga yang tadinya bisa fokus menganggap batu
> sebagai adonan roti tiba-tiba buyar pikirannya oleh ucapan Ki Juru
Martani
> sehingga batu menjadi keras kembali. Bukan karena Ki Juru Martani
yang lebih
> hebat, tetapi karena Rangga yang memang kemudian terpengaruh oleh
ucapan Juru
> Martani bahwa batu itu keras sehingga itu mengembalikan logika
berpikir dia
> bahwa di mana-mana yang namanya batu itu ya keras, dan
menghilangkan keyakinan
> dia bahwa sesuatu yang keras pun bisa dilunakkan dengan pikiran
kita.
>
>
>
>
>
> Begitu pun dengan Lokajaya. Kekuatan pikiran dan
> keyakinan Sunan Bonang mampu mengubah buah kolang kaling menjadi
emas dalam
> sekejap. Namun ketika ditinggal pergi, logika Lokajaya kembali
bekerja bahwa
> tidak mungkin buah-buahan menjadi emas. Karena pikirannya tidak
mempercayai,
> akhirnya buah kolang-kaling emas itu pun kembali menjadi buah
biasa. Itu semua
> adalah hasil dari kekuatan pikiran mereka.
>
>
>
>
>
> Pada zaman dahulu, orang-orang perlu bertapa selama kurun
> waktu yang lama untuk bisa menjadi "sakti". Mengapa perlu bertapa?
Karena pada
> saat itu ya itulah cara yang diyakini bisa membangkitkan kekuatan
bawah sadar,
> dan cara untuk memfokuskan pikiran dan keyakinan kita sampai
akhirnya mencapai
> tahap "sakti" dan bisa melakukan hal-hal ajaib yang sulit diterima
nalar.
> Mereka tidak tahu bahwa ada cara yang lebih efektif untuk bisa
melakukan semua
> itu, yaitu tinggal percaya dan yakin saja. Nha, pada zaman dulu
itu untuk bisa
> yakin dan percaya orang perlu bertapa atau melakukan ritual-ritual
tertentu
> sehingga mereka betul-betul yakin dan percaya diri. Hasilnya pun
tergantung
> seberapa kuat kepercayaan dan keyakinan setiap individu akan "bisa
mewujud"-nya
> impian mereka.
>
>
>
>
>
> Di zaman modern karena orang semakin tahu ilmunya, tidak
> perlu bertapa pun asalkan bisa memfokuskan pikiran dan keinginan,
maka hal-hal
> ajaib pun bisa diwujudkan. Keajaiban bukanlah monopoli masa lalu
atau zaman
> dongeng.
>
>
>
>
>
> Ada beberapa orang yang secara bawaan memang gampang
> untuk memfokuskan pikiran dan keyakinan, bahkan tanpa mereka
sendiri sadari
> bahwa mereka telah fokus. Sehingga ada orang-orang yang dengan
mudah melakukan
> hal-hal luar biasa yang sulit atau bahkan tidak mungkin dilakukan
orang lain
> karena secara bawaan dia dibekali kemampuan untuk fokus dengan
keinginannya,
> dan kecerdasan untuk menerima daya kerja bawah sadar yang kadang
tanpa mereka
> sadari.
>
>
>
>
>
> Ada juga sebagian orang yang perlu pelatihan untuk bisa
> mengerti dan mempraktekkan ilmu fokus itu. Dalam mencapai tahap
yakin akan
> kekuatan keinginan (baca: impian) ini ada sebagian yang bisa
dibangkitkan hanya
> dengan cara diberi tahu rahasianya atau melalui beberapa pelatihan
saja. Tapi
> ada juga yang perlu melakukan ritual-ritual tertentu seperti
manusia masa
> lampau. Semua itu tergantung "kecerdasan spiritual" setiap
individu.
>
>
>
>
>
> Di zaman sekarang, kekuatan ajaib seperti Raden Rangga
> tidaklah begitu diperlukan dan keajaiban mengubah kolang-kaling
menjadi emas
> secara sim salabim juga sulit dilakukan. Kenapa? Karena manusia
zaman sekarang
> terbiasa berpikir dengan logika. Mereka tidak bisa menginginkan
dan tidak bisa
> yakin bahwa batu bisa menjadi lunak selunak adonan kue dan kolang
kaling bisa
> menjadi emas karena logika kita justru meyakini itu tidak mungkin.
Semakin
> tidak masuk akal keajaiban yang kita inginkan, logika kita menolak
semakin
> kuat. Bahkan secara tidak kita sadari pun logika kita bisa tetap
bekerja,
> karena sejak kecil memang kita sudah diajari untuk menggunakan
logika dari pada
> kekuatan pikiran. Akhirnya meskipun kadang kita menghayalkan suatu
keajaiban
> namun secara logika tidak mempercayai ya akhirnya itu tidak bisa
terwujud.
>
>
>
>
>
> Dalam dunia yang lebih relevan dengan kebutuhan sekarang kekuatan
> pikiran itu tetap bisa kita gunakan untuk mencapai semua dream
kita. Dalam
> dunia bisnis dan dunia kompetisi lainnya, misalnya olah raga, ini
tetap berlaku
> sama.. Harus fokus, percaya dan yakin. Karena kebiasaan kita
berpikir dengan
> logika, maka dalam menginginkan sesuatu pun biasanya kita lebih
bisa percaya
> semua bekerja sesuai batas logika kita. Akhirnya meskipun kita
fokus pada dream
> kita, karena secara tidak sadar kita membatasi kejadiannya sesuai
logika kita
> dan bukan ajaib sim salabim dalam sekejap, maka keyakinan kita pun
bisa mewujud
> tetapi tetap dalam kerangka logika kita. Misalnya Anda
menginginkan sebuah vila
> mewah di sebuah bukit yang indah. Karena Anda pasti tidak percaya
bahwa vila
> mewah itu bisa terwujud dengan cara abrakadabra dalam sekejap
melainkan melalui
> proses tertentu, akhirnya yang terjadi pun demikian. Anda perlu
membangun
> bisnis dulu, bekerja keras, mengumpulkan hasil baru kemudian
membangun vila di
> atas bukit dan impian Anda pun menjadi kenyataan yang artinya
pikiran Anda telah
> mewujud.
>
>
>
>
>
> Ada banyak sekali contoh orang modern yang "sakti", yang
> berkat keyakinannya bisa mewujudkan impian mereka walaupun
sebelumnya tampak
> mustahil, yang bekerja dengan mengikuti pola logika mereka dan
logika kita
> sekarang. Sebut saja Wright bersaudara yang sukses mewujudkan
impian mereka
> untuk membuat pesawat terbang, padahal keyakinan umum orang waktu
itu tidak
> mungkin ada benda yang lebih berat dari burung bisa terbang.
Thomas Alva Edison
> yang walaupun ratusan kali gagal, namun karena dia tetap yakin
bahwa dia bisa
> menemukan lampu pijar akhirnya betul-betul bisa menemukan lampu
pijar. Kolonel
> Sander yang yakin ayam gorengnya akan laku keras meskipun ditolak
ribuan kali,
> tetapi karena dia sangat yakin akhirnya terwujudlah Restoran Cepat
Saji KFC yang
> sekarang tersebar di seluruh dunia. Masih banyak lagi contoh orang-
orang yang
> sukses berkat keyakinan yang kuat, yang tidak peduli dengan suara
dari luar
> hingga bisa mewujudkan semua impian mereka. Ada pun orang-orang
yang lebih
> percaya mendengar orang lain yang mementahkan impian mereka,
mereka pun akan
> gagal di tengah jalan, seperti Raden Rangga yang buyar pikirannya
karena
> mendengar perkataan Ki Juru Martani.
>
>
>
>
>
> Itulah sesungguhnya kekuatan pikiran kita. Pikiran kita
> bisa mewujud menjadi apa saja. Jadi kalo Anda mempunyai impian,
yakinlah bahwa
> impian Anda pasti bisa terwujud, cepat atau lambat. Kalau Anda
membangun
> bisnis, yakinlah bahwa Anda pasti bisa mewujudkan bisnis seperti
yang Anda
> inginkan. Jangan hiraukan logika Anda bahwa ini tidak mungkin itu
tidak masuk
> akal dan sebagainya. Tetaplah fokus dan yakin, maka Tuhan dengan
melalui system
> yang paling canggih di alam semesta ini akan membukakan jalan
sesuai logika
> Anda dan mewujudkan keinginan Anda. Anda tidak perlu lagi bertapa,
cukup yakin
> dan percaya saja pada impian Anda. Dan sungguh menggembirakan
semua orang,
> karena untuk yakin dan percaya tidak perlu bayar alias gratis.
Namun ada kabar
> buruknya, bagi orang-orang yang terbiasa menghitung dengan logika,
akan lebih
> sulit untuk bisa yakin bahwa hanya dengan kekuatan pikirannya bisa
mewujudkan
> keajaiban. Tapi pada prinsipnya karena untuk yakin dan percaya
tidak perlu
> mengambil ke mana-mana, artinya pada dasarnya semua orang bisa.
Artinya semua
> orang juga bisa sukses.
>
>
>
>
>
> Terus kenapa tidak semua orang bisa mewujudkan keinginan
> mereka padahal mereka tahu akan kekuatan impian? Jawabannya karena
logika atau
> pikiran mereka sendirilah yang mementahkan atau menghalangi
keyakinan akan
> terwujudnya impian mereka. Mereka justru disibukkan dengan otak
atik logika mereka
> : bagaimana ini mungkin, bagamana orang seperti saya bisa,
bagaimana itu bisa
> terwujud, tidak masuk akal dan sebagainya.
>
>
> Karena itu tetaplah percaya dan yakin, impian Anda akan
> terwujud, bukan dengan sim salabim tapi mewujud sesuai dengan
logika yang bisa
> Anda pahami.
>
>
>
>
>
> Satu hal yang sengat penting, karena dengan keyakinan
> pikiran kita bisa mewujud menjadi apa saja sesuai pikiran yang
tertanam sampai
> alam bawah sadar kita, tidak peduli itu pikiran negatif atau
positif. Hal
> negatif yang kita pikirkan terus menerus sampai merasuk sel-sel
tubuh kita akan
> mewujud menjadi kenyataan dalam hidup kita, meskipun itu ditujukan
pada orang
> lain. Karena itu jika kita menginginkan hal-hal positif yang
terjadi dalam
> hidup kita, selalulah berpikir positif, untuk diri sendiri dan
untuk orang lain. Anda akan menerima kebaikannya.
>
>
>
>
>
> Salam damai, salam sukses.
>
>
> Praptono, dari A&P Universal
>
>
>
>
> Selalu ada sisi baik dari setiap hal.
> Fokuslah pada hal-hal baik itu jika ingin hidup berkelimpahan
dengan kebaikan.
> Berpikir positif merupakan sumber segala kebaikan.
>
>
> http://www.montecarlo-group.com/
> http://komid.net/forums/index.php?referrerid=56
>
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>





Tue Nov 13, 2007 7:55 am

menang_1980
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #649 of 1300 |
Expand Messages Author Sort by Date

Kekuatan Pikiran Alkisah suatu hari Raden Rangga, seorang pangeran Mataram Putra Panembahan Senopati Ing Ngalogo, sedang bermain-main di suatu pinggiran hutan....
prap ton
aldenprap
Offline Send Email
Nov 2, 2007
5:04 am

salut bosss atas ilmunya sukses buat kita semua. hebat buat gudang ilmu. ... suatu pinggiran ... sakti. ... muda. Sebuah batu ... secara empuk ... orang yang ...
nur hadi
menang_1980
Offline Send Email
Nov 13, 2007
9:51 am

menurut saya ilmu itu sangat perlu dan memang perlu dalam kehidupan di dunia ini dan yang paling perlu bagaimana cara kita mengajarkan atau menyalurkan ilmu...
a.herlanton
Offline Send Email
Nov 20, 2007
3:26 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help