Search the web
Sign In
New User? Sign Up
siaran-pers · Siaran Pers
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Messages 1098 - 1127 of 1127   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Messages: Show Message Summaries   (Group by Topic) Sort by Date v  
#1127 From: "mediacare" <mediacare@...>
Date: Thu Nov 26, 2009 4:43 pm
Subject: Undangan Peliputan: Berkurban Sepenuh Hati Bersama Bango"
mediacare@...
Send Email Send Email
 
Rekan Media yang terhormat,
 
PT. Unilever Indonesia Tbk., melalui merek kecap andalannya, Bango, ingin berbagi di Hari Qurban yang tiap tahunnya dirayakan umat Islam di seluruh dunia. Untuk itu, Bango menggelar acara bertajuk ”Berqurban Sepenuh Hati Bersama Bango” yang kali ini digelar secara serentak di dua kota, Jakarta dan Surabaya.
 
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengundang Rekan Media kiranya berkenan untuk meliput acara “Berkurban Sepenuh Hati Bersama Bango“ pada:
 
Hari/Tanggal: 
Jumat, 27 November 2009
 
Tempat: 
Masjid Raya Pondok Indah, Jl. Sultan Iskandar Muda no 1, Jakarta
           
Waktu: 
14.00 WIB s.d selesai
 
Bango akan membagikan secara gratis Sate dan Gule yang terbuat dari daging sapi dan kambing. Jumlah kupon yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 3.650 lembar dan sudah dibagikan beberapa hari sebelum dilakukan penyembelihan hewan qurban.
 
Konfirmasi kehadiran kami tunggu melalui tim BizzComm dengan Rubi di 0858 83561118, atau 0817-9802250. Terima kasih atas perhatian yang diberikan, kami  tunggu kehadiran Rekan Media pada acara tersebut.
 
Salam,
 
 
Nurulita Novi Arlaida 
Media Relations  Manager
PT. Unilever Indonesia, Tbk   
 
 

#1126 From: djwirya dotcom <djwirya@...>
Date: Mon Nov 16, 2009 3:46 am
Subject: Fwd: Undangan TEMU MEDIA dan LIPUTAN KONSER ANGGUN di Bandung
djwirya
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Fyi
 
--------------
Agung Wiryanto
DJWIRYA.COM - The Real Radio Online
Pt. Indonesia Kreatif multimedia
Graha Qarisha, Jl Kemang III No. 5 Jak Sel 12730
P : 021-7183107
M : 0818 130 331
E : agungw [at] djwirya.com
W : http://www.djwirya.com | http://www.voiceofbandung.com | http://www.visitjakartacity.com/


---------- Forwarded message ----------
From: <contact@...>


Yth, Media Cetak Dan Elektronik serta Online

Berikut ini kami sampaikan Undangan TEMU MEDIA DAN LIPUTAN KONSRR ANGGUN
di Bandung,

Silakan buka Attch dan kami mengharapkan kehadiran rekan-rekan media.

AMPR
08999 234 234



1 of 1 File(s)


#1125 From: Yunanto Dwi Saputra <yunanto.dwisaputra@...>
Date: Tue Nov 17, 2009 4:55 am
Subject: Press Release "Peluncuran Kemitraan Membangun Kewirausahaan Sosial Indonesia
yunanto.dwis...
Offline Offline
Send Email Send Email
 

Berita Pers

 

Untuk diterbitkan segera

 

PELUNCURAN KEMITRAAN MEMBANGUN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL INDONESIA

 

Jakarta, 16 November 2009 – BINUS Entrepreneurship Center (BEC) bekerja sama dengan Ashoka, KADIN Indonesia, dan Asosiasi Kewirausahaan Sosial menyelenggarakan Diskusi Panel yang bertajuk, “Strategi Keberlanjutan dalam Kewirausahaan Sosial” yang kemudian dilanjutkan dengan malam ”PENGANUGERAHAN 10 Wirausawan Sosial Ashoka 2009 dan Peluncuran Kemitraan Ashoka – KADIN Indonesia – Asosiasi Kewirausahaan Sosial di Indonesia”. Kedua acara tersebut berlangsung di Auditorium BINUS UNIVERSITY Kampus Anggrek Lt. 4, Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27, Jakarta Barat.

 

Isu keberlanjutan selalu menjadi tantangan terbesar bagi siapa saja, termasuk para wirausahawan sosial dalam mewujudkan dan menyebarluaskan ide-ide inovatif mereka. Diskusi Panel ini ditujukan untuk membedah strategi inovatif dari 3 Wirausahawan Sosial Senior Ashoka (Bambang Ismawan, Anna Alisjahbana, dan Willie Smits) dalam mempertahankan, membesarkan dan mengembangkan gagasan inovatif mereka sehingga kesinambungan secara finansial dan kelembagaan dapat terjamin bagi terwujudnya dampak sosial di masyarakat.

 

Diskusi Panel yang dibuka dengan pembacaan Makalah Pengantar, “Kewirausahaan Sosial dalam Dunia Pendidikan” oleh Wakil Rektor IV BINUS UNIVERSITY, Wayah S. Wiroto dipandu oleh Imam Prasojo (Yayasan Cahaya Guru) sebagai moderator, dan Rhenald Khasali (Universitas Indonesia) sebagai Penanggap. Dalam Diskusi ini masing-masing pembicara mengangkat topik-topik menarik seperti, Usaha Keuangan Mikro – Strategi Pengembangan Usaha Keuangan Mikro (Bambang Ismawan); Strategi Membangun Kemitraan Strategis (Anna Alisjahbana); dan Membangun Inisiatif yang Menghasilkan Pendapatan (Willie Smits).

 

Pada malam harinya, yakni mulai pukul 18.00 WIB acara dilanjutkan dengan Malam PENGANUGERAHAN 10 Wirausawan Sosial Ashoka 2009: serta Peluncuran Kemitraan Ashoka – KADIN Indonesia – Asosiasi Kewirausahaan Sosial di Indonesia. Acara penganugerahan ini bertujuan untuk mempromosikan kewirausaan sosial di Indonesia dengan menghadirkan model (contoh) nyata dari mereka para individu yang mampu mendorong dan menggerakkan masyarakat untuk melakukan perubahan untuk peningkatan perubahan yang lebih baik. Kegiatan ini sekaligus dirancang sebagai tonggak awal kerjasama Ashoka – KADIN Indonesia – Asosiasi Kewirausahaan Sosial untuk memajukan sosial entrepreneurship di Indonesia.

 

Malam penganugerahan ini dibuka dengan sambutan dari Rektor BINUS UNIVERSITY – Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM. dan Board of Ashoka – Firman Lubis (“Why Social Entrepreneurship Now?”), kemudian dilanjutkan dengan perkenalan tentang Ashoka dari Direktur Entrepreneur to Entrepreneur Ashoka Asia – Chris Cusano (“Social Entrepreneurship in Global Perspective”). Sebelum memasuki acara inti, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bidang Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi – Sandiago Uno (“The Importance of Social Entrepreneurship in Indonesia”) memberikan pidato pembuka dan dilanjutkan dengan suatu Art Performace oleh Fellow Ashoka, Dynand Fariz: Jember Fashion Carnival.

Acara puncak PENGANUGERAHAN 10 Wirausahawan Sosial Ashoka 2009 ditutup dengan : 1) “Peluncuran Kemitraan Ashoka – KADIN Indonesia – Asosiasi Kewirausahaan untuk kewirausahaan Sosial di Indonesia oleh Ketua  KADIN Indonesia, Board of Ashoka, dan Asosiasi Kewirausahaan Sosial  Indonesia , 2) dan Penganugerahan 10 Wirausahawan Sosial Ashoka 2009, mereka yang mampu mengubah dunia, yakni:

Lexy Rambadetta (Jurnalisme Dokumenter untuk Penegakan HAM); Muchlis Usman (TV Komunitas untuk Partisipasi Masyarakat Sipil); Luh Putu Upadisari (Layanan Kesehatan Reproduksi di Pasar Tradisional); Syafi’i Anwar (Pendidikan Pluralisme di Pesantren melalui Pembelajaran Berbasis Internet); Toto Sugiarto (Gerakan Bike To Work untuk Mencegah Perubahan Iklim); Valentinus Heri (Jaringan Madu Hutan untuk Keberlanjutan Ekonomi dan Lingkungan); Anna Alisjahbana (Asuh Dini Tumbuh Kembang Anak); Bambang Ismawan (Keswadayaan bagi Inisiatif Berbasis Warga); Roem Topatimasang (Pengembangan Pemimpin Lokal untuk Hak Sipil, Politik, dan Ekonomi Rakyat); dan Willie Smits (Penciptaan Hutan Hujan Tropis untuk Penghidupan Berkelanjutan dan Konservasi Orangutan).

 

BINUS Entrepreneurship Center (BEC) berharap acara Peluncuran Kemitraan Membangun Kewirausahawan Sosial Indonesia yg dihadiri oleh para wirausahawan sosial, penggerak UMKM, pemerhati dan pendukung kewirausahaan sosial, termasuk para Korporasi Filantropi, dan khalayak ini dapat mendorong lebih berkembangnya kewirausahaan sosial di Indonesia. Upaya promosi, peningkatan keterampilan dan pengembangan dukungan finansial menjadi bagian dari agenda kerjasama.

 

---oOo---

 

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi:

 

Yunanto Dwi Saputra

Media Relations

BINA NUSANTARA

Ph        : 021-5345830 ext. 2174

Fax      : 021-530-1668                      

Cell      : 0818-696-339

Email    : ysaputra@binus. edu

Website: www.binus.edu


Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih Cepat hari ini!

#1124 From: findi k <blueroadrunner_21@...>
Date: Mon Nov 16, 2009 11:52 am
Subject: Attention: Editors/Chief Reporters/Correspondents - Greenpeace Media Briefing Nov 18th 2009 - Climate Defenders Camp
findiken
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Attention:
Editors/Chief Reporters/Correspondents
You are cordially
invited to a Media Briefing on
Greenpeace Climate Defenders Camp in Riau
At
Time: 10.45
At
Hotel Ibis Tamarin, Jakarta
Gumarang Bar, Lobby Floor
Wednesday,
18 November 2009


Speakers:
Nur Hidayati, Indonesia Greenpeace Country
Representative
Yuyun
Indradi, Forest campaigner for Greenpeace Southeast Asia.


For further information, please contact:
Findi Kenandarti: 0816 1681840

#1123 From: findi k <blueroadrunner_21@...>
Date: Tue Nov 17, 2009 12:07 pm
Subject: Update Greenpeace activity from the field 18.00 - Ria Police deports four foresign nationals, including journalists
findiken
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Dear rekan-rekan jurnalis,

Berikut merupakan update terbaru dari Kamp Pembela Iklim Greenpeace di Riau dan
siaran pers yang disebar pagi tadi..

salam,
Findi K


UPDATE
Riau Police deports four foreign nationals, including
journalists

17
November 2009, Pekanbaru/Jakarta–This afternoon officials have declared they
will deport four foreign
nationals, including two journalists, in yet another move by the Riau Police to
intimidate Greenpeace following earlier threats to shut down the Climate
Defenders Camp, located in the heart of the Indonesian forest.

Three foreign nationals – an Italian journalist from l’Espresso, an
Italian Greenpeace campaigner and an Indian journalist from Hindustan Times –
were
stopped yesterday along with two Indonesian Greenpeace campaigners while
observing the devastating effects of deforestation on the side of a public road
outside Pekanbaru. They were all immediately taken into custody and driven to
Kerinci police where they were questioned all night. The fourth foreigner, a
Greenpeace activist from Belgium,
was earlier picked for questioning from Teluk Meranti village in the Kampar
Peninsula.

According to police the reason for their deportation, due to occur in
the early hours of tomorrow, varies from “about to undertake an illegal
activity” to “association with illegal activities”. This represents an
attempt
by local authorities to undermine the efforts of Greenpeace to protect
Sumatra’s
forests from complete destruction from climate criminals like APRIL and Sinar
Mas, along with its pulp and paper subsidiary APP.

Tomorrow
morning Greenpeace will hold a Press Conference at 10.30am at Gumarang Bar,
Lobby Floor of Hotel Ibis Tamarin, to discuss the latest developments at the
Climate Defenders Camp.

Greenpeace
is an independent, global campaigning organisation that acts to change
attitudes and behaviour, to protect and conserve the environment, and to
promote peace.

Contacts:
Nur Hidayati, Greenpeace
Country Representative, Indonesia, tel: 08129972642Hikmat Soeritanuwijaya, Media
Campaigner -
Greenpeace Southeast Asia, tel: 08111805394

--------------------------------------------------------------------------------\
---



Masyarakat Sipil Indonesia mengecam
tindakan intimidasi polisi terhadap aktivis Greenpeace dan wartawan di in Riau

Pekanbaru/Jakarta 17
November 2009 - Greenpeace, Walhi, dan Institut Hijau Indonesia hari ini
mengecam taktik intimidasi yang digunakan oleh aparat terhadap aktivis
Greenpeace, media independen dan anggota masyarakat setempat yang mendukung
camp pembela iklim di Semenanjung Kampar, propinsi Riau.

“Menyelamatkan hutan
ini diinginkan oleh masyarakat Indonesia – sebagaimana dibuktikan dengan
banyaknya dukungan yang diterima Greenpeace beberapa minggu terakhir. Hal ini
juga merupakan masalah internasional karena penghancuran hutan ini merupakan
andil besar dalam memperburuk perubahan iklim global,” kata Nur Hidayati,
Perwakilan Greenpeace Asia Tenggara di Indonesia. “Dengan diintimidasinya dan
kemudian menghentikan secara fisik para aktivis dan pengamat internasional,
serta menghukum aktivis Indonesia adalah tindakan yang tidak dapat diterima.”

“Hutan di
Semenanjung Kampar sudah mengalami kerusakan sangat besar akibat ulah
perusahaan pulp dan kertas. Perusahaan-perusahaan ini bertanggung jawab
terhadap kerusakan ini dan seharusnya dikriminalisasi, bukan mereka yang
berusaha menghentikannya seperti yang dilakukan oleh Greenpeace dan
masyarakat,”kata Chalid Muhammad, Direktur Institut Hijau Indonesia.

Kemarin, kepolisian Riau
menahan wartawan berkewarganegaraan India dan Italia serta aktivis Greenpeace
dari
Jerman, Belgia dan Italia dalam perjalanannya menuju camp pembela iklim. Saat
ini mereka masih ditahan aparat dan ditanyai sepanjang malam. Para aktivis dan
wartawan dating dengan menggunakan visa bisnis dan jurnalis yang berlaku dan
dalam perjalanan untuk menemui masyarakat Teluk Meranti, yang telah menggalang
dukungannya untuk para pembela iklim Greenpeace pada hari Minggu.

Petugas imigrasi
telah mendeportasi sebelas aktivis internasional Greenpeace yang berpartisipasi
dalam aksi langsung tanpa kekerasan di lokasi hutan dan lahan gambut yang
ditebang habis oleh APRIL, salah satu perusahaan pulp dan kertas terbesar di
Indonesia.

“Kami mengimbau
Presiden Yudyhono untuk turun tangan dan menghentikan tindakan ekstrim dan
memalukan terhadap para aktivis Greenpeace yang melakukan kegiatan tanpa
kekerasan bersama masyarakat setempat untuk membantu Presiden memenuhi target
pengurangan emisi yang telah diumumkannya ke dunia internasional,” kata Nur
Hidayati.

“Ketika perusahaan
dicegah dari menghancurkan hutan, dan hak-hak masyarakat setempat dipenuhi,
Greenpeace akan meninggalkan camp pembela iklim.”

Secara global,
jutaan hektar hutan dihancurkan tiap bulannya – sebanding dengan ukuran
lapangan bola tiap dua detiknya. Hal ini mengemisi sangat banyak CO2 ke
atmosfir sehingga deforestasi merupakan salah satu sebab utama perubahan iklim
dan menyumbang sekitar seperlima emisi gas rumahkaca global. Konsekuensi utama
dari emisi yang berasal dari deforestasi, Indonesia menjadi negara ketiga di
dunia yang mengotori iklim, setelah Cina dan Amerika Serikat.

Greenpeace mengimbau
dihentikannya deforestasi secara global pada tahun 2020 sebagai hal kunci dalam
perundingan KTT iklim PBB bulan Desember mendatang.

  Greenpeace adalah
organisasi kampanye global independen yang bertindak untuk mengubah perilaku
dan tindakan, untuk membela dan mengkonservasi lingkungan dan mempromosikan
perdamaian.



Kontak:
Nur
Hidayati, Perwakilan Greenpeace Asia Tenggara di Indonesia,
Indonesia, tel: 08129972642
Chalid Muhammad, Direktur
Institut Hijau Indonesia, tel: 0811847163
Martin Baker, Direktur Komunikasi Greenpeace Asia Tenggara, tel: 081315829513

Untuk informasi
lebih lanjut silakan klik http://www.greenpeace.or.id


--------------------------------------------------------------------------------\
---------------------------
Indonesian Civil Society condemns police
harassment of Greenpeace activists and Journalists in Riau

Pekanbaru/Jakarta 17
November 2009 - Greenpeace, Walhi, and the Indonesian Green Institute today
condemned the intimidation tactics being employed by the Indonesian authorities
against Greenpeace activists, independent media and local community members
supporting the Climate defenders camp on the Kampar Peninsula on the Indonesian
island of Sumatra.

“Saving these
forests is something that the Indonesian people want – as was demonstrated by
the overwhelming support Greenpeace has been receiving over the last weeks.
It’s also an international issue as the deforestation of these forests is a
major contributor to global climate change. Climate change affects every one of
us,” said Nur Hidayati, Country Representative of Greenpeace Southeast Asia.
“To therefore intimidate and physically stop international activists and
observers and persecute Indonesian nationals is behaviour which cannot be
sanctioned.”

“The forests on the
Kampar Peninsula have already suffered huge damage at the hands of pulp and
paper companies. These companies who are responsible for this destruction
should be criminalised and not those who are trying to stop the destruction
like Greenpeace and the community,” said Chalid Muhammad, Director of the
Indonesian Green Institute.

Yesterday Riau
police detained Indian and Italian journalists along with Greenpeace activists
from Germany, Belgium and Italy, who were en-route to the climate defenders
camp. They are still being held by the authorities and were questioned through
the night. The activists and journalists are travelling on valid business and
journalist visas and were on their way to meet the villagers of Teluk Meranti,
who had mobilised to support Greenpeace climate defenders on Sunday.

Immigration
authorities have already deported eleven international Greenpeace activists who
participated in the non-violent direct action at a site of forest and peatland
clearing by APRIL, one of Indonesia’s largest pulp and paper companies.

“We are calling on
President Yudyhono to step in and stop these extreme and embarrassing actions
against Greenpeace activists who are carrying out their peaceful activities
along with the local communities to help our President fulfil his
internationally announced emission reduction targets,” said Hidayati.

“When the company is
stopped from destroying the forest, and the local community’s rights secured,
Greenpeace will leave the climate defenders camp.”

Globally, a
million hectares of forests are destroyed every month – that’s an area the
size
of a football pitch every two seconds. This emits so much CO2 that
deforestation is one of the main causes of climate change and is responsible for
about a fifth of global greenhouse gas emissions. Largely as a result of
emissions from deforestation, Indonesia is the world’s third largest climate
polluter, after China and the United States.

Greenpeace is
calling for an end to deforestation globally by 2020 as a key part of the UN
climate negotiations this December.

  Greenpeace is an
independent, global campaigning organisation that acts to change attitudes and
behaviour, to protect and conserve the environment, and to promote peace.



Contacts:
Nur
Hidayati, Greenpeace Country Representative, Indonesia, tel: 08129972642
Chalid Muhammad,
Director of the Indonesian Green Institute, tel: 0811847163
Martin Baker, Greenpeace Southeast Asia Communications Director, tel:
081315829513

For further information
please visit http://www.greenpeace.or.id

#1122 From: findi k <blueroadrunner_21@...>
Date: Tue Nov 17, 2009 1:22 pm
Subject: Undangan Kegiatan Greenpeace untuk media di Surabaya, Semarang dan Bandung - 18 Nov 2009 s/d 19 Nov 2009
findiken
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Kepada Rekan-Rekan Jurnalis di
Manapun Berada:
CLIMATE DEFENDERS MOVEMENT
-Gerakan Pembela
Iklim-
Lindungi Hutan Untuk
Masa Depan
Greenpeace mempersembahkan kampanye pembela iklim
dibeberapa kota besar di Indonesia, dimulai dari Surabaya, Semarang, Bandung
dan berakhir di Jakarta. Gerakan ini merupakan bentuk dukungan dari masyarakat
yang peduli akan usaha penyelamatan hutan Indonesia khususnya anak muda yang
diharapkan bisa melahirkan gerakan-gerakan baru lainnya guna melindungi iklim
dunia. Akan ada perwakilan dari setiap daerah yang ikut dalam pergerakan ini.

Mari Kita Antar
Gerakan Pembela Iklim ke Jakarta.
Berangkat Menggunakan
Bis Dari:

  Tugu
Pahlawan (Surabaya), 18 November 09 (09.00-10.00);
Tugu
Muda (Semarang), 18 November 09 (18.30-19.30);
Monumen
Perjuangan Rakyat (Bandung), 19 November 09 (08.00-09.00)




Untuk informasi atau konfirmasi,
silahkan kontak:

Juru
Kampanye :        Joko Arif
(08170099700/08111805390)
Project
Officer:           Didit Haryo
(08159351234/081319815456)
                                     Asov Birry (081371079814)
Media
Persons:           Hikmat Soeriatanuwijaya
(08111805394)
Findi
Kenandarti (08161681840)Bus Leader:                 Teguh
Susanto (081519185099/081314103649)

1 of 1 File(s)


#1121 From: Nabiha Shahab <nabiha.shahab@...>
Date: Mon Nov 16, 2009 10:50 am
Subject: Re: GREENPEACE: Didukung Masyarakat, Polisi Izinkan Climate Defender Camp diteruskan
nabihashahab
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Kabar terakhir, para aktivis kami tetap diintimidasi.
Imigrasi datang untuk sweeping orang asing dan beberapa aktivis kita
dibawa untuk ditanyai - sampai sekarang belum ada yang dituduhkan tapi
mereka juga belum dilepas.
Untuk perkembangan terakhir bisa hubungi Hikmat - media campaigner
kami, dia berada di lokasi - no hapenya: 0818 930271, 0811 1805394
Salam,
Nabiha

2009/11/15 Nabiha Shahab <nabiha.shahab@...>:
> SIARAN PERS GREENPEACE
>
>
> Didukung Masyarakat, Polisi Izinkan Climate Defender Camp diteruskan
>
> Pekanbaru/Jakarta 18 November 2009: Secara mengejutkan Kepolisian
> Resor Pelalawan kemarin mencabut instruksi dari Gubernur Riau sehari
> sebelumnya untuk mengusir aktivis Greenpeace dari Kamp Pembela Iklim
> (Climate Defender Camp) di Semenanjung Kampar yang sedang terancam,
> dan mengizinkan aktivis untuk tinggal disana menyusul aksi dukungan
> kepada Greenpeace dari masyarakat lokal.
>
> Di hari yang penuh drama dan emosi ini, sekitar 300 masyarakat Teluk
> Meranti mendatangi kamp untuk memberi dukungan dan mencegah para
> aktivis Greenpeace meninggalkan tempat ini di bawah pengawasan polisi.
>
> “Kami sangat senang dan terharu menerima dukungan luar biasa ini dari
> masyarakat Riau, ini menguatkan kepercayaan kami bahwa rakyat
> Indonesia menginginkan hutannya dilindungi,” ujar Zulfahmi,
> jurukampanye hutan Greenpeace Asia Tenggara. “ Ini sinyal yang sangat
> penting kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bahwa rakyatnya
> ingin menolongnya menghormati komitmen menurunkan emisi Indonesia dari
> deforestasi. SBY harus segera menindak pihak-pihak yang merusak hutan,
> dan pada saat bersamaan melindungi hutan, ekosistem dan masyarakat
> yang tergantung pada hutan.”
>
> Greenpeace membuka Kamp tiga pekan lalu untuk menarik perhatian
> pentingnya peran perusakan hutan hujan dan lahan gambut dalam
> perubahan iklim menjelang pertemuan penting Iklim PBB di Kopenhagen
> Desember mendatang
>
> “Kami ingin Greenpeace berada di sini selama mungkin. Keberadaan
> Greenpeace sangat membantu kami dalam mempertahankan hutan kami dari
> kehancuran,” ujar Suwandi, seorang guru di Teluk Meranti. “Jika
> Greenpeace akhirnya dipaksa pergi dari Kampar, kami akan menuntut
> APRIL harus pergi juga dari Kampar.”
>
> Ulah polisi ini menyusul aksi Greenpeace yang membentangkan banner
> raksasa di daerah hutan yang sedang dirusak bertuliskan: “Obama: Anda
> Bisa Menghentikan Ini” dan aktivis lain merantai diri mereka sendiri
> di tujuh eksavator APRIL.
>
> Aksi tanpa kekerasan ini juga bertujuan untuk mengingatkan para
> pemimpin dunia, terutama Presiden Amerika Serikat Barrack Obama yang
> sedang berada di Asia untuk pertemuan APEC, bahwa mereka harus segera
> melakukan aksi nyata untuk menghindari benana perubahan iklim dengan
> cara menghentikan deforestasi dan berkomitmen menurunkan emisi mereka
> secara signifikan dalam Pertemuan Iklim PBB di Kopenhagen Desember
> mendatang.
>
> Secara  global, satu juga hektar hutan dirusak setiap bulannya, atau
> sebesar satu lapangan sepak bola setiap detiknya. Mengeluarkan banyak
> sekali CO2 sehingga perusakan hutan menjadi salah satu penyebab utama
> perubahan iklim dan menyumbang seperlima emisi gas rumahkaca global.
> Greenpeace mendesak penghentian deforestasi global hingga 2020.
>
>
> Kontak:
> Hikmat Soeriatanuwijaya, Greenpeace Southeast Asia Media Campaigner,
> tel: +62 (0) 818930271
> Bustar Maitar, Greenpeace Southeast Asia Forest Campaigner, tel: +62
> (0) 813 4466 6135
> Zulfahmi, Greenpeace Southeast Asia Forest Campaigner, tel +62 (0) 813 7858
6336
>

#1120 From: Nabiha Shahab <nabiha.shahab@...>
Date: Thu Nov 12, 2009 11:01 am
Subject: Update Aksi: Polisi tangkap aktivis GREENPEACE
nabihashahab
Offline Offline
Send Email Send Email
 


---------- Forwarded message ----------
From: Hikmat Suriatanwijaya <hikmat.suriatanwijaya@...>
Date: 2009/11/12
Subject: UPDATE: Polisi tangkapi aktivis greenpeace
To: 

Rekan-rekan jurnalis,

Update dari aksi Greenpeace di Semenanjung Kampar:

 

16.40 polisi mengultimatum agar aktivis greenpeace melepaskan diri dari eskavator atau dibubarkan paksa. Aktivis tetap bertahan.

17.00 polisi membubarkan paksa aksi greenpeace. Kini seluruh aktivis greenpeace ditangkap dan sedang dibawa ke polres pelalawan

 

 

Best Regards,

 

Hikmat Soeriatanuwijaya

Media Campaigner

Greenpeace Southeast Asia

Jalan Cimandiri 24, Cikini, Jakarta 10330, Indonesia

Website: http://www.greenpeace.or.id

 


From: Hikmat Suriatanwijaya [mailto:hikmat.suriatanwijaya@...
Sent: 12 Nopember 2009 14:55
To: 
Subject: SIARAN PERS: Aktivis Greenpeace Merantai diri pada Tujuh Eskavator di Kampar

 

Kepada rekan-rekan jurnalis,


SIARAN PERS AKSI GREENPEACE

Mulai Pukul 08.30 Pagi ini, sekitar 50 aktivis Greenpeace dari berbagai negara melakukan aksi untuk menghentikan perusakan hutan di Konsesi PT. RAPP di Semenanjung Kampar, Provinsi Riau.

Aktivis berhasil merantai diri pada tujuh eskavator yang sedang melakukan aktivitas penghancuran hutan, dan membentangkan banner berukuran 20 x 30 meter.

Saat ini, pukul 14.00 polisi sudah datang ke lokasi aksi, tetapi aksi masih berlangsung. Berikut adalah Press Release dari aksi ini.


Greenpeace Kirim Pesan Pada Obama dari Jantung Hutan Alam Asia Tenggara

“Indonesia Adalah Kilometer Nol Perubahan Iklim”

 Jakarta, 12 November 2009 – Saat Barrack Obama bersiap mengunjungi Asia untuk pertama kali sebagai Presiden Amerika Serikat, Saat Amerika terus menghalangi kemajuan negosiasi jelang pertemuan iklim penting PBB di Kopenhagen Desember mendatang, sekitar 50 aktivis Greenpeace dari berbagai negara melakukan aksi di jantung hutan alam Indonesia yang sedang terancam untuk mendesak Obama segera melakukan langkah nyata.

Satu kelompok aktivis membentangkan banner sebesar 20 x 30 meter di area hutan yang baru saja dirusak bertuliskan: “Obama, Anda Bisa Menghentikan Ini”, menuntut Obama mengambil kepemimpinan kuat dan bekerja sama dengan para pemimpin negara lain demi upaya menghindari krisis iklim dengan cara menghentikan deforestasi, yang merupakan penyumbang seperlima emisi gas rumah kaca global (1).

Kelompok aktivis lainnya merantai diri kepada tujuh excavator, milik Perusahaan Asia Pacific Resources International Holding Limited (APRIL - RGE), salah satu perusahaan kertas terbesar di Indonesia (2), untuk mencegah excavator itu menghancurkan hutan lebih jauh lagi guna dijadikan perkebunan (3), ditanam untuk membuat pupuk dan kertas bagi konsumen internasional, termasuk UPM Kymmene. Aksi ini bertepatan dua hari sebelum Obama bergabung dengan 20 kepala negara lain di Singapura dalam rangka Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) dan beberapa minggu sebelum para pemimpin dunia harus sepakat menghasilkan kesepakatan bersejarah untuk menghindari krisis iklim di Pertemuan Iklim PBB, Kopenhagen, Desember mendatang. 

“Greenpeace mengirim pesan penting pada Presiden Obama untuk melakukan langkah nyata dari garis depan kehancuran hutan dan iklim. Dia telah berjanji untuk melakukan langkah penting mengenai perubahan iklim, tetapi hingga beberapa minggu jelang pertemuan iklim PBB Desember mendatang, pemerintahannya secara aktif menghalangi dan menunda negosiasi perubahan iklim global (4),” ujar Rolf Skar, Jurukampanye Hutan Greenpeace Amerika Serikat. “Sangat vital bahwa Obama dan para pemimpin dunia lain menghadiri Pertemuan Iklim PBB dan menyetujui perjanjian ambisius, adil dan efektif dimana di dalamnya terdapat penghentian perusakan hutan alam di seluruh dunia.”


Greenpeace memperkirakan bahwa untuk menghentikan perusakan hutan di seluruh dunia dibutuhkan dana dari negara industri sebesar US$42 miliar (30 miliar euro) per tahun untuk program perlindungan hutan. Jumlah ini lebih kecil dari yang diberikan pemerintah Amerika Serikat kepada bank-bank individu dalam masa krisis finansial tahun lalu,

Aksi hari ini bertempat di Semenanjung Kampar di Pulau Sumatra, dimana Greenpeace juga telah membangun Kamp Pembela Iklim (Climate Defenders Camp). Perusakan hutan tropis dan lahan gambut di Indonesia mengakibatkan terlepasnya CO2 ke udara dalam jumlah sangat besar, membuat Indonesia tercatat sebagai negara penyumbang polusi terbesar ketiga di dunia setelah China dan Amerika Serikat (5). Aktivis di Kamp telah melakukan pembangunan dam di kanal-kanal yang dibangun oleh perusahaan kertas untuk menyiapkan lahan perkebunan—dengan tujuan untuk menghentikan pengeringan dan perusakan lahan gambut yang sangat kaya kandungan karbon. Tanah gambut di kawasan ini saja menyimpan paling tidak dua miliar ton karbon yang akan terlepas ke udara jika hutan dihancurkan (6). Aktivis akan tetap bertahan di sana untuk melindungi hutan alam dan gambut hingga beberapa waktu ke depan.

”Presiden Yudhoyono baru-baru ini berkomitmen untuk mengurangi emisi dari deforestasi dan Greenpeace berada di sini di jantung hutan tropis untuk membantunya mewujudkan janji itu menjadi aksi nyata,” ujar Jurukampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara Bustar Maitar. “Indonesia adalah kilometer nol perubahan iklim. Menghentikan perusakan hutan di sini dan seluruh dunia tidak hanya merupakan cara paling efektif dan hemat dalam memerangi perubahan iklim tetapi juga sangat penting untuk mencegah bencana iklim di masa hidup kita.”

Para aktivis akan bertahan di Kamp Selama mungkin. “Kami akan bertahan di sini hingga APRIL mengumumkan kepada publik bahwa mereka akan menghentikan rencana penghancuran hutan guna dijadikan perkebunan,” Bustar menutup percakapan.


Kontak:
Di Amerika Serikat:
Rolf Skar, Greenpeace USA forest campaigner: +1 415 533 2888
Di Indonesia:
Bustar Maitar, Greenpeace Southeast Asia forest campaigner at the action: satellite phone +88 165 141 9386
Hikmat Soeritanuwijaya, Greenpeace Southeast Asia media campaigner: +62 (0) 818930271
Di Eropa:
Belinda Fletcher, Greenpeace International Forest campaigner: +44 7801212991

Photos, B roll and a video feature package are available from: 
Maarten van Rouveroy, Greenpeace International video producer: +31 (0) 646197322
John Novis, Greenpeace International photography: +44 (0) 7801 615 889 

Catatan Editor: 
(1) Dikalkulasi dari: IPCC (2007). IPCC Fourth Assessment Report, Working Group III, Final Chapter 1. Page 104. Figure 1.2: Sources of global CO2 emissions, 1970-2004 (only direct emissions by sector). http://www.ipcc.ch/ipccreports/ar4-wg3.htm
(2) Hampir semua perusakan hutan alam Indonesia dan lahan gambut untuk industri pulp and paper disebabkan dua perusahaan raksasa APP – Sinar Mas dan  Asia Pacific Resources International Holding Limited (APRIL - RGE). Jika digabungkan dua perusahaan ini menguasai lebih dari 73 persen kapasitas.

 (3) Konversi hutan gambut ada tiga tahap:

- biasanya pohon ditebang untuk diproses

- Kanal dibangun untuk memindahkan kayu dan mengeringkan gambut sehingga bisa ditanami kelapa sawit dan akasia.

- Hutan tersisa dibersihkan sehingga gambut makin kering dan melepaskan lebih banyak CO2 (terutama di tahun El Nino)

 (4) Target jangka pendek US House of Representatives climate and energy bill is adalah pengurangan emisi 4% dari 1990 level pada 2020. The IPCC merekomendasikan bahwa negara maju harus memotong emisi paling tidak 40 persen pada 2020.

 (5) WRI 2008. Climate Analysis Indicators Tool (CAIT) Version 6.0 (Washington, DC: World Resources Institute) http://cait.wri.org 
(6) Perhitungan Greenpeace berdasarkan Wahyunto, S. Ritung dan H. Subagjo (2003). Maps of Area of Peatland Distribution and Carbon Content in Sumatera, 1990 - 2002. Wetlands International - Indonesia Programme & Wildlife Habitat Canada (WHC). 

Untuk info lebih lanjut silahkan lihat: http://www.greenpeace.org/climatedefenders

Background media briefing mengenai Hutan Indonesia dan Perubahan Iklim bisa dilihat di: http://www.greenpeace.org/climatedefenders/rainforests-and-climate-change>

 

 

 

Best Regards,

 

 

 

Hikmat Soeriatanuwijaya

Media Campaigner

Greenpeace Southeast Asia

Jalan Cimandiri 24, Cikini, Jakarta 10330, Indonesia

Website: http://www.greenpeace.or.id

 

Tel:   +62 21 3101873

Fax:  +62 21 3102174

Email: hikmat.suriatanwijaya@...

Mobile:

+62 811 1805 394

+62 818 930 271

 

 

Greenpeace is an independent global campaigning organisation that acts to

change attitude and behaviour, to protect and conserve the environment and

to promote peace.


#1119 From: Evelyn Hartono <evelyn_nyok88@...>
Date: Tue Nov 10, 2009 10:03 am
Subject: Foto 16 Pasang Finalis Koko Cici 2009
evelyn_nyok88
Offline Offline
Send Email Send Email
 

----- Forwarded Message ----
From: devid darmawan <devid.darmawan@...>
To: Evelyn Hartono <evelyn_nyok88@...>
Sent: Tue, November 10, 2009 4:51:08 PM
Subject: Foto 16 Pasang Finalis Koko Cici 2009

Foto Finalis Koko Cici Jakarta 2009 (dalam attachment)
NB : Please confirm about the publications to Evelyn 0859 5951 8388




10 of 16 Photo(s) (View all Photos)


#1118 From: "Gina Rahmawati S" <gina_r@...>
Date: Thu Nov 12, 2009 6:29 am
Subject: Bakrie Telecom Terpilih Sebagai Market Challenger of The Year
gina_r@...
Send Email Send Email
 

Dear Rekan – rekan Media,

 

Bakrie Telecom (BTEL) terpilih sebagai ”Market Challenger of the Year” pada ajang 2009 Frost & Sullivan Indonesia Telecom Award di Jakarta, Rabu malam (11/09), lembaga konsultan dan riset bisnis di Singapura.

Frost & Sullivan memberikan predikat market challenger of the year kepada Bakrie Telecom karena Bakrie Telecom telah mampu tampil memberikan kontribusi maksimal dan sangat mempengaruhi industri telekomunikasi nasional.

Semoga dapat menjadi bahan berita yang cukup menarik.

Terima kasih.

 

 

Gina Rahmawati

Corporate Communications

PT Bakrie Telecom Tbk.

 

 

SIARAN PERS

 

Penghargaan 2009 Frost & Sullivan Indonesia Telecom Award

Bakrie Telecom Terpilih Sebagai

Market Challenger of The Year


JAKARTA, 12/11 - PENGHARGAAN TELEKOMUNIKASI.  Wakil Dirut PT. Bakrie Telecom, Tbk, M.Danny Buldansyah (kanan) menerima penghargaan dalam bidang Market Challenger of the Year (Wireless) dari Partner & Asia Pasific Managing Director Frost & Sullivan Manaj Menon, pada pemberian penghargaan tahunan Indonesia Telecoms Awards oleh Frost & Sullivan, di Jakarta, Rabu malam (11/11). [photo by BTELPR/SYI]

 

Jakarta, 12 November 2009

Bakrie Telecom (BTEL) terpilih sebagai Market Challenger of the Year di 2009 Frost & Sullivan Indonesia Telecom Award, lembaga konsultan dan riset bisnis di Singapura. Penghargaan diserahkan kepada Muhammad Buldansyah (Danny), Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom di Jakarta, Rabu malam (11/09).

 

Tahun lalu Bakrie Telecom juga memperoleh penghargaan dari lembaga yang sama untuk kategori ” Asia Pacific's Most Promising Service Provider of the Year". Saat itu Bakrie Telecom merupakan penerima award dari Indonesia pertama selama sejarah Frost & Sullivan ICT Awards tingkat Asia Pasifik yang tahun 2008 lalu dilaksanakan untuk kelima kalinya di Singapura.

 

Tahun 2009 ini penghargaan Frost & Sullivan diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang mampu melampaui batasan sebagai perusahaan dengan kinerja memuaskan tapi juga menunjukkan kontribusinya dalam perkembangan industri telekomunikasi Indonesia.

 

Khusus kepada Bakrie Telecom, predikat market challenger of the year diberikan karena lembaga konsultan internasional ini memandang Bakrie Telecom mampu tampil memberikan kontribusi maksimal dan sangat mempengaruhi industri telekomunikasi nasional.

 

Kriteria penilaian meliputi kinerja dan pertumbuhan operasional (seperti pendapatan, jumlah pelanggan, ARPU), menciptakan terobosan berarti dalam setiap produk, layanan atau pun strategi bisnisnya, inovasi yang tiada henti dalam menciptakan dan memperluas pasar serta telah melakukan inisitatif luar biasa yang mempengaruhi perkembangan industri telekomunikasi.

Danny Buldansyah mengatakan penghargaan yang kembali diraih oleh Bakrie Telecom menunjukkan kemampuan perusahaannya untuk menciptakan berbagai terobosan unik dan mampu mengarahkan perkembangan industri telekomunikasi nasional. ”Inovasi yang kami kembangkan tidak hanya memberikan tarif paling murah, tapi terus membuka produk dan layanan baru yang pertama di Indonesia bahkan di Dunia”.

 

Sebagai contoh Danny menunjuk pada kesuksesan Esia dalam mengeluarkan program yang baru saja diperkenalkan Esia Suka-Suka dimana masyarakat yang memilih sendiri nomor teleponnya, Esia Bispak: Bisa Pake Tarif Manapun, bundling ponsel yang sesuai dengan komunitas khusus (Hape Esia Hidayah, Slank atau pun Slim) dan tarif sms Rp 1 per karakter.

 

Melalui program-program tersebut Bakrie Telecom merubah paradigma pendekatan pelanggan dengan memberikan kebebasan pada pelanggan untuk memilih sendiri jenis layanannya, mulai dari nomor telepon, tarif telepon hingga tarif sms-nya.

 

”Semangat Bakrie Telecom adalah disruptive innovation. Semangat ini memacu kami untuk menciptakan produk-produk unggulan yang belum pernah ada sebelumnya. Disamping itu kami memiliki pula semangat Faster, Better & Cheaper sehingga mendorong kami bertindak efisien dan efektif”, ujarnya menambahkan.

 

Danny berharap penghargaan kedua kalinya dari Frost & Sullivan akan semakin memacu Bakrie Telecom mengeluarkan produk-produk inovatifnya. ”Kita tunggu saja inovasi berikutnya dari Bakrie Telecom. Yang pasti terobosan inovasi di sisi komersial akan kami imbangi pula dengan kualitas jaringan yang prima. Karena masyarakat butuh akses telekomunikasi yang murah sekaligus berkualitas”.

 

---

 

Informasi lebih lanjut:

Divisi Corporate Communications

PT. Bakrie Telecom, Tbk.

(021) 91 10 11 12

e-mail : corpcomm@...

 

 

 

 


1 of 1 Photo(s)

#1117 From: Nabiha Shahab <nabiha.shahab@...>
Date: Fri Nov 13, 2009 4:12 am
Subject: Blog aksi GREENPEACE di RIAU + foto
nabihashahab
Offline Offline
Send Email Send Email
 
http://blog.greenpeace.or.id/



APRIL Masih Terus Menghancurkan Hutan

Posted in Copenhagen, Greenpeace, Hutan, Kamp Pembela Iklim, Riau,
Teluk Meranti, iklim, perdagangan karbon by bloggree on the November
12th, 2009

Aktivis menghentikan 7 excavator di konsesi hutan yang telah dihancur

Aktivis Greenpeace baru saja mengunci diri di ketiga excavator yang
ada di konsesi APRIL salah satu perusahaan pulp dan kertas terbesar di
Indonesia tepatnya di Semenanjung Kampar.

Awal pekan ini Greenpeace merilis bukti bahwa APRIL telah melakukan
pembukaan hutan dan pengerringan lahan gambut di daerah ini. Menurut
pemantau kami kedalam gambut di konsesi ini sangat dalam melebihi tiga
meter.


Hukum yang berlaku di Indonesia melarang pembukaan lahan gambut yang
berada di kedalaman lebih dari tiga meter. APRIL membuat pernytaan
bahwa mereka telah menghentikan operasinya di semenanjung kampar.

Padahal pada kenyataannya….

Para aktivis yang saat cerita ini di turunkan berada di kawasan
konsesi APRIL berusaha untuk menghentikan penghancuran hutan yang
tengah APRIL lakukan.


Bustar Maitar, juru kampanye hutan untuk Greenpeace, telah mengatakan
kepada pihak APRIL bahwa para aktivis tidak akan meninggalkan konsesi
sampai perusahaan tersebut berkomitmen kepada public untuk
menghentikan semua kegiatan deforestasi dan penghancuran lahan gambut
di Semenanjung Kampar.

Hujan sangat lebat turun di semenanjung kampar. Tetapi para aktivis
tetap mencegah perusahaan itu menggunakan kembali alat berat mereka
untuk menghancurkan hutan.

Presiden Amerika Serikat Barrack Obama akan melakukan
kunjunganpertamanya di Asia tenggara dan Amerika Serikat terus
melakukan penolakan pada perjanjian perubahan iklim di PBB.
Perundingan PBB tentang perubahan iklim di Kopenhagen akan terjadi
bulan depan, Greenpeace terus mendesak mereka menyelamatkan hutan.
Greenpeace telah mengeluarkan Siaran Pers menyoroti pentinganya semua
deforestasi. Greenpeace meminta Presiden Yudhoyono dan para pemimpin
dunia untuk melindungi hutan di seluruh dunia untuk mencegah perubahan
iklim.

Aktivis membentangkan spanduk berukuran 20×30 meter di tempat yang
baru saja menghancurkan hutan. Mendesak Obama untuk mengambil
kepemimpinan yang kuat dan bekerja dengan para pemimpin Negara-negara
lain untuk membantu mencegah krisis iklim.


2 Comments


Aktivis Greenpeace Mengunci Alat Berat Milik APRIL di Semenanjung Kampar
Posted in Copenhagen, Greenpeace, Kamp Pembela Iklim, Riau, Teluk
Meranti, iklim by bloggree on the November 12th, 2009


Hari ini aktivis Greenpeace mengunci empat alat berat milik perusahaan
kertas APRIL di Semenanjung Kampar yang kaya akan karbon untuk
menyerukan pentingnya untuk segera menghentikan segala tindak
deforestasi di Indonesia.

Emisi karbon dari tindak deforestasi serta degradasi area hutan dan
lahan gambut merupakan penyebab utama yang membawa Indonesia menjadi
negara ketiga penghasil karbon terbesar di dunia.

Pada pukul 06.15 WIB lebih dari 50 aktivis tiba di lokasi. Setengah
jam kemudian tiga alat berat telah berhasil dikunci yang kemudian
diikuti dengan terpasangnya banner yang berbunyi “OBAMA YOU CAN STOP
(OBAMA ANDA BISA MENGHENTIKAN INI)”.

Dengan tiga tim mengunci alat berat, para aktivis yang lain memegang
tanda kecil yang berbunyi “Climate Crime (Kejahatan Iklim)” mengacu
kepada sumbangan besar APRIL terhadap perubahan iklim melalui
perambahan hutan besar-besaran yang dilakukannya dengan bukti kuat
atas tindak deforestasi ilegal.

#1116 From: Nabiha Shahab <nabiha.shahab@...>
Date: Sun Nov 15, 2009 11:07 am
Subject: GREENPEACE: Didukung Masyarakat, Polisi Izinkan Climate Defender Camp diteruskan
nabihashahab
Offline Offline
Send Email Send Email
 
SIARAN PERS GREENPEACE


Didukung Masyarakat, Polisi Izinkan Climate Defender Camp diteruskan

Pekanbaru/Jakarta 18 November 2009: Secara mengejutkan Kepolisian
Resor Pelalawan kemarin mencabut instruksi dari Gubernur Riau sehari
sebelumnya untuk mengusir aktivis Greenpeace dari Kamp Pembela Iklim
(Climate Defender Camp) di Semenanjung Kampar yang sedang terancam,
dan mengizinkan aktivis untuk tinggal disana menyusul aksi dukungan
kepada Greenpeace dari masyarakat lokal.

Di hari yang penuh drama dan emosi ini, sekitar 300 masyarakat Teluk
Meranti mendatangi kamp untuk memberi dukungan dan mencegah para
aktivis Greenpeace meninggalkan tempat ini di bawah pengawasan polisi.

“Kami sangat senang dan terharu menerima dukungan luar biasa ini dari
masyarakat Riau, ini menguatkan kepercayaan kami bahwa rakyat
Indonesia menginginkan hutannya dilindungi,” ujar Zulfahmi,
jurukampanye hutan Greenpeace Asia Tenggara. “ Ini sinyal yang sangat
penting kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bahwa rakyatnya
ingin menolongnya menghormati komitmen menurunkan emisi Indonesia dari
deforestasi. SBY harus segera menindak pihak-pihak yang merusak hutan,
dan pada saat bersamaan melindungi hutan, ekosistem dan masyarakat
yang tergantung pada hutan.”

Greenpeace membuka Kamp tiga pekan lalu untuk menarik perhatian
pentingnya peran perusakan hutan hujan dan lahan gambut dalam
perubahan iklim menjelang pertemuan penting Iklim PBB di Kopenhagen
Desember mendatang

“Kami ingin Greenpeace berada di sini selama mungkin. Keberadaan
Greenpeace sangat membantu kami dalam mempertahankan hutan kami dari
kehancuran,” ujar Suwandi, seorang guru di Teluk Meranti. “Jika
Greenpeace akhirnya dipaksa pergi dari Kampar, kami akan menuntut
APRIL harus pergi juga dari Kampar.”

Ulah polisi ini menyusul aksi Greenpeace yang membentangkan banner
raksasa di daerah hutan yang sedang dirusak bertuliskan: “Obama: Anda
Bisa Menghentikan Ini” dan aktivis lain merantai diri mereka sendiri
di tujuh eksavator APRIL.

Aksi tanpa kekerasan ini juga bertujuan untuk mengingatkan para
pemimpin dunia, terutama Presiden Amerika Serikat Barrack Obama yang
sedang berada di Asia untuk pertemuan APEC, bahwa mereka harus segera
melakukan aksi nyata untuk menghindari benana perubahan iklim dengan
cara menghentikan deforestasi dan berkomitmen menurunkan emisi mereka
secara signifikan dalam Pertemuan Iklim PBB di Kopenhagen Desember
mendatang.

Secara  global, satu juga hektar hutan dirusak setiap bulannya, atau
sebesar satu lapangan sepak bola setiap detiknya. Mengeluarkan banyak
sekali CO2 sehingga perusakan hutan menjadi salah satu penyebab utama
perubahan iklim dan menyumbang seperlima emisi gas rumahkaca global.
Greenpeace mendesak penghentian deforestasi global hingga 2020.


Kontak:
Hikmat Soeriatanuwijaya, Greenpeace Southeast Asia Media Campaigner,
tel: +62 (0) 818930271
Bustar Maitar, Greenpeace Southeast Asia Forest Campaigner, tel: +62
(0) 813 4466 6135
Zulfahmi, Greenpeace Southeast Asia Forest Campaigner, tel +62 (0) 813 7858 6336

#1115 From: Tiarma Sirait <polengstudio@...>
Date: Sun Nov 8, 2009 3:07 pm
Subject: FASHIONVAGANZA a parody on aesthetics & beauty, performed by Maranatha famous models
polengstudio@...
Send Email Send Email
 

Please come to see my "FASHIONVAGANZA" a Parody of Fashion World @the celebration of the 44th Anniversary of Maranatha Christian University in Bandung @GSG Maranatha on 19:00 SATURDAY 14 Nov 2009


Maranatha Celebrations 2009 : ” A Celebration Night


Serangkaian acara ”Maranatha Celebrations 2009” yang dilakukan pada tanggal 9-14 November 2009, akan ditutup oleh suatu acara prosesi malam penutupan yang bertajuk ”A Celebration Night” yang merupakan persembahan mahakarya terbaik dari civitas akademika Universitas Kristen Maranatha. Mahakarya terbaik ini diantaranya adalah sebagai berikut:


Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Maranatha

Pada kesempatan kali, unit kegiatan Paduan Suara Mahasiswa Maranatha akan memberikan persembahan konser dengan judul “The Champion Concert”. Dalam konsernya kali ini, PSM akan membawakan 5 buah lagu yaitu : Yamko Rambe Yamko, Haleluya Handle, The Lord Bless You and Keep You, Sik Sik Si Batu Manikam dan I’m Gonna Sing. PSM sendiri telah banyak memenangkan berbagai kompetisi diantaranya :

2009 Juara 1 kategori Chamber Choir dan Juara kategori Folklore di 1st Parahyangan International Chamber Choir Competition

2008 Piala bergilir kategori Mixed Choir, Gold Medal kategori Mixed Choir, Gold Medal kategori Female Choir di Festival Paduan Suara ITB XXI; Paduan Suara Pembuka Acara JAMBORE ASEAN

2006 Silver Medal kategori Symphony of Voices, Silver Medal kategori Folklore, Jazz & Spiritual An Internationally Very Good Performance di 6th Internationaler Chorwetbewerb Germany.

2005 Gold Medal & 1st prize kategori Equal Voices, Gold Medal & 1stprize kategori Mixed Choir, Best Performance kategori folklore, Pemenang Grand Prix 7th Rhodes International Music Festival di 7th Rhodes International Music Festival Greece.


Voice of Maranatha (VOM) Ministry


Voice of Maranatha Ministry merupakan salah satu unit kegiatan paduan suara yang bergerak di bidang pelayanan baik di gereja maupun universitas. Pada Celebration Night kali ini, VOM akan menyanyikan lagu “When I Think About The Lord” serta permainan musik ansamble yang akan dibawakan oleh 40 orang anggotanya yang terdiri dari choir, dancer dan band. Berbagai pelayanan telah banyak didedikasikan, baik di wilayah Jawa Barat hingga Perayaan Natal Papua tahun 2004.


Special Performance by TIARMA SIRAIT

“FASHIONVAGANZA: a Parody of Fashion World”


Tiarma Sirait, seorang designer fenomenal yang berani mendobrak idealisme dunia fashion. Designer kenamaan yang juga merupakan staf pengajar di Fakultas Seni Rupa & Design Maranatha ini telah mendapatkan serangkaian penghargaan nasional bahkan internasional melalui karya-karya terbaiknya. Dalam karya yang akan ditampilkan nanti, sebuah parodi tentang masalah estetika keindahan atau kecantikan yang diekspresikan oleh model-model ternama Maranatha. Dalam parodi performance ini, Tiarma Sirait ingin mengekspresikan keberagaman keindahan yang stereotip yang mengutamakan bentuk tubuh yang ideal, proporsional dan selalu tampil cantik yang berbanding terbalik dengan estetika kenyataan kita sehari-hari yang justru mungkin lebih manusiawi. Dalam fashion kali ini, Tiarma Sirait akan menampilkan maskotnya yang sekalipun tubuhnya gemuk, tidak cantik, tapi lucu dan mengundang orang untuk lebih bersimpati karena kecantikan seperti ini lebih natural dan wajar. Keberagaman estetika ini yang akan ditampilkan melalui model-model pilihan Tiarma Sirait, dimana indah itu tidak selamanya harus bentuk yang ideal tetapi sesuatu yang lucu dan menggugah hati manusia.


Selain acara-acara tersebut, acara “A Celebration Night” juga akan dimeriahkan oleh pementasan Teater Topeng, Mapeka, Accoustic Show, dll. Mahakarya-mahakarya terbaik yang mendapatkan pengakuaan melalui penghargaan internasional ini layak dipersembahakan pada malam penutupan Maranatha Celebrations 2009. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Maranatha Information and Customer Service (MICS) di 022-2012186 ext.801/800.



Tiarma Sirait / tiarma@... / +62 81931413838 (idn) / Tiarma Sirait (skype) / polengstudio (ym)



#1114 From: "mediacare" <mediacare@...>
Date: Sat Nov 14, 2009 6:33 pm
Subject: Fw: Eksibisi KAYAK Internasional di SOLOK SELATAN: 18-26 Nov 2009
mediacare@...
Send Email Send Email
 
 
Facebook:
Radityo Djadjoeri
----- Original Message -----
From: Y. Napilus
Sent: Friday, November 13, 2009 7:06 PM
Subject: Eksibisi KAYAK Internasional di SOLOK SELATAN: 18-26 Nov 2009

Yth. Kawan-kawan Media,

Setelah proses panjang hampir 2 tahun dan sambutan serius Pemda Kab. Solok Selatan, insya allah minggu depan akan dilakukan eksibisi internasional di beberapa sungai di Solok Selatan. Team Pendahuluan sudah berada disana sejak Senin 9 Nov lalu.

Perlu diketahui, keberhasilan inisiatif ini akhirnya bisa diterima di Kab. Sol Sel, tak lepas dari usaha dan perjuangan keras Kepala Disbudparpora nya: DR. Yul Amri.

Kita berharap, hasil eksibisi ini akan bagus sensasinya, krn ada jenis kayak produk baru yang akan di uji cobakan pertama kali khusus untuk karkater sungai-sungai di Solok Selatan ini...! Dampak hasil uji coba ini, otomatis akang ikut mengangkat dan akan lebih dikenalnya nama Solok Selatan di mata dunia internasional, khususnya di dunia olah raga petualangan.

Untuk itu, mohon juga bantuan kawan-kawan media untuk mempublikasikannya demi untuk Industri Pariwisata Sumbar dan Visit Indonesia Years... Press Release kami lampirkan sebagai acuannya.

Terlebih terkurang, mohon maaf sebelumnya. Terima kasih atas bantuan dan dukungan semua pihak, khususnya kawan-kawan media.

Salam,
Nofrins
www.west-sumatra.com

www.photowinners.org



1 of 1 File(s)


#1113 From: "mediacare" <mediacare@...>
Date: Wed Nov 11, 2009 8:53 am
Subject: SMP Negeri 2 Jayapura Meraih Juara Nasional di Ajang Kid Witness News Indonesia 2009
mediacare@...
Send Email Send Email
 
Video Karya Siswa dari SMP Negeri 2 Jayapura
Meraih Juara Nasional di Ajang Kid Witness News Indonesia 2009
 
Setelah secara resmi diluncurkan di Jakarta pada 23 Juli 2009 lalu, akhirnya
Kid Witness News (KWN) Indonesia 2009 memasuki tahap final. Pada hari Selasa
(10/11) diumumkan para pemenang KWN, ajang kompetisi pembuatan video singkat
untuk pelajar SD dan SMP se-Indonesia yang berusia 10 – 15 tahun, dimana
pada tahun ini bertema “Negeriku, Budayaku & Lingkungan Hidup”. Di
Indonesia, KWN pertama kali diselenggarakan pada 2004, dan tahun ini adalah
kompetisi yang ke-6 kalinya.
 
Memasuki babak puncak, dewan juri yang terdiri dari para pakar di bidangnya
melakukan penilaian yang cukup alot guna menentukan para pemenang KWN 2009
Indonesia. Akhirnya berhasil diputuskan, peraih Juara Nasional KWN tahun ini
adalah wakil dari SMPN 2 Jayapura, Provinsi Papua, dengan karya video
dokumenter berjudul "Upacara Bakar Batu di Lembah Baliemku". Sebagai Juara
Nasional, tim dari provinsi paling timur Bumi Pertiwi itu berhak meraih
hadiah berupa piala KWN dan piagam, serta perjalanan gratis mengikuti
Perayaan Kontes Regional di Singapura, yang akan berlangsung pada Desember
2009 mendatang. Selain itu, mereka juga akan menjadi wakil di Kejuaraan KWN
Tingkat Global yang akan berlangsung di Tokyo (Jepang) tahun depan, bila
mereka berhasil mengukir prestasi di tingkat regional.
 
Terpilih sebagai Runner Up 1 adalah video dokumenter karya siswa SMP Kristen
Kalam Kudus Surakarta, dengan judul karya "Kearifan Lokal Desa Pinggir
Kelurahan Telukan". Selanjutnya, video karya siswa SMPN 4 Surakarta dengan
judul karya "Ibuku Seorang Buruh Batik" meraih juara Runner Up 2. Sedangkan
untuk posisi Runner-Up 3 diraih oleh SD Jubilee Jakarta, dengan karya mereka
yang berjudul "Wayang Kulit". Keempat sekolah tersebut berhasil menyisihkan
sekitar 700 sekolah yang mengirimkan karyanya.
 
Sebelumnya pihak Dewan Juri telah memutuskan karya yang masuk tahapan 10
besar, yaitu dari SMPN 2 Jayapura berjudul "Upacara Bakar Batu Di Lembah
Baliemku", SMPN 4 Surakarta berjudul "Ibuku Seorang Buruh Batik",  SD Salman
Al Farisy Bandung berjudul "Lestarikan Legong",  SMPN 173 Jakarta berjudul
"Kami Bisa, Hal Kecil Menyelamatkan Lingkungan", SMP Kristen Kalam Kudus
Surakarta berjudul "Kearifan Lokal Desa Pinggir Kelurahan Telukan",  SD
Jubilee Jakarta berjudul "Wayang Kulit", SMPN 4 Pekanbaru berjudul "Mengenal
Lebih Dekat", SD Islam Dian Didaktika berjudul "Butterfly", SMPN 1 Depok
"Seruni Sahabatku Dari Baduy" dan SMP Nasima Semarang "Berburu Suweg Raksasa
Dan Sampah Demi Sekolah".
 
Para wakil siswa dari 10 sekolah dengan storyline terbaik tersebut lalu
diundang ke Jakarta untuk mengikuti training intensif yang berlangsung
selama 3 hari (1-3 Oktober 2009). Mereka mendapatkan training dan pelatihan
pembuatan video dari PGI dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Asistensi IKJ
dibutuhkan untuk bisa memberikan sentuhan estetis pada setiap karya para
peserta sehingga mereka bisa melahirkan karya monumental dan menjadi
kebanggaan bangsa.
 
Masing-masing sekolah yang masuk "10 Besar" mendapatkan hadiah berupa camera
e-cam VDR-D50 dari Panasonic. Selain itu, Panasonic juga menyediakan
berbagai perlengkapan produksi bagi 10 storyline yang mereka susun.
Dewan juri KWN 2009 diantaranya adalah  Istiqlal Taufik (HRS Director PGI),
Subagjo Budisantoso (Wakil Dekan bidang Kerjasama IKJ), Brigitta Isworo
Laksmi (wartawan senior), Titin Rosmasari (Pemimpin Redaksi Trans7), Ari
Budiharto (Manager Trainer iBOx), Albar Daengparani (Manager Sales & Support
PT Senjaya Bersama Utama) dan Israr Ardiansyah (Media Outreach Coordinator
WWF-Indonesia).
 
"Tujuan utama kami menggelar Kid Witness News di Indonesia adalah untuk
menstimulasi kreativitas di kalangan para siswa dan memunculkan kemampuan
berkomunikasi di antara mereka. Selain itu, ajang ini ditujukan untuk
menciptakan kerja sama tim di antara para siswa dalam mengerjakan tugas di
lapangan dan aktivitas lain terkait dengan pembuatan film tersebut," tutur
Istiqlal Taufik HRS Director PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI).. "Oleh
karena itu kami berupaya menyediakan wadah untuk mengasah sisi pendidikan
anak lewat berbagai program yang menarik, termasuk KWN. Kami yakin KWN dapat
menstimulasi daya inovasi, pemahaman, kreativitas dan analisa para
pesertanya," tambah Istiqlal.
 
Tahun ini, Panasonic Indonesia sebagai penyelenggara resmi KWN 2009 menerima
hampir 700 naskah dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia. "Jumlah ini
meningkat sekitar 15% dibandingkan tahun lalu, dimana jumlah peminat yang
masuk hanya 500 naskah," tutur Santi Turino, Corporate Communications
Manager PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI). Namun sayang, beberapa dari 700
naskah yang masuk tahun ini terpaksa harus didiskualifikasi, karena gagal
memenuhi syarat administrasi yang diminta oleh panitia.
 
Aspek penjurian video terdiri dari 5 bidang, yakni (1) Aspek penulisan
meliputi kreativitas, orisinalitas, dan kandungan lokal; (2) Aspek
Videografi meliputi kualitas gambar, fokus objek, tata cahaya dan warna; (3)
Aspek Suara meliputi kejelasan suara, kemampuan narasi, efek suara dan
musik; (4) Aspek Editing meliputi harmonisasi dalam penggabungan klip-klip,
efek visual, dan tampilan terjemahan dalam bahasa Inggris; (5) Aspek
komprehensif meliputi kejelasan dan akurasi tema.
 
Dengan training yang telah diberikan oleh masing-masing ahlinya, pihak
penyelenggara berkeyakinan bahwa Indonesia dapat meraih juara Grand Prix
dalam Kejuaraan KWN Tingkat Global yang akan berlangsung di Tokyo (Jepang)
tahun depan.
 
Di tahun yang ke-enam ini, KWN Indonesia lebih serius untuk mendapatkan
bibit-bibit kreatif baru, dengan mendatangi sekolah-sekolah di Jabodetabek,
dan menyebarkan materi promosi sampai ke luar Jawa. Selain mendapatkan
dukungan dari para mitra yang berdedikasi dan kompeten, seperti Institut
Kesenian Jakarta (Fakultas Film & Televisi), Trans 7, iBox, WWF Indonesia,
dan PT. Senjaya Bersama Utama. “Harapan kami, melalui kerja bareng dengan
para mitra yang berdedikasi dan berkompeten ini, kami bisa terus
meningkatkan kualitas KWN Indonesia, hingga bisa setara atau jauh lebih
bagus dibandingkan dengan negara-negara maju lain,” jelas Santi.

Kontes tahun ini bertemakan “Negeriku, Budayaku, & Lingkungan Hidup”.
Harapan dari panitia, para peserta bisa menampilkan karya bernuansa seni
budaya Indonesia yang beraneka ragam, dengan subtema yang dipilih adalah
“Lihat Sekitarmu dan Ceritakan pada Dunia”. Menurut Subagjo Budisantoso,
pengajar IKJ sekaligus salah satu juri KWN Indonesia 2009, “Indonesia kaya
akan seni budaya, dimana tiap daerah punya ciri khas masing-masing. Berbagai
aktivitas seni budaya warisan leluhur perlu kita lestarikan. Ini sebuah
langkah positif untuk bisa kita perlihatkan kepada dunia. Lewat KWN ini,
kami yakin anak-anak Indonesia bisa menyajikan karya mereka untuk mendukung
pelestarian seni budaya Indonesia yang adiluhung”. 
 
KWN Indonesia 2009
 
Persyaratan untuk mengikuti KWN 2009, satu kelompok peserta terdiri dari
2-10 siswa dan didampingi seorang guru pembimbing. Pada tahap awal seluruh
peserta dari seluruh kota di Indonesia akan dikompetisikan untuk membuat
storyline/naskah/jalan cerita yang kemudian oleh tim juri dari seluruh
partner akan disaring (screening) menjadi 10 storyline terbaik dan kemudian
mereka akan mendapatkan training dan pelatihan pembuatan video dari PGI dan
Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Pelatihan IKJ diberikan bertujuan bukan
sekadar memberikan kemampuan para finalis untuk memberikan sentuhan estetis
pada setiap karyanya akan tetapi harapannya adalah agar mereka bisa
melahirkan karya monumental dan menjadi kebanggaan bangsa.
Tahapan berikutnya, bagi peserta yang lolos 10 besar, Panasonic memberikan
hadiah berupa masing-masing 1 unit Panasonic E-Cam VDR-D50 dan menyediakan
berbagai perangkat produksi lengkap, guna mendukung mereka dalam memproduksi
karya video yang berkualitas tinggi.

Aspek penjurian video terdiri dari 5 bidang, yakni (1) Aspek penulisan
meliputi kreativitas, originalitas, dan kandungan lokal; (2) Aspek
Videografi meliputi kualitas gambar, fokus objek, tata cahaya dan warna; (3)
Aspek Suara meliputi kejelasan suara, kemampuan narasi, efek suara dan
musik; (4) Aspek Editing meliputi harmonisasi dalam penggabungan klip-klip,
efek visual, dan tampilan terjemahan dalam bahasa Inggris; (5) Aspek
komprehensif meliputi kejelasan dan akurasi tema.

Susunan Dewan Juri KWN tahun ini di antaranya adalah Istiqlal Taufik (HRS
Director PGI), Subagjo Budisantoso (Wakil Dekan bidang Kerjasama IKJ),
Brigitta Isworo Laksmi (wartawan senior Kompas), Titin Rosmasari (Pemimpin
Redaksi Trans 7), Ari Budiharto (Manager Trainer iBOx), Albar Daengparani
(Manager Sales and Support PT Senjaya Bersama Utama) dan Israr Ardiansyah
(Media Outreach Coordinator WWF-Indonesia).

Karya peserta kompetisi KWN dalam format video berdurasi maksimal 5 menit
dengan berbagai alternatif konten, antara lain film dokumenter, reportase,
drama, animasi kartun, dan materi kreatif lainnya. Seluruh pengambilan
gambar menggunakan Panasonic Camera dan hasil video direkam dalam DVD
Panasonic. Transkrip ucapan bahasa Indonesia dan diterjemahkan dalam teks
berbahasa Inggris.

Sekilas tentang KWN
 
Penyelenggaraan KWN dimulai pada tahun 1989 oleh Panasonic Amerika Serikat.
Kemudian menyebar ke negara lain di Eropa, Asia dan Jepang. Hingga saat ini,
tidak kurang dari 10.000 pelajar dari 626 sekolah di 24 negara telah
berpartisipasi dalam program tahunan tersebut. Di Indonesia, KWN pertama
kali diselenggarakan pada 2004. KWN dirancang sebagai program untuk
meningkatkan kreatifitas dan kerjasama para siswa. Dengan bimbingan para
gurunya, dari KWN ini diharapkan para siswa bisa meningkatkan kepekaan
mereka terhadap lingkungan dan tempat tinggal mereka.

Untuk keterangan lengkap KWN Global, silakan klik ke
 

 
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Santi Turino
Corporate Communications Manager – PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika 14 (Cawang II), Jakarta 13630
Phone : +62-21-8090108 ext.2601
Fax : +62-21-80883504
e-mail : santi.s@...
   
Radityo Djadjoeri
Bizzcomm
Mobile: 0817-9802250
 
 
 

#1112 From: "mediacare" <mediacare@...>
Date: Tue Nov 10, 2009 6:07 pm
Subject: Hari ini: Pengumuman pemenang "Kid Witness News 2009"
mediacare@...
Send Email Send Email
 
Dear All,
 
Pada hari ini, Selasa (10 November 200) di Jakarta akan digelar Grand Final "Panasonic Kid Witness News 2009". Dalam seremoni nasional ini akan hadir seluruh 10 finalis dari berbagai kota.

Berikut daftar 10 finalis:

1. SMPN 2 Jayapura: "Upacara Bakar Batu Di Lembah Baliemku"

2. SMPN 4 Surakarta: "Ibuku Seorang Buruh Batik"

3. SD Salman Al-Farisy Bandung: "Lestarikan Legong"

4. SMPN 173 Jakarta: "Kami Bisa, Hal Kecil Menyelematkan Lingkungan"

5. SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta "Kearifan Lokal Desa Pinggir Kelurahan Telukan"

6. SD Jubilee, Jakarta: "Wayang Kulit"

7. SMPN 4 Pekanbaru: "Mengenal Lebih Dekat"

8. SMP Islam Dian Didaktika: "Butterfly"

9. SMPN 1 Depok (Jawa Barat): "Seruni Sahabatku Dari Baduy"

10. SMP Nasima, Semarang: "Berburu Suweg Raksasa Dan Sampah Demi Sekolah"


Siapakah pemenangnya?
 
 
Facebook:
Radityo Djadjoeri

#1111 From: "mediacare" <mediacare@...>
Date: Tue Nov 3, 2009 5:44 am
Subject: Siaran Media: Muji asal Jepang hadirkan toko perdana di Indonesia
mediacare@...
Send Email Send Email
 

Siaran Media

 

Muji asal Jepang hadirkan toko perdana di Indonesia

 

Pada hari Sabtu (31/10)  lalu, Muji asal Jepang membuka toko bernuansa gaya hidup (life-style shop) yang perdana di Indonesia.  Berlokasi di Plaza Indonesia Jakarta, Muji menyasar  kalangan anak muda dari kelas menengah atas. Toko seluas 400 meter persegi ini menyediakan sekitar 2,300 item, yang terdiri dari barang keperluan sehari-hari seperti stationery, pakaian, peralatan dapur, perlengkapan tidur, kosmetik dan sepatu. Muji dikenal karena menyediakan produk dengan konsep no brand dan ramah lingkungan. Untuk produk yang disediakan di Muji Plaza Indonesia, sekitar 15 persennya merupakan produk daur ulang.

 

Dalam acara pembukaan hadir Tadamitsu Matsui, Chairman Ryohin Keikaku Inc., Duta Besar Jepang untuk  Indonesia Shiojiri Kojiro, Andrianto Suhartono Chief Executive Officer (CEO) Grup AJBS (Anak Jaya Bapak Sejahtera) dan Russell Loh, General Manager Muji Indonesia.

 

"Pembukaan toko Muji yang perdana di Indonesia ini dapat terwujud berkat dukungan dari Grup AJBS yang memiliki cakupan bisnis yang luas dan pengalaman bisnis yang luar biasa," tutur Tadamitsu Matsui, Chairman Ryohin Keikaku Inc.

 

Matsui menjelaskan, Indonesia sebagai negara dengan penduduk nomor empat terbesar di dunia punya potensi pasar yang luar biasa. "Meskipun saat ini Muji berkembang di negara maju, namun kami lihat ada kemiripan antara pasar Indonesia dengan pasar Cina. Oleh karena itu, kami menaruh harapan besar, produk Muji bisa diterima di Indonesia seperti halnya di Cina," ungkap Matsui.

 

Menurut Russell Loh, General Manager Muji Indonesia, untuk tahap awal Muji akan membuka 4 toko di wilayah Jabodetabek. "Lalu dalam tiga tahun Muji akan membuka delapan toko di beberapa kota besar di Indonesia," ujar Loh. Sedangkan Duta Besar Shiojiri Kojiro, saat diminta komentar mengenai pembukaan toko MUJI, menyatakan Indonesia merupakan negara yang penting bagi Jepang. "Saat ini, ekonomi dan kesejahteraan di Indonesia mulai meningkat. Untuk meneruskan situasi ini, Indonesia perlu investasi yang baik, dan sebagian besar investasi Jepang di Indonesia masuk dalam kategori bisnis ritel," ungkap Shiojiri. "Sebagai Dubes Jepang, saya berupaya agar lebih banyak lagi investasi Jepang di  Indonesia, dan Muji merupakan salah satu yang tertarik untuk mengembangkan pasarnya di Indonesia. Saya menyambut baik atas kerjasama Muji dan AJBS untuk membuka toko yang perdana ini," papar Dubes Shiojiri.

 

Saat ini Muji telah hadir di 16 negara dengan jumlah toko sebanyak kurang lebih 500, dan menjual aneka jenis pakaian, aksesoris dan makanan, yang merupakan life-style shop yang dinanti  kehadirannya di berbagai negara. Indonesia adalah negara ke-17 dimana Muji hadir.

 

 

Untuk keterangan lebih lanjut silakan hubungi:

 

 

Radityo Djadjoeri

Bizzcomm

Mobile: 0817-9802250

E-mail: mediacare@...

 

 

Facebook:
Bizzcomm Indonesia

#1110 From: "Gina Rahmawati S" <gina_r@...>
Date: Wed Oct 28, 2009 8:04 am
Subject: Beri Untung Banyak Bagi PelangganEsia Pemburu Untung,
gina_r@...
Send Email Send Email
 

Dear Rekan – rekan Media,

 

Bakrie Telecom kembali mewujudkan rasa terima kasih kepada pelanggan setianya melalui program “Esia Pemburu Untung.”

Dengan mengikuti program ini, pelanggan prabayar Esia mempunyai kesempatan untuk memenangkan hadiah hingga senilai total 1 Milyar Rupiah, di antaranya hadiah utama satu unit mobil Toyota Rush yang diundi pada periode terakhir di bulan Oktober ini.

Program Esia Pemburu Untung merupakan salah satu program dari sekian banyak program-program yang memberi keuntungan bagi pelanggan yang dibuat untuk menunjukkan komitmen Bakrie Telecom pada pelanggan Esia.

Semoga dapat menjadi bahan berita yang cukup menarik.

Terima kasih.

 

 

Gina Rahmawati

Corporate Communications

PT Bakrie Telecom Tbk.

 

 

SIARAN PERS

Esia Pemburu Untung,

Beri Untung Banyak Bagi Pelanggan

Program Terbaru Esia Mempertahankan Loyalitas Pelanggan

 

Hadiah Mobil dari ESIAJakarta, 28 Oktober 2009. PT. Bakrie Telecom, Tbk, pemilik layanan telekomunikasi hemat Esia, Wifone, dan Wimode, meluncurkan program Esia Pemburu Untung bagi pelanggan. Hadiah utama satu unit mobil Toyota Rush, diserahkan hari ini di Jakarta oleh Ridzki Kramadibrata, EVP Marketing, Product, dan CRM, kepada Abraham, pemenang dari Serang, Banten. Periode selanjutnya, Esia Pemburu Untung memberikan hadiah-hadiah senilai 1 Milyar Rupiah, termasuk satu unit mobil Nissan XTrail. [photo by BTELPR/ yudha]

 

Jakarta, 28 Oktober 2009

            Salah satu indikator keberhasilan operator telekomunikasi tidak saja terletak pada kemampuannya memperoleh tambahan pelanggan baru, tapi juga pada keseriusannya mempertahankan kesetiaan pelanggan. Apalagi iklim persaingan di industri ini juga berjalan semakin ketat dan membuat pelanggan memiliki banyak alternatif untuk mendapatkan layanan telekomunikasi. Hal inilah yang disadari benar oleh Bakrie Telecom sehingga meluncurkan program WIN yang telah berjalan sampai dengan WIN 7. Keberhasilan program ini memacu Bakrie Telecom semakin kreatif, hingga memunculkan tema baru “Esia Pemburu Untung” untuk periode WIN 8.

            Dengan mengikuti program ini, pelanggan prabayar Esia mempunyai kesempatan untuk memenangkan hadiah hingga senilai total 1 Milyar Rupiah. Di antaranya hadiah utama satu unit mobil Toyota Rush yang diundi pada periode terakhir di bulan Oktober ini.

            Pelaksanaan program yang sudah kesekian kalinya ini menunjukkan dengan jelas bahwa pelanggan sangat menggemarinya. Dalam setiap periode, tentu saja dilakukan berbagai perbaikan dan penambahan benefit bagi pelanggan. Dari sisi distribusi hadiah yang mencapai nilai 1 Milyar Rupiah, juga jelas terlihat penyebaran yang merata dan fair bagi seluruh pelanggan. Hadiah utama mobil bahkan diraih pelanggan Esia di Serang, Banten, sementara hadiah-hadiah besar lainnya diraih Bandung dan kota-kota lain yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

            “Ciri khas program Esia terletak pada kesederhanaanya. Pelanggan tidak perlu mengikuti berbagai prosedur untuk bisa merasakan keuntungan Esia. Semuanya dibuat mudah dan langsung bisa dirasakan manfaatnya”, kata Ridzki Kramadibrata, Executive Vice President Marketing, Product, and CRM.

            Menurutnya, program Esia Pemburu Untung merupakan salah satu program dari sekian banyak program-program yang memberi keuntungan bagi pelanggan yang dibuat untuk menunjukkan komitmen Bakrie Telecom pada pelanggan Esia. ”Ini bentuk penghargaan kami pada pelanggan dan semuanya mengacu pada satu kalimat sederhana: Untung Pakai Esia”, tegasnya Ridzki.

            Cara mengikuti program ini dibuat cukup mudah. Bagi pelanggan yang telah aktif dapat langsung bergabung, sedangkan yang belum aktif dapat melakukan registrasi dan mengirimkan kode 4 digit terakhir kartu isi ulang Esia prabayar. Setelah tergabung pelanggan Esia dapat mengumpulkan sebanyak-banyaknya poin yang akan diundi dalam 4 periode. Periode pertama 10 – 30 Juni 2009, periode kedua 1 - 31 Juli 2009, periode ketiga 1 – 31 Agustus 2009 dan periode terakhir 1 – 30 September 2009.

            Pelanggan dapat berburu poin melalui beberapa cara. Pertama dengan mengirimkan SMS 4 angka terakhir dari kode voucher isi ulang dan dikirimkan ke 222. Selanjutnya pelanggan juga dapat mengikuti kuis pertanyaan harian. Disamping itu pelanggan dengan minimun pemakaian 50 ribu setiap minggunya akan mendapatkan poin khusus. Poin-poin inilah yang akan diundi pada tiap periodenya untuk mendapatkan hadiah mobil, motor maupun hadiah harian uang tunai senilai Rp 1 juta untuk 120 orang pemenang.

            Esia di saat bersamaan juga meluncurkan program “Esia Pemburu Untung 2” dengan cara  yang lebih mudah dan menarik. Hadiah untuk periode ini juga mencapai nilai 1 Milyar Rupiah, dengan hadiah utama satu unit mobil Nissan Xtrail. Pelanggan dapat mengikuti kuis dengan menjawab sebanyak mungkin sehingga bisa mendapat hadiah langsung perhari, kemudian jika pelanggan menjawab soal Bonus yang dikirimkan pada hari tertentu, maka pelanggan juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan Kupon yang bisa ditukar dengan berbagai hadiah menarik. Untuk Esia Pemburu Untung 2, bahkan pelanggan semakin dimudahkan karena dapat memilih tema pertanyaan, di antaranya : Musik, Selebritis, Sepakbola, Islami, dan Umum.

            “Yang pasti semua pelanggan yang mengikuti Esia Pemburu Untung  berhak untuk mendapatkan Ringtone dan Wallpaper gratis. Selain itu ada hari dimana semua pelanggan dapat menjawab sebanyak mungkin hanya dengan membayar Rp 2000,-. Bahkan pelanggan yang sudah menang di periode sebelumnya, tetap berkesempatan memenangkan hadiah di periode selanjutnya. Jadi ayo ikut Esia Pemburu Untung, karena pasti akan memberikan keuntungan yang berlipat bagi semua pelanggan Esia”, himbau Ridzki pada saat acara berlangsung.

            “Untung Pake Esia bukan hanya sekedar slogan. Kami wujudkan dalam berbagai program dan tawaran yang benar-benar dirasakan pelanggan. Tersedia pula berbagai potongan harga di restoran atau tempat rekreasi keluarga. Dalam program Pemburu Untung, pelanggan Esia juga punya kesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah”, tutup Ridzki.

 

 

Keterangan lebih lanjut :

Corporate Communications

PT Bakrie Telecom Tbk.

021 – 91 10 11 12

www.myesia.com

 

 


2 of 2 Photo(s)

#1109 From: MGR <indunisi@...>
Date: Tue Oct 27, 2009 7:45 am
Subject: Invitation to First Erasmus Lecture on Humanism, by Goenawan Mohamad
indunisi
Offline Offline
Send Email Send Email
 
First Erasmus Lecture on Humanism

“Humanism in the thoughts of prominent Indonesians: Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka and Pramoedya Ananta Toer”

Wednesday, 28 October 2009, 19.30 hrs.

Goenawan Mohamad, Budayawan (publicist on culture and philosophy) 

Erasmus Huis

On this day, the birthday of the Dutch philosopher Desiderius Erasmus, more than 550 years ago, the Erasmus Huis wants to draw attention to the philosophical heritage of Erasmus and its relevance to the present time by organising a lecture and discussion: in the spirit of Erasmus’ own words â€Civis mundi sum’ / I am a world citizen.

Erasmus is often referred to as â€the humanist’; he has given an important impulse to the development and spreading of this body of thought. The concept â€humanism’ does not have a univocal meaning and will have different interpretations and relevance depending on time and place. For Erasmus it was foremost the conviction that the spiritual strength, that is needed to take life to its highest potential, is evoked by entering discussion with great thinkers, who have those strengths. Beside that, time and time again he pleaded for tolerance between the different beliefs. He placed common sense above dogmatic standpoints.

At Erasmus Huis Mr Goenawan Mohamad will present the English version of his lecture on humanism in the thoughts of a number of prominent Indonesians: Soekarno, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka and Pramoedya Ananta Toer. Mr Goenawan Mohamad has for long been a key figure in the political and cultural world of Indonesia as an editor, curator and publicist, always presenting his own independent views.

Erasmus Huis
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan Jakarta 12950

----------------


Erasmus

Senin, 26 Oktober 2009

Ini akhir pekan Erasmus. Saya diminta bicara tentang humanisme dalam pandangan Indonesia untuk ulang tahun tokoh humanisme Eropa yang lahir 27 Oktober 1466 itu di Erasmus Huis, Jakarta. Saya tak tahu banyak tentang humanisme abad ke-15 Eropa, dan yang pertama kali saya ingat tentang Erasmus adalah apa yang dikatakan Luther tentang dia. Bagi Luther, pemula Protestantisme yang pada akhirnya mengambil posisi yang tegas keras menghadapi Gereja itu, Erasmus ibarat ”belut”. Licin, sukar ditangkap.

Erasmus memang tak selamanya mudah masuk kategori, tak mudah menunjukkan di mana ia berpihak, ketika zaman penuh hempasan pertentangan keyakinan theologis. Pada mulanya ia membela Luther, ketika pembangkang ini diserang dan diancam, tapi kemudian ia menentangnya, ketika Luther dianggapnya semakin mengganas dalam menyerang Roma. Dalam sepucuk suratnya kepada Paus Adrianus VI, Erasmus sendiri mengatakan, ”Satu kelompok mengatakan hamba bersetuju dengan Luther karena hamba tak menentangnya; kelompok lain menyalahkan hamba karena hamba menentangnya….”

Bagi Erasmus, sikapnya menunjukkan apa yang disebut di zamannya sebagai civilitas. Dalam kata-kata sejarawan Belanda terkemuka, Huizinga, itulah ”kelembutan, kebaikan hati, dan moderasi”.

Perangai tokoh humanisme abad ke-15 ini agaknya seperti sosok tubuhnya. Kita hanya bisa melihat wajahnya melalui kanvas Holbein di Museum Louvre: kurus, pucat, wajah filosof yang meditatif dan sedikit melankolis. Tetapi ia—yang merupakan pengarang terlaris di masanya ini (seorang penjual buku di Oxford pada 1520 mengatakan, sepertiga bukunya yang terjual adalah karya-karya Erasmus)—juga seorang yang suka dipuji. Dan di balik sikapnya yang santun, ada kapasitas untuk menulis satire yang sangat berat sebelah yang menyerang Paus Julius II. Dalam satire ini, Santo Petrus bertanya kepada Julius di gerbang akhirat: ”Apa ada cara mencopot seorang Paus yang jahat?” Jawab Julius: ”Absurd!”

Pada akhirnya memang tak begitu jelas bagaimana ia harus diperlakukan. Ia meninggal di Basel, Swiss, pada 1536, tanpa disertai seorang pastor, tanpa sakramen Gereja. Tapi ia dapat kubur di katedral kota itu.

Agaknya itu menggambarkan posisinya: seorang yang meragukan banyak hal dalam agama Kristen, tapi setia kepada Gereja. ”Aku menanggungkan Gereja,” katanya, ”sampai pada suatu hari aku akan menyaksikan Gereja yang jadi lebih baik.”

Mungkin itulah sebabnya yang selalu dikagumi orang tentang pemikir ini adalah seruannya untuk menghadapi perbedaan pikiran dengan sikap toleran dan mengutamakan perdamaian. ”Tak ada damai, biarpun yang tak adil sekalipun, yang tak lebih baik ketimbang kebanyakan perang.”

Dari sini agaknya orang berbicara tentang ”humanisme Kristen” bila berbicara tentang Erasmus—atau, dalam perumusan lain, ”rasionalisme religius”. Dalam jenis ”rasionalisme” ini, skeptisisme dan rasa ingin tahu, curiositas, diolah dengan baik, tapi pada akhirnya tetap dibatasi oleh apa yang ditentukan agama. Tak mengherankan bila Ralf Dahrendorf menyebut posisi Erasmus sebagai ”leise Passion der Vernunft”, gairah yang lembut untuk akal budi.

Dalam hal itu, Erasmus memang tak bisa diharapkan akan mengatasi pikiran yang umum di zamannya—yang tak amat leluasa dan luas. Di abad ke-21 sekarang, rasa ingin tahu yang dikendalikan oleh iman bukanlah sikap ilmiah maupun filsafat. Itu hanya sikap yang membuat pemikiran buntu.

Dalam kasus lain, Erasmus juga bisa tidak konsisten. Pernah untuk menghadapi kritik pedas Ulrich von Hutten—seorang tokoh Reformasi Jerman yang teguh tapi sengsara—Erasmus ikut bersama para tokoh Gereja di Basel untuk mengusir orang itu dari kota. Dalam kasus lain, Erasmus memang penganjur jalan damai menghadapi Turki, tapi ia tetap memandang ”Turki” sebagai yang tak setara dengan Eropa yang Kristen.

Pendek kata, pada diri Erasmus ada nilai-nilai yang mengagumkan dari humanisme, tapi juga ada unsur yang menyebabkan humanisme itu dikecam. Humanisme ini sejak mula—dengan kegairahannya mempelajari khazanah yang tak hanya terbatas pada kitab agama, tapi juga karya-karya Yunani kuno yang ”kafir”—yakin bahwa kita, sebagai manusia, dapat menangkap dunia obyektif dengan menggunakan akal budi. Di dalamnya tersirat asumsi bahwa (tiap) manusia adalah identitas yang tetap, atau ”diri” dan ”subyek” yang utuh dan tak berubah. Subyek ini menentukan makna dan kebenaran. Pikiran manusia menangkap dunia sebagaimana adanya dan bahwa bahasa merupakan representasi dari realitas yang obyektif.

Dalam perkembangannya kemudian, pandangan seperti ini terbentur kepada apa yang jadi tajam sejak abad ke-19 Eropa. Dan itu ketika manusia, sebagai subyek yang ulung, jadi penakluk ”yang-lain” di sekitarnya. Ternyata sang subyek tak seluruhnya bisa dikatakan utuh, tetap, dan rasional. Tak berarti manusia sia-sia.

Erasmus sendiri menulis sebuah karya satire yang termasyhur, Encomium Moriae, yang dalam bahasa Inggris terkenal sebagai The Praise of Folly. Di dalamnya, folly atau laku yang gebleg, yang tak masuk akal, dipujikan. ”Tak ada masyarakat, tak ada kehidupan bersama, yang dapat jadi nyaman dan awet tanpa sikap gebleg.” Dengan sikap gebleg itulah manusia mencintai, bertindak berani, termasuk berani menikah, apalagi cuma sekali, dan dengan sikap yang tak masuk akal pula ia percaya kepada apa yang diajarkan agama.

Mungkin manusia selalu harus mengakui ada yang lain yang menyertai satu sisi dari dirinya dan satu bagian dari dunianya. Yang lain dan yang tak cocok bahkan tak senonoh itu tak dapat dibungkam—atau manusia hilang dalam kepongahan dan ketidakadilan.

Goenawan Mohamad

http://www.tempointeraktif.com/hg/caping//2009/10/26/mbm.20091026.CTP131796.id.html



Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!

#1108 From: findi k <blueroadrunner_21@...>
Date: Thu Oct 29, 2009 9:11 am
Subject: Siaran Berita Greenpeace 29 Oktober 2009 - Greenpeace: Para pemimpin Uni-Eropa harus membantu SBY melindungi hutan Indonesia
findiken
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Vesri
Inggris dibawah


Greenpeace: Para
pemimpin Uni-Eropa harus membantu SBY melindungi hutan Indonesia

Jakarta,
29 Oktober 2009- Para aktivis Greenpeace membentangkan spanduk berukuran 20x50
meter dengan
gambar wajah Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Nicholas
Sarkozy
di lahan gambut yang baru saja diancurkan di Sumatra. Kegiatan ini dilakukan
menjelang konferensi pemimpin Uni-Eropa yang dimulai hari ini di Brussels,
Belgia.

Aksi kemarin di Indonesia menandai peluncuran
rangkaian kegiatan di Kamp Pembela Iklim Greenpeace di Riau yang diharapkan
memancing perhatian para pemimpin dunia akan pentingnya melindungi hutan
sebagai langkah penting mengurangi emisi gas rumah kaca untuk menghindari
perubahan iklim.

“Uni Eropa mengakumulasi utang karbon
historisnya dengan memicu deforestasi dan penghancuran hutan di luar negara
mereka. Saatnya kini para pemimpin Uni Eropa bertanggung jawab untuk
berkomitmen memberi bantuan dana publik dalam jumlah yang sepadan untuk
mencegah hilangnya hutan tropis yang tersisa.” tegas Bustar Maitar, Juru
Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara.

Indonesia memiliki laju deforestasi tertinggi
diantara negara-negara yang memiliki hutan di dunia dan menjadi contoh nyata
perlunya rencana matang yang didukung dengan dana bantuan internasional untuk
melindungi hutan tropis. Dimotori permintaan pasar dunia terhadap produk kertas
dan minyak kelapa sawit, sejak 1950 lebih dari 74 juta hektar hutan Indonesia
telah sepenuhnya hancur, ditambah area sekitar yang juga mengalami kerusakan
berat.

Kehancuran lahan gambut di Indonesia saja bertanggungjawab atas 4% emisi global
gas rumah kaca hasil tindakan manusia, menjadikan Indonesia negara ketiga
terbesar penghasil gas rumah kaca setelah Amerika Serikat dan Cina. Tingginya
emisi tersebut disebabkan oleh dua alasan – pesatnya laju deforestasi dan
degradasi serta pembakaran lahan gambut. Lahan gambut di Asia Tenggara
diperkirakan menyimpan 42 milyar ton karbon dan sekitar 80% atau 35 milyar ton
dari jumlah tersebut tersimpan di Indonesia. Lahan gambut di Indonesia mewakili
hanya kurang dari 0,1% dari luas tanah di bumi namun bertanggung jawab akan 1,8
milyar ton emisi per tahun.

Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengidentifikasi industri kayu, minyak
kelapa sawit, pertanian, sertapulp (bubur kertas) dan kertas sebagai penyebab
kekeringan lahan gambut, deforestasi
dan emisi yang dihasilkan Indonesia. Dalam laporan disebutkan bahwa bila tidak
ada tindakan tegas yang dilakukan, diperkirakan kadar pelepasan emisi tersebut
akan terus meningkat.

Pada pertemuan negara-negara G20 di
Pittsburgh, Amerika Serikat, Presiden Yudhoyono berkomitmen mengurangi emisi
karbon Indonesia sebesar 26% pada tahun 2020 – meningkat ke angka 41% dengan
dukungan internasional. Dengan melakukan ini, Presiden menunjukkan kemauan
keras dan kepemimpinan yang kuat dari Indonesia. Semangat ini sangat dibutuhkan
untuk membantu dunia menghindari kekacauan iklim.

“Sebagai Presiden dari negara dengan hutan
tropis terbesar yang tersisa, kata-kata Presiden Yudhoyono adalah harapan untuk
jutaan orang yang sudah menderita akan dampak perubahan iklim. Agar beliau
dapat mengubah komitmennya menjadi tindakan, beliau membutuhkan bantuan
finansial dari negara-negara maju untuk mewujudkan komitmennya. Para pemimpin
Uni-Eropa harus menunjukkan sikap kepemimpinan seperti Presiden Yudhoyono dan
berikan  dukungan nyata terhadap sesuatu
yang mereka percayai, dengan  segera
memberikan dana” jelas Shailendra Yashwant, Direktur Kampanye Greenpeace Asia
Tenggara.

Bagi Greenpeace, dukungan Uni-Eropa harus ditunjukkan setidaknya dengan
komitmen yang jelas dari para pemimin Uni Eropa untuk:
	 1. Mendukung pengembangan pendanaan global untuk iklim dibawah Perjanjian Iklim
UNFCCC, dijalankan oleh mekanisme finansial baru yang kuat dan mengikat secara
hukum yang akan menggerakkan setidaknya 30 milyar Euro dari pendanaan publik per
tahun untuk periode 2013-2020, ditujukan untuk pembiayaan pengembangan dan
implementasi rencana nol deforestasi di negara-negara tropis.

	 1. Meniadakan skema kredit pertukaran-emisi pada hutan (forest offset) dari
pasar karbon internasional – REDD harus menjadi tambahan untuk pengurangan
emisi dalam negeri dari negara-negara Annex 1 dan tidak boleh menciptakan
kerugian untuk perubahan yang diperlukan menuju ekonomi masa depan yang rendah
karbon

	 1. Mempromosikan tujuan membawa laju deforestasi hutan tropis menuju angka nol
sebelum 2020 – Upaya untuk mengurangi namun tidak mengakhiri deforestasi
tropis tidak hanya akan memperpanjang masalah, namun juga tidak akan
menghadirkan hasil yang diperlukan untuk menghindari bahaya perubahan iklim,
kepunahan spesies dan kehancuran ekosistem.

	 1. Mengutamakan perlindungan hutan alam seutuhnya (REDD), dan meniadakan
subsidi untuk kegiatan hutan untuk industri (REDD+) yang akan mengancam
keanekaragaman hayati dan kesatuan ekologi, serta seringkali menjadi jalan untuk
tindak deforestasi. Sangatlah penting untuk memastikan pendanaan publik untuk
REDD tidak digunakan untuk subsidi perkebunan tanaman industri (“HTI”),
penebangan kayu di hutan tropis dan konversi hutan alam menjadi perkebunan.
	 2. Menyatakan secara jelas bahwa masa depan mekanisme REDD dikeluarkan dan
dirancang untuk berkontribusi terhadap tujuan Perjanjian PBB terhadap
Keanekaragaman Hayati. Dampak terhadap keanekaragaman hayati harus secara
eksplisit dipertimbangkan dalam segala tata cara, peraturan dan kegiatan REDD.

Greenpeace adalah organisasi kampanye global
independen yang beraksi untuk mengubah sikap dan perilaku, untuk melindungi dan
melestarikan lingkungan, serta mempromosikan perdamaian.


Kontak:
Bustar
Maitar, Jurukampanye Hutan, Greenpeace Asia Tenggara, tel: +6281344666135
Martin
Baker, Direktur Komunikasi, Greenpeace Asia Tenggara, tel +6281315829513

Untuk
infromasi lebih lanjut kunjungi:  http://www.greenpeace.or.id

--------------------------------------------------------------------------------\
-------------------------


EU leaders must help SBY to protect Indonesia’s forests:
Greenpeace.

Jakarta,
28 October 2009- Greenpeace activists placed two 20 x 50 meter banners with the
portraits of
German Chancellor Angela Merkel and French President Nicholas Sarkozy on
recently cleared peat land in Sumatra, ahead of the European Union leaders
summit that begins in Brussels on October 29.

Today's action in Indonesia marks the launch
of activities at the Greenpeace Climate defenders Camp in Riau to bring the
world leaders attention to the need for the protection of forests as the most
urgent measure to reduce greenhouse gas emissions to avert climate change.

“The EU has accumulated a historical carbon
debt by fuelling deforestation and forest degradation abroad. It is now the
responsibility of European leaders to commit a substantial amount of public
funding to stop the last remaining tropical forests from going up in smoke.”
Said Bustar Maitar, Greenpeace South East Asia forest campaigner

Indonesia has the fastest rate of
deforestation amongst all major forested countries in the world and provides a
stark example of the need for a robust plan and the provision of international
funds to protect tropical forests.  Driven by global market demands for palm oil
and paper products, since
1950 over 74 million hectares of Indonesia’s forest have been destroyed
completely, with additional areas being severely degraded.

The destruction of Indonesia’s peatlands
alone accounts for 4% of global human induced greenhouse gas emissions,
propelling Indonesia to become the world’s third largest greenhouse gas
emitter, after the US and China. The reason these emissions are so high is
twofold – the rapid rate of deforestation and the related degradation and
burning of peatlands. Southeast Asian peatlands are estimated to store 42 Gt of
carbon and of this about 35 Gt (83%) are held by peatlands in Indonesia. These
Indonesian peatlands represent less than 0.1% of the land on earth yet are
responsible for 1.8 billion tones of climate changing emissions per year.

The Indonesian Government recently identified
oil palm, pulp and paper, agriculture, and logging industries as the main
causes of drainage of peatlands, deforestation, and the resulting
emissions.  The report predicts, unless
action is taken, that these emissions will continue to increase.

At last month’s G20 meeting in Pittsburgh,
USA, President Yudhoyono pledged a 26% cut in Indonesia’s carbon emissions by
2020 – rising to 41% with international support. By doing so he demonstrated
Indonesia’s willingness and the kind of strong leadership that is critical to
helping the world avoid climate chaos.

“As President of the country with the largest
remaining tropical forests in the region and therefore, with most to lose, Mr.
Yudhoyono’s words are a sign of hope for the millions of people who are
already
suffering the impacts of climate change. For him to be able to turn his
commitment into action, he needs financial assistance from developed countries
to make his commitment real. The EU leaders must show leadership like he has
and put their money where their mouth is.” said Shailendra Yashwant, Campaign
Director, Greenpeace Southeast Asia.


For Greenpeace, a good EU position should
include, as a minimum, a clear commitment by the European leaders to:

1.              Support the development of a
global fund for forests under the Climate Convention, replenished through a new
robust and binding financing mechanism, that will mobilize at least EUR 30
billion of public funding annually for the period 2013-2020, to finance the
development and implementation of zero deforestation plans in tropical
countries,

2.              Exclude forest offset credits
from the international carbon markets - REDD must be additional to domestic
emissions reductions by Annex I countries and must not create disincentives to
the necessary transformation towards a future low carbon economy,

3.              Promote the objective of bringing
gross tropical deforestation rate as close to zero as possible before 2020  -
Efforts to reduce, but not end gross
tropical deforestation, will only prolong the problem and will not provide the
results needed to avoid dangerous climate change, species extinction and
ecosystem breakdown.
4.              Prioritise the protection of
intact natural forests (REDD), and exclude subsidies for industrial forestry
activities (REDD+) which pose a threat to biodiversity and ecological
integrity, and often constitute a precursor to deforestation. It is
particularly important to ensure that future public funds for REDD are not used
to subsidise industrial tree plantations, logging activities in tropical
forests,
and the conversion of natural forests to forest plantations.
5.                         State clearly that the future REDD
mechanism is mandated and designed to contribute to the goals of the UN
Convention on Biological Diversity. Impacts on biodiversity must be explicitly
considered by all REDD activities, rules and modalities.

Greenpeace is an independent, global campaigning
organisation that acts to change attitudes and behaviour, to protect and
conserve the environment, and to promote peace.

Contacts:
Bustar
Maitar, Forest Campaigner, Greenpeace Sotheast Asia, tel: +6281344666135
Martin
Baker, Communications Director, Greenpeace Southeast Asia, tel +6281315829513

For
further information please visit http://www.greenpeace.or.id

#1107 From: "mediacare" <mediacare@...>
Date: Thu Oct 29, 2009 1:23 am
Subject: Fw: Undangan Seminar Citra Pariwara" "It's Time to Kill The Old Tricks".
mediacare@...
Send Email Send Email
 
Facebook:
Bizzcomm Indonesia

----- Original Message -----
From: "bayquni bayu" <bayquni_bayu@...>
To: "Mediacare" <mediacare@...>; "Groups, Communications Indonesia"
<communicationsIndonesia@yahoogroups.com>; "Groups, Komunikasi"
<komunikasi@yahoogroups.com>; "Groups, Bizzcomm" <bizzcomm@yahoogroups.com>;
<sru@...>; <rudy_handoko@...>;
<fred.hands@...>; <e_komalawati@...>;
<adi_nurmahdi@...>; <hdyanto@...>; <desideria@...>;
<dery-laksmono@...>; <dessy_kania@...>; <dvd_leonardo@...>;
<maltiussitorus@...>; <irwazarkasi@...>;
<d3komuidepok@...>; <d3komui@...>; <imes@...>;
<nasut_z@...>; <chendipriyatna@...>; <kikihakim@...>;
<nurul_haniza@...>; <ketut_mart@...>; <didit@...>;
<tri_diah@...>; <fred.hamds@...>;
<ita_haryono@...>; <arifpsa@...>; <fennyng13@...>;
<hadrian26@...>; <archidena2000@...>; <info@...>;
<dekanfikom@...>; <agustina.zubair@...>
Sent: Wednesday, October 28, 2009 1:34 AM
Subject: Undangan Seminar Citra Pariwara" "It's Time to Kill The Old Tricks".


Dewan Perguruan Periklanan Indonesia
bekerja sama dengan
Kerangka Acuan




LATAR BELAKANG

Periklanan saat ini bukanlah
sekadar upaya menempatkan iklan di media massa konvensional seperti koran,
majalah, radio dan televisi saja, tetapi mempunyai konotasi yang jauh lebih
luas. Meskipun demikian, industri periklanan dalam mengembangkan diri, tetap
mengacu pada kepentingan kelima komponennya; yaitu : pengiklan, perusahaan
periklanan, media periklanan, industri penunjang periklanan (seperti
perusahaan
produksi dan jasa grafika, audio-visual, talenta, riset dan sebagainya) dan
khalayak.

Periklanan
modern tidaklah dapat hanya mengandalkan bakat dan kemampuan yang berkaitan
dengan ilmu komunikasi, seni dan budaya saja. Periklanan modern telah
demikian
kompleksnya sehingga membutuhkan insan-insan periklanan yang mempunyai
dasar-dasar pengetahuan yang luas, seperti: psikologi, pemasaran, filsafat,
riset pemasaran, statistik, manajemen, bahkan ilmu ekonomi dan teknologi
informasi.

Belum
lagi fakta bahwa dunia pemasaran dan periklanan global telah bermutasi
demikian
cepat sehingga bahkan dunia pemasaran dan periklanan nasionalpun tidak mudah
untuk mengikutinya. Perkembangan teknologi informasi, khususnya media
sosial,
telah memberikan peluang-peluang komunikasi pemasaran baru. Komunikasi
bukanlah
sekedar hanya terjadi antara pemrakarsa dengan khalayak penerima pesan, tapi
bahkan khalayak itu sendiri dengan sangat mudah dan cepat menjadi pemrakarsa
(baik dalam konteks meneruskan isi pesan awal, maupun menciptakan sendiri
pesan-pesan baru). Komunikasi pemasaran bukan lagi sekedar hanya satu arah,
bahkan bukan lagi dua-arah, tetapi multi-arah.

Dalam
menghadapi situasi seperti ini dan untuk mengantisipasi perubahan-perubahan
drastis dikemudian hari, maka perlulah seluruh pihak terkait dalam industri
ini
bersatu-padu dan saling bahu-membahu meningkatkan kualitas karya periklanan
di
Indonesia. Termasuk dalam hal ini adalah relasi antara para akademisi dan
praktisi.

Pada
bulan November 2009, PPPI akan menyelenggarakan kegiatan Festival Citra
Pariwara yang merupakan kegiatan rutinnya dan tahun ini adalah tahun ke-23
penyelenggaraan Festival Citra Pariwara. Sampai dengan tahun lalu, kegiatan
ini
telah diikuti oleh ke lima komponen utama industri ini.

Secara
umum, dapat dikatakan bahwa Festival Citra Pariwara bukanlah lagi sekedar
lomba
kreatifitas iklan. Kegiatan tersebut diakui oleh banyak pihak telah
mengambil
peran penting dalam meningkatkan industri periklanan dari segala sisinya.
Kegiatan ini bukanlah hanya khusus bagi insan-insan kreatif periklanan,
tetapi
telah menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh banyak pihak; baik sebagai
suatu forum membina networking,
sebagai kegiatan untuk menambah wacana, bahkan dalam rangka membina dan
mengembangkan hubungan bisnis.

Untuk tahun 2009, Festival
Citra Pariwara mengambil tema: "It's Time to Kill The Old Tricks".
Suatu tema yang menyimbolkan keinginan industri periklanan untuk terus
beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada di industri periklanan
sehingga
mampu mengantisipasi perubahan-perubahan nilai-nilai budaya dan perilaku
konsumen. Fokus utama dari Citra Pariwara 2009 adalah dalam mencermati
gejala
makin maraknya media sosial (social media)
yang sangat didukung oleh kemajuan teknologi (seperti Twitter, Facebook,
Kaskus, Youtube, Flicker, dan sebagainya). Belum lagi membanjirnya teknologi
baru untuk beriklan melalui telepon genggam dan teknologi televisi digital
yang
sudah di depan mata.

Dalam konteks ini, kami (DPP)
merasa bahwa kegiatan seminar Citra Pariwara (dan kegiatan-kegiatan
penunjang
lainnya) adalah suatu kesempatan yang sangat penting bagi para akademisi
untuk
dapat menyaksikan dan sekaligus menggali pengetahuan praktis dari berbagai
ahli
yang didatangkan dari berbagai negara. Kegiatan Festival Citra Pariwara
selalu
mendapatkan dukungan baik moral maupun finansial dari berbagai pihak di
industri periklanan sehingga sampai usianya yang ke 23 tahun ini dapat
diikuti
oleh berbagai khalayak dengan biaya yang sangat minim.

DPP dan PPPI telah membina
kesepakatan bahwa dalam rangka melibatkan lebih banyak lagi insan akademisi
dalam kegiatan seminar Citra Pariwara, maka insan akademisi akan diberikan
harga khusus yang sama dengan harga bagi anggota PPPI.


TUJUAN SEMINAR

Dengan berpartisipasinya kalangan insan akademisi dalam
seminar Citra Pariwara 2009, kami mengharapkan bahwa tujuan-tujuan di bawah
ini
dapat tercapai:

1.      Memfasilitasi
kesatuan pemahaman tentang perkembangan ilmu periklanan nasional yang
terjadi
dikalangan akademisi dan praktisi

2.      Untuk
bersama-sama memahami perkembangan dunia komunikasi pemasaran dan periklanan
global, sehingga akan memunculkan kebutuhan di dunia pendidikan, terutama
dalam
melahirkan kurikulum-kurikulum baru yang dibutuhkan oleh insan periklanan.

3.      Meningkatkan
peran akademisi dalam memberikan masukan-masukan baik berupa pandangan
teoritis, empiris maupun praktis kepada dunia praktisi periklanan nasional,
sekaligus untuk membina dan mengembangkan relasi dengan jaringan praktisi
periklanan dari berbagai negara.


BOBOT DAN PENYAJIAN

Seminar Festival Citra Pariwara
2009

Seminar akan dilaksanakan
selama 2 hari penuh dengan mengundang para praktisi dari berbagai bidang;
baik
terkait periklanan maupun media sosial. Mereka berasal dari manca-negara
(penyajian seluruh materi seminar dalam
bahasa Inggris). Dengan nara-sumber yang berkualitas internasional
tersebut, seminar ini dapat dinilai sebagai seminar periklanan berkelas
internasional yang di Indonesia hanya dapat ditemukan di Festival Citra
Pariwara 2009.

Dengan segala upayanya, panitia
Citra Pariwara 2009 akan mendatangkan tokoh-tokoh periklanan yang sudah
maupun
diperkirakan akan membuat "sejarah" di masa yang akan datang. Hal ini
dilakukan demi periklanan Indonesia agar dapat
terus bersaing dalam kompetisi global.
1.       Alokasi Tempat
& Waktu:

Senayan City Ballroom - Jakarta
18 & 19 November 2009
Pk. 09.00 - 17.00 WWIB

2.       Daftar
Acara:

Seminar Hari I  : 18 November 2009

09.00 - 09.30     : Pendaftaran Ulang
09.30 - 10.30     : Digital TV: Facing The Next Change
                           Pembicara: Supeno Lembang - CEO
Mediatama Anugrah Citra
10.30 - 11.00     : Rehat kopi
11.00 - 12.00     : Planning is About Creating Interaction
Pembicara: Sanchit Sanga - Regional
Director SE Asia GroupM
   Interactive
12.00 - 13.00     :
Makan siang
13.00 - 14.00     : Why Do We Need Our Own Media?
Pembicara: Jasmine Lee - Founder
& CEO, MNC Wireless Kuala
   Lumpur
14.00 - 14.30     :
Rehat kopi
14.30 - 15.30     : Unlimited Possibilities in Your Hand
Pembicara
1: (dari Research in Motion Asia Pacific, menunggu konfirmasi)
   Pembicara 2: (dari Nokia Asia Pacific,
menunggu konfirmasi)
15.30 - 16.00     : Rehat kopi
16.00 - 17.00     : Social Media Explotion in Asia
   Pembicara: (dari Nielsen ASPAC,
menunggu konfirmasi)

18.00 - 19.00     : Kopdar Social Media Indonesia (gratis)
                          Bersama: kaskus.com, koprol.com dan
DagDigDug Group


Seminar Hari II : 19 November 2009

09.00 -
09.30     : Pendaftaran Ulang
09.30 - 10.30     : Understanding Digital Advertising
                           Pembicara: (dari Leo Burnett ASPAC, menunggu
konfirmasi)
10.30 - 11.00     : Rehat kopi
11.00 - 12.00     : Advertising without An Ad
Pembicara: Jun Fukawa - Exec. Creative Director JWT Tokyo
12.00 - 13.00     :
Makan siang
13.00 - 14.00     : People Powered Advertising
Pembicara:
Melvin Mangada - Managing Partner/CCO dari TBWA/Santiago Mangada Puno,
Philippine
14.00 - 14.30     :
Rehat kopi
14.30 - 15.30     : Creativity Without Borders
   Pembicara: Sonal Dabral - Regional Creative
Director Bates 141
   Asia
15.30 - 16.00     :
Rehat kopi
16.00 - 17.00     : Production Technology Does Matter
Pembicara 1: Justin Woon  - Film Director, Post Production Owner dari
3riple8ight
Designs & Twisted Media, Malaysia
Pembicara 2: Michael Kristian
Wulian - CEO dari Infinite Frameworks Pte Ltd, Singapore

18.00 - 19.00     : Jumpa panel juri Citra Pariwra 2009
(gratis)
                          Do We Killed The Old Tricks?
[Pada
kesempatan ini juri-juri akan membahas karya-karya yang diperlombakan pada
Citra Pariwara 2009 dari ke 3 kategorinya]

19.00 - 20.00     : Presentasi 3 besar Daun Muda Award 2009
(gratis)
[Karya
ke 3 nominasi pemenang Daun Muda Award 2009; yaitu lomba khusus untuk insan
muda kreatif periklanan, akan ditampilkan pada kesempatan ini]

3.       Biaya
Pendaftaran :

Seminar satu hari (hari I atau II)        : Rp    500.000,-/orang
Seminar 2 hari (hari I dan II)             : Rp    750.000,-/orang
Seminar 2 hari + Malam Anugerah      : Rp  1.000.000,-/orang

Catatan:
·       Malam Anugerah Festival Citra Pariwara 2009 akan
dilaksanakan di Senayan City - The Hall, Jakarta pada hari Jum'at, 20
November
2009 mulai pk. 20.00 WWIB s/d selesai.
·       Harga di atas adalah harga khusus untuk insan akademisi
yang mendaftarkan diri melalui Sekretariat DPP. Pendaftaran tanpa melalui
Sekretariat DPP dapat dilakukan melalui www.citrapariwara.orgdengan harga
yang berlaku untuk khalayak umum (sekitar 50% lebih mahal).
·       Jadwal dan detil seminar terbaru dapat dilihat di
www.citrapariwara.org.

4.       Tata Cara
Pendaftaran :

·       Isilah
formulir terlampir dengan lengkap. Formulir dapat diperbanyak
sendiri bila dibutuhkan.
·       Kirimkan formulir tersebut ke Ibu Inge Soebrata melalui:
Email: ingesoebrata@..., atau
Faks : (021)
4585 0719
·       Pembayaran biaya seminar dilakukan melalui transfer ke:
PPPI Citra Pariwara
             BANK
MANDIRI
             Cabang
Jakarta Gedung Tira
             A/C:
124-00-9803536-4
·       Pendaftaran baru dianggap sah setelah DPP menerima
bukti transfer yang dikirim melalui faksimili atau email.
·       Pendaftar yang mendadak batal hadir hanya dapat
digantikan oleh peserta lain dari perguruan tinggi yang sama. Uang
pendaftaran
tidak akan dikembalikan bila ada peserta yang batal dan tidak digantikan.
·       Pendaftaran peserta seminar akan ditutup tanggal: 16 November 2009.
·       Tempat
terbatas, hanya tersedia 30 (tiga puluh)
tempat; masing-masing untuk seminar hari I dan II.
·       Kepada seluruh peserta seminar, DPP akan memberikan
sertifikat partisipasi. Sertifikat akan dikirimkan kepada Institusi peserta
oleh DPP maksimal 1 (satu) bulan setelah penyelenggaraan.
·       Bila ada hal-hal yang kurang jelas, dapat menghubungi Ibu
Inge Soebrata di:
Telepon: (021) 4585 0718 atau HP: 0818 77 5712 atau
alamat email di atas.


PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN

·       Bpk. RTS Masli                             -
Direktur Pelaksana DPP



PENUTUP

Demikian proposal ini diajukan.
Kami percaya bahwa kehadiran kalangan akademisi dari institusi pendidikan
sebagai
peserta seminar adalah nilai tambah bagi dunia periklanan nasional untuk
selalu
bercermin dan selalu mengkinikan diri agar dapat membentuk generasi kreatif
bagi industri periklanan Indonesia di masa depan.

Kami sangat mengharapkan bahwa
pada kesempatan yang akan datang, partisipasi insan akademisi pada dunia
periklanan dapat lebih banyak lagi. Untuk itu, kami tunggu saran, kritik dan
dukungan dari rekan-rekan insan akademisi.

Atas perhatiannya kami ucapkan
terima kasih.





Jakarta, 22 Oktober 2009


Rudy Harjanto
Ketua Umum
Dewan
Perguruan Periklanan Indonesia


       Apa dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers.
http://id.answers.yahoo.com

1 of 1 Photo(s)

#1106 From: "mediacare" <mediacare@...>
Date: Wed Oct 21, 2009 9:44 pm
Subject: Undangan Liputan: Evaluasi Program "Posko Bergerak Insto"
mediacare@...
Send Email Send Email
 

Rekan media yang budiman,

 

Insto yang peduli pada kesehatan mata, pada Mudik Lebaran lalu menggelar program bertajuk “Posko Bergerak Insto”, sebuah upaya untuk mengajak para pemudik yang pulang kampung – khususnya para pengemudi kendaraan bermotor – untuk lebih memperhatikan kesehatan matanya dan pentingnya keselamatan dalam mengendarai sepeda motor dengan membawa keluarga.

 

Usai program tersebut, kami atas nama Insto mengundang rekan media hadir di acara   Konperensi Pers dan pengumuman pemenang ”Insto Writing Contes” Tahap I yang akan berlangsung pada:

 

Hari/Tanggal:

Kamis, 22 Oktober, 2009

 

Waktu:

18.30 WIB s/d selesai

 

Tempat:

Pizza Marzano, Senayan City, Jakarta

 

Acara:

Evaluasi pelaksanaan acara “Posko Bergerak Insto”;  pengumuman pemenang “Insto Writing Contest” berhadiah Blackberry, Santap Malam.

 

Menurut rencana akan hadir Marc Manalastas (Brand Manager Insto), Marvy A. Lumentut (Brand Activation Manager GSK Consumer Healthcare) dan dr Putu Sasmika (Medical Marketing GSK Consumer Healthcare).

 

Terima kasih atas dukungan yang diberikan, kami tunggu kehadiran Rekan Media pada acara tersebut. 

 

 

 

 

Salam,

 

 

 

Radityo Djadjoeri

Atas nama Insto

 

Konfirmasi kehadiran kami tunggu melalui Bizzcomm (021) 790-2806 dan HP: 0817-9802250.

 

 


#1105 From: findi k <blueroadrunner_21@...>
Date: Mon Oct 19, 2009 10:10 am
Subject: Undangan Liputan Greenpeace 20 Oktober 2009: "Pak SBY, Selamat! Lanjutkan, Tapi Jangan Lanjutkan Penebangan Hutan!"
findiken
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Mengundang Anda Untuk Meliput Kegiatan Kami

"Pak SBY, Selamat! Lanjutkan, Tapi Jangan
Lanjutkan Penebangan Hutan!"
Selasa, 20
Oktober 2009 Waktu Berkumpul: 10.30 WIB
(Aksi
Berlangsung Pada 11.00 WIB)
Tempat berkumpul : Gerbang Monas Depan Istana Negara, Jakarta Pusat

Please Stand By Your
Camera

Untuk Informasi Lebih Lanjut:
Findi Kenandarti, Asisten Media Campaigner, +62816
1681840




Invitation for our Activity


"Congratulation Mr. SBY! Continue, but Don’t
Continue Forest Destruction!"
Tuesday
October 20th 2009, Time To Gather: 10.30 AM
(The
Activity Will Starts at 11.00)
Meeting Point: Monas Gate in front of the Presidential Palace, Jakarta

Please Stand By Your
Camera

For more information, please contact:
Findi Kenandarti, Assistant Media Campaigner, +62816 1681840

#1104 From: budhi hermanto <budhi_ynd@...>
Date: Sat Oct 17, 2009 6:16 am
Subject: peluncuran buku
budhi_ynd
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Kawan-kawan pers,

Besok hari minggu tanggal 18 Oktober 2009 jam 15.00-17.00 di ruang audiovisual univ atmajaya jogjakarta (jl babarsari 40) ada peluncuran buku dan diskusi tentang "korupsi di daerah; kesaksian, pengalaman dan pengakuan" yang ditulis oleh Sdr. Hadi Supeno (mantan wakil bupati Banjarnegara). Mohon kehadirannya jika sempat.

kegiatan tersebut juga dalam rangka kampanye stop pemiskinan ! pada hari MDGs.

Salam,

Budhi Hermanto


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)

#1103 From: "Gina Rahmawati S" <gina_r@...>
Date: Fri Oct 16, 2009 4:03 am
Subject: Perolehan Sertifikat ISO 9001:2008 Dorong Proses Kerja Bakrie Telecom Lebih Efektif dan Efisien
gina_r@...
Send Email Send Email
 

Dear Rekan – rekan Media,

 

Bakrie Telecom telah mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2008.

Dengan diperolehnya ISO 9001:2008, Bakrie Telecom tercatat sebagai operator telekomunikasi pertama di Indonesia yang menyesuaikan sistem manajemen mutunya ke versi standar internasional terbaru. Sekaligus perusahaan telekomunikasi pertama di Indonesia yang menerapkannya secara terpadu dalam lingkup nasional.

Semoga dapat menjadi bahan berita yang cukup menarik.

Terima kasih

 

Gina Rahmawati

Corporate Communications

PT Bakrie Telecom Tbk.

                                                                                               

                                                                                            

 

SIARAN PERS

 

Perolehan Sertifikat ISO 9001:2008 Dorong Proses Kerja Bakrie Telecom Lebih Efektif dan Efisien

 

Jakarta, 16 Oktober 2009

 

Perolehan sertifikat ISO 9001:2008  mendorong proses kerja PT Bakrie Telecom Tbk menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu sertifikat terbaru yang diperoleh oleh operator CDMA ini akan membawa proses kerja di Bakrie Telecom lebih efektif dan Efisien sehingga kualitas layanan pada pelanggan menjadi jauh lebih baik. Perolehan sertifikat ini untuk mewujudkan langkah Bakrie Telecom sebagai perusahaan dengan tata kelola yang baik (good corporate governance)

 

“Peningkatan kinerja terutama terletak pada sistem monitoring yang lebih ketat terhadap proses outsourcing sehingga berpengaruh kuat terhadap peningkatan kualitas produk. Termasuk monitoring untuk kesesuaian outsourcing di sisi peraturan legal”, jelas Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Services PT. Bakrie Telecom, Tbk pada penjelasan tertulisnya pada media.

 

Dengan diperolehnya ISO 9001:2008, Bakrie Telecom tercatat sebagai operator telekomunikasi pertama di Indonesia yang menyesuaikan sistem manajemen mutunya ke versi standar internasional terbaru. Sekaligus perusahaan telekomunikasi pertama di Indonesia yang menerapkannya secara terpadu dalam lingkup nasional.

 

Untuk mendapatkan sertifikat ISO ini Bakrie Telecom telah melakukan serangkaian audit internal dan diakhiri dengan audit eksternal dengan melibatkan  PT TUV Internasional Indonesia, salah satu representatif badan sertifikasi internasional ISO, TUV Rheinland Group dari Jerman.

 

“Tidak mudah memang mendapatkan sertifikat ini. Bahkan jujur saja sangat menantang, karena kami dituntut untuk selalu konsisten dalam melaksanakan tugas dan semuanya harus tercatat. Padahal situasi mengharuskan kami bertindak cepat. Namun setelah diterapkan hasilnya sangatlah positif. Efektivitas dan efisiensi kerja kami meningkat pesat dan akibatnya juga terasa pada kualitas layanan pada pelanggan”, papar Rakhmat.

 

Sebelumnya Bakrie Telecom telah mendapatkan ISO 9001 untuk versi 2000. Diakui Rakhmat, perusahaannya memang melakukan proses audit secara bertahap dan berkesinambungan. Seperti halnya ketika meraih ISO 9001:2000 upaya peningkatan kualitas layanan pada pelanggan merupakan rangkaian kegiatan yang tiada henti. Dilakukan secara terus menerus dengan tata cara yang benar dan dapat dipertangungjawabkan.

 

“Perusahaan terus tumbuh dan berkembang, masyarakat semakin kritis dan iklim persaingan juga berjalan semakin ketat. Mau tak mau, suka tak suka, kami dituntut untuk semakin profesional dan cerdik. Apalagi Bakrie telecom adalah perusahaan publik. Pertanggungjawabannya harus jelas”, kata Rakhmat lebih lanjut.

 

Sementara itu M. Bascharul Asana, Direktur Utama PT TUV International Indonesia sebagai badan sertifikasi ISO menjelaskan Bakrie Telecom memang pantas mendapatkan sertifikat ini karena menjalankan sistem manajemen mutu yang terencana dengan baik dan dipantau dengan disiplin, khususnya melaksanakan semua prosedur proses-proses kunci dengan benar dan taat. Prosesnya memang butuh waktu karena langkah audit dilakukan di setiap regional perwakilan Bakrie Telecom yang tersebar di seluruh Indonesia.  

 

“Hasilnya tidaklah langsung baik, namun kami akui keinginan dan komitmen besar manajemen perusahaan mendorong mereka melakukan perbaikan dari waktu ke waktu secara sistematis.  Sertifikat ini merupakan penghargaan yang pantas bagi kerja keras mereka”.

 

Namun Bascharul Asana tetap mengingatkan agar Bakrie Telecom tetap menjaga kualitas kerja yang telah mereka peroleh. Akan ada monitoring dan evaluasi secara berkala. “Bukankah ada ungkapan yang mengatakan meraih kemenangan adalah suatu hal yang mungkin berat, tapi jauh lebih berat menjaga kemenangan tersebut, dalam hal ini tantangan beratnya ada pada implementasi dari sistem manajemen yang sudah disertifikasi tersebut”, ujarnya.

 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Keterangan lebih lanjut :

Corporate Communications

PT Bakrie Telecom Tbk.

(021) – 91 10 11 12

www.bakrietelecom.com

 

 


1 of 1 File(s)


#1102 From: PILAR HK <pilar.hk@...>
Date: Sun Oct 18, 2009 4:17 am
Subject: Agen-HK juga lakukan pemerasan terhadap BMI! Survey PILAR menunjukan 93.5% BMI harus bayar biaya agen sangat tinggi
pilar.hk@...
Send Email Send Email
 

PERSATUAN BMI TOLAK OVERCHARGING (PILAR)

C/O ATKI-HK, G/F, 2 Jordan Road, Kowloon, Hong Kong SAR Email: pilar.hk@...

 

 

SIARAN PERS

18 Oktober 2009

 

Referensi:        Eni Lestari

                        Koordinator

                        No. Tel.  (852) 96081475  (852) 96081475

 

 

“Agen-HK juga lakukan pemerasan terhadap BMI”

Survey PILAR menunjukan 93.5% BMI harus bayar biaya agen sangat tinggi

 

“Biaya penempatan yang sangat tinggi (overcharging) tidak hanya menyerang BMI pendatang baru di Hong Kong tapi bahkan mereka yang sudah bekerja disini juga dikenakan biaya sangat tinggi oleh agen-agen Hong Kong khususnya ketika memperpanjang kontrak dengan satu majikan atau ganti majikan. Ini menunjukan bahwa virus overcharging dan memanfaatkan kerentanan BMI meluas dan tidak terdeteksi baik oleh pemerintah Indonesia maupun Hong Kong”.

 

Pernyataan ini disampaikan oleh Eni Lestari, Koodinator Persatuan BMI Tolak Overcharging (PILAR), sebuah aliansi 25 organisasi BMI di Hong Kong, pada saat peluncuran hasil penelitian tentang biaya yang dikenakan agen-agen terhadap BMI di Hong Kong hari ini di tengah-tengah unjuk rasa di depan kantor Konsulat RI bertempat di Causeway Bay, Hong Kong. Aksi yang diikuti sekitar 300 massa sebelumnya berkumpul di sebelah pusat pembelanjaan SOGO kemudian diteruskan berjalan menuju kantor Konsulat.

 

Setelah melakukan penelitian selama satu bulan penuh dimulai awal September 2009 bertujuan untuk mempelajari lebih dalam tentang pelanggaran dan bentuk pemerasan agen-agen HK terhadap BMI melalui biaya agen ketika memproses kontrak kedua atau berikutnya, PILAR mengeluarkan hasil penelitian tersebut sebagai berikut:

 

  • 60% responden telah bekerja di Hong Kong selama 2-6 tahun sementara 21% lebih dari 6 tahun.
  • Dari penelitian ini terkuak bahwa 93% dari 1353 responden pernah ditarik biaya agen amat tinggi sedangkan hanya 4.5% responden yang membayar komisi agen resmi sebesar 10% dari gaji bulan pertama (HK$358) dan 2% berhasil memproses kontrak mereka tanpa biaya. 59% responden dikenakan biaya antara HK$1,000–HK$4,000 untuk perpanjangan kontrak mereka dengan majikan yang sama. Parahnya, ada juga persentase sekitar 15% yang dikenakan biaya antara HK$11,000-12,000 (8%) dan HK$15,000 atau lebih (7%).

Pemerasan agen dengan angka mencapai 280% sampai 4190% diatas komisi resmi yang telah ditetapkan pemerintah HK (HK$358) merupakan skandal besar.

 

  • Biaya-biaya ini diambil oleh agen melalui cara langsung atau bank-bank perkreditan dengan sistem potongan gaji dengan ijin dan kerjasama majikan yang kemudian membayarkan gaji BMI langsung ke agen atau bank.
  • Untuk mencegah jeratan hukum, agen sengaja tidak memberi kwitansi resmi bagi mereka yang membayar biaya lebih dari ketentuan (76%), namun meski ketika mereka meminta, agen juga menolak memberi kwitansi (39%).
  • Untuk meyakinkan pembayaran biaya ini dan mencegah BMI untuk pindah ke agen lain, agen menahan paspor BMI (69%).

Hasil diatas menunjukan pemerasan dan ketidakadilan yang dihadapi oleh BMI di Hong Kong.

 

Utamanya, PILAR menyalahkan pemerintah Indonesia yang telah menyebabkan kesengsaraan bagi BMI dengan menerapkan UUPPTKILN No. 39/2004 yang mengingkari hak BMI untuk melakukan kontrak mandiri dan memaksa mereka masuk agen setiap kali memproses kontrak melalui agen.

 

“Pemerintah Indonesia mengaku bahwa pengaturan ini demi kebaikan kami sendiri, tapi perlindungan macam apa jika kami harus mengorbankan ribuan hasil jerih payah kami untuk diberikan ke agen? jelas Eni”

 

PILAR juga melaporkan tahun kemarin Konsulat Indonesia juga mengeluarkan Surat Edaran nomor 0356/2008 ditujukan kepada agen-agen Hong Kong, yang tergabung di APPIH, untuk tidak menarik komisi lebih dari 10% dari gaji satu bulan dan segera mengembalikan paspor yang mereka tahan, tapi sampai saat ini tidak pernah ditindaklanjuti dan tidak ada tindakan kongkret yang diambil untuk mengatasi situasi ini.

 

“Kami minta keadilan dan segera akhiri biaya agen yang memeras ini. Kami tuntut Pemerintah Indonesia untuk mengijinkan kami memilih menggunakan agen atau proses langsung/kontrak mandiri. Tanpa ini, BMI akan selalu dijadikan sapi perahan bagi agen-agen penempatan dan pemerintah Indonesia akan selamanya accomplices dalam kejahatan pemerasan massal BMI oleh agen-agen penempatan,” tegas Eni.

 

 

 

 

 


--
Persatuan BMI Tolak Overcharging
(PILAR)
c/o APMM, G/F No2, Jordan Road, Kowloon, HKSAR

#1101 From: MGR <indunisi@...>
Date: Wed Oct 14, 2009 4:57 am
Subject: Undangan Diskusi 2 Buku Puisi Karya Arfizal Malna dan Nirwan Dewanto
indunisi
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Diskusi ini dua sesi, dimulai pukul 4 sore.

Diskusi 2 Buku Puisi
Serambi Salihara
Senin, 19 Oktober 2009
Pukul 16:00 WIB TEMAN-TEMANKU DARI ATAP BAHASA karya Afrizal Malna
Pembicara: Adi Wicaksono & Bramantyo Prijosusilo
Pukul 19:00 WIB JANTUNG LEBAH RATU karya Nirwan Dewanto
Pembicara: Bagus Takwin & Zen Hae
Moderator: Nirwan Ahmad Arsuka (untuk dua sesi)
GRATIS

Dua buku puisi Teman-temanku dari Atap Bahasa karya Afrizal Malna (Lafadl Pustaka, Yogyakarta, 2008) dan Jantung Lebah Ratu karya Nirwan Dewanto (Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008) menerima dua penghargaan sastra pada tahun lalu. Buku pertama ditahbiskan sebagai buku sastra terbaik 2008 versi majalah Tempo, dan buku kedua memperoleh penghargaan Khatulistiwa Literary Award.

Sementara penghargaan sastra hanyalah salah satu cara untuk menilai buku sastra—mendudukkannya berdasarkan kriteria tertentu dalam khazanah sastra yang bersangkutan—yang diperlukan sesungguhnya lebih dari itu. Yang lebih penting adalah menilik ke dalam karya itu sendiri, menguji apa sumbangannya untuk perkembangan sastra dan bahasa.

Diskusi ini berniat menyajikan kritik sastra, khususnya kritik puisi, yang sangat jarang dikerjakan dewasa ini. Para pembicara akan menyajikan uraian tertulis tentang aspek keperajinan (craft) puisi maupun “kelainan” sekaligus keterhubungan kedua buku puisi termaksud dengan khazanah sastra yang sudah ada. Dengan kata lain, mereka akan mengajukan argumen tentang kehadiran dua buku itu dalam sastra (berbahasa) Indonesia terkini.

Adi Wicaksono (penulis seni) dan Bramantyo Prijosusilo (seniman) akan mengulas Teman-temanku dari Atap Bahasa, sedangkan Bagus Takwin (penulis) dan Zen Hae (penyair) akan menilik Jantung Lebah Ratu.

-------------------------

Discussion on 2 Poetry Books
Serambi Salihara (Salihara Lounge)
Monday, 19 October 2009
04:00 p.m. TEMAN-TEMANKU DARI ATAP BAHASA (My Friends from the Language’s Rooftop) by Afrizal Malna
Speakers: Adi Wicaksono & Bramantyo Prijosusilo
07:00 p.m. JANTUNG LEBAH RATU (The Heart of Queen Bee) by Nirwan Dewanto
Speakers: Bagus Takwin & Zen Hae
Moderator: Nirwan Ahmad Arsuka
Free admission

Two poetry books, Teman-temanku dari Atap Bahasa (My Friends from the Language’s Rooftop) by Afrizal Malna (Lafadl Pustaka, Yogyakarta, 2008) and Jantung Lebah Ratu (Heart of the Queen Bee) by Nirwan Dewanto (Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008) received two literary awards last year. The first book was chosen as the best literary book of 2008 by Tempo magazine, and the second book received Khatulistiwa Literary Award.

While literary award is just one way to value literary works, what is needed is certainly more than that. The important thing is to examine the work itself, measuring its contribution to literature and language development.

This discussion aims to provide literary criticism, especially that of poetry, that is rarely done nowadays. The speakers will focus on the craft of poetry and the “anomalies” as well as the connections of the two books with the existing literature. In other words, they will propose arguments about the presence of these two books in Indonesian literature nowadays.

Adi Wicaksono (art critic) and Bramantyo Prijosusilo (artist) will explore Teman-temanku dari Atap Bahasa, while Bagus Takwin (pwriter) and Zen Hae (poet) will explore Jantung Lebah Ratu.

http://www.facebook.com/home.php?#/event.php?eid=147502059260


Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!

#1100 From: "Gina Rahmawati S" <gina_r@...>
Date: Wed Oct 7, 2009 10:44 am
Subject: Pertama Di Industri Telekomunikasi Dunia Dengan Esia Suka-Suka, Masyarakat Pilih Nomor Sendiri
gina_r@...
Send Email Send Email
 

Dear Rekan – rekan Media,

 

Bakrie Telecom kembali hadir dengan inovasi terbarunya produk “Esia Suka-suka“, masyarakat sekarang bisa pilih nomor telepon sesuai keinginannya. Esia Suka-suka adalah kartu perdana pertama di dunia yang djual tanpa nomor yang ditentukan sebelumnya. Pelanggan bisa memilih nomor untuk kartunya dari ratusan ribu pilihan nomor.

Kehadiran produk baru ini semakin memperkuat langkah Esia untuk secara konsisten memberikan peran yang lebih besar dan menentukan pada masyarakat.

Semoga dapat menjadi bahan berita yang cukup menarik.

Terima kasih.

 

 

Gina Rahmawati

Corporate Communications

PT Bakrie Telecom Tbk.

 

 

SIARAN PERS

 

Pertama Di Industri Telekomunikasi Dunia

Dengan Esia Suka-Suka,

Masyarakat Pilih Nomor Sendiri

 

Pilih Nomor Esia – Jakarta, 7 Oktober 2009. PT. Bakrie Telecom, Tbk (BTEL) - pemilik layanan telekomunikasi hemat Esia, Wifone, dan Wimode – hari ini meluncurkan produk inovatif Esia Suka-Suka. Layanan yang pertama kali ada di dunia ini memungkinkan masyarakat memilih sendiri nomor telepon sesuai keinginannya. Nampak Wakil Direktur Utama BTEL, Erik Meijer (kanan) didampingi EVP Marketing, Product & CRM, Ridzki Kramadibrata menunjukkan paket perdana Esia Suka-Suka pada peluncuran di Jakarta, hari ini. [photo by Yudha/BTELPR]

 

            Jakarta, 7 Oktober 2009 –  Pilih nomor telepon sesuai keinginan memang tidak mudah. Mesti keliling toko dulu. Sudah itu nomor yang ada juga terbatas. Ribet, makan waktu dan nyusahin. Untunglah sekarang Esia bikin terobosan lagi.

            Dengan produk “Esia Suka-Suka“, masyarakat sekarang bisa pilih nomor telepon sesuai keinginannya. Esia Suka-Suka adalah kartu perdana pertama di dunia yang djual tanpa nomor yang ditentukan sebelumnya. Pelanggan bisa memilih nomor untuk kartunya dari ratusan ribu pilihan nomor. Nomor yang dipilih bisa disesuaikan dengan tanggal lahir, hari pernikahan, sesuai nama atau pilih nomor yang seru-seru seperti pengulangan angka yang mudah diingat. Pokoknya nomor teleponnya tergantung keinginan pelanggan deh.

            “Sekali lagi Esia buktikan diri sebagai pelopor untuk produk-produk yang seru-seru dan inovatif. Setelah kemarin kita keluarkan Esia Bispak dimana pelanggan Esia bisa buktikan sendiri betapa murahnya tarif telepon Esia, nah kali ini masyarakat luas bisa pilih sendiri nomor teleponnya. Nggak perlu ribet, tinggal pilih mau telepon, jalur internet atau datang ke gerai Esia, nomor yang dikehendaki langsung ditangan.“, ujar Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk.

            Kehadiran produk baru ini juga makin memperkuat langkah Esia untuk secara konsisten memberikan peran yang lebih besar dan menentukan pada masyarakat. Sebuah inovasi terbaru dalam memilih nomor telepon sekaligus perubahan paradigma dalam memahami perilaku pelanggan.

            Menurut Erik kini sudah bukan jamannya lagi masyarakat harus keliling toko dan bertanya kiri-kanan hanya untuk mendapatkan sebuah nomor telepon seperti yang dikehendakinya. Dengan produk ini, masyarakat tinggal membeli kartu perdana Esia Suka-Suka dimana saja, sedangkan nomornya pilih sendiri. Ada tiga cara untuk mendapatkan nomor yang dikehendaki yaitu pertama dengan menghubungi *228 , kedua melalui jalur internet dengan mengklik  www.myesia.com/sukasuka atau ketiga datang sendiri ke gerai Esia yang ada dikotanya masing-masing.

            Tentu Erik mengingatkan nomor yang dikehendaki bisa didapat selama nomor tersebut tidak digunakan oleh orang lain. Karena itu ia pun mengingatkan untuk segera membeli kartu perdana Esia secepatnya. Ungkapan “Siapa cepat dia dapat“ tetap berlaku diproduk ini.

            Ditambahkannya melalui produk Esia Suka-Suka, Bakrie Telecom ingin sekali lagi mengingatkan komitmennya untuk memberikan ruang yang lebih luas pada masyarakat menentukan sendiri, baik tarif, nomor telepon atau pun pilihan ponsel dan fitur-fitur yang dikehendakinya.

            Sebagai contoh Erik menyebutkan inovasi Esia dalam membuat tarif sms berdasarkan karakter. Besaran tarif sms diukur berdasarkan berapa banyak karakter yang digunakan. Bukan per pengiriman yang disamaratakan tarifnya. Juga ketika Esia meluncurkan Esia Bispak, Bisa Pake Tarif Manapun. Pelanggan sendiri yang menentukan tarif operator mana yang dipilihnya. “Mau pake tarif GSM silahkan kalau dianggap lebih murah atau kembali menggunakan Esia kalau sudah yakin bahwa tarif GSM tidak seperti yang diyakini sebelumnya. Tanpa perlu ganti kartu lagi.“ujarnya.

            Intinya, katanya lebih lanjut, pola perilaku yang hendak Esia ubah. Jika tadinya operator yang menentukan berapa tarif telepon atau smsnya, nomor berapa yang dimilikinya atau tipe ponsel mana yang dimilikinya, kini masyarakat sendiri yang menentukan. “Sekarang jamannya demokrasi. Kekuasaan ada ditangan rakyat bukan. Nah Esia memfasilitasinya. Silahkan tentukan sendiri“.

            Dengan memberikan pilihan bagi pelanggannya, Esia diyakini akan semakin tampak berbeda dengan operator lainnya. Karenanya tidaklah mengherankan jika laju pertumbuhan Esia menunjukkan grafik pertumbuhan yang konsisten dari waktu ke waktu. Brand awarenes atau kesadaran terhadap merek juga terus meningkat.

            Terbukti Brand Awareness Esia yang menduduki peringkat utama di Bandung maupun Jakarta. Sementara di kota-kota lainnya juga terus memperlihatkan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat meskipun baru dibuka dalam beberapa tahun belakangan ini.

            Keseluruhan pencapaian tersebut diyakini Erik tidak terlepas dari kebijakan dan konsisitensi perusahaan dalam memberikan keleluasaan yang lebih besar bagi pelanggan. “Pelangganlah stakeholder utama kami sejatinya“, tegas Erik.

***

Informasi lebih lanjut:

A. Noorman Iljas

Corporate Communications PT Bakrie Telecom Tbk

www.bakrietelecom.com

Telp: 021 – 926 44 654

Twitter: @noormanilyas

 

 

 


2 of 2 Photo(s)

#1099 From: "Gina Rahmawati S" <gina_r@...>
Date: Thu Oct 8, 2009 8:22 am
Subject: Esia Maksimalkan Dukungan Ke Padang
gina_r@...
Send Email Send Email
 

Dear Rekan – rekan Media,

 

Terlampir rilis terbaru dari BTEL sehubungan dengan Esia maksimalkan dukungan ke Padang dengan mendonasikan Rp 500 juta melalui TV One sebagai bagian gerakan Bakrie untuk Negeri.

Semoga dapat menjadi bahan berita yang cukup menarik.

Terima kasih.

 

 

Gina Rahmawati

Corporate Communications

PT Bakrie Telecom Tbk.

 

PRESS RELEASE

 

 

Esia Maksimalkan Dukungan Ke Padang

Esia Donasikan Rp 500 juta Lewat TV One Sebagai Bagian Gerakan Bakrie Untuk Negeri

 

Jakarta, 8 Oktober 2009 –  Mengamati akibat gempa yang begitu meluas di Sumatera Barat, Esia melalui TV One Satu Untuk Negeri menyumbangkan donasi sebesar Rp 500 juta. Donasi ini merupakan bagian dari berbagai aktivitas sosial Esia dibawah payung kegiatan “Duka Padang, Bakti Esia” sebagai bagian dari Gerakan Bakrie Untuk Negeri.

 

Selain itu Esia juga telah menempatkan tim relawan yang berasal dari karyawan Esia di Jakarta, Medan, Pekanbaru dan Jambi untuk melakukan serangkaian aktivitas social, baik di Padang maupun Pariaman sebagai daerah yang banyak mengalami kerusakan fisik maupun korban Jiwa. Sejauh ini mereka telah membagikan sembako dan berbagai keperluan anak dan wanita di beberapa lokasi di Padang maupun Pariaman.

 

“Kami memang bergerak All out di Sumatera Barat. Prioritas pertama waktu terjadi bencana adalah keselamatan karyawan dan keberlangsungan jaringan. Alhamdullilah semuanya baik sehingga langkah berikutnya adalah menjaga kualitas jaringan dan sekaligus memberikan bantuan social kepada masyarakat”, ujar Rakhmat Junaidi, Direktur Corporate Services PT Bakrie Telecom ketika menyertai kunjungan Basuki Jusuf Iskandar, Pejabat Pelaksana Tugas Ditjen Postel sekaligus Sekjen Depkominfo di Padang.

 

Esia memang memiliki tim tanggap bencana yang dibentuk disetiap regional.  Menurut Rakhmat, keberadaan mereka memang dipersiapkan untuk mengatasi persoalan jaringan yang merupakan kebutuhan vital ketika terjadi suatu musibah. Aktivitas mereka tergabung dalam kegiatan BTEL ROCKS (Reaching Out Communities & Kids), sebuah payung kegiatan social perusahaan. Terbukti langkah antisipasi ini benar-benar bermanfaat ketika terjadi gempa sehingga Esia relatif dapat memulihkan kualitas layanan jaringannya baik ketika terjadi gempa di Tasikmalaya maupun kini di Padang.

 

Langkah tim tanggap bencana Esia disinergikan pula bersama tim relawan kelompok usaha Bakrie yang tergabung dalam gerakan Bakrie Untuk Negeri. Tim ini juga telah berada di Padang sejak hari Jumat lalu membantu proses evakuasi korban maupun memberikan sumbangan di beberapa tempat.

 

Selain mengirimkan tim tanggap bencana, Esia juga mendonasikan Rp 500 juta yang disalurkan melalui TV One Satu Untuk Negeri. Rakhmat berharap dana ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat langkah recovery, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat maupun pendidikan anak-anak.

 

“Kami sangat prihatin dengan situasi yang terjadi. Banyak korban dan kerusakan fisik yang terjadi. Tapi bagaimanapun juga hidup ini mesti berlanjut. Kami yakin, sebagai masyarakat yang memiliki dasar keagamaan yang kuat dan memiliki semangat wirausahawan tinggi, masyarakat Sumatera Barat dapat melalui cobaan ini dengan baik. Bahkan lebih baik lagi kedepannya”, tambah Rakhmat.

 

Untuk meringankan beban bencana ini, Esia telah menggratiskan pembicaraan telepon sesama pelanggan Esia, baik di dalam kota-kota di Sumatera Barat, antar kota di Sumatera Barat maupun dari dan ke Jakarta. Tidak itu saja Esia juga membagikan 1000 kartu perdana Esia gratis. Ada dua lokasi pembagian kartu perdana gratis yaitu di rumah sakit M. Djamil dan Gerai Esia Padang. Bahkan disiapkan pula chargernya agar mereka bisa memanfaatkan layanan secara optimal

 

Keseluruhan langkah ini karena Bakrie Telecom sebagai operator yang menjalankan Esia memandang penting Sumatera Barat dalam perjalanan perusahaan. “Esia hadir belum lama di ranah minang. Termasuk kota awal pengembangan Esia ketika Esia mulai memperluas wilayah layanan dipertengahan tahun 2007. Respons masyarakat juga sangat positif. Sudah pada tempatnya jika kini Esia melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan untuk masyarakat Sumatera Barat”, kata Rakhmat.

 

 *******

Untuk informasi lebih lanjut :

A. Noorman Iljas

Corporate Communications PT. Bakrie Telecom, Tbk

Telp : 0361 – 92644654

Email: noorman@...

Twitter: @noormanilyas

www.bakrietelecom.com

 

 


1 of 1 File(s)


#1098 From: "Aria Indrawati" <aria@...>
Date: Tue Oct 6, 2009 4:22 am
Subject: mastering the emotional selling technique
aria@...
Send Email Send Email
 

MASTERING THE EMOTIONAL SELLING TECHNIQUE

It has been estimated that 80% of all buying decisions are based on emotion ….

 

Bagaimanakah cara TERCEPAT meningkatkan Sales Anda?.. Belajar dari yang TERBAIK!!!

 

Anda Tidak Akan Pernah Kesulitan Lagi Dalam Menjual Apapun, Kapanpun dan Dimanapun..

 

Menjual Tidak Pernah Semudah Ini Sebelumnya.

 

Salam Sukses Calon - Calon Super Star Sales Person!!

 

Jika selama ini Anda merasa kesulitan dalam melakukan penjualan, maka saatnya memberikan kesempatan bagi diri Anda untuk menjadi seorang Super Star Sales Person dengan belajar dari yang terbaik!

 

Ikutilah Seminar "Mastering The Emotional Selling Technique" menghadirkan dua orang pembicara ternama di Indonesia yakni Mr. James Gwee (Indonesia's Favourite Trainer) Master of Sales Techniques dan Mr. Anthony Dio Martin, Master of Emotional Intelligence yang akan membahas secara praktis Rahasia Teknik Sales dari Salesman tingkat dunia yang berhasil menjual produknya dengan tingkat keberhasilan lebih dari 90%!

 

Mengapa Anda Harus Mengikuti Seminar Ini?

Anda akan mempelajari:

1.     Rahasia mengenali emosi dasar manusia yang merupakan faktor utama yang mempengaruhi keputusan customer untuk membeli suatu produk.

2.     Rahasia menggunakan teknik sales tingkat dunia untuk mempengaruhi emosi customer agar membeli produk kita.

3.     Rahasia menciptakan penawaran yang nyaris tanpa bisa ditolak oleh customer.

4.     Rahasia meningkatkan sales Anda hingga 300% dengan membuat emotional benefits bagi customer.

5.     Rahasia menggunakan metode ESP (Emotional Selling Proposition) yang membuat produk Anda sold out dalam waktu sekejap!

6.     Rahasia menemukan HOT BUTTON customer sehingga sales process Anda bisa berlangsung dengan singkat dan efektif.

 

Seminar ini dibawakan oleh:

 

Mr. James Gwee:

Telah mengadakan lebih dari 1200 In House Training untuk 800 organisasi di seluruh Indonesia. Sampai dengan hari ini Beliau telah berbicara di depan lebih dari 350.000 orang. Beliau juga telah diundang untuk berbicara dalam banyak acara terhormat di seluruh Indonesia, maupun di Singapura, Malaysia, Afrika Selatan, India dan bahkan juga Moskow. Beliau juga merupakan narasumber Radio SMART FM yang didengarkan ribuan pendengar dan disiarkan lebih dari 10 kota di Indonesia (Jakarta, Surabaya, Semarang, Palembang, Makassar, Manado, Banjarmasin, Balikpapan, Medan dan Pekanbaru)

 

Mr. Anthony Dio Martin:

Seorang praktisi bisnis, pembicara motivational dan pengembangan personal, trainer, managing director di perusahaan HR Excellency serta penulis dari buku EQ "Emotional Quality Management" (2004), buku Manajemen Intrapreneurship: "Pemburu dan Petani" (2005), "Smart Emotion 1&2" (2006), Pelampung Hati (2008), Toxic Employee (2009, new release) di samping juga menjadi host program "Smart Emotion" di jarigan radio SMART FM 95.9, host program "Inspiration with Anthony Dio Martin" di QTV dan rubrik mingguan "Motivasi" di harian Bisnis Indonesia.

 

Siapa Saja yang Harus Mengikuti Seminar ini?

·       Sales People, Sales Manager, Sales Supervisors, Sales Team, Marketer, Telemarketer, Promotion Manager, Eksekutif, Professional, Employee/Karyawan Perusahaan

·        Swasta, Pegawai Negeri, Mahasiswa, dan semua orang yang ingin meningkatkan skill penjualan mereka.

·        Anda yang memiliki kepedulian terhadap upaya peningkatan kemandirian tunanetra dan berkenan bergabung bersama kami untuk membantu mereka.

 

Tujuan Diadakannya Seminar ini …

Penyelenggaraan seminar sehari "Mastering The Emotional Selling Technique" merupakan bagian dari penggalangan dana untuk keberlangsungan program “Seribu Buku Untuk Tunanetra

 

Mr.  James Gwee, Mr. Anthony Dio Martin dan PT. Success Spirit mendedikasikan dirinya secara sukarela dalam penggalangan dana ini, untuk itu 100% dana yang terkumpul dari sponsorhip dan penjualan tiket akan digunakan untuk membiayai:

·        Awareness campaign program.

·        Pengelolaan website perpustakan Braille online www.kebi.or.id

·        Pembelian bahan-bahan produksi buku Braille dan buku bicara digital. Buku yang diproduksi akan didistribusikan ke 1,705 tunanetra di seluruh Indonesia.

 

Untuk mengetahui sekelumit dampak program “SERIBU BUKU UNTUK TUNANETRA” klik link berikut ini: www.mitranetra.or.id/ebook

 

Investasikan Waktu Anda Pada Sabtu, 5 Desember 2009, Pukul 09.00 - 17.00 WIB Di Gedung BPPT Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat 10340 

 

SPECIAL OFFER:

 

Kami akan memberikan BONUS-BONUS yang LUAR BIASA berupa audio CD dan buku untuk membantu sales Anda!!! Dan penawaran ini khusus untuk Anda yang TAKE ACTION cepat untuk mendaftarkan diri Anda dalam seminar ini.

 

BONUSES:

#1 CD Smart Business with Smart Emotion" Mr. Anthony Dio Martin, Seharga Rp. 50.000

#2 CD Champion Sales (Postive Business Idea Vol 2)", Mr. James Gwee, Seharga Rp. 40.000

#3 Buku Antologi Puisi Karya tunanetra,  Irwan Dwikustanto", "CD Musikalisasi Antologi Karya Endah & Reza, Maudi Kusnaedi dan Cornelia Agatha", Seharga Rp. 78.000

#4 Goody bag, makalah dan sertifikat

 

Untuk mengikuti seminar ini serta berpartisipasi dalam membantu tunanetra di Indonesia, Anda hanya cukup investasi sebesar:

 

TIKET PLATINUM

Discount! Pembelian pada tanggal 01– 31 Oktober 2009  (Harga Spesial)  @ Rp 850.000,-

Pembelian pada tanggal 01 November – 05 Desember 2009            @ Rp 950.000,-

Included Bonus 1 s.d. 4

 

TIKET GOLD

Discount! Pembelian pada tanggal 01–31 Oktober 2009 (Harga Spesial)    @ Rp 650.000,-

Pembelian pada tanggal 01 November – 05 Desember 2009            @ Rp 750.000,-

Included Bonus 2 s.d. 4

 

TIKET SILVER

Discount! Pembelian pada tanggal 01– 31 Oktober 2009 (Harga Spesial)   @ Rp 350.000,-

Pembelian pada tanggal 01 November – 05 Desember 2009            @ Rp 450.000,-

Included Bonus 3 dan 4

 

Registrasikan diri Anda sekarang juga dengan cara mengklik http://www.thesuccessspirit.com/mest/

 

ATAU hubungi/ SMS ke salah satu kontak Yayasan Mitra Netra di bawah ini:

·        Tri (0815-141-888-90)

·        Adi (0811-96-11-95)

·        Abi (021-92335666)

·        Hananta (021-94046090)

·        Rosano (021-96433278)

 

P.S.   Seminar ini merupakan kesempatan langka dan mungkin tidak akan ada kedua kalinya mengingat sibuknya jadwal para pembicara masing-masing. Serta, ini merupakan kesempatan bagi Anda untuk mengikuti seminar sekaligus memberikan bantuan kepada para tuna netra di Indonesia melalui program yang diadakan oleh Yayasan Mitra Netra.

 

Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini, daftar sekarang juga!

 

Jika Anda ingin ikut serta sebagai sponsor dalam event ini, Anda dapat menghubungi:

Yayasan Mitranetra, kontak Ahmad Nasikhin Telp: 021-7651386 atau Hp: 0858-8585-5078

Atau

Success Spirit, kontak Euginia Erni di nomor telepon 021-5695.8075

 

Yayasan Mitra Netra Thanks You for Helping Them ... "To See The World"

 

“This seminar is supported by SUCCESS SPIRIT Seminar Organizer”

 


Messages 1098 - 1127 of 1127   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Advanced
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help